20260723

Kebaktian Doa Penyembahan, Sabtu 6 Juni 2026 Pdt. Handri Otniel Legontu




Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Yohanes 16:8-11

16:8 Dan kalau Ia datang, Ia akan menginsafkan dunia akan dosa, kebenaran dan penghakiman;

16:9 akan dosa, karena mereka tetap tidak percaya kepada-Ku;

16:10 akan kebenaran, karena Aku pergi kepada Bapa dan kamu tidak melihat Aku lagi;

16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

 

Dari ayat 8 sampai 15 ini adalah pekerjaan Roh Kudus:

1.      8 sampai 11 menginsafkan dari dunia akan dosa, penghakiman. Ini adalah jabatan rasul.

2.      12-13a memimpin kita pada seluruh kebenaran jabatan rasul.

3.      13b-15 memberitakan hal-hal yang akan datang ini adalah jabatan nabi.

 

Kita bahas poin pertama, Roh Kudus yang menginsafkan kesalahan kita lewat Firman pengajaran yang kita dengar. Jadi ketika kita mendengar Firman pengajaran yang mengungkap kesalahan kita, Roh Kudus yang menyadarkan kita. Tanpa Roh Kudus Firman hanya didengar sambil lalu saja, hati tidak merasa apa-apa, tidak merasa salah. Roh Kudus menginsafkan kita sehingga mendorong kita bisa berdamai dengan Tuhan dan sesama. Roh Kudus menolong kita meresponi Firman secara positif.

Kisah Para Rasul 2:14,36 (Khotbah Petrus)

2:14 Maka bangkitlah Petrus berdiri dengan kesebelas rasul itu, dan dengan suara nyaring ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang Yahudi dan kamu semua yang tinggal di Yerusalem, ketahuilah dan camkanlah perkataanku ini.

2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti, bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."

 

Ini pekerjaan Roh Kudus, membuat hati orang yang mendengar Firman sadar akan dosa.

Kisah Para Rasul 2:37-38

2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

 

Ada 3 hal yang Roh Kudus kerjakan dalam hati kita ketika mendengar Firman:

a)      Roh Kudus menyadarkan akan dosa sehingga mendorong kita untuk mengaku kepada Tuhan dan kepada sesama. Kalau sudah sadar akan dosa kita tetapi keras hati tidak mau mengaku, itu mendukakan Roh Kudus.

 

b)      Roh Kudus menginsafkan akan kebenaran. Artinya kita bisa melihat apa yang benar menurut Tuhan sehingga kita bisa membedakan mana yang benar, mana yang salah. Terutama soal pengajaran, bisa membedakan mana pengajaran benar, mana pengajaran salah. Jadi Roh Kudus memberikan kepekaan kepada kita mana yang benar, mana yang salah.

I Yohanes 2:27

2:27 Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu — dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta — dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

 

Artinya kita tidak bisa disesatkan lagi oleh ajaran lain, kita ada kepekaan.

 

I Timotius 4:1-2

4:1 Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

4:2 oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

 

c)      Roh Kudus menginsafkan akan penghukuman. Jadi ada akibatnya kalau kita mempertahankan dosa.

Yohanes 16:11

16:11 akan penghakiman, karena penguasa dunia ini telah dihukum.

 

Artinya iblis sudah dikalahkan oleh Korban Kristus. Hukuman api neraka itu hanya untuk iblis.

Matius 25:41

25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

 

Jangan diperdaya oleh iblis. Sebab itu serahkan hidup kita biar diambil alih oleh Roh Kudus, sehingga ada kuasa Ilahi menjaga kita sehingga tidak dikuasai oleh iblis.

II Korintus 10:5

10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

 

Iblis sudah kalah, cuma dia tidak pernah mengaku kalah. Iblis mencari kesempatan untuk datang kembali. Tetapi kita yakin pada kita ada Roh Kudus. Kita serahkan hidup kita diambil alih oleh Roh Kudus supaya tidak ditipu oleh iblis.

 

Bagaimana cara mengalahkan tipu daya iblis lewat kuasa Roh Kudus?

1.      I Yohanes 5:18-19

5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.

5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.

 

Cara pertama harus lahir dari Allah. Apa itu lahir dari Allah?

I Petrus 1:23-25

1:23 Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

1:24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, 

1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

 

Jadi cara mengalahkan setan iblis lewat kuasa Roh Kudus adalah lahir dari benih Firman. Artinya hidup baru oleh pekerjaan Firman. Begitu kita dengar Firman, Roh Kudus menginsafkan kita, salah yang kita buat selama ini, hidup kita selama ini salah, pelayanan selama ini salah, nikah selama ini salah. Kita sadar dan tidak mau lakukan lagi. Kita hidup baru oleh pekerjaan Firman. Itu lahir dari benih Firman, setan kalah, dia mau goda kita sudah tidak bisa karena kita sudah lahir baru. Kita sudah punya DNA Firman biar mau diapa-apakan oleh setan sudah tidak bisa, ada Firman yang menjadi kekuatan kita.

 

Setan tahu waktunya sudah singkat, sebab itu dia kerahkan semua isi dunia untuk menghancurkan rohani kita, unutk menggagalkan rencana Tuhan dalam kita. Isi dunia iblis kerahkan supaya gereja Tuhan bukan mengasihi Tuhan tetapi mengasihi dunia, binasa bersama dunia.

I Yohanes 2:16

2:16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.

 

Isi dunia dia kerahkan untuk mengikat kita, membuat kita mengasihi dunia sehingga binasa dengan dunia.

 

Ada 3 isi dunia:

a)      Keinginan daging. Dunia menawarkan yang enak bagi daging, yang menyenangkan daging, tetapi melawan Firman Tuhan.

 

b)      Keinginan mata. Dunia menawarkan semua hal yang menarik dilihat tetapi hanya membawa kebinasaan. Ingat Hawa, begitu dia melihat buah terlarang sedap kelihatannya. Itu keinginan mata sehingga akhirnya melawan Firman.

 

c)      Keangkuhan hidup, hidup jemawa, sombong, mengandalkan kekuatan sendiri, tidak mengandalkan Firman, karena merasa punya. Bahkan yang tidak punyapun banyak yang sombong! Kelihatan waktu diberkati, dalam keadaan senang, menyanyi semangat di gereja. Tetapi waktu dalam krisis tunduk-tunduk saja, tidak menyanyi, tepuk tangan setengah-setengah, dengar Firman loyo. Itu juga hidup jemawa! Dia hidup bergantung pada dunia.

 

Biar kita lahir baru dari benih Firman, buka hati terima Firman Tuhan, kita hidup baru oleh pekerjaan Firman.

 

Hidup baru lewat masuk baptisan air yang benar.

Roma 6:2,4

6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?

6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

 

Baptisan air yang benar yaitu orang yang bertobat, mati terhadap dosa, dikubur bersama Yesus di dalam air untuk bangkit dalam hidup baru, hidup dalam kebenaran Tetapi belum cukup sampai di situ, bayi yang lahir harus dirawat. Di mana tempat merawat rohani kita? Dalam penggembalaan.

I Tesalonika 2:7

2:7  Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya.

 

Jadi sesudah lahir baru, jangan lupa tergembala, harus tergembala tekun dalam 3 macam ibadah pokok. Kita tergembala, rohani kita diasuh, dirawat, rohani kita bertumbuh, kuat, siap perang. Tugas kami gembala merawat rohani jemaat, bagaikan ibu mengasuh dan merawat, supaya rohani bertumbuh, kuat, diperlengkapi dengan senjata untuk perang melawan iblis. Dalam penggembalaan kita mendapatkan perlengkapan senjata Allah.

Roma 13:12,14

13:12 Hari sudah jauh malam, telah hampir siang. Sebab itu marilah kita menanggalkan perbuatan-perbuatan kegelapan dan mengenakan perlengkapan senjata terang!

13:14 Tetapi kenakanlah Tuhan Yesus Kristus sebagai perlengkapan senjata terang dan janganlah merawat tubuhmu untuk memuaskan keinginannya.

 

Senjata terang itu Tuhan Yesus Kristus:

a)      Mengenakan pribadi Tuhan (Allah Bapa). Kita bisa menggunakan pribadi Tuhan lewat ketekunan dalam ibadah doa penyembahan, kita bersekutu dengan Allah Bapa di dalam kasihNya. Kepada kita diberikan terang Tuhan, terang pakaian matahari mempelai wanita Tuhan. Iblis penguasa kegelapan, lawan dengan terang, kalah dia! Tekuni ibadah doa penyembahan, ada perlengkapan senjata terang, ada pribadi Tuhan menyertai kita, terang kasih Allah, terang matahari.

b)      Mengenakan pribadi Yesus (Anak Allah). Kita bisa menggunakan pribadi Yesus sebagai senjata terang lewat ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab, kita bersekutu dengan Yesus Anak Allah di dalam terang Firman, sama dengan terang bulan di bawah kaki mempelai wanita Tuhan.

c)      Mengenakan pribadi Kristus (Roh Kudus). Tekun dalam ibadah raya, kita bersekutu dengan Allah Roh Kudus, mengenakan terang Roh Kudus, itu mahkota 12 bintang di atas kepala mempelai wanita Tuhan.

 

Makanya kenapa gembala selalu menekankan untuk tergembala? Supaya rohani kita dirawat, rohani kita bertumbuh, kuat di kasih senjata, ada terang, iblis kalah! Baru bayi sudah mau lawan setan yang ribuan tahun, pasti kalah! Baru disentil abu rokok sudah kalah, disentil dengan cap tikus sudah kalah.

 

Iblis tahu waktunya sudah singkat, makanya dia kerahkan kekuatannya besar-besaran. Dia bekerja giat untuk menguasai kita, mau menggagalkan rencana Allah di dalam kita. Sebab itu menghadapi iblis yang sudah mengerahkan kekuatannya secara besar-besaran, kita sudah harus sungguh-sungguh tergembala! Waktu sudah mau habis, jangan sampai kita lengah. Waktu pertama tergembala sudah menang, menang, menang. Tetapi seiring waktu mulai kendor, sehingga kalah! Padahal markas iblis sudah mau direbut, sudah mau dihancurkan, tetapi malah dia yang kalah.

 

Mulai dari saya gembala, harus sungguh-sungguh menggembalakan, tidak boleh santai lagi. Karena kita menghadapi serangan gempuran iblis besar-besaran. Lihat dosa-dosa sekarang, kejahatan kenajisan begitu hebat! Krisis diberbagai bidang.

 

Kebutuhan utama dari domba adalah gembala. Kebutuhan utama bayi yang baru lahir adalah ibu.

Matius 26:31

26:31 Maka berkatalah Yesus kepada mereka: "Malam ini kamu semua akan tergoncang imanmu karena Aku. Sebab ada tertulis: Aku akan membunuh gembala dan kawanan domba itu akan tercerai-berai.

 

Kalau gembala sudah dibunuh, domba tercerai berai. Makanya yang iblis serang sekarang ini adalah gembala-gembala dengan daya tarik dunia. Sekarang untuk menemukan hamba Tuhan yang hidup sederhana sudah hampir sulit ditemukan, gaya hedon sudah menjangkiti hamba Tuhan. Sudah lupa bagaimana dulu rasul-rasul melayani. Padahal kebutuhan utama domba adalah gembala, bagaimana kalau gembalanya sudah hancur, bagaimana nasib domba-domba.

I Petrus 2:25

2:25 Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali kepada gembala dan pemelihara jiwamu.

 

Zakharia 10:2

10:2 Sebab apa yang dikatakan oleh terafim adalah jahat, dan yang dilihat oleh juru-juru tenung adalah dusta, dan mimpi-mimpi yang disebutkan mereka adalah hampa, serta hiburan yang diberikan mereka adalah kesia-siaan. Oleh sebab itu bangsa itu berkeliaran seperti kawanan domba dan menderita sengsara sebab tidak ada gembala.

 

Matius 9:36

9:36 Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala.

 

Kebutuhan utama domba adalah gembala, sebab itu doakan saya gembala supaya bisa menunaikan tugas dengan baik, mengasuh merawati sidang jemaat. Setelah bertumbuh dilatih berperang, kasih senjata terang, supaya kita bisa menang menghadapi gempuran setan yang besar. Betapa banyak penggembalaan hancur karena pengajaran dan karena gaya hidupnya gembala dan ibu gembala.

 

Doakan saya sebagai hamba Tuhan, kalau sudah diberkati jangan keinginan yang ada. Yang betul itu kebutuhan. Pasti Tuhan sediakan kalau sudah kebutuhan.

 

Kalau ada senjata terang, masa depan terang. Kaum muda tidak usah takut, tergembala sungguh-sungguh, Tuhan berikan yang terbaik, Tuhan pasti buka jalan bagi kita.

 

2.      Filipi 2:8-11

2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,

2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

 

Yang kedua kita taat pada Firman penggembalaan sampai daging ini mati! Sehingga kita menerima kuasa nama Yesus untuk menang atas setan. Yang di udara itu naga, setan dengan roh jahat dan roh najisnya. Yang di bumi nabi palsu dengan roh dusta dan ajaran palsu. Yang di bawah bumi itu antikristus dengan roh hujat, roh kebencian dan kekuatan uang.

 

Apa bukti sudah menang atas setan? Segala lidah mengaku Yesus adalah Tuhan. Artinya:

a)      Berkata-kata yang rohani. Setan disebut binatang buas. Dia kuasai manusia sehingga lidahnya buas. Begitu menang, perkataannya sudah perkataan yang rohani, tidak berdusta, bukan hujat, gosip, fitnah. Makanya waktu Roh Kudus dicurahkan, orang yang dipenuhi Roh Kudus berbahasa roh, itu bahasa yang rohani.

 

b)      Bersaksi. Dimanapun kita berada bisa bersaksi. Kita ikut ibadah persekutuan, yang ikut panitia jangan sampai pakai fasilitas dari panitia tetapi sampai di sana tidak ibadah. Tujuan ke sana untuk ibadah.

 

c)      Menyembah Tuhan dengan kata haleluya. Sampai tidak salah lagi dalam perkataan, kita sempurna, bisa menyambut Yesus dengan seruan haleluya.

Yakobus 3:2

3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

 

Wahyu 19:6-9

19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]

19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

 

Kita hanya berseru haleluya menyambut Yesus yang segera datang kembali.

 

GPT “Kristus Penebus”

Jl. Langgadopi No.4 Tentena

Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663

HP: 081334496911

Email: imamat_raja@yahoo.com

www.gptkp.blogspot.com

Tuhan Memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar