20120125

Kebaktian PA Yehezkiel, Rabu 25 Januari 2012 Pdt. Bernard Legontu


Yehezkiel 36:22,25-26,29-32,34-35
22 Oleh karena itu katakanlah kepada kaum Israel: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Bukan karena kamu Aku bertindak, hai kaum Israel, tetapi karena nama-Ku yang kudus yang kamu najiskan di tengah bangsa-bangsa di mana kamu datang.
25 Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu.
26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
29 Aku akan melepaskan kamu dari segala dosa kenajisanmu dan Aku akan menumbuhkan gandum serta memperbanyaknya, dan Aku tidak lagi mendatangkan kelaparan atasmu.
30 Aku juga memperbanyak buah pohon-pohonanmu dan hasil ladangmu, supaya kamu jangan lagi menanggung noda kelaparan di tengah bangsa-bangsa.
31 Dan kamu akan teringat-ingat kepada kelakuanmu yang jahat dan perbuatan-perbuatanmu yang tidak baik dan kamu akan merasa mual melihat dirimu sendiri karena kesalahan-kesalahanmu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji.
32 Bukan karena kamu Aku bertindak, demikianlah firman Tuhan ALLAH, ketahuilah itu. Merasa malulah kamu dan biarlah kamu dipermalukan karena kelakuanmu, hai kaum Israel.
34 Tanah yang sudah lama tinggal tandus akan dikerjakan kembali, supaya jangan lagi tetap tandus di hadapan semua orang yang lintas dari padamu.
35 Sebaliknya mereka akan berkata: Tanah ini yang sudah lama tinggal tandus menjadi seperti taman Eden dan kota-kota yang sudah runtuh, sunyi sepi dan musnah, sekarang didiami dan menjadi kubu.

Pada ayat 35 dibicarakan tentang taman Eden di mana Tuhan menempatkan Adam yang adalah wujud gambar Tuhan yang pertama kali di dalam diri manusia, ke sanalah Tuhan akan membawa kita kembali.

Tuhan bertindak untuk memulihkan umatNya atas dasar penghargaan terhadap namaNya sendiri yang telah dinajiskan di tengah-tengah bangsa kafir. Pemulihan yang mau Tuhan nyatakan kepada umatNya bukan karena dasar yang lain tetapi karena nama Tuhan.

Tuhan sendiri yang memberi nama bagi diriNya sendiri. Berbeda dengan berhala yang diberi nama oleh manusia. Nama Tuhan ini diberitahukan kepada umatNya namun mereka menajiskan namaNya di tengah-tengah bangsa kafir. Tuhan tidak mau namaNya dikaitkan dengan pola hidup kafir.

Karena umat Tuhan (Israel) menolak Allah sehingga Allah berpaling kepada bangsa kafir, Tuhan mau memilih umatNya dari tengah-tengah bangsa kafir.
Kisah Para Rasul 15:14
Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.

Israel dipulihkan oleh sebab nama Tuhan, kita bangsa kafir dipilih menjadi umat Tuhan adalah bagi nama Tuhan. Dipilih berarti tidak semua bangsa kafir, semoga kita termasuk di dalam bilangan yang dipilih. Kepada kita bangsa kafir Tuhan menunjukkan rahmatNya. Rahmat ialah perhatian Tuhan yang istimewa dan pertolongan Tuhan yang segera pada manusia yang sengsara oleh sebab dosa, tepat pada waktunya.

Bila dahulu Tuhan murka kepada Israel sebab mereka mencemarkan nama Tuhan dengan kekafiran maka kita sekarang yang adalah bangsa kafir jangan lagi mencemarkan nama Tuhan dengan perilaku kekafiran sebelum kita mengenal Tuhan. Dulu semua bangsa kafir hidup menurut jalannya sendiri namun setelah Tuhan memilih kita untuk menjadi umat bagi namaNya maka perilaku hidup kita yang adalah bangsa kafir harus sudah berubah. Sesudah kita mengenal Tuhan jangan lagi kita mengkaitkan diri dengan cara-cara hidup kafir.
Kisah Para Rasul 14:16
Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing,

Kita sudah harus belajar tunduk pada aturan, ketetapan Tuhan jangan seperti dalam:
Roma 10:1-3
1 Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.
2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
3 Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Bagi Hamba Tuhan harus bersikap seperti dalam:
2 Korintus 13:8
Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.

Tatanan hidup kita yang adalah bangsa kafir yang telah dipilih oleh Tuhan harus berbeda dengan tatanan hidup lama yang mengikuti aturan dari manusia yaitu adat istiadat. Sekalipun hal itu terlihat baik namun sebenarnya aturan tersebut lepas dari Tuhan sebab hanya berangkat dari pikiran manusia dan tercemar dengan tangan iblis. Aturan adat istiadat bangsa kafir bukan datang dari Tuhan sebab Tuhan tidak pernah memberikan FirmanNya kepada bangsa kafir, Firman Tuhan hanya dipercayakan kepada bangsa Yahudi.
Roma 3:1-2
1 Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat?
2 Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah.
Mazmur 147:19-20
19 Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
20 Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!

Ketika Tuhan berbalik kepada bangsa kafir untuk mencari umat bagi namaNya maka rahasia Firman Tuhan dibukakan kepada bangsa kafir dan tertutup bagi bangsa Israel. Maksudnya supaya bangsa kafir yang menerima pembukaan rahasia Firman tertarik kepada Tuhan sehingga mengikuti ketetapan dan aturan-aturan Tuhan, benar-benar terpikat dengan Firman Tuhan.

Yeremia 51:51
Kami malu, sebab kami telah mendengar tentang aib, noda meliputi muka kami, sebab orang-orang asing telah memasuki tempat-tempat kudus di rumah TUHAN.
Dalam doa Yeremia ia merasa malu di hadapan Tuhan sebab praktek kekafiran telah masuk dan bercampur dalam ibadah bangsa Israel. Hal itu merupakan aib dan noda.

Kita yang adalah bangsa kafir dahulu tidak masuk dalam rencana Tuhan namun sekarang Tuhan telah memilih kita untuk menjadi umat bagi namaNya oleh sebab itu kita harus meninggalkan praktek-praktek kekafiran dan bukannya terus berpegang pada aturan-aturan manusia. Tuhan sakit hati karena namaNya disandingkan dengan sifat dan jalan hidup kafir.

Bila kita masih berpegang pada aturan-aturan kafir sama dengan ladang ditabur dengan 2 benih dan hal ini dicela/disalahkan oleh Tuhan Yesus.
Imamat 19:19
Kamu harus berpegang kepada ketetapan-Ku. Janganlah kawinkan dua jenis ternak dan janganlah taburi ladangmu dengan dua jenis benih, dan janganlah pakai pakaian yang dibuat dari pada dua jenis bahan.

Matius 15:13-14
13 Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.
14 Biarkanlah mereka itu. Mereka orang buta yang menuntun orang buta. Jika orang buta menuntun orang buta, pasti keduanya jatuh ke dalam lobang."
Orang yang melanggar disebut buta.

Yehezkiel 44:7
yang membiarkan orang-orang asing, yaitu orang-orang yang tidak bersunat hatinya maupun dagingnya masuk dalam tempat kudus-Ku dan dengan kehadirannya mereka menajiskannya waktu kamu mempersembahkan santapan-Ku, yaitu lemak dan darah. Dengan berbuat begitu kamu lebih mengingkari perjanjian-Ku dari pada dengan segala perbuatanmu yang keji yang sudah-sudah.
Membiarkan cara-cara kafir di dalam ibadah dan pelayanan umat Tuhan yang sedang dipulihkan merupakan kekejian di hadapan Tuhan.

Nubuatan kedua belas dalam Kitab Nabi Yehezkiel berbicara tentang pemulihan dan nubuatan tersebut di tuliskan dalam pasal 36-37 dan pasal 40-48. Di antara pasal pemulihan ini terdapat pasal 38 dan 39 yang berisi nubuatan tentang Gog di tanah Magog. Ini menunjuk pada usaha iblis yang mau menghadang proses pemulihan gereja Tuhan. Usaha iblis akan berhasil menggagalkan banyak anak-anak Tuhan namun rencana Tuhan juga pasti berhasil dan tidak akan gagal yaitu membawa kita kepada pemulihan untuk masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus. Ini yang menjadi kerinduan Tuhan terhadap kita umatNya di akhir zaman ini.

Apa yang saat ini dibicarakan kepada kita yang berada di penghujung akhir zaman ini bukanlah keselamatan yang sekarang namun keselamatan yang akan datang. Keselamatan yang akan datang ini berkali-kali dibicarakan di dalam Alkitab.
I Petrus 1:5
Yaitu kamu, yang dipelihara dalam kekuatan Allah karena imanmu sementara kamu menantikan keselamatan yang telah tersedia untuk dinyatakan pada zaman akhir.

Setelah lahir baru dan telah selamat kita masih harus mendapatkan keselamatan yang akan datang. Yang kita butuhkan untuk mencapai keselamatan yang akan datang adalah susu yang murni, itulah Firman pengajaran yang murni.

I Petrus 2:2
Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

Bahkan orang-orang pilihan pun masih harus bergumul untuk selamat, itulah keselamatan yang akan datang. Bila Tuhan tidak mempersingkat waktu kedatangannya maka orang pilihanpun tidak akan selamat.
II Timotius 2:10
Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.

II Timotius 3:15
Ingatlah juga bahwa dari kecil engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun engkau kepada keselamatan oleh iman kepada Kristus Yesus.

Untuk mendapatkan keselamatan yang kekal ini kita harus berusaha dengan sungguh-sungguh. Rasul Paulus mengatakan hidup yang kekal itu adalah perkara yang harus kita rebut.
I Timotius 6:12
Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar dan rebutlah hidup yang kekal. Untuk itulah engkau telah dipanggil dan telah engkau ikrarkan ikrar yang benar di depan banyak saksi.

Lukas 13:23-24
23 Dan ada seorang yang berkata kepada-Nya: "Tuhan, sedikit sajakah orang yang diselamatkan?"
24 Jawab Yesus kepada orang-orang di situ: "Berjuanglah untuk masuk melalui pintu yang sesak itu! Sebab Aku berkata kepadamu: Banyak orang akan berusaha untuk masuk, tetapi tidak akan dapat.

Berjuang dalam bahasa gerikanya adalah Zeloo dan artinya:
1.      Memiliki perasaan yang gairah akan sesuatu
2.      Ada kecemburuan Ilahi untuk mendapatkan hal itu
3.      Ada kesungguhan untuk mendapatkannya

Yehezkiel 36:25-26
25 Aku akan mencurahkan kepadamu air jernih, yang akan mentahirkan kamu; dari segala kenajisanmu dan dari semua berhala-berhalamu Aku akan mentahirkan kamu.
26 Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.
Pemulihan ini dimulai dari hati. Dan sebelum Tuhan menjamah hati Tuhan menampilkan air yang jernih. Tidak mungkin hati yang kotor dibersihkan dengan air yang kotor. Sarana untuk membersihkan hati yang kotor adalah air yang bersih. Untuk bisa membersihkan hati yang kotor haruslah dengan Firman pengajaran yang murni dan sehat. Tidak mungkin sidang jemaat mengalami pemulihan bila hamba Tuhan menyampaikan Firman pengajaran campur.

Untuk bisa tampil tanpa cacat dan kerut, sidang jemaat harus dimandikan dengan air Firman Tuhan.
Efesus 5:26
untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,

Sidang jemaat yang menerima Firman Tuhan yang murni, pelan dan pasti digiring untuk luput dari aniaya 3.5 tahun dan terangkat pada masa penyingkiran gereja. Inilah yang dimaksud dengan keselamatan yang akan datang.

Dalam proses pentahiran hati yang dibersihkan adalah berhala-berhala. Setiap hal yang menghalangi kita untuk datang pada Tuhan adalah berhala. Berhala menunjuk pada kehidupan lama. Yang bisa membersihkan kita dari hidup yang lama adalah Firman Tuhan yang murni yang tidak dicampur dengan filsafat, dongeng-dongeng ataupun hal-hal yang lain. Namun di akhir zaman pengajaran campur inilah yang diminati banyak orang, sehingga ibadahnya sendiri halangi dia untuk masuk dalam rencana Allah.
II Timotius 4:3-4
3 Karena akan datang waktunya, orang tidak dapat lagi menerima ajaran sehat, tetapi mereka akan mengumpulkan guru-guru menurut kehendaknya untuk memuaskan keinginan telinganya.
4 Mereka akan memalingkan telinganya dari kebenaran dan membukanya bagi dongeng.

Perjalanan kerohanian kita dimulai dengan keselamatan yang sudah kita terima karena kematian Tuhan Yesus dan sekarang ini sedang mengalami proses yang mengarah pada keselamatan yang akan datang.
Efesus 5:25 (Sudah diselamatkan)
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

Efesus 5:26 (Sedang diselamatkan)
untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,


Efesus 5:27 (Akan diselamatkan)
supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Wahyu 4:8
Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, dan dengan tidak berhenti-hentinya mereka berseru siang dan malam: "Kudus, kudus, kuduslah Tuhan Allah, Yang Mahakuasa, yang sudah ada dan yang ada dan yang akan datang."
Penampilan Tuhan Yesus sebagai yang sudah ada, yang ada dan yang akan datang menunjuk pada hal yang sama seperti dalam Efesus 25:25-27.
Sudah ada            F Kematian Tuhan Yesus Kristus
Yang ada              F Firman Tuhan Yang Menyucikan
Yang akan datang F Gereja Tuhan Yang sempurna

Firman Pengajaran itulah air yang akan membasuh hati yang kotor.
Ulangan 32:1-2
1 "Pasanglah telingamu, hai langit, aku mau berbicara, dan baiklah bumi mendengarkan ucapan mulutku.
2 Mudah-mudahan pengajaranku menitik laksana hujan, perkataanku menetes laksana embun, laksana hujan renai ke atas tunas muda, dan laksana dirus hujan ke atas tumbuh-tumbuhan.

Ada enam bukti kehidupan yang berada di dalam proses pemulihan oleh sebab nama Tuhan:

1.      Memiliki perasaan gentar dan takut akan Tuhan

Tanda  awal seseorang masuk dalam proses pemulihan ia memiliki rasa takut akan Tuhan. Apabila tidak ada perasaan takut kepada Tuhan saat berbuat apapun berarti orang tersebut belum mengalami proses pemulihan Tuhan.

Yeremia 32:39
Aku akan memberi mereka satu hati dan satu tingkah langkah, sehingga mereka takut kepada-Ku sepanjang masa untuk kebaikan mereka dan anak-anak mereka yang datang kemudian.

Orang yang takut kepada Tuhan memiliki perasaan takut untuk masuk ke dalam neraka.
Matius 10:28
Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka.

Mazmur 119:120
Badanku gemetar karena ketakutan terhadap Engkau, aku takut kepada penghukuman-Mu.

2.      Mau diatur oleh peraturan dari Tuhan

Setelah tumbuh rasa  takut dan gentar akan Tuhan maka Tuhan tidak akan membiarkan kita menjalani hidup ini dengan kekuatan kita sendiri, Tuhan akan menolong kita dengan Roh Kudus supaya kita mampu melakukan ketetapan-ketetapan dari Tuhan.
Yehezkiel 36:27
Roh-Ku akan Kuberikan diam di dalam batinmu dan Aku akan membuat kamu hidup menurut segala ketetapan-Ku dan tetap berpegang pada peraturan-peraturan-Ku dan melakukannya.

Perasaan takut akan Tuhan dan juga Roh Kudus yang menolong kita melakukan kehendak Tuhan, semuanya datang dari Tuhan, dari pihak kita tinggal mau pasrah menerimanya atau tidak.

3.      Dilepaskan dari ikatan-ikatan kekafiran

Kisah Para Rasul 14:16
Dalam zaman yang lampau Allah membiarkan semua bangsa menuruti jalannya masing-masing,

Tuhan memilih kita dari bangsa kafir berarti kita diambil dari bangsa kafir dan dipisahkan dari jalan-jalan dan sifat kafir.
Kisah Para Rasul 15:14
Simon telah menceriterakan, bahwa sejak semula Allah menunjukkan rahmat-Nya kepada bangsa-bangsa lain, yaitu dengan memilih suatu umat dari antara mereka bagi nama-Nya.
Supaya tidak seperti:
Amsal 14:12
Ada jalan yang disangka orang lurus, tetapi ujungnya menuju maut.
Amsal 12:15
Jalan orang bodoh lurus dalam anggapannya sendiri, tetapi siapa mendengarkan nasihat, ia bijak.

I Petrus 1:18
Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
Dalam terjemahan aslinya kata ditebus ini ada 3 kata:
a)      Agorazo artinya dibeli dari pasar untuk tidak dijual lagi
b)      Exagorazo artinya dibeli dari luar pasar untuk tidak dijual lagi
c)      Lutro artinya membebaskan dari perbudakan dan diangkat menjadi anak.

Dahulu kita diperbudak oleh iblis yang mengilhami aturan-aturan kekafiran. Kita dibebaskan dari hal itu dan diangkat menjadi anak Tuhan. Bila kita telah dibebaskan dan diangkat menjadi anak Tuhan maka yang mengatur kita adalah aturan keluarga Tuhan. Yang mengatur keluarga Tuhan adalah kepala keluarga itulah Bapa Surgawai. Tuhan mengatur kita lewat Firman Tuhan supaya kita bisa tahu bagaimana seharusnya berperilaku sebagai anggota keluarga Allah.
I Timotius 3:14-15
14 Semuanya itu kutuliskan kepadamu, walaupun kuharap segera dapat mengunjungi engkau.
15 Jadi jika aku terlambat, sudahlah engkau tahu bagaimana orang harus hidup sebagai keluarga Allah, yakni jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran.

1 Timotius 3:16
Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."
Setelah berbicara tentang keluarga Allah maka selanjutnya dibicarakan tentang rahasia ibadah yaitu Firman menjadi daging, yang tampil dalam wujud Tuhan Yesus. Gambar inilah yang telah dirusak dari diri kita manusia dan sekarang ini mau Tuhan pulihkan kembali.

I Petrus 1:19
melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.
Kita ditebus dari kekafiran oleh darah Tuhan Yesus yang mahal.

4.      Rela masuk di dalam pengalaman kematian dan kebangkitan untuk dipermuliakan

Yehezkiel 36:29
Aku akan melepaskan kamu dari segala dosa kenajisanmu dan Aku akan menumbuhkan gandum serta memperbanyaknya, dan Aku tidak lagi mendatangkan kelaparan atasmu.
Kehidupan yang masuk di dalam proses pemulihan akan masuk dalam persekutuan dengan gandum yang diperbanyak. Apa artinya gandum yang diperbanyak?

Yohanes 12:24
Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.
Supaya satu biji gandum bisa menjadi banyak maka harus terlebih dahulu mati supaya bisa bertumbuh dan menjadi banyak. Artinya gandum yang diperbanyak adalah kita harus rela masuk dalam pengalaman mati dan bangkit bersama Tuhan Yesus untuk dipermuliakan. Orang yang ada persekutuan dengan gandum yang diperbanyak adalah orang yang tidak segan untuk mematikan keinginan dagingnya. Ini tandanya orang yang masuk di dalam proses pemulihan.

Apakah kita memiliki pengalaman mati dalam keinginan daging kita? Apakah ketika kita digoda untuk marah kita bisa bertahan untuk tidak emosi? Apakah ketika kita digoda untuk melakukan kenajisan kita bisa seperti Yusuf yang mati keinginan dagingnya? Ketika digoda oleh istri Potifar, bila Yusuf jatuh dalam kecemaran maka ia tidak akan dipermuliakan.

Hakim-hakim 12:1, 4-6
1 Dikerahkanlah orang Efraim, lalu mereka bergerak ke Zafon. Dan mereka berkata kepada Yefta: "Mengapa engkau bergerak untuk memerangi bani Amon dengan tidak memanggil kami untuk maju bersama-sama dengan engkau? Sebab itu kami akan membakar rumahmu bersama-sama kamu!"
4 Kemudian Yefta mengumpulkan semua orang Gilead, lalu mereka berperang melawan suku Efraim. Dan orang-orang Gilead mengalahkan suku Efraim itu. Sebab orang-orang itu mengatakan: "Kamulah orang-orang yang telah lari dari suku Efraim!" -- kaum Gilead itu ada di tengah-tengah suku Efraim dan suku Manasye --.
5 Untuk menghadapi suku Efraim itu, maka orang Gilead menduduki tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan. Apabila dari suku Efraim ada yang lari dan berkata: "Biarkanlah aku menyeberang," maka orang Gilead berkata kepadanya: "Orang Efraimkah engkau?" Dan jika ia menjawab: "Bukan,"
6 maka mereka berkata kepadanya: "Coba katakan dahulu: syibolet." Jika ia berkata: sibolet, jadi tidak dapat mengucapkannya dengan tepat, maka mereka menangkap dia dan menyembelihnya dekat tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan itu. Pada waktu itu tewaslah dari suku Efraim empat puluh dua ribu orang.

Orang yang memiliki persekutuan dengan gandum yang diperbanyak luput dari pedangnya Yefta.
Gandum yang hanya satu = Sibolet F berakhir dengan kematian sebab tidak jatuh ke tanah lalu mati.
Gandum yang banyak     = Syibolet F Selamat dari kematian.

Kita harus rela mengalami pengalaman mati sebab kita akan mengalami kebangkitan bahkan sampai dipermuliakan.
Kolose 3:4
Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

I Korintus 2:7
Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.
Rahasia yang Tuhan bukakan kepada kita adalah untuk menggiring kita masuk pada kemuliaan bersama dengan Dia. Untuk itu kita harus mau terlebih dahulu rela masuk dalam penderitaan sampai daging tidak bersuara (mematikan keinginan daging), untuk merasakan penderitaan.

Roma 8:18
Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

5.      Memiliki kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain

Yehezkiel 36:30
Aku juga memperbanyak buah pohon-pohonanmu dan hasil ladangmu, supaya kamu jangan lagi menanggung noda kelaparan di tengah bangsa-bangsa.

Pohon bisa berbuah sebab ada daun. Daun berbicara kegiatan. Berbuah berarti bermanfaat bagi orang lain. Orang yang masuk di dalam proses pemulihan tidak akan tinggal diam namun memiliki kegiatan yang bukan hanya sekedar kegiatan, tetapi kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain. Bila telah berbuah jangan kita nikmati sendiri, biarlah orang lain juga bisa ikut merasakan.
Filipi 1:22
Tetapi jika aku harus hidup di dunia ini, itu berarti bagiku bekerja memberi buah. Jadi mana yang harus kupilih, aku tidak tahu.

Orang yang mementingkan diri sendiri adalah kehidupan yang tidak berbuah.
Yudas 1:12
Mereka inilah noda dalam perjamuan kasihmu, di mana mereka tidak malu-malu melahap dan hanya mementingkan dirinya sendiri; mereka bagaikan awan yang tak berair, yang berlalu ditiup angin; mereka bagaikan pohon-pohon yang dalam musim gugur tidak menghasilkan buah, pohon-pohon yang terbantun dengan akar-akarnya dan yang mati sama sekali.

Wahyu 22:2
Di tengah-tengah jalan kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.
Pohon di kota Yerusalem Baru berbuah dan daunnya menyembuhkan bangsa. Artinya kehidupan yang layak masuk ke kota Yerusalem baru adalah yang memiliki kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain.

Kita sekarang secara rohani telah berada di Bukit Sion maka sejak dari sekarang kita harus mulai bermanfaat bagi orang lain. Firman Tuhan yang telah kita terima jangan hanya kita nikmati sendiri,  biarlah apa yang Tuhan percayakan kepada kita bisa juga dinikmati oleh orang lain.
Ibrani 12:22
Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,

Wahyu 22:14
Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam kota itu.

6.      Merasa mual dan malu dengan tingkah laku kita yang dahulu

Yehezkiel 36:31-32
31 Dan kamu akan teringat-ingat kepada kelakuanmu yang jahat dan perbuatan-perbuatanmu yang tidak baik dan kamu akan merasa mual melihat dirimu sendiri karena kesalahan-kesalahanmu dan perbuatan-perbuatanmu yang keji.
32 Bukan karena kamu Aku bertindak, demikianlah firman Tuhan ALLAH, ketahuilah itu. Merasa malulah kamu dan biarlah kamu dipermalukan karena kelakuanmu, hai kaum Israel.
Bukti kita sedang berada dalam proses pemulihan adalah dari dasar hati kita yang paling dalam ada perasaan mual dan bahkan malu melihat hidup kita yang lama.
Bila kita bisa menyadari bagaimana Tuhan menarik kita dari kehidupan kita yang lama yang dipenuhi kenajisan dan kejahatan maka akan timbul rasa syukur kita kepada Tuhan dan rasa terima kasih kita kepada Tuhan pasti akan berkobar-kobar.

Setelah Tuhan menarik kita dari kehidupan kita yang lama Dia berkemurahan menumbuhkan roh takut akan Tuhan di dalam hati kita. Kemudian Tuhan memberikan Roh Kudus supaya kita mampu mengikuti ketetapan dari Tuhan lewat FirmanNya di dalam penggembalaan. Selanjutnya Tuhan mau kita memiliki persekutuan dalam kematian dan kebangkitanNya untuk dipermuliakan serta memiliki kegiatan yang bermanfaat bagi orang lain. Saat kita melihat semua yang Tuhan kerjakan dalam proses untuk memulihkan kita maka Tuhan yang akan mendorong kita untuk merasa muak dan malu dengan perilaku kita yang dahulu.

Keluaran 32:7,9
7 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya.
9 Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang tegar tengkuk.
Inilah bentuk akhlak masa lalu yang rusak.

Jika kita melihat kehidupan kita yang lama maka sebenarnya kita tidak layak untuk dipulihkan dan hanya layak untuk dihukum. Namun hanya karena rahmat Tuhan maka sekarang tanganNya sedang memproses kita. Oleh sebab itu jangan tolak proses pemulihan Tuhan yang pada akhirnya membawa kita kembali ke taman Eden, kembali pada gambar dan wujud Allah. Orang yang kembali pada gambar Allah menang atas tritunggal iblis.
Kejadian 1:26
Berfirmanlah Allah: “Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi.”

Tuhan mau memulihkan wujud Ilahi yang telah rusak di dalam diri kita. Arah pemulihan kita adalah untuk kembali segambar dengan Tuhan, kembali ke taman Eden yang bersuasanakan sukacita dan kegirangan.
Kolose 3:10
dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Lukas 23:42-43
42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

Penjahat yang di salib di sebelah kanan Tuhan Yesus hanya berucap satu kalimat yang diikuti dengan segenap hatinya dan langsung dijawab oleh Tuhan bahwa pada hari ini ia akan bersama dengan Tuhan Yesus di Firdaus di taman Eden. Mengapa demikian besar perhatian Tuhan pada penjahat ini sehingga di hari itu juga ia bisa menikmati suasana taman Eden? Sebab penjahat ini mau mengkaitkan diri dengan kedatangan Tuhan kedua kali sebagai Raja, menyatakan diri tunduk kepada Yesus sebagai Raja.

Bagaimana dengan kita yang bukan hanya mendengar sepintas tentang kedatangan Tuhan namun telah dipaparkan dengan jelas kepada kita? Sudah sejauh mana gairah kita, kerinduan hati kita untuk berjumpa dengan Tuhan ketika Ia datang kembali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, Mempelai Laki-laki Sorga.
Wahyu 22:20
Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

Biarlah kita mau menerima pemulihan Tuhan dengan menerima air yang jernih, Firman pengajaran yang murni yang mampu membawa kita kembali ke taman Eden.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar