Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
Yohanes 15:1-5
15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
15:2 Setiap ranting pada-Ku yang tidak berbuah, dipotong-Nya dan setiap ranting yang berbuah, dibersihkan-Nya, supaya ia lebih banyak berbuah.
15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
16:4 Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.
15:5 Akulah pokok anggur dan kamulah ranting-rantingnya. Barangsiapa tinggal di dalam Aku dan Aku di dalam dia, ia berbuah banyak, sebab di luar Aku kamu tidak dapat berbuat apa-apa.
Kalau tergembala dengan benar dan baik seperti ranting yang melekat pada pokok anggur yang benar, maka kita akan mengalami 3 aktivitas Allah Bapa yang dikaitkan dengan kebun anggur.
1. BapaKulah pengusahanya. Ini menunjuk aktivitas kasih Allah Bapa. Artinya:
a) Hidup kita tidak tergantung apapun di dunia ini tetapi tergantung dari kasih Allah Bapa.
b) Kasih Allah Bapa memberi jaminan keberhasilan di dalam hidup kita. Bapa itu pengusaha yang tidak akan pernah bangkrut.
2. Yohanes 15:16
15:16 Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.
Bapa menjawab segala doa kita dan menyediakan segala kebutuhan kita. Ini menunjukan aktivitas kebaikan Allah Bapa. Dari sini kita diajar sebagai orang Kristen harus rajin menyembah Tuhan. Jangan hanya doa permohonan, jangan malas menyembah Tuhan. Ayo tingkatkan doa penyembahan kita.
Waktu murid-murid bertanya ‘kalau kami berdoa apa yang harus kami ucapkan’ mulailah Yesus mengajar doa Bapa kami. Dalam doa Bapa kami ada 3 kebutuhan pokok gereja Tuhan.
a) Matius 6:8-11
6:8 Jadi janganlah kamu seperti mereka, karena Bapamu mengetahui apa yang kamu perlukan, sebelum kamu minta kepada-Nya.
6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.
6:11 Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya
Ini kebutuhan pokok kita yang utama, baik secara jasmani, terutama secara rohani. Kalau belajar peta zaman, kita ini sudah berada pada hari ke enam minggu ketebusan. Makanan yang kita perlukan di hari yang keenam adalah 2 gomer manna per orang.
Keluaran 16:22
16:22 Dan pada hari yang keenam mereka memungut roti itu dua kali lipat banyaknya, dua gomer untuk tiap-tiap orang; dan datanglah semua pemimpin jemaah memberitahukannya kepada Musa.
Jadi makanan yang kita butuhkan adalah Firman yang sanggup membawa kita 2 menjadi satu. Firman yang sanggup membawa kita menjadi Mempelai Wanita Tuhan yang sempurna. Kalau makanan rohani ada, maka jangan ragu, makanan jasmani pasti ada, Tuhan tidak pernah menipu!
Yesus pernah berkata waktu Dia dicobai, ada tertulis manusia bukan hidup dari roti saja tetapi dari setiap perkataan yang keluar dari mulut Allah. Firman yang dikatakan oleh Tuhan itulah Firman yang dibukakan rahasianya yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain di dalam Alkitab. Ini kebutuhan pokok kita, sudah sanggup memelihara hidup kita di padang gurun dunia ini. Sekarang kita mengembara di padang gurun dunia ini, kita dipelihara oleh Manna, roti Malaikat, Firman pengajaran yang benar. Kalau sudah ada makanan yang rohani Firman pengajaran yang benar maka yang jasmani Tuhan sediakan.
b) Matius 6:12
6:12 dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami;
Ini adalah suasana damai sejahtera, suasana tanpa dosa, ini kebutuhan pokok kita. Ada makanan, tetapi kalau tidak damai, biar menghadapi makanan yang mewah dan hebat di meja, tetapi kalau tidak damai, tidak enak! Jadi supaya suasana ini kita rasakan, selesaikan dosa, bukan menambah dosa. Selesaikan dosa oleh dorongan Firman pengajaran yang benar.
II Timotius 3:16
3:16 Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran.
Selesaikan dosa oleh dorongan Firman, jangan karena terpojok, sudah ketahuan baru mengaku. Mengakulah oleh dorongan Firman sehingga kita bisa saling mengaku, saling mengampuni, ada damai sejahtera.
Ketika manusia jatuh dalam dosa mereka tahu kalau mereka telanjang. Manusia berdosa telah kehilangan kemuliaan Allah, tidak punya pakaian.
Roma 3:23
3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
Tetapi kalau kita bisa menyelesaikan dosa, saling mengaku dan saling mengampuni maka dosa selesai dan kita menerima pakaian Yesus dari kayu salib.
Yohanes 19:23-24
19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian — dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
19:24 Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.
Ada 2 pakaian yang diberikan Yesus untuk menutupi ketelanjangan kita manusia berdosa:
1) Pakaian yang dibagi 4. Ini pakaian keselamatan atau pakaian kebenaran. Jadi setelah dosa kita diselesaikan, kita dibenarkan oleh darah Yesus. Ketelanjangan kita ditutupi dengan pakaian kebenaran.
2) Jubah Yesus yang diundi. Ini adalah jubah kesucian = jabatan pelayanan. Dosa diselesaikan, kita dibenarkan, kita mendapattkan jabatan pelayanan dari Tuhan.
Efesus 4:11-12
4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
Jabatan pelayanan ini untuk orang kudus, orang yang mau dikuduskan. Makanya kenapa pelayanan menjadi berat? Karena ada dosa yang dipertahankan. Makanya sulit, mau pakai jubah kesucian tidak bisa! Gembala mempertahankan dosa, imam-imam mempertahankan dosa, akhirnya yang dilepaskan bukan dosanya tetapi jabatan pelayanan yang dilepaskan.
Sebna menanggalkan jubahnya, dia tinggalkan istana untuk mengurus hal-hal yang jasmani. Akhirnya Tuhan bilang Aku akan menggulung kamu dan melemparkan kamu seperti bola! Kalau jabatan sudah dilepaskan, kehidupan seperti itu akan menjadi bola permainannya setan. Ditendang ke dosa A, ke dosa B, ke dosa C, setan bersorak, kita yang rugi.
Kita minta kepada Tuhan makanan Firman pengajaran, kalau itu ada makanan jasmani pasti ada. Kita minta kepada Tuhan pakaian, kemampuan menyelesaikan dosa maka Tuhan berikan pakaian kebenaran dan jubah kesucian atau jabatan pelayanan.
c) Matius 6:13
6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. [Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.]
Kebutuhan pokok ketiga adalah lepas dari setan, ini adalah suasana kebahagiaan. Makanan sudah ada, pakaian sudah ada, tetapi kalau tidak bahagia tidak ada gunanya. Secara jasmani kita punya makanan, kita punya pakaian mewah, tetapi tidak bahagia, buat apa! Kita butuh makanan rohani, Tuhan berikan. Kita butuh pakaian rohani Tuhan berikan. Dan Tuhan berikan lagi kepada kita suasana kebahagiaan.
Bagaimana supaya lepas dari setan? Kita harus bergaul dengan Allah Tritunggal lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok supaya kita terlepas dari setan.
1) Meja roti sajian, itu adalah ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, kita bergaul dengan Yesus Anak Allah di dalam Firman pengajaran dan perjamuan suci.
2) Pelita emas, ketekunan dalam ibadah raya. Kita bergaul dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia.
3) Mezbah dupa emas, ketekunan dalam ibadah doa penyembahan. Kita bergaul dengan Allah Bapa di dalam kasihNya.
Tekuni 3 macam ibadah pokok, kita berada di tangan Yesus Gembala Agung. Ada jaminan kebahagiaan. Setan itu sumber penderitaan dan air mata. Tetapi dia menipu manusia! Berbuat dosa dia bilang pesta, padahal itu menipu. Tetapi kalau kita melekat pada Allah Tritunggal ada jaminan kebahagiaan.
Yohanes 10:27-28
10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Tidak ada yang bisa merebut kita dari tangan Tuhan Yesus! Mari kita tergembala dengan benar dan baik, melekat pada Allah Tritunggal, kita mengalami kebahagiaan Sorga. Hanya orang yang tergembala akan merasakan 3 aktivitas dari Allah Bapa. Mulai dari kasihNya, kedua kebaikanNya, ketiga kesetiaanNya.
3. Yohanes 15:25-26
15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
Aktivitas ketiga Bapa memberikan Roh Kudus kepada kita. Ini adalah aktivitas kesetiaan Allah Bapa. Kalau kita berada di ruangan suci ada urapan, ada Roh Kudus diberikan kepada kita.
Imamat 21:12
21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.
Mulai dari Yohanes 15:18 bicara tentang kebencian kepada orang Kristen, kepada anak-anak Tuhan. Bapa di Sorga tahu kita akan menghadapi kebencian yang sempurna, kebencian yang kian meningkat, sampai kebencian tanpa alasan.
Yohanes 15:18-19,23-25
15:18 "Jikalau dunia 1membenci kamu, ingatlah bahwa ia telah lebih dahulu 2membenci Aku dari pada kamu.
15:19 Sekiranya kamu dari dunia, tentulah dunia mengasihi kamu sebagai miliknya. Tetapi karena kamu bukan dari dunia, melainkan Aku telah memilih kamu dari dunia, sebab itulah dunia 3membenci kamu.
15:23 Barangsiapa 4membenci Aku, ia 5membenci juga Bapa-Ku.
15:24 Sekiranya Aku tidak melakukan pekerjaan di tengah-tengah mereka seperti yang tidak pernah dilakukan orang lain, mereka tentu tidak berdosa. Tetapi sekarang walaupun mereka telah melihat semuanya itu, namun mereka 6membenci baik Aku maupun Bapa-Ku.
15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka 7membenci Aku tanpa alasan.
Ada 7 kali dikatakan membenci, angka 7 itu angka sempurna, ini kebencian yang sempurna! Kebencian yang kian meningkat dari dunia dan juga dari orang Kristen duniawi. Ini yang kita hadapi hari-hari terakhir ini = menghadapi sengsara daging tanpa dosa yang kian meningkat! Kebencian dari luar sudah hebat, dari dalam lebih hebat lagi, sesama orang Kristen tetapi Kristen duniawi. Lebih dahsyat lagi sengsara yang kita hadapi.
Manusia dalam suasana senang temannya banyak. Apalagi kalau lagi sukses, lagi berhasil, semua datang mengaku temannya, kumpul semua. Ada yang mengaku saudaranya, mengaku temannya, tetangganya. Tetapi kalau dalam susah sengsara, dalam keadaan duka satu persatu menjauhi. Tetapi kita punya Bapa di Sorga yang setia, saat kita dalam sengsara ada Bapa di Sorga lewat mengutus Roh KudusNya. Roh Kudus menyertai kehidupan kita sekalian, bahkan di saat kita sengsara.
Kenapa Allah Bapa mengizinkan kita sengsara daging tanpa dosa? Sebagai ujian untuk meningkatkan rohani kita.
I Petrus 4:12-14
4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.
Tuhan izinkan kita menghadapi sengsara untuk ujian peningkatan rohani. Supaya rohani kita bisa mencapai level tertinggi yaitu sempurna menjadi Mempelai Wanita Tuhan, sama mulia dengan Tuhan. Tetapi jangan takut, dalam ujian ada Roh Kudus diberikan kepada kita.
Inilah 3 aktivitas Allah Bapa, hanya bisa dialami oleh kehidupan yang seperti ranting melekat pada pokok anggur yang benar, kehidupan yang tergembala.
Kegunaan Roh Kudus:
1. Roh Penghibur. Menghibur kita supaya kuat menghadapi sengsara. Bahkan bahagia di tengah-tengah sengsara. Tidak masuk akal orang sengsara bisa bahagia, tetapi Roh Kudus bisa memberikan kebahagiaan di tengah-tengah kita.
2. Sebagai Roh Penolong untuk menolong kita tepat pada waktunya, tidak terlambat, tidak terlalu cepat. Kapan waktu ditolong? Saat sengsara yang kita alami sudah mencapai puncaknya dan saat itu kita betul-betul sudah tidak berdaya lagi, tidak bisa berbuat apa-apa, dan tidak ada orang yang mau menolong. Di situlah Tuhan menolong. Roh Kudus, roh Penolong menolong kita.
Jadi jangan kecewa dan putus asa kalau ditinggal sendiri, masih ada Roh Kudus. Yang penting jangan Roh Kudus meninggalkan kita. Sudah sengsara lalu bersungut, ngomel, tidak mau ibadah, tidak mau menyembah. Itu sengsara konyol! Kering, tanpa Roh Kudus.
Biarlah saat sengsara kita selalu ingat ada Roh Kudus, ada Roh Penolong. Ingat waktu Lazarus sakit. Saat itu Maria dan Marta menghadapi sengsara. Tetapi Tuhan tidak langsung menolong, sengaja Yesus tinggal beberapa hari sampai Lazarus mati dan sudah dikubur 4 hari. Betul-betul sudah tidak berdaya, mau membangkitkan orang mati itu sudah tidak berdaya. Tetapi disitulah Tuhan bekerja. Yesus berkata kepada Maria ‘jika engkau percaya, engkau akan melihat kemuliaan Allah’. Roh Kudus, Roh Kemuliaan sanggup menolong, bahkan yang sudah mustahil sekalipun.
Tahun ini tahun penyertaan Tuhan. Sengsaranya kian meningkatkan tetapi Tuhan menyertai kita dengan Roh Kudus, Roh Penolong.
3. Sebagai roh kemuliaan untuk mengubahkan kita manusia yang hina, sangking hinanya disebut seperti anjing dan babi, diubahkan menjadi manusia yang mulia yang memiliki tabiat Yesus. Apa tabiat Yesus yang kita dapatkan saat diperhadapkan dengan sengsara?
a) Sabar, sabar menunggu waktu Tuhan, sabar menderita.
b) Tidak membalas kejahatan dengan kejahatan tetapi dengan kebaikan. Tidak balas membenci.
I Petrus 2:23
2:23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
c) Tabiat kasih. Sesakit apapun kita diperlakukan kita masih bisa mengasihi. Mulai dari mendoakan, membantu, menolong saat orang itu dalam kesusahan. Itu tabiat Yesus masuk di dalam kita. Sampai kita punya kasih yang sempurna. Seperti Matahari dipancarkan bukan saja kepada orang baik tetapi juga kepada orang jahat.
Puncak keubahan hidup adalah ketika kita sempurna seperti Yesus, menjadi Mempelai Wanitanya Yesus masuk di dalam Yerusalem yang Baru. Ini kerinduan hati saya, bersama isteri, anak, keluarga dan semua sidang jemaat bisa sempurna menyambut Yesus, Mempelai Pria Sorga. Di sanalah, di Yerusalem Baru kita mendapatkan puncak kasih Tuhan, puncak kebaikan Tuhan, punyak kesetiaan Tuhan, kita menyatu dengan Yesus selamanya. Apapun yang terjadi selalu berkata Tuhan Yesus baik.
|
GPT “Kristus Penebus” Jl. Langgadopi No.4 Tentena Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663 HP: 081334496911 Email: imamat_raja@yahoo.com |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar