20260820

Ibadah Doa Pagi, Kamis, 20 Agustus 2026 Pdt. Handri Otniel Legontu

  

Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus

 

Yakobus 1:1-1 Salam

1:1 Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku di perantauan.

 

Surat Yakobus terkena pada tudung tabernakel. Tudung tabernakel ini artinya adalah iman dan perbuatan iman, itu tudung lapis pertama. Tudung ini menutupi ruangan suci dan ruangan maha suci, itulah tabernakel, halaman tidak tertutup. Kita gereja Tuhan adalah tabernakel rohani/bait Allah secara rohani. Ditudungi berarti gereja Tuhan harus memiliki iman dan perbuatan iman. Ketika Yesus datang kembali kedua kali yang dicari adakah iman di bumi ini.

 

Lukas 18:8

18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

 

Jadi, dari surat Yakobus ini kita belajar tentang iman dan perbuatan iman.

 

Penulis surat ini adalah Yakobus, bukan Yakobus yang menjadi murid Yesus tapi Yakobus saudara Yesus yang menjadi salah satu pemimpin penting di jemaat Tuhan di Yerusalem.

Galatia 1:19

1:19 Tetapi aku tidak melihat seorang pun dari rasul-rasul yang lain, kecuali Yakobus, saudara Tuhan Yesus.

 

Yakobus ini juga termasuk dari 5 sokoguru gereja Tuhan di Yerusalem, gereja mula-mula.

Galatia 2:9

2:9 Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;

 

Peristiwa ini terjadi sesudah Yakobus murid Yesus dibunuh oleh Herodes dalam Kisah Rasul

12. Jangan kita sampai salah mengatakan bahwa penulis surat Yakobus ini muridnya Yesus yang selalu dibawa serta oleh Yesus, ini adalah saudara Yesus.

 

Kisah Rasul 15:13

15:13 Setelah Paulus dan Barnabas selesai berbicara, berkatalah Yakobus: "Hai saudara-saudara, dengarkanlah aku:

 

Tetapi dalam suratnya ini dia memperkenalkan dirinya bukan sebagai saudara Yesus tetapi hamba Allah dan hamba Tuhan Yesus Kristus. Hamba itu diambil dari bahasa Yunani yaitu Doulos artinya budak yang mengabdikan diri kepada tuannya, hanya melakukan kewajiban tanpa menuntut hak.

 

Dari Yakobus 1:1 ini mengajarkan kepada kita orang yang punya iman dan perbuatan iman bisa merendahkan diri untuk mengabdi kepada Tuhan. Hanya melakukan kewajiban, melayani Tuhan tanpa menuntut hak.

 

Apa kewajiban dari hamba Tuhan, pelayan Tuhan?

1.      Yesaya 49:3

49:3 Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."

 

Memuliakan Tuhan di dalam segala hal. Apa yang kita lakukan, kita katakan, kita pikirkan semua untuk memuliakan Tuhan. Kita menyanyi di gereja, main musik dan pelayanan apa saja, kelihatan hebat di mata manusia tapi kalau sehari-hari hidup kita hanya menyakiti dan memilukan hati Tuhan, kita bukan hamba, pelayan Tuhan. Hamba Tuhan yang benar dalam hidup sehari-hari memuliakan Tuhan.

 

2.      Pengkhotbah 12:13

12:13 Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allah dan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.

 

Takut akan Tuhan dan taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan. Yang dibutuhkan dari seorang hamba apalagi budak adalah ketaatannya.

 

Semakin dekat kita dengan Tuhan semakin kita menyadari bahwa kita adalah hambaNya, sehingga tidak ada alasan, tidak ada kesempatan untuk kita membanggakan diri, menyombongkan diri. Semakin dekat dengan Tuhan semakin sadar kenal diri saya ini hamba.

 

Surat ini ditujukan kepada 12 suku Israel di perantauan. Secara rohani kita adalah Israel rohani, kehidupan yang sudah ditebus oleh darah Yesus.

Roma 11:25-26

11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

11:26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.

 

Kita sedang merantau di dunia ini, dunia ini bukan tempat tinggal kita yang tetap. Tempat kita yang sesungguhnya adalah di dalam kerajaan surga.

Filipi 3:20-21

3:20 Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,

3:21 yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

 

Jadi, Israel rohani adalah kehidupan yang tidak terikat dengan dunia. Kita hanya merantau di dunia ini, hanya orang asing. Ini yang membuat iman kita kokoh/ kuat.

Ibrani 11:13

11:13 Dalam iman mereka semua ini telah mati sebagai orang-orang yang tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, tetapi yang hanya dari jauh melihatnya dan melambai-lambai kepadanya dan yang mengakui, bahwa mereka adalah orang asing dan pendatang di bumi ini.

 

Kalau kita memandang dunia, memikirkan hal-hal duniawi itu membuat iman kita jadi rapuh, iman kita goyah. Menghadapi kegoncangan dunia iman kita bisa goncang. Tapi kalau kita menganggap hanya perantau di dunia, saya hanya orang asing di dunia, saya warga kerajaan sorga, dunia mau goncang dalam hal apa saja, iman kita tetap kokoh, tidak terpengaruh dengan dunia ini.

 

Apa praktik kita tidak terikat dengan dunia? Tadi disebut 12 suku Israel. Angka 12 itu angka persekutuan. Jadi, praktik kita tidak terikat dengan dunia adalah aktif dalam persekutuan tubuh Kristus atau pelayanan pembangunan tubuh Kristus. Persekutuan dengan Tuhan semakin erat dalam penggembalaan, persekutuan dengan sesama anggota tubuh Kristus juga baik, harmonis.

 

Persekutuan tubuh Kristus dimulai dari nikah. Nikah tidak pernah ditinggalkan, nikah selalu diperhatikan. Nikah dijaga kesuciannya, kesatuannya. Banyak nikah hancur karena suami/istri terlalu duniawi, anak-anak duniawi, orang tua yang duniawi, akhirnya nikah itu hancur. Tapi kalau semua pandangannya, pikirannya yang rohani, nikahnya akan satu, nikah yang suci.

 

Tujuan iman kita adalah sampai kita menjadi tubuh Kristus yang sempurna, mempelai wanita Tuhan. Dunia tidak lagi menjadi prioritas kita, sebab iman kita yang kuat, iman yang teguh ini rindu untuk bisa mencapai gunung Yerusalem yang baru, menjadi mempelai wanita Tuhan yang sempurna.

 

Tuhan memberkati