20260622

Kebaktian Umum, Minggu 26 April 2026 Pdt. Handri Otniel Legontu

  

 


Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Wahyu 16:3-10

16:3 Dan malaikat yang kedua menumpahkan cawannya ke atas laut; maka airnya menjadi darah, seperti darah orang mati dan matilah segala yang bernyawa, yang hidup di dalam laut.

16:4 Dan malaikat yang ketiga menumpahkan cawannya atas sungai-sungai dan mata-mata air, dan semuanya menjadi darah.

16:5 Dan aku mendengar malaikat yang berkuasa atas air itu berkata: "Adil Engkau, Engkau yang ada dan yang sudah ada, Engkau yang kudus, yang telah menjatuhkan hukuman ini.

16:6 Karena mereka telah menumpahkan darah orang-orang kudus dan para nabi, Engkau juga telah memberi mereka minum darah; hal itu wajar bagi mereka!"

16:7 Dan aku mendengar mezbah itu berkata: "Ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, benar dan adil segala penghakiman-Mu."

16:8 Dan malaikat yang keempat menumpahkan cawannya ke atas matahari, dan kepadanya diberi kuasa untuk menghanguskan manusia dengan api.

16:9 Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat, dan mereka menghujat nama Allah yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka tidak bertobat untuk memuliakan Dia.

16:10 Dan malaikat yang kelima menumpahkan cawannya ke atas takhta binatang itu dan kerajaannya menjadi gelap, dan mereka menggigit lidah mereka karena kesakitan,

 

Pasal 16 ini menunjukan penghukuman dari Allah Bapa kepada manusia daging yang tidak menghargai kasih Allah. Ayat 3 sampai 10 merupakan hukuman Allah yang dijatuhkan pada sumber kehidupan manusia daging, yaitu:

1.      Air menjadi darah. Air sumber kehidupan, kalau tidak ada air setengah mati.

2.      Matahari menjadi gelap. Matahari pusat tata surya, pusat kehidupan. Kalau menjadi gelap tidak tumbuh apa-apa.

Biarlah kita menghargai kasih Allah yang dinyatakan di dalam kehidupan kita sekalian.

 

Kita pelajari malapetaka yang kedua yaitu air laut menjadi darah. Jika air laut telah menjadi darah, maka tidak ada lagi kehidupan ini sama dengan kematian rohani. Kalau disimpulkan, malapetaka kedua ini adalah hukuman bagi orang yang mati rohani.

 

Air laut itu menunjuk bangsa-bangsa.

Wahyu 17:1,15

17:1 Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.

17:15 Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

 

Air laut arti rohaninya adalah manusia daging yang mau bergerak bebas. Kalau keinginan daging masih bisa diredam, kalau hawa nafsu daging sudah tidak bisa diredam. Manusia daging yang mau bebas dagingnya itu mengalami kematian rohani.

 

Ada 2 penyebab kematian rohani:

1.      Dosa

Efesus 2:1

2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.

 

Kalau daging tidak dimatikan, tidak dikekang, akan mengarah jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa, rohani jadi mati. Gejala mati rohani dimulai dari sakit rohani yaitu mulai muak terhadap Firman. Dengar Firman bosan, jenuh!

Mazmur 107:17-18

107:17 Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka;

107:18 mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.

 

Periksa, jangan sampai rohani kita sakit, rohani kita mati. Dengar Firman sudah bosan, jenuh, marah, tersinggung, memberontak itu mengarah pada kematian rohani.

 

Saya bersukacita Firman ditampilkan di Mpogombo luar biasa. Memang isinya keras dan tajam, tetapi sudah waktunya makanan keras diperdengarkan. Biar rohani kita sehat, tidak ada yang sakit apalagi mati.

 

2.      Ajaran palsu

II Petrus 2:1

2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

 

Ajaran palsu itu makanan beracun! Dalam II Raja-raja pasal 4 itu maut dalam kuali. Masuknya lewat persekutuan. Kita panitia bertanggung jawab sebab kita yang mengundang pembicara. Kalau pembicara membawa racun, 1000 datang mati semua kena racun. Kita bersukacita, kita mengundang pembicara yang menampilkan ajaran yang sehat sehingga rohani kita bertumbuh.

 

Hati-hati, mengikuti suatu persekutuan harus teliti dalam mendengar, jangan sembarang masuk sana masuk situ, padahal racun yang diberikan pada kita. Racun itu memang hanya sedikit-sedikit. Tidak ada orang kasih racun langsung banyak. Begitu juga ajaran palsu, dirubah sedikit-sedikit tetapi sudah berbahaya, meracuni kita, membuat sakit sampai mati rohaninya.

 

Apa tanda kena racun? Pengajaran yang benar dia anggap sesuatu yang asing, dia mulai bosan dengar ajaran yang benar.

Ibrani 2:1

2:1 Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.

 

Makanya manusia daging harus digembalakan. Karena di luar penggembalaan ada arus dosa dan arus ajaran palsu.

Yosua 3:1-4

3:1 Yosua bangun pagi-pagi, lalu ia dan semua orang Israel berangkat dari Sitim, dan sampailah mereka ke sungai Yordan, maka bermalamlah mereka di sana, sebelum menyeberang.

3:2 Setelah lewat tiga hari, para pengatur pasukan menjalani seluruh perkemahan,

3:3 dan memberi perintah kepada bangsa itu, katanya: "Segera sesudah kamu melihat tabut perjanjian TUHAN, Allahmu, yang diangkat para imam, yang memang suku Lewi, maka kamu harus juga berangkat dari tempatmu dan mengikutinya --

3:4 hanya antara kamu dan tabut itu harus ada jarak kira-kira dua ribu hasta panjangnya, janganlah mendekatinya — maksudnya supaya kamu mengetahui jalan yang harus kamu tempuh, sebab jalan itu belum pernah kamu lalui dahulu."

 

Dari atas Tabut Perjanjian Tuhan berfirman, jadi Tabut Perjanjian menunjuk pengajaran yang benar. Ada jarak antara bangsa Israel dan tabut perjanjian sejauh 2.000 hasta sebab mereka menghadapi arus sungai Yordan yang menunjuk arus kematian! 2.000 itu ukuran ruangan suci, panjangnya 20 hasta, lebar 10 hasta, tinggi 10 hasta, jadi volumenya 2.000.

 

Manusia daging harus digembalakan, sebab di luar itu hanya arus kematian rohani. Ada arus dosa, ada arus ajaran palsu. Tetapi kalau kita masuk dalam penggembalaan, ada kehidupan, ada kuasa kebangkitan Tuhan. Sebelum hukuman dijatuhkan manfaatkan waktu dan kesempatan untuk berpindah dari maut kepada hidup. Bagaimana caranya? Masuk dalam penggembalaan, di situ ada kuasa kebangkitan Tuhan. Jangan berada di dalam maut, segera berpindah ke dalam hidup. Sekarang waktunya tinggal sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi bagi kita untuk berpindah dari maut kepada hidup.

Ibrani 10:37

10:37 "Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.

 

Ayo ambil tindakan yang tegas, saya mau tergembala supaya pindah dari maut kepada hidup sehingga tidak kena hukuman air menjadi darah.

 

Ada 3 macam kuasa kebangkitan Tuhan yang kita dapatkan di dalam penggembalaan:

1.      Kuasa kebangkitan di dalam pembukaan rahasia Firman.

Yohanes 5:24

5:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.

 

Suara Yesus itulah Firman yang dibukakan rahasianya oleh Tuhan, ayat yang satu menerangkan ayat yang lain di dalam Alkitab. Kalau dibukakan oleh manusia itu namanya ditafsirkan. Di mana kita bisa bersekutu dengan Tuhan secara intensif? Lewat ibadah pendalaman Alkitab dan Perjamuan suci. Di situ kita bersekutu dengan Yesus Anak Allah di dalam Firman pengajaran dan korbanNya. Di dalam ibadah pendalaman Alkitab kita mendapatkan kuasa kebangkitan Yesus di dalam Firman pengajaran yang benar.

 

Yang belum tekun dalam ibadah pendalaman Alkitab, mari segera bertekun. Tinggal sedikit waktu, kebinasaan itu sudah mau datang, penghukuman sudah mau dijatuhkan, harus segera berpindah! Ibarat orang berdiri di tebing yang mau runtuh, harus segera melompat! Kalau bertahan 1 detik saja bisa terlambat, ambruk, runtuh.

 

Ada 4 manfaat pembukaan rahasia Firman:

II Timotius 3:16

3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.

 

a)      Mengajar

Pengajaran ini membawa kita kepada Yesus Mempelai Pria Sorga. Jadi pembukaan rahasia Firman itu menampilkan dan memperkenalkan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga dengan jelas kepada kita. Banyak kali gereja hanya menampilkan Yesus sebagai Juru Selamat, Tabib yang ajaib, Pemberi berkat. Tetapi Yesus Mempelai Pria Sorga banyak yang tidak tahu. Malah kalau ditampilkan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga malah ditertawakan, dikatakan pengajaran porno dan lain-lain. Padahal pengajaran ini menghantar kita kepada Yesus Mempelai Pria Sorga.

Yohanes 6:44-45

6:44 Tidak ada seorang pun yang dapat datang kepada-Ku, jikalau ia tidak ditarik oleh Bapa yang mengutus Aku, dan ia akan Kubangkitkan pada akhir zaman.

6:45 Ada tertulis dalam kitab nabi-nabi: Dan mereka semua akan diajar oleh Allah. Dan setiap orang, yang telah mendengar dan menerima pengajaran dari Bapa, datang kepada-Ku.

 

Pembukaan Firman ini mengajar, memperkenalkan Yesus dengan jelas kepada kita sehingga kita tahu pikiranNya, isi hatiNya, kehendakNya, rencanaNya.

 

b)      Menyatakan kesalahan

Dosa kita harus kita buka, jangan ditutup-tutup. Firman menyatakan kesalahan supaya dosa kita dibuka, kita akui kepada Tuhan dan kepada sesama. Kita mengenal Yesus dan kita juga mengenal diri, oh ternyata masih ada kekurangan dan kesalahanku serta kelemahanku untuk kita akui, itu pembukaan Firman. Jadi kita kenal Yesus, kita kenal diri, tahu diri. Kita lihat diri kita yang begitu banyak kekurangan dan kelemahanku. Sehingga kita tidak akan bangga dan sombong kalau dipakai Tuhan.

 

c)      Memperbaiki kelakuan

Setelah kita kenal diri kita, kita akui kesalahan kita, Firman memperbaiki, kita tidak mau bertahan pada kekurangan kelemahan itu. Itulah kuasa kebangkitan. Misalnya kelemahan saya mengantuk saat dengar Firman, tidak bertahan pada kekurangan itu, berupaya mau memperbaiki diri. Bukan bertahan pada kekurangan.

 

d)      Mendidik orang di dalam kebenaran.

Kita dituntun tetap di jalur yang benar, jalan yang lurus, jalannya Tuhan untuk mencapai Yerusalem Baru, menjadi Mempelai Wanita Tuhan.

 

Pembukaan rahasia Firman memang sakit bagi daging, keras bagi daging. Pembukaan Firman itu bunyi sangkakala, kian lama kian keras. Tetapi di dalam Firman  yang keras, di dalamnya ada roh dan hidup. Ketika Yesus bicara tentang roti hidup banyak yang bersungut. Perkataan ini keras, siapa yang dapat mendengarnya. Tetapi Yesus berkata, di dalam perkataan Yesus itu ada roh dan hidup.

Yohanes 6:60,63

6:60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"

6:63 Rohlah yang memberi hidup, daging sama sekali tidak berguna. Perkataan-perkataan yang Kukatakan kepadamu adalah roh dan hidup.

 

Kita diajar sehingga mengenal Yesus, dosa kita dinyatakan sehingga kita kenal diri. Kemudian dituntun pada kebenaran. Di situ ada roh dan hidup, rohani hidup, tidak mati, tidak binasa, tidak mengalami air menjadi darah. Tidak mengalami bau kematian tetapi bau yang harum.

 

Memang tidak semua bisa menerima Firman Tuhan.

Yohanes 6:65

6:65 Lalu Ia berkata: "Sebab itu telah Kukatakan kepadamu: Tidak ada seorang pun dapat datang kepada-Ku, kalau Bapa tidak mengaruniakannya kepadanya."

 

Tidak semua orang bisa menerima, hanya yang mendapat kasih karunia. Kalau sekarang kita bisa menikmati pengajaran yang keras dan tajam menyucikan kita, itu hanya kasih karunia Tuhan. Kalau bisa bertahan dalam pengajaran Kabar Mempelai, itu hanya karena kasih karunia Tuhan.

 

Kita percaya Firman yang ditabur pasti bertumbuh. Sekarang mungkin belum, tetapi suatu saat akan bertumbuh, orang akan cari. Bangsa-bangsa akan berduyun-duyun naik ke gunung Tuhan mencari pengajaran. Orang di luar mau masuk, di dalam jangan keluar dan yang sudah di dalam jangan menghalang-halangi, jadilah terang kesaksian semua. Saya hamba Tuhan tugasnya membagi makanan. Kalau yang membagi makanan mati, siapa yang mau datang? Kita mengundang orang tetapi kita yang mengundang malah mati, tidak makan Firman, orang takut mau datang. Apalagi gembala membagi makanan lalu dia mati, bagaimana bisa? Tetapi kalau kita hidup, sudah berpindah dari maut kepada hidup, kita membagikan makanan orang tertarik, mau menikmati. Biarlah kita berjuang mau masuk dalam kegerakan ini. Buktikan rohani kita hidup, bukan rohani yang mati. Apa bukti rohani kita hidup? Bergairah dalam kegerakan rohani.

 

Hasilnya kalau kita menikmati kuasa Firman:

Yohanes 6:67-69

6:67 Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?"

6:68 Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal;

6:69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."

 

Hasilnya kita mengenal Yesus yang kudus dari Allah. Artinya kita mengalami penyucian mulai dari hati. Hati ini adalah sumber kehidupan rohani, kalau hati suci, semua disucikan. Orang makan itu di lambung, lalu diserap di usus dan dikirim ke seluruh Tubuh. Kalau makan Firman itu sampai ke hati, hati dibersihkan, hati disucikan. Hati itu gudangnya dosa.

Matius 15:19-20

15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

15:20 Itulah yang menajiskan orang. Tetapi makan dengan tangan yang tidak dibasuh tidak menajiskan orang."

 

Markus 7:21-23

7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,

7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.

7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

 

Gudangnya dulu dibersihkan. Kalau gudangnya sudah bersih, maka perkataan dan perbuatan juga disucikan. Kita percaya Yesus yang kudus dari Allah, berarti hati kita disucikan. Semakin suci semakin dipakai.

Efesus 4:11-12

4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,

4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

 

Semakin suci hatinya, semakin dipakai, semakin semangat dalam melayani Tuhan. Tetapi kalau yang ada di hati adalah kotoran dosa, semakin loyo melayani. Cuma di awal saja, tetapi lama-lama merosot. Hati ini landasan untuk mengangkat rohani kita. Kalau hati kita baik, rohani kita diangkat.

I Petrus 3:21-22

3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan — maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah — oleh kebangkitan Yesus Kristus,

3:22 yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

 

Kita raba sendiri, hati kita sudah suci atau belum? Kalau suci kita bergairah dalam perkara rohani. Rohani terangkat, daya tarik dunia sudah tidak bisa menarik kita. Dunia kita lihat semakin kecil. Pandangan kita bukan lagi yang duniawi, sudah pandangan yang rohani. Ini hati yang suci.

 

Hati-hati, ada sikap yang negatif terhadap Firman pengajaran yang benar. Kalau namanya negatif berarti minus, turun terus. Rohani turun, jasmani turun. Tetapi kalau sikap positif, bisa menikmati, rohani naik. Kalau hati suci, rohani semakin naik, pemakaian Tuhan semakin jelas.

 

Sikap yang negatif:

a)      Bersungut-sungut

Yohanes 6:61

6:61 Yesus yang di dalam hati-Nya tahu, bahwa murid-murid-Nya bersungut-sungut tentang hal itu, berkata kepada mereka: "Adakah perkataan itu menggoncangkan imanmu?

 

Yang seringkali disungutkan adalah waktu pemberitaan Firman terlalu lama. Coba makan makanan keras, tidak bisa cepat-cepat, butuh waktu. Coba makan ikan cepat-cepat, tulangnya bisa melintang di leher. Yang disungutkan juga isinya terlalu tajam, jangan! Bersungut itu minus, bukan naik tetapi turun. Tambah turun, sampai tenggelam dalam lautan api dan belerang.

 

b)      Tidak percaya

Yohanes 6:64

6:64 Tetapi di antaramu ada yang tidak percaya." Sebab Yesus tahu dari semula, siapa yang tidak percaya dan siapa yang akan menyerahkan Dia.

 

Di antaramu, berarti sama-sama dengar Firman, tetapi tidak percaya Firman. Keadaan gereja di akhir zaman itu memang bersungut-sungut dan tidak percaya. Firman datang malah berkata masa begitu, tidak cocok, mereka tidak percaya.

 

c)      Meninggalkan Yesus

Yohanes 6:66

6:66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

 

Meninggalkan Firman pengajaran yang benar, tidak lagi mengikuti Firman pengajaran yang benar tetapi mengikuti dagingnya. Di mana dia dapatkan Firman yang cocok bagi dagingnya, di situ dia berada.

II Timotius 4:3-4

4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

 

2.      Kuasa kebangkitan oleh Roh Kudus.

Roma 8:11

8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

 

Kuasa kebangkitan oleh Roh Kudus kita dapatkan di dalam ibadah raya. Kita bersekutu dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunianya. Seperti siang ini, termasuk ibadah-ibadah persekutuan yang benar, kita tekuni. Di situ kita mengalami kuasa kebangkitan oleh Roh Kudus.

 

Buktinya apa kita mengalami kuasa kebangkitan oleh Roh Kudus?

Roma 8:13

8:13 Sebab, jika kamu hidup menurut daging, kamu akan mati; tetapi jika oleh Roh kamu mematikan perbuatan-perbuatan tubuhmu, kamu akan hidup.

 

Bukti kita mengalami kuasa kebangkitan oleh Roh Kudus, kita mematikan perbuatan-perbuatan daging, perbuatan dosa. Jangan malah ditumbuh suburkan, harus kita matikan, sampai tidak ada! Ada 15 perbuatan daging:

Galatia 5:19-20

5:19 Perbuatan daging telah nyata, yaitu: 1percabulan, 2kecemaran, 3hawa nafsu,

5:20 4penyembahan berhala, 5sihir, 6perseteruan, 7perselisihan, 8iri hati, 9amarah, 10kepentingan diri sendiri, 11percideraan, 12roh pemecah,

5:21 13kedengkian, 14kemabukan, 15pesta pora dan sebagainya. Terhadap semuanya itu kuperingatkan kamu — seperti yang telah kubuat dahulu — bahwa barangsiapa melakukan hal-hal yang demikian, ia tidak akan mendapat bagian dalam Kerajaan Allah.

 

Ini lawan dari 16 jenis pembangunan Tabernakel. Kalau mempertahankan 15 perbuatan daging, tidak bisa masuk dalam pembangunan Tabernakel secara rohani. Kalau 15 perbuatan daging ini dimatikan, maka kita bisa memiliki 16 jenis bahan pembangunan Tabernakel. Dulu dalam pembangunan Tabernakel jasmani ada 16 jenis bahan, begitu juga dalam pembangunan Tabernakel yang rohani.

Keluaran 25:3-7

25:3 Inilah persembahan khusus yang harus kamu pungut dari mereka: 1emas, 2perak, 3tembaga;

25:4 4kain ungu tua, 5kain ungu muda, 6kain kirmizi, 7lenan halus, 8bulu kambing;

25:5 9kulit domba jantan yang diwarnai merah, 10kulit lumba-lumba dan 11kayu penaga;

25:6 12minyak untuk lampu, 13rempah-rempah untuk minyak urapan dan untuk ukupan dari wangi-wangian,

25:7 14permata krisopras dan 15permata tatahan untuk baju efod dan untuk tutup dada.

 

Yang ke-16 adalah bahan pewarna. Karena ada kain ungu tua, kain ungu muda, kain kirmizi, warnanya didapat dari kerang-kerangan (Diatamae lanyugatae) yang diambil warnanya.

 

Waktu Tabernakel rohani dibangun juga dengan 16 bahan, dalam hal ini 16 bahasa.

Kisah Para Rasul 2:8-11

2:8 Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa yang kita pakai di negeri asal kita:

2:9 kita orang 1Partia, 2Media, 3Elam, penduduk 4Mesopotamia, 5Yudea dan 6Kapadokia, 7Pontus dan 8Asia,

2:10 9Frigia dan 10Pamfilia, 11Mesir dan daerah-daerah 12Libia yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari 13Roma,

2:11 baik orang 14Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang 15Kreta dan orang 16Arab, kita mendengar mereka berkata-kata dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah."

 

Jadi tinggal pilih, kalau pertahankan perbuatan daging, tidak akan bisa masuk pembangunan Tubuh Kristuus. Tetapi kalau 15 perbuatan daging dimatikan, kita bisa masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus yang sempurna.

 

Mari kita matikan perbuatan daging, apalagi dalam ibadah persekutuan, jangan ada perbuatan daging, gosip-gosip, iri, bisik-bisik. Kalau ikut ibadah persekutuan cuma mau bicarakan kekurangan orang, rugi! Dimatikan semuanya, kita dibangun menjadi Tubuh Kristus yang sempurna.

 

Apa tandanya kita dibangun menjadi Tubuh Kristus yang sempurna? Ada buah-buah yang rohani.

Galatia 5:22-23

5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,

5:23 kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

 

Buah rohani atau buah roh ini adalah tabiat Allah Tritunggal mulai nyata di dalam kita. Kasih mulai nyata, sukacita, damai sejahtera, sabar, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, dikunci penguasaan diri. Kadangkala kita kalah di sini. Penguasaan diri di mulai dari penguasaan mulut. Kalau ada hal-hal yang tidak enak, langsung keluar di mulut. Mulai saya gembala, harus ada penguasaan diri. Kita melayani tetapi tidak ada penguasaan diri, pelayanan kita tidak akan baik, tidak akan berkenan. Semoga pelayanan kita yang sudah baik, semakin baik, semakin meningkat. Kalau Tuhan percayakan tahun depan kita bisa melayani, semakin meningkat.

 

Jarang sekali dalam ibadah persekutuan itu, kekurangan tidak dibicarakan. Terlalu sering kekurangan itu dibicarakan. Jarang sekali bicara yang positifnya. Kalau kita temukan ada kekurangan, mari kita perbaiki. Kekurangan tidak usah dibicarakan, rugi kita nanti, tidak akan bisa terbangun! Membangun itu mulai dari kata-kata.

Efesus 4:29

4:29 Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

 

3.      Kuasa kebangkitan oleh kasih Allah

I Yohanes 3:13-14

3:13 Janganlah kamu heran, saudara-saudara, apabila dunia membenci kamu.

3:14 Kita tahu, bahwa kita sudah berpindah dari dalam maut ke dalam hidup, yaitu karena kita mengasihi saudara kita. Barangsiapa tidak mengasihi, ia tetap di dalam maut.

 

Kuasa kebangkitan oleh kasih Allah, tidak ada lagi kebencian. Kita dapatkan lewat ibadah doa penyembahan, kita bersekutu dengan Allah Bapa di dalam kasihNya. Tidak ada lagi kebencian, yang ada di hati hanya merasakan kasih Allah. Kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari segalanya, kita bisa mengasihi sesama, sampai mengasihi orang yang memusuhi kita.

 

Lewat Firman, Roh Kudus dan kasih Allah kita dibangkitkan = diubahkan secara terus menerus sampai nanti sama mulia dengan Yesus, sampai kita memiliki tubuh kemuliaan, Tubuh yang tidak bisa dikuasai maut. Kalau diizinkan meninggal dunia, dia dibangkitkan saat Yesus datang untuk masuk dalam kerajaan Sorga yang kekal, tidak mengalami maut, tidak dihukum. Kalau hidup sampai Yesus datang, dia diubahkan dalam Tubuh Kemuliaan menyambut kedatangan Yesus, masuk dalam kerajaan Sorga yang kekal.

I Korintus 15:50-52

15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.

15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,

15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

 

Mulai sekarang tanda-tanda tubuh kemuliaan itu sudah harus kita miliki. Bukti kita orang tergembala yang mengalami kuasa kebangkitan Tuhan.

 

Tanda-tanda tubuh kemuliaan:

I Korintus 15:53-58

15:53 Karena yang dapat binasa ini harus mengenakan yang tidak dapat binasa, dan yang dapat mati ini harus mengenakan yang tidak dapat mati.

15:54 Dan sesudah yang dapat binasa ini mengenakan yang tidak dapat binasa dan yang dapat mati ini mengenakan yang tidak dapat mati, maka akan genaplah firman Tuhan yang tertulis: "Maut telah ditelan dalam kemenangan. 

15:55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"

15:56 Sengat maut ialah dosa dan kuasa dosa ialah hukum Taurat.

15:57 Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita.

15:58 Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia.

 

1.      Berdiri teguh

a)      Berdiri teguh pada satu Firman pengajaran yang benar. Menghadapi ajaran palsu, menghadapi gosip-gosip tidak goyah. Ancaman pasti ada, gosip-gosip ada, tetap berdiri teguh pada satu Firman pengajaran yang benar, tidak digoyahkan oleh apapun. Memang tantangannya semakin hebat, tetapi Tuhan memberikan kekuatan kepada kita yang penting kita tidak goyah. Kalau goyah, sekarang condong ke sana, nanti condong ke tempat yang lain yang menguntungkan, lama-lama dia patah.

b)      Berdiri teguh atas Korban Kristus, tidak kena sengat maut itulah dosa. Tidak dicemari, tetap berdiri atas Korban Kristus, hidup benar, hidup suci. Maut dosa sekarang dengan sengatnya sudah begitu hebat. Sengat di mata, sengat di telinga, sengat di mulut, sengat di pikiran. Lewat media sosial, lewat internet, dosa semakin hebat, tetapi kita berdiri teguh, tidak disengat. Kaum muda tetap bertahan hidup benar dan suci.

 

2.      Giat selalu dalam pekerjaan Tuhan. Bukan sewaktu-waktu, giatnya selalu. Sekarang giat, nanti giat sampai selamanya. Saya melihat para pendahulu yang sudah dipanggil Tuhan, justru menjelang garis akhir, kegiatan mereka semakin meningkat, bukan malah turun.

 

Giat selalu dalam pekerjaan Tuhan, sebab kedatangan Tuhan tidak bisa kita prediksi makanya harus selalu berjaga-jaga. Kedatangan Tuhan seperti pencuri. Kalau dulu giat, lalu begitu Tuhan datang kita didapati santai, yah tertinggal!

Matius 24:46

24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.

 

Kalau Yesus datang berbahagia kalau kita didapati giat di ladang Tuhan. Seperti Rut dari pagi terus memungut jelai, tidak mundur. Kalau waktu kita kendur lalu Tuhan datang, tertinggal! Sebab itu selalu berjaga-jaga.

Lukas 12:35

12:35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

 

3.      Melayani Tuhan dengan jerih payah atau dengan pengorbanan. Ayo berjerih payah, berjuang, mau berkorban apa saja karena kita mengasihiNya. Dan jerih payah kita tidak sia-sia, ada upah yang menanti kita. Jangan pikir upahnya dengan duit banyak, dengan usaha pekerjaan yang lancar, bukan itu! Bukan diukur dengan yang jasmani.

 

Ini upah kita:

Kidung Agung 2:16; 6:3

2:16 Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

6:3 Aku kepunyaan kekasihku, dan kepunyaanku kekasihku, yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

 

Upah kita memiliki Yesus Mempelai Pria sorga dan dimiliki oleh Yesus sebagai Mempelai WanitaNya. Kalau kita sudah memiliki Yesus tidak usah kuatir dengan perkara-perkara jasmani sebab Dia Pencipta segalanya. Dia sanggup menyediakan semua bagi kita. Tidak perlu ragu akan pergumulan, Tuhan Yesus pasti menolong. Menghadapi tantangan, Dia pasti membela.

 

Ini upah kita, kita memiliki Yesus dan dimiliki oleh Yesus. Kita menyatu dengan Dia dalam hubungan kasih yang kekal, hubungan Mempelai.

 

Mari kita miliki tanda-tanda tubuh kemuliaan, berdiri teguh atas pengajaran yang benar, berdiri teguh atas Korban Kristus. Giat selalu dalam pekerjaan Tuhan, layani Dia dengan rela berkorban, berjerih payah, berjuang. Maka upah kita sudah tersedia, upah yang rohani, juga upah yang jasmani sanggup Tuhan sediakan bagi kita. Rasul Petrus berkata kami sudah meninggalkan segala sesuatu untuk mengikut Engkau. Yesus bilang kamu akan menerima 100 kali lipat. Itu upah yang Tuhan janjikan kepada kita. Layani Dia dengan semakin giat, semakin sungguh-sungguh. Buktikan kita sudah pindah dari maut kepada hidup. Kita rohani yang hidup, kita melayani Dia dengan kasih Tuhan.

 

Tuhan Yesus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar