20260331

Kebaktian PA Kisah Para Rasul, Rabu 14 Januari 2026 Pdt. Handri Otniel Legontu

 


 

 

 

 

 

Salam damai sejahtera di dalam Kasih Tuhan Yesus Kristus.

 

Kisah Para Rasul 1:8-11

1:8 Tetapi kamu akan menerima kuasa, kalau Roh Kudus turun ke atas kamu, dan kamu akan menjadi saksi-Ku di Yerusalem dan di seluruh Yudea dan Samaria dan sampai ke ujung bumi."

1:9 Sesudah Ia mengatakan demikian, terangkatlah Ia disaksikan oleh mereka, dan awan menutup-Nya dari pandangan mereka.

1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,

1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

 

Yesus naik ke Sorga dengan 2 janji besar:

1.      Janji pencurahan Roh Kudus. Ini sudah digenapi pada 120 murid waktu terjadi pencurahan Roh Kudus.

2.      Janji Yesus akan datang kembali di dalam kemuliaan.

 

Kita bahas janji yang kedua. Yesus akan datang dengan cara yang sama Dia terangkat ke Sorga yaitu datang di atas awan-awan, artinya menang atas daya tarik dunia. Yesus datang kedua kali untuk menjemput gereja Tuhan yang siap sedia yaitu kehidupan yang menang atas daya tarik dunia.

 

Namun kenyataannya keadaan gereja Tuhan banyak seperti keadaan murid-murid, yaitu:

Lukas 8:14

1:10 Ketika mereka sedang menatap ke langit waktu Ia naik itu, tiba-tiba berdirilah dua orang yang berpakaian putih dekat mereka,

 

Murid-murid menatap ke langit tetapi sudah tidak memperhatikan apa yang terjadi di sekitar, melongo. Menatap ke langit tanpa ada aktivitas, artinya tidak siap sedia. Mereka tidak sadar ada 2 malaikat berdiri di dekat mereka. Mereka tidak siap, hanya melongo, menatap tanpa kegiatan. Bukti tidak siap, mereka tidak aktif dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus. Inilah keadaan gereja Tuhan kebanyakan.

 

Supaya gereja siap, Tuhan mengirim 2 malaikat dengan 1 berita. Malaikat menunjuk gembala. 2 malaikat dengan 1 berita menunjuk 2 menjadi 1, berita mempelai, Kabar Mempelai. Jadi ini adalah gembala yang Tuhan percayakan berita Mempelai untuk membawa sidang jemaat menjadi Mempelai Wanita Tuhan. Saat semua tertidur terdengar berita, lihat mempelai datang songsonglah Dia. Ini yang sanggup mengaktifkan kita di dalam kegerakan rohani, dalam pembangunan Tubuh Kristus.

 

Ketika sudah datang malaikat memberitakan berita itu, ada kegerakan. Pada ayat 12 murid-murid sudah berada dalam kegerakan rohani, mereka bertekun dalam doa, mereka sehati, mereka membuang undi siapa yang akan menggantikan Yudas dan seterusnya, ada kegiatan rohani. Kita mendengar Kabar Mempelai dari hamba Tuhan, tidak langsung dari Tuhan, supaya kita bergairah masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus.

 

Kabar Mempelai atau Firman pengajaran yang benar dalah ilham Tuhan supaya gereja bisa masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus. Dulu di ilhamkan pada Pdt. Van Gessel, ini yang harus kita pegang teguh. Dinubuatkan dengan pembangunan Bait Allah Salomo berdasarkan ilham Tuhan kepada Daud. Memang bukan Daud yang membangun karena zaman Daud adalah zaman perang.

I Tawarikh 28:11,19

28:11 Lalu Daud menyerahkan kepada Salomo, anaknya, rencana bangunan dari balai Bait Suci dan ruangan-ruangannya, dari perbendaharaannya, kamar-kamar atas dan kamar-kamar dalamnya, serta dari ruangan untuk tutup pendamaian.

28:19 Semuanya itu terdapat dalam tulisan yang diilhamkan kepadaku oleh TUHAN, yang berisi petunjuk tentang segala pelaksanaan rencana itu.

 

Jadi pembangunan Bait Allah yang begitu megah itu berdasarkan ilham Tuhan. Sekarang bagi kita pembangunan Tubuh Kristus berdasarkan ilham Tuhan, pengajaran yang benar, Kabar Mempelai. Ketika Bait Allah selesai ditahbiskan, Tuhan hadir dalam kemuliaanNya memenuhi Bait Suci.

II Tawarikh 5:14

5:14 sehingga imam-imam itu tidak tahan berdiri untuk menyelenggarakan kebaktian oleh karena awan itu, sebab kemuliaan TUHAN memenuhi rumah Allah.

 

Kalau tanpa ilham, tidak ada kemuliaan di situ. Begitu juga kita gereja, kalau aktif dalam gereja tetapi tanpa pembukaan rahasia Firman, tidak ada kemuliaan di situ. Tetapi kalau pelayanan kita dikomando oleh Firman pengajaran yang benar di situ ada kemuliaan Tuhan, akan membawa kita masuk dalam kemuliaan kekal bersama Yesus. Yesus kepala, kita tubuh, Bait Allah yang rohani, menyatu untuk selama-lamanya, dipermuliakan untuk selama-lamanya.

 

Itu sebabnya iblis bekerja keras. Di zaman Perjanjian Lama setelah Bait Allah selesai dibangun lalu berganti-gantian raja memerintah di Yerusalem, ada seorang raja yang menutup Bait Allah, menghancurkan perkakas-perkakasnya. Salah satu yang dia rombak adalah mezbah korban bakaran. Ilham Tuhan dibuang, diganti dengan mezbah yang mengikuti mezbah yang ada di Aram. Ini yang terjadi akhir zaman ini, gereja yang tidak siap sedia, justru mengubah ilham ini, mau mengotak-atik Kabar Mempelai. Ini yang kita waspadai akhir zaman ini, sementara gereja sudah mau masuk garis akhir, sudah mau mencapai kemuliaan kekal, ada oknum-oknum yang diperalat oleh iblis untuk mengotak-atik Kabar Mempelai, mengubah pengajaran yang benar, mengubah ilham Tuhan seperti raja Ahas.

II Raja-raja 16:10

16:10 Sesudah itu pergilah raja Ahas menemui Tiglat-Pileser, raja Asyur, ke Damsyik. Setelah raja Ahas melihat mezbah yang ada di Damsyik, dikirimnyalah kepada imam Uria ukuran dan bagan mezbah itu, menurut buatannya yang tepat.

 

Di sini ada 2 yang bekerja sama yaitu imam dan raja. Hati-hati imam-imam dan raja-raja di gereja, justru ini yang mau merubah Ilham Allah yang benar. Yang sudah melayani dalam Kabar Mempelai, tetapi mengotak atik, mau mengubahnya.

 

II Raja-raja 16:11-12

16:11 Lalu imam Uria mendirikan mezbah; tepat seperti keterangan yang dikirimkan raja Ahas dari Damsyik, demikianlah dibuat imam Uria menjelang datangnya raja Ahas dari Damsyik.

16:12 Setelah raja pulang dari Damsyik, maka raja melihat mezbah itu. Lalu mendekatlah raja kepada mezbah itu, naik ke atasnya,

 

Kalau dilihat dengan mata jasmani raja ini giat, pelayanannya luar biasa, tetapi ilham dari Tuhan sudah digeser! Kelihatan mirip dengan yang di Tabernakel, ada korban pagi dan korban petang, tetapi ini palsu!

 

II Raja-raja 16:13-18

16:13 membakar korban bakarannya dan korban sajiannya, mencurahkan korban curahannya di atas mezbah itu, dan menyiramkan darah korban keselamatannya kepadanya.

16:14 Tetapi ia menyuruh menggeser mezbah tembaga yang ada di hadapan TUHAN dari depan rumah TUHAN, dari antara mezbah baru dengan rumah itu, dan menaruhnya di sebelah utara mezbah baru itu. 

16:15 Kemudian raja Ahas memerintahkan kepada imam Uria: "Bakarlah di atas mezbah besar itu korban bakaran pagi dan korban sajian petang, juga korban bakaran dan korban sajian raja, lagi korban bakaran dan korban sajian dan korban-korban curahan seluruh rakyat negeri; dan siramkanlah kepadanya segenap darah korban bakaran dan segenap darah korban sembelihan; tetapi mezbah tembaga itu adalah urusanku."

16:16 Lalu imam Uria melakukan tepat seperti yang diperintahkan raja Ahas.

16:17 Sesudah itu raja Ahas memotong papan penutup kereta penopang dan menyingkirkan bejana pembasuhan dari atasnya, juga "laut" itu diturunkannya dari atas lembu tembaga yang mendukungnya dan ditaruhnya di atas alas batu. 

16:18 Selanjutnya, demi raja Asyur, disingkirkannya dari rumah TUHAN serambi tertutup untuk hari Sabat yang telah didirikan pada rumah TUHAN, juga pintu masuk untuk raja yang di sebelah luar.

 

Apa kata Tuhan terhadap perbuatan Ahas ini? Itu adalah perbuatan biadab! Jadi kalau mengubah ilham Tuhan, Kabar Mempelai yang sudah kita terima dari pendahulu, itu adalah perbuatan biadab!

II Tawarikh 28:19

28:19 Demikianlah TUHAN merendahkan Yehuda oleh karena Ahas, raja Israel itu, membiarkan kebiadaban berlaku di Yehuda dan berubah setia kepada TUHAN.

 

Berubah setia kepada Tuhan itu disebut biadab. Biadab itu suatu kejahatan hebat, sudah terlalu jahat. Jadi di mata Tuhan orang yang sudah merombak ilham sudah terlalu jahat! Bagaimana mungkin masuk kemuliaan kekal bersama Yesus, bagaimana bisa menyambut Yesus.

 

Yang seringkali menjadi alasan, hamba Tuhan itu banyak kekurangannya makanya ilham mereka tolak. Mereka bilang ilham itu sudah tidak ada, 66 kitab inilah ilham Tuhan. Jadi pengajaran mempelai, pengajaran Tabernakel itu mereka bilang bukan ilham. Hamba Tuhan memang banyak kekurangannya, tetapi ilham Tuhan sempurna. Coba lihat dalam Alkitab, Musa yang menerima petunjuk Tabernakel, Salomo yang membangun Bait Allah, Daud yang menerima ilham membangun Bait Allah, apakah mereka tidak ada kekurangannya? Ada! Kekurangan Musa membuat dia tidak bisa masuk ke tanah Kanaan. Kekurangan Daud lebih lagi, dia berzinah! Tetapi ilham Tuhan tidak pernah salah, ilham Tuhan sempurna. Manusia boleh ada kekurangannya, tetapi ilham Tuhan tidak ada kekurangannya, ilham Tuhan sempurna!

 

Biarlah kita berpegang pada apa yang telah kita terima dari pendahulu, supaya pembangunan Tubuh Kristus segera terwujud dan kita ada di dalamnya. Jangan keluar dari pengajaran yang sehat!

 

Di sini Ahas menyingkirkan mezbah tembaga dan membuat mezbah tiruan yang ada di Damsyik. Bicara mezbah menunjuk ibadah pelayanan. Jadi praktek mengubah ilham Tuhan adalah ilham yang benar berdasarkan pengajaran yang sehat itu disingkirkan, lalu yang digelar ibadah sistem dunia, meniru yang dunia. Ini yang terjadi dalam gereja, yang benar disingkirkan lalu disebut kuno, ortodox, tidak ada kemuliaan di Tabernakel yang ada hanya di kemah Daud. Padahal Alkitab tidak pernah mencatat di kemah Daud ada kemuliaan. Dibalik semua, yang benar disingkirkan, yang dikerjakan ibadah sistem dunia dengan ajaran campur, bukan lagi ajaran yang sehat. Itu suatu perilaku biadab, terlalu jahat di hadapan Tuhan!

 

Memang kelihatan ibadahnya luar biasa, hebat pelayanannya tetapi jahat di mata Tuhan.

II Raja-raja 16:15-16

16:15 Kemudian raja Ahas memerintahkan kepada imam Uria: "Bakarlah di atas mezbah besar itu korban bakaran pagi dan korban sajian petang, juga korban bakaran dan korban sajian raja, lagi korban bakaran dan korban sajian dan korban-korban curahan seluruh rakyat negeri; dan siramkanlah kepadanya segenap darah korban bakaran dan segenap darah korban sembelihan; tetapi mezbah tembaga itu adalah urusanku."

16:16 Lalu imam Uria melakukan tepat seperti yang diperintahkan raja Ahas.

 

Roma 10:2-3

10:2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.

10:3 Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

 

Ibadah palsu ini memang kelihatan hebat, dikerjakan dengan giat. Tetapi ini adalah ibadah tipuan, buatan antikristus si tukang tipu! Yang sangat miris yang sudah ada di dalam Kabar Mempelai koq mau mengikuti ibadah tipuan buatan antikristus si tukang tipu.

 

Memang antikristus itu pandai menipu dan tipuannya berhasil. Jadi jangan heran kalau ada orang dulunya dipakai dalam Kabar Mempelai tetapi kemudian terjun bebas. Itulah kerjaan antikristus, pergerakannya begitu dahsyat hari-hari terakhir ini. Dia disebut raja yang pandai menipu dan tipuannya berhasil, banyak yang terseret. Yang terseret ekor naga itu banyak!

Daniel 8:23-25

8:23 Dan pada akhir kerajaan mereka, apabila orang-orang fasik telah penuh kejahatannya, maka akan muncul seorang raja dengan muka yang garang dan yang pandai menipu.

8:24 Kekuatannya akan menjadi hebat, tetapi tidak sekuat yang terdahulu, dan ia akan mendatangkan kebinasaan yang mengerikan, dan apa yang dilakukannya akan berhasil; orang-orang berkuasa akan dibinasakannya, juga umat orang kudus.

8:25 Dan oleh karena akalnya, penipuan yang dilakukannya akan berhasil; ia akan membesarkan dirinya dalam hatinya, dan dengan tak disangka-sangka banyak orang akan dibinasakannya; juga ia akan bangkit melawan Raja segala raja. Tetapi tanpa perbuatan tangan manusia, ia akan dihancurkan.

 

Ini nubuatan tentang antikristus. Banyak yang diseret oleh tipu daya antikristus ini. Setelah berakhir masa 3,5 tahun dia dihukum oleh Tuhan!

 

Hati-hati, ibadah tipuan ini begitu hebat hari-hari terakhir ini. Saya melihat di yutub saya sedih, dulu luar biasa gereja itu dalam Kabar Mempelai, sekarang koq bisa seperti itu. Kalau dilihat pelayannya sungguh-sungguh, berpuasa dan lain-lain. Tetapi mereka sudah terseret oleh tipu daya antikristus, masuk dalam ibadah tipuan. Akibatnya bukannya bertemu Yesus. Dia tidak akan pernah bertemu Yesus tetapi akan bertemu antikristus, si manusia biadab, manusia durhaka, masuk dalam aniaya antikristus.

 

Kita periksa ibadah yang kita gelar, ini kita pelajari bukan untuk kita lakukan, tetapi supaya kita berhati-hati. Tanda-tanda ibadah tipuan, ibadah sistem dunia:

1.      Raja Ahas mempersembahkan korban, padahal itu tugas imam-imam dari suku Lewi. Artinya ibadah pelayanan tanpa tahbisan yang benar. Soal tahbisan sudah tidak dimengerti, pelayanan dijadikan murahan, siapa saja boleh. Biar tidak bertobat yang penting dia ahli dalam bidang itu. Sama seperti raja, karena dia kaya, banyak ternaknya untuk korban jadi dia kerjakan. Tanpa tahbisan yang benar, sudah tidak jelas tahbisannya! Bahkan bukan gembala dia khotbah, gembalanya malah tidak khotbah. Ada yang alasan dorongan Roh Kudus. Roh Kudus itu tertib, tidak mungkin seperti itu. Tugas gembala sudah tidak dilakukan lagi, sudah  mereka rampas. Mau siapa saja yang penting dia kaya, punya kedudukan di dunia, orang berpengaruh, suruh dia khotbah, pendetanya tidak khotbah.

 

Ini ibadah sistem dunia, kelihatan hebat. Saya pernah dengar komunitas seperti itu, mereka menyanyi-nyanyi lalu siapa yang didorong Roh Kudus dia yang pimpin pujian, habis itu siapa yang didorong Roh Kudus dia yang khotbah. Jadi kalau pendetanya tidak didorong Roh Kudus bisa berbulan-bulan tidak khotbah. Mereka gampang sekali bicara ‘Roh Allah berkata’ padahal tidak begitu. Makanya rasul Paulus berkata uji setiap roh.

 

Ibadah sistem dunia, ibadah tipuan itu sudah tidak jelas tahbisannya. Raja mempersembahkan korban, padahal itu tugas imam. Siapa saja boleh melayani, mau isteri 2, tukang selingkuh, boleh melayani yang penting punya keahlian, pelayanan sudah dijadikan murahan.

 

2.      Raja naik tangga ke atas mezbah

Keluaran 20:26

20:26 Juga jangan engkau naik tangga ke atas ke mezbah-Ku, supaya auratmu jangan kelihatan di atasnya."

 

Arti naik tangga ke atas mezbah adalah

a)      Melayani dengan kesombongan, dengan ketinggian hati, yaitu tidak perlu lagi pembukaan Firman, pemberitaan Firman dikurangi, bahkan kalau perlu tidak ada. Padahal tujuan pembukaan Firman, kalau dulu digambarkan dengan manna, tujuannya supaya bangsa Israel memiliki kerendahan hati.

Ulangan 8:16

8:16 dan yang di padang gurun memberi engkau makan manna, yang tidak dikenal oleh nenek moyangmu, supaya direndahkan-Nya hatimu dan dicobai-Nya engkau, hanya untuk berbuat baik kepadamu akhirnya.

 

Ibadah melayani tetapi tidak perlu lagi pembukaan rahasia Firman. Mulai pendetanya tidak ada pergumulan cari pembukaan Firman, jemaat juga tidak butuh.

II Korintus 10:5

10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

 

Tujuan ilham, tujuan pembukaan rahasia Firman supaya kita mengenal Allah. Ini yang ditentang, tidak perlu lagi pembukaan rahasia Firman Allah.

Efesus 1:17

1:17 dan meminta kepada Allah Tuhan kita Yesus Kristus, yaitu Bapa yang mulia itu, supaya Ia memberikan kepadamu Roh hikmat dan wahyu untuk mengenal Dia dengan benar.

 

Ini yang ngeri akhir zaman ini, ibadah itu dikemas tetapi hanya hiburan saja, hanya menyenangkan daging, tidak perlu Firman.

 

b)      Kalau naik tangga berarti auratnya kelihatan. Artinya ibadah tanpa penyucian, terutama penyucian nikah. Mau melayani bagaimana kalau dia tidak suci! Makanya syarat utama seorang hamba Tuhan adalah kekudusan, jauhi nafsu orang muda. Kesucian ini sudah menjadi sesuatu yang langka didapati dalam gereja.

II Timotius 2:19-22

2:19 Tetapi dasar yang diletakkan Allah itu teguh dan meterainya ialah: "Tuhan mengenal siapa kepunyaan-Nya" dan "Setiap orang yang menyebut nama Tuhan hendaklah meninggalkan kejahatan."

2:20 Dalam rumah yang besar bukan hanya terdapat perabot dari emas dan perak, melainkan juga dari kayu dan tanah; yang pertama dipakai untuk maksud yang mulia dan yang terakhir untuk maksud yang kurang mulia.

2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.

2:22 Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

 

Jadi bukannya aurat ditutup, malah aurat dibuka. Lihat saja dari cara berpakaian. Orang ke gereja malah pakaiannya dibuka, apalagi kalau hamba Tuhan seperti itu. Sudah tidak ada lagi penyucian, bisa dilihat dari segi penampilan, penampilan sudah tidak suci lagi!

 

Jangan sampai kita terjerumus dalam ibadah seperti ini. Dan ibadah seperti ini disukai, digemari.

Yeremia 5:31

5:31 Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?

 

Kita para imam, termasuk saya gembala, kekudusan itu nomor 1, hal yang paling utama! Kita bisa menyanyi, main musik, khotbah, melayani apa saja, banyak potensinya, tetapi tanpa kekudusan tidak ada artinya! Itu malah perilaku biadab! Tuhan tidak suka kita melayani dalam keadaan kotor. Makanya harus kejar kekudusan.

Ibrani 12:14

12:14 Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorang pun akan melihat Tuhan.

 

Jauhilah nafsu orang muda, itu hawa nafsu daging yang kuat. Kemudaan itu gunakan untuk melayani Tuhan sungguh-sungguh dalam kekudusan, bukan untuk mengikuti hawa nafsu daging, jangan! Yang memikul tabut harus menjauhi kecemaran!

II Korintus 6:17

6:17 Sebab itu: Keluarlah kamu dari antara mereka, dan pisahkanlah dirimu dari mereka, firman Tuhan, dan janganlah menjamah apa yang najis, maka Aku akan menerima kamu.

 

Yesaya 52:11

52:11 Menjauhlah, menjauhlah! Keluarlah dari sana! Janganlah engkau kena kepada yang najis! Keluarlah dari tengah-tengahnya, sucikanlah dirimu, hai orang-orang yang mengangkat perkakas rumah TUHAN!

 

Kita mengangkat perkakas rumah Tuhan. Kalau kami hamba Tuhan memikul tabut perjanjian, memberitakan Kabar Mempelai. Keluar dari kenajisan, menjauh dari situ, jangan kena pada yang najis! Menjauh dari kenajisan bukan dengan kekuatan daging, tetapi kekuatan Firman dan urapan Roh Kudus.

 

Gereja Tuhan digambarkan seperti Yerusalem yang sudah layak menjadi ratu. Rohaninya sudah luar biasa, sebentar lagi menjadi Mempelai Wanita Tuhan, mendadak merenggangkan paha, mengumbar aurat. Ngeri akhir zaman ini! Gereja Tuhan yang sudah berada pada jalur yang benar, sudah berada pada rohani yang tinggi bisa jatuh, kalau tidak berjaga-jaga, kalau lengah! Seperti dalam Yehezkiel pasal 16, mereka mengumbar aurat.

 

Kaum muda masa pacaran, masa tunangan, jagalah! Selalu diingatkan dalam kitab Kejadian Tuhan memberkati Adam dan Hawa dulu baru ada perintah beranak cucu dan bertambah banyak. Yang sekarang banyak terjadi beranak dulu baru diberkati. Kalau sudah terlanjur Firman bisa mengangkat dan memulihkan. Betul-betul minta ampun kepada Tuhan, kepada orang tua, didoakan oleh gembala.

 

Kejadian 1:28

1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

 

Kalau lihat praktek-praktek ini, bukankah ini perbuatan biadab! Mana Tuhan mau kalau kita melayani Tuhan seperti ini! Hati Tuhan begitu hancur! Dia sudah berkorban, darahNya tercurah, Yesus persembahkan diriNya supaya kita bisa beribadah pada Allah yang hidup, lalu  kita beribadah dengan keadaan yang kotor, yang najis, hancur hatinya Tuhan!

Ibrani 9:14

9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

 

Bukan berarti saya sudah sempurna tetapi mau diperbaiki, jangan pertahankan apa yang salah. Biarlah Firman terus mengerjakan hidup kita, terutama nikah kita untuk kita berhasil bertemu dengan Yesus Mempelai Pria Sorga. Perilaku yang jahat dan biadab itu tinggalkan semua, jangan ada lagi.

 

Kalau ibadah sudah salah, tahbisan sudah salah, pasti salah terus, kesalahannya akan berlanjut.

II Tawarikh 28:21,24

28:21 Walaupun Ahas merampas barang-barang dari rumah TUHAN, dari rumah raja dan dari rumah-rumah para pemimpin dan menyerahkan semua itu kepada raja negeri Asyur, namun perbuatannya itu tidak menguntungkan dia.

28:24 Ahas mengumpulkan perkakas-perkakas rumah Allah dan menghancurkannya. Ia menutup pintu rumah TUHAN, lalu membuat mezbah-mezbah bagi dirinya di segenap penjuru Yerusalem.

 

Kita ini Bait Allah, pintunya ditutup, berarti Tuhan tidak bisa lagi masuk di situ. Artinya menutup pintu Bait Allah dan menghancurkan perkakas rumah Allah:

1.      Menutup pintu hati terhadap Tuhan, tidak mau lagi menerima koreksi Firman. Makanya kalau sudah menyimpang dari pengajaran, tahbisan sudah salah, berat sekali mendengar pengajaran yang sehat, tidak mampu lagi.

II Timotius 4:3-4

4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.

4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

 

Telinganya sudah tidak tahan menerima ajaran sehat, hatinya betul-betul sudah tertutup. Sekalipun pengajaran benar itu menunjuk kesalahannya, tetapi dia sudah tidak bsa lagi menerima. Seperti Yudas, tidak bisa menerima lagi, dia sudah menikmati jalan hidupnya yang jahat di hadapan Tuhan. Perilakunya yang jahat sudah dia nikmati, tidak bisa menerima koreksi dari Tuhan. Orang yang sudah menyimpang dari pengajaran kalau mau kita kasih nasihat tidak masuk, sulit! Pengajaran ini pengajaran puncak, kalau ada yang jatuh dari atas jangan coba tahan. Kalau kita coba tahan nanti kita ikut jatuh. Kalau sudah tinggalkan pengajaran ini sulit untuk kembali, kalau ada yang bisa kembali itu hanya kemurahan Tuhan, 1 banding 1.000

 

Mari kita buka pintu hati, jangan ditutup.

II Korintus 6:11-13

6:11 Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu.

6:12 Dan bagi kamu ada tempat yang luas dalam hati kami, tetapi bagi kami hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hati kamu.

6:13 Maka sekarang, supaya timbal balik — aku berkata seperti kepada anak-anakku —: Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!

 

Sekarang kegerakan Kabar Mempelai akan kembali ke Israel. Kalau mereka bisa menerimanya, pintu kemurahan tertutup bagi kita. Sekarang intu kemurahan masih terbuka, buka hati selebar-lebarnya bagi Firman Tuhan.

 

2.      Tidak peduli lagi dengan kebutuhan rohani. Dulu perkakas-perkakas rumah Tuhan ini sarana bagi untuk Israel beribadah di Bait Allah untuk kebutuhan rohani mereka. Ini sudah dihancurkan, berarti tidak peduli lagi dengan kebutuhan rohani, yang penting jasmani senang, enak.

 

Di sini raja Ahas menghancurkan perkakas rumah Tuhan supaya dia menang.

II Tawarikh 28:23

28:23 Ia mempersembahkan korban kepada para allah orang Damsyik yang telah mengalahkan dia. Pikirnya: "Yang membantu raja-raja orang Aram adalah para allah mereka; kepada merekalah aku akan mempersembahkan korban, supaya mereka membantu aku juga." Tetapi allah-allah itulah yang menjadi sebab keruntuhan bagi dia dan bersama-sama dengan dia bagi seluruh Israel.

 

Senang dagingnya, senang jasmaninya, tidak peduli lagi soal kebutuhan jasmani. Berarti orang seperti ini sudah siap untuk dihukum! Tidak peduli lagi dengan rohaninya, yang penting jasmaninya enak, dagingnya senang. Ini jangan terjadi pada kita.

 

Kalau berperilaku seperti Ahas ada akibatnya dan begitu mengerikan!

Yesaya 7:10-12

7:10 TUHAN melanjutkan firman-Nya kepada Ahas, kata-Nya:

7:11 "Mintalah suatu pertanda dari TUHAN, Allahmu, biarlah itu sesuatu dari dunia orang mati yang paling bawah atau sesuatu dari tempat tertinggi yang di atas."

7:12 Tetapi Ahas menjawab: "Aku tidak mau meminta, aku tidak mau mencobai TUHAN."

 

Jawaban Ahas kelihatan rohani, padahal tidak!

Yesaya 7:13

7:13 Lalu berkatalah nabi Yesaya: "Baiklah dengarkan, hai keluarga Daud! Belum cukupkah kamu melelahkan orang, sehingga kamu melelahkan Allahku juga?

 

Jadi kalau ibadahnya ibadah tipuan sistem dunia, kemudian menutup hati bagi Firman, tidak peduli lagi dengan rohaninya, orang itu berarti sedang melelahkan Tuhan! Karena Tuhan sudah capek melihat perilakunya, hukuman datang.

Yesaya 7:17-20

7:17 TUHAN akan mendatangkan atasmu dan atas rakyatmu dan atas kaum keluargamu hari-hari seperti yang belum pernah datang sejak Efraim menjauhkan diri dari Yehuda — yakni raja Asyur."

7:18 Pada hari itu akan terjadi: TUHAN bersuit memanggil lalat yang ada di ujung anak-anak sungai Nil, dan memanggil lebah yang ada di tanah Asyur.

7:19 Dan semuanya akan datang hinggap di lembah-lembah yang terjal dan di celah-celah bukit-bukit batu, di segala pagar duri dan di segala tanah penggembalaan.

7:20 Pada hari itu dengan pisau cukur yang dipinjam dari seberang sungai Efrat, yakni raja Asyur, Tuhan akan mencukur kepala dan bulu paha, bahkan pisau itu akan melenyapkan janggut juga.

 

Akibatnya:

1.      Lalat datang. Lalat membawa wabah penyakit. Artinya wabah penyakit datang. Baik secara jasmani, penyakit tubuh, ekonomi sakit. Terutama secara rohani, rohaninya sakit kena wabah. Kalau dibiarkan bisa sekarat sampai mati. Kelihatan jaya secara jasmani, kelihatan masih hebat melayani, padahal ada wabah menghantam rohaninya, sedang sakit, sekarat sampai mati.

 

Kita periksa rohani kita, sehat atau sakit? Kalau orang sakit tidak punya nafsu makan, mulutnya hambar, makanan enak malah dimuntahkan. Begitu juga kalau rohani sakit, sudah muak dengan Firman, tidak peduli dengan Firman Tuhan. Orang yang muak terhadap makanan, sudah sampai pada pintu gerbang maut.

Mazmur 107:17-18

107:17 Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka;

107:18 mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.

 

Periksa waktu kita dengar Firman, semangat atau bosan? Dulu semangat dengar Firman, sekarang bagaimana? Sudah bosan, bahkan ketika mendengar Firman Tuhan yang keras, pulpennya sudah diremas-remas, mau dikasih patah. Ini sudah muak, sudah sampai pintu gerbang maut. Tuhan tolong jangan terjadi pada kita. Dan yang paling banyak rebah karena lapar akan Firman justru kaum muda!

Amos 8:13

8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;

 

Saya bukan pemilik Firman, saya hamba Tuhan hanya penyalur Firman dari Tuhan. Kalau melihat anak muda sikapnya tidak serius, rasanya hati ini capek, lelah, apalagi Tuhan yang punya Firman!

 

Simpanlah handphonemu, jangan kasih tunjuk itu merk paling bagus, fokuslah dengar Firman. Kadang mereka ini paling super sibuk di dunia ini, sedikit-sedikit buka handphone ada wa masuk. Pengusaha saja kalau dengar Firman tidak buka-buka handphone, nanti selesai ibadah baru lihat ada wa urusan pekerjaan.

 

Sungguh-sungguhlah dengar Firman, jangan tunggu wabah datang. Kalau wabah datang, berebahan! Dulu covid 19 banyak yang rebah, akan datang yang lebih dari itu.

Mazmur 91:6-7

91:6 terhadap penyakit sampar yang berjalan di dalam gelap, terhadap penyakit menular yang mengamuk di waktu petang.

91:7 Walau seribu orang rebah di sisimu, dan sepuluh ribu di sebelah kananmu, tetapi itu tidak akan menimpamu.

 

1000 angka kesucian, kesucian hilang. 10.000 kaitannya dengan bapa yang mengajar. Sudah tidak peduli lagi dengan kesucian dan pengajaran.

 

Memang ekstra bergumul menghadapi akhir zaman ini untuk anak-anak muda. Karena iblis tahu yang mau ditunggangi itu keledai muda, makanya itu yang mau dia hantam, termasuk hamba Tuhan muda. Itu sebabnya saya selalu nasihati pengerja, ayo dijaga, bergaul dengan anak-anak muda lain tunjukan kita ini hamba Tuhan, jangan sudah kebablasan.

 

2.      Lebah datang menghisap madu. Artinya tidak ada lagi kemanisan dalam hidup. Terutama kemanisan dalam nikah tidak ada lagi. Kalau suami, isteri atau anggota keluarga yang lain sudah terjebak dengan ibadah yang lain, lebah sudah datang, tidak ada lagi kemanisan dalam rumah tangga. Sebab itu digumuli, jangan sampai madunya habis. Tidak ada kemanisan yang ada nikahnya tawar, tawar juga dalam pelayanan. Sampai akhirnya asam dan pahit! Kalau sudah asam pahit semua ditinggalkan, nikah ditinggalkan, pelayanan ditinggalkan.

 

Sudah habis madu akhirnya saling menyengat. Menyengat dengan kata-kata dan sebagainya. Kalau hamba Tuhan hanya suka gosipkan hamba Tuhan lain, percayalah dalam pelayanan sudah tidak ada madu, hanya sengat yang ada di situ. Jemaat tinggal cuma karena takut, mau keluar bagaimana, saya yang bangun gereja, saya tinggal dalam kampung sini terlalu jauh mau ke tempat yang lain. Tidak ada lagi madu, hanya sengat yang ada di situ, nanti saling menyakiti, mengumpat dan sebagainya. Bengkak-bengkak semuanya, kedagingan semuanya.

 

3.      Rambut dan janggut dicukur. Rambut dan janggut menunjuk pelayanan Imam Besar.

Mazmur 133:2

133:2 Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.

 

Artinya tidak ada lagi pelayanan dari Imam Besar Agung Yesus. Hidupnya tidak lagi bersuasana damai, nikahnya tidak damai, hatinya tidak damai, dalam penggembalaan tidak damai. Seperti keturunan imam Eli, memandang pekerjaan Tuhan dengan mata bermusuhan, tidak damai! Jadi kalau lihat orang lain melayani, mala dipandang dengan mata bermusuhan. Ada orang melayani sungguh-sungguh, orang diberkati, dipandang dengan mata bermusuhan. Hatinya sudah tidak damai, tidak ada lagi pelayanan Imam Besar Agung.

I Samuel 2:32

2:32 Maka engkau akan memandang dengan mata bermusuhan kepada segala kebaikan yang akan Kulakukan kepada Israel dan dalam keluargamu takkan ada seorang kakek untuk selamanya.

 

Inilah nasib keluarga imam Eli! Kalau ada hamba Tuhan dipakai, hamba Tuhan mendapat penyataan Allah, hamba Tuhan diberkati, seharusnya kita bersukacita sebab semua itu untuk kepentingan pembangunan Tubuh Kristus, berarti untuk kepentingan bersama. Kenapa mau dipandang dengan mata bermusuhan.

 

4.      Bulu paha dicukur. Paha ada kaitan dengan nikah. Artinya nikahnya akan dipermalukan oleh Tuhan, ngeri! Kalau nikah sudah dipermalukan, tidak mungkin masuk pesta nikah Anak Domba Allah. Jangan terjadi dalam kehidupan kita! Hati-hati pada ibadah tipuan, dampaknya ngeri, bisa sampai pada nikah.

 

Tetapi masih ada kemurahan Tuhan yang besar.

Yesaya 7:14

7:14 Sebab itu Tuhan sendirilah yang akan memberikan kepadamu suatu pertanda: Sesungguhnya, seorang perempuan muda mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki, dan ia akan menamakan Dia Imanuel.

 

Serusak-rusaknya Ahas, Tuhan masih menawarkan Imanuel kepadaNya. Artinya Tuhan masih mau menyertai kita, Tuhan mau memperbaiki kita. Dia mau menyatakan kemuliaanNya diam di antara kita! Tetapi ingat, kalau kemurahan Tuhan masih tidak dihargai, ada kekerasan Tuhan. Sekarang Tuhan masih berkemurahan, Dia mau diam di tengah-tengah kita, mau menyertai kehidupan kita.

 

Bait Allah sudah hancur, perkakasnya sudah hancur, bangsa Israel berakhir pada pembuangan, tetapi akhirnya bisa kembali lagi. Dan seiring waktu betul-betul Tuhan nyatakan kemuliaan ketika Sang Imanuel lahir. Kemuliaan Tuhan itu dipertontonkan bukan kepada Zakharia, Elizabet, Yusuf, Maria tetapi kepada gembala-gembala.

Lukas 2:8-11

2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

2:9 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan di dekat mereka dan kemuliaan Tuhan bersinar meliputi mereka dan mereka sangat ketakutan.

2:10 Lalu kata malaikat itu kepada mereka: "Jangan takut, sebab sesungguhnya aku memberitakan kepadamu kesukaan besar untuk seluruh bangsa:

2:11 Hari ini telah lahir bagimu Juruselamat, yaitu Kristus, Tuhan, di kota Daud.

 

Maksudnya bagi kita, sehancur-hancurnya keadaan kita, Tuhan masih mau memperbaiki. Syaratnya jangan jauh dari penggembalaan, bawa hidup kita masuk dalam penggembalaan, tergembala dengan benar dan baik. Di situ ada kemuliaan Tuhan yang sanggup memulihkan kita. Makanya sebagai gembala jangan usir orang yang hancur-hancuran. Biar saja datang, dilayani baik-baik, kalau ulang tahun doakan, kalau mau menggelar ibadah syukuran layani. Selama dia masih ada dalam penggembalaan, dia bersentuhan dengan kemuliaan Tuhan, dia bisa ditolong, dipulihkan dari kehancuran!

 

Kadangkala kami hamba Tuhan lebih suci dari roh suci, orang yang hancur-hancuran tidak diterima. Penggembalaan itu tempat memperbaiki, yang sudah hancur diperbaiki! Wujud kemuliaan Tuhan adalah cahaya Injil Kemuliaan, Kabar Mempelai. Ini yang sanggup memperbaiki dan memulihkan, nikah yang hancur bisa diperbaiki, pelayanan yang hancur bisa diperbaiki, tinggal dari kita mau atau tidak! Dari Tuhan siap sedia mau memperbaiki.

 

Kita ini Bait Allah, kalau ada pengajaran yang benar kita pasti diperbaiki, dimuliakan. Bait Allah dan Tabernakel ada di pertontonkan di Sorga.

Wahyu 15:5-8

15:5 Kemudian dari pada itu aku melihat orang membuka Bait Suci — kemah kesaksian — di sorga.

15:6 Dan ketujuh malaikat dengan ketujuh malapetaka itu, keluar dari Bait Suci, berpakaian lenan yang putih bersih dan berkilau-kilauan dan dadanya berlilitkan ikat pinggang dari emas.

15:7 Dan satu dari keempat makhluk itu memberikan kepada ketujuh malaikat itu tujuh cawan dari emas yang penuh berisi murka Allah, yaitu Allah yang hidup sampai selama-lamanya.

15:8 Dan Bait Suci itu dipenuhi asap karena kemuliaan Allah dan karena kuasa-Nya, dan seorang pun tidak dapat memasuki Bait Suci itu, sebelum berakhir ketujuh malapetaka dari ketujuh malaikat itu.

 

Bait Allah diperlihatkan kemudian ada kemah kesaksian, Tabernakel di Sorga dan di situ ada kemuliaan Allah. Selama kita masih ada dalam penggembalaan, dibina oleh pengajaran yang benar Kabar Mempelai dalam terang Tabernakel, ada harapan untuk dipulihkan. Serusak apapun bisa diperbaiki, bisa dipulihkan.

 

Contoh dalam Alkitab banyak yang sudah hancur nikahnya. Perempuan Samaria ditolong, perempuan yang kedapatan berbuat zinah ditolong, Maria magdalena yang dirasuk 7 setan ditolong, dipakai oleh Tuhan. Jangan sampai kita putus asa. Penyebab kenapa kehancuran berlanjut karena sudah putus asa. Selama masih ada dalam penggembalaan, ada Kabar Mempelai diberitakan, masih ada harapan. Tinggal dari kita mau atau tidak. Mungkin suaminya atau isterinya, anaknya atau orang tuanya masih ada dalam kehancuran, terus didoakan, jangan putus asa. Sudah terlalu lama Tuhan, teruslah berdoa! Seperti janda yang menghadapi masalah, datang terus kepada hakim ‘belalah perkaraku’ sampai akhirnya hakim itu membela perkaranya. Minta sampai Tuhan menjawab doa, ketok sampai Tuhan membuka pintu. Jangan putus asa, masih ada Kabar Mempelai sanggup memulihkan kehidupan kita.

 

Saat Yesus lahir ada kemuliaan Tuhan di padang Efrata dan terdengar pujian dari Bala Tentara Sorga. Waktu Yesus datang kedua kali juga akan terdengar pujian dari paduan suara hamba-hamba Tuhan. Orang-orang yang sudah dipulihkan dari kehancuran rohani, bisa menyambut Tuhan dengan seruan haleluya.

Wahyu 19:5-7

19:5 Maka kedengaranlah suatu suara dari takhta itu: "Pujilah Allah kita, hai kamu semua hamba-Nya, kamu yang takut akan Dia, baik kecil maupun besar!"

19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.

19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

 

Itulah pengantin wanita Tuhan yang siap sedia, yang sudah dikerjakan Firman, yang membuka pintu hatinya bagi Firman pengajaran yang benar, Dia dipulihkan! Saya juga bukan orang yang baik-baik, dulu saya orang yang hancur-hancuran. Kenapa saya katakan seperti itu? Karena status saya anak hamba Tuhan. Saya dipelihara oleh Tuhan secara langsung, makan ayapan Allah, menjadi besar, disekolahkan dan lain-lain, tetapi perbuatan hanya menyakiti Tuhan. Namun Tuhan pulihkan. Selama masih ada dalam penggembalaan, masih ada harapan untuk dipulihkan.

 

Awalnya saya tentang Firman, sampai saya bilang dalam hati, terlalu papa ini masa kelakuannya saya dilapor-lapor sama gembala, padahal tidak. Saya lawan, saya tidak bisa menerima Firman, tetapi Firman terus datang sehingga akhirnya mau membuka hati, mau menyelesaikan semuanya. Saya telpon orang tua, mengaku dosa! Saya kira saya akan dimarah, berbagai macam ketakutan muncul. Tetapi satu kalimat saja menyejukan hati, beliau berkata Firman sudah sampai sama ngana anakku, mari torang berdoa. Sejuk sekali hati ini, Tuhan pulihkan. Sesudah itu panggilan Tuhan semakin jelas untuk menjadi hamba Tuhan sepenuh.

 

Yang hancur-hancuran jangan putus asa, masih ada Imanuel, Tuhan masih mau menyertai. Buktinya di depan ada Perjamuan Suci, Tuhan sediakan Tubuh dan darahNya untuk kita, untuk memperbaiki kita yang sudah hancur.

Yesaya 52:13-14

52:13 Sesungguhnya, hamba-Ku akan berhasil, ia akan ditinggikan, disanjung dan dimuliakan.

52:14 Seperti banyak orang akan tertegun melihat dia — begitu buruk rupanya, bukan seperti manusia lagi, dan tampaknya bukan seperti anak manusia lagi —

 

Yesus rela hancur, Dia mau memperbaiki kehidupan kita. Dia mau mengangkat kita menjadi hamba kesucianNya yang akhirnya nanti bisa menyambutNya di awan-awan. Ini perhatian Tuhan yang besar bagi kita. Yang sudah hancur mau Tuhan perbaiki dan Tuhan jadikan hamba kesucian! Kalau dipikir siapa kita ini, kalau di dunia orang yang sudah hancur begitu, apalagi kalau sudah dicap sampah masyarakat tambah dikucilkan, bahkan diusir dari kampung! Tetapi Tuhan tidak demikian. Yang sudah hancur dia masih mau terima. Firman masih diberitakan, Tubuh dan darahNya disediakan supaya kita diperbaiki. Yang sudah baik dipertahankan, jangan jadi hancur. Biar dibawa terus sampai kepada kesempurnaan.

 

Di dalam Tubuh Mempelai Wanita ini di situ ada mantan pelacur, mantan pemabuk, mantan segala macam yang jahat dan najis, tetapi Tuhan mau perbaki, mau Tuhan pulihkan. Tuhan mampu memperbaiki semuanya, tinggal dari kita, buka hati selebar-lebarnya.

II Korintus 6:13

6:13 Maka sekarang, supaya timbal balik — aku berkata seperti kepada anak-anakku —: Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!

 

Buka hati selebar-lebarnya, biar Tuhan bekerja memulihkan kita sekalian. Yang sudah hancur-hancuran mau Tuhan perbaki, Dia mau mengangkat kita menjadi hamba kesucian.

 

Tuhan Yesus memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar