Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus.
Wahyu 16:3
16:3 Dan malaikat yang kedua menumpahkan cawannya ke atas laut; maka airnya menjadi darah, seperti darah orang mati dan matilah segala yang bernyawa, yang hidup di dalam laut.
Ini malapetaka kedua, air laut menjadi darah. Siapa air laut yang dimaksud di sini?
Wahyu 17:1,15
17:1 Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
17:15 Lalu ia berkata kepadaku: "Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.
Air laut arti rohaninya adalah manusia daging yang mau bergerak bebas dagingnya, tidak mau tergembala sehingga diduduki perempuan Babel. Artinya diduduki perempuan Babel adalah dikuasai dosa dan dikuasai ajaran palsu sehingga mati rohani.
Kalau disimpulkan, malapetaka kedua ini hukuman bagi orang yang mati rohani karena tidak mau tergembala! Dalam penggembalaan ada kuasa kebangkitan, baik dalam Firman, Roh Kudus dan kasih Allah, tetapi mereka ini tidak mau tergembala.
Babel adalah tempat kediaman roh jahat dan roh najis, tempat bersembunyi segala yang najis!
Wahyu 18:2
18:2 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,
Jadi, orang yang mati rohani adalah orang yang dikuasai oleh roh jahat dan roh najis! Sebagai contoh adalah orang gila di Gerasa yang dikuasai oleh Legion.
Markus 5:1-5
5:1 Lalu sampailah mereka di seberang danau, di daerah orang Gerasa.
5:2 Baru saja Yesus turun dari perahu, datanglah seorang yang kerasukan roh jahat dari pekuburan menemui Dia.
5:3 Orang itu diam di sana dan tidak ada seorang pun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
5:4 karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga tidak ada seorang pun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
5:5 Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
Gerasa ini daerahnya bangsa kafir. Jadi orang gila di Gerasa ini menunjukan bangsa kafir tanpa Yesus, dikuasai roh jahat dan roh najis. Tanpa Yesus ini bukan hanya orang di luar Yesus. Bisa saja orang percaya yang sudah menjadi Kristen, tetapi kehidupannya sebenarnya tanpa Yesus, dikuasai roh jahat dan roh najis.
Tanda-tanda dikuasai roh jahat dan roh najis:
1. Tinggal di pekuburan
Secara jasmani kubur adalah tempat memakamkan orang meninggal. Secara rohani adalah sarana atau tempat di mana roh jahat dan roh najis berkuasa untuk mematikan rohani. Tempat nongkrong anak muda, kalau tempat itu hanya membuat kita mati rohani, jauhi itu, jangan berkumpul di situ. Juga lingkungan pekerjaan, kalau di situ tidak sehat, mematikan rohani kita, hindari sebab itu kuburan! Sarana yang banyak mematikan rohani adalah handphone, laptop, televisi. Dikuasai roh jahat dan roh najis, tidak bijak digunakan. Anak-anak muda penasaran mau melakukan yang negatif sehingga jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa.
Ini mungkin bisa kita waspadai dan hindari. Tetapi ada satu tempat yang terlihat rohani tetapi ternyata mematikan rohani, berarti itu juga kuburan. Apa itu? Persekutuan yang di dalamnya ajaran palsu! Ini mematikan rohani.
II Raja-raja 4:38-40
4:38 Elisa kembali ke Gilgal pada waktu ada kelaparan di negeri itu. Dan ketika pada suatu kali rombongan nabi duduk di depannya, berkatalah ia kepada bujangnya: "Taruhlah kuali yang paling besar di atas api dan masaklah sesuatu makanan bagi rombongan nabi itu."
4:39 Lalu keluarlah seorang dari mereka ke ladang untuk mengumpulkan sayur-sayuran; ia menemui pohon sulur-suluran liar dan memetik dari padanya labu liar, serangkul penuh dalam jubahnya. Sesudah ia pulang, teruslah ia mengiris-irisnya ke dalam kuali masakan tadi, sebab mereka tidak mengenalnya.
4:40 Kemudian dicedoklah dari masakan tadi bagi orang-orang itu untuk dimakan dan segera sesudah mereka memakannya, berteriaklah mereka serta berkata: "Maut ada dalam kuali itu, hai abdi Allah!" Dan tidak tahan mereka memakannya.
Ada rombongan nabi-nabi, ini menunjuk persekutuan, tetapi yang disajikan di situ labu liar yang membawa kematian. Hati-hati dengan persekutuan, memang kelihatan rohani. Ayo kita ikut ibadah, padahal yang disodorkan di situ ajaran asing yang tidak pernah kita dengar sebelumnya, tidak ada dalam Alkitab. Bahkan kecenderungan sekarang, ibadah itu sudah tidak perlu lagi baca Alkitab. Mau apa kalau tidak baca Alkitab? Cuma sharing, kumpul cerita pengalaman, saling menguatkan, kelihatan rohani, tetapi makanan asing!
Akibatnya kehidupan itu merasa terasing dari Tubuh Kristus. Tubuh Kristus mulai dari nikah. Mulai suami liar, isteri liar, anak mulai merasa terasing dalam rumah. Dalam penggembalan juga mulai merasa terasing. Sebenarnya tidak ada maksud begitu, dia lihat orang tertawa dia pikir dia yang ditertawakan karena merasa terasing dari Tubuh Kristus. Kalau dibiarkan terus, kematian kedua menanti, neraka kekal selamanya. Orang seperti ini kalau tidak segera ditolong, dia akan sampai menikmati keadaannya. Kalau keadaannya jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa, dia nikmati itu. Dia tahu itu salah tetapi dia pertahankan. Biar ditegur, diingatkan, sudah tidak masuk karena dia sudah nikmati. Nanti sampai pada tahap sudah tidak bisa bertobat lagi. Orang-orang yang dihukum itu sudah tidak bisa bertobat, malah tambah menghujat.
Wahyu 16:9
16:9 Dan manusia dihanguskan oleh panas api yang dahsyat, dan mereka menghujat nama Allah yang berkuasa atas malapetaka-malapetaka itu dan mereka tidak bertobat untuk memuliakan Dia.
Biar jo saya begini, resikonya biar saya tanggung nanti, yang penting sekarang saya menikmati keadaan berdosa. Ini bahaya! Kalau dia masuk dalam persekutuan ajaran asing di dalamnya dia sudah menikmati, sudah enak. Sampai dia salahkan pengajaran yang benar, kalau di sini saya diperhatikan, kalau dalam pengajaran yang benar jarang, bahkan tidak ada yang memperhatikan saya.
Amsal 14:14
14:14 Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya, dan orang yang baik dengan apa yang ada padanya.
Mau ditawari ajaran benar dia sudah tidak mau sebab sudah merasa kenyang. Biar diberikan makanan enak, dia merasa sudah tidak butuh lagi karena sudah enak dengan hidup seperti itu. Dan dia sedang menuju kematian kedua di neraka.
Kalau ada suami, ada isteri, ada anaknya yang sedang di pekuburan, segera ditolong, jangan sampai terlambat. Bawa kepada Yesus, doakan, doa puasa. Jangan sampai binasa, jangan nanti dia sudah kenyang dengan jalannya.
2. Tidak dapat dijinakkan
Kata jinak ini cocoknya diberikan kepada binatang, bukan manusia! Jadi dia hidup seperti binatang buas, menuruti kebuasan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
Titus 1:12
1:12 Seorang dari kalangan mereka, nabi mereka sendiri, pernah berkata: "Dasar orang Kreta pembohong, binatang buas, pelahap yang malas."
Mereka manusia tetapi dibilang binatang buas, pelahap. Surat Yudas juga dituliskan begitu, pelahap! Mengikuti keinginan dagingnya, isteri orang dilahap, suami orang dilahap!
Yudas 1:12,10
1:12 Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali.
1:10 Akan tetapi mereka menghujat segala sesuatu yang tidak mereka ketahui dan justru apa yang mereka ketahui dengan nalurinya seperti binatang yang tidak berakal, itulah yang mengakibatkan kebinasaan mereka.
Ternyata di zaman rasul Paulus dan Yudas, ada orang-orang seperti ini, hidup seperti binatang, mengikuti hawa nafsu dagingnya saja, nalurinya, instingnya. Hewan itu tidak ada menikah secara resmi. Kadang nalurinya ini yang diikuti, mengejar jodoh. Jangan mengejar-ngejar, Adam disuruh tidur, bukan mengejar.
Ini yang kedua, tidak dapat dijinakkan. Kalau soal jodoh sulit sekali dijinakkan. Jangan mengejar, tetapi berdoa supaya Tuhan berikan yang terbaik.
3. Berkeliaran, beredar-edar
Kalaupun dia beribadah, telinganya dan perhatiannya tidak bisa fokus pada Firman. Pikiran dan hatinya beredar-edar. Tidak bisa mendengar dan dengar-dengaran pada Firman penggembalaan, termasuk pada suara gembala, biar dinasihati tidak bisa mendengar.
Binatang liar itu menjadi mangsa antikristus.
I Petrus 5:8
5:8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.
Jadi kalau disimpulkan, berkeliaran beredar-edar ini artinya tidak setia dan tidak taat. Kalau gembalanya sudah nasihati ‘tidak boleh’ dia cari pendeta mana yang bilang boleh. Dia tanya pada pendeta yang lain, dijawab tidak boleh karena masih pegang Firman. Nanti sampai pada pendeta yang bilang boleh, tidak apa-apa itu, bisa diatur, itu yang dia dengar. Itu sudah ditelan oleh singa, oleh iblis.
4. Berteriak-teriak
Artinya perkataannya hanya menyakiti hati orang lain, hati orang tua, hati suami, hati isteri, hati gembala, hati gembala yang lain. Banyak juga gembala yang suka teriak-teriak, perkataannya hanya menyakiti. Bergosip, tidak tahu kebenarannya sudah diceritakan. Juga memfitnah, berdusta! Saya tidak pernah melakukan tetapi dituduh melakukan. Saya tidak masalah, yang penting tidak saya lakukan, serahkan saja pada Tuhan.
Teriak-teriak itu tanda tidak ada perhentian, tidak ada kepuasan. Bangsa Israel waktu tidak ada roti teriak, tidak ada daging teriak, tidak ada air mereka teriak.
Keluaran 16:2-3
16:2 Di padang gurun itu bersungut-sungutlah segenap jemaah Israel kepada Musa dan Harun;
16:3 dan berkata kepada mereka: "Ah, kalau kami mati tadinya di tanah Mesir oleh tangan TUHAN ketika kami duduk menghadapi kuali berisi daging dan makan roti sampai kenyang! Sebab kamu membawa kami keluar ke padang gurun ini untuk membunuh seluruh jemaah ini dengan kelaparan."
Yang ada di pikiran dan hati orang seperti ini adalah roti Mesir dan daging Mesir. Roti adalah makanan, bicara kepuasan. Mesir itu dunia. Jadi yang ada di hati dan pikirannya hanyalah kepuasan dunia. Kemudian daging Mesir menunjuk hawa nafsu dunia. Hanya itu yang dia cari, itu yang dia inginkan, hanya itu yang ada di hati dan pikirannya.
Keluaran 15:24; 17:2-3
15:24 Lalu bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa, kata mereka: "Apakah yang akan kami minum?"
17:2 Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"
17:3 Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
Mereka ini demonstrasi, orang yang sementara demo teriak-teriak, perkataan yang hanya menyakiti orang lain. Hanya bersungut, memfitnah, berdusta, bergosip, tanda tidak puas. Hanya ngejar dan menginginkan perkara dunia dan hawa nafsu.
5. Memukul dirinya dengan batu
Artinya merusak diri dan merusak nikah. Prakteknya:
a) Amsal 6:32
6:32 Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri.
Prakteknya jatuh dalam dosa perzinahan antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami isteri yang sah. Sekarang semakin hebat yaitu antara laki-laki dengan laki-laki, perempuan dengan perempuan. Lebih hebat lagi, dengan benda mati, sekarang dengan AI itu semua hanya merusak diri. Jatuh dalam dosa kawin mengawinkan lewat pandangan, pikiran dan perbuatan.
Perhatikan kaum muda, menikah itu bukan hanya persoalan hubungan suami isteri. Banyak yang harus diurus, banyak yang harus kita pertanggungjawabkan, terutama membawa nikah masuk pada nikah yang rohani.
Kadang masih dibawa umur sudah terlanjur, pusing gembala, pusing orang tua, lalu minta didoakan. Saya bilang sama jemaat di suatu tempat, tidak bisa karena masih dibawa umur, tidak boleh! Nikah yang benar itu:
1) Direstui Tuhan
2) Direstui orang tua
3) Direstui pemerintah
Salah satunya tidak benar, tidak bisa! Dibawa umur, secara fisik belum bisa, secara mental tidak bisa. Akhirnya setelah terjadi masalah baru berkata ‘kenapa orang tidak bilang dari dulu’ padahal dulu sudah saya bilang! Kaum muda tidak usah coba-coba yang negatif! Dijaga kesucian! Saya bilang sama orang tuanya, pelihara saja!
Ini memukul diri, merusak diri. Kalau dipaksakan, masih sangat muda lalu urus anak, cuma mau tengkar dan ribut, anak keteteran. Yang repot nanti orang tuanya. Si papa mamanya malah ke sana kemari atau malah bikin lagi di tempat yang lain!
Mohon maaf saya harus keras soal anak muda remaja. Jangan cuma pikir yang enak-enak. Menikah itu bukan hanya itu, terutama kita harus fokus membawa nikah kita masuk pada nikah yang rohani.
b) I Korintus 3:16-17
3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
3:17 Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
Merusak diri dengan dosa makan minum. Saya harus bicara supaya jangan terjadi hal-hal seperti ini!
c) Merusak suasana nikah. Suami memukul isteri. Isteri tidak tunduk pada suami. Anak-anak tidak hormat, orang tua tidak mendidik anak dengan baik malah membuat hati anak menjadi tawar. Itu memukul diri, merusak diri sendiri.
Efesus 5:22-24
5:22 Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,
5:23 karena suami adalah kepala isteri sama seperti Kristus adalah kepala jemaat. Dialah yang menyelamatkan tubuh.
5:24 Karena itu sebagaimana jemaat tunduk kepada Kristus, demikian jugalah isteri kepada suami dalam segala sesuatu.
5:25 Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
5:26 untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
5:27 supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.
Mari kita jaga nikah kita, mohon kepada Tuhan supaya diberikan kekuatan dan hikmat untuk kita bisa menjaga nikah kita. Supaya nikah tidak dirusak, kita tidak memukul diri kita sendiri.
d) Merusak keadaan nikah. Kita lihat dulu keadaan yang benar.
Kejadian 2:18
2:18 TUHAN Allah berfirman: "Tidak baik, kalau manusia itu seorang diri saja. Aku akan menjadikan penolong baginya, yang sepadan dengan dia."
Nikah yang benar, pasangannya adalah penolong yang sepadan. Artinya sesuai Firman. Jadi merusak keadaan nikah adalah kawin campur yang tidak sesuai Firman, kawin cerai, sampai kawin mengawinkan. Kalau sudah terjadi, minta ampun! Ada cara Firman untuk mengatasi, memperbaiki semuanya. Diselesaikan semuanya.
e) Pengkhotbah 7:7
7:7 Sungguh, pemerasan membodohkan orang berhikmat, dan uang suap merusakkan hati.
Uang suap merusak hati. Ini hati yang terikat uang, cinta uang. Hati itu sumber kehidupan. Kalau hati sudah dirusak, seluruh hidup rusak!
Ini 5 keadaan orang yang dikuasai roh jahat dan roh najis. Kalau dibiarkan binasa selamanya, malapetaka yang datang! Sebelum Yesus datang di Gerasa, Dia harus melewati angin dan gelombang. Untuk menolong orang yang dirasuk, Yesus harus menembusi angin dan gelombang. Ini kasih Tuhan yang begitu besar.
Siang ini apa keadaan kita? Mungkin 5 keadaan ini ada pada kita, atau salah satu atau dua atau tiga, Yesus dengan kasihNya mau menolong kita, Dia menembusi angin dan gelombang. Yesus sudah mati, Dia bangkit untuk menolong kehidupan kita. Terutama Yesus menolong kita bangsa kafir lewat luka yang kelima di lambungnya. Untuk menolong 5 keadaan tadi, Yesus rela kena luka yang kelima! Kita tidak lihat lambungNya tertikam, tetapi kita percaya, Dia sanggup menyelamatkan kita dari keadaan kita.
Hati sebagai gembala rindu sekali semua jemaat bisa selamat, berhasil bertemu dengan Yesus. Terutama beban saya sejak dipanggil Tuhan adalah kepada kaum muda remaja. Makanya sesibuk apapun pelayanan tetap harus ada ibadah kaum muda remaja. Kalau sekarang baru satu bulan sekali, berdoa supaya tetap dilayani. Karena terlalu banyak kaum muda remaja yang rebah jatuh. Dalam kitab Amos yang banyak rebah itu kaum muda remaja, itu yang harus ditolong. Orang tua perhatian anak-anak kita yang sudah remaja muda, kasihan mereka, mereka itu yang diincar oleh setan!
Amos 8:13
8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;
Kaum muda ini bukan hanya kaum muda jemaat, tetapi hamba Tuhan muda juga. Terlalu banyak hamba Tuhan muda yang berguguran. Sampai saya prihatin. Dijaga sungguh-sungguh, jangan sampai kita rebah, jangan sampai jatuh! Yesus mau menolong kita dengan lukaNya yang kelima.
Proses Yesus menolong dengan lukaNya yang kelima.
Yohanes 19:32-34
19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
19:34 tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
1. Memiliki tanda darah
Artinya mati terhadap dosa, bertobat. Apapun keadaan kita, mungkin ada 5 keadaan ini, kalau kita mau bertobat, masih bisa ditolong. Penjahat di sebelah Yesus sudah mau mati, masih bisa ditolong. Perempuan yang kedapatan berbuat zinah, masih ditolong. Rahab perempuan sundal, masih ditolong. Daud yang hebat, jatuh dalam perzinahan, ditolong! Yang penting bertobat. Bahkan yang sudah murtadpun masih diberikan kesempatan.
Yeremia 3:12-13
3:12 Pergilah menyerukan perkataan-perkataan ini ke utara, katakanlah: Kembalilah, hai Israel, perempuan murtad, demikianlah firman TUHAN. Muka-Ku tidak akan muram terhadap kamu, sebab Aku ini murah hati, demikianlah firman TUHAN, tidak akan murka untuk selama-lamanya.
3:13 Hanya akuilah kesalahanmu, bahwa engkau telah mendurhaka terhadap TUHAN, Allahmu, telah melampiaskan cinta berahimu kepada orang-orang asing di bawah setiap pohon yang rimbun, dan tidak mendengarkan suara-Ku, demikianlah firman TUHAN."
Tuhan mau menolong. Dari pihak Yesus, Dia sudah rela ditikam lambungNya. Dari pihak kita akui, dari 5 poin tadi ada 1 yang saya buat, 2 saya buat atau bahkan semua sudah saya buat, biar Tuhan menolong. Tuhan sampai sekarang belum datang, untuk memberi kesempatan semua manusia bisa bertobat. Tinggal kita mau atau tidak.
Kalau menghitung zaman Allah Roh Kudus, sebenarnya sudah berakhir. Sebenarnya tahun 2.000 sudah berakhir. Sekarang masih 2026, berarti 26 diberikan perpanjangan sabar. Kalau tembus 2027 berarti masih ada perpanjangan sabar Tuhan.
Tetapi panjang sabar Tuhan itu tidak akan selamanya. Karena Tuhan tidak akan menangguhkan lagi kedatangannya.
Ibrani 10:37
10:37 "Sebab sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.
Kedatangan Tuhan tinggal sedikit waktu lagi. Mari kita manfaatkan panjang sabar Tuhan untuk bertobat. Jauhilah kuburan, selesaikan dosa, perbaiki nikahnya, hati lepas dari ikatan uang, biar Tuhan tolong semua.
2. Memiliki tanda air.
Artinya:
a) Masuk dalam kuburan baptisan air yang benar bersama Yesus, untuk bangkit bersama Yesus, hidup dalam urapan Roh Kudus.
b) Mandi air Firman pengajaran di dalam penggembalaan, disucikan terus menerus sampai kita menjadi sempurna.
Dulu waktu saya kembali dari Lempinel dan melayani di sini, pengaruh hidup lama itu mau menarik saya kembali. Tetapi Tuhan tolong bisa bertahan untuk melayani sampai garis akhir. Selesaikan semua, yang salah biar diperbaiki, maka ada hasilnya:
1. Waras
Markus 5:15
5:15 Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.
Waras artinya hati dan pikiran kita ditulisi dengan Firman Tuhan. Sehingga hati pikirannya tidak lagi ingat-ingat yang jahat dan najis. Yang ada di hati dan pikiran hanya Firman Tuhan, hanya kasih Tuhan.
Ibrani 10:15-17
10:15 Dan tentang hal itu Roh Kudus juga memberi kesaksian kepada kita,
10:16 sebab setelah Ia berfirman: "Inilah perjanjian yang akan Kuadakan dengan mereka sesudah waktu itu," Ia berfirman pula: "Aku akan menaruh hukum-Ku di dalam hati mereka dan menuliskannya dalam akal budi mereka,
10:17 dan Aku tidak lagi mengingat dosa-dosa dan kesalahan mereka."
Tanda kita sudah diampuni oleh Tuhan, dosa dan kesalahan kita sudah dihapus yaitu hati pikiran kita hanya diisi dengan Firman Tuhan sehingga pengenalan kita kepada Yesus lebih jelas, lebih dalam. Yesus Maha suci, maka kita menjaga diri jangan sampai cemar.
Ibrani 8:10-12
8:10 "Maka inilah perjanjian yang Kuadakan dengan kaum Israel sesudah waktu itu," demikianlah firman Tuhan. "Aku akan menaruh hukum-Ku dalam akal budi mereka dan menuliskannya dalam hati mereka, maka Aku akan menjadi Allah mereka dan mereka akan menjadi umat-Ku.
8:11 Dan mereka tidak akan mengajar lagi sesama warganya, atau sesama saudaranya dengan mengatakan: Kenallah Tuhan! Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku.
8:12 Sebab Aku akan menaruh belas kasihan terhadap kesalahan mereka dan tidak lagi mengingat dosa-dosa mereka."
Kita semakin dalam mengenal Yesus. Kita kenal diri yang banyak kekurangan dan kelemahan, tetapi Yesus sudah ampuni. Darah dan air dari lambungNya sudah menolong kita sehingga kita lebih dalam lagi mengenal Dia. Semakin mengenal Tuhan, semakin mengasihi Tuhan. Rasanya kalau tidak beribadah itu tidak enak, kalau tidak melayani tidak enak, karena kita mengenal Dia, kita tahu kehendakNya supaya kita hidup suci, kehendak Tuhan supaya kita beribadah melayani. Kita mengenal Tuhan maka lebih dalam lagi kita mengasihi dia.
2. Berpakaian
Segala ketelanjangan ditutupi. Kita punya pakaian kebenaran, hidup benar. Punya pakaian kekudusan, hidup suci, siap melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus yang Tuhan berikan. Jadi jangan dihina orang yang sudah hancur-hancuran seperti orang Gerasa. Orang seperti ini kalau bisa bertobat, mau masuk dalam kuburan air yang benar, mau disucikan di dalam penggembalaan, bisa dipakai oleh Tuhan. Jangan pesimis, jangan putus asa orang yang sudah hancur-hancuran, Tuhan masih berkemurahan, Tuhan masih mau pakai.
Kalau saya renungkan sebenarnya saya tidak layak. Dari semua yang disebutkan di sini, hampir semua sudah saya lakukan, tetapi Tuhan masih mau pakai. Kadang saya merenung, kenapa saya yang dipanggil, kenapa bukan saudara yang lain. Apalagi mengingat lagi surat dari orang tua ketika saya belum bertobat. Sebenarnya tidak layak, tetapi diberikan pakaian. Ini bukan hanya seragam zangkoor, ini jabatan pelayanan.
Efesus 4:11-12
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
Tuhan mau pakai kita. Dari Mempelai Wanita ini di situ ada mantan pezinah, mantan pembunuh, mantan pemabuk dan lain-lain. Tetapi sudah disucikan dan dipakai oleh Tuhan. Latar belakang kita bukan orang yang baik-baik. Banyak yang sudah hancur-hancuran tetapi Tuhan masih mau pakai. Kalau hidup yang sisa ini Tuhan mau pakai, berikanlah pelayanan yang maksimal. Jangan sudah hidup yang sisa, kita berikan lagi kepada Tuhan pelayanan yang sisa-sisa, tidak serius melayani!
Membaca ini hati saya hancur. Coba bayangkan, kita ini sudah yang sisa, masih mau Tuhan terima! Di manapun di dunia ini kalau diberikan yang sisa-sisa, pasti dia merasa tidak dihargai. Tetapi Tuhan mau menerima hidup kita yang sisa, yang sudah hancur-hancuran. Dulu fisik masih kuat, dipakai berbuat dosa. Sekarang fisik sudah lemah tetapi masih mau dipakai melayani Tuhan.
I Petrus 4:2-3
4:2 supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia, tetapi menurut kehendak Allah.
4:3 Sebab telah cukup banyak waktu kamu pergunakan untuk melakukan kehendak orang-orang yang tidak mengenal Allah. Kamu telah hidup dalam rupa-rupa hawa nafsu, keinginan, kemabukan, pesta pora, perjamuan minum dan penyembahan berhala yang terlarang.
Inilah yang dulu kita lakukan, 10 tahun, belasan tahun, bahkan puluhan tahun kita lakukan itu!
Ayo kita berikan kepada Tuhan, sekalipun sisa tetapi kita berikan dengan sungguh-sungguh. Dengan segenap hidup ini saya mau melayani dalam kekudusan! Jangan lagi lepaskan pakaiannya. Yang sudah lepas, ayo kembali, pakai lagi, layani Tuhan. Begitu kita tidak melayani majikan lama datang menggoda untuk melayani dia lagi, itulah setan. Dan lebih hebat, lebih jahat lagi nanti keadaan kita.
Kita tidak tahu kapan Yesus datang, yang pasti waktu Yesus datang kita didapati di ladang Tuhan, setia melayani Tuhan.
3. Orang itu duduk. Ada 2 pengertiannya:
a) Duduk di rumput
Markus 6:39-40
6:39 Lalu Ia menyuruh orang-orang itu, supaya semua duduk berkelompok-kelompok di atas rumput hijau.
6:40 Maka duduklah mereka berkelompok-kelompok, ada yang seratus, ada yang lima puluh orang.
Angka 100 dengan 50 itu ada pada Tabernakel. 100 itu panjang Tabernakel, 50 lebarnya Tabernakel. Jadi, duduk di rumput artinya tergembala dengan benar dan baik di dalam pengajaran Tabernakel, Firman pengajaran yang benar, Kabar Mempelai. Ini milik semua gereja, bukan hanya kita. Ayo kita sudah ada di dalamnya, ayo tergembala dengan benar dan baik. Di situ kita dapatkan semuanya.
Bayangkan, orang banyak tidak punya makanan. Dengan mereka mau duduk, dikasih makan oleh Tuhan, dipelihara. Kalau kita mau duduk, tergembala dengan benar dan baik, Tuhan sudah menyediakan apa yang kita butuhkan. Makanan adalah kebutuhan utama manusia. Kalau itu sudah Tuhan berikan, kebutuhan-kebutuhan yang lain Tuhan berikan, Dia sanggup sediakan.
Asal ada makanan, ada pakaian cukuplah. Kita melayani, kita tergembala, itu sudah cukup memelihara hidup kita di akhir zaman ini.
I Timotius 6:8
6:8 Asal ada makanan dan pakaian, cukuplah.
Harga-harga semakin naik, sarana untuk memenuhinya semakin berkurang. Tuhan bilang asal ada makanan dan pakaian cukuplah. Artinya kita duduk dalam penggembalaan makan Firman dan kita punya pakaian pelayanan untuk melayani, sudah cukup memelihara hidup kita. Bapak ibu masih bisa bekerja di dunia. Saya bersama isteri tidak boleh lagi bekerja di dunia, tetapi Tuhan pelihara. Sebelum saya melayani di Tentena, bahkan saya masih pengerja, belum ada jemaat, Tuhan sudah pelihara. Sudah melayani di Tonusu, Tuhan pelihara. Asalkan ada makanan dan pakaian cukup memelihara hidup kami, sampai tetangga kira kami orang kaya.
Tidak pernah saya berhutang untuk pergi KKR atau pergi saja lalu untuk pulang tidak ada uang. Saya teladani papa, kalau uang hanya 1x jalan papa tidak berangkat. Tetapi kalau berangkatnya pergi pulang, berarti Tuhan izinkan pergi. Bukan sombong, itulah pengalaman saya bahwa kalau ada makanan dan pakaian cukup, kami dipelihara oleh Tuhan.
Dari yang mustahil menjadi tidak mustahil. Bayangkan 5 roti untuk 5.000 orang. Kalau 5.000 roti untuk 5 orang, tahede-hede. Ini 5 roti untuk 5.000 orang, mustahil, mari berpikir secara logika, tidak akan bisa! Tetapi menjadi bisa kalau mau duduk di rumput, tergembala.
Keadaan kita di akhir zaman akan seperti ini, semakin sulit seperti kita punya 5 roti tetapi untuk 5.000 orang. Saya bukan menakut-nakuti, Alkitab yang catat. Tetapi solusinya hanya satu yaitu duduk di rumput dalam kelompok 100 dan 50, artinya tergembala dalam binaan Firman pengajaran yang benar.
b) Duduk di tanah
Markus 8:6
8:6 Lalu Ia menyuruh orang banyak itu duduk di tanah. Sesudah itu Ia mengambil ketujuh roti itu, mengucap syukur, memecah-mecahkannya dan memberikannya kepada murid-murid-Nya untuk dibagi-bagikan, dan mereka memberikannya kepada orang banyak.
Artinya merendahkan diri serendah-rendahnya, mengaku hanya tanah liat, banyak kekurangan, banyak kelemahan, kotor, hanya layak diinjak-injak! Itulah kita, banyak kekurangan, banyak kelemahan. Sesudah tergembala, dipakai Tuhan, jangan sombong! Ingat kita hanya tanah. Waktu baru merintis rendah hati sekali. Begitu sudah dipakai pelayanannya, orang lain dilirikpun tidak! Waktu merintis usaha begitu rendah hati, sungguh-sungguh tergembala. Setelah berhasil usahanya tetap duduk di rumput bahkan duduk di tanah, merendahkan diri, jangan sombong supaya kita dipakai. Kalau mengaku tanah liat, kita di tangan Tuhan, dibentuk oleh Tuhan.
Yeremia 18:1-4
18:1 Firman yang datang dari TUHAN kepada Yeremia, bunyinya:
18:2 "Pergilah dengan segera ke rumah tukang periuk! Di sana Aku akan memperdengarkan perkataan-perkataan-Ku kepadamu."
18:3 Lalu pergilah aku ke rumah tukang periuk, dan kebetulan ia sedang bekerja dengan pelarikan.
18:4 Apabila bejana, yang sedang dibuatnya dari tanah liat di tangannya itu, rusak, maka tukang periuk itu mengerjakannya kembali menjadi bejana lain menurut apa yang baik pada pemandangannya.
Kita mengaku hanya tanah liat yang lemah, sudah melayani, sudah tergembala, kadang rusak lagi! Tetapi di tangan Tuhan dibentuk menjadi bejana kemuliaan untuk dipakai dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus. Tetap duduk jangan jalan-jalan. Duduk di rumput, kita dipelihara oleh Tuhan. Sesudah dipelihara, diberkati, tetap duduk di tanah, tetap mengaku hanya tanah liat yang tidak bisa berbuat apa-apa sehingga terus dipakai Tuhan.
Kalau ini kita terus lakukan maka suatu waktu kita Bisa makan bersama Yesus, sampai duduk setakhta dengan Yesus di Kerajaan Sorga.
Wahyu 3:20-21
3:20 Lihat, Aku berdiri di muka pintu dan mengetok; jikalau ada orang yang mendengar suara-Ku dan membukakan pintu, Aku akan masuk mendapatkannya dan Aku makan bersama-sama dengan dia, dan ia bersama-sama dengan Aku.
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Tuhan pakai kata sederhana yang tidak sulit kita mengerti ‘duduk’. Duduk tergembala sudah cukup memelihara kita. Duduk di tanah, akui kita hanya tanah liat, sudah cukup untuk kita diangkat sampai duduk di takhta Sorga, Yerusalem yang Baru.
Ini adalah tawaran Yesus bagi jemaat Laodekia, jemaat yang paling hancur tetapi Tuhan katakan akan Kududukan bersama dengan Aku di atas takhtaKu. Kalau baca surat untuk jemaat yang lain, hanya kepada jemaat Laodekia ditawari duduk di takhta Sorga.
Jadi sekali lagi jangan putus asa dan jangan pesimis dengan keadaan kita yang sudah hancur. Mungkin 5 keadaan orang gila di Gerasa ada pada kita. Ada lambung Yesus yang tertikam menjadi sarana bagi kita. Kita tidak melihat lambungNya yang tertikam tetapi kita yakin percaya, Dia akan menyelamatkan kita. Tuhan mau menyelamatkan kita, jangan tinggal di kuburan. Mari datang kepada Yesus duduk di rumput, duduk di tanah, nanti kita duduk di takhta bersama Tuhan. Kaum muda yang sudah hancur-hancuran, sudah jatuh, sudah rusak, Tuhan mampu memperbaiki, menolong kehidupan kita sekalian. Hanya Yesus satu-satunya yang sanggup menyelamatkan kita.
Tuhan Yesus memberkati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar