20260214

Kebaktian Umum, Minggu 30 November 2025 Pdt. Handri Otniel Legontu

 

  

 

 


Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Wahyu 15:1-4

15:1 Dan aku melihat suatu tanda lain di langit, besar dan ajaib: tujuh malaikat dengan tujuh malapetaka terakhir, karena dengan itu berakhirlah murka Allah.

15:2 Dan aku melihat sesuatu bagaikan lautan kaca bercampur api, dan di tepi lautan kaca itu berdiri orang-orang yang telah mengalahkan binatang itu dan patungnya dan bilangan namanya. Pada mereka ada kecapi Allah.

15:3 Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba, bunyinya: "Besar dan ajaib segala pekerjaan-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa! Adil dan benar segala jalan-Mu, ya Raja segala bangsa! 

15:4 Siapakah yang tidak takut, ya Tuhan, dan yang tidak memuliakan nama-Mu? Sebab Engkau saja yang kudus; karena semua bangsa akan datang dan sujud menyembah Engkau, sebab telah nyata kebenaran segala penghakiman-Mu."

 

Di tepi lautan kaca ada orang-orang yang menyanyikan nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba. Lautan kaca menunjuk baptisan air yang benar. Nyanyian Musa menunjuk Firman pengajaran yang benar.

Ulangan 31:19; 32:1-2

31:19 Oleh sebab itu tuliskanlah nyanyian ini dan ajarkanlah kepada orang Israel, letakkanlah di dalam mulut mereka, supaya nyanyian ini menjadi saksi bagi-Ku terhadap orang Israel.

32:1 "Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku.

32:2 Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan.

 

Nyanyian Musa dinyanyikan dengan nyanyian Anak Domba, Anak Domba ada kaitan dengan penggembalaan. Kalau digabungkan, setelah masuk baptisan air yang benar maka kita harus tergembala pada Firman pengajaran yang benar karena kita menghadapi antikristus di depan. Pengajaran ini bukan milik 1 organisasi atau cuma milik gereja ini, tidak! Tertulis di dalam Alkitab berarti milik semua gereja. Dibukakan rahasianya oleh Tuhan ayat menerangkan ayat, tajam menyucikan terutama menyucikan nikah dan diberitakan dengan maksud murni. Itu pengajaran yang benar! Kalau bapak ibu temukan ada di sini, ayolah tergembala dengan benar dan baik.

 

Di depan ini kita menghadapi antikristus, sekarang telah muncul banyak antikristus. Roh-roh antikristus, nabi palsu dan setan di udara sekarang sedang bekerja, hanya dengan tergembala ada jaminan untuk menang.

 

Kenapa pengajaran disebutkan nyanyian? Nyanyian itu naik turun nadanya. Jadi, pengajaran itu disebut nyanyian karena diberitakan dalam 3 macam ibadah pokok. Suasananya berbeda, dalam ibadah raya suasananya bagaimana, dalam ibadah pendalaman Alkitab bagaimana, dalam ibadah doa bagaimana, ada suasananya masing-masing. Kalau ibadah raya pujiannya gegap gempita. Ibadah doa diisi dengan lagu penyembahan, tetapi boleh juga lagu cepat. Ibadah pendalaman Alkitab digabung, kadang ada yang lambat dan ada yang pelan dan pujiannya bernuansa pengajaran. Jadi dari pujiannya kita sudah tahu ada perbedaannya.

 

Isi Firmannya juga begitu, waktunya juga berbeda. Kalau ibadah doa singkat karena menghentar pada penyembahan, ibadah raya sedang, ibadah pendalaman Alkitab panjang karena mendalami Alkitab, ibadah kita tidak monoton. Perjamuan suci hanya dalam ibadah pendalaman Alkitab. Kalau semua ada perjamuan suci berarti monoton nadanya.

 

Nyanyian Musa dan nyanyian Anak Domba dinyanyikan orang-orang yang sudah menang dan dinyanyikan di tepi lautan kaca bercampur api. Ini semua hasil pekererjaan Firman pengajaran. Kalau kita digembalakan dalam pengajaran yang benar, hasilnya kita tampil sebagai orang-orang yang menang yang berdiri tepi lautan kaca bercampur api. Kalau kita sudah dibaptis dan sungguh-sungguh kita tergembala pasti ada hasilnya. Tidak mungkin kita mau bertahan tergembala di sini kalau tidak ada hasil. Sudah luangkan waktu berapa jam tetapi tidak ada hasil, rugi!

 

Hasil pekerjaan Firman pengajaran yang benar :

1.      Firman pengajaran memberi kemenangan atas antikristus.

Siapa antikristus?

a)      II Yohanes 1:7-8

1:7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.

1:8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.

 

Antikristus adalah orang yang tidak mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Untuk apa Yesus datang sebagai manusia? Yesus satu-satunya manusia yang tidak berdosa. Yesus sendiri bersaksi, di mana kamu dapatkan Aku bersalah. Mungkin orang berkata, itu kesaksiannya sendiri makanya Dia katakan tidak berdosa.  Kita lihat kesaksian sahabat Yesus yaitu Petrus, yang mengatakan bahwa Yesus tidak berdosa.

I Petrus 2:22

2:22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.

 

Mungkin ada yang sanggah lagi, itukan sahabatNya makanya dia bilang Yesus tidak berdosa. Coba lihat lagi kesaksian Yudas si pengkhianat! Dia bilang Yesus tidak berdosa.

Matius 27:3-4

27:3 Pada waktu Yudas, yang menyerahkan Dia, melihat, bahwa Yesus telah dijatuhi hukuman mati, menyesallah ia. Lalu ia mengembalikan uang yang tiga puluh perak itu kepada imam-imam kepala dan tua-tua,

27:4 dan berkata: "Aku telah berdosa karena menyerahkan darah orang yang tak bersalah." Tetapi jawab mereka: "Apa urusan kami dengan itu? Itu urusanmu sendiri!"

 

Kesaksian Pilatus hakim dunia, dia bersaksi tidak mendapat kesalahan apapun kepada Yesus.

Yohanes 18:38b

18:38b Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka: "Aku tidak mendapati kesalahan apa pun pada-Nya.

 

Lebih dipertegas lagi, kesaksian musuhNya yaitu kepala pasukan yang menyalibkan Yesus.

Lukas 23:47

23:47 Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: "Sungguh, orang ini adalah orang benar!"

 

Yesus orang benar, Dialah satu-satunya manusia yang tidak berdosa yang bisa menyelamatkan manusia berdosa lewat mati di kayu salib. Bagaimana orang berdosa menyelamatkan orang berdosa, orang berdosa itu orang mati, tidak mungkin orang mati menolong orang mati. Orang mati ditolong oleh orang hidup, Yesus satu-satunya orang yang tidak berdosa, mati di kayu salib mau menyelamatkan kita dari dosa.

 

Antikristus tidak mengakui Yesus datang sebagai manusia. Sekarang mulai masuk di antara orang Kristen, mulai ada yang tidak mengakui Yesus datang sebagai manusia untuk melepaskan manusia dari dosa. Jadi antikristus adalah orang yang tidak mau lepas dari dosa. Lewat Firman pengajaran kita menang atas antikristus. Artinya pengajaran ini membawa kita bisa lepas dari dosa! Sekalipun sudah mengikat kita, membelit kita, pengajaran itu pedang, sanggup memutuskan ikatan melepaskan kita dari ikatan dosa sampai puncaknya dosa.

 

Kalau bukan karena Firman pengajaran saya tidak ada di sini, tetap Handri yang merokok dan minum! Karena Firman pengajaran saya bisa lepas dari dosa. Dulu hidup lama saya terikat oleh dosa. Bukan berarti waktu digembalakan papa di sini tidak ada pengajaran. Ada pengajaran tetapi saya anggap beliau hanya orang tua saya, saya tidak anggap itu suara Firman, saya anggap itu suara papa. Makanya saya tidak lepas dari dosa, tetap begitu terus. Nanti saya dikirim di Malang baru kaget, saya dilapor sama papa, kenapa gembala di sini tahu keadaan saya. Padahal tidak pernah dilapor. Firman yang menyatakan dosa sehingga bisa melepaskan saya dari ikatan dosa.

 

Firman pengajaran itu menyatakan dosa!

II Timotius 4:2

4:2 Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

 

Jadi jangan marah kalau kita datang beribadah lalu dosa kita dinyatakan, itu sudah betul, itu pengajaran yang sehat. Ditunjuk salahnya supaya kita sadar, menyesal dan mengakuinya. Maka darah Yesus Anak Domba Allah mengampuni dan melepaskan kita dari dosa.

 

b)      I Yohanes 2:22

2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak.

 

Antikristus adalah orang yang menyangkal Tuhan Yesus Kristus lewat perkataan dan juga lewat perbuatan. Apa prakteknya menyangkal lewat perbuatan? Perbuatan dosa sampai tidak sanggup berbuat baik.

Titus 1:16

1:16 Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.

 

Pengajaran benar memberi kita kemenangan atas antikristus. Buktinya yaitu perkataan dan perbuatan kita menjadi berkat, menjadi kesaksian bagi sesama dan nama Tuhan yang dipermuliakan.

 

c)      I Yohanes 2:18-19

2:18 Anak-anakku, waktu ini adalah waktu yang terakhir, dan seperti yang telah kamu dengar, seorang antikristus akan datang, sekarang telah bangkit banyak antikristus. Itulah tandanya, bahwa waktu ini benar-benar adalah waktu yang terakhir.

2:19 Memang mereka berasal dari antara kita, tetapi mereka tidak sungguh-sungguh termasuk pada kita; sebab jika mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita, niscaya mereka tetap bersama-sama dengan kita. Tetapi hal itu terjadi, supaya menjadi nyata, bahwa tidak semua mereka sungguh-sungguh termasuk pada kita.

 

Antikristus adalah orang yang beribadah melayani Tuhan tetapi tidak sungguh-sungguh. Kalau istilah nabi Yeremia lalai dalam pekerjaan Tuhan. Kalau sudah lalai dalam pekerjaan Tuhan pasti lalai dalam penyucian, tidak sungguh-sungguh mau disucikan!

Yeremia 48:10

48:10 Terkutuklah orang yang melaksanakan pekerjaan TUHAN dengan lalai, dan terkutuklah orang yang menghambat pedang-Nya dari penumpahan darah!

 

Jadi antikristus itu orang yang lalai dalam pelayanan dan juga lalai dalam penyucian. Ada di dalam pengajaran tetapi tidak sungguh-sungguh mau disucikan. Di dalam Alkitab contohnya Yudas Iskariot. Dia ada melayani, diutus oleh Tuhan, diberikan kuasa oleh Tuhan untuk melakukan mujizat. Dan waktu pulang mereka bersaksi ‘setan-setan takluk, orang sakit sembuh’. Tetapi Yesus bilang Aku melihat iblis jatuh seperti kilat dari langit, berbahagialah orang yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan. (Lukas 10:17-20)

 

Pengajaran yang benar memberikan kemenangan atas antikristus. Artinya membuat kita bisa bersungguh-sungguh dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, tidak main-main. Lebih sungguh-sungguh lagi dalam pengajaran yang benar. Hari-hari terakhir ini waktu sudah mau berakhir, Yesus sudah mau datang, roh sungguh-sungguh ini jangan sampai pudar, harus lebih ditingkatkan. Kalau dulu sungguh-sungguh, sekarang harus lebih ditingkatkan, harus lebih sungguh-sungguh lagi.

 

Kita sudah mendekati penghujung tahun. Mari kita periksa mulai dari bulan Januari sampai akhir November tanggal 30 ini, bagaimana pelayanan saya sepanjang tahun ini? Masih ada 31 hari kita manfaatkan untuk lebih sungguh-sungguh lagi mengikut dan melayani Tuhan. Untuk saya sebagai gembala harus lebih sungguh-sungguh lagi dalam mempersiapkan Firman, dalam berkhotbah, dalam melayani Tuhan, jangan malah tambah kendor!

 

d)      Wahyu 13:17

13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

 

Antikristus adalah seorang yang menguasai perekonomian dunia di saat dunia berada di puncak krisis. Jadi semua nanti satu mata uang. Antikristus menguasai perekonomian dunia, dia tampil sebagai juruselamat krisis ekonomi dunia, akhirnya semua orang menyembah dia.

 

Pengajaran membawa kita menang atas antikristus. Artinya memberikan kemenangan atas ikatan uang! Yang meminjam uang untuk ikut ibadah persekutuan, itu salah, minta ampun! Kita ikut ibadah persekutuan membangun rohani. Kalau ikut persekutuan rohani tidak terbangun, iman dari minjam, apa yang mau dibangun! Termasuk ibadah natal nanti. Kalau kita korban hasil meminjam, jangan! Membeli sesuatu untuk natal lalu meminjam, apa yang mau dibangun? Harus lepas dari ikatan akan uang!

 

Pengajaran ini membawa kita lepas dari ikatan uang. Saya khotbah sampaikan pengajaran sementara saya sendiri terikat akan uang, apa yang mau saya sampaikan! Ada pedang di tangan, tetapi tangan saya terikat dengan uang, bagaimana mau memotong. Saya sendiri harus lepas lebih dulu ikatan uang baru ayunkan pedang Firman, biar semua terlepas!

 

Uang itu ikatan terakhir yang mengikat gereja Tuhan sehingga tidak bisa terangkat ke awan-awan. Dulu ikatan terakhir orang Israel sehingga tidak bisa keluar dari Mesir adalah ternak. Firaun katakan semua kamu boleh pergi, isteri, anak boleh pergi, tetapi ternakmu tinggal, tidak boleh dibawa. Itu ikatan, ternak itu harta. Musa bilang tidak bisa, satu kakipun tidak boleh tinggal. Langsung dibentak Firaun, pergi kamu! Jangan lihat mukaku lagi, kalau kamu melihat mukaku kamu mati!

 

Ikatan uang ini ikatan terakhir, ikatan mamon, ikatan uang.

II Korintus 4:3-4

4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,

4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

 

Banyak orang yang pikirannya dibutakan oleh ilah zaman ini, itulah uang yang menjadi ikatan! Pengajaran mau melepaskan kita dari ikatan uang.

 

2.      Orang yang menang itu berdiri di lautan kaca. Kaca itu tempat bercermin untuk melihat kekurangan kita supaya diperbaiki. Jadi yang kedua pengajaran yang benar membuat kita jujur mengakui kekurangan kelemahan kita untuk diperbaiki, bukan dipertahankan. Kekurangan saya emosi yang meledak-ledak. Lewat pengajaran diperbaiki. Jangan dipertahankan, serahkan pada Tuhan untuk diperbaiki.

II Timotius 3:16

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

 

Kalau saya menemukan banyak kekurangan dalam diriku harus lebih sungguh-sungguh lagi dalam Firman pengajaran. Sebagai gembala temukan kekurangan dalam jemaat, harus lebih sungguh-sungguh lagi dalam pengajaran. Bukan malah putus asa, sudah bolak balik disampaikan Firman, ini jemaat kekurangannya begitu terus, tidak berubah. Lebih sungguh-sungguh lagi sampai bisa berubah. Pengajaran ini memperbaiki segala kekurangan kita sekalian.

 

Kalau kita bercermin pada Firman, kita melihat kekurangan kita dan menyerahkan kepada Tuhan untuk diperbaiki, maka tidak ada kesempatan bagi kita melihat kekurangan orang untuk menghakimi orang lain. Jangan cermin diarahkan pada orang lain! Bercermin untuk diri sendiri, lihat kekurangan, mohon ampun kepada Tuhan, sehingga tidak ada kesempatan melihat kekurangan orang lain, menghakimi orang lain.

 

Kita jujur mengakui kekurangan kita. Kalau bisa jujur mengaku kekurangan kita maka pasti bisa jujur dalam hal pengajaran, tidak akan berubah-ubah, tegas dalam pengajaran yang benar. Kita sudah rasakan hasil Firman, kalau bukan karena pengajaran saya tetap seperti hidup yang lampau. Kita sudah menikmati pengajaran, kita jadi tegas terhadap pengajaran. Orang ajak kita mendengar ajaran lain kita tidak mau. Saya sudah ditolong pengajaran Tabernakel dan kabar mempelai, kenapa mau melirik yang lain lagi.

Titus 2:7

2:7 dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,

 

Kalau tidak jujur soal pengajaran, tidak tegas soal pengajaran, berarti kita tidak percaya cermin itu. Ayo masing-masing bercermin pada Firman, lihat diri sendiri, bukan lihat orang lain, si anu begini, si anu begitu. Lihat diri sendiri, saya banyak kekurangan, sehingga bisa bersaksi dulu saya begini, sekarang sudah berubadah lewat Firman pengajaran.

 

Kalau sudah jujur soal pengajaran pasti jujur soal nikah. Jujur, terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi.

Ibrani 13:4

13:4 Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.

 

Masa pacaran dan tunangan jangan gelap-gelapan! Pacaran yang terang-terangan, ditahu orang tua, tahu gembala, jangan sembunyi-sembunyi.

Ibrani 13:5

30:15 Si lintah mempunyai dua anak perempuan: "Untukku!" dan "Untukku!" Ada tiga hal yang tak akan kenyang, ada empat hal yang tak pernah berkata: "Cukup!"

30:16 Dunia orang mati, dan rahim yang mandul, dan bumi yang tidak pernah puas dengan air, dan api yang tidak pernah berkata: "Cukup!"

 

Jujur soal nikah, jujur soal keuangan maka Tuhan tidak pernah meninggalkan kita! Pengajaran ini membuat kita terbuka dan jujur. Kita melihat kekurangan kita untuk kita akui kepada Tuhan. Kesalahan dalam nikah dan soal keuangan selesaikan semua.

 

3.      Lautan kaca itu bercampur api. Api ini menyala, kalau padam berarti hanya berasap. Jadi hasil Firman pengajaran menyucikan kita sehingga setia bernyala-nyala sampai garis akhir. Ingat, setia saja belum cukup, harus ditambah dengan berkobar-kobar, bernyala-nyala. Contoh kami semua tinggal di pastori setia. Masa tidak setia kalau tinggal di pastori? Ibadah doa pagi ada, ibadah doa puasa ada, doa semalaman, ibadah raya, ibadah pendalaman Alkitab, ibadah doa penyembahan ada semuanya. Tetapi pertanyaannya masih berkobar-kobar atau cuma sekedar setia. Saya saya gembala, setiap ibadah berkhotbah, tetapi pertanyaannya masih berkobar-kobar atau tidak?

 

Kalau tidak berkobar-kobar lagi akibatnya:

a)      Roma 1:27

1:27 Demikian juga suami-suami meninggalkan persetubuhan yang wajar dengan isteri mereka dan menyala-nyala dalam berahi mereka seorang terhadap yang lain, sehingga mereka melakukan kemesuman, laki-laki dengan laki-laki, dan karena itu mereka menerima dalam diri mereka balasan yang setimpal untuk kesesatan mereka.

 

Akibatnya akan menyala-nyala dalam dosa kenajisan! Harus setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan, kalau tidak nanti akan berkobar-kobar dalam kenajisan.

 

b)      Kisah Para Rasul 9:1

9:1 Sementara itu berkobar-kobar hati Saulus untuk mengancam dan membunuh murid-murid Tuhan. Ia menghadap Imam Besar,

 

Akibatnya berkobar-kobar dalam kebencian. Sedikit-sedikit benci orang, jengkel sama orang, itu karena sudah tidak menyala-nyala lagi dalam ibadah pelayanan, cuma sebatas setia.

 

Pengajaran ini membawa kita berdiri di tepi lautan kaca bercampur api. Ada api di situ, kita disucikan supaya bisa setia dan menyala-nyala sampai garis akhir kehidupan kita. Sekalipun usia bertambah, kekuatan fisik merosot, tetapi semangatnya, nyalanya tidak pernah pudar. Apalagi yang masih muda, harus lebih menyala-nyala lagi! Orang tua menyala-nyala, anak muda bagaimana!

 

4.      Api itu panas, Firman pengajaran mencegah kita mengalami musim dingin rohani.

Matius 24:12

24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

 

Dimana-mana banyak orang yang dingin rohani, kalau diajak ibadah malas, tetapi kalau diajak yang jasmani semangat. Kita periksa, ketika diperhadapkan yang jasmani dan rohani lalu semangat pada hal yang jasmani dari pada yang rohani, itu sudah gejala dingin! Bahaya, itu nanti mengundang hukuman hujan es seberat 50kg. Jangan dingin, kembali panas. Juga jangan suam-suam, jemaat Laodekia suam-suam akhirnya dimuntahkan Tuhan.

 

5.      Kalau ada api pasti terang. Artinya Firman pengajaran itu menerangi langkah hidup kita.

Mazmur 119:105

119:105 Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

 

Firman pengajaran menuntun kita ke masa depan yang berhasil dan indah. Sampai menuntun ke kota terang, Yerusalem yang baru.

Wahyu 22:5

22:5 Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

 

Menyanyi menggunakan mulut. Jadi pengajaran ini menyucikan sampai ke mulut. Ini yang menentukan arah kita ke mana. Kalau penyucian sampai ke mulut maka arah kita jelas sampai ke Yerusalem Baru. Kita diperhadapkan dengan 2 lautan, yang mana kita pilih. Pengajaran yang benar membawa kita sampai ke lautan kaca bercampur api di depan takhta sorga. Tetapi kalau menolak pengajaran, mulut tidak disucikan, membawa ke lautan api dan belerang. Sama-sama laut, sama-sama ada api, tetapi yang satunya positif takhta sorga, yang satunya negatif api neraka.

 

Yakobus 3:2

3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

 

Kalau mulut suci, kita sempurna, tidak bercacat cela. Tetapi kalau mulut tidak disucikan, tenggelam di dalam lautan api dan belerang!

Wahyu 21:8

21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

 

Kita mau ke mana? Sebagai hamba Tuhan, saya mengarahkan jemaat ke mana? Ke lautan api belerang atau lautan kaca bercampur api. Mulut ini harus disucikan karena setan tritunggal selalu mengintip, dia mau menguasai perkataan atau mulut kita. Dia mau membuat mulut lidah kita menjadi kering sehingga mudah dibakar dalam lautan api dan belerang. Mulut itu kemudi, kalau sudah dikuasai oleh setan, tinggal dibelokan masuk lautan api belerang. Sebab itu marilah sungguh-sungguh di dalam penggembalaan, dalam pengajaran yang benar, biar mulut kita tidak dikuasai setan.

 

Kita lihat praktek lidah yang dikuasai setan.

1.      Yakobus 3:5-6

3:5 Demikian juga lidah, walaupun suatu anggota kecil dari tubuh, namun dapat memegahkan perkara-perkara yang besar. Lihatlah, betapa pun kecilnya api, ia dapat membakar hutan yang besar.

3:6 Lidah pun adalah api; ia merupakan suatu dunia kejahatan dan mengambil tempat di antara anggota-anggota tubuh kita sebagai sesuatu yang dapat menodai seluruh tubuh dan menyalakan roda kehidupan kita, sedang ia sendiri dinyalakan oleh api neraka.

 

Lidah dikuasai antikristus sehingga perkataannya seperti api. Apa wujud lidah seperti api?

a)      Suka membesar-besarkan masalah. Lebih membesar-besarkan masalah dari pada kuasa Tuhan. 10 pengintai membesar-besarkan masalah. Betul ini negeri berlimpah susu dan madu, hanya orang di Kanaan besar-besar, raksasa-raksasa, kami seperti belalang, orang-orang di situ memakan orang. Seharusnya masalah besar jadi kecil, masalah kecil dihilangkan. Jangan malah dengan perkataan kita masalah dibesar-besarkan.

 

b)      Perkataan yang membangkitkan amarah dan kebencian sehingga menimbulkan pertengkaran. Sementara bicara-bicara dia langsung nyeletuk, langsung emosi yang mendengar. Kita jaga mulut kita ini. Termasuk perkataan yang menghasut, menghujat, itu perkataan antikristus, lidah seperti api. Menghasut orang, sampai orang yang tidak dikenal sudah dihasut menjelek-jelekan orang lain.

 

2.      Yakobus 3:7-8

3:7 Semua jenis binatang liar, burung-burung, serta binatang-binatang menjalar dan binatang-binatang laut dapat dijinakkan dan telah dijinakkan oleh sifat manusia,

3:8 tetapi tidak seorang pun yang berkuasa menjinakkan lidah; ia adalah sesuatu yang buas, yang tak terkuasai, dan penuh racun yang mematikan.

 

Lidah dikuasai setan di udara, yaitu perkataan yang buas, penuh racun mematikan. Wujudnya perkataan yang melemahkan dan mematikan iman orang lain. Menggosip, memfitnah, perkataan kotor dan najis, itu semua melemahkan dan mematikan iman orang lain. Itu berarti sudah dikuasai setan di udara. Kumpul-kumpul bergosip, yang mengeluarkan gosip imannya lemah, yang kemakan lemah juga, akhirnya mati.

 

3.      Yakobus 3:9-12

3:9 Dengan lidah kita memuji Tuhan, Bapa kita; dan dengan lidah kita mengutuk manusia yang diciptakan menurut rupa Allah,

3:10 dari mulut yang satu keluar berkat dan kutuk. Hal ini, saudara-saudaraku, tidak boleh demikian terjadi.

3:11 Adakah sumber memancarkan air tawar dan air pahit dari mata air yang sama?

3:12 Saudara-saudaraku, adakah pohon ara dapat menghasilkan buah zaitun dan adakah pokok anggur dapat menghasilkan buah ara? Demikian juga mata air asin tidak dapat mengeluarkan air tawar.

 

Ini lidah dikuasai nabi palsu, seperti pohon ara berbuah zaitun. Ini adalah perkataan munafik dan dusta. Termasuk mengutuk, itu juga dikuasai nabi palsu. Sesakit apapun kita diperlakukan orang, jangan sampai kita mengutuk!

 

Kadang sangking kita sakit hati sudah mengutuk. Suami, mungkin isteri terlalu menyakiti sehingga mengutuk. Atau isteri terlalu disakiti oleh suaminya sehingga mengeluarkan kutuknya. Atau kutuk orang tua kepada anak, mari dicabut. Itu perkataan dikuasai nabi palsu. Nanti itu membawa kita mengarah ke lautan api dan belerang.

 

Pengajaran itu membawa kita sampai pada penyucian sampai penyucian mulut sehingga kita melihat hari-hari yang baik, masa depan yang baik, sampai masuk di kota Yerusalem yang Baru.

I Petrus 3:9

3:9 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:

3:10 "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.

 

Mungkin siang ini lidah kita sudah kering karena dikuasai setan tritunggal. Mulut suka bergosip, suka memfitnah, suka membesar-besarkan masalah, suka menghasut dan seterusnya, tetapi kita masih ada dalam penggembalaan, masih ada Firman pengajaran diberitakan kepada kita untuk kita diperbaiki. Ada nyanyian Musa, masih ada Firman pengajaran untuk kita diperbaiki. Masih ada nyanyian Anak Domba, masih ada darah Yesus Anak Domba Allah yang berkuasa melepaskan kita dari dosa, terutama dosa perkataan ini. Yang sudah kering mulutnya biarlah Firman pengajaran menyucikan, darah Yesus menguasai, menghapus dosa perkataan. Hati kita mau melembut, lidah mau melembut mulai dari mengakui kesalahan kita, mengakui dosa kita, mengakui keteledoran dalam kata-kata. Biarlah Firman menyucikan terus menerus. Api Roh Kudus dicurahkan menguasai hati, menguasai lidah, menguasai seluruh hidup kita!

Kisah Para Rasul 2:1-4

2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.

2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

 

Kita mohon Roh Kudus dicurahkan siang ini. Kuasai lidah saya Tuhan, lidah sulit dikontrol, seperti binatang buas. Kita mau merayakan natal dengan lidah yang sudah lembut, lidah yang sudah dikuasai Firman, Roh Kudus dan kasih Allah. Lidah ini hanya berseru haleluya, lidah yang hanya membangkit semangat orang lain.

 

Inilah lidah seorang murid, lidah yang dikuasai pengajaran.

Yesaya 50:4

50:4 Tuhan ALLAH telah memberikan kepadaku lidah seorang murid, supaya dengan perkataan aku dapat memberi semangat baru kepada orang yang letih lesu. Setiap pagi Ia mempertajam pendengaranku untuk mendengar seperti seorang murid.

 

Jangan dibalik, orang yang semangat dijadikan letih lesu. Ayo lidah kita membangkitkan semangat orang yang letih lesu. Biar perkataan kita mengandung kasih karunia Tuhan.

Efesus 4:29

4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

 

Kalau kita berkumpul untuk kerja, biarlah lidah seorang murid semuanya, yang membangkitkan semangat, yang letih lesu disemangati. Lidah mengandung kasih karunia, yang sudah tidur rohaninya bangun, yang sudah mati rohaninya bangkit karena perkataan kita, perkataan yang sudah disucikan, perkataan yang dikuasai Firman, Roh Kudus dan kasih Allah. Perkataan yang manis seperti anggur.

Kidung Agung 7:9

7:9 Kata-katamu manis bagaikan anggur!" Ya, anggur itu mengalir kepada kekasihku dengan tak putus-putusnya, melimpah ke bibir orang-orang yang sedang tidur!

 

Mungkin ada yang sudah kering mulutnya, kita masih ada dalam penggembalaan, Firman disampaikan siang ini, masih ada darah Anak Domba Allah, biar itu membasahi lidah kita yang kering. Perkataan kita menjadi perkataan yang manis seperti air anggur.

 

Tuhan Yesus memberkati.