20111116

Kebaktian PA Yehezkiel, Rabu 16 November 2011 Pdt. Bernard Legontu


Yehezkiel 36:20-23
20 Di mana saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang kudus, dalam hal orang menyindir mereka: Katanya mereka umat TUHAN, tetapi mereka harus keluar dari tanah-Nya.
21 Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus yang dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, di mana mereka datang.
22 Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang.
23 Aku akan menguduskan nama-Ku yang besar yang sudah dinajiskan di tengah bangsa-bangsa, dan yang kamu najiskan di tengah-tengah mereka. Dan bangsa-bangsa akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, demikianlah firman Tuhan ALLAH, manakala Aku menunjukkan kekudusan-Ku kepadamu di hadapan bangsa-bangsa.

Tuhan sendiri yang memberi nama bagi diriNya sendiri. NamaNya bukan datang dari orang lain. Dengan adanya nama Tuhan ini maka kita diberi kesempatan atau hak untuk menyebut atau menyeru nama Tuhan itu, memanggil Tuhan lewat namaNya. Jadi dengan kita mengenal Tuhan lewat namaNya adalah kesempatan bagi kita manusia yang sudah terhilang ini untuk berbalik kepadaNya. Dan bukan tanpa maksud, kalau kita sudah berani memanggil dan menyebut nama Tuhan berarti kita harus mempunyai beban moril, tanggung jawab untuk memasyurkan nama Tuhan itu. Jadi bukan hanya sekedar memanggil nama Tuhan namun kita harus ada beban untuk memasyurkan nama Tuhan. Tetapi bangsa Israel bukan memasyurkan tetapi malah menajiskan nama Tuhan sehingga Tuhan merasa sakit hati.
Yehezkiel 36:21
Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus yang dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, di mana mereka datang.

Apalah arti memanggil nama Tuhan tetapi malah menajiskan nama Tuhan. Hal ini yang membuat Tuhan sakit hati sehingga terpaksa Tuhan harus menjatuhkan hukuman yang berat terhadap bangsa Israel. Ini tidak hanya terjadi pada zaman dahulu, namun sekarang juga nampak dalam kehidupan Kekristenan. Banyak orang Kristen yang menyebut nama Tuhan tetapi malah mempermalukan nama Tuhan, bahkan banyak pelayan-pelayan Tuhan dan pendeta-pendeta yang bukan memasyurkan tetapi malah mempermalukan, menista nama Tuhan. Hal ini yang memilukan hati Tuhan. Bila dahulu kita tidak seperti yang dikehendaki oleh Tuhan yaitu untuk memasyurkan nama Tuhan, maka sekarang mari kita menyeru nama Tuhan dan minta ampun akan pola hidup kita yang lama yang telah menyakitkan hati Tuhan.

Keluaran 9:16
akan tetapi inilah sebabnya Aku membiarkan engkau hidup, yakni supaya memperlihatkan kepadamu kekuatan-Ku, dan supaya nama-Ku dimasyhurkan di seluruh bumi.
Ini adalah perkataan Tuhan kepada Firaun, di mana dia dibiarkan hidup untuk melihat kekuatan Tuhan lewat perbuatanNya yang dahsyat dan supaya nama Tuhan dimasyurkan. Kepada Firaun yang jahat dan bejat sekalipun Tuhan masih bermaksud supaya dia bertobat dan bisa memasyurkan nama Tuhan. Ini adalah seruan Tuhan bagi kita, serusak-rusaknya kita seperti Firaun Tuhan masih mencari supaya kita masyurkan namaNya dengan kata lain kita sadar dan bertobat. Memang Firaun menyesal, mengaku  dan minta ampun tetapi dia melakukan lagi. Ketika dia meminta ampun maka Tuhan memberi kemurahan dan ketika dia mengeraskan hati maka Tuhan menghukum lagi. Ini adalah pelajaran bagi kita jangan bermain-main dengan kemurahan Tuhan yang telah memberi kita kesempatan untuk bertobat dan memasyurkan namaNya.

Ada 3 pribadi yang menyesal dan mengaku berdosa tetapi tidak bertobat :
1.      Firaun
Lalu Firaun menyuruh memanggil Musa dan Harun serta berkata kepada mereka: "Aku telah berdosa sekali ini, TUHAN itu yang benar, tetapi aku dan rakyatkulah yang bersalah.

2.      Bileam
Bilangan 22:34
Lalu berkatalah Bileam kepada Malaikat TUHAN: "Aku telah berdosa, karena aku tidak mengetahui, bahwa Engkau ini berdiri di jalan menentang aku. Maka sekarang, jika hal itu jahat di mata-Mu, aku mau pulang."

3.      Saul
1 Samuel 15:24
Berkatalah Saul kepada Samuel: "Aku telah berdosa, sebab telah kulangkahi titah TUHAN dan perkataanmu; tetapi aku takut kepada rakyat, karena itu aku mengabulkan permintaan mereka.



Keluaran 3:14
Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."
Keluaran 3:14 (Terjemahan Lama)
Maka firman Allah kepada Musa: AKU AKAN ADA, YANG AKU ADA. Dan lagi firman-Nya: Demikian hendaklah kaukatakan kepada bani Israel: Bahwa AKU ADA telah menyuruhkan daku mendapatkan kamu.
Saat Musa menyakan nama Tuhan untuk dia sampaikan kepada bangsa Israel maka Tuhan menjawab namaNya adalah “AKU AKAN ADA, YANG AKU ADA”. Di sini Tuhan menunjukan keberadaannya yang kekal selama-lamanya, kerajaanNya kekal selama-lamanya dan takhtaNya juga kekal selama-lamanya.

Mazmur 145:13
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
I Timotius 1:17
Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.
Mazmur 48:15
Sesungguhnya inilah Allah, Allah kitalah Dia seterusnya dan untuk selamanya! Dialah yang memimpin kita!
Ketika menyebut nama Tuhan kita harus yakin bahwa kepemimpinan Tuhan dalam hidup kita tidak setengah jalan tetapi untuk selama-lamanya.

Sejak kapan nama Tuhan ini dilekatkan dalam kehidupan kita? Mari kita melihat dari perjalanan hidup bangsa Israel. Ketika bangsa Israel selesai menyeberangi laut kolzum maka dalam pujian dan sanjungan mereka kepada Tuhan, mereka menyebut ada tiga sapaan yang menyangkut nama Tuhan ini. Menyeberangi laut kolzum adalah gambaran baptisan air bagi kita sekarang.
I Korintus 10:2-4
2 Untuk menjadi pengikut Musa mereka semua telah dibaptis dalam awan dan dalam laut.
3 Mereka semua makan makanan rohani yang sama
4 dan mereka semua minum minuman rohani yang sama, sebab mereka minum dari batu karang rohani yang mengikuti mereka, dan batu karang itu ialah Kristus.

Setelah menyeberangi laut kolzum bangsa Israel menyebutkan pribadi Allah dengan tiga sapaan nama
Tuhan yang disertai dengan kedudukanNya.
Keluaran 15:2-3
2 TUHAN itu kekuatanku dan mazmurku, Ia telah menjadi keselamatanku. Ia Allahku, kupuji Dia, Ia Allah bapaku, kuluhurkan Dia.
3 TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.

1.      ALLAH = ELOHIM
Pengakuan bangsa Israel bahwa pribadi yang membawa mereka keluar dari mesir ialah Allah atau Elohim. Ketika kita dibaptis dan keluar dari air maka kita menyapa pribadi yang menjadi pemilik kehidupan kita itulah Elohim yang berkuasa. Betulkah kita sudah dibaptis dalam nama ini? Adakah pembuktian yang nyata dalam kehidupan kita bahwa nama yang termeterai di dalam kehidupan kita adalah nama yang berkuasa yang menjadikan dari yang tidak ada menjadi ada?

Ketika kita sudah menyandang namaNya, Tuhan memberi kesempatan, memberikan hak untuk kita menyeru namaNya. Kadang kala tidak ada bukti bahwa namaNya telah dilekatkan dalam kehidupan kita. Di saat kita bergelut dengan berbagai masalah kita menjadi kuatir dan tidak menyakini nama yang kita panggil itu adalah pencipta serta sekalian alam. Sehingga mana kala kita tidak memperoleh sesuatu atau yang kita inginkan tidak terpenuhi maka kita menjadi gusar, kita gelisah hati, kita berontak, kita kehilangan pegangan sehingga tidak ada lagi kekuatan untuk percaya bahwa Allah itu menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada. Akhirnya kita menempuh jalan-jalan yang tidak halal.
Apalagi bila dia seorang hamba menghadapi jalan buntu/kesulitan menghadang maka ia mengandalkan akalnya sehingga tidak lagi seperti dalam Amsal 3:5, 1 Korintus 2:5.

Amsal 3:5
Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.

1 Korintus 2:5
supaya iman kamu jangan bergantung pada hikmat manusia, tetapi pada kekuatan Allah.

Kadang kala kita tidak memasyurkan nama Tuhan lewat kesaksian hidup kita, malah kita menjadi kehidupan yang lemah dan ragu ketika diperhadapkan dengan tantangan kehidupan. Akhirnya sampai pada antiklimaksnya sampai menajiskan nama Tuhan, menista nama Tuhan. Itulah kelemahan-kelemahan yang mau Tuhan koreksi karena Tuhan mau memulihkan kita karena namaNya. Ketika nama Tuhan itu ada pada kita maka nama itu harus kita pertahankan karena nama itulah yang mengundang Allah untuk memulihkan kita.


Yehezkiel 36:22
Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang.

Ini yang diharapkan oleh Tuhan didalam kehidupan kita. Apakah kita masih meyakini kuasaNya ketika kita memanggil nama Allah itu? Apakah ada kuasa daripada nama pencipta ini?

Yesaya 55:10-11, 13
55:10 Sebab seperti hujan dan salju turun dari langit dan tidak kembali ke situ, melainkan mengairi bumi, membuatnya subur dan menumbuhkan tumbuh-tumbuhan, memberikan benih kepada penabur dan roti kepada orang yang mau makan,
55:11 demikianlah firman-Ku yang keluar dari mulut-Ku: ia tidak akan kembali kepada-Ku dengan sia-sia, tetapi ia akan melaksanakan apa yang Kukehendaki, dan akan berhasil dalam apa yang Kusuruhkan kepadanya.
55:13 Sebagai ganti semak duri akan tumbuh pohon sanobar, dan sebagai ganti kecubung akan tumbuh pohon murad, dan itu akan terjadi sebagai kemasyhuran bagi TUHAN, sebagai tanda abadi yang tidak akan lenyap.

Ada perubahan tabiat (sifat) oleh karena hujan (pengajaran) turun di atasnya demikian anak Tuhan dari duri (hidup dalam dosa)
Yehezkiel 2:6
Dan engkau, anak manusia, janganlah takut melihat mereka maupun mendengarkan kata-katanya, biarpun engkau di tengah-tengah onak dan duri dan engkau tinggal dekat kalajengking. Janganlah takut mendengarkan kata-kata mereka dan janganlah gentar melihat mukanya, sebab mereka adalah kaum pemberontak.

diubah menjadi sanobar berguna untuk bait suci (Tubuh Kristus)
1 Raja-raja 6:15
ia melapisi dinding rumah itu dari dalam dengan papan kayu aras; dari lantai sampai ke balok langit-langit dilapisinya dengan kayu aras, tetapi lantai rumah itu dilapisinya dengan papan kayu sanobar.

Sebetulnya saat kita masuk dalam keluarga Allah, mengalami kelahiran baru lewat baptisan air, maka nama Allah dilekatkan pada kita dan Dialah pemilik dari segala-galanya. Hal ini mengandung suatu pembelajaran bagi kita agar kita tidak perlu repot dengan kekuatiran, kita harus berharap dan bersandar pada nama Allah. Tuhan memberi kesempatan untuk kita memanggil namaNya dan kita tidak sekedar menyebutkan namaNya begitu saja namun kita harus meyakini bahwa Dialah pemelihara hidup kita, Dialah penjamin hidup kita. Jangan kuatir akan apapun juga yang akan terjadi di depan kita. Serahkan semua kepada Tuhan supaya kita bisa memasyurkan nama Tuhan. Bila kita penuh dengan kekuatiran maka kita malah menajiskan nama Tuhan, kita membuat namaNya dihujat oleh orang lain.
Roma 2:24
Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."
Yehezkiel 36:20
Di mana saja mereka datang di tengah bangsa-bangsa, mereka menajiskan nama-Ku yang kudus, dalam hal orang menyindir mereka: Katanya mereka umat TUHAN, tetapi mereka harus keluar dari tanah-Nya.

Jangan sampai hal ini terjadi dalam hidup kita, jangan sampai orang mengolok nama Tuhan karena perilaku kita. Dan bila hal itu sudah terjadi mari kita memanggil kembali namaNya ini dan kita yakini bahwa nama yang kita panggil itu adalah yang menciptakan dari yang tidak ada menjadi ada.

Lukas 24:47
dan lagi: dalam nama-Nya berita tentang pertobatan dan pengampunan dosa harus disampaikan kepada segala bangsa, mulai dari Yerusalem.

2.      TUHAN = YEHOVÂH
Dalam bahasa Ibrani disebut YHVH dan dieja menjadi Yehovah. Ini diambil dari asal kata HÂYÂH yang artinya berada atau keberadaan (Keluaran 3:14) dan ini meningkat menjadi Adonai. Bila dalam pengertian hubungan antara manusia Adonai ini berarti tuanku, Adon artinya tuan dan i artinya ku. Bila dikaitkan dengan Yehovah, Adonai ini berarti Tuhanku. Ketika kita masuk dalam baptisan air maka kita memiliki Tuhan dan Tuhan memiliki kita.

1 Korintus 3:23
Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.
Kidung Agung 2:16
Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

Apabila kita memiliki sesuatu yang berharga pasti kita menjaga dan merawatnya dengan sebaik-baiknya. Tuhan yang kita miliki jauh lebih berharga dari apapun juga, karena itu mari kita menjaga dan memelihara kekudusan nama Tuhan dan jangan mencemarkan namaNya. Bila Tuhan menjadi Tuhannya kita maka kita harus mau diatur oleh Tuhan, jangan mengatur diri sendiri dan menolak saat Tuhan yang memiliki kita mau mengatur. Seringkali dalam ibadah dan pelayanan banyak gereja Tuhan yang malah mengatur Tuhan dengan praktek mengutak-atik pengajaran yang benar yang sesuai Firman Tuhan dan mengikuti aturan-aturan yang sesuai dengan keinginan diri sendiri.

2 Timotius 4:3-4
4:3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4:4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Saat Tuhan merubah nama Abram dan Sarai maka nama Tuhan yaitu YHVH atau Yehovah ini disisipkan di dalam nama mereka. H yang pertama diberikan kepada Abram menjadi Abraham dan H yang kedua diberikan kepada Sarai menjadi Sarah (sesuai dengan terjemahan lama). Ini adalah gambaran nikah yang dimeteraikan oleh nama Tuhan sehingga lahirlah Ishak. Ishak adalah gambaran Anak Allah yaitu Tuhan Yesus, Firman yang menjadi daging. Jadi gunanya nama Tuhan dimeteraikan dalam hidup kita adalah supaya kita bisa mewujudkan Firman menjadi daging, kita wujudkan Tuhan Yesus di dalam hidup kita. Supaya kita bisa mempraktekkan Firman Tuhan dalam kehidupan kita. Alangkah indahnya rumah tangga anak Tuhan bila suami dan istri bisa menampilkan Kristus Yesus di dalam kehidupan mereka. Maka benarlah kata Firman bahwa akan ada taman Eden di dalam nikah rumah tangga kita. Tujuan pemulihan dari Tuhan supaya kita bisa menikmati Eden.

Yesaya 51:2-3
51:2 Pandanglah Abraham, bapa leluhurmu, dan Sara yang melahirkan kamu; ketika Abraham seorang diri, Aku memanggil dia, lalu Aku memberkati dan memperbanyak dia.
51:3 Sebab TUHAN menghibur Sion, menghibur segala reruntuhannya; Ia membuat padang gurunnya seperti taman Eden dan padang belantaranya seperti taman TUHAN. Di situ terdapat kegirangan dan sukacita, nyanyian syukur dan lagu yang nyaring.
(Terjemahan lama)
51:2 Pandanglah akan Ibrahim, moyangmu, dan akan Sarah, yang sudah memperanakkan kamu, karena Aku sudah memanggil dia tatkala ia lagi seorang-orangnya, maka Aku sudah memberkati dia dan memperbanyakkan dia.

Yehezkiel 36:35
Sebaliknya mereka akan berkata: Tanah ini yang sudah lama tinggal tandus menjadi seperti taman Eden dan kota-kota yang sudah runtuh, sunyi sepi dan musnah, sekarang didiami dan menjadi kubu.

3.      Bapa
Sebetulnya sifat Bapa, Elohim dan Yehovah itu sasarannya satu yaitu untuk memberikan segala sesuatu kepada kita.

II Korintus 12:14-15
14 Sesungguhnya sekarang sudah untuk ketiga kalinya aku siap untuk mengunjungi kamu, dan aku tidak akan merupakan suatu beban bagi kamu. Sebab bukan hartamu yang kucari, melainkan kamu sendiri. Karena bukan anak-anak yang harus mengumpulkan harta untuk orang tuanya, melainkan orang tualah untuk anak-anaknya.
15 Karena itu aku suka mengorbankan milikku, bahkan mengorbankan diriku untuk kamu. Jadi jika aku sangat mengasihi kamu, masakan aku semakin kurang dikasihi?

Rasul Paulus adalah bapa dari jemaat Korintus dan yang ia cari adalah anaknya yaitu sidang jemaat bukan harta mereka. Apakah sidang jemaat yang menjadi tunangan dari Tuhan Yesus ini masih tetap mempunyai hubungan yang hangat dengan tunangannya atau tidak?
II Korintus 11:2
Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

Paulus adalah bapa dari sidang jemaat Korintus.
I Korintus 4:15
Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.
Seorang gembala adalah bapa dari sidang jemaat dan gembala inilah yang bertanggung jawab untuk mempertunangkan sidang jemaat dengan Anak dari Bapa Sorgawi yaitu Tuhan Yesus.

Bapa dalam bahasa gerika adalah Pater = artinya adalah bapa yang menunjukkan suatu kepemimpinan dan dalam kepemimpinan itu terjalin hubungan yang indah (mesra) antara bapa dengan anak yang dipimpin. Alangkah senangnya hati Bapa di sorga dan bapa di bumi yaitu gembala bila melihat hubungan sidang jemaat begitu mesra antara Bapa sorgawi dengan sidang jemaat dan gembala dengan sidang jemaat. Jemaat jangan menyakitkan hati gembala.


Yehezkiel 36:21
Aku merasa sakit hati karena nama-Ku yang kudus yang dinajiskan oleh kaum Israel di tengah bangsa-bangsa, di mana mereka datang.
Setiap penampilan nama Tuhan atau Yehovah memiliki maksud dan tujuan tertentu dan hal itu menunjukkan kepada kita bahwa Tuhan itu menguasai seluruh bagian kehidupan kita. Tuhan itu ingin mengatur seluruh kehidupan kita, yang menjadi pertanyaan maukah kita diatur oleh Tuhan. Apa tujuan Tuhan mau mengatur kehidupan kita? Sebab Tuhan ingin menempatkan kita menjadi sama dengan pribadiNya.

Efesus 5:27
supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Penampilan nama TUHAN sesuai keberadaan kita :

1.      Yehovah Jireh = Tuhan menyediakan
Kejadian 22:14
Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."

Di atas gunung Moria Abraham telah sedia hati untuk menyembelih putra tunggalnya yaitu Ishak namun Tuhan menggantikan dengan domba yang telah Tuhan sediakan. Arti nama Moria adalah Allah mengadakan. Di gunung ini juga Daud berupaya untuk membangun bait Allah, kemudian oleh putranya yang bernama Salomo maka berhasil dia membangun bait Allah di atas gunung Moria di tempat Abraham mempersembahkan korban domba.

Salomo membangun bait Allah dengan bahan-bahan yang telah disediakan terlebih dahulu oleh ayahnya raja Daud.
1 Samuel 28:2
Jawab Daud kepada Akhis: "Baik, engkau akan tahu, apa yang dapat diperbuat hambamu ini." Lalu Akhis berkata kepada Daud: "Sebab itu aku mengangkat engkau menjadi pengawalku sendiri sampai selamanya."

Itu bukti bahwa pembangunan bait Allah oleh Salomo adalah pembangunan yang menyerukan nama Yehovah Jireh.
II Tawarikh 2:13-16
13 Maka sekarang aku mengirim seorang ahli, yang penuh pengertian, yakni Huram Abi,
14 anak seorang perempuan dari bani Dan, sedang ayahnya orang Tirus. Ia pandai mengerjakan emas, perak, tembaga, besi, batu, kayu, kain ungu muda, kain ungu tua, lenan halus dan kain kirmizi, dan juga pandai membuat segala jenis ukiran dan segala jenis rancangan yang ditugaskan kepadanya dengan dibantu oleh ahli-ahlimu dan oleh ahli-ahli ayahmu, tuanku Daud.
15 Baiklah sekarang tuanku kirim kepada hamba-hamba tuanku gandum dan jelai, minyak dan anggur yang telah tuanku sebutkan itu.
16 Dan kami akan menebang kayu dari gunung Libanon sebanyak engkau perlukan dan membawanya kepadamu dengan rakit-rakit melalui laut sampai ke Yafo, dan engkau dapat mengangkutnya ke Yerusalem."

Prakteknya kita menyeru Yehovah Jireh adalah kita sungguh-sungguh yakin dan percaya bahwa Tuhan pasti mengadakan dan tidak berharap pada yang lain.
Roma 4:17
seperti ada tertulis: "Engkau telah Kutetapkan menjadi bapa banyak bangsa" -- di hadapan Allah yang kepada-Nya ia percaya, yaitu Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada.

Keyakinan seorang hamba Tuhan ditularkan kepada sidang jemaat supaya sidang jemaat itu memiliki suatu keyakinan bahwa nama yang ada diatas kehidupannya salah satunya adalah Tuhan mengadakan. Agar Yehovah Jireh itu menjadi nyata di dalam kehidupan kita maka kita harus percaya bahwa Tuhan Yesus yang adalah jaminan dari janji Tuhan dan kita akan melihat kemuliaan Tuhan.
Ibrani 7:22
demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.
Mazmur 33:9
Sebab Dia berfirman, maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.
Ratapan 3:37
Siapa berfirman, maka semuanya jadi? Bukankah Tuhan yang memerintahkannya?

2.      Yehovah Rapha = Tuhan adalah tabib (Penyembuh)
Kejadian 20:17
Lalu Abraham berdoa kepada Allah, dan Allah menyembuhkan Abimelekh dan isterinya dan budak-budaknya perempuan, sehingga mereka melahirkan anak.

Abimelekh telah melakukan kesalahan besar dengan mengambil Sarah istri Abraham sehingga dia menderita penyakit. Namun saat dia mengakui kesalahannya yang besar serta mengembalikan Sara maka Abraham berdoa dan sembuhlah Abimelekh. Maukah kita juga menikmati kesehatan jasmani dan rohani? Caranya adalah mengakui satu persatu kesalahan kita dan jangan mempertahankan dosa atau malah mempersalahkan orang lain.
Mazmur 32:5
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku.
S e l a

Keluaran 15:26
firman-Nya: "Jika kamu sungguh-sungguh mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan apa yang benar di mata-Nya, dan memasang telingamu kepada perintah-perintah-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, maka Aku tidak akan menimpakan kepadamu penyakit mana pun, yang telah Kutimpakan kepada orang Mesir; sebab Aku TUHANlah yang menyembuhkan engkau."
Keluaran 23:25
Tetapi kamu harus beribadah kepada TUHAN, Allahmu; maka Ia akan memberkati roti makananmu dan air minumanmu dan Aku akan menjauhkan penyakit dari tengah-tengahmu.

Sekali lagi Tuhan tampil sebagai jaminan untuk kesembuhan kita asal kita mau mengakui dosa dan kesalahan kita dengan sungguh-sungguh

Yakobus 5:14-15
14 Kalau ada seorang di antara kamu yang sakit, baiklah ia memanggil para penatua jemaat, supaya mereka mendoakan dia serta mengolesnya dengan minyak dalam nama Tuhan.
15 Dan doa yang lahir dari iman akan menyelamatkan orang sakit itu dan Tuhan akan membangunkan dia; dan jika ia telah berbuat dosa, maka dosanya itu akan diampuni.
Mazmur 107:17-20
17 Ada orang-orang menjadi sakit oleh sebab kelakuan mereka yang berdosa, dan disiksa oleh sebab kesalahan-kesalahan mereka;
18 mereka muak terhadap segala makanan dan mereka sudah sampai pada pintu gerbang maut.
19 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nya mereka dari kecemasan mereka,
20 disampaikan-Nya firman-Nya dan disembuhkan-Nya mereka, diluputkan-Nya mereka dari liang kubur.

3.      Yehovah Nissi = Tuhan panji-panjiku (Tuhanlah alamatku)
Keluaran 17:15
Lalu Musa mendirikan sebuah mezbah dan menamainya: "TUHANlah panji-panjiku!"
Keluaran 17:15 (Terjemahan Lama)
Maka didirikanlah oleh Musa sebuah mezbah, lalu dinamainya: Tuhanlah alamatku!

Panji-panji adalah sesuatu yang diangkat tinggi-tinggi lebih tinggi dari permukaan yang ada disitu supaya bisa terlihat oleh orang lain walaupun dari jauh. Berarti panji-panji ini juga adalah alamat. Menyeru nama Tuhan yaitu Yehovah Nissi atau Tuhanlah panji-panjiku memiliki dua pengertian :
Ø  Kita tidak akan tersesat dalam perjalanan hidup kita karena melihat panji-panji kita itulah Yehovah Nissi. Perjalanan hidup kita menuju kepada alamat yang jelas. Dengan menyeru nama ini maka jelas ke mana sasaran pelayanan kita.
Ø  Tuhan memberi pesan yang khusus kepada kita umatNya.

Apakah benar Tuhan adalah panji-panji kita? Karena ternyata Tuhan mendapati ada umatNya yang sudah tidak mengenal Tuhan sudah tidak mengetahui ke mana seharusnya alamat yang dituju.
Yesaya 1:2-3
2 Dengarlah, hai langit, dan perhatikanlah, hai bumi, sebab TUHAN berfirman: "Aku membesarkan anak-anak dan mengasuhnya, tetapi mereka memberontak terhadap Aku.
3 Lembu mengenal pemiliknya, tetapi Israel tidak; keledai mengenal palungan yang disediakan tuannya, tetapi umat-Ku tidak memahaminya."

4.      Yehovah Raah = Tuhan adalah gembalaku
Mazmur 23:1
Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
Bila kita menyeru Yehovah Raah, Tuhan adalah gembalaku maka Tuhanlah yang melindungi kita dan memenuhi segala kebutuhan kita. Seperti Daud yang menghadapi singa, beruang dan Goliat maka kita juga akan berhadapan dengan trio iblis. Kalau kita tidak digembalakan oleh Tuhan lewat Firman pengajaran maka kita akan hancur saat menghadapi singa yang adalah gambaran iblis, beruang yang adalah gambaran nabi palsu dan Goliat yang adalah gambaran daging. Oleh sebab itu jangan coba-coba berjalan sendiri, bawalah diri untuk selalu digembalakan oleh Tuhan lewat FirmanNya.

5.      Yehovah Tsidkenu = Tuhan keadilan dan kebenaran
Yeremia 23:6
Dalam zamannya Yehuda akan dibebaskan, dan Israel akan hidup dengan tenteram; dan inilah namanya yang diberikan orang kepadanya: TUHAN keadilan kita.
Yeremia 33:16
Pada waktu itu Yehuda akan dibebaskan, dan Yerusalem akan hidup dengan tenteram. Dan dengan nama inilah mereka akan dipanggil: TUHAN keadilan kita!

Bila kita memanggil Yehovah Tsidkenu, Tuhan keadilan dan kebenaran berarti ada kerinduan dalam hati kita untuk dikuduskan. Hati kita harus terbuka untuk menerima penampilan penyucian Tuhan lewat Firman pengajaran. Apabila hati tidak terbuka bahkan marah saat Firman Tuhan yang menyucikan disampaikan maka tidak akan mendapatkan apa-apa. Malahan kehidupan seperti ini akan mengalami penghukuman sebab menolak Firman Tuhan.

Yohanes 17:17
Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.

6.      Yehovah Shalom = Tuhan pohon keselamatanku
Hakim-hakim 6:23-24
23 Tetapi berfirmanlah TUHAN kepadanya: "Selamatlah engkau! Jangan takut, engkau tidak akan mati."
24 Lalu Gideon mendirikan mezbah di sana bagi TUHAN dan menamainya: TUHAN itu keselamatan. Mezbah itu masih ada sampai sekarang di Ofra, kota orang Abiezer.

Bila kita memanggil Yehovah Shalom, Tuhan pohon keselamatannku berarti kita harus berani untuk berupaya membongkar mezbah yang lama, ibadah yang lama, tata cara ibadah yang usang dan membangun mezbah yang baru, ibadah yang baru. Itulah kehidupan yang dibaharui oleh Firman Tuhan. Mungkin ibadah kita sudah benar sesuai pola dari Tuhan tetapi masih belum tekun di dalam ibadah, itu yang harus dibongkar dan dibenahi.

7.      Yehovah Shammah = Tuhan ada di sana
Yehezkiel 48:35
Jadi keliling kota itu adalah delapan belas ribu hasta. Sejak hari itu nama kota itu ialah: TUHAN HADIR DI SITU."

Bila kita memanggil Tuhan itu Yehovah Shammah berarti kita ada kerinduan hati untuk tinggal bersama dengan Dia. Untuk bisa tinggal bersama dengan Tuhan maka kita harus melayani Tuhan seperti apa yang menjadi kerinduan hatiNya.
Yohanes 12:26
Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

Apabila kita rindu untuk bisa bersama-sama dengan Tuhan maka sejak dari sekarang kita harus belajar melayani, beribadah dan menyembah Dia.
Wahyu 22:3-4
3 Maka tidak akan ada lagi laknat. Takhta Allah dan takhta Anak Domba akan ada di dalamnya dan hamba-hamba-Nya akan beribadah kepada-Nya,
4 dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.

Yohanes 11:21,32
21 Maka kata Marta kepada Yesus: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati.
32 Setibanya Maria di tempat Yesus berada dan melihat Dia, tersungkurlah ia di depan kaki-Nya dan berkata kepada-Nya: "Tuhan, sekiranya Engkau ada di sini, saudaraku pasti tidak mati."
Bila Tuhan ada maka tidak ada perkabungan, tidak akan ada kematian rohani.

8.      Yehovah Sabaoth = Tuhan adalah panglima balatentara Allah
Yosua 5:14
Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?"

Bila kita menyebut Yehovah Sabaoth maka prakteknya penyembahan kita harus ditingkatkan dan tidak boleh dikurangi. Kemudian kita harus berani bertanya kepada Tuhan mana Firman untuk saya, artinya kita harus berani untuk disucikan. Bukannya malah mendengar Firman dan ditujukan kepada orang lain atau malah menolak saat Firman Tuhan datang mengoreksi kesalahan kita. Orang yang bersikap seperti inilah yang tidak bisa menyebut Yehovah Sabaoth dan dia tidak berada dibawa pimpinan panglima balatentara Allah sehingga tidak heran bila selalu dikalahkan oleh daging, kalah oleh hawa nafsu daging. Setiap kita datang beribadah harus selalu ada kerinduan untuk mendapatkan Firman dari Tuhan dan begitu kita terkena Firman Tuhan kita harus menerima sebab itu tanda Tuhan mau menyucikan dan memulihkan kita.


Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar