Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
Keluaran
7:17-25
7:17
Sebab itu beginilah firman TUHAN: Dari hal yang berikut akan kauketahui, bahwa
Akulah TUHAN. Lihat, dengan tongkat yang di tanganku ini akan kupukul air yang
di sungai Nil dan air itu akan berubah menjadi darah,
7:18 dan
ikan yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk;
maka orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."
7:19
TUHAN berfirman kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ambillah tongkatmu,
ulurkanlah tanganmu ke atas segala air orang Mesir, ke atas sungai, selokan,
kolam dan ke atas segala kumpulan air yang ada pada mereka, supaya semuanya
menjadi darah, dan akan ada darah di seluruh tanah Mesir, bahkan dalam wadah
kayu dan wadah batu."
7:20
Demikianlah Musa dan Harun berbuat seperti yang difirmankan TUHAN; diangkatnya
tongkat itu dan dipukulkannya kepada air yang di sungai Nil, di depan mata
Firaun dan pegawai-pegawainya, maka seluruh air yang di sungai Nil berubah
menjadi darah;
7:21
matilah ikan di sungai Nil, sehingga sungai Nil itu berbau busuk dan orang
Mesir tidak dapat meminum air dari sungai Nil; dan di seluruh tanah Mesir ada
darah.
7:22
Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera
mereka, sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan mereka
keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN.
7:23
Firaun berpaling, lalu masuk ke istananya dan tidak mau memperhatikan hal itu
juga.
7:24
Tetapi semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk
diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.
25
Demikianlah genap tujuh hari berlalu setelah TUHAN menulahi sungai Nil.
Ini adalah tulah pertama akibat kekerasan hati Firaun
menolak membiarkan bangsa Israel pergi beribadah. Bagi kita juga, kalau kita
tidak mau beribadah melayani Tuhan, maka Tuhan akan menjatuhkan hukuman kepada
kita.
Air menjadi darah sehingga tidak bisa diminum. Ini menunjuk
ketidakpuasan, kekeringan rohani bahkan sengsara lahir batin. Siapa yang
mengalaminya? Yang menjadi darah adalah:
1.Air di sungai, selokan dan kolam. Air
itu menunjuk bangsa-bangsa atau orang banyak.
Wahyu 17:1-2
17:1 Lalu datanglah seorang dari
ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku:
"Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar,
yang duduk di tempat yang banyak airnya.
17:2 Dengan dia raja-raja di bumi
telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur
percabulannya."
Jadi air di sungai, selokan dan kolam menunjuk orang Kristen
secara umum yang tidak mau tergembala, mau bebas. Ini yang akan mengalami
ketidakpuasan, kekeringan lahir dan batin.
2.Air pada wadah kayu. Kayu menunjuk
daging. Ketika Yesus dibawa untuk disalibkan, para perempuan di Yerusalem
menangisinya. Lalu Yesus berkata kalau mereka melakukan ini pada kayu yang
hidup, apalagi pada kayu yang mati. Jadi kayu bicara daging. Air pada wadah
kayu menunjuk orang Kristen yang menuruti hawa nafsu dagingnya. Ini yang akan
mengalami ketidakpuasan, kekeringan. Sekalipun kaya secara jasmani tetapi tidak
mengalami kepuasan. Berapa banyak orang kaya tidak puas sehingga melakukan
korupsi, melakukan hal-hal yang melanggar hukum.
3.Air pada wadah batu. Menunjuk orang
Kristen yang keras hati.
Jadi kalau tidak mau tergembala, hidup menuruti hawa nafsu
daging dan keras hati, maka itu adalah orang yang menolak pekerjaan Roh Kudus.
Akibatnya:
1.Keluaran 7:18,21
7:18 dan ikan
yang dalam sungai Nil akan mati, sehingga sungai Nil akan berbau busuk; maka
orang Mesir akan segan meminum air dari sungai Nil ini."
7:21 matilah ikan di sungai Nil,
sehingga sungai Nil itu berbau busuk dan orang Mesir tidak dapat meminum air
dari sungai Nil; dan di seluruh tanah Mesir ada darah.
Kehidupan itu berbau busuk bagi sesama, perkataan dan
perbuatannya hanya menjadi beban, menjadi sandungan bagi orang lain. Contohnya
orang kaya tetapi arogan, akibatnya menjadi sandungan bagi orang lain. Sama
dengan tidak berguna bagi Tubuh Kristus, malah merusak Tubuh Kristus. Ingat
waktu Yesus bangkit, Yesus minta makan dan diberikan ikan goreng, bukan ikan
busuk. Dimakan Yesus berarti masuk dalam kegerakan Tubuh Kristus. Ini ikannya
mati berbau busuk, berarti tidak berguna bagi pembangunan Tubuh Kristus,
terbuang, tidak dipakai.
2.Keluaran 7:24
7:24 Tetapi
semua orang Mesir menggali-gali di sekitar sungai Nil mencari air untuk
diminum, sebab mereka tidak dapat meminum air sungai Nil.
Artinya kalau tidak puas, kering rohani, hanya menimbulkan
kekacauan. Kalau sekarang gali lubang, tutup lubang, menunjuk utang sana sini.
Akhirnya bingung untuk mengatasi semuanya.
3.Keluaran 7:22
7:22
Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera
mereka, sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan mereka
keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN.
Para ahli
sihir Mesir membuat air menjadi darah dengan ilmu mantera mereka. Ahli sihir di
sini menunjuk nabi palsu. Jadi akibat ketiga mudah disesatkan oleh guru palsu
dan nabi-nabi palsu. Karena tidak puas, kering rohaninya, begitu ada ajaran
lain yang menyenangkan daging, langsung diterima. Mudah sekali disesatkan.
4.Keluaran 7:22
7:22
Tetapi para ahli Mesir membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu mantera
mereka, sehingga hati Firaun berkeras dan ia tidak mau mendengarkan
mereka keduanya seperti yang telah difirmankan TUHAN.
Tetap berkeras hati sehingga mendatangkan tulah-tulah yang
lain, sampai akhirnya Firaun mati. Masalah tidak pernah selesai sampai binasa!
Yang Tuhan rindukan air menjadi air
anggur. Seharusnya itu yang kita alami, bukan air menjadi darah. Artinya kita
harus mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani yang
menjadi berkat bagi sesama, yang menyenangkan, memuaskan hati Tuhan. Air
menjadi air anggur, bisa dikecap, bisa diminum.
Kita datang doa puasa sepanjang hari
ini, daging ini harus dimatikan supaya mengalami keubahan hidup. Sudah mau
berakhir tahun 2025 jangan sampai kita air menjadi darah. Periksa hidup kita
sepanjang tahun, apa yang terjadi dalam hidup kita, air menjadi darah atau air
menjadi air anggur. Biarlah lewat doa puasa kita merobek daging kita sehingga kita
bisa masuk pesta nikah Anak Domba Allah.
Proses mengalami keubahan hidup sehingga sama mulia dengan
Yesus, masuk pesta nikah Anak Domba Allah, air menjadi air anggur.
1.Yohanes 2:1-10
2:1 Pada hari ketiga ada perkawinan
di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
2:2 Yesus dan murid-murid-Nya
diundang juga ke perkawinan itu.
2:3 Ketika mereka kekurangan anggur,
ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
2:4 Kata Yesus kepadanya: "Mau
apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
2:5 Tetapi ibu Yesus berkata kepada
pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
2:6 Di situ ada enam tempayan yang
disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua
tiga buyung.
2:7 Yesus berkata kepada
pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air."
Dan mereka pun mengisinya sampai penuh.
2:8 Lalu kata Yesus kepada mereka:
"Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu mereka
pun membawanya.
2:9 Setelah pemimpin pesta itu
mengecap air, yang telah menjadi anggur itu — dan ia tidak tahu dari mana
datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya — ia
memanggil mempelai laki-laki,
2:10 dan berkata kepadanya:
"Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas
minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik
sampai sekarang."
Prosesnya air harus dimasukan ke dalam 6 tempayan. Air menunjuk
bangsa-bangsa, orang banyak. Harus dimasukan dalam 6 tempayan, artinya harus
dibendung dagingnya di dalam penggembalaan. Kalau mau mengalami keubahan hidup,
harus masuk dalam penggembalaan, bendung daging. Batasi gerak daging
kita, jangan ikuti keinginan daging yang mau bebas, mau liar!
Dari sekian banyak air, yang ditampung hanya 6 tempayan,
tidak banyak. Artinya kalau kita bisa tergembala, tekun 3 macam ibadah pokok,
itu adalah kemurahan Tuhan, itu adalah pilihan Tuhan! Kita adalah orangnya Tuhan,
orang yang ditentukan oleh Tuhan! Sebab tidak semua orang mau masuk dalam
penggembalaan, tekun dalam 3 macam ibadah pokok.
Memang dalam penggembalaan daging kita dibendung, tidak bisa
bergerak bebas, tidak boleh berbuat ini dan itu yang mengarah kepada dosa!
Sebagai gembalapun gerakan dibatasi, tidak bisa bergerak bebas lagi.
Wahyu 17:1
17:1 Lalu datanglah seorang dari
ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku:
"Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar,
yang duduk di tempat yang banyak airnya.
Kalau daging kita bebas dan liar maka kehidupan kita akan
dikuasai oleh roh jahat dan roh najis sehingga mengarah pada pembangunan Babel,
gereja palsu, mempelai wanita setan.
2.6 tempayan. Angka 6 bicara manusia
daging, manusia diciptakan pada hari keenam. Hidup kita manusia daging harus
diisi dengan air Firman pengajaran yang benar, Roh Kudus dan kasih Tuhan di
dalam penggembalaan. Kalau ada isi kita punya kekuatan menghadapi segala macam
tekanan hidup, tantangan, godaan dan lain-lain.
II Korintus 4:7-10
4:7 Tetapi harta ini kami punyai
dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu
berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
4:8 Dalam segala hal kami ditindas,
namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;
4:9 kami dianiaya, namun tidak
ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.
4:10 Kami senantiasa membawa
kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata
di dalam tubuh kami.
Banyak tekanan dan himpitan kita alami di dunia ini. Tekanan
hidup, pergumulan, belum lagi godaan-godaan dosa, penderitaan, sengsara dari
sesama yang diperalat oleh setan. Kita bejana tanah liat tidak mampu, harus
diisi dengan Firman Tuhan. Kalau bejana itu mau diisi tentu bejananya
dibersihkan dulu supaya air yang diisi di situ bisa tetap dipakai. Jadi kalau
kita diisi dengan Firman, Roh Kudus dan kasih Tuhan, kita pasti dibersihkan,disucikan oleh Tuhan dari segala kekotoran. Kalau sudah
bersih kita dipakai oleh Tuhan dalam pelayanan pendamaian, bisa memberitakan berita
pendamaian.
II Korintus 5:18-21
5:18 Dan semuanya ini dari Allah,
yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang
telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia
dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka.
Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
5:20 Jadi kami ini adalah
utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan
kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan
dengan Allah.
5:21 Dia yang tidak mengenal dosa
telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan
oleh Allah.
Kita dipakai dalam pelayanan pendamaian, memberitakan berita
pendamaian, dipakai dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus. Orang yang suci
diperlengkapi jabatan pelayanan untuk melayani Tuhan.
Keluaran 29:1
29:1 "Inilah yang harus
kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang
jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba
jantan yang tidak bercela,
Efesus 4:12
4:12 untuk memperlengkapi
orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
Firman pengajaran adalah makanan rohani, jabatan pelayanan
itu pakaian rohani.
I Timotius 6:8
6:8 Asal ada makanan dan pakaian,
cukuplah.
Cukup artinya kita mengalami kepuasan rohani. Ada Firman kita
disucikan dan dibersihkan, ada pakaian pelayanan, maka kita mengalami kepuasan
rohani. Kalau puas rohani kita pasti Tuhan pelihara. Kami hamba Tuhan menjadi
kesaksian bagi jemaat, ada Firman, ada pakaian pelayanan, tidak bekerja lagi di
dunia, tidak ada gaji, tidak ada sponsor maka Tuhan cukupkan semuanya, ada
kepuasan rohani. Banyak kebutuhan kita, kalau kita korbankan makanan Firman,
korbankan pelayanan untuk mengejar dan memenuhi kebutuhan hidup, tidak akan
pernah cukup, tidak akan pernah puas.
Misalkan gajinya 500.000, ah tidak cukup ini, dia kejar
menjadi 1.000.000. mulai cari pekerjaan sampingan, dapat 2 juta, 3 juta, 5 juta
tetapi selalu tidak pernah cukup karena mengorbankan pelayanan. Jangan buang
pengajaran, jangan buang pakaian pelayanan, pegang teguh.
3.Kalau sudah disucikan, sudah
dipakai, pasti ada keubahan hidup. Cedoklah, artinya terjadi keubahan hidup
mulai dari lidah, dari perkataan. Perkataan kita diubahkan, disucikan oleh
Tuhan.
Istilah cedok berarti diambil sedikit. Sudah dalam penggembalaanpun
masih terjadi pemisahan. Ada yang berubah, ada yang tetap manusia daging.
Seringkali karena melihat ada yang tidak berubah akibatnya pengajaran atau
penggembalaan yang dihina. Jangan! Itu hanya oknum yang tidak berubah. Kalau
begitu Yudas bersama-sama Yesus, dia tidak berubah, apakah mau menghina
penggembalaan Yesus? Jangan!
Ini tahun pemisahan. Orang yang diubahkan terus mengalami
keubahan hidup, yang mempertahankan daging semakin jahat, semakin najis.
Terjadi pemisahan, sampai pemisahan yang tegas, 1 terangkat, 1 tertinggal,
nikah terpisah! Yang mengilang, sementara bekerja, 1 terangkat, 1 terhilang. Di
ladang sama-sama melayani, 1 terangkat, 1 tertinggal.
Doa saya selalu supaya saya bersama anak isteri, mama
bersama kakak-kakak saya, jemaat dan keluarga daging, tidak ada yang tertinggal
binasa, biar kita terpisah dari hidup lama, bukan terpisah
dari Tubuh Kristus.
Kalau mulut sudah dibaharui, mulut sudah diubahkan maka
terjadi keubahan hidup yang lain.
Efesus 4:24-25
4:24 dan mengenakan manusia baru,
yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan
yang sesungguhnya.
4:25 Karena itu buanglah dusta dan
berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.
Yang dibaharui berikutnya adalah:
a)Tabiat kuatir diubahkan menjadi
menyerah sepenuh kepada Tuhan.
Yohanes 2:3
2:3 Ketika
mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan
anggur."
Waktu kekurangan anggur, Maria
datang kepada Yesus ‘mereka kehabisan’. Kurang tetapi bilang habis, ini
kekuatiran. Sebenarnya masih ada tetapi dibilang sudah tidak ada, itu karena
kuatir. Apalagi kalau gembala seperti itu, kuatir, padahal sudah ada berkatnya.
Kuatir diubah menjadi menyerah sepenuh kepada Tuhan. Orang tergembala adalah
orang yang menyerah sepenuh kepada Tuhan.
I Petrus 5:7
5:7
Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
Serahkan semua, biar kita tergembala
dengan benar dan baik. Tidak pusing perkara yang jasmani, tetapi yang kita
pikirkan utama rohani kita harus terbangun.
b)Tabiat tidak taat diubahkan menjadi
taat. Kita belajar dari pelayan-pelayan pesta, bayangkan ada 6 tempayan untuk
tempat cuci kaki. Itu diisi air lalu Yesus suruh cedok bawa kepada pemimpin
pesta. Kalau pemimpinnya tanya ‘dari mana ini air” dari air cuci kaki mau
disuruh minum, bisa kena marah. Tabiat tidak taat diubahkan menjadi tabiat taat
apapun resikonya. Kadang Firman itu tidak cocok bagi logika. Ini air cuci kaki,
harus diminum. Disitulah kita diuji ketaatannya, mau taat pada Firman atau
tidak. Biarlah kita mau taat dengar-dengaran pada Firman maka mujizat terjadi.
Kalau taat mujizat terjadi, air menjadi air anggur.
Dari mulut diubahkan, kemudian tabiat diubahkan, maka
seluruh hidup pasti diubahkan oleh Tuhan. Mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani
pasti terjadi. Air menjadi air anggur, itu sesuatu yang mustahil. Ketaatan kita
pada Firman menghapus kemustahilan! Mungkin pagi ini kita menghadapi masalah,
menghadapi sesuatu yang sudah mustahil. Masalah terberat adalah masalah nikah. Kalau
ada ketatan pada Firman mujizat pasti terjadi, Tuhan sanggup menghapus
kemustahilan, tidak ada yang mustahil bagi Tuhan.
Yohanes
2:10
2:10 dan berkata kepadanya:
"Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas
minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik
sampai sekarang."
Hidup kita menjadi baik, bahkan menjadi semakin baik mulai
dari nikah. Nikah pada umumnya pada awal baik, lama-lama kurang baik. Isteri
waktu pertama menikah masih bagus bentuknya,begitu sudah punya anak 1 2, sudah
seperti burasa diikat, tidak punya bentuk. Mulai lirik yang lain, padahal dia
sendiri sama, sudah seperti biapong! Itulah laki-laki makhluk visual.
Nikah manusia begitu, awalnya baik, lama-lama kurang baik.
Tetapi kalau kita tergembala, taat pada Firman, baik, tambah baik, tambah manis,
tambah indah. Sampai puncak keindahan kita masuk pesta nikah Anak Domba Allah,
Yesus datang kita bisa menyambut Dia di awan-awan yang permai.
Salam damai sejahtera di dalam Kasih
Tuhan Yesus Kristus.
Kisah Para Rasul 1:6-11
1:6 Maka bertanyalah mereka yang berkumpul di situ:
"Tuhan, maukah Engkau pada masa ini memulihkan kerajaan bagi Israel?"
1:7 Jawab-Nya: "Engkau tidak perlu mengetahui
masa dan waktu, yang ditetapkan Bapa sendiri menurut kuasa-Nya.
1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus
turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh
Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."
1:9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan
oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.
1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia
naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,
1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang
Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat
ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti
kamu melihat Dia naik ke sorga."
Yesus naik ke sorga dengan 2 janji besar:
1.Janji
pencurahan Roh Kudus. Jadi kita tidak ditinggalkan sendirian, ada Roh Kudus
dicurahkan kepada kita.
2.Janji
Yesus akan datang kembali di dalam kemuliaan.
Kita bahas janji yang pertama, janji
pencurahan Roh Kudus. Mengapa kita membutuhkan Roh Kudus?
Markus 13:9-13
13:9 Tetapi kamu ini, hati-hatilah! Kamu akan
diserahkan kepada majelis agama dan kamu akan dipukul di rumah ibadat dan kamu
akan dihadapkan ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja karena Aku, sebagai
kesaksian bagi mereka.
13:10 Tetapi Injil harus diberitakan dahulu kepada
semua bangsa.
13:11 Dan jika kamu digiring dan diserahkan, janganlah
kamu kuatir akan apa yang harus kamu katakan, tetapi katakanlah apa yang
dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga, sebab bukan kamu yang berkata-kata,
melainkan Roh Kudus.
13:12 Seorang saudara akan menyerahkan saudaranya
untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah terhadap anaknya. Dan anak-anak akan
memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.
13:13 Kamu akan dibenci semua orang oleh karena
nama-Ku. Tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya ia akan
selamat."
Di catat di sini bahwa di akhir zaman gereja
Tuhan akan menghadapi pencobaan, aniaya yang semakin hebat. Sampai nanti
memuncak sampai pada zaman antikristus. Kalau kita tidak mengalami pencurahan
Roh Kudus, tidak akan bisa bertahan. Dengan adanya pencobaan dan aniaya ini banyak
orang Kristen yang akan murtad.
Matius 24:9-10
24:9 Pada waktu itu kamu akan diserahkan supaya
disiksa, dan kamu akan dibunuh dan akan dibenci semua bangsa oleh karena
nama-Ku,
24:10 dan banyak orang akan murtad dan mereka
akan saling menyerahkan dan saling membenci.
Banyak orang Kristen murtad meninggalkan
Yesus, meninggalkan ajaran yang sehat. Itu sebab Tuhan mencurahkan Roh Kudus
supaya memampukan kita dalam 2 hal:
1.Roh
Kudus memampukan kita untuk bertahan. Bertahan dalam iman, bertahan dalam
penyucian, bertahan menanti kedatangan Yesus kedua kali.
2.Memampukan
kita untuk bersaksi.
Kehidupan yang merindu akan Roh Kudus akan
menerima pencurahan Roh Kudus sehingga kita bisa bertahan dan bersaksi. Kita
akan membahas Roh Kudus memampukan kita untuk bersaksi. Dengan adanya media
sosial, banyak yang dipakai Tuhan untuk bersaksi. Kita gunakan juga media
sosial untuk bersaksi, sekalipun kita menghadapi begitu banyak tantangan,
kebencian dari dunia sampai kebencian tanpa alasan. Kita manfaatkan fasilitas
dan teknologi yang Tuhan berikan untuk bersaksi. Biarlah jiwa-jiwa bisa
mendengar dan menerima Firman pengajaran yang benar.
Yohanes 15:25-27
15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab
Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa
datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang
Aku.
15:27 Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari
semula bersama-sama dengan Aku."
Menghadapi kebencian kalau hanya bertahan
terus bisa kebobolan, sebab itu harus bersaksi, ada serangan balik.
Mengapa harus bersaksi?
Yohanes 16:1-2
16:1 "Semuanya ini Kukatakan kepadamu, supaya
kamu jangan kecewa dan menolak Aku.
16:2 Kamu akan dikucilkan, bahkan akan datang saatnya
bahwa setiap orang yang membunuh kamu akan menyangka bahwa ia berbuat bakti
bagi Allah.
Supaya kita tidak kecewa dan menolak Yesus.
Sebab itu harus ada kesaksian. Kita dipanggil untuk bersaksi.
I Petrus 2:9
2:9 Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang
rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu
memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu
keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
Bersaksi itu memancarkan terang. Jangan
pasif, harus bersinar memancarkan terang, bersaksi. Sekalipun beresiko,
kebencian itu kian hebat, tetapi kita harus tetap bersaksi!
Ada 2 macam saksi:
1.Saksi
palsu. Waktu Yesus diperhadapkan di Mahkamah Agama, di depan Imam Besar
Kayafas, ada 2 saksi palsu diajukan di situ.
Matius 26:59-61
26:59
Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian palsu terhadap
Yesus, supaya Ia dapat dihukum mati,
26:60
tetapi mereka tidak memperolehnya, walaupun tampil banyak saksi dusta. Tetapi
akhirnya tampillah dua orang,
26:61
yang mengatakan: "Orang ini berkata: Aku dapat merubuhkan Bait Allah dan
membangunnya kembali dalam tiga hari."
Kesaksian mereka membuat emosi orang yang mendengar. Siapa saksi palsu?
Orang yang mempertahankan Bait Allah secara jasmani! Apa artinya?
a)Orang
yang tidak mau mengalami keubahan hidup, tidak mau mengalami perombakan hidup
lama. Dia tetap pertahankan manusia daging dengan segala hawa nafsu dan
keinginannya. Itu saksi palsu, sudah ikut Yesus, sudah melayani, tetapi tetap
mempertahankan hawa nafsu daging dan keinginannya. Kita periksa, sudah melayani
sekian tahun, saya menjadi hamba Tuhan, saya jemaat Tuhan, saya ini saksi benar
atau palsu? Kalau masih mempertahankan hidup lama, manusia daging yang berdosa,
kita adalah saksi palsu. Jangan terjadi dalam kehidupan kita.
b)Dikuasai
oleh roh antikristus. Kita lihat Bait Allah yang dipertahankan oleh 2 saksi
palsu ini.
Yohanes 2:13-16,19-21
2:13 Ketika hari raya Paskah orang Yahudi
sudah dekat, Yesus berangkat ke Yerusalem.
2:14 Dalam Bait Suci didapati-Nya
pedagang-pedagang lembu, kambing domba dan merpati, dan penukar-penukar uang
duduk di situ.
2:15 Ia membuat cambuk dari tali lalu mengusir
mereka semua dari Bait Suci dengan semua kambing domba dan lembu mereka; uang
penukar-penukar dihamburkan-Nya ke tanah dan meja-meja mereka dibalikkan-Nya.
2:16 Kepada pedagang-pedagang merpati Ia
berkata: "Ambil semuanya ini dari sini, jangan kamu membuat rumah Bapa-Ku
menjadi tempat berjualan."
2:19 Jawab Yesus kepada mereka: "Rombak
Bait Allah ini, dan dalam tiga hari Aku akan mendirikannya kembali."
2:20 Lalu kata orang Yahudi kepada-Nya:
"Empat puluh enam tahun orang mendirikan Bait Allah ini dan Engkau dapat
membangunnya dalam tiga hari?"
2:21 Tetapi yang dimaksudkan-Nya dengan Bait
Allah ialah tubuh-Nya sendiri.
Bait Allah yang sudah ada roh jual
beli harus dirombak!
II Tesalonika 2:3-4
2:3 Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan
orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah
datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus
binasa,
2:4 yaitu lawan yang meninggikan diri di atas
segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di
Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
Antikristus itu duduk di Bait Allah,
dia menguasai Bait Allah. Bait Allah itu adalah kehidupan kita.
I Korintus 3:16
3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah
bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
Jadi orang yang mempertahankan Bait
Allah secara jasmani adalah kehidupan yang dikuasai roh antikristus. Apa itu
roh antikristus?
1)Roh
kesombongan. Membanggakan perkara-perkara yang jasmani dalam ibadah sehingga
Firman diabaikan. Sekarang yang digembar-gemborkan gedung gerejanya, kalau KKR
saldonya, berapa yang datang. Kalau hamba Tuhan pulang KKR bertanya dapat
berapa. Hanya itu yang dibangga-banggakan, yang jasmani, tetapi Firman
diabaikan.
Kalau kita diberkati yang jasmani, secara jasmani mendapat yang wah itu
untuk kemuliaan Tuhan saja, bukan untuk kita sombongkan, bangga-banggakan. Kalau
kita bisa melayani, tidak usah dibanggakan. Kalau dipercaya melayani, puji
Tuhan! Media sosial seharusnya untuk bersaksi, tetapi ini malah dipakai untuk
membangga-banggakan sesuatu. Kalau kita dapat berkat, semua hanya untuk
memuliakan Tuhan, semua hanya kemurahan Tuhan. Kalau ada kesombongan itu
berarti antikristus sudah duduk di Bait Allah!
2)Roh
jual beli, sehingga beribadah melayani tanpa tahbisan yang benar. Tetapi ibadah
pelayanannya dengan sistem pasar. Apa itu sistem pasar?
ØHanya untuk mencari keuntungan yang
jasmani.
ØPasar itu tempat orang mencari barang
yang murah. Artinya pelayanan menjadi murahan, semua boleh melayani sekalipun
tidak bertobat. Mau dia masih merokok, narkoba asalkan bisa main musik silahkan
melayani. Bahkan agama lain kalau pandai main musik, ayo main musik di gereja. Itu
pelayanan dijadikan murahan padahal pelayanan itu seharga korban Kristus,
jangan dijadikan murahan, seenaknya melayani! Tidak bertobat melayani, mau
datang atau tidak tetap melayani, itulah pasar, tidak ada absen di pasar.
ØPasar itu bebas, mulai dari segi
penampilan, bebas! Mau pakai kaos oblong boleh, pakai baju tidur juga boleh.
Sekarang di gereja juga begitu, sampai yang melayani juga penampilannya sesuka
hati.
ØPasar itu ramai. Artinya ibadahnya
hanya diisi keramaian daging, diisi dengan hiburan-hiburan daging yang bersifat
duniawi. Beda kalau ada Roh Kudus, kita bersukacita memuji Tuhan tetapi
terkontrol, semua berlangsung dengan tertib dan sopan. Sampai musik-musik yang
viral di dunia dibawa masuk dalam gereja. Yang ramai di dunia dibawa masuk
dalam gereja. Tujuannya untuk menarik jiwa dalam gereja. Tetapi jiwa hanya
tertarik dengan hiburan saja, ketika pulang tetap kosong, tidak pernah mendapat
jamahan tangan Tuhan, hanya kebebasan daging.
3)Matius
21:15
21:15
Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat
yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: "Hosana
bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel,
Roh jengkel. Jengkel kepada siapa? Kepada hamba Tuhan yang dipakai
Tuhan. Dari jengkel menjadi pahit hati sampai nanti benci, bahkan benci tanpa
alasan kepada orang yang dipakai Tuhan. Dulu imam-imam kepala benci kepada
Yesus. Apalagi kalau melihat semakin banyak jiwa dipercayakan, tambah jengkel
mereka. Pokoknya biar tidak salah, apapun yang dibuat oleh hamba Tuhan itu,
tetap dibenci. Yang membenci di sini adalah imam-imam kepala, kalau sekarang
pendeta-pendeta yang hebat, yang sudah dipakai, sudah diberkati, itu yang
jengkel, marah, pahit hati.
Inilah roh antikristus jangan ada
pada kita. Akibatnya dicap 666. Secara jasmani memang belum ada ditempel di tangan kanan dan di dahi, tetapi
secara rohani sudah dicap antikristus.
II Timotius 3:1-5
3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir
akan datang masa yang sukar.
3:2 Manusia akan 1mencintai
dirinya sendiri dan menjadi 2hamba uang. Mereka
akan 3membual dan 4menyombongkan
diri, mereka akan menjadi 5pemfitnah, mereka akan 6berontak
terhadap orang tua dan 7tidak tahu berterima kasih,
8tidak mempedulikan agama,
3:3 9tidak tahu mengasihi,
10tidak mau berdamai, 11suka
menjelekkan orang, 12tidak dapat mengekang diri, 13garang,
14tidak suka yang baik,
3:4 15suka mengkhianat,
16tidak berpikir panjang, 17berlagak
tahu, 18lebih menuruti hawa nafsu dari pada
menuruti Allah.
3:5 Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah
mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka
itu!
Kekuatan ibadah itu Firman
pengajaran. Akibatnya tidak pernah dijamah oleh Tuhan, tidak pernah disentuh
hidupnya oleh Tuhan sehingga tidak pernah berubah, tetap mempertahankan tabiat
dosa.
Kalau 18 dipecah menjadi 6 6 6:
6 pertama, tubuhnya dikuasai
antikristus.
6 kedua, jiwanya dikuasai
antikristus.
6 ketiga, rohnya dikuasai
antikristus.
Itu sebabnya dalam kitab Wahyu,
antikristus itu digambarkan seperti beruang. Beruang punya daya cengkeram yang kuat, betul-betul sudah
dicengkeram oleh
antikristus.
Yesaya 14:17
14:17 yang telah membuat dunia seperti padang
gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya
yang terkurung pulang ke rumah?
Tidak diizinkan kembali, betul-betul
sudah dicengkeram
oleh antikristus. Makanya orang kalau sudah dikuasai roh jual beli, roh
kesombongan, roh jengkel, benci tanpa alasan, untuk kembali sudah berat. Kalau
bukan karena kemurahan Tuhan sudah sulit untuk kembali, karena dicengkram roh
antikristus.
Jadi kesaksian palsu adalah kesaksian yang didorong oleh roh
antikristus, kesaksian tanpa keubahan hidup. Sehingga bukannya orang menerima
pengajaran, malah tersandung dan menolak Firman pengajaran yang benar, menolak
Yesus!
2.Saksi
yang benar yaitu kesaksian yang didorong oleh kuasa Roh Kudus.
Yohanes 15:26-27
15:26
Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang
keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
15:27
Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama
dengan Aku."
Kesaksian itu bukan hanya dari kata-kata tetapi lewat keubahan hidup. Kita
harus bersaksi!
Proses menjadi saksi yang benar:
a)Yohanes
15:7
15:7 Jikalau kamu tinggal di dalam Aku dan
firman-Ku tinggal di dalam kamu, mintalah apa saja yang kamu kehendaki, dan
kamu akan menerimanya.
Proses pertama tinggal di dalam
Firman dan Firman tinggal di dalam kita. Bagaimana caranya? Kita harus tergembala dengan benar dan
baik. Seperti carang atau ranting yang melekat pada pokok anggur yang benar.
Tidak bisa kita katakan ‘aduh berat tergembala’. Untuk menjadi saksi yang benar
harus tergembala pada pokok anggur yang benar. Siapa pokok anggur? Yesus. Siapa
Yesus? Firman pengajaran yang benar. Jadi tergembala itu bukan pada organisasi
atau pada manusia.
Kita manusia daging hanya seperti
ranting atau carang, kalau tidak melekat pada pokok anggur, bisa kering. Kalau
sudah kering, hanya untuk dibakar. Berarti kalau mau menjadi saksi yang benar,
kita harus punya hubungan yang erat dengan Yesus, yaitu:
1)Hubungan
kesetiaan. Sebagai gembala harus setia dalam penggembalaan, pulang dari KKR
langsung melayani.
Sifat setia ini yang Tuhan inginkan dari kita.
Amsal 19:22
19:22
Sifat yang diinginkan pada seseorang ialah kesetiaannya; lebih baik orang
miskin dari pada seorang pembohong.
Kalau dia setia dalam ibadah pelayanan, dapat diharapkan setia di dalam
nikah. Kaum muda mencari pendamping hidup yang dilihat itu setia di dalam
ibadah. Jangan hanya lihat ganteng, cantik, kaya. Kalau dia tidak setia dalam
ibadah pelayanan pasti tidak setia dalam nikah. Karena nikah dan ibadah itu
berkaitan erat! Hati-hati kalau isteri mulai tidak setia, suami mulai tidak
setia, anak mulai tidak setia, jangan dibiarkan! Bergumul ekstra, hati-hati.
Begitu dia tidak setia dalam ibadah, akan mulai tidak setia dalam nikah. Jangan
menyesal dan menangis kalau dengar suami selingkuh, isteri selingkuh, pacar
ternyata bukan satu-satunya tetapi salah satunya. Itu karena tidak setia dalam
ibadah pelayanan.
Maleakhi 2:13-16
2:13
Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air
mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada
persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu.
2:14
Dan kamu bertanya: "Oleh karena apa?" Oleh sebab TUHAN telah menjadi
saksi antara engkau dan isteri masa mudamu yang kepadanya engkau telah tidak
setia, padahal dialah teman sekutumu dan isteri seperjanjianmu.
2:15
Bukankah Allah yang Esa menjadikan mereka daging dan roh? Dan apakah yang
dikehendaki kesatuan itu? Keturunan ilahi! Jadi jagalah dirimu! Dan janganlah
orang tidak setia terhadap isteri dari masa mudanya.
2:16
Sebab Aku membenci perceraian, firman TUHAN, Allah Israel — juga orang yang
menutupi pakaiannya dengan kekerasan, firman TUHAN semesta alam. Maka jagalah
dirimu dan janganlah berkhianat!
Di dunia ini orang baik banyak, tetapi orang setia langkah. Suami yang
selingkuhpun bisa pura-pura baik, bawa perhiasan untuk isterinya padahal di
luar sudah ada simpanan. Yang baik di dunia ini banyak, yang suka memberi
banyak. Tetapi orang yang setia itu langkah.
Amsal 20:6
20:6
Banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia, siapakah
menemukannya?
Berbahagia kalau mempunyai pasangan yang setia dalam ibadah, dia pasti
setia dalam nikah. Setia itu yang Tuhan cari. Dan itu memang sifat yang
langkah, harus kita pertahankan. Makanya yang iblis incar adalah kesetiaan
kita. Kita sedang bertunangan dengan Yesus, itu yang mau iblis rusak.
II Korintus 11:2-4
11:2
Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah
mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan
suci kepada Kristus.
11:3
Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang
sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan
kelicikannya.
11:4
Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain
dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain
dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu
terima.
Kalau dalam kitab Ulangan, iblis mau merusak kesetiaan = mau
memperkosa. Lewat apa?
ØLewat Yesus yang lain. Apa itu? Yesus
tanpa salib. Wujudnya apa? Ibadah yang dikemas hanya untuk menyenangkan daging.
Mungkin kalau mau dihalangi beribadah tidak bisa, tetapi iblis masuk dalam
ibadah dengan wujud kesenangan-kesenangan daging. Kelihatan setia beribadah
tetapi ibadahnya hanya menyenangkan daging, sebenarnya ibadahnya sudah dirusak
oleh iblis! Lihat saja ibadah akhir zaman ini, dominan hanya menyenangkan
daging. Kalau ibadah penekanannya kesucian, yang mau masuk hanya sedikit.
Sekarang yang sedang trend stand up komedi. Orang senang sekali, tertawa-tertawa,
tetapi tidak merasakan jamahan tangan Tuhan. Ternyata kesetiaannya sudah
dirusak.
ØLewat roh yang lain.
I Yohanes 4:1-3
4:1
Saudara-saudaraku yang kekasih, janganlah percaya akan setiap roh, tetapi
ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi
palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.
4:2
Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus
Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
4:3
dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu
adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang
dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
Roh yang lain itu roh antikristus, roh yang tidak mengaku bahwa Yesus
telah datang sebagai manusia untuk mati di kayu salib, menyelamatkan manusia
dari dosa.
Jadi wujud dari antikristus adalah tidak mau mengaku dosa! Ini cara
setan merusak kesetiaan. Begitu jatuh dalam dosa, setan ganggu hati dan pikiran
supaya kita tidak mengaku. Jangan mengaku, kalau kamu akui aduh dosamu itu
fatal sekali, bisa-bisa isteri suruh tidur di luar, bisa-bisa suami usir,
bisa-bisa tidak dapat warisan dari orang tua! Karena dosa tidak diakui,
akhirnya tidak bisa setia lagi, sebab ada penghalang dengan Tuhan. Mau melayani
tidak bisa lagi, mau mengaku takut karena pikirannya sudah diganggu oleh setan.
Akhirnya pelayanan pelan-pelan dia tinggalkan karena dosa dia pertahankan.
Kenapa hamba Tuhan bisa meninggalkan pengajaran yang benar padahal dulu
dipakai Tuhan? Ada 2 penyebabnya, pertama dosa kenajisan, kedua karena pengaruh
dunia!
ØLewat injil yang lain, yang diputar
balik, ditambah kurang hanya untuk menyenangkan hati manusia. Sudah terlanjur
buat dosa ini, lalu firman diputar balik sehingga berkata oh tidak salah, bukan
dosa itu, tidak salah dia.
Galatia 1:6-7
1:6
Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih
karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7
yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang
bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
Injil yang lain, Firman yang diputar balik itu dampaknya begitu hebat.
Sekian lama dalam pengajaran, sekejab mata bisa berbalik meninggalkan
pengajaran!
Galatia 1:8,10
1:8
Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada
kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu,
terkutuklah dia.
1:10
Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah?
Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan
kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.
Ini injil yang lain, hanya untuk menyukakan manusia. Dari pada ini
orang kaya ini keluar dari penggembalaan, Firman dipelintir, supaya orang kaya
yang berbuat dosa itu tidak keluar. Sebenarnya ada tujuan jasmani di dalamnya. Begitu
ngeri hari-hari terakhir ini, Firman pengajaran sudah ditambah kurang, diputar
balik dengan alasan menyesuaikan dengan zaman. Pengajaran ini sudah 90 tahun,
menembusi zaman ke zaman. Dari 1935 sampai sekarang 2025 masih sesuai dengan
zaman.
Jangan ada injil yang lain, jangan sampai kesetiaan kita dirusak oleh
iblis. Pegang teguh pengajaran yang sudah kita terima dari pendahulu. Pertahankan
kemurnian Firman pengajaran. Hubungan kesetiaan jangan sampai rusak.
2)Hubungan
kesucian.
Yohanes 15:1-3
15:1
"Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2
Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang
berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Firman yang dikatakan oleh Yesus, Firman yang dibukakan rahasianya itu
membersihkan kita kalau mau melekat pada pokok. Ranting yang melekat pada pokok
dibersihkan secara terus menerus. Dan dijaga, dirawat. Kalau sungguh-sungguh
tergembala, terjaga hubungan kesucian. Dan betul-betul dirawat oleh Tuhan. Semakin
kita disucikan semakin dipelihara oleh Tuhan. Jangan takut, sekalipun dunia ini
semakin goncang, semakin sulit sukar, tetapi kalau kita semakin suci, semakin
dipelihara oleh Tuhan. Sejauh mana kita disucikan, sejauh itu pemeliharaan
Tuhan kepada kita.
I Tesalonika 5:23
5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa
dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus
Kristus, Tuhan kita.
Kalau sudah suci, kita terpelihara. Bukan pemeliharaan alakadarnya
tetapi terpelihara sempurna. Semakin suci semakin dipelihara oleh Tuhan dan
semakin dipakai. Semakin dipakai bukan kita dipersulit tetapi hidup kita
semakin indah.
Keluaran 29:1
29:1
"Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka,
supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda
dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,
Kalau suci, Tuhan berikan jabatan pelayanan.
Efesus 4:11-12
4:11
Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik
pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12
untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi
pembangunan tubuh Kristus,
Maleakhi 3:2-3
3:2
Siapakah yang dapat tahan akan hari kedatangan-Nya? Dan siapakah yang dapat
tetap berdiri, apabila Ia menampakkan diri? Sebab Ia seperti api tukang pemurni
logam dan seperti sabun tukang penatu.
3:3
Ia akan duduk seperti orang yang memurnikan dan mentahirkan perak; dan Ia
mentahirkan orang Lewi, menyucikan mereka seperti emas dan seperti perak,
supaya mereka menjadi orang-orang yang mempersembahkan korban yang benar kepada
TUHAN.
Kita disucikan, semakin dipelihara, semakin dipakai oleh Tuhan, ibadah
pelayanan kita adalah ibadah pelayanan yang benar kepada Tuhan. Tidak semua
ibadah pelayanan itu diterima, ada ibadah dan pelayanan yang palsu. Biarlah
ibadah kita adalah ibadah yang benar di hadapan Tuhan. Tuhan ada di
tengah-tengah perhimpunan kita karena kita mau disucikan. Tetapi kalau tidak
mau disucikan, biar beribadah dan melayani, ibadah justru ditolak oleh Tuhan.
Tuhan bilang pembuat kejahatan karena tidak sesuai kehendak Tuhan. Salah satu
kehendak Tuhan adalah pengudusan. Hebat melayani, tetapi tanpa kesucian, Tuhan
tolak! Pelayanannya Tuhan tolak, orangnya juga Tuhan tolak! Malah Tuhan katakan
pembuat kejahatan!
Matius 7:21
7:21Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku:
Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan
kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
Kita lihat salah satu kehendak Tuhan:
I Tesalonika 4:3
4:3
Karena inilah kehendak Allah: pengudusanmu, yaitu supaya kamu menjauhi
percabulan,
Matius 7:22-23
7:22
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah
kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan
banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak
pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat
kejahatan!"
Saya hamba Tuhan masih muda, hati-hati sebagai hamba Tuhan muda
godaannya itu kenajisan. Hamba Tuhan itu biar jelek, perempuan datang mendekat,
hati-hati! Itu nasihatnya papa! Harus dijaga kesucian. Apalagi kaum muda,
dijaga kesucian.
Mazmur 119:9
119:9
Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakuannya bersih? Dengan menjaganya
sesuai dengan firman-Mu.
Kalau melanggar kekudusan, kita kehilangan pemeliharaan dan tidak
dipakai Tuhan. Hanya merasa dipakai! Menyanyi di dalam KKR tetapi kalau tidak
ada kekudusan, tidak ada gunanya, tidak sesuai kehendak Tuhan. Nanti Tuhan
berterus terang ‘Aku tidak pernah mengenal kamu!’. Jadi selama ini hanya merasa
dipakai, padahal Tuhan tidak pernah mengenal kita, tidak pernah memakai kita karena
tidak menuruti kehendak Tuhan yaitu kekudusan.
Hati-hati teknologi semakin canggih, di situ godaan dosa semakin hebat
baik lewat tontonan dan bacaan-bacaan. Juga jaga pergaulan kita, baik pergaulan dunia nyata, juga pergaulan
dunia maya harus jaga kekudusan. Kekudusan ini harga mati! Betul-betul jaga
kesetiaan dan kekudusan maka akan semakin dipakai oleh Tuhan.
Kalau bermain-main dengan kekudusan, cepat atau lambat akan terbuang
dari pelayanan pembangunan Tubuh Kristus. Tidak usah kita hakimi orang lain,
kalau dia tidak berubah, dengan sendirinya akan keluar! Yudas bertahun-tahun
dengan Yesus tetapi dia melayani di dalam dosa, ada keinginan jahat di hati,
cinta uang, akhirnya terbuang dengan sendirinya.
Yohanes 15:3
15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
Dikatakan tidak semua kamu bersih karena ada Yudas di situ.
Yohanes 13:11
13:11Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan
Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."
Sekarang memang tidak terlihat, tetapi nanti Tuhan berterus terang.
Kapan itu? Ketika yang lain tersingkir dan orang itu malah tertinggal! Baru mau
cari mana gembalaku, gembala sudah tersingkir. Mana suamiku, suami sudah
tersingkir. Mana isteriku, isterinya sudah tersingkir. Apalagi kalau gembala
yang tertinggal, ngeri sekali! Doa saya selalu jangan ada satupun yang
tertinggal dan binasa.
b)Yohanes
15:9
15:9 "Seperti Bapa telah mengasihi Aku,
demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu.
Mau jadi saksi yang benar harus
tinggal di dalam kasih Tuhan. Prakteknya:
Yohanes 15:10
15:10 Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu
akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan
tinggal di dalam kasih-Nya.
Firman itu bukan untuk kita
perdebatkan, untuk kita perbantahkan tetapi untuk kita turuti, kita praktekan.
Kalau selalu berdebat, tidak cocok, tidak logis, kapan kita bisa melakukan
Firman dan tinggal di dalam kasih Tuhan? Tidak akan bisa jadi saksi. Apalagi
kalau hamba Tuhan sudah berdebat Firman lalu bertengkar, bagaimana bisa jadi
saksi!
Kenapa mau bertengkar soal Firman
Tuhan, akhirnya orang tersandung, tidak jadi kesaksian. Firman itu hanya untuk
dipraktekan. Kalau kamu mau terima silahkan. Kalau tidak mau terima, saya tidak
mau berdebat. Hindari perbantahan, jangan ada roh perbantahan.
Taati saja Firman, dengar-dengaran
pada Firman Tuhan.
I Yohanes 5:3
5:3 Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu,
bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak
berat,
Perintah Tuhan tidak berat. Lalu
kenapa jadi berat? Karena ada keinginan daging kita. Keinginan daging
bertentangan dengan perintah Tuhan.
Roma 8:7
8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan
terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak
mungkin baginya.
Contohnya Adam dan Hawa ditempatkan
di taman Eden. Perintah Tuhan, semua pohon dalam taman ini boleh kau makan
buahnya dengan bebas, hanya satu yang tidak boleh. Lain halnya kalau Tuhan
bilang semua pohon dalam taman ini tidak boleh kau makan buahnya, hanya satu
yang boleh. Itu baru berat! Ini yang dilarang hanya 1, yang boleh banyak. Tetapi
karena ada keinginan! Dia melihat buah itu menarik hatinya, ada keinginan
daging maka dia langgar Firman. Begitu ada keinginan dosa, pasti melanggar
Firman!
Kejadian 3:6
3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon
itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik
hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan
dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia,
dan suaminya pun memakannya.
Lakukan Firman, taati, perintah Tuhan
tidak berat. Yang membuat berat itu keinginan daging. Dalam penggembalaan keinginan daging itu dikekang supaya kita
bisa taat pada Firman Tuhan, tinggal di dalam kasih Tuhan.
c)Hati
penuh Roh Kudus. Kalau sudah tergembala, disucikan, setia dan suci, menuruti
Firman, hati kita pasti dipenuhi Roh Kudus dan kita bisa bersaksi.
Yohanes 15:26
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari
Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi
tentang Aku.
Roh Kudus itu roh penghibur. Mengapa
harus ada roh penghibur? Karena kita menghadapi banyak tantangan. Roh Kudus disebut juga roh kebenaran,
mendorong kita menjadi saksi yang benar. Kita dihibur, diberikan kekuatan, maka
kita bisa menjadi saksi yang benar! Di mana-mana kita menghadapi tantangan dan
tekanan yang semakin hebat, bahkan dari kalangan orang Kristen sendiri. Roh
Kudus kita butuhkan untuk mendorong kita menjadi saksi yang benar.
Lewat apa kita bersaksi?
Markus 13:9-11
13:9 Tetapi kamu ini, hati-hatilah! Kamu akan
diserahkan kepada majelis agama dan kamu akan dipukul di rumah ibadat dan kamu
akan dihadapkan ke muka penguasa-penguasa dan raja-raja karena Aku, sebagai
kesaksian bagi mereka.
13:10 Tetapi Injil harus diberitakan dahulu
kepada semua bangsa.
13:11 Dan jika kamu digiring dan diserahkan,
janganlah kamu kuatir akan apa yang harus kamu katakan, tetapi katakanlah apa
yang dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga, sebab bukan kamu yang
berkata-kata, melainkan Roh Kudus.
1)Bersaksi
lewat perkataan. Firman yang sudah kita alami kita saksikan lewat perkataan.
Bisa juga bersaksi secara perorangan.
ØSaksikan Injil keselamatan kepada
orang-orang yang belum percaya Yesus. Lewat media sosial bagikan ayat-ayat
Alkitab dan Firman pengajaran, biar orang luar mendengar dan membaca kesaksian
lewat perkataan.
ØSaksikan Firman pengajaran kepada
orang-orang yang sudah percaya Yesus dan diselamatkan.
Ada warta bisa dibagikan, transkrip khotbah bisa dibagikan, link
khotbah kita bagikan, itu kesaksian lewat perkataan. Dan jangan ancam-ancam
orang kalau orang lain tidak mau mendengar.
Kalau ada orang yang baru datang mendengar pengajaran, jangan kita
paksa untuk mengikuti kita yang sudah ada dalam pengajaran. Biarkan dia
mendengar Firman, nikmati Firman, nanti dia sadar sendiri dan berubah. Jangan
kita patok harus begini, harus begitu, kalau masuk pengajaran naik motor harus
pakai helm. Biarkanlah dia nikmati Firman dulu sampai dia bisa menerima dan
bisa mantap. Tidak usah kita suruh dia sudah bisa praktekan Firman.
Orang belum tahu jalan sudah dipaksa lari. Inilah seringkali kesalahan
kita. Makanya orang luar bilang berat masuk pengajaran, karena kita yang sudah tahu pengajaran
mau paksa orang yang baru datang supaya seperti kita. Biarkan dia menikmati
Firman sampai hatinya bulat menerima pengajaran. Kalau langsung dipaksa, tidak
bisa. Bersaksi lewat perkataan, tetapi jangan paksa-paksa!
2)Bersaksi
lewat perbuatan
Titus 3:5
3:5
pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang
telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali
dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
Bersaksi lewat perbuatan, tingkah laku yang sudah diubahkan, dibaharui
oleh Tuhan. Sehingga orang melihat, itu orang pengajaran luar biasa!. Keubahan hidup dikerjakan oleh Firman
pengajaran dalam urapan Roh Kudus, bagaikan kita memancarkan sinar.
Kolose 3:10,12-14
3:10
dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk
memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
3:12
Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya,
kenakanlah belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan dan
kesabaran.
3:13
Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain
apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan
telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
3:14
Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan
dan menyempurnakan.
Ada 7 sinar keubahan hidup:
ØBelas kasihan, tidak menghakimi orang lain tetapi membawa orang
berdosa kepada Yesus untuk diselamatkan.
ØKemurahan, bisa memberi.
ØRendah hati, kemampuan mengaku dosa.
ØLemah lembut, kemampuan mengampuni
dan kemampuan menerima Firman.
ØSabar
ØMengampuni dan melupakan dosa orang
lain.
ØSinar ketujuh adalah kasih, kita bisa
mengasihi Tuhan, mengasihi sesama sampai mengasihi orang yang memusuhi kita.
Kesaksian itu mulai dari dalam nikah
rumah tangga kita.
Matius 5:14-16
5:14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang
terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.
5:15 Lagipula orang tidak menyalakan pelita lalu
meletakkannya di bawah gantang, melainkan di atas kaki dian sehingga menerangi
semua orang di dalam rumah itu.
5:16 Demikianlah hendaknya terangmu bercahaya
di depan orang, supaya mereka melihat perbuatanmu yang baik dan memuliakan
Bapamu yang di sorga."
7 sinar keubahan hidup bagaikan
pelita emas dengan 7 lampunya. Taruh di atas, jangan diletakan di bawah gantang,
jangan dibawa tempat tidur. Jadi kesaksian mulai dari dalam nikah rumah tangga
kita. Ayo pancarkan kesaksian lewat kata-kata, lewat keubahan hidup. Mungkin
ada suami yang belum
bertobat, isteri belum bertobat, anak belum bertobat, orang tua belum bertobat,
atau mungkin belum percaya Yesus, kita pancarkan kesaksian.
Kalau sudah menjadi kesaksian dalam
nikah rumah tangga, baru menjadi saksi didepan orang. Kadang kita mau jadi saksi munafik di depan semua orang,
di dalam nikah gelap! Mau jadi terang di luar, harus dalam nikah rumah tangga
dulu. Saya sebagai gembala, dalam nikah dulu menjadi terang kesaksian bagi
isteri dan anak-anak saya, saudara-saudara saya. Baru nanti puncaknya menjadi
terang dunia.
Wahyu 12:1
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di
langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah
kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
Mempelai wanita berselubung matahari,
bermahkota 12 bintang dan berdiri di atas bulan. Kita menjadi Mempelai Wanita
Tuhan yang sempurna.
Roh Kudus kita butuhkan untuk
bertahan dan bersaksi. Jadilah terang, bagaikan pelita yang menyala. Kita
dipanggil untuk menjadi terang kesaksian, dimanapun kita berada. Kalau kita
menjadi terang kesaksian, masa depan kita adalah masa depan yang terang. Kita
menghadapi masalah kegelapan, kalau kita menjadi terang, Tuhan buka jalan
semua, ada terang, ada jalan keluar. Sampai menjadi terang dunia, antikristus
berkuasa tetapi kita sudah disingkirkan ke padang gurun menjadi Mempelai Wanita
Tuhan. Waktu Yesus datang kita diangkat ke awan-awan bertemu Yesus Mempelai
Pria Sorga dengan seruan haleluya.
Untuk menjadi terang memang sakit
bagi daging.
Wahyu 12:2-3,4b
12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan
dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di
langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan
bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
12:4b Dan naga itu berdiri di hadapan
perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah
perempuan itu melahirkan-Nya.
Memang menjadi saksi yang benar bagaikan
perempuan hamil hendak melahirkan dan diperhadapkan dengan naga merah padam.
Untuk menjadi saksi yang benar kita diperhadapkan dengan sengsara daging tanpa dosa
yang kian berat, kian hebat. Yang bisa kita lakukan hanyalah mengeluh mengerang,
menyembah Tuhan. Ketika Yesus diperhadapkan dengan sidang mahkamah agama, di
situ Yesus bersaksi bahwa Dia Anak Allah. Resikonya Dia dijatuhi hukuman mati.
Kita bersaksi dengan perkataan,
dengan perbuatan, tidak semua orang mau menerimanya, malah ada yang membenci.
Kita semakin ditekan, semakin dihimpit, bagaikan perempuan yang hendak
melahirkan. Tetapi kekuatan kita hanya mengeluh mengerang kepada Tuhan dan
Tuhan berikan kemenangan kepada kita. Nanti Tuhan ganti sengsara kita dengan sukacita
yang tidak terkatakan.
Yohanes 16:20-22
16:20 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya kamu
akan menangis dan meratap, tetapi dunia akan bergembira; kamu akan berdukacita,
tetapi dukacitamu akan berubah menjadi sukacita.
16:21 Seorang perempuan berdukacita pada saat
ia melahirkan, tetapi sesudah ia melahirkan anaknya, ia tidak ingat lagi akan
penderitaannya, karena kegembiraan bahwa seorang manusia telah dilahirkan ke
dunia.
16:22 Demikian juga kamu sekarang diliputi
dukacita, tetapi Aku akan melihat kamu lagi dan hatimu akan bergembira dan
tidak ada seorang pun yang dapat merampas kegembiraanmu itu dari padamu.
Kita harus menjadi saksi. Sekalipun
diperhadapkan dengan penderitaan, tetapi nanti Tuhan ganti dengan sukacita yang
tidak terkatakan. Perjamuan suci akan kita terima, biarlah kita tetap kuat,
bertahan, bersaksi, menjadi terang sampai Tuhan Yesus datang kedua kali.