20261014

Kebaktian Pemakaman, Senin 21 September 2026 Pdt. Handri Otniel Legontu


Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Ibrani 9:27-28

9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

9:28 demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

 

Di ayat yang kita baca ini mengatakan manusia itu mati satu kali saja. Artinya:

1.      Manusia hidup hanya 1 kali di dunia ini. Berarti ini mematahkan bahwa tidak ada reinkarnasi.

2.      Manusia hidup di dunia ini tidak selamanya, ada batasnya. Ada garis akhir hidup manusia.

Ibrani 12:1

12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.

 

Kita berada dalam pertandingan rohani, kalau pertandingan ada garis finishnya.

Garis akhir manusia ada 2:

a)      Meninggal dunia seperti ibu terkasih.

b)      Hidup sampai Yesus datang kembali.

 

Setelah meninggal manusia akan dihakimi dan dihukum. Lalu untuk apa Yesus datang kalau semua manusia dihukum. Kenyataannya semua manusia telah berbuat dosa.

Roma 3:23

3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

 

Bahkan pemazmur mengatakan aku dikandung di dalam dosa. Akibatnya semua manusia harus dihukum.

 

Kalau membaca Ibrani 9:27 buat apa kita hidup kalau hanya untuk dihukum dan dibinasakan? Sia-sia semuanya. Syukur ada ayat 28, untuk menolong manusia yang seharusnya dihukum dan dibinasakan, Yesus harus datang ke dunia. Kedatangan Yesus itu 2 kali.

1.      Yesus sudah datang pertama kali. Dia Allah yang lahir sebagai satu-satunya manusia yang tidak berdosa, menyelamatkan kita manusia berdosa. Dulu untuk pengampunan dosa bangsa Israel, mereka harus mempersembahkan hewan korban. Itu dilakukan berkali-kali. Setahun sekali ada hari raya pendamaian dilakukan Imam Besar. Dia harus masuk ke ruangan maha suci membawa darah hewan kurban yang dipercik di depan tutup pendamaian dan di atas tabut perjanjian untuk pendamaian dosanya, dosa keluarganya dan dosa seluruh Israel. Itu setiap tahun diulang tetapi hanya memadai untuk 1 bangsa. Kasih Tuhan tidak terbatas hanya untuk 1 bangsa.

Yohanes 3:16

3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

 

Karena hewan kurban hanya memadai untuk satu bangsa dan  dilakukan berulang-ulang maka dibutuhkan korban yang sempurna. Hanya oleh satu korban kita disempurnakan.

Ibrani 10:14

10:14 Sebab oleh satu korban saja Ia telah menyempurnakan untuk selama-lamanya mereka yang Ia kuduskan.

 

Kita bersyukur sebagai orang percaya, kita yakin kita punya Juruselamat Yesus Kristus Tuhan. Oleh darahNya, Tuhan Yesus menebus kita dari hukum dosa.

Ibrani 9:14

9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

 

Ini manfaat darah Yesus, menebus kita dari perbuatan yang sia-sia supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup. Abraham Ishak dan Yakub disebut orang yang hidup.

Markus 12:26-27

12:26 Dan juga tentang bangkitnya orang-orang mati, tidakkah kamu baca dalam kitab Musa, dalam ceritera tentang semak duri, bagaimana bunyi firman Allah kepadanya: Akulah Allah Abraham, Allah Ishak dan Allah Yakub?

12:27 Ia bukanlah Allah orang mati, melainkan Allah orang hidup. Kamu benar-benar sesat!"

 

Tuhan adalah Allah orang hidup. Makanya setelah kita ditebus, kita harus beribadah pada Allah yang hidup. Artinya supaya kita bisa mencapai hidup yang kekal, bukan untuk dihakimi dan dihukum, maka selama hidup kita di dunia yang Tuhan beri, manfaatkan untuk beribadah melayani Tuhan. Manusia itu akan dihakimi dan dihukum. Kenapa dihakimi dan dihukum? Karena selama hidupnya dia tidak manfaatkan darah Yesus yang sudah menebus hidupnya, dia tidak mau beribadah dan melayani Tuhan yang hidup.

 

Banyak Kristen kapal selam, hanya muncul kalau Desember waktu natal atau waktu Paskah. Setelah itu tenggelam lagi di kebun coklatnya, di kebun cengkehnya dan kegiatan di dunia. Segala aktivitas kita di dunia ini kalau tidak dikaitkan dengan ibadah, adalah perbuatan sia-sia.

 

Firman ini bukan lagi tertuju kepada ibu yang sudah meninggalkan kita tetapi kita semua. Kita datang ke rumah duka melihat sesungguhnya manusia hanya seperti uap yang sebentar terlihat lalu layu. Kita berupaya dan berusaha meraih segala sesuatu di dunia ini tetapi hanya seperti uap, sebentar lagi lalu, habis. Harta benda yang dimiliki kalau sudah mencapai garis akhir tidak bisa dibawa ke Sorga.

 

Kita bangun pagi masih bisa menghembuskan nafas, kita bersyukur diberikan perpanjangan umur. Untuk apa kita diberi perpanjangan umur? Gunakan untuk beribadah dan melayani Tuhan. Namun tidak semua ibadah pelayanan diterima oleh Tuhan. Tuhan adalah Tuhan yang hidup. Jadi ibadah yang diterima adalah ibadah yang hidup. Apa maksudnya?

Roma 8:13

8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

 

Ibadah yang hidup adalah merobek daging, mematikan daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya, bukan itu yang mau kita turuti. Lewat apa dimatikan keinginan hawa nafsu daging yang kadangkala tidak terkontrol?

Ibrani 4:12

4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

 

Firman yang hidup, yang kuat dan yang tajam, itu yang bisa mematikan daging. Firman yang menyucikan, itu yang dibutuhkan di dalam gereja. Tugas kami sebagai hamba Tuhan, beritakan Firman yang hidup, yang kuat dan yang tajam untuk menyucikan kita dari keinginan hawa nafsu daging ini yang begitu liar. Kadang sudah tidak terkontrol sehingga menjerumuskan kita dalam dosa sampai puncaknya dosa.

 

Keinginan daging punya daya pikat dan daya seret, mau menyeret kita keluar dari Firman, sehingga dikatakan jatuh di dalam dosa! Kenapa Hawa jatuh dalam dosa? Karena keinginan dagingnya! Tuhan sudah berfirman kepada Adam ‘semua buah pohon dalam taman ini boleh kau makan buahnya dengan bebas, kecuali satu yang tidak boleh dimakan’. Datang ular kepada Hawa ‘tentu Tuhan berfirman semua buah dalam pohon ini boleh kau makan buahnya bukan? Hawa bilang bukan begitu, semua boleh dimakan, hanya satu yang tidak boleh. Ular menggoda Hawa, kalau kau makan buah ponon itu kau akan sama dengan Tuhan. Keinginannya muncul, kehendak dagingnya muncul. Dia lihat buah itu sedap kelihatannya, lagi pura menarik hati, keinginan dagingnya muncul. Dia ambil, dia makan dan jatuh dalam dosa!

 

Kalau selalu mengikuti keinginan dan hawa nafsu daging, ibadahnya tidak diterima, ibadahnya sia-sia. Maka Ibrani 9:27 berlaku atasnya, mati untuk dihakimi dan dihukum.

Ibrani 9:27

9:27 Dan sama seperti manusia ditetapkan untuk mati hanya satu kali saja, dan sesudah itu dihakimi,

 

Orang-orang mati dibangkitkan, berdiri di hadapan takhta pengadilan untuk diadili dan dihukum.

Wahyu 20:11-12

20:11 Lalu aku melihat suatu takhta putih yang besar dan Dia, yang duduk di atasnya. Dari hadapan-Nya lenyaplah bumi dan langit dan tidak ditemukan lagi tempatnya.

20:12 Dan aku melihat orang-orang mati, besar dan kecil, berdiri di depan takhta itu. Lalu dibuka semua kitab. Dan dibuka juga sebuah kitab lain, yaitu kitab kehidupan. Dan orang-orang mati dihakimi menurut perbuatan mereka, berdasarkan apa yang ada tertulis di dalam kitab-kitab itu.

 

Sebelum itu ada kebangkitan pertama, orang-orang yang mati di dalam Tuhan, yang selama hidupnya dia menjadi orang hidup, orang yang mematikan dagingnya, orang yang beribadah melayani Tuhan sungguh-sungguh.

 

Keluarga yang ditinggalkan di hari yang Tuhan masih beri, kita gunakan waktu yang ada ini, hidup yang sisa untuk melakukan kehendak Tuhan. Beribadah melayani Tuhan yang hidup, robek daging dengan segala keinginan lewat Firman yang hidup, yang kuat dan yang tajam.

 

Jadi Yesus datang pertama kali untuk menebus kita dari hukum dosa. Oleh darahNya kita ditebus dari perbuatan yang sia-sia, supaya kita bisa beribadah kepada Allah yang hidup, kita menjadi orang yang hidup. Kalau Tuhan izinkan meninggal dunia, waktu Yesus datang pertama kali, sangkakala dibunyikan, dia akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan untuk masuk dalam kemuliaan kekal bersama Yesus. Kalau hidup sampai Yesus datang kedua kali, kita akan diubahkan dalam sekejab mata dalam tubuh kemuliaan untuk hidup kekal bersama Yesus.

 

Jadi bukan masalah mati atau hidup yang penting tetapi selama hidup kita di dunia ini, kita mau merobek daging kita, kita mau beribadah melayani Tuhan yang hidup, kita mau menjadi orang yang hidup, yang mau disucikan oleh Firman yang hidup, yang kuat dan tajam.

 

2.      Kedatangan Yesus yang kedua akan segera terjadi. Kedatangan Yesus kedua kali sudah di ambang pintu, berarti sudah sangat singkat, sangat dekat. Kedatangan Yesus kedua kali itu rahasia, kedatanganNya seperti seorang pencuri, tidak ada seorangpun yang tahu. Sekarang kita sedang menanti kedatanganNya, apa persiapan kita?

I Tesalonika 5:1-2

5:1 Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu dituliskan kepadamu,

5:2 karena kamu sendiri tahu benar-benar, bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam.

 

Tidak ada pencuri yang janjian dengan pemilik rumah untuk mencuri! Eh sebentar malam saya mau datang mencuri di rumahmu. Tidak mungkin! Sementara tidur tengah malah, hilang coklat, hilang cengkeh.

 

I Tesalonika 5:3-5

5:3 Apabila mereka mengatakan: Semuanya damai dan aman — maka tiba-tiba mereka ditimpa oleh kebinasaan, seperti seorang perempuan yang hamil ditimpa oleh sakit bersalin — mereka pasti tidak akan luput.

5:4 Tetapi kamu, saudara-saudara, kamu tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri,

5:5 karena kamu semua adalah anak-anak terang dan anak-anak siang. Kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.

 

Ini yang harus kita lakukan dalam menanti kedatangan Tuhan Yesus kedua kali, jadilah anak-anak terang, tanggalkan perbuatan kegelapan. Masa sekarang ini bukan untuk menambah dosa tetapi menyelesaikan segala dosa. Waktu kita ini tinggal sisa, waktu untuk menyelesaikan dosa. Sehingga ketika Yesus datang kembali kedua kali, kita siap menyambutNya.

 

Ibrani 9:28

9:28 demikian pula Kristus hanya satu kali saja mengorbankan diri-Nya untuk menanggung dosa banyak orang. Sesudah itu Ia akan menyatakan diri-Nya sekali lagi tanpa menanggung dosa untuk menganugerahkan keselamatan kepada mereka, yang menantikan Dia.

 

Kedatangan Yesus kedua kali sudah tidak kena mengena dengan dosa. Jadi kedatangan Yesus kedua kali untuk menjemput gerejaNya yang siap sedia, gerejaNya yang mau menanggalkan perbuatan kegelapan. Makanya dalam Wahyu 12:1 gereja Tuhan ditampilkan sebagai perempuan hamil yang hendak melahirkan, bermahkota 12 bintang, berselubung matahari dan berdiri di atas bulan. Itu 3 benda terang. Dari ujung rambut sampai ujung kaki semua terang. Inilah orang yang siap menyambut kedatangan Yesus. dari pikirannya terang, perbuatannya terang, perkataannya terang, pandangannya semua terang. Ini semua hanya bisa terjadi kalau kita sungguh-sungguh dalam ibadah pelayanan, lewat pekerjaan Firman yang hidup, yang kuat dan tajam, kita bisa menanggalkan perbuatan kegelapan, perbuatan dosa. Kita tampil sebagai anak-anak terang. Begitu Yesus datang, kita siap menyambut kedatanganNya.

 

Doa saya selalu untuk jemaat dan keluarga saya, Tuhan ingatlah kami ketika Engkau datang kembali kedua kali, jangan ada satupun yang harus tertinggal dan binasa! Tetapi kita semua bisa menyambut kedatangan Tuhan Yesus.

 

Kedatangan Yesus kedua kali tidak lagi menanggung dosa. KedatanganNya kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, sebagai Pengantin Sorga, Mempelai Pria Sorga, kepala! Kita tubuhNya, Mempelai Wanita Tuhan.

Wahyu 19:6-9

19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]

19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

 

Yesus akan segera datang dan kedatanganNya sebagai Raja, sebagai Mempelai Pria Sorga dalam kemuliaan. Untuk menjemput gerejaNya yang sempurna, Tubuh Kristus yang sempurna. Siapa itu? Yang selama hidup mau beribadah melayani, mau merobek daging, mau menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan sehingga waktu Yesus datang tidak ada lagi cacat cela dosa, siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

 

Tuhan Yesus memberkati.