Salam Sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.
Matius
2:4-6
2:4 Maka dikumpulkannya semua imam
kepala dan ahli Taurat bangsa Yahudi, lalu dimintanya keterangan dari mereka,
di mana Mesias akan dilahirkan.
2:5 Mereka berkata kepadanya: "Di
Betlehem di tanah Yudea, karena demikianlah ada tertulis dalam kitab nabi:
2:6 Dan engkau Betlehem, tanah Yehuda,
engkau sekali-kali bukanlah yang terkecil di antara mereka yang memerintah
Yehuda, karena dari padamulah akan bangkit seorang pemimpin, yang akan
menggembalakan umat-Ku Israel."
Kehadiran
Tuhan Yesus pada kali yang pertama di dunia ini diwarnai dengan 3 hal:
1. Dunia
menolak/tidak menerima, bahkan dikatakan dunia tidak mengenal.
2. MilikNya
yaitu Israel tidak menerima.
3. Dibuka
kesempatan bagi siapapun.
Siapapun
kita, apapun profesi kita, kita berada pada salah satu posisi ini. Tetapi pada
kedatangan Tuhan pada kali yang kedua maka kehidupan yang termasuk dalam poin
yang ketiga yang telah mempersiapkan diri akan langsung berkata: “datanglah
Tuhan Yesus”
Wahyu
22:20
22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang
semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah,
Tuhan Yesus!
Tuhan
Yesus lahir sebagai pemimpin dan gembala ini datang untuk membenahi dan
mengoreksi pemimpin atau gembala yang merusak jalan Tuhan. Tuhan Yesus dalam
usia 12 tahun sudah berdialog dan pertanyaan serta jawabannya mencengangkan
alim ulama di dalam rumah Allah. Andaikata pemikiran orang tuaNya sama seperti
fenomena yang banyak terjadi sekarang ini maka pasti orang tuaNya akan
mengkomersilkan sebab anaknya bukanlah anak sembarangan. Tetapi Tuhan Yesus
tidak memberikan pelayanan, nanti pada usia 30 tahun Tuhan Yesus memberi diri
dibaptis dan terlibat dalam pelayanan sebagai pemimpin dan sebagai gembala,
sebagai Imam Besar dan Raja segala raja. Mengapa anak ini tidak didorong
melayani untuk berkhotbah di mana-mana? Sebab anak-anak yang menjadi pemimpin
merusak jalan Tuhan.
Yesaya
3:12
3:12 Adapun umat-Ku, penguasa mereka
ialah anak-anak, dan perempuan-perempuan memerintah atasnya. Hai umat-Ku,
pemimpin-pemimpinmu adalah penyesat, dan jalan yang kamu tempuh mereka
kacaukan!
Yesaya
3:12 (Terjemahan Lama)
3:12 Bahwa pengerah umat-Ku itu
anak-anak jua adanya dan orang perempuan merajalela atasnya. Hai segala
umat-Ku! kamu disesatkan oleh pemimpinmu, dan jalan yang patut kamu jalani itu
dibongkarnya.
Sehebat
apapun anak-anak tetapi kalau tampil berkhotbah, tampil sebagai pemimpin, maka
Tuhan mengatakan itu hanya membongkar jalan Tuhan. Itu sebabnya dalam usia 12
tahun Tuhan Yesus belum melayani. Setelah orang tuaNya menemukanNya di dalam
Bait Allah, Dia kembali bersama orang tuanya dan taat dengar-dengaran pada papa
mamanya. Nanti pada usia 30 tahun baru Tuhan Yesus terlibat dalam pelayanan.
Fenomena
anak-anak yang menjadi pemimpin banyak terjadi di mana-mana. Ada yang
mengatakan pelayanan itu membuat banyak orang bertobat tetapi bertobat tanpa
Tuhan Yesus itu tidak benar. Bersama dengan Tuhan Yesus tetapi tidak bertobat
itu juga sama saja. Bagaimana bisa dikatakan bertobat kalau orang yang datang
tetap disuruh mengikuti agamanya yang tidak percaya Tuhan Yesus.
Kalau
gereja tidak terbuka mata karena tidak ada pembukaan rahasia Firman maka
kacaulah kehidupan itu dan tidak mungkin ketemu dengan Tuhan Yesus. Orang
seperti itu hanya akan bertemu dengan antikristus.
1. Dunia
menolak/tidak menerima, bahkan dikatakan dunia tidak mengenal.
Yohanes
1:10
1:10
Ia telah ada di dalam dunia dan dunia dijadikan oleh-Nya, tetapi dunia tidak
mengenal-Nya.
Ini tantangan yang harus dihadapi
oleh Tuhan Yesus pada kedatanganNya pada kali yang pertama padahal Dia yang
menciptakan dunia ini tetapi manusia duniawi tidak menerimanya. Pikiran mereka
hanya fokus pada apa yang diciptakan Tuhan namun Penciptanya tidak mereka
terima. Kehidupan yang duniawi seperti ini dia selalu hidup hanya untuk makan
minum.
Yesaya
22:13
22:13
tetapi lihat, di tengah-tengah mereka ada kegirangan dan sukacita, membantai
lembu dan menyembelih domba, makan daging dan minum anggur, sambil berseru:
"Marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati!"
Praktek hidup manusia duniawi
diisi makan minum.
I
Korintus 15:32
15:32
Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang
melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati
tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita
mati".
Pelayanan Paulus adalah
pelayanannya pada perjalanan yang terakhir. Dua kali Paulus mau masuk ke Asia
kecil tetapi ditolak oleh Roh Kudus. Tetapi pada kali yang ketiga Roh Kudus
mengijinkan dia masuk ke Asia kecil termasuk ke Efesus. Justru di Efesus inilah
Allah bukakan rahasia Firman Allah yaitu nikah Kristus dengan jemaat dan
rahasia ibadah. Sebab itu kita berbahagia kalau di tengah-tengah kita ada
pembukaan rahasia Firman. Jangan kita berbangga kalau tidak ada pembukaan
rahasia Firman. Kita harus minta kepada Tuhan sebab Dia sudah janji dengan rela
hati membukakan rahasia Firman untuk mempersiapkan gereja Tuhan bertemu dengan
Tuhan Yesus. Kalau tidak setuju atau menolak pembukaan rahasia Firman berarti
sama dengan kita menolak kerelaan Allah dan kesediaan hati Allah membuka
rahasia FirmanNya.
Efesus
1:8-10
1:8
yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
1:9
Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan
rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah
ditetapkan-Nya di dalam Kristus
1:10
sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai
Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.
Gereja disebut Tubuh, dalam nikah
tubuh adalah istri. Tuhan Yesus disebut kepala, dalam nikah kepala adalah
suami. Itu sebabnya Tuhan Yesus disebut Mempelai Laki-laki Sorga, gereja bertunangan
dengan Tuhan Yesus.
I
Korintus 15:32
15:32
Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah
berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika
orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab
besok kita mati".
Inilah sikap orang dunia. Hidup
diisi dengan sukacita, makan minum dan ujung-ujungnya mati, berarti tidak
memiliki pengharapan.
Bagaimana sikap orang duniawi
ini?
I
Yohanes 4:5
4:5
Mereka berasal dari dunia; sebab itu mereka berbicara tentang hal-hal duniawi
dan dunia mendengarkan mereka.
Orang duniawi berbicara hal-hal
duniawi. Jangan kita menjadi orang Kristen yang lebih dominan bicaranya yang
duniawi, tidak pernah sedikitpun terselip bicara tentang Firman atau tentang
Tuhan. Malu kalau sampai gembala yang seperti itu.
2. MilikNya
yaitu Israel tidak menerima.
Yohanes
1:11
1:11
Ia datang kepada milik kepunyaan-Nya, tetapi orang-orang kepunyaan-Nya itu
tidak menerima-Nya.
Ayub
21:14-15
21:14 Tetapi kata mereka kepada
Allah: Pergilah dari kami! Kami tidak suka mengetahui jalan-jalan-Mu.
21:15 Yang Mahakuasa itu apa,
sehingga kami harus beribadah kepada-Nya, dan apa manfaatnya bagi kami, kalau
kami memohon kepada-Nya?
Kalau hidup kita tidak mau diatur
dalam jalannya Tuhan berarti tidak berbeda dengan kehidupan Israel dahulu.
Jangan ada di antara kita yang tidak setuju ketika diajarkan jalan-jalan Tuhan
berarti tidak setuju dengan ajaran Tuhan.
Yesaya
42:21
42:21
TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang
besar dan mulia;
3. Dibuka
kesempatan bagi siapapun.
Yohanes
1:12
1:12
Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak
Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya;
Mengapa dibukan kesempatan pada
siapapun? Sebab misi Tuhan Yesus pada kedatanganNya yang pertama tidak mungkin
gagal. Dunia tidak mengenal, milikNya menolak, tetapi pasti ada orang yang
menerimaNya. Yang menerima Tuhan Yesus kelak akan menjawab ketika Tuhan Yesus
berkata “Aku datang segera”, mereka akan berkata “amin, datanglah Tuhan Yesus”.
Pada poin ketiga ini kita dibawa
pada status anak atau masuk dalam keluarga Allah. Dari dalam keluarga Allah ini
dicari siapa yang cocok untuk menjadi mempelai wanitaNya.
Contoh konkritnya adalah ketika
Abraham menyuruh Eliezer mencari istri untuk Ishak. Dia menyuruh mencari istri
dari antara sanak saudaranya dan harus mau untuk dibawa kepada Ishak, tidak
boleh Ishak yang dibawa pada perempuan itu. Artinya bukan Firman yang harus
mengikuti kita tetapi kita yang harus mengikuti Firman, itu tipe orang yang
menerima Tuhan Yesus. Ishak adalah gambaran Tuhan Yesus, Abraham adalah
gambaran Allah Bapa.
Ketika Tuhan Yesus memangku
jabatan sebagai Raja maka sekaligus masuk dalam pesta nikah di mana istriNya
sudah siap.
Wahyu
19:6-7
19:6
Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air
bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan,
Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari
perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
Untuk kita mencapai kondisi di
mana Tuhan Yesus menjadi Raja dan kita siap menjadi Mempelai WanitaNya ada
sistem Sorga. Gereja Tuhan bertunangan dengan Tuhan Yesus. Yohanes Pembaptis
mengaku sebagai sahabat Mempelai Laki-laki senang mendengar suara Mempelai.
Gereja Tuhan yang dipertunangakan dengan Tuhan Yesus mengapa tidak suka
mendengar suaraNya, mendengar suara Firman Pengajaran.
Bukti kehidupan yang menerima
Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat serta Imam Besar dan gembala maka
kehidupan itu pasti akan cinta ibadah dan memberi diri untuk digembalakan. Ketika
kita memberi diri digembalakan maka itu menghibur hati Tuhan karena perilaku
poin yang pertama yang tidak mengenal Tuhan dan milikNya yang menolak Dia. Kehidupan
yang digembalakan mengenal suara Tuhan Yesus sebagai gembala.
Yohanes
10:3-4
10:3
Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia
memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
10:4
Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan
domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
“Mengenal suaraNya” berarti
mengenal Firman Pengajaran. Kalau mengatakan kenal Tuhan Yesus tetapi menolak
Firman pengajaran itu sama saja dengan bohong. Itu sebabnya dalam sistem
penggembalaan ada ibadah Pendalaman Alkitab dan itu adalah ibadah yang utama
dalam gereja Tuhan.
Setelah 3000 orang yang percaya
dan dibaptis sesudah Petrus menyampaikan Firman maka mereka bertekun dalam
pengajaran rasul-rasul
Kisah
Para Rasul 2:42
2:42
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka
selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
Dalam ibadah pendalaman Alkitab
disertai dengan perjamuan suci sebab dalam ibadah ini kita bersekutu dengan
Yesus sebagai Anak Allah yang adalah Firman menjadi daging.
Bertekun dalam persekutuan, dalam
susunan Tabernakel terkena pelita emas yaitu persekutuan dengan Roh Kudus dan
karunia-karuniaNya. Pelita emas terdiri dari 66 bagian kelopak, kuntum, bunga.
Artinya Roh Kudus menerangkan 66 kitab yang adalah dalam Alkitab. Kalau hanya
menggunakan imajinasi tanpa hikmat Allah pasti bentrok dengan Tuhan.
Amsal
21:30
21:30
Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat
menandingi TUHAN.
Roh Kudus adalah roh, tidak punya
daging dan darah itu sebabnya ibadah kesaksian tidak disertai dengan perjamuan
kudus.
Bertekun dalam doa, dalam susunan
Tabernakel terkena mezbah dupa emas yang menunjuk ibadah doa penyembahan yaitu
persekutuan dengan Allah Bapa. Allah Bapa adalah roh adanya, tidak punya daging
dan darah.
Yohanes
4:24
4:24
Allah itu Roh dan barangsiapa menyembah Dia, harus menyembah-Nya dalam roh dan
kebenaran."
Itu sebabnya ibadah doa
penyembahan tidak disertai dengan perjamuan, bahkan dilarang. Kalau semua
ibadah diisi dengan perjamuan maka itu keliru (penyelewengan).
Bilangan
15:31
15:31
sebab ia telah memandang hina terhadap firman TUHAN dan merombak perintah-Nya;
pastilah orang itu dilenyapkan, kesalahannya akan tertimpa atasnya."
Keluaran
30:9
30:9
Di atas mezbah itu janganlah kamu persembahkan ukupan yang lain ataupun korban
bakaran ataupun korban sajian, juga korban curahan janganlah kamu curahkan di
atasnya.
Dalam penggembalaan kita
diperkenalkan dengan suara gembala itulah Firman pengajaran supaya mereka makin
mengenal siapa Tuhan Yesus Kristus.
Efesus
1:17
1:17
dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu,
supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan
benar.
Gembala yang harus mengajar
tentang Yesus kepada jemaat. Kalau pengenalan gembala dangkal begitu jugalah
jemaat, kalau pengenalan gembala mendalam maka begitu jugalah pengenalan
jemaat. Kalau pengenalan gembala hanya sampai pada Tuhan Yesus sebagai tabib
maka jemaat juga hanya akan sampai di situ. Kalau pengenalan gembala terhadap
Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga maka jemaat akan dipacu untuk
menjadi istri Anak Domba Allah. Itulah tugas dan tanggung jawab seorang
gembala.
Gembala dan pemimpin yang diceritakan
dalam Matius pasal 2 tadi lahir di Betlehem. Betlehem artinya rumah roti,
berarti Dia keluar dan membawa suasana Firman. Kalau saya adalah gembala yang
ditetapkan oleh Tuhan maka dalam pelayanan saya harus keluar membawa suasana
Firman Allah kepada jemaat, bukan membawa ilmiah.
Tuhan Yesus lahir di Betlehem dan
akhir perjalananNya di Yerusalem. Daud juga berasal dari Betlehem dan arah
perjalanan akhirnya di Yerusalem. Gereja Tuhan juga harus berangkat dari
Betlehem menuju Yerusalem Baru. Oleh sebab itu untuk menuju ke sana kita harus
membawa suasana Firman pengajaran. Jangan membawa perkara yang lain. Suasana
Firman itu menyucikan kita dan mentransfer tabiat Yesus dalam diri kita karena
itulah janji Tuhan yang paling besar yaitu supaya kita memiliki kodrat Ilahi.
II
Petrus 1:4
1:4
Dengan jalan itu Ia telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga
dan yang sangat besar, supaya olehnya kamu boleh mengambil bagian dalam kodrat
ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia.
Daud keluar dari Betlehem dan dia
membawa sifat Ilahi, sekalipun telah dinista oleh musuhnya tetapi ketika mereka
sakit Daud mendoakannya. Andaikata Tuhan Yesus tidak bersifat lemah lembut dan
rendah hati maka kita sudah lama binasa. Sekalipun kita sudah bergelimangan
dengan dosa tetapi Tuhan masih menawarkan diriNya untuk kita.
Untuk apa Tuhan Yesus keluar dari
Betlehem?
I
Petrus 2:25
2:25
Sebab dahulu kamu sesat seperti domba, tetapi sekarang kamu telah kembali
kepada gembala dan pemelihara jiwamu.
Setelah dikatakan tentang Yesus
yang adalah pemelihara jiwa kemudian dihubungkan dengan kedatangan Tuhan Yesus
pada kali yang kedua.
I
Petrus 5:4
5:4
Maka kamu, apabila Gembala Agung datang, kamu akan menerima mahkota kemuliaan
yang tidak dapat layu.
Mahkota yang dimaksud di sini
adalah mahkota Stepanos yaitu mahkota
yang diperoleh karena menang menghadapi perlombaan. Menghadapi kondisi dunia
ini, banyak tantangan dan cobaan yang menghantam kita tetapi karena kita ada
dalam penggembalaan maka ada pemeliharaan jiwa kita sehingga ketika Tuhan
datang maka kita akan diberikan mahkota Stepanos
karena menang dalam pergumulan sebab
ada dalam penggembalaan Firman.
Dalam penggembalaan ada tiga
macam ibadah pokok.
a) Ibadah
Raya = Pelita Raya
b) Ibadah
Pendalaman Alkitab = Meja Roti Sajian
c) Ibadah
Doa Penyembahan = Mezbah Dupa
Dalam
bahasa aslinya disebut Proskoneho
yang artinya:
Ø Seperti
anjing menjilat kaki tuannya = berarti merendahkan diri serendah-rendahnya di
hadapan Tuhan.
Ø Seperti
istri menyerah sepenuhnya kepada suaminya = berarti ada penyerahan diri
sepenuh-penuhnya kepada Tuhan.
Ketika Tuhan Yesus datang pada
kali yang kedua penggembalaan itu tidak berakhir tetapi Tuhan Yesus terus
menggembalakan.
Wahyu
7:17
7:17
Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka
dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala
air mata dari mata mereka."
Sengsara yang kita alami untuk
beribadah dalam penggembalaan tidak sia-sia sebab Tuhan yang menghitung.
Mazmur
56:9
56:9
Sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam
kirbat-Mu. Bukankah semuanya telah Kaudaftarkan?
Hargai penggembalaan yang Tuhan
berikan. Banyak kali jemaat mau mengatur penggembalaan padahal ada gembala yang
Tuhan tetapkan di situ. Jangan sampai menjadi gembala yang hanya ditetapkan
oleh organisasi atau gembala yang ditetapkan oleh manusia. Gembala yang
ditetapkan oleh Tuhan membawa suasana Betlehem, suasana rumah roti yaitu
suasana Firman sehingga tidak bersikap macam-macam. Firman ini menciptakan dari
yang tidak ada menjadi ada, tidak ragu kepada pemeliharaan Tuhan.
Roma
4:17
4:17
seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak
bangsa" -- di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan
orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi
ada.
Penggembalaan itu harus
bersuasana seperti ini:
Wahyu
5:1-3
5:1
Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah
gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai
dengan tujuh meterai.
5:2
Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring,
katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka
meterai-meterainya?"
5:3
Tetapi tidak ada seorang pun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah
bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah
dalamnya.
Rahasia bagian dalam itulah
rahasia nikah Kristus dan Gereja-Nya. Itulah yang harus dipaparkan dan
disampaikan kepada jemaat oleh seorang gembala. Kalau tidak bisa berarti dia
tidak dipercayakan Tuhan rahasia Firman.
Wahyu
5:4-6
5:4
Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorang pun yang
dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah
dalamnya.
5:5
Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau
menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang,
sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh
meterainya."
5:6
Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di
tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih,
bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh
bumi.
Ketika Tuhan mau menghukum dunia
ini maka Tuhan berkata: “masuklah ke dalam kamarmu, sembunyikanlah dirimu
barang sesaat sebab Tuhan akan menghukum dunia”. Masuk ke dalam kamar berarti
masuk dalam rahasia nikah Kristus dengan Gereja Tuhan.
Yesaya
26:20
26:20
Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau
masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu.
Pintu belakang harus ditutup
artinya persoalan masa lalu harus diselesaikan. Ketika Elisa mau membangkitkan
anak laki-laki dari perempuan Sunem maka
disuruhlah Gehazi membawa tongkat Elisa untuk diletakkan di atas anak laki-laki
itu tetapi tidak terjadi apa-apa. Apa yang menjadi kesalahan Gehazi sehingga
tidak terjadi kebangkitan? Sebab dia tidak menutup pintu belakang. Setelah
Elisa datang dia menutup pintu belakang dan membaringkan dirinya di atas anak laki-laki
itu. Tujuh kali Elisa melakukannya dan setelah kali yang ketujuh maka bersinlah
anak itu. Kalau orang bersin berarti yang keluar adalah yang kotor. Elisa
memiliki Firman dan Roh Kudus. Artinya persekutuan dengan Firman dan Roh Kudus
membersihkan dari roh kematian.
Karena Tuhan mau menghukum dunia
maka Tuhan mendorong kita untuk masuk ke kamar. Artinya supaya kita mengerti
rahasia nikah Kristus. Itu sebabnya jangan kita mempermainkan nikah sebab nikah
jasmani kita adalah pantulan nikah sorga. Kalau tidak mengerti rahasia nikah
maka tidak akan luput ketika Tuhan datang dengan hukuman.
Yesaya
26:20-21
26:20
Mari bangsaku, masuklah ke dalam kamarmu, tutuplah pintumu sesudah engkau
masuk, bersembunyilah barang sesaat lamanya, sampai amarah itu berlalu.
26:21
Sebab sesungguhnya, TUHAN mau keluar dari tempat-Nya untuk menghukum penduduk
bumi karena kesalahannya, dan bumi tidak lagi menyembunyikan darah yang
tertumpah di atasnya, tidak lagi menutupi orang-orang yang mati terbunuh di
sana.
Dulu Israel dihukum tetapi ke
depan ini penghukuman akan terjadi secara global di seluruh dunia. Sebab itu
mari kita masuk dalam kamar, masuk dalam persekutuan nikah dengan Krsitus
dengan cara memberi diri digembalakan dalam sistem tiga macam ibadah. Di sana
ada harapan untuk kita terlindung sebab kita akan disingkirkan oleh Tuhan.
Tutuplah pintu belakang.
Selesaikanlah semua masalah-masalah lalu yang di belakang jangan dibawa
menyeberang pada tahun di depan kalau mau melihat kehidupan. Tuhan Yesus yang
punya Firman ada di tengah kita, Dia Imam Besar dan Dia siap untuk memercikan
darah untuk mendamaikan kita.
Tuhan memberkati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar