Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
Kita mempelajari tentang Pelita Emas atau kandil.
Keluaran 25:39
25:39 Dari satu talenta emas murni haruslah dibuat kandil itu dengan segala perkakasnya itu.
Pelita emas menunjuk gereja Tuhan sebagai terang dunia, dibuat dari 1 talenta emas yang ditempa. Di sini kita belajar proses pembentukan gereja Tuhan menjadi terang dunia:
1. Dari 1 talenta emas murni.
2. Ditempa
Kita pelajari poin pertama, dari 1 talenta emas murni, artinya:
1. Kesatuan Tubuh Kristus. Untuk bisa menjadi terang maka kita harus menjadi satu. Mulai dari nikah kita harus menjadi satu kesatuan, kemudian penggembalaan, kemudian antara penggembalaan, lalu nanti Israel dan kafir bisa menjadi satu Tubuh Kristus.
Untuk bisa menjadi satu kesatuan ini kita butuh Roh Kudus sehingga kita bisa mencapai kesatuan roh.
Efesus 4:3-6
4:3 Dan berusahalah memelihara kesatuan Roh oleh ikatan damai sejahtera:
4:4 satu tubuh, dan satu Roh, sebagaimana kamu telah dipanggil kepada satu pengharapan yang terkandung dalam panggilanmu,
4:5 satu Tuhan, satu iman, satu baptisan,
4:6 satu Allah dan Bapa dari semua, Allah yang di atas semua dan oleh semua dan di dalam semua.
Kalau dalam kita ada Roh Kudus maka kita bisa memiliki 7 kesatuan roh. Doa semalam ini adalah proses pemerasan daging supaya minyak urapan Roh Kudus dicurahkan kepada kita. Semakin diperas dagingnya, semakin melimpah urapan Roh Kudus. Ini akan membawa kita masuk pada 7 kesatuan roh.
a) Satu tubuh = satu kepala = satu Firman pengajaran yang benar. Ini yang menjadi kunci atau pokok dari kesatuan yaitu satu Firman pengajaran yang benar.
b) Satu roh yaitu taat. Kalau Roh Kudus ada pada kita itu yang membawa kita pada ketaatan. A dan B bisa satu roh kalau sama-sama taat pada Firman Tuhan. Suami isteri bisa satu roh kalau sama-sama taat pada Firman pengajaran yang benar.
Roma 8:15
8:15 Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
c) Satu pengharapan yaitu pengharapan untuk menjadi Mempelai Wanita Tuhan.
Ibrani 6:19-20
6:19 Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,
6:20 di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.
Pengharapan dilabuhkan sampai ke belakang Tabir. Di belakang tabir ada Tabut Perjanjian, pengharapan kita untuk menjadi Mempelai Wanita Tuhan yang sempurna.
d) Satu Tuhan
e) Satu iman
f) Satu baptisan
g) Satu Allah Bapa. Allah Bapa adalah kasih, jadi satu Allah Bapa artinya saling mengasihi.
Kita dibentuk untuk menjadi terang dunia, Tubuh Kristus yang sempurna, Mempelai Wanita Tuhan. Jadi yang pokok itu satu tubuh, satu kepala berarti satu pengajaran. Kalau ajarannya sudah campur pasti terbuang dari Tubuh Kristus. Itu sudah dinubuatkan dalam kitab nabi Yehezkiel.
Yehezkiel 4:9,13
4:9 Selanjutnya ambillah gandum, jelai, kacang merah besar, kacang merah kecil, jawan dan sekoi dan taruhlah dalam satu periuk dan masaklah itu menjadi roti bagimu. Itulah makananmu selama engkau berbaring pada sisimu, yaitu tiga ratus sembilan puluh hari.
4:13 Selanjutnya TUHAN berfirman: "Aku akan membuang orang Israel ke tengah-tengah bangsa-bangsa dan demikianlah mereka akan memakan rotinya najis di sana."
Roti campur itu makanan orang Israel di pembuangan. Jangan sampai dalam gereja diisi dengan ajaran campur. Kita bergumul dan berdoa supaya selalu berada dalam satu Firman pengajaran yang benar.
Ajaran campur = benih campur, hanya akan menghasilkan kekerasan, merusak Tubuh Kristus, bukan membawa pada kesatuan. Kelihatan seperti satu, ada persekutuan tetapi ajarannya campur. ‘Ini yang baik, mau merangkul’ tetapi ajarannya campur, bukan mengarah pada Tubuh Kristus tetapi membawa pada kehancuran.
Dalam kitab Imamat ada pernikahan campur, bapaknya orang Mesir, ibunya suku Dan. Dari benih campur ini melahirkan anak yang menghujat Tuhan, melakukan kekerasan.
Imamat 24:10-11
24:10 Pada suatu hari datanglah seorang laki-laki, ibunya seorang Israel sedang ayahnya seorang Mesir, di tengah-tengah perkemahan orang Israel; dan orang itu berkelahi dengan seorang Israel di perkemahan.
24:11 Anak perempuan Israel itu menghujat nama TUHAN dengan mengutuk, lalu dibawalah ia kepada Musa. Nama ibunya ialah Selomit binti Dibri dari suku Dan.
Kalau sudah ajaran campur, hanya menimbulkan roh kekerasan. Dalam diri kita kalau menganut ajaran campur, maka akan bertumbuh roh kekerasan. Akhirnya malah merusak Tubuh Kristus, bukan membawa pada kesatuan Tubuh Kristus.
Nikah itu harus tegas, jangan terang dengan gelap. Persekutuan juga harus tegas, pengajaran yang benar di dalamnya. Kalau campur hanya menimbulkan roh kekerasan.
Praktek kekerasan:
a) Imamat 24:17,21b
24:17 Juga apabila seseorang membunuh seorang manusia, pastilah ia dihukum mati.
24:21 Siapa yang memukul mati seekor ternak, ia harus membayar gantinya, tetapi siapa yang membunuh seorang manusia, ia harus dihukum mati.
Praktek pertama adalah membunuh manusia. Kita tidak membunuh manusia secara hurufiah, tetapi ada praktek yang sebenarnya sudah membunuh sesama.
Kejadian 9:6
9:6 Siapa yang menumpahkan darah manusia, darahnya akan tertumpah oleh manusia, sebab Allah membuat manusia itu menurut gambar-Nya sendiri.
Membunuh itu merusak gambar Allah. Sejak manusia jatuh dalam dosa manusia sudah kehilangan gambar Allah.
Roma 3:23
3:23 Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
Oleh Korban Kristus yang membukakan rahasia Firman, gambar Allah sedang dikembalikan kepada kita. Firman pengajaran yang benar, cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, ini yang mau mengembalikan gambar Allah kepada kita.
II Korintus 4:3-4
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.
I Yohanes 3:15
3:15 Setiap orang yang membenci saudaranya, adalah seorang pembunuh manusia. Dan kamu tahu, bahwa tidak ada seorang pembunuh yang tetap memiliki hidup yang kekal di dalam dirinya.
Membunuh = membenci. Jadi kalau disimpulkan membunuh manusia berarti membenci penyucian oleh Firman pengajaran yang benar! Tidak mau disucikan, itu roh kekerasan akibat dari ajaran campur.
Yang menjadi sasaran kebencian adalah hamba Tuhan, pemberita Firman. Stefanus memberitakan Firman, dia dibenci, dilempari batu sampai mati. Paulus berkali-kali dianiaya, sampai terakhir dia dihukum mati karena berita yang dia sampaikan, pengajaran yang benar. Ini memang resiko yang harus ditanggung oleh pemberita Firman. Kalau menyampaikan Firman tidak semua bisa menerima. Ada yang bersikap membenci, tidak senang, marah, tidak terima penyucian oleh Firman pengajaran yang benar. Juga jangan heran kalau kita mau hidup suci sesuai Firman pengajaran yang benar, kita menjadi sasaran kebencian. Orang yang menganut ajaran campur tidak senang melihat orang yang hidup suci.
Akibatnya kehidupan seperti ini sedang mengarah pada pembangunan babel, bukan pembangunan Tubuh Kristus. Babel itu benci pada orang-orang kudus.
Wahyu 17:5-6
17:5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
17:6 Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.
Babel mabuk oleh darah orang-orang kudus. Berarti orang kudus sudah dibunuh dan diminum darahnya. Ini kebencian pada orang-orang yang mau hidup suci.
b) Imamat 24:18,21a
24:18 Tetapi siapa yang memukul mati seekor ternak, harus membayar gantinya, seekor ganti seekor.
24:21a Siapa yang memukul mati seekor ternak, ia harus membayar gantinya,
Ternak ini untuk keperluan ibadah. Jadi membunuh ternak artinya menghalang-halangi diri sendiri dan orang lain untuk beribadah. Kadang isterinya mau ibadah, suaminya yang sewot. Atau sebaliknya, dia tidak mau ibadah, isterinya mau ibadah malah dihalang-halangi. Ini rohnya Firaun! Firaun itu berupaya menghalang-halangi ibadah orang Israel. Ada 5 siasat Firaun, sampai siasat terakhir kamu boleh beribadah seperti yang kamu katakan itu tetapi jangan bawa ternakmu. Musa bilang tidak bisa, 1 kakipun tidak boleh kami tinggalkan karena itu yang kami pakai beribadah.
Keluaran 10:26
10:26 Dan juga ternak kami harus turut beserta kami dan satu kaki pun tidak akan tinggal, sebab dari ternak itulah kami harus ambil untuk beribadah kepada TUHAN, Allah kami; dan kami tidak tahu, dengan apa kami harus beribadah kepada TUHAN, sebelum kami sampai di sana."
Jangan sampai kita halang-halangi diri kita. Ada kesempatan, ada waktu, tidak kita gunakan untuk beribadah. Malah cari-cari alasan untuk tidak beribadah. Kalau kita cari alasan untuk tidak beribadah, iblis sediakan sekeranjang alasan untuk tidak beribadah.
Jangan ada roh Firaun. Firaun itu tukang ribut yang membiarkan kesempatan berlalu. Kalau orang tidak mau beribadah dia menjadi tukang ribut, ada kesempatan beribadah tetapi dibiarkan berlalu.
Musa bilang 1 kakipun tidak boleh tinggal. Artinya ibadah harus dikerjakan dengan utuh! Apa artinya? Utuh 3 macam ibadah. Dalam ruangan suci ada 3 macam alat menunjuk 3 macam ibadah pokok.
1) Meja roti sajian, ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci.
2) Pelita emas, ibadah raya.
3) Mezbah dupa emas. Ibadah doa penyembahan.
Saya berupaya minta hikmat dari Tuhan untuk bisa menggelar 3 macam ibadah ini utuh di tempat-tempat yang Tuhan percayakan untuk saya gembalakan. Kalau tidak bisa untuk semuanya, disatukan di satu tempat supaya semuanya utuh, tidak ada 1 kaki yang tertinggal. Kita bersekutu dengan Allah Tritunggal, kita tidak bisa dijamah oleh trio setan, tidak bisa dijamah oleh setan.
Firaun marah kepada Musa ‘pergi kau, jangan lihat mukaku lagi, kalau lihat mukaku kau mati!’. Musa bilang ‘betul aku tidak akan melihat mukamu, engkau akan mati’. Kalau kita mengerjakan ibadah kita dengan utuh, setan tidak bisa menjangkau kita, Firaun mati. Orang tergembala itu berada di tangan Tuhan.
Yohanes 10:27-28
10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.
Kalau kita mengerjakan ibadah dengan utuh, kita berada di dalam tangan Yesus Gembala Agung.
Kesalahan yang banyak terjadi ibadah pelayanan diabaikan untuk mengejar perkara jasmani, terutama kekayaan jasmani. Ternak itu menunjuk harta atau kekayaan. Akibatnya rohaninya mati. Padahal ibadah itu adalah kekayaan kita yang tidak ternilai. Kenapa disebut kekayaan yang tidak ternilai?
1) Harga ibadah pelayanan seharga Korban Kristus yang tidak ternilai.
Ibrani 9:14
9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
Kita bisa beribadah kepada Allah yang hidup karena Korban Kristus. Nilai ibadah pelayanan itu sangat tinggi, jangan kita rendahkan, jangan kita kecilkan. Ah Cuma ibadah doa, seringkali dikecilkan, padahal ibadah doa itu puncak ibadah, Mezbah dupa emas itu paling dekat pintu tirai, itu puncak ibadah untuk merobek daging untuk masuk ruangan maha suci. Paling banyak datang di ibadah raya, karena kalau di anggota zangkoor harus menyanyi. 1 kaki tidak boleh tinggal, semua harus dikerjakan dengan utuh.
2) Ibadah pelayanan tidak ternilai karena mengandung janji pemeliharaan Tuhan untuk hidup sekarang, masa depan sampai hidup kekal. Di luar itu tidak ada, hanya di dalam ibadah kita dapatkan semua.
I Timotius 4:7-8
4:7 Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.
4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.
Kami boleh menikmati dan merasakannya. Kami hamba Tuhan melayani Tuhan sepenuh, tidak ada pekerjaan sampingan, tidak ada sponsor, tidak ada gaji, aktivitasnya hanya beribadah, tetapi Tuhan pelihara, Tuhan jamin. Kalau kita beribadah untuk hidup sekarang, masa depan sampai hidup kekal, tidak usah ragu.
3) Ibadah pelayanan yang tidak ternilai sebab satu-satunya aktivitas di dunia yang tembus sampai kerajaan sorga, membawa kita hidup kekal di sorga.
Wahyu 22:3
22:3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
Dulu jemaat mula-mula tiap-tiap hari berada di dalam Bait Allah. Nanti kita gereja hujan akhir akan seperti itu, bahkan lebih dari itu. Kalau sekarang 3 macam ibadah sudah rasa berat, bagaimana kalau tiap-tiap hari beribadah. Nikmati beribadah melayani Tuhan. Memang capek bagi daging tetapi bisa menikmati, senang dan bahagia. Malah kalau sekarang kalau tidak beribadah saya rasa capek, kalau beribadah jadi segar.
Jangan tukar ibadah dengan kekayaan dunia yang fana, kita dapat tetapi hilang nyawa.
Markus 8:36
8:36 Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya.
Di rumah semua sudah ada, brand ternama semua sudah ada, tetapi kehilangan nyawa, binasa, karena tidak beribadah melayani Tuhan. Ketika kekayaan Abraham disebutkan yang ada didaftar pertama adalah ternak. Jadi kekayaan yang terutama adalah ibadah. Kalau itu bisa kita kerjakan maka yang jasmani itu mengalir dengan sendirinya, Tuhan sediakan.
Kejadian 13:2
13:2 Adapun Abram sangat kaya, banyak ternak, perak dan emasnya.
Ternak yaitu ibadah ini kekayaan kita yang tak ternilai, jangan tukar dengan emas dan perak jasmani. Ditawarkan ‘kamu kerja di sini, gajimu sekian perbulan, pokoknya terjamin tetapi ibadah keteteran. Kuliah di universitas yang terkenal, tetapi tidak bisa ibadah, buat apa! Mungkin universitasnya biasa-biasa saja, tetapi punya kekayaan sorga, itu lebih dari segalanya.
Kalau ibadah pelayanan kita kerjakan dengan baik, nikah juga menjadi baik.
Kejadian 13:1
13:1 Maka pergilah Abram dari Mesir ke Tanah Negeb dengan isterinya dan segala kepunyaannya, dan Lot pun bersama-sama dengan dia.
Di antara Abraham dan Sara tidak ada perkara yang lain. Ini berarti nikahnya baik, di antara suami isteri tidak ada perkara yang lain. Tetapi kalau ibadah pelayanan mulai diterlantarkan, antara suami isteri ada sesuatu muncul yang menghambat. Tadinya waktu pacaran dia bilang kau telah mencuri hatiku. Begitu sudah ibadah keteteran, kau mencuri atm ku. Sudah ada yang lain menghambat di situ, bisa harta sampai bisa pria idaman lain, wanita idaman lain. Itu karena ibadahnya sudah keteteran sudah tidak baik.
Ibadah dan nikah tidak bisa dipisah, yang satu bermasalah, yang lain juga bermasalah. Tetapi kalau yang satu baik, yang lain juga baik. Biar dalam doa semalamam sesi kedua ini kita renungkan bagaimana ibadah pelayanan kita. Kalau sempat terlantar ayo kembali bergairah lagi. Kita tingkatkan ibadah pelayanan kita.
Maleakhi 2:13
2:13 Dan inilah yang kedua yang kamu lakukan: Kamu menutupi mezbah TUHAN dengan air mata, dengan tangisan dan rintihan, oleh karena Ia tidak lagi berpaling kepada persembahan dan tidak berkenan menerimanya dari tanganmu.
Ibadahnya ditolak, jadinya nikah juga bermasalah. Kaum muda mau menikah jangan hanya melihat yang jasmani. Yang terutama dilihat calonmu itu cinta ibadah atau tidak. Begitu juga kalau ada yang mau tanya anak kita, calon mertua lihat dulu ibadahnya. Kamu ibadah di mana, bagaimana ibadahmu. Itu kekayaan yang tak ternilai, baru yang lain menyusul. Tuhan tidak pernah menipu. Ibadah terbenahi, nikahnya terbenahi, mengarah ke Yerusalem Baru.
c) Imamat 24:19-20
24:19 Apabila seseorang membuat orang sesamanya bercacat, maka seperti yang telah dilakukannya, begitulah harus dilakukan kepadanya:
24:20 patah ganti patah, mata ganti mata, gigi ganti gigi; seperti dibuatnya orang lain bercacat, begitulah harus dibuat kepadanya.
Praktek roh kekerasan adalah membuat orang lain cacat. Salah satunya mematahkan gigi orang lain. Gigi untuk mengunyah makanan, kalau gigi sudah patah susah untuk mengunyah makanan. Artinya menjadi sandungan bagi orang lain sehingga tidak bisa makan Firman. Kita sudah makan Firman tetapi ulah kita menjadi sandungan bagi orang lain, jadinya mereka tidak mau makan Firman, gigi sudah patah. Tanpa kita sadari kita banyak pukul orang, giginya patah karena ulah kita. Bertetangga, bermasyarakat, di sekolah dan di tempat lain, orang mau masuk pengajaran tetapi karena lihat ulah kita, dia mundur, tidak mau.
Jangan jadi sandungan, biarlah gigi kita menjadi gigi yang utuh, artinya kita bisa makan Firman. Betul-betul kita makan Firman dan mendarah daging dalam kita, menjadi kesaksian bagi sesama.
Kidung Agung 4:2
4:2 Gigimu bagaikan kawanan domba yang baru saja dicukur, yang keluar dari tempat pembasuhan, yang beranak kembar semuanya, yang tak beranak tak ada.
Salah satu yang dipuji adalah giginya. Gigi yang mau mengunyah Firman pengajaran dipuji oleh Tuhan. Kalau kita bisa makan Firman dan Firman itu mendarah daging di dalam kita, kita dipuji oleh Yesus Mempelai Pria Sorga, kita siap menjadi Mempelai WanitaNya yang sempurna.
Jangan ada roh kekerasan di dalam kita. Jangan anut ajaran campur karena hanya akan menimbulkan roh kekerasan. Ada kebencian-kebencian, benci pengajaran, benci hamba Tuhan, benci orang yang disucikan, ibadahnya sudah terlantar, lebih mengutamakan yang jasmani dan giginya tidak bisa makan Firman pengajaran.
Biar kita tampil sebagai Mempelai Wanita Tuhan tanpa cacat cela, gigi utuh makan Firman. Kita tidak mau tukar perkara yang rohani dengan perkara yang fana. Emas, perak dan permata tidak ada artinya karena kita mau lebih dekat dengan Tuhan.
Tuhan Memberkati
Tidak ada komentar:
Posting Komentar