Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
Yohanes 14:18-24
14:18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
14:19 Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamu pun akan hidup.
14:20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
14:21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Aku pun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
14:22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
14:23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
14:24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
Betapa pentingnya Roh Kudus, Roh Kudus yang memampukan kita untuk bisa taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan, bisa mengasihi Tuhan. Memang rasanya kalau mau taat pada Firman sakit bagi daging, tetapi sesungguhnya ada hal yang luar biasa yang kita terima kalau mau taat pada Firman. Kalau mau taat pada Firman, Allah Tritunggal pasti menyertai kita. Peranan Roh Kudus sangat penting dalam kehidupan kita sekalian.
Dulu waktu Tuhan menciptakan manusia segambar dengan Allah, sebelum dihembuskan Roh Kudus, manusia hanya seperti patung, tidak bisa bergerak. Nanti setelah dihembusi Roh Kudus baru menjadi makhluk yang hidup. Sekali lagi, tanpa Roh Kudus kita tidak bisa berbuat apa-apa, kita hanya seperti yatim piatu. Seperti yatim piatu artinya rusak statusnya, kita bukan anak Allah! Padahal tadinya ketika Tuhan menciptakan Adam, Adam di sebut anak Allah, seharusnya keturunannya juga anak Allah. Tetapi setelah manusia berbuat dosa, Allah berkeluh kesah, RohKu tidak akan tinggal dalam manusia, cukup 120 tahun umurnya.
Setelah manusia jatuh dalam dosa, manusia rusak statusnya, bukan lagi Anak Allah.
Kejadian 6:1-3
6:1 Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan,
6:2 maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.
6:3 Berfirmanlah TUHAN: "Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia, karena manusia itu adalah daging, tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja."
Tanpa Roh Kudus kita yatim piatu, bukan Anak Allah, hanya anak iblis.
Yohanes 8:44
8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.
Betapa pentingnya Roh Kudus. Saya selalu mengarahkan sidang jemaat supaya bergumul bukan hanya sebatas diurapi tetapi sampai dipenuhi, bahkan sampai Roh Kudus meluap-luap di dalam kita. Sebab tanpa Roh Kudus kita bukan anak Allah, hanya anak iblis, manusia yang daging hanya mengikuti keinginan dagingnya saja!
Roma 8:7
8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
Tanpa Roh Kudus kita mati.
Roma 8:13
8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.
Tetapi syukur karena Roh Kudus kita bisa berseru ya Abba, ya Bapa. Kita menerima Roh yang menjadikan kita sebagai anak Allah.
Roma 8:15
8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
Manusia daging terlalu banyak kelemahannya. Salah satu kelemahannya adalah bimbang!
Yohanes 14:22
14:22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
Perkataan Yudas ini adalah perkataan orang bimbang. Seringkali kita tampil seperti Yudas yang bukan Iskariot, sudah ikut Yesus, sudah jadi murid, sudah di dalam Firman pengajaran tetapi bimbang. Kebimbangannya ditimbulkan atau disebabkan karena pandangannya hanya tertuju pada yang jasmani.
Yang sering membimbangkan karena melihat jumlah, katanya pengajaran yang benar, koq jumlahnya sedikit? Lihat gereja lain, jumlahnya banyak, jangan-jangan gerejanya yang benar. Bimbang, mulai lihat jumlah. Kalau banyak dianggap benar, kalau sedikit dianggap tidak benar.
Orang bimbang tidak akan pernah tenang hidupnya dan tidak mendapatkan apa-apa.
Yakobus 1:6-8
1:6 Hendaklah ia memintanya dalam iman, dan sama sekali jangan bimbang, sebab orang yang bimbang sama dengan gelombang laut, yang diombang-ambingkan kian ke mari oleh angin.
1:7 Orang yang demikian janganlah mengira, bahwa ia akan menerima sesuatu dari Tuhan.
1:8 Sebab orang yang mendua hati tidak akan tenang dalam hidupnya.
Kalau dia gembala bimbang bisa berpikir saya sampaikan pengajaran yang benar koq dari tahun ke tahun pertambahan jumlahnya hanya sedikit, masuk 1 keluar 2, masuk 3 keluar 2, jangan-jangan ini ajaran tidak benar. Dia lihat yang lain yang baru merintis, tidak bawa pengajaran yang benar, tetapi baru buka pelayanan langsung banyak jiwa-jiwa bertambah. Akhirnya dia bimbang karena memandang yang jasmani. Akhirnya gelisah terus, tidak tenang hidupnya. Dan tidak mendapat apa-apa, kosong dari pribadi Tuhan. Kosong dari iman, tidak punya iman. Orang bimbang itu imannya merosot sampai tidak ada, kosong! Dan parahnya lagi orang bimbang itu seperti gelombang laut, dia mulai tenggelam, semua merosot. Sebagai hamba Tuhan kalau bimbang soal pengajaran, mulai merosot pelayanannya. Mungkin secara jasmani jiwa bertambah tetapi rohaninya mulai merosot. Buat apa banyak jiwa tetapi rohaninya kering, rohani merosot. Saya merindu pertambahan jiwa juga terjadi, tetapi yang utama pertambahan rohani, kualitas. Kalau kualitas bertambah maka yang jasmani juga bertambah.
Tubuh Kristus tidak boleh kosong, bangsa Israel keras hati, ditambah dari bangsa kafir sampai jumlah penuh. Ibarat jari kita sudah sempurna, utuh, tetapi baru 8 jari. Tidak boleh, harus sampai jumlah penuh.
Roma 11:25-26
11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
11:26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.
Kita berdoa, kita menggelar ibadah natal persekutuan supaya Tubuh Kristus itu penuh baik kualitas, juga kuantitas bertambah. Waktu Yakub datang ke Mesir dari 70 jiwa kemudian bertambah. Ada pertambahan kuantitas, ada pertambahan kualitas, keduanya berjalan bersama.
Kalau bimbang semua merosot, kualitas rohani merosot, jasmani juga merosot sampai nanti tenggelam dalam lautan api dan belerang. Dosa yang menenggelamkan ke neraka dimulai dari penakut, tidak percaya. Penakut dimulai dari bimbang sampai nanti tidak percaya.
Wahyu 21:8
21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."
Oleh sebab itu kita mutlak membutuhkan Roh Kudus. Ada 2 pekerjaan Roh Kudus.
1. Yohanes 16:13
16:13 Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.
Yohanes 16:13a
16:13a Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran;
Pekerjaan Roh Kudus yang pertama adalah menyertai atau memimpin kita. Bentuk penyertaan Roh Kudus adalah menetapkan jabatan gembala. Domba tidak bisa jalan sendiri. Kalau jalan sendiri bahaya! Semakin gemuk, semakin lebat bulunya, semakin ngiler serigala dan dia tidak bisa lari. Domba itu kalau bulunya tidak dicukur akhirnya dia sulit jalan dan di situ banyak penyakit. Domba itu harus ada yang memimpin. Ada gembala di depan, domba ikut dari belakang, jadi gembala yang memimpin. Roh Kudus menetapkan jabatan gembala.
Kisah Para Rasul 20:28
20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
Roh Kudus memimpin kita dalam kebenaran. Roh Kudus memimpin kita masuk dalam penggembalaan yang benar. Tanpa Roh Kudus tidak akan bisa bertahan.
Gembala yang ditetapkan oleh Roh Kudus, dia memantau perkembangan jemaat. Jadi dia bukan urus yang jasmani, yang diurus bagaimana rohani jemaat bisa terkatrol, bisa terangkat sampai nanti tercapai kesempurnaan. Apa buktinya gembala itu ditetapkan Roh Kudus dan dia memantau rohani sidang jemaat? Bisa bapak ibu rasakan waktu kita beribadah, ada Firman yang dibukakan rahasianya kena pada kita, cocok pada pergumulan kita, pas dengan keadaan kita. Itu berarti gembala ditetapkan Roh Kudus. Saya tidak pernah tanya-tanya sama jemaat, bapak itu pergumulannya bagaimana. Sampaikan saja Firman yang Tuhan kasih. Hari Minggu jemaat bersaksi, saya kena Firman, Firman menjawab pergumulan saya, Firman menunjuk dosa saya, saya dikoreksi. Itu berarti gembala memantau rohani sidang jemaat. Kalau ada yang salah itu untuk diperbaiki, dididik di dalam kebenaran.
Gembala dan Roh Kudus bekerja sama untuk membawa sidang jemaat pada seluruh kebenaran sampai pada kesempurnaan. Kalau gembala sudah tidak benar, sudah tidak hidup suci, bagaimana dia mau memantau rohani sidang jemaat.
2. Yohanes 14:26
14:26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
Pekerjaan kedua mengajar dan mengingatkan kita kembali akan Firman Tuhan. Ini adalah jabatan guru. Di dalam penggembalaan dibutuh jabatan gembala dan gembala itu juga seorang guru. Guru itu mengajar sidang jemaat. Jadi jangan bosan kalau kita mendengar Firman lalu gembala mengulang Firman, itu berarti jabatan guru ada di situ. Diulang, diperjelas lagi sampai bisa mengerti. Dan gembala juga mengingatkan kita akan Firman yang sudah kita terima dari pendahulu. Pendahulu kita jangan dilupa!
Waktu menghadapi angin ribut dan gelombang, murid-murid membangunkan Yesus yang tidur di buritan, di belakang. Artinya ingat Firman Tuhan yang disampaikan para pendahulu kita, itu yang sanggup menolong kita. Itu pekerjaan Roh Kudus, jangan diputus. Apalagi kalau tidak mau lagi mengulang lagi Firman yang sudah diterima dari pendahulu, itu terlalu sombong! Yang mendirikan pondasi siapa, saya tinggal meneruskan. Pondasinya sudah ada, tinggal membangun di situ, masa mau membangun di tempat lain. Sekalipun pendahulu ada kekurangannya, memang manusia biasa, tetapi jangan diputus ajarannya, jangan dibuang orangnya.
Ini pekerjaan Roh Kudus, mengajar dan mengingatkan kita kembali pada Firman. Jangan lupakan apa yang sudah kita terima dari pendahulu.
2 pekerjaan Roh Kudus ini kalau disimpulkan, Roh Kudus membawa kita untuk tergembala dengan benar dan baik dalam penggembalaan yang dibina oleh Firman pengajaran yang benar. Hati yang bimbang disucikan menjadi hati damai sejahtera.
Yohanes 14:27
14:27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
Tidak usah malu kalau saya sebagai hamba Tuhan menyampaikan Firman yang dulu pernah disampaikan oleh bapak gembala di tempat ini. Mungkin orang bilang cuma menyontek, tidak apa-apa. Itu sebenarnya bukan menyontek tetapi meneruskan apa yang sudah diterima dari pendahulu. Seperti pesan Paulus kepada Timotius, pengajaran ini percayakan kepada orang yang setiawan, untuk diteruskan. Jadi bukan mencuri Firman namanya itu.
Ingat apa yang sudah diajarkan dari pendahulu, maka hati yang tadinya bimbang menjadi hati damai sejahtera, tidak merasakan lagi apa yang dirasakan oleh daging, hanya merasakan kasih Allah. Terima kasih Tuhan, dulu Engkau tuntun saya digembalakan di sini oleh Pdt. Bernard Legontu. Saya tidak kecil hati kalau ada jemaat bersaksi tentang Firman yang diajarkan oleh papa gembala sebelumnya. Silahkan, harus ingat apa yang sudah kita terima dari pendahulu. Maka kita merasakan kasih Allah. Betapa besar kasihMu kepadaku, saya orang yang hina, orang yang liar, Kristen jalanan, sekarang dituntun dalam penggembalaan. Sekarang dilanjutkan untuk dibawa kepada Yesus Mempelai Pria Sorga. Doakan saya sebagai penerus, supaya meneruskan ajaran yang sehat dari pendahulu, membawa jemaat berhasil bertemu Yesus Mempelai Pria Sorga.
Kalau hati sudah damai, pasti bisa menyembah, mengucap syukur, terima kasih Tuhan saya tidak salah tempat. Dan kita semakin mempercayakan hidup kita kepada Tuhan bagaikan kita mengulurkan tangan kepada Yesus. Sebagai timbal baliknya Yesus juga mengulurkan tangan belas kasihannya, tangan kebaikannya kepada kita sekalian.
Untuk apa tangan kebaikan kemurahan Tuhan?
1. Tangan Tuhan diulurkan menyelesaikan apapun, sampai yang mustahil diselesaikan oleh Tuhan bagi kita.
2. Yohanes 14:30
14:30 Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikit pun atas diri-Ku.
Tangan kebaikan Tuhan meluputkan kita dari penguasa dunia, dari setan dengan dosa dan dari antikristus.
3. Yohanes 14:31
14:31 Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
Bangunlah, mari kita pergi dari sini, mau pergi ke mana? Ke Yerusalem, di sana Yesus mau disalibkan. Jadi tangan kebaikan kemurahan Tuhan menuntun kita sampai ke Yerusalem Baru, berhasil menjadi Mempelai Wanita Tuhan yang sempurna.
Roh Kudus mengingatkan kita kembali akan Firman yang sudah kita dengar. Jangan lupa pendahulu kita. Jangan putus hubungan dengan pendahulu. Ajaran sehat yang kita terima dari pendahulu, pegang dan praktekan. Maka hati kita disucikan, damai, kita menyembah Tuhan, tangan diangkat dan Tuhan mengulurkan tangan menolong kita sekalian.
Tuhan Memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar