20260828

Kebaktian Doa Penyembahan, Sabtu 18 Juli 2026 Pdt. Handri Otniel Legontu


 

 

 

Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Yohanes 16:13b-15

16:13b sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

16:14 Ia akan memuliakan Aku, sebab Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku.

16:15 Segala sesuatu yang Bapa punya, adalah Aku punya; sebab itu Aku berkata: Ia akan memberitakan kepadamu apa yang diterima-Nya dari pada-Ku."

 

Jadi Roh Kudus memberitakan hal-hal yang akan datang. Ini kena pada jabatan nabi. Roh Kudus membuka rahasia Firman bagi kita. Isinya:

1.      Roh Kudus mengungkapkan segala keadaan kita dan dosa-dosa sampai yang tersembunyi di dalam hati dan pikiran supaya kita disucikan.

2.      Mengungkapkan segala sesuatu yang akan terjadi atas gereja Tuhan di akhir zaman ini, yaitu:

a)      Gereja akan disempurnakan menjadi Mempelai Wanita Tuhan.

b)      Yesus akan datang kembali sebagai Mempelai Pria Sorga menjemput gereja yang sempurna.

3.      Mengungkapkan segala sesuatu yang akan terjadi atas dunia yaitu 21 penghukuman dari Allah Tritunggal, disertai aniaya antikristus bagi gereja yang tertinggal.

 

Pembukaan rahasia Firman disebut Firman nubuat dan digandeng Firman pengajaran. Keduanya satu paket, tidak bisa dipisah. Kalau kita  bicara nubuat, di situ ada ajaran. Kalau ada Firman nubuat, ada Firman pengajaran. Kalau ada Firman pengajaran, di situ ada Firman nubuatan.

Mazmur 62:12-13

62:12 Satu kali Allah berfirman, dua hal yang aku dengar: bahwa kuasa dari Allah asalnya,

62:13 dan dari pada-Mu juga kasih setia, ya Tuhan; sebab Engkau membalas setiap orang menurut perbuatannya.

 

Satu kali Tuhan berfirman, 2 hal yang kita dengar yaitu Firman nubuat dan Firman pengajaran. Firman nubuat dan Firman pengajaran ini adalah dasar pembangunan Tubuh Kristus. Keduanya harus ada dalam gereja. Jangan hanya dominan pengajaran lalu tidak ada nubuatan. Nubuatan mengungkap apa yang akan terjadi dan pengajaran ini mengarahkan kita menjadi Mempelai Wanita Tuhan dan luput dari penghukuman Tuhan.

Efesus 2:20-22

2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.

2:21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.

2:22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

 

Firman nubuat dan Firman pengajaran kalau digabung disebut Kabbar Mempelai, ajaran yang sehat, pengajaran yang benar, ini dibutuhkan gereja Tuhan di akhir zaman. Kalau bicara Firman pengajaran yang benar, di dalamnya sudah ada nubuatan.

 

Bagaimana sikap kita terhadap ajaran yang sehat ini?

I Tesalonika 5:19-21

5:19 Janganlah padamkan Roh,

5:20 dan janganlah anggap rendah nubuat-nubuat.

5:21 Ujilah segala sesuatu dan peganglah yang baik.

 

Sikap kita adalah jangan menganggap rendah Firman. Mulai dari kami gembala. Gembala yang menganggap rendah Firman, sudah tidak ada persiapan lagi, tinggal copy paste saja Firman yang didengar dari hamba Tuhan yang lain. Sementara Firman itu sesuai kebutuhan jemaat, tidak bisa langsung ambil keseluruhan yang didengar di sana di terapkan di sini.  Kadang kami hamba Tuhan tidak sadar, sudah tidak ada persiapan lagi itu berarti menganggap rendah Firman. Begitu jemaat bersikap acuh tak acuh terhadap Firman malah marah, tersinggung, sampai dari mimbar mengutuk-ngutuk jemaat. Padahal dia sendiri tidak ada pergumulan, makanya jangan heran kalau jemaat acuh tak acuh! Orang yang menganggap rendah Firman, saat dengar Firman dia acuh tak acuh, bermain-main.

 

Kalau menganggap rendah Firman maka Roh Kudus padam. Padahal Roh Kudus itu memuliakan Firman. Kalau Roh Kudus padam, Firman juga sudah tidak ada maka kehidupan itu tidak lagi diatur oleh Firman, dia diatur oleh keinginan dagingnya sendiri. Firman itu adalah pelita, Roh Kudus itu minyak. Kalau keduanya tidak ada maka gelaplah hidup itu. Semua gelap, semua kering, terutama yang kering adalah penyembahannya. Ketiganya ini kita butuh yaitu Firman (meja roti), Roh Kudus (Pelita emas) dan doa penyembahan (mezbah dupa emas). Kalau 2 sudah tidak ada, Roh Kudus padam dan Firman sudah tidak ada lagi maka penyembahan pasti kering, tidak akan naik. Rohani kering, jasmani kering, semua kering dan dia berakhir hidup dalam kegelapan dosa.

 

Kita butuh Firman pengajaran, butuh Roh Kudus untuk meningkatkan Firman pengajaran.

Yohanes 4:23-24

4:23 Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah-penyembah benar akan menyembah Bapa dalam roh dan kebenaran; sebab Bapa menghendaki penyembah-penyembah demikian.

4:24 Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan kebenaran."

 

Roh Kudus dan kebenaran itulah Firman, mendorong kita untuk bisa menyembah. Doa penyembahan kita meningkat sampai mencapai ukurannya Tuhan yaitu taat sampai daging tidak bersuara.

 

Di akhir zaman ini kita diperhadapkan dengan ajaran palsu dan penyembahan palsu. Tetapi kalau kita punya Firman pengajaran yang benar dan Roh Kudus, maka tidak bisa disesatkan. Contoh kehidupan yang padanya ada Firman ada Roh Kudus adalah Elia, sehingga sekalipun sebagian besar orang Israel sudah disesatkan dan menghadapi begitu banyak nabi-nabi palsu dia bertahan.

I Raja-raja 18:30,36-39

18:30 Kata Elia kepada seluruh rakyat itu: "Datanglah dekat kepadaku!" Maka mendekatlah seluruh rakyat itu kepadanya. Lalu ia memperbaiki mezbah TUHAN yang telah diruntuhkan itu.

18:36 Kemudian pada waktu mempersembahkan korban petang, tampillah nabi Elia dan berkata: "Ya TUHAN, Allah Abraham, Ishak dan Israel, pada hari ini biarlah diketahui orang, bahwa Engkaulah Allah di tengah-tengah Israel dan bahwa aku ini hamba-Mu dan bahwa atas firman-Mulah aku melakukan segala perkara ini.

18:37 Jawablah aku, ya TUHAN, jawablah aku, supaya bangsa ini mengetahui, bahwa Engkaulah Allah, ya TUHAN, dan Engkaulah yang membuat hati mereka tobat kembali."

18:38 Lalu turunlah api TUHAN menyambar habis korban bakaran, kayu api, batu dan tanah itu, bahkan air yang dalam parit itu habis dijilatnya.

18:39 Ketika seluruh rakyat melihat kejadian itu, sujudlah mereka serta berkata: "TUHAN, Dialah Allah! TUHAN, Dialah Allah!"

 

Elia menghadapi 450 nabi-nabi Baal dan 400 nabi-nabi Asyera, tetapi dia tetap bertahan dalam pengajaran yang benar, dalam penyembahan yang benar. Hampir seluruh Israel sudah menyembah Baal, tetapi Elia tetap bertahan.

I Raja-raja 18:21

18:21 Lalu Elia mendekati seluruh rakyat itu dan berkata: "Berapa lama lagi kamu berlaku timpang dan bercabang hati? Kalau TUHAN itu Allah, ikutilah Dia, dan kalau Baal, ikutilah dia." Tetapi rakyat itu tidak menjawabnya sepatah kata pun.

 

Dulu Israel timpang, bercabang hati, sehingga mereka menyembah baal. Untuk kita, kalau mulai mengganggap rendah Firman pengajaran, mulai dari gembala mulai tidak ada pergumulan mencari Firman, maka satu saat akan bimbang. Dan kalau sudah bimbang pasti pilih yang salah. Mulai dari menganggap semua ajaran sama saja! Itu rohnya Moab, ibadahnya tidak berhasil, ibadahnya gagal karena menganggap semua sama saja.

 

Akibatnya mezbahnya runtuh. Elia memperbaiki mezbah, berarti sebelumnya mezbahnya sudah runtuh. Kalau sudah bimbang terhadap pengajaran yang benar, mezbahnya runtuh, artinya penyembahannya rusak. Penyembahannya salah sasaran, bukan kepada Yesus tetapi kepada antikristus. Baal artinya suami, ini suami yang palsu itulah antikristus. Baal juga artinya raja, raja yang palsu itulah antikritus. Antikristus tampil dan mau menyamakan dirinya dengan Tuhan Raja di atas segala raja. Banyak gereja tanpa disadari bukan menyembah Yesus Raja segala raja tetapi menyembah antikristus.

 

Hargai setiap pemberitaan Firman pengajaran yang benar, maka Roh Kudus ada kepada kita, sehingga penyembahan kita kepada Yesus Raja segala  raja dengan kata haleluya. Sekarang orang dalam pengajaran sendiri mulai menghilangkan kata haleluya, tidak mau lagi menyembah dengan kata haleluya. Sampai kalau ada jemaat menyembah dengan kata haleluya, itu sudah dianggap suatu dosa dan datang pengakuan lalu minta didoakan kepada gembala. Karena katanya haleluya itu untuk penyembahan di Sorga, di bumi tidak pakai haleluya. Padahal jelas dalam Wahyu pasal 19, di bumi menyembah dengan kata haleluya, apalagi di Sorga. Jadi penyembahan di bumi, pantulan dari penyembahan di Sorga.

Wahyu 19:1,3-4,6-7

19:1 Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya! Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah kita,

19:3 Dan untuk kedua kalinya mereka berkata: "Haleluya! Ya, asapnya naik sampai selama-lamanya."

19:4 Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin, Haleluya."

19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

 

Kenapa kata haleluya? Kata haleluya adalah kata yang pelafalannya sama dalam bahasa apapun. Kenapa harus sama? Dulu manusia diciptakan satu bahasa, satu logatnya, nanti dalam Kejadian pasal 11 di Babel baru terpecah belah. Sekarang Tuhan mau menjadikan kita satu tubuh Kristus. Kalau satu tubuh, satu kepala maka harus satu bahasa yaitu bahasa penyembahan dengan kata haleluya.

 

Jangan malu buka suara, bilang haleluya, supaya kita betul-betul dipersiapkan menjadi Mempelai Wanita Tuhan. Dikatakan pengantinnya telah siap sedia. Siap sedianya kita itu lewat penyembahan. Gereja yang tertinggal ada Firman, ada Roh Kudus, ada kesaksian, tetapi tidak ada penyembahan. Makanya penyembahan ini yang mau dirampas oleh setan. Rasul Yohanes sampai 2 kali salah menyembah, yang dia sembah adalah malaikat. Ini yang mau dihancurkan oleh setan.

 

Sebab itu mari kita bertahan pada pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus, untuk naikan doa penyembahan yang benar kepada Yesus Raja segala raja.

 

Tanda-tanda menyembah antikristus:

1.      Wahyu 13:16-18

13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,

13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

13:18 Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

 

Tanda menyembah antikristus, terikat akan uang atau cinta akan uang sehingga tidak bisa mengasihi Tuhan, tidak bisa mencintai Tuhan. Karena cintanya kepada uang sehingga perkara rohani mudah sekali dia tukar dengan perkara jasmani, yang penting dapat yang jasmani.

 

2.      Dicap 666. 6 itu angka daging, jadi artinya tubuhnya daging, jiwanya daging, rohnya daging =  ikut Tuhan bahkan melayani Tuhan tetapi tidak pernah berubah, tetap manusia daging. Tubuh, jiwa dan rohnya tetap daging.

II Timotius 3:1-5

3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.

3:2 Manusia akan 1mencintai dirinya sendiri dan menjadi 2hamba uang. Mereka akan 3membual dan 4menyombongkan diri, mereka akan menjadi 5pemfitnah, mereka akan 6berontak terhadap orang tua dan 7tidak tahu berterima kasih, 8tidak mempedulikan agama,

3:3 9tidak tahu mengasihi, 10tidak mau berdamai, 11suka menjelekkan orang, 12tidak dapat mengekang diri, 13garang, 14tidak suka yang baik,

3:4 15suka mengkhianat, 16tidak berpikir panjang, 17berlagak tahu, 18lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah.

3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

 

Beribadah tetapi tanpa pengajaran. Pengajarannya sudah lain maka penyembahannya juga sudah lain yaitu kepada antikristus sehingga tidak berubah, tidak mengalami keubahan hidup.

 

Salah satu tanda manusia daging:

Wahyu 13:5-6

13:5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.

13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

 

Tanda manusia daging mulutnya tidak suci! Suka berdusta.

Efesus 4:23-25

4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,

4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

 

Mulut yang tidak suci suka berdusta. Selama masih berdusta belum berubah, tetap manusia daging yang dicap 666 oleh antikristus. Penyembahannya bukan kepada Yesus tetapi kepada antikristus. Mulai dari kami hamba Tuhan, jangan menjadi pendusta ulung! Gembala ini paling pandai dalam bersandiwara, memanipulasi orang. Dia pakai ayat-ayat begini dan begitu, sehingga jemaat juga tertipu, oh iya betul juga yah. Padahal cuma comot sana sini untuk membenarkan diri.

 

Doakan saya gembala jangan tampil di sini dengan mulut antikristus! Kasihan berapa jemaat yang ada dibawa untuk menyembah antikristus semuanya. Kalau sudah berdusta nanti bergosip, memfitnah sampai puncaknya menghujat. Menghujat ini yang benar disalahkan dan ditindas, diperlakukan sewenang-wenang. Yang salah dibilang benar, diagung-agungkan, dipuja puji.

 

Kita periksa selama ini kita menyembah siapa? Yesus atau antikristus. Pengajaran sudah benar, penyembahan harus benar kepada Yesus Raja segala raja. Kalau masih ada dusta, ayo diperbaiki supaya penyembahan kita kepada Yesus Raja segala raja.

 

Antikristus itu pandai menipu dan tipuannya berhasil. Jadi kalau suka dusta, itu antikristus!

Daniel 8:23,25

8:23 Dan pada akhir kerajaan mereka, apabila orang-orang fasik telah penuh kejahatannya, maka akan muncul seorang raja dengan muka yang garang dan yang pandai menipu.

8:25 Dan oleh karena akalnya, penipuan yang dilakukannya akan berhasil; ia akan membesarkan dirinya dalam hatinya, dan dengan tak disangka-sangka banyak orang akan dibinasakannya; juga ia akan bangkit melawan Raja segala raja. Tetapi tanpa perbuatan tangan manusia, ia akan dihancurkan.

 

Pintar sekali pakai akalnya mau begini mau begitu, pura-pura jadi korban padahal dia pelaku! Sepertinya orang paling menderita, butuh pertolongan, padahal sebenarnya tidaklah demikian. Kalau ada dusta, sampai Tuhan datang dia tidak berubah.

 

Tanda menyembah Yesus Raja segala raja:

1.      Mengasihi Tuhan lebih dari segala sesuatu. Bahkan saat diperhadapkan dengan sengsara, bahkan dukacita, tetap mengasihi Tuhan, tetap tersungkur menyembah Tuhan. Contohnya Maria, diperhadapkan dengan Lazarus yang mati, dia tersungkur di kaki Yesus. Dia mengasihi Yesus dan dikasihi oleh Yesus.

2.      Disucikan dan diubahkan mulai dari membuang dusta! Tidak ada lagi dusta, perkataannya benar.

 

Kalau menyembah Yesus Raja segala raja ada hasilnya. Biarlah ini yang mewarnai setiap langkah hidup kita.

1.      Yesaya 43:15-16

43:15 Akulah TUHAN, Yang Mahakudus, Allahmu, Rajamu, yang menciptakan Israel."

43:16 Beginilah firman TUHAN, yang telah membuat jalan melalui laut dan melalui air yang hebat,

 

Yesus Raja segala raja dengan kuasa penciptaanNya membuka jalan keluar dari segala masalah bahkan sampai yang mustahil sekalipun. Orang Israel menghadapi laut Teberau, kiri kanan tidak ada jalan, di belakang Firaun mengejar dengan tentaranya. Tetapi dengan kuasa penciptaan Raja segala raja, ada jalan di tengah-tengah laut. Banyak pengalaman kami ketika sudah mengalami jalan buntu, tinggal menyembah, Yesus, haleluya dan Tuhan buka jalan. Kalau sudah mau ikut KKR ibadah persekutuan tinggal menyembah. Tuhan selalu ciptakan jalan baru, jalan keluar dari segala masalah, sampai yang mustahil sekalipun. Bahkan jalan ke masa depan yang indah.

 

2.      Zakharia 14:17

14:17 Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan.

 

Positifnya kalau menyembah Raja maka Yesus Raja segala raja mencurahkan hujan kemurahan yaitu hujan berkat pemeliharaan dan perlindungan. Tidak usah kita takut, kalau dekat dengan Raja, kita dapat berkat perlindungan dan pemeliharaan.

 

3.      Efesus 5:25-27

5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

5:26 untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,

5:27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

 

Yesus Raja segala raja Mempelai Pria Sorga menyempurnakan kita sampai kita menjadi mempelai wanitaNya. Ketika Yesus datang kita bisa menyambutNya. Yang sudah mendahului meninggal di dalam Tuhan akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan. Kita yang hidup diubahkan dalam tubuh kemuliaan dan keduanya diangkat menyongsong Yesus di angkasa.

I Tesalonika 4:16-17

4:16 Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;

4:17 sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.

 

Biar kita kuat dalam menanti kedatangan Yesus, tidak tertinggal, tetap menyembah Yesus Sang Raja, Mempelai Pria Sorga.

 

GPT “Kristus Penebus”

Jl. Langgadopi No.4 Tentena

Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663

HP: 081334496911

Email: imamat_raja@yahoo.com

www.gptkp.blogspot.com

Tuhan Memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar