20111016

Kebaktian Umum, Minggu 16 Oktober 2011 Pdt. Bernard Legontu


 Wahyu 22:6-7; 18-19
6 Lalu Ia berkata kepadaku: "Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Tuhan, Allah yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi."
7 "Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"
18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Ada 7 peringatan Tuhan yang terakhir bagi gereja Tuhan di penghujung akhir zaman ini:

1.       Kita harus memperhatikan penampilan Firman Pengajaran yang disampaikan Hamba Tuhan

Wahyu 22:6-7
6 Lalu Ia berkata kepadaku: "Perkataan-perkataan ini tepat dan benar, dan Tuhan, Allah yang memberi roh kepada para nabi, telah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus segera terjadi."
7 "Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"

Kita perlu memperhatikan apa yang disampaikan oleh hamba-hamba Tuhan di penghujung akhir jaman ini, yang isinya adalah pengajaran. Jadi kita harus memperhatikan penampilan Firman Pengajaran, jangan ada di luar pengajaran Firman. Bila tidak memperhatikan penampilan Firman Pengajaran di akhir jaman ini maka akan ditarik oleh pengajaran yang lain. Ada 2 hal yang memegang peranan dalam penampilan Firman Pengajaran ini.

a)       hamba-hamba Tuhan yang diutus oleh Tuhan.

Sebagai anak Tuhan kita harus memperhatikan apakah hamba Tuhan yang menyampaikan Firman itu    diutus oleh Tuhan atau hanya diutus oleh organisasi atau mengutus diri sendiri dan bukan datang dari          Tuhan. Ada ciri-ciri khusus dari seorang hamba yang diutus oleh Tuhan.
                Maleakhi 2:5-7
5 Perjanjian-Ku dengan dia pada satu pihak ialah kehidupan dan sejahtera dan itu Kuberikan kepadanya -- pada            pihak lain ketakutan -- dan ia takut kepada-Ku dan gentar terhadap nama-Ku.
6 Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera     dan kejujuran ia mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
7 Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah         utusan TUHAN semesta alam.

Ciri-ciri hamba yang diutus oleh Tuhan :
Ø  Mempunyai rasa takut dan gentar kepada Tuhan sehingga ia tidak akan berani menyentuh perkara jahat dan najis serta tidak akan melakukan perkara yang diluar tahbisannya. Hamba Tuhan tersebut tidak akan melakukan pekerjaan yang tidak diperintahkan oleh Tuhan. Antara lain dia tidak akan bekerja untuk memperoleh perkara-perkara jasmani karena dihatinya ada rasa gentar terhadap Tuhan yang mengutus dia. Dia yakini bahwa Yang mengutus dia pasti memfasilitasi dan melengkapinya di dalam pelayanan. Tuhan yang mengutusnya pasti tidak akan membiarkannya sehingga dia tidak akan berani mencari nafkah dengan caranya sendiri. Dia hanya bersandar  sepenuhnya kepada Tuhan.
Ø  Mulutnya bagaikan lumbung pengajaran, mempunyai pembukaan rahasia Firman Tuhan.

Apabila tidak mempunyai ciri-ciri di atas berarti hamba tersebut bukan utusan Tuhan. Mereka malah mempunyai ciri yang berlawanan dengan ciri-ciri hamba utusan Tuhan.
Maleakhi 2:8
Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaranmu; kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi, firman TUHAN semesta alam.

Ciri-ciri hamba yang tidak diutus oleh Tuhan :
Ø  Membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaran yang dia sampaikan. Dia menyampaikan pengajaran sesat, dia sudah menyimpang dari jalan Tuhan.
Ø  Merusak perjanjian dengan Lewi. Tuhan sudah janji kepada suku Lewi bahwa Tuhanlah milik pusaka mereka. Berarti mereka yang merusak perjanjian ini adalah orang yang mengaku hamba Tuhan tetapi malah bekerja mencari nafkah untuk memenuhi kebutuhan jasmaninya. Padahal Tuhan sudah janji bahwa Tuhanlah milik pusakanya sehingga dia tidak perlu ragu apabila Tuhan yang mengutus. Mana ada prajurit yang pergi berperang dengan biayanya sendiri? Tentu pemerintah yang menyuruh untuk berperang yang membiayai. Terlebih lagi hamba yang diutus Tuhan, pasti Tuhan yang fasilitasi.

I Korintus 9:7-9
7 Siapakah yang pernah turut dalam peperangan atas biayanya sendiri? Siapakah yang menanami kebun anggur dan tidak memakan buahnya? Atau siapakah yang menggembalakan kawanan domba dan yang tidak minum susu domba itu?
8 Apa yang kukatakan ini bukanlah hanya pikiran manusia saja. Bukankah hukum Taurat juga berkata-kata demikian?
9:9 Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan?

b)       Firman Pengajaran yang disampaikan
Kita harus memperhatikan bagaiman pengajaran yang disampaikan oleh hamba Tuhan tersebut karena di
akhir jaman ini akan muncul pengajaran-pengajaran yang lahir dari permainan palsu dan kelicikan            manusia.
                Efesus 4:14
                sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan        palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
               
Walaupun hamba Tuhan fasih berkata-kata tetap kita harus memperhatikan tahbisannya. Tahbisannya harus benar, tidak boleh bekerja untuk perkara lahiriah.
                II Korintus 13:8
                Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.

Hamba Tuhan yang benar tidak akan berani melawan kebenaran, antara lain kebenaran dalam perkara tahbisan. Tuhan sudah menjamin bahwa persoalan hidup seorang hamba Tuhan adalah urusan Tuhan. Urusan hamba Tuhan adalah menyampaikan Firman Pengajaran yang benar, urusan yang lain adalah urusannya Tuhan. Luput tidaknya sidang jemaat dari tangan antikristus adalah tanggung jawab seorang gembala sidang, hamba Tuhan sepenuh.
I Timotius 4:6,16
6 Dengan selalu mengingatkan hal-hal itu kepada saudara-saudara kita, engkau akan menjadi seorang pelayan Kristus Yesus yang baik, terdidik dalam soal-soal pokok iman kita dan dalam ajaran sehat yang telah kauikuti selama ini.
16 Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.


2.       Persoalan Penyembahan

Wahyu 22:8-9
8 Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk menyembahnya.
9 Tetapi ia berkata kepadaku: "Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!"

Penyembahan adalah penyerahan sepenuh kepada Tuhan.
Ada dua hal yang harus diperhatikan dalam persoalan penyembahan:

a)       Arah penyembahan tidak boleh salah.
Alamat kita menyembah harus tepat. Yohanes yang adalah rasul pernah salah menyembah bahkan sampai
dua kali. Untungnya malaikat ini tidak ingin disembah dan mengarahkan Yohanes untuk menyembah       Allah. Menurut pengajaran yang disampaikan W. W. Peterson yang mengajarkan tentang peta jaman,   malaikat di sini adalah pribadi Henokh yang diangkat hidup-hidup ke sorga.
               
                Wahyu 22:8-9
                8 Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan                melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk                 menyembahnya.
                9 Tetapi ia berkata kepadaku: "Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-            saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!"
               
                Wahyu 19:10
                Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat            demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus.     Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."
               
Jangan sampai orang yang menyampaikan Firman Tuhan itu yang disembah, sama seperti yang dilakukan rasul Yohanes. Ini yang pernah terjadi dengan orang Efraim. Saat mereka berbicara dengan suara yang menggelegar maka orang Israel meninggikan dia. Jangan sampai saat mendengar hamba Tuhan menyampaikan Firman Tuhan apalagi dengan suara menggelegar kita malah mengagungkan dan menyembah hamba Tuhan tersebut. Lebih sial lagi kalau pendeta tersebut memang suka disembah. Terlihat seperti bertepuk tangan untuk Tuhan padahal sudah ditujukan kepada yang menyampaikan firman dengan suara menggelegar. Pada hari-hari terakhir ini ada kecenderengan penyembahan, pujian dan sanjungan bukan lagi kepada Tuhan tetapi karena hebatnya pidato bapak pendeta.

Hosea 13:1-3
1 Apabila Efraim berbicara, gemetarlah orang; ia diangkat-angkat di Israel, tetapi ia bersalah dengan menyembah Baal, sehingga matilah ia.
2 Sekarang pun mereka terus berdosa, dan membuat baginya patung tuangan dari perak dan berhala-berhala sesuai dengan kecakapan mereka; semuanya itu buatan tukang-tukang. Persembahkanlah korban kepadanya!, kata mereka. Baiklah manusia mencium anak-anak lembu!
3 Sebab itu mereka akan seperti kabut pagi atau seperti embun yang hilang pagi-pagi benar, seperti debu jerami yang diterbangkan badai dari tempat pengirikan atau seperti asap dari tingkap.

Hosea 13:1 (Terjemahan Lama)
Tatkala Efrayim lagi berkata dengan bahasa budak-budak, maka ia ditinggikan amat di antara orang Israel; tetapi setelah ia bersalah dengan Baal matilah ia.
               
                Hamba Tuhan jangan sampai menjadi sombong apalagi menjadi sombong karena dipercayakan Tuhan   untuk menyampaikan rahasia Firman Tuhan.
                I Korintus 4:7
                Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau               terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak   menerimanya?       

Apabila kita salah mengarahkan penyembahan maka Tuhan tampil dengan mengedepankan namaNya yang         adalah Cemburuan.
                Keluaran 34:14
Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.

Keluaran 20:5
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya, kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Ulangan 4:24
Sebab TUHAN, Allahmu, adalah api yang menghanguskan, Allah yang cemburu.

Ulangan 5:9
Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku, TUHAN Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalaskan kesalahan bapa kepada anak-anaknya dan kepada keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku,

Ulangan 6:15
sebab TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu di tengah-tengahmu, supaya jangan bangkit murka TUHAN, Allahmu, terhadap engkau, sehingga Ia memunahkan engkau dari muka bumi.

Jangan sampai kita membangkitkan cemburunya Tuhan karena kita salah menyembah. Kalau kita membangkitakan cemburunya Tuhan, mempelai Pria Sorga, siapa yang dapat menolong kita? Jangan tunggu sampai hari pembalasan dendam Tuhan jatuh ke atas kita karena kita salah mengarahkan penyembahan kepada manusia, bukan kepada Tuhan.
Amsal 6:34
Karena cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam;

Menyembah Tuhan berarti kita juga memuliakan ajarannya Tuhan, mengagungkan ajaran Tuhan.
Bila kita mengagungkan ajaran Tuhan sama dengan kita mengagungkan Tuhan. Banyak orang mengagungkan Tuhan tetapi menolak ajaranNya.
Titus 2:10
jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.

b)       Harus mengerti pengertian apa itu penyembahan.
Orang Kristen lebih banyak berdoa dari pada menyembah Tuhan, bahkan masih banyak yang tidak tahu menyembah Tuhan. Dalam pengertian bahasa ibrani dari penyembahan digambarkan seperti anjing menjilat kaki tuannya. Kaki adalah tempat yang paling rendah. Berarti di dalam penyembahan kita merendahkan diri serendah-rendahnya di kaki Tuhan. Bagaimana sehingga kita sampai bisa merendahkan diri serendah-rendahnya di kaki Tuhan? Itu hanya bisa terjadi bila kita mau diajar oleh Firman Pengajaran yang benar. Oleh Firman Pengajaran yang benar kita bisa tahu keadaan kita yang sebenarnya dan kita juga bisa mengenal Tuhan dengan benar sehingga kita bisa didorong untuk sadar bahwa kehidupan kita sebenarnya hanya seperti anjing di hadapan Tuhan. Hanya lewat Firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus yang bisa mendorong kita menyembah Tuhan dengan benar.


3.       Jangan menutup rahasia Firman Tuhan

Wahyu 22:10
Lalu ia berkata kepadaku: "Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah dekat.

Rahasia Firman Tuhan harus dibuka, diungkapkan dengan jelas. Peringatan tentang jangan menutup rahasia Firman ini dituliskan di dalam kitab wahyu karena sesuai dengan pengertian dari wahyu. Wahyu yang dalam bahasa gerika Apokalupsi artinya adalah mengangkat atau membuka tutup, untuk melihat apa yang ada di dalam peti. Adanya peringatan ketiga yang mengatakan “jangan menutup” sebab memang ada yang menutup.

I Samuel 3:1 (Terjemahan Lama)
Hata, maka Semuel, orang muda itu, berkhidmatlah kepada Tuhan di hadapan Eli; maka mahallah firman Tuhan pada masa itu, karena tiadalah wahyu pada sediakala.

I Samuel 3:1
Samuel yang muda itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan Eli. Pada masa itu firman TUHAN jarang; penglihatan-penglihatan pun tidak sering.

Di zaman Imam Eli Firman Tuhan menjadi mahal, menjadi sulit, sebab Firman Tuhan tertutup. Apa yang menyebabkan Firman Tuhan tertutup? Apa yang menyebabkan sidang jemaat tidak mengerti Firman Tuhan?

Ada dua hal yang menyumbat, menutup rahasia Firman Tuhan:

a)       Ada dosa anak-anak Imam Eli

Ø  Karena anak-anak Imam Eli melakukan kejahatan di rumah Tuhan.
        I Samuel 2:11-12
        11 Lalu pulanglah Elkana ke Rama tetapi anak itu menjadi pelayan TUHAN di bawah pengawasan imam Eli.
        12 Adapun anak-anak lelaki Eli adalah orang-orang dursila; mereka tidak mengindahkan TUHAN,
        Anak-anak gembala jangan sampai melakukan kejahatan di gereja Tuhan. Sidang jemaat juga jangan     sampai melakukan kejahatan karena itu yang menyebabkan Firman Tuhan tertutup

Ø  Karena anak-anak Imam Eli melakukan kenajisan.
        I Samuel 2:22
        Eli telah sangat tua. Apabila didengarnya segala sesuatu yang dilakukan anak-anaknya terhadap semua orang Israel      dan bahwa mereka itu tidur dengan perempuan-perempuan yang melayani di depan pintu Kemah Pertemuan,

Hati-hati dengan roh anak-anak Imam Eli yang melakukan dosa kenajisan dan kejahatan. Ini menyebabkan         Firman Tuhan tertutup yang berarti melawan peringatan Tuhan yang ketiga agar jangan menutup rahasia               Firman Tuhan. Jangan kita menolak Firman Tuhan yang datang membuka semua simpul-simpul dosa         kejahatan dan kenajisan kita. Kalau menolak maka sekalipun ada pembukaan rahasia Firman Tuhan yang            disampaikan tetapi akan tertutup untuk orang tersebut, dia tidak akan mengerti Firman Tuhan dan pasti    tidak akan berjumpa dengan Tuhan Yesus.

Semanis-manisnya rayuan dunia dan iblis ujung-ujungnya adalah kebinasaan.
Sepahit-pahitnya Firman Pengajaran yang tampil dalam kehidupan kita ujung-ujungnya        adalah kehidupan kekal.

b)       Ada kekacauan
               
                II Tawarikh 15:3
                Lama sekali Israel tanpa Allah yang benar, tanpa ajaran dari pada imam dan tanpa hukum.
Ini keadaan Israel yang tanpa Allah yang benar, tanpa ajaran dan tanpa hukum berarti mereka tidak        memiliki pembukaan rahasia Firman Tuhan.
               
                II Tawarikh 15:4
                4 Tetapi dalam kesesakan mereka berbalik kepada TUHAN, Allah orang Israel. Mereka mencari-Nya, dan Ia berkenan ditemui oleh mereka.
                Untung di ayat keempat ini mereka berseru dan mencari Tuhan dan Tuhan berkenan menyatakan diri       kepada mereka.
               
                II Tawarikh 15:5-6
                5 Pada zaman itu tidak dapat orang pergi dan pulang dengan selamat, karena terdapat kekacauan yang besar di             antara segenap penduduk daerah-daerah.
                6 Bangsa menghancurkan bangsa, kota menghancurkan kota, karena Allah mengacaukan mereka dengan berbagai-       bagai kesesakan.
                Di ayat 5 dan 6 inilah penyebab mereka tidak memperoleh pembukaan rahasia Firman Tuhan, sebab ada                kekacauan. Bila di dalam kehidupan pribadi kita, di dalam nikah dan di dalam berjemaat hanya kita               tampilkan huru-hara dan kekacauan maka Firman Tuhan akan tertutup bagi kita. Jangan kita melakukan   kekacauan. Kekacauan ini terjadi sampai ke dalam kota, kekacauan kota. Berbicara kota berbicara diri kita     sendiri.
               
                Yesaya 60:14
                Anak-anak orang-orang yang menindas engkau akan datang kepadamu dan tunduk, dan semua orang yang menista       engkau akan sujud menyembah telapak kakimu; mereka akan menyebutkan engkau "kota TUHAN", "Sion, milik Yang     Mahakudus, Allah Israel."
               
                Babel artinya kekacauan, berarti orang yang melakukan kekacauan arahnya ke babel sehingga tidak ada                pembukaan rahasia Firman. Kita adalah “kota TUHAN” yang disebut Sion. Dari Sion keluar pengajaran.           Bila kita tidak kacau maka kita menjadi kota Tuhan dan Tuhan percayakan pengajaran sehingga arah kita       menuju kota Yerusalem Baru, bukan menuju babel. Setan dengan segala usahanya akan membuat kita   kacau supaya Firman Tuhan tetutup dan kita tidak tiba di Yerusalem Baru. Karena itu kita harus        menjauhkan kekacauan, menyingkirkan dosa kejahatan dan kenajisan, apabila sudah pernah melakukan                 dosa-dosa ini maka harus cepat diselesaikan supaya Firman Tuhan jangan tertutup.
               
                Peringatan Tuhan yang ketiga ini disertai perkataan “waktunya sudah dekat”. Sebab itu kita harus               serius      untuk memperoleh pembukaan rahasia Firman Tuhan.
                Wahyu 22:10
                Lalu ia berkata kepadaku: "Jangan memeteraikan perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini, sebab waktunya sudah       dekat.
               
Penyebabnya timbul kekacauan karena mempertahankan kebenaran diri sendiri dan tidak ada kerendahan             hati untuk menyelesaikan dosa, contohnya adalah Ayub.
Ayub 27:5-6
5 Aku sama sekali tidak membenarkan kamu! Sampai binasa aku tetap mempertahankan bahwa aku tidak bersalah.
6 Kebenaranku kupegang teguh dan tidak kulepaskan; hatiku tidak mencela sehari pun dari pada umurku.
Ayub 42:5-6
5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."
               
Tuhan menyatakan diri, membukakan Firman kepada Ayub. Di saat itu dia menerima dan sadar sehingga dia menutup mulut dan mencabut perkataannya. Setelah terjadi penyelesaian dosa termasuk dosa kebenaran diri sendiri maka selanjutnya Tuhan yang memulihkan dan memberkati. Kalau kita juga mau diberkati oleh Tuhan ayo terima Firman Tuhan saat dinyatakan kesalahan kita, jangan mempertahankan kebenaran diri sendiri. Menghadapi orang yang seperti ini, yang suka melakukan kekacauan sebaiknya kita menghindar. Jangan malah meladeni sehingga kita juga ikut menjadi kacau.
                Bagi hamba Tuhan, untuk memperoleh pembukaan rahasia Firman Tuhan harus terlebih dahulu membayar harganya. Contohnya Daniel yang membayar harga pada kitab Daniel pasal 1 sehingga pada pasal 2 dia memperoleh pembukaan rahasia Firman dan terbebas dari pedang raja Babel. Lewat pembukaan rahasia Firman maka kita bisa bebas dari pedang Babel, itulah pedang antikristus. Lebih baik sekarang ini kita rela untuk kena pedang Firman Tuhan yang melepaskan dosa-dosa kita dari pada terus mempertahankan dosa dan nantinya malah berhadapan dengan pedang antikristus.


4.       Jangan mengikuti aliran jahat dan najis

Wahyu 22:11
Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"
               
Pada peringatan yang keempat ini Tuhan perlihatkan kepada kita bila kita tidak mau dinasehati, tidak mau diperingatkan, tidak mau ditegur maka kita akan terus dalam perbuatan yang salah. Akibatnya Tuhan akan menarik diri dari kehidupan tersebut dan tidak akan ada orang yang memperingatinya lagi. Roh hikmat dan pengertian akan dicabut sehingga akan terus melakukan apa yang sesuai dengan keinginan hatinya yaitu kejahatan dan kenajisan. Dengan kata lain pribadi tersebut sudah Tuhan biarkan untuk binasa.
      
Apabila seseorang sudah tidak merasa bersalah ketika dia melakukan perbuatan yang tidak terpuji itu tandanya sudah diumbar oleh Tuhan. Hati-hati kalau sudah tidak ada rasa bersalah dan tertuduh ketika tidak datang beribadah. Hati-hati kalau lalai dalam jam-jam doa lalu kita merasa biasa-biasa saja dan tidak ada rasa bersalah. Itu tandanya berada pada aliran pertama yaitu yang jahat bertambah jahat, yang cemar bertambah cemar!

Apabila masih ada perasaan bersalah dan tertuduh ketika tidak hadir datang beribadah itu berarti Tuhan masih memegang kita. Jangan tunggu sampai Tuhan menarik diri dari kehidupan kita. Kita harus terus berada pada aliran yang benar terus berbuat benar yang kudus terus menguduskan diri. Di mana kita bisa mengalami proses benar dan kudus yang semakin bertambah-tambah ini? Hanya bisa kita alami di dalam ibadah penggembalaan. Di dalam ibadah kita dinasehati, kita diajar, dan lewat pengajaran Firman Tuhan kita disucikan terus menerus. Kenapa Tuhan keras kepada kita? Karena Tuhan cinta kepada kita, karena itu jangan marah bila Tuhan tampil lewat FirmanNya yang keras.


5.       Jangan sampai kehilangan pohon kehidupan

Wahyu 22:12-15
12 "Sesungguhnya Aku datang segera dan Aku membawa upah-Ku untuk membalaskan kepada setiap orang menurut perbuatannya.
13 Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Pertama dan Yang Terkemudian, Yang Awal dan Yang Akhir."
14 Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.
15 Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.
               
Pohon kehidupan itulah yang telah dicabut dari taman Eden ketika Adam dan Hawa jatuh di dalam dosa. Tuhan buka kesempatan kepada kita untuk menuju pohon kehidupan, jangan sampai kita kehilangan untuk kedua kali setelah dulu Adam dan Hawa kehilangan untuk yang pertama kali. Oleh sebab itu jubah kita harus dibasuh, perbuatan kita harus dibersihkan oleh Firman Tuhan supaya memperoleh hak atas pohon kehidupan.
Kejadian 2:9
Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.


6.       Menyambut malaikat utusan Tuhan

Wahyu 22:16-17
16 "Aku, Yesus, telah mengutus malaikat-Ku untuk memberi kesaksian tentang semuanya ini kepadamu bagi jemaat-jemaat. Aku adalah tunas, yaitu keturunan Daud, bintang timur yang gilang-gemilang."
17 Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!
               
Malaikat utusan Tuhan ini adalah hamba Tuhan utusan Tuhan. Ini yang harus kita sambut. Sebab bila tidak menyambut malaikat utusan Tuhan pasti menyambut malaikat yang lain.
II Korintus 11:14
Hal itu tidak usah mengherankan, sebab Iblis pun menyamar sebagai malaikat Terang.
I Timotius 5:21
Di hadapan Allah dan Kristus Yesus dan malaikat-malaikat pilihan-Nya kupesankan dengan sungguh kepadamu: camkanlah petunjuk ini tanpa prasangka dan bertindaklah dalam segala sesuatu tanpa memihak.           

Ada iblis yang menyamar sebagai malaikat terang dan ada juga malaikat-malaikat pilihan Tuhan.
Malaikat yang lain mengajarkan ajaran yang lain, memberitakan Yesus yang lain.
Yesus yang lain berarti kepala yang lain, suami yang lain.
Di dalam struktur nikah dari sorga Allah sudah mengatur bahwa Allah adalah kepala Tuhan Yesus, Tuhan Yesus kepalanya laki-laki dan laki-laki itulah kepala perempuan.
Kalau yang diberitakan adalah Yesus yang lain berarti kepala yang lain sehingga struktur kepala inipun dibolak balik, sudah tidak jelas.
Kadang-kadang yang terjadi istri menjadi kepala dari suami, ini sudah terbalik.

II Korintus 11:3-4
3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.
      
Dikatakan juga ada roh yang lain. Roh kudus adalah penghibur, roh yang lain berarti penghibur yang lain. Ayub menjumpai penghibur yang lain ini.
Ayub 16:1-4
1 Tetapi Ayub menjawab:
2 "Hal seperti itu telah acap kali kudengar. Penghibur sialan kamu semua!
3 Belum habiskah omong kosong itu? Apa yang merangsang engkau untuk menyanggah?
4 Aku pun dapat berbicara seperti kamu, sekiranya kamu pada tempatku; aku akan menggubah kata-kata indah terhadap kamu, dan menggeleng-gelengkan kepala atas kamu.
      
Penghibur yang lain ini dikatakan di dalam kitab Ayub adalah penghibur sialan. Penghibur ini mau menghibur Ayub namun sebenarnya mereka tidak pernah mengalami apa yang dialami Ayub. Jangan sampai kita mencoba menghibur padahal kita sendiri belum pernah mengalami keadaan seperti itu. Tuhan Yesus adalah penghibur yang benar. Tuhan Yesus bisa menolong yang lain karena sudah pernah mengalami.
Orang yang menghibur adalah pribadi yang mengalami kemenangan ketika menghadapi cobaan/ujian.

Ibrani 2:18
Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan, maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai.
Ibrani 4:15
Sebab Imam Besar yang kita punya, bukanlah imam besar yang tidak dapat turut merasakan kelemahan-kelemahan kita, sebaliknya sama dengan kita, Ia telah dicobai, hanya tidak berbuat dosa.
      
Wahyu 22:17
Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!
Pada ayat ke 17 ini Tuhan mau menarik tiga unsur yang ada pada manusia yaitu tubuh, jiwa dan roh kita.
“barangsiapa yang mendengar” yang mendengar adalah telinga, itulah tubuh kita.
“barangsiapa yang haus” yang haus adalah jiwa kita.
“barangsiapa yang mau” yang mau itu adalah roh kita.
Tubuh jiwa dan roh kita mau dikuasai oleh Tuhan sehingga kita menjadi satu suara dengan Roh Kudus, dan orang yang kita undang juga menjadi sama dengan kita,berarti sama-sama menjadi mempelai Tuhan yang sempurna. Perkara inilah yang amat Tuhan dambakan dalam kehidupan kita.
I Tesalonika 5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.


7.       Jangan menambah dan mengurangi Firman Tuhan

Wahyu 22:18-19
18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."
               
Peringatan yang ketujuh ini mengingatkan kepada kita tentang kejatuhan manusia pertama kali dimana hal itu terjadi karena menambah dan mengurangi Firman Tuhan. Tuhan ingatkan kepada kita jangan sampai terulang kasus seperti di taman Eden. Jangan sampai kita jatuh lagi di dalam dosa sementara Tuhan Yesus segera akan datang kembali.

Wahyu 22:20
Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar