20260427

Kebaktian Doa Penyembahan, Sabtu 28 Februari 2026 Pdt. Handri Otniel Legontu

  

Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Yohanes 15:18-25

15:18 "Jikalau dunia 1membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu 2membenci Aku dari pada kamu.

15:19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia 3membenci kamu.

15:20 Ingatlah apa yang telah Kukatakan kepadamu: Seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya. Jikalau mereka telah menganiaya Aku, mereka juga akan menganiaya kamu; jikalau mereka telah menuruti firman-Ku, mereka juga akan menuruti perkataanmu.

15:21 Tetapi semuanya itu akan mereka lakukan terhadap kamu karena nama-Ku, sebab mereka tidak mengenal Dia, yang telah mengutus Aku.

15:22 Sekiranya Aku tidak datang dan tidak berkata-kata kepada mereka, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang mereka tidak mempunyai dalih bagi dosa mereka!

15:23 Barangsiapa 4membenci Aku, ia 5membenci juga Bapa-Ku.

15:24 Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka 6membenci baik Aku maupun Bapa-Ku.

15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka 7membenci Aku tanpa alasan.

 

Ayat-ayat ini menunjukan hubungan gereja Tuhan dengan dunia. Ada 7 kali kata membenci di sini. Ini kebencian dari dunia terhadap gereja Tuhan sampai kebencian tanpa alasan. Sekalipun ada alasan untuk membenci, kita tidak boleh membenci. Apalagi kalau tanpa alasan, tidak boleh! Kebencian ini adalah produk dari dunia, tetapi mirisnya produknya ini masuk ke dalam gereja bahkan masuk dalam rumah tangga anak-anak Tuhan. Jangan kita bawa masuk dalam gereja, jangan bawa masuk dalam nikah kita.

 

Alasan dunia membenci gereja Tuhan karena gereja bukan berasal dari dunia tetapi dipilih Tuhan dari dunia, makanya dunia membenci kita. Kata dipilih Tuhan artinya disucikan, dikhususkan oleh Tuhan untuk Tuhan, untuk menjadi gereja yang sempurna, Mempelai Wanita Tuhan.

 

Tempat penyucian adalah penggembalaan yang dibina oleh pengajaran yang benar. Jadi jangan heran, kalau kita mau melangkah masuk dalam penggembalaan yang benar dan mau disucikan, mau taat pada Firman Tuhan, kita menghadapi kebencian dari dunia, bahkan kebencian dari orang Kristen duniawi.

II Tesalonika 1:6-8

1:6 Sebab memang adil bagi Allah untuk membalaskan penindasan kepada mereka yang menindas kamu

1:7 dan untuk memberikan kelegaan kepada kamu yang ditindas, dan juga kepada kami, pada waktu Tuhan Yesus dari dalam sorga menyatakan diri-Nya bersama-sama dengan malaikat-malaikat-Nya, dalam kuasa-Nya, di dalam api yang bernyala-nyala,

1:8 dan mengadakan pembalasan terhadap mereka yang tidak mau mengenal Allah dan tidak mentaati Injil Yesus, Tuhan kita.

 

Mereka yang tidak mengenal Allah, itulah orang dunia. Orang yang tidak taat, itulah orang Kristen dunia. Jadi kita menghadapi kebencian sampai kebencian dari luar itulah orang dunia dan dari dalam itulah orang Kristen duniawi yang tidak mau taat pada Firman Tuhan. Sampai kebencian yang sempurna itulah kebencian antikristus. Saat antikristus berkuasa, dia akan menganiaya gereja yang tertinggal.

 

Antikristus dan nabi palsu bekerja sama untuk menciptakan ibadah dan penyembahan palsu. Kalau kita tidak mau ikuti ibadah palsu, penyembahan palsu, kita dibenci. Contoh dalam Alkitab, seperti yang dihadapi Sadrakh, Mesakh dan Abednego.

Daniel 3:14-19

3:14 berkatalah Nebukadnezar kepada mereka: "Apakah benar, hai Sadrakh, Mesakh dan Abednego, bahwa kamu tidak memuja dewaku dan tidak menyembah patung emas yang kudirikan itu?

3:15 Sekarang, jika kamu bersedia, demi kamu mendengar bunyi sangkakala, seruling, kecapi, rebab, gambus, serdam dan berbagai-bagai jenis bunyi-bunyian, sujudlah menyembah patung yang kubuat itu! Tetapi jika kamu tidak menyembah, kamu akan dicampakkan seketika itu juga ke dalam perapian yang menyala-nyala. Dan dewa manakah yang dapat melepaskan kamu dari dalam tanganku?"

3:16 Lalu Sadrakh, Mesakh dan Abednego menjawab raja Nebukadnezar: "Tidak ada gunanya kami memberi jawab kepada tuanku dalam hal ini.

3:17 Jika Allah kami yang kami puja sanggup melepaskan kami, maka Ia akan melepaskan kami dari perapian yang menyala-nyala itu, dan dari dalam tanganmu, ya raja;

3:18 tetapi seandainya tidak, hendaklah tuanku mengetahui, ya raja, bahwa kami tidak akan memuja dewa tuanku, dan tidak akan menyembah patung emas yang tuanku dirikan itu."

3:19 Maka meluaplah kegeraman Nebukadnezar, air mukanya berubah terhadap Sadrakh, Mesakh dan Abednego; lalu diperintahkannya supaya perapian itu dibuat tujuh kali lebih panas dari yang biasa.

 

Ini nubuatannya ada ibadah dan penyembahan palsu. Ini mengarahkan pada penyembahan antikristus.

 

Tanda-tanda ibadah dan penyembahan palsu:

1.      Ada patung emas. Artinya:

a)      Tentu ada yang memberi emas sampai dibentuklah patung emas. Jadi artinya kelihatan ada pengorbanan tetapi hanya untuk pamer, untuk bersaing.

b)      Hanya mengedepankan perkara-perkara jasmani atau berkat-berkat jasmani. Kalau tidak ada uang, tidak jadi ibadah. Jadi yang menjadi motor penggerak ibadah adalah uang. Seperti tadi, kalau tidak ada patung tidak ada pemujaan. Karena ada patung, ada pemujaan.

 

Jadi jangan ibadah pelayanan kita diukur dengan uang, hanya itu digembar-gemborkan. Sehingga kalau ada uang, ibadah. Tidak ada uang, tidak ibadah. Kalau KKR hanya berkat-berkat jasmani yang digembar-gemborkan. Saldonya sekian, luar biasa, dahsyat Tuhan itu. Akhirnya cari dana dengan cara-cara dunia, karena yang dikedepankan yang jasmani. Kalau saldonya minus berkicau terus, tetapi kalau surplus diam, nanti bagi-bagi.

 

Ibadah yang benar motor penggeraknya adalah kasih. Kasih itu berasal dari ketaatan pada Firman. Jadi yang diutamakan Firman, kalau ada pembukaan Firman maka Tuhan buka jalan semuanya.

 

Antikristus ini dalam Wahyu 13 dia menguasai perekonomian, kekuatan antikristus itu uang.

Wahyu 13:16-17

13:16 Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,

13:17 dan tidak seorang pun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.

 

2.      Ada bunyi-bunyian. Artinya hanya menonjolkan kesukaan daging, puji-pujian, musik, tetapi tanpa Firman penyucian. Yang ditonjolkan hanya pujiannya, musiknya, bunyi-bunyiannya, tetapi tanpa Firman yang menyucikan. Kalau hanya itu yang ditonjolkan, bahaya! Nanti arahnya pada antikristus.

 

Berbeda dengan Daud, dia menciptakan berbagai banyak alat musik dan bunyi-bunyian, tetapi dia kaitkan dengan kasih setia Tuhan.

Mazmur 92:2-5

92:2 Adalah baik untuk menyanyikan syukur kepada TUHAN, dan untuk menyanyikan mazmur bagi nama-Mu, ya Yang Mahatinggi,

92:3 untuk memberitakan kasih setia-Mu di waktu pagi dan kesetiaan-Mu di waktu malam,

92:4 dengan bunyi-bunyian sepuluh tali dan dengan gambus, dengan iringan kecapi.

92:5 Sebab telah Kaubuat aku bersukacita, ya TUHAN, dengan pekerjaan-Mu, karena perbuatan tangan-Mu aku akan bersorak-sorai.

 

Bunyi-bunyian dikaitkan dengan kasih setia Tuhan. Apa artinya? Wujud kasih setia Tuhan dalam gereja adalah Firman. Jadi boleh kita memuji Tuhan, silahkan diperbagus musiknya supaya enak didengar, tetapi harus ada kaitan dengan Firman, pemberitaan Firman yang diutamakan, bukan bunyi-bunyiannya.

Mazmur 149:6

149:6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

 

Kadangkala gereja akhir zaman hanya fokus dengan pujian penyembahannya, musiknya yang gegap gempita, tetapi tidak punya pedang bermata 2. Firman yang menyucikan tidak ada, sehingga akhirnya pujian itu hanya kesukaan daging, waktu dengar Firman loyo. Waktu dengar Firman pemain musiknya mana? Hanya duduk di luar! Nanti pembicara bilang kita angkat lagu baru masuk. Para pemain musik silahkan diupgrade skill nya tetapi yang utama dengar Firman.

 

Seringkali yang dijadikan alasan untuk membenarkan pujian penyembahan adalah ayat ini.

Mazmur 22:4

22:4 Padahal Engkaulah Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel.

 

Betul Tuhan bersemayam di atas puji-pujian orang Israel. Tetapi ingat, kalau ada pujian harus ada pedang supaya Firman itu menjadi kontrol. Sukacita kita bukan sukacita daging, tetapi sukacita karena penyucian. Semakin disucikan semakin semangat memuji Tuhan, semakin bergairah melayani. Jangan hanya bunyi-bunyian tok tetapi tidak ada penyucian. Pujian bukan dikesampingkan, tetapi ada pujian dan penyembahan, tetapi kontrolnya Firman Tuhan. Penyucian dari hati sampai ke mulut. Hatinya suci, mulutnya suci, puji-pujiannya betul-betul diterima oleh Tuhan.

 

3.      Ditandai paksaan dan ancaman. Kadang kita atas namakan orang pengajaran tetapi memaksa orang, itu bahaya! Pengajarannya sudah benar, tetapi caranya salah. Jangan, tidak boleh seperti itu. Kalau sudah mengancam dan memaksa orang, itu sudah mengarah pada roh antikristus. Jemaat mau datang pamitan bukan ditakut-takuti, tetapi didoakan supaya di sana dia pindah bisa bertumbuh.

 

Jemaat ini miliknya Tuhan, kalau Tuhan percayakan puji Tuhan, kalau Tuhan percayakan tempat lain urusannya Tuhan karena miliknya Tuhan. Sebagai hamba Tuhan bawa jemaat menjadi milik Tuhan, bukan membawa jemaat menjadi milik diri sendiri. Kalau menjadi milik sendiri di situlah muncul memaksa, mengancam, menakut-nakuti dan lain-lain.

 

Bagaimana sikap kita menghadapi ibadah dan penyembahan palsu? Harus tegas dengan kekuatan Roh Kudus!

I Timotius 4:1

4:1  Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

 

Harus tegas, jangan sabar saja! Ada yang bawa Yesus yang lain, injil yang lain, roh yang lain, malah sabar saja. Kita harus tegas. Kalau hitam katakan hitam, kalau putih katakan putih, jangan di tengah-tengah abu-abu. Pilih yang benar, pegang teguh pengajaran yang benar, lakukan ibadah pelayanan yang benar yang sesuai selera Tuhan. Kalau tidak sesuai selera Tuhan, hindari, bukan musuhi. Orang ini sudah tidak sesuai selera Tuhan, bahaya dia mau mengarahkan saya pada antikristus, hindari! Mulai dari saya gembala, harus tegas untuk menjadi teladan bagi jemaat. Yang diteladani dari gembala adalah imannya, ketegasannya.

Ibrani 13:7-9

13:7 Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.

13:8 Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.

13:9  Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran asing. Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti aturan-aturan makanan macam itu.

 

Mari tegas, kalau pengajaran benar tidak berubah dari dulu, sekarang sampai selamanya. Cara ibadahnya juga pasti tidak berubah, dulu, sekarang sampai selamanya. Penyembahannya juga sama. Kalau sekarang ini sudah banyak yang berubah. Kalau dulu berdasarkan asas pengajaran mempelai, sekarang sudah dihilangkan. Kenapa mau ikuti yang semacam itu! Hindari! Biarpun banyak kopi pahitnya, nikmati saja, yang penting kita tegas berpegang pada ajaran yang benar, tegas berpegang pada ibadah pelayanan yang benar.

 

Suatu saat roh antikristus ini akan memperalat pemerintah untuk menekan gereja yang benar. Di zaman Daniel sudah terjadi. Zaman gereja mula-mula juga sudah terjadi. Apalagi di zaman kaisar Nero, kaisar paling kejam. Dan di belahan dunia yang lain masih terjadi sampai sekarang. Akan lebih hebat lagi di akhir zaman sampai nanti dunia berada di bawah satu pemerintahan itulah pemerintahan antikristus.

 

Kita lihat bagaimana gereja mula-mula yang ditekan oleh pemerintah yang diperalat oleh antikristus. Pemerintah itu wakil Tuhan di dunia, tetapi ada yang diperalat oleh antikristus.

Kisah Para Rasul 4:27

4:27 Sebab sesungguhnya telah berkumpul di dalam kota ini Herodes dan Pontius Pilatus beserta bangsa-bangsa dan suku-suku bangsa Israel melawan Yesus, Hamba-Mu yang kudus, yang Engkau urapi,

 

Herodes itu raja, Pontius Pilatus itu hakim agung. Mereka itu pemerintah. Selain pemerintah, diperalat juga tokoh-tokoh agama.

Kisah Para Rasul 4:5-7

4:5 Pada keesokan harinya pemimpin-pemimpin Yahudi serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat mengadakan sidang di Yerusalem

4:6 dengan Imam Besar Hanas dan Kayafas, Yohanes dan Aleksander dan semua orang lain yang termasuk keturunan Imam Besar.

4:7 Lalu Petrus dan Yohanes dihadapkan kepada sidang itu dan mulai diperiksa dengan pertanyaan ini: "Dengan kuasa manakah atau dalam nama siapakah kamu bertindak demikian itu?"

 

Kalau sekarang kita tidak tegas untuk berpegang pada Firman pengajaran yang benar, untuk mengikuti ibadah pelayanan yang benar, maka ketika menghadapi pemerintah dan tokoh-tokoh agama yang sudah diperalat antikristus menekan kita, kita pasti ikut terbawa arus, cari aman, ikut yang salah. Kalau sekarang tidak tegas, akhirnya begitu dapat tekanan langsung ikut yang salah. Apalagi kalau antikristus berkuasa, dia pasti tertinggal, masuk aniaya antikristus.

 

Ayo bapak ibu, biarlah kita mohon kebenaran Tuhan supaya bisa tegas. Memang untuk tegas resikonya api dipanaskan 7 kali lipat, resikonya kita menghadapi kebencian sampai kebencian tanpa alasan.

 

Kami hadapi pergumulan berapa tahun ini, semakin ditekan, tantangan begitu hebat. Tetapi karena tegas Tuhan bela, Tuhan tunjukan titik terangnya. Seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego dilempar ke dapur api tetapi disertai oleh Tuhan. Tahun ini tahun penyertaan Tuhan. Tegas dalam pengajaran, tegas soal ibadah pelayanan yang benar, Tuhan pasti sertai.

Matius 28:20

28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

 

Markus 16:17-20

16:17 Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

16:18 mereka akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak akan mendapat celaka; mereka akan meletakkan tangannya atas orang sakit, dan orang itu akan sembuh."

16:19 Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia ke sorga, lalu duduk di sebelah kanan Allah.

16:20 Mereka pun pergilah memberitakan Injil ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya.

 

Jadi kalau kita bertahan dalam pengajaran, Tuhan menyertai kita, Tuhan juga menyertai pengajaran ini. Pengajaran ini sudah menembusi dari zaman ke zaman. Banyak yang berupaya untuk merombak, mengutak atik, mengubah, mau menghapus, tetapi sampai sekarang pengajaran Mempelai dalam terang Tabernakel tetap bertahan. Ayo pegang teguh, jangan ragukan Firman pengajaran yang benar. Mari kita bertahan, biarpun diapa-apakan Tuhan menyertai, seperti Sadrakh, Mesakh dan Abednego disertai oleh Tuhan.

 

Penyertaan Tuhan dalam bentuk apa?

Daniel 3:24-25

3:24 Kemudian terkejutlah raja Nebukadnezar lalu bangun dengan segera; berkatalah ia kepada para menterinya: "Bukankah tiga orang yang telah kita campakkan dengan terikat ke dalam api itu?" Jawab mereka kepada raja: "Benar, ya raja!"

3:25 Katanya: "Tetapi ada empat orang kulihat berjalan-jalan dengan bebas di tengah-tengah api itu; mereka tidak terluka, dan yang keempat itu rupanya seperti anak dewa!"

 

Dulu ada seorang yang rupanya seperti anak dewa, dewa bicara kemuliaan. Sekarang wujud penyertaan Tuhan adalah roh kemuliaan, Roh Kudus. Tekanan semakin hebat, tantangan semakin luar biasa, himpitannya semakin menjadi-jadi, tetapi ada Roh Kudus menolong kita sekalian. Ada penyertaan Tuhan lewat Roh Kudus. Jadi kita tegas saja, tidak usah takut, bertahan pada pengajaran yang benar, pertahankan ibadah pelayanan yang benar, Roh Kudus menyertai kita.

 

Kegunaan Roh Kudus:

1.      Menguatkan dan menghibur kita. Kita kuat bukan karena daging kita, tetapi karena Roh Kudus yang memberikan kekuatan. Sekalipun tantangan yang kita hadapi bagaikan gunung yang besar, tetapi kalau ada Roh Kudus, itu yang menguatkan kita.

Zakharia 4:6

4:6 Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.

 

Mungkin kita ada backingan, ada orang kuat di dunia, tetapi bukan itu kekuatan kita!

Zakharia 4:7

4:7 Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel engkau menjadi tanah rata. Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!"

 

Kita bertahan maka gunung yang besar menjadi rata, Roh Kudus menguatkan dan menghibur kita.

 

2.      Sadrakh, Mesakh dan Abednego tidak terbakar, jubahnya tidak terbakar, bahkan tidak ada bau terbakar. Artinya Roh Kudus menyelesaikan segala masalah sampai yang mustahil sekalipun.

 

3.      Daniel 3:28-29

3:28 Berkatalah Nebukadnezar: "Terpujilah Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego! Ia telah mengutus malaikat-Nya dan melepaskan hamba-hamba-Nya, yang telah menaruh percaya kepada-Nya, dan melanggar titah raja, dan yang menyerahkan tubuh mereka, karena mereka tidak mau memuja dan menyembah allah mana pun kecuali Allah mereka.

3:29 Sebab itu aku mengeluarkan perintah, bahwa setiap orang dari bangsa, suku bangsa atau bahasa mana pun ia, yang mengucapkan penghinaan terhadap Allahnya Sadrakh, Mesakh dan Abednego, akan dipenggal-penggal dan rumahnya akan dirobohkan menjadi timbunan puing, karena tidak ada allah lain yang dapat melepaskan secara demikian itu."

 

Roh Kudus menjadikan kita sebagai terang kesaksian sehingga orang yang tadinya menekan kita, orang yang tadinya menghalangi ibadah pelayanan kita, bahkan mau menutup ibadah pelayanan kita, malah dipakai Tuhan membela kita. Jadi orang-orang yang menekan itu justru Tuhan jamah hati mereka, karena kita menjadi terang kesaksian. Mereka malah menjadi pembela.

 

Kalau sekarang kita dihimpit karena pengajaran, suatu saat orang itu yang dipakai Tuhan membela kita, asal dari kita ada terang kesaksian. Kita harus tegas, tunjukan kita orang pengajaran tampil beda, tidak ikut-ikutan cara dunia. Harus tegas, pengajarannya benar, ibadahnya benar, hidupnya benar maka Roh Kudus bekerja! Tidak usah koar-koar, tunjukan kita ada di pihak yang benar, tunjukan saja buahnya, tunjukan praktek hidupnya.

 

4.      Daniel 3:30

3:30 Lalu raja memberikan kedudukan tinggi kepada Sadrakh, Mesakh dan Abednego di wilayah Babel.

 

Roh Kudus meninggikan kita. Secara jasmani kita ditinggikan. Terutama secara rohani, kita akan ditinggikan di awan-awan =  disucikan, diubahkan, disempurnakan untuk layak menyambut kedatangan Yesus Mempelai Pria Sorga. Roh Kudus itu sayap yang Tuhan berikan kepada kita, akan meninggikan kita ke awan-awan menyambut kedatangan Yesus Mempelai Pria Sorga.

 

Sikap kita tegas dengan kekuatan Roh Kudus. Tantangan semakin hebat, kita semakin banyak menyembah, tinggal itu kekuatan kita. Kita menyerah sepenuh kepada Tuhan, Roh Kudus menguatkan kehidupan kita.

 

GPT “Kristus Penebus”

Jl. Langgadopi No.4 Tentena

Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663

HP: 081334496911

Email: imamat_raja@yahoo.com

www.gptkp.blogspot.com

Tuhan Memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar