20260430

Ibadah Doa Pagi, Kamis 30 Oktober 2025 Pdt. Handri Legontu

 

Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus

 

Kolose 1:1-2 Salam

1:1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus, oleh kehendak Allah, dan Timotius saudara kita,

1:2 kepada saudara-saudara yang kudus dan yang percaya dalam Kristus di Kolose. Kasih karunia dan damai sejahtera dari Allah, Bapa kita, menyertai kamu.

 

Surat Kolose terkena pada mezbah dupa emas. Jadi, keseluruhan surat ini merupakan surat penyembahan. Ini adalah surat yang ketujuh dari rasul Paulus yang merupakan kelimpahan Firman, mulai dari kitab Roma sampai Kolose.

 

Dalam pembuka surat ini Paulus menyampaikan salam dan Paulus menyertakan Timotius sebagai saksi supaya salam dari Paulus menjadi salam atau perkara yang teguh.

2 Korintus 13:1

13:1 Ini adalah untuk ketiga kalinya aku datang kepada kamu: Baru dengan keterangan dua atau tiga orang saksi suatu perkara sah.

 

Ini pelajaran bagi kita dalam menyampaikan salam dalam ibadah, baik yang memimpin pujian, yang bersaksi, yang memberitakan Firman Tuhan dalam menyampaikan salam kita harus memiliki dasar rohani yang teguh, bukan ikut-ikutan bukan basa basi. Salam itu ada kaitan dengan pengajaran.

 

Ada 3 pengertian salam di sini:

1.      Pembuka dari suatu pengajaran. Jadi, kalau salam kita berubah-ubah, isi pengajarannya juga berubah-ubah.

2 Yohanes 1:9-11

1:9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.

1:10 Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.

1:11 Sebab barangsiapa memberi salam kepadanya, ia mendapat bagian dalam perbuatannya yang jahat.

 

2.      Doa selamat dari seorang gembala kepada sidang jemaat supaya tetap melayani Tuhan sampai garis akhir, tidak pernah tersandung. Ada 2 isi doa selamat:

Ø  Kasih karunia, yaitu pemberian Tuhan kepada kita manusia yang sebenarnya tidak layak untuk menerimanya. Wujud pemberian itu adalah korban Kristus, Yesus berkorban untuk menyelamatkan kita dari perbudakan dosa. Wujud kita menerima kasih karunia Tuhan, menerima korban Kristus adalah kita mau menyelesaikan segala dosa kita, mau akui kepada Tuhan dan kepada sesama dan juga mengampuni dosa sesama dan melupakannya.

 

Ø  Damai sejahtera, artinya kita tidak terpisah dengan Allah, kita tidak terpisah dengan sesama, kita menyatu dengan Allah dan menyatu dengan sesama anggota tubuh Kristus. Kerinduan kita mulai dari nikah kita masing-masing, terjadi penyatuan.

 

Yesaya 59:1-2

59:1 Sesungguhnya, tangan TUHAN tidak kurang panjang untuk menyelamatkan, dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar;

59:2 tetapi yang merupakan pemisah antara kamu dan Allahmu ialah segala kejahatanmu, dan yang membuat Dia menyembunyikan diri terhadap kamu, sehingga Ia tidak mendengar, ialah segala dosamu.

 

Jadi, kalau dosa sudah diselesaikan kita bisa menyatu dengan Allah dan menyatu dengan sesama, sehingga Allah sumber damai sejahtera akan memelihara tubuh, jiwa, roh kita sampai sempurna.

 

1 Tesalonika 5:23

5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

 

3.      Pernyataan rasa suka bersekutu dengan sesama anggota tubuh Kristus, bagaikan carang dengan carang bisa menyatu. Persekutuan tubuh Kristus berdasarkan pokok anggur yang benar yaitu Firman pengajaran yang benar.

 

Persekutuan atau fellowship itu artinya makan bersama-sama. Jangan asal bersekutu, jangan sampai kita masuk dalam suatu persekutuan ternyata yang kita konsumsi secara rohani adalah racun, pulang kita malah sakit rohani, mati rohani. Persekutuan juga berarti mewarisi tabiat Yesus, di mana kita bersekutu kalau persekutuannya benar, kita mewarisi tabiat Yesus. Mulai dari persekutuan nikah harus satu Firman pengajaran yang benar, bawalah nikah kita untuk bisa satu dalam penggembalaan sehingga doa kita bisa naik kepada Tuhan.

 

Matius 18:19-20

18:19 Dan lagi Aku berkata kepadamu: Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga.

18:20 Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."

 

Persekutuan tubuh Kristus segera terwujud. Persekutuan yang lebih besar adalah penggembalaan, kemudian persekutuan yang lebih besar lagi antar penggembalaan sampai Israel dan kafir menyatu dalam satu tubuh Kristus yang sempurna dan kita menyatu dengan Yesus sebagai Kepala.

 

Satu tubuh = satu kepala = satu suara penyembahan. Penyembahan dengan kata haleluya.

 

Jadi, lewat salam yang disampaikan dalam ibadah, dalam pemberitaan Firman tujuannya untuk membawa kita menjadi satu tubuh Kristus, menyatu dengan Yesus Kepala, kita satu suara penyembahan kepada Yesus Raja Mempelai Pria Sorga, kita menyeru haleluya, menyambut kedatangan Yesus.

Wahyu 19:6-7

19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

 

Jika kita rindu menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna, mulai dari sekarang kita banyak menyembah Tuhan, bertekun menyembah Tuhan.

 

Ada hasil penyembahan yang kita bisa nikmati:

a.       Kita mengalami kuasa pertolongan Tuhan secara ajaib.

Mazmur 5:3

5:3 Perhatikanlah teriakku minta tolong, ya Rajaku dan Allahku, sebab kepada-Mulah aku berdoa.

 

b.      Kita mengalami kasih setia Tuhan yang sanggup memelihara kita, melindungi, memelihara kita, memberi ketenangan di tengah-tengah kegoncangan dunia.

Yesaya 54:5,10

54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

54:10 Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.

 

Jika kita bertekun dalam penyembahan kita bisa tenang, tidak ikut goncang bersama dengan dunia ini, sebab kita menanti kerajaan sorga, kerajaan yang tidak tergoncangkan.

 

Tuhan memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar