Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus
I Tesalonika 5:23-28 Salam
5:23 Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.
5:24 Ia yang memanggil kamu adalah setia, Ia juga akan menggenapinya.
5:25 Saudara-saudara, doakanlah kami.
5:26 Sampaikanlah salam kami kepada semua saudara dengan cium yang kudus.
5:27 Demi nama Tuhan aku minta dengan sangat kepadamu, supaya surat ini dibacakan kepada semua saudara.
5:28 Kasih karunia Yesus Kristus, Tuhan kita, menyertai kamu!
Ini adalah salam dari rasul Paulus menunjukkan doa selamat hamba Tuhan bagi sidang jemaat. Isi doa selamat ini supaya jemaat mendapat damai sejahtera. Damai sejahtera adalah kita tidak merasakan lagi apa yang dirasakan oleh daging. Syarat untuk mengalami damai sejahtera adalah mengalami penyucian tubuh, jiwa, roh, disucikan dari pengaruh setan tritunggal yang selalu mengganggu hati, pikiran kita yang mau menguasai tubuh, jiwa, roh kita sehingga kita tidak damai.
Proses penyucian adalah
Yohanes 15:1-3
15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
seperti ranting melekat pada Yesus pokok anggur yang benar = tergembala dengan benar dan baik, tergembala pada Firman pengajaran yang benar, Firman yang dikatakan oleh Yesus sendiri, Firman yang dibukakan rahasianya oleh Tuhan, ini yang sanggup menyucikan kita dari pengaruh setan tritunggal, yaitu:
1. Iblis atau naga di udara, pengaruh iblis adalah roh jahat, roh najis, roh durhaka menimbulkan perbuatan daging dan merusak nikah. Begitu banyak nikah yang hancur hari-hari terakhir ini. Korban perang dunia I, II ada datanya, tapi korban peperangan dalam rumah tangga tidak ada yang mendata, begitu banyak dari istana presiden sampai rakyat jelata korban nikah, buah nikah yang hancur.
2. Nabi palsu dengan roh dusta dan ajaran palsu, ini mengikat jiwa, tiap ajaran itu ada rohnya, dan merusak tahbisan, pelayanan.
3. Antikrist dengan roh hujat, roh kebencian, juga cinta uang/ ikatan uang, ini mengikat roh, sehingga tidak bisa mengasihi Tuhan, tidak bisa menyembah Tuhan, merusak penyembahan.
Itu sebabnya biarlah kita tergembala dengan benar dan baik, di situ tubuh, jiwa, roh kita disucikan lewat Firman pengajaran yang benar.
Allah Tritunggal menyucikan kita dalam penggembalaan, disucikan lewat 3 macam ibadah pokok :
Ø Ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, kita disucikan oleh Yesus Anak Allah, lewat Firman pengajaran dan perjamuan suci.
Ø Ibadah raya, kita disucikan oleh Allah Roh Kudus lewat urapanNya
Ø Ibadah doa penyembahan, kita disucikan oleh Allah Bapa di dalam kasihNya
Penyucian ini mempererat persekutuan kita dengan sesama terutama dengan Tuhan.
1 Petrus 1:22
1:22 Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran, sehingga kamu dapat mengamalkan kasih persaudaraan yang tulus ikhlas, hendaklah kamu bersungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hatimu.
Kasih persaudaraan timbul dari kesucian, semakin disucikan kasihnya semakin meningkat.
Kita bisa mengasihi sesama sampai mengasihi orang yang memusuhi kita, juga mengasihi Tuhan.
Di dalam 1 Tesalonika 5:26 kasih persaudaraan ditandai dengan cium kudus berarti ada suasana damai sejahtera. Cium kudus bukan cium Yudas, cium Yudas itu munafik.
Persekutuan dengan sesama semakin meningkat, persekutuan dengan Tuhan semakin meningkat, kita semakin erat dengan Tuhan, maka ada hasilnya:
Ø Allah sumber damai sejahtera menunjuk pribadi Yesus Imam Besar setia menggenapi janjiNya untuk memelihara tubuh, jiwa, roh kita sampai sempurna.
(1 Tesalonika 5:23-24)
Ø Allah sumber damai sejahtera, Yesus imam besar menghancurkan iblis di bawah kaki kita, artinya:
Roma 16:20
16:20 Semoga Allah, sumber damai sejahtera, segera akan menghancurkan Iblis di bawah kakimu. Kasih karunia Yesus, Tuhan kita, menyertai kamu!
a) Kita tidak bisa tersandung atau menjadi batu sandungan. Semakin suci kehidupannya semakin sulit untuk tersandung atau menjadi sandungan.
b) Yesus imam besar sanggup menyelesaikan semua masalah kita sampai yang mustahil sekalipun, sanggup menyelesaikan persoalan, pergumulan kita tepat pada waktunya.
Ibrani 4:16
4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
Ibrani 2:18
2:18 Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.
c) Yesus imam besar memberi kebahagiaan sorga, bahkan kebahagiaan di tengah-tengah sengsara karena Yesus, karena Firman, karena ibadah pelayanan. Yesus imam besar agung memberi kebahagiaan kepada kita yang memuncak pada pesta nikah anak domba Allah.
Tuhan memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar