20121028

Kebaktian Umum, Minggu 28 Oktober 2012 Pdt. Bernard Legontu




Puji Tuhan, salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus saya sampaikan bersama istri kepada sidang jemaat kekasih Tuhan.

Kisah Para Rasul 12:1-2
1 Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.
2 Ia menyuruh membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.
Herodes yang dimaksud di sini adalah Herodes Agripa, cucu dari Herodes Agung yang memerintahkan untuk membunuh bayi-bayi yang berusia di bawah 2 tahun ketika kelahiran Yesus.

Kisah Para Rasul 12:3-5
3 Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.
4 Setelah Petrus ditangkap, Herodes menyuruh memenjarakannya di bawah penjagaan empat regu, masing-masing terdiri dari empat prajurit. Maksudnya ialah, supaya sehabis Paskah ia menghadapkannya ke depan orang banyak.
5 Demikianlah Petrus ditahan di dalam penjara. Tetapi jemaat dengan tekun mendoakannya kepada Allah.
Di sini terlihat kerja sama antara hamba Tuhan dan sidang jemaat. Justru yang memegang peranan adalah kaum Hawa yang terbeban mendoakan hamba Tuhan yang lagi dibelenggu, tidak ada dalam kebebasan untuk menyampaikan isi hati Tuhan. Posisi kaum Hawa adalah berdoa.

Istri itu diambil dari rusuk yang dekat dengan jantung dan paru-paru. Arti dekat dengan paru-paru adalah untuk berdoa dan dekat dengan jantung berarti adalah kasih, untuk mengasihi dan dikasihi.

Kisah Para Rasul 12:6-8
6 Pada malam sebelum Herodes hendak menghadapkannya kepada orang banyak, Petrus tidur di antara dua orang prajurit, terbelenggu dengan dua rantai. Selain itu prajurit-prajurit pengawal sedang berkawal di muka pintu.
7 Tiba-tiba berdirilah seorang malaikat Tuhan dekat Petrus dan cahaya bersinar dalam ruang itu. Malaikat itu menepuk Petrus untuk membangunkannya, katanya: "Bangunlah segera!" Maka gugurlah rantai itu dari tangan Petrus.
8 Lalu kata malaikat itu kepadanya: "Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!" Ia pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: "Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!"
Herodes adalah keturunan Esau, orang Edom. Dan dia sempat merajai orang Israel, keturunan Yakub. Nyata sekali roh Edom itu ada dalam diri Herodes. Ketika diberitakan tentang kelahiran Tuhan Yesus maka roh Esau langsung mencuat dalam hati Herodes, dia merasa itulah waktunya untuk membalas dendam. Kita melihat roh dendam itu sulit untuk dipangkas, mereka selalu menanti kapan waktunya untuk membalas, bahkan berusaha untuk mencari kesempatan untuk membalas dendam.

Kali ini puncak pembalasan itu diarahtujukan kepada tiga murid inti dari Tuhan Yesus yaitu Petrus, Yohanes dan Yakobus. Anehnya umat Tuhan, bangsa Israel, yang harusnya mendukung murid-murid Tuhan Yesus malah senang melihat tindakan Herodes.

Jangan kiranya kita gembira ketika melihat ada orang yang tampil menentang kehidupan yang dipakai oleh Tuhan untuk menampilkan sidang mempelai, apalagi sampai berpihak pada orang-orang tersebut. Jangan kita senang melihat orang yang terhimpit karena Tuhan, jangan kita malah senang melihat orang yang mengalami kesulitan hidup karena mengiring Tuhan.

Mestinya orang-orang Yahudi malah prihatin melihat tindakan Herodes sebab mereka tahu siapa orang yang mempunyai rencana jahat ini, yaitu Herodes yang adalah keturunan Esau. Minimal mereka harus berdiam diri atau berpihak pada Petrus, Yohanes dan Yakobus tetapi justru kebalikannya. Ketiga murid inti inilah yang dibawa masuk oleh Yesus ketika anak Yairus dibangkitkan. Ketika Yesus dipermuliakan di atas gunung ketiga murid ini yang digiring oleh Yesus ke atas gunung. Ketika Yesus ada dalam pergumulan yang berat sekali di taman Getsemani, mereka bertiga yang berada dekat dengan Yesus.

Di sini kita melihat bahwa justru yang diserang oleh Herodes adalah orang yang memegang kunci pelayanan dan mengemban inti rencana Allah. Jangan sampai kita salah dalam melangkah. Biarlah kita mendukung orang-orang yang arah pelayanannya jelas yaitu untuk membangun Tubuh Kristus yang sempurna.

Antara lain tujuan pembukaan rahasia Firman Allah adalah:
a)      Agar gereja Tuhan terbebas dari belenggu kefanaan.
Gereja Tuhan yang ditampilkan dalam Wahyu 12:1 berada di angkasa, tidak dikuasai lagi oleh gravitasi dunia artinya gereja Tuhan tidak dipengaruhi lagi oleh dunia. Ini pasti terjadi sebab ini adalah gagasan Allah. Itu sebabnya orang yang mendapat tanggung jawab untuk menggiring gereja agar tidak terikat dengan benda yang fana inilah yang menjadi sasaran serangan Herodes atau iblis.
Yohanes 6:27-28
27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."
28 Lalu kata mereka kepada-Nya: "Apakah yang harus kami perbuat, supaya kami mengerjakan pekerjaan yang dikehendaki Allah?"

Yohanes 6:27(Terjemahan Lama)
Janganlah kamu bekerja karena makanan yang fana, melainkan karena makanan yang baka, yaitu yang akan diberi kepadamu oleh Anak manusia, karena Ialah yang dimeteraikan oleh Bapa itu, yaitu Allah."

Kita bukan Kristen instan yang langsung sempurna tetapi ada tahapan-tahapannya. Kita yang berada dalam proses ini pelan dan pasti Tuhan giring untuk tidak terikat dengan benda yang fana. Dalam proses menuju tahapan akhir ini Herodes berusaha untuk memblokir. Di manapun dan kapanpun kita akan berhadapan dengan roh Herodes yaitu roh dendam kepada Yesus dan umatNya. Kita harus paham bahwa serangan roh Herodes ini tujuannya adalah kepada saudara! Tetapi kalau kita memiliki roh mempelai pasti tidak bisa diapa-apakan sebab dilindungi oleh Tuhan.

b)      Supaya gereja Tuhan tahu rencana Allah
c)      Untuk membongkar kedoknya iblis, membongkar siasat tipuan iblis yang luar biasa pada hari-hari terakhir ini.

Lukas 13:31-32
31 Pada waktu itu datanglah beberapa orang Farisi dan berkata kepada Yesus: "Pergilah, tinggalkanlah tempat ini, karena Herodes hendak membunuh Engkau."
32 Jawab Yesus kepada mereka: "Pergilah dan katakanlah kepada si serigala itu: Aku mengusir setan dan menyembuhkan orang, pada hari ini dan besok, dan pada hari yang ketiga Aku akan selesai.

Rencana Tuhan tidak akan bisa digagalkan oleh Herodes, namun disini ada peringatan tentang Herodes. Di sini tidak disebut lagi Herodes tetapi “serigala”. Serigala adalah binatang buas yang memakan mangsanya mulai dari isi perut. Itu sebabnya gereja Tuhan hati-hati dengan persoalan perut sebab itu sasaran dari Herodes! Orang yang dominan hidupnya hanya persoalan perut adalah orang yang pertama dimangsa oleh iblis. Mulailah dari sekarang ini untuk tidak terikat dengan hal-hal yang fana, peganglah dunia dengan tangan terlepas sebab dunia ini sedang binasa. Kita bekerja di dunia ini tetapi jangan kita lengket dengan dunia.
I Yohanes 2:16-17
16 Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia.
17 Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

Ketika Herodes berhasil membunuh Yakobus dan dia membaca bahwa hal itu ternyata menyenangkan hati orang Yahudi, maka Herodes berupaya untuk menambah jumlah dengan menangkap Petrus. Waktu Petrus ditangkap adalah dalam masa raya Paskah sehingga dia tidak bisa langsung dieksekusi dan di masukan dalam penjara. Dalam penjara dia berada dibawa penjagaan 16 pasukan. Mengapa 16?

Sebab Petrus adalah hamba Tuhan yang pertama kali berkhotbah dan dimenangkan 3000 jiwa, lahirlah gereja mula-mula. Tampilnya jemaat mula-mula ini sama dengan mendirikan Tabernakel rohani. Tabernakel jasmani yang dibangun oleh Bezaleel dan Aholiab dibawa pimpinan Musa dibangun dengan 16 jenis bahan. Tabernakel rohani yaitu gereja yang dibangun dalam Kisah Para Rasul pasal 2 dibangun dengan 16 bahasa. Angka 16 ini yang ditonjolkan ini adalah angka pembangunan Tubuh Kristus.

Jadi artinya 16 pasukan ini adalah tidak ada satu bagianpun dari anggota-anggota tubuh Kristus yang tidak akan dihadang oleh roh Herodes. Semua bentuk aktifitas pembangunan tubuh Kristus pasti berusaha dihadang oleh iblis.

Dalam kisah Esau dan Yakub memang memang terlihat dendam yang membara dari Esau terhadap Yakub. Yakub telah diberkati oleh Tuhan dengan hak sulung, tetapi penilaian Esau berkat itu dirampas. Jadi Esau memutar balikkan fakta bahwa sebenarnya dia yang menjual hak kesulungan itu tetapi dia menuduh Yakub merampas. Walaupun Esau menangis dia tidak mendapatkan apa-apa lagi. Yakub yang sudah memiliki hak sulung mendapatkan berkat lagi yang di dalamnya disisipkan berkat nikah. Jadi bagi yang tidak punya diambil dan bagi yang punya ditambahkan lagi.


Kejadian 28:1,4 (Terjemahan Lama)
28:1 Arakian, maka dipanggil Ishak akan Yakub, lalu diberkatinyalah serta dipesannya akan dia, katanya: Janganlah engkau berbinikan seorang dari pada segala anak orang Kanani.
28:4 serta dikaruniakannya berkat Ibrahim itu akan dikau dan akan anak cucumupun sertamu, supaya engkau mempusakai tanah, tempat engkau menumpang dalamnya seperti seorang dagang dan yang telah dikaruniakan Allah kepada Ibrahim.

Kalau kita tidak mempunyai berkat sulung atau mengentengkan berkat sulung maka dari kita akan diambil dan diberikan kepada orang yang sudah punya untuk ditambahkan lagi.
Markus 4:25
Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, apa pun juga yang ada padanya akan diambil dari padanya."

16 pasukan ini dibagi 4 regu, berarti tiap regu 4 orang. Angka 4 ini menunjuk 4 penjuru alam, artinya di manapun saudara berada akan tetap berhadapan dengan Herodes, berhadapan dengan iblis.

4 orang yang bertugas ini dibagi dua lagi. 2 orang disamping Petrus dan 2 orang di pintu gerbang. Jadi secara kasat mata terlihat tidak ada lagi tempat Petrus untuk lolos. Ketika kita diperhadapkan dengan kondisi dunia ini, kita akan dibuat panik sebab terlihat tidak ada tempat untuk kita bisa lolos, terlihat seakan-akan sudah terkepung. Secara kasat mata dan secara pemikiran daging kita pasti panik sebab tidak ada tempat untuk meloloskan diri. Tetapi kalau kita adalah umat Tuhan yang memiliki roh mempelai, rindu menjadi mempelai Tuhan, pasti ada tangan Tuhan yang meloloskan kita. Campur tangan Tuhan itu adalah sesuatu yang terjadi di luar batas pemikiran manusia.

Dalam sehari yaitu 1x24 jam tiap regu masing-masing regu mendapat jatah 6 jam untuk mengawal Petrus. Angka 6 jam ini adalah waktu lamanya Yesus di salib di Golgota yaitu dari jam 9 pagi sampai jam 3 sore. Pekerjaan penebusan Kristus inilah yang dilawan oleh Herodes.

4 orang dalam satu regu ini harus mengawal Petrus selama 6 jam, bila dibagi 4 berarti setiap orang harus menjaga selama 1,5 jam. Angka 1,5 adalah angka pengantara. Tuhan Yesus sebagai pengantara ditantang oleh Herodes.
I Timotius 2:5
Karena Allah itu esa dan esa pula Dia yang menjadi pengantara antara Allah dan manusia, yaitu manusia Kristus Yesus,

Ibrani 7:25
Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

Iblis tahu Yesus sebagai pengantara akan berhasil membawa kita kepada kesempurnaan, itu sebabnya dia menantang angka pengantara ini. Pikirkanlah dalam diri saudara bahwa kita diarahkan Tuhan menuju pada kesempurnaan, kecuali hal itu kita hempaskan. Tetapi kalau pikiran kita selalu diarahkan pada kesempurnaan pasti Tuhan akan sempurnakan karena Dia adalah pengantara yang tidak bisa dikalahkan. Yakinlah Tuhan Yesus sebagai pengantara pasti menyempurnakan kita gerjaNya. Sekarang ini Tuhan Yesus tidak berdiam diri tetapi berdoa untuk kepentingan kita.
Ibrani 9:24, 14
24 Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.
14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.

Kalau ada seseorang merasa terbeban terhadap saudara dan berupaya apa saja untuk kepentingan saudara sementara saudara dalam keadaan tidak berdaya, bagaimana rasa terima kasih saudara? Keterlaluan kalau kita tidak tahu berterima kasih kepada Yesus!

Dalam Tabernakel mulai dari Halaman kita sudah melihat angka 1,5 yaitu pada mezbah korban bakaran yang menunjuk korban Kristus.
Keluaran 27:5
Haruslah engkau memasang jala-jala itu di bawah jalur mezbah itu; mulai dari sebelah bawah, sehingga jala-jala itu sampai setengah tinggi mezbah itu.

Tinggi mezbah korban 3 hasta dan pada bagian tengah yaitu 1,5 hasta ada jala-jala tempat menaruh korban untuk dibakar ini menunjuk Yesus yang menjadi pengantara antara langit dan bumi, antara Allah dan manusia. Terlalu keras hati kita kalau perasaan kita tidak luruh memandang Yesus yang tergantung di Golgota antara langit dan bumi demi kepentingan kita.
Keluaran 25:23
"Lagi haruslah engkau membuat meja dari kayu penaga, dua hasta panjangnya, sehasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
Angka 1,5 ini  kita temukan juga dalam ruangan suci yaitu pada tinggi meja roti sajian. Jadi ketika kita berhadapan dengan pemecahan roti yaitu Firman pengajaran dan perjamuan kudus kita selalu dihubungkan bahwa Yesus pengantara kita. Itu sebabnya di meja roti ada alat-alat perjamuan kudus, yang menunjuk ibadah pendalaman Alkitab harus disertai dengan perjamuan kudus. Kita menerima pembukaan rahasia Firman karena Yesus selalu siap menjadi pengantara.

Keluaran 25:10
"Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
Dalam ruangan Maha Suci juga ada angka 1,5 yaitu tinggi dan lebar dari tabut perjanjian. Tuhan Yesus bukan hanya bekerja sampai di halaman tetapi perlahan Dia membawa kita ke ruangan suci dan menyempurnakan kita di ruangan maha suci. Mulai dari halaman KorbanNya menguasai kita, dalam ruangan suci FirmanNya menguasai kita, masuk dalam ruangan maha suci KasihNya menguasai kita dan tidak ada yang dapat merampas kita dari tanganNya.
Kidung Agung 8:6-7
6 -- Taruhlah aku seperti meterai pada hatimu, seperti meterai pada lenganmu, karena cinta kuat seperti maut, kegairahan gigih seperti dunia orang mati, nyalanya adalah nyala api, seperti nyala api TUHAN!
7 Air yang banyak tak dapat memadamkan cinta, sungai-sungai tak dapat menghanyutkannya. Sekalipun orang memberi segala harta benda rumahnya untuk cinta, namun ia pasti akan dihina.

Petrus ditangkap pada saat masa raya roti tidak beragi atau roti fatir yaitu sehari setelah Paskah.
Imamat 23:5-6
5 Dalam bulan yang pertama, pada tanggal empat belas bulan itu, pada waktu senja, ada Paskah bagi TUHAN.
6 Dan pada hari yang kelima belas bulan itu ada hari raya Roti Tidak Beragi bagi TUHAN; tujuh hari lamanya kamu harus makan roti yang tidak beragi.

Perayaan Paskah berarti kita masuk dalam perenungan bahwa Kristus Yesus mati di Golgota karena kita. Perayaan Paskah kita secara pribadi adalah ketika kita menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat. Dan selanjutnya kita masuk dalam perayaan roti fatir yaitu ketika kita masuk dalam baptisan air.

Perayaan roti fatir pada tanggal 15. Ketika Nuh di dalam bahtera tinggi air di atas gunung yang tertinggi adalah 15 hasta.
Kejadian 7:20
sampai lima belas hasta di atasnya bertambah-tambah air itu, sehingga gunung-gunung ditutupinya.

Itu sebabnya Bahtera Nuh yang melewati air bah menggambarkan baptisan air.
I Petrus 3:20-21
20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan -- maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah -- oleh kebangkitan Yesus Kristus,

Ketika saudara menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat itu kemurahan Tuhan dan ketika saudara memberi diri dibaptis itu kelimpahan kemurahan Tuhan. Sebab banyak orang percaya Yesus adalah Tuhan tetapi tidak memberi diri dibaptis.

Hizkia yang sakit dan telah disampaikan bahwa dia akan mati berdoa kepada Tuhan dan Tuhan menambahkan usianya 15 tahun. Ini menunjuk kelimpahan kemurahan Tuhan.

Gomer perempuan sundal menjadi istri nabi Hosea namun kembali bersundal. Tetapi cintanya Tuhan tidak pernah pupus terhadapnya dan menyuruh Hosea mengambilnya kembali dan dibayar dengan 15 syikal. Sehancur-hancurnya kehidupanmu tetapi kalau masih mau menerima angka 15 maka masih ada harapan. Terima uluran tangan Tuhan jangan sampai kemurahan Tuhan kita injak-injak! Syukur ada Yesus pengantara yang bisa mengerjakan ini semua manakala kita masih mau datang kepada Tuhan.
Hosea 3:1-2
1 Berfirmanlah TUHAN kepadaku: "Pergilah lagi, cintailah perempuan yang suka bersundal dan berzinah, seperti TUHAN juga mencintai orang Israel, sekalipun mereka berpaling kepada allah-allah lain dan menyukai kue kismis."
2 Lalu aku membeli dia bagiku dengan bayaran lima belas syikal perak dan satu setengah homer jelai.

Herodes membuat sisi-sisi kehidupan Petrus terbelenggu, tetapi ke atas tidak bisa terbelenggu dan Tuhan mengutus malaikatNya. Ketika Malaikat itu datang Petrus tertidur, syukur ada wanita-wanita yang berdoa untuk Petrus. Itu sebabnya ibu-ibu harus menggalakkan jaringan doa wanita, bukan hanya bertemu untuk mendengarkan Firman tetapi angkatlah juga doa-doamu yaitu doa syafaat.

Kisah Para Rasul 12:10
Setelah mereka melalui tempat kawal pertama dan tempat kawal kedua, sampailah mereka ke pintu gerbang besi yang menuju ke kota. Pintu itu terbuka dengan sendirinya bagi mereka. Sesudah tiba di luar, mereka berjalan sampai ke ujung jalan, dan tiba-tiba malaikat itu meninggalkan dia.
Kepemimpinan malaikat itu sampai di ujung jalan. Ada batas kepemimpinan malaikat. Sehebat-hebatnya kepemimpinan seorang gembala ada batas-batasnya. Ingat batas pelayanan sampai diujung jalan,
1 Timotius 4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Kisah Para Rasul 12:12
Dan setelah berpikir sebentar, pergilah ia ke rumah Maria, ibu Yohanes yang disebut juga Markus. Di situ banyak orang berkumpul dan berdoa.
Seringkali wanita-wanita lebih banyak di depan layar televisi dari pada berdoa. Bagaimana berkat Tuhan bisa turun, jangan mengeluh kalau hubunganmu tidak harmonis dengan Tuhan.

Petrus tertidur sebab perlengkapan paskah sudah dilucuti oleh Herodes (iblis).
Kisah Para Rasul 12:8
Lalu kata malaikat itu kepadanya: "Ikatlah pinggangmu dan kenakanlah sepatumu!" Ia pun berbuat demikian. Lalu malaikat itu berkata kepadanya: "Kenakanlah jubahmu dan ikutlah aku!"

Keluaran 12:11
Dan beginilah kamu memakannya: pinggangmu berikat, kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu; buru-burulah kamu memakannya; itulah Paskah bagi TUHAN.

Kasut Petrus sudah dicopot, ikat pinggangnya sudah dilepas dan jubahnya sudah dilucuti. Kalau saja tidak ada orang yang mendukungnya dalam doa bagaimana nasib dari Petrus ini.

Dengan berikat pinggang berarti ada kepemilikan Tuhan terhadap orang tersebut.
Yeremia 13:10-11
10 Bangsa yang jahat ini, yang enggan mendengarkan perkataan-perkataan-Ku, yang mengikuti kedegilan hatinya dan mengikuti allah lain untuk beribadah dan sujud menyembah kepada mereka, akan menjadi seperti ikat pinggang ini yang tidak berguna untuk apa pun.
11 Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah tadinya segenap kaum Israel dan segenap kaum Yehuda Kulekatkan kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, supaya mereka itu menjadi umat, menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku. Tetapi mereka itu tidak mau mendengar."

Ikat pinggang Petrus dilucuti sehingga tidak ternama lagi, tidak terpuji dan tidak terhormat bagi Tuhan. Ikat pinggang itu menunjuk kebenaran Allah dan ikat pinggang kebenaran ini adalah bukti kita dimiliki Tuhan dan kita memiliki Tuhan. Dalam kepemilikan ini ada roh mempelai.
Kidung Agung 2:16
Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

Bukti kepemilikan Tuhan terhadap kita dan kita memilliki Tuhan dalam diri kita adalah kita berada dalam suasana penggembalaan Tuhan. Kalau kita digembalakan Tuhan maka tidak ada tangan setan yang bisa merampas kita dari tangan Tuhan.
Yohanes 10:27-28
27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

Berikat pinggang dikaitkan dengan aktifitas menanti kedatangan Mempelai Laki-laki Sorga.
Lukas 12:35-36
35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.
36 Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.

Ikat pinggang yang kita miliki yaitu kebenaran Allah
2 Korintus 13:8
Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.

inilah yang diupayakan oleh Herodes untuk dilucuti. Tetapi kalau kita digembalakan oleh Tuhan, kita memiliki gembala dan kita adalah domba yang digembalakan maka tidak ada yang dapat merampas kita sehingga kita siap menanti kedatangan Gembala Agung yang sekaligus adalah Mempelai Laki-laki Sorga.
Lukas 17:7-8
7 "Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
8 Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

Aktifitas kita dalam menanti Tuhan adalah melayani pribadi Tuhan, ini yang seringkali kurang. Kita sudah sibuk melakukan pekerjaan fisik yang ada hubungannya dengan pekerjaan Tuhan tetapi seringkali melalaikan untuk melayani pribadi Tuhan yaitu ketika kita duduk menyembah Tuhan. Ayo kita layani Tuhan, layani pekerjaanNya dan layani pribadiNya. Kurang dalam menyembah itu tanda ikat pinggang sudah lapuk. Kalau ikat pinggang sudah lapuk maka Tuhan sudah menyindir, berarti kita tidak lagi ternama, terpuji dan terhormat. Begitu tinggi rencana Allah dalam diri kita yaitu membawa kita menjadi mempelai PerempuanNya yang ternama, terpuji dan terhormat.
Yeremia 13:11
Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah tadinya segenap kaum Israel dan segenap kaum Yehuda Kulekatkan kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, supaya mereka itu menjadi umat, menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku. Tetapi mereka itu tidak mau mendengar."


Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar