20120122

Kebaktian Umum, Minggu 22 Januari 2012 Pdt. Bernard Legontu



Dalam pelayanan nabi Yesaya selama beberapa tahun, dia berada pada tahbisan yang salah. Itu sebabnya di dalam kitab nabi Yesaya pasal 6 diceritakan bahwa ia mengalami pembaharuan kontrak pelayanannya.
Yesaya 6:8
Lalu aku mendengar suara Tuhan berkata: "Siapakah yang akan Kuutus, dan siapakah yang mau pergi untuk Aku?" Maka sahutku: "Ini aku, utuslah aku!"

II Timotius 1:13-14
13 Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
14 Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.

Rasul Paulus yang menulis surat Timotius adalah rasul yang khusus diangkat oleh Tuhan untuk melayani bangsa kafir. Sebelum ia terlibat di dalam pelayanan terlebih dahulu ia menerima penumpangan tangan dari Ananias. Tujuan pelayanan rasul Paulus terhadap bangsa kafir adalah untuk mempersembahkan bangsa kafir sebagai umat yang layak di hadapan Tuhan, menubuatkan gereja Tuhan di penghujung akhir zaman yang tampil berkenan di hadapan Tuhan. Pelayanan tersebut telah dimulai oleh rasul Paulus dan dilanjutkan secara estafet kepada orang-orang yang bisa dipercaya.
II Timotius 2:1-2
1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.

Di penghujung akhir zaman ini pelayanan tersebut dilanjutkan oleh hamba-hamba Tuhan yang dapat dipercaya. Ciri orang yang dipercaya oleh Tuhan adalah orang yang mempunyai hubungan yang erat dengan Tuhan sehingga dipercayakan rahasia Tuhan.
I Korintus 4:1-2
1 Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.
2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

Ada dua rahasia Tuhan yang besar di dalam Alkitab:
1.    Rahasia ibadah
2.    Rahasia nikah Kristus dan gerejaNya

Hamba Tuhan yang dipercaya oleh Tuhan, pelayanannya tidak akan keluar/menyimpang dari suasana rahasia Tuhan ini. Ia selalu mengarahkan jemaat untuk bisa mengerti rahasia ibadah. Rahasia ibadah membawa kita untuk bisa mengalami Firman yang menjadi daging. Firman sungguh-sungguh dipraktekkan di dalam kehidupan baik di dalam perkataan, perbuatan, tindakan dan pikiran kita. Bila telah memahami dan menikmati rahasia ibadah secara sempurna maka pasti masuk di dalam kegenapan rahasia nikah yaitu menjadi Tubuh Kristus dan Tuhan Yesus sebagai kepala. Hal ini hanya bisa dialami apabila hubungan gereja dengan Tuhan Yesus telah di tata dalam ibadah pelayanan, lewat orang-orang kepercayaan Tuhan dalam menyelenggarakan ibadah.
Ulangan 18:5, 7
5 Sebab dialah yang dipilih oleh TUHAN, Allahmu, dari segala sukumu, supaya ia senantiasa melayani TUHAN dan menyelenggarakan kebaktian demi nama-Nya, ia dan anak-anaknya.
7 dan menyelenggarakan kebaktian demi nama TUHAN, Allahnya, sama seperti semua saudaranya, orang-orang Lewi, yang melayani TUHAN di sana,

2 Tawarikh 29:11
11 Anak-anakku, sekarang janganlah kamu lengah, karena kamu telah dipilih TUHAN untuk berdiri di hadapan-Nya untuk melayani Dia, untuk menyelenggarakan kebaktian dan membakar korban bagi-Nya."

Untuk menjaga hubungan ini kita harus terlebih dahulu memelihara harta yang indah yang Tuhan berikan, itulah ajaran yang sehat. Berbicara pegajaran Firman yang sehat sama dengan berbicara tentang pribadi Tuhan Yesus yang tanpa cacat cela dan kerut. (2 Timotius 1:13-14)

II Korintus 4:7
Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.

Kita inilah bejana tanah liat dan Tuhan bermaksud mengisi pribadiNya lewat Firman pengajaran yang sehat di dalam kehidupan kita. Bila pengajaran yang diajarkan sudah tidak sehat maka yang diterima bukan lagi pribadi Tuhan Yesus yang sempurna.
Keadaan kita yang adalah bejana tanah liat yang diisi dengan Firman pengajaran telah digambarkan di dalam Alkitab dengan buli-buli yang diisi dengan manna. Buli-buli ini di taruh di dalam tabut perjanjian.
Keluaran 16:33
Sebab itu Musa berkata kepada Harun: "Ambillah sebuah buli-buli, taruhlah manna di dalamnya segomer penuh, dan tempatkanlah itu di hadapan TUHAN untuk disimpan turun-temurun."

Ibrani 9:4
Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian, yang seluruhnya disalut dengan emas; di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh batu yang bertuliskan perjanjian,
Di dalam ayat di atas dikatakan buli-buli yang berisi manna itu adalah buli-buli emas. Secara rohani buli-buli yang diisi manna menunjuk pada kehidupan kita. Kita adalah buli-buli tanah liat, namun bila kita mau diisi oleh Firman pengajaran yang sehat yang adalah pribadi Tuhan Yesus maka hidup kita yang bagaikan tanah liat diubahkan menjadi emas, mulia di hadapan Tuhan. Untuk itu kita harus menjaga apa yang telah kita terima di dalam buli-buli tanah liat ini supaya kita bisa diubahkan menjadi buli-buli emas. Proses keubahan inilah yang dialami dalam ibadah, inilah isi dari rahasia ibadah, Firman menjadi daging.

Berbicara buli-buli, jelas itu menunjuk pada pribadi umat Tuhan,
Yeremia 19:1, 10-11
1 Beginilah pula firman TUHAN kepadaku: "Pergilah membeli buli-buli yang dibuat dari tanah, lalu ajaklah bersama-sama engkau beberapa orang tua-tua bangsa itu dan beberapa orang imam yang tertua,
10 Selanjutnya pecahkanlah buli-buli itu di depan mata orang-orang yang turut bersama-sama engkau.
11 Katakanlah kepada mereka: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Demikianlah akan Kupecahkan bangsa ini dan kota ini, seperti orang memecahkan tembikar tukang periuk, sehingga tidak dapat diperbaiki lagi. Dan Tofet akan menjadi tempat penguburan, karena tidak ada tempat lain untuk menguburkan.

I Timotius 3:16
Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."
Rahasia ibadah ini justru dibukakan kepada kita bangsa kafir demikian juga dengan rahasia nikah. Seharusnya kita yang adalah bangsa kafir ini lebih sungguh-sungguh menghargai pembukaan rahasia Firman ini. Namun sangat disayangkan banyak yang tidak menghargai Firman, tidak mau tahu dengan Firman Tuhan! Orang seperti itu tidak akan bisa mengalami keubahan dari buli-buli tanah yang menjadi buli-buli emas, mereka hanya akan masuk pada sengsara besar, dalam masa 3.5 tahun siksaan antikristus.

Tuhan sudah mempercayakan harta yang indah ini kepada kita, bagaimana cara kita menjaga harta yang mulia ini? Ada 15 langkah untuk menjaga harta yang Tuhan percayakan di dalam diri kita:

1.      Menyadari bahwa kita beribadah dan melayani Tuhan yang kudus

Kita harus sadar bahwa kita adalah bangsa kafir yang dipanggil oleh Tuhan lewat pelayanan Paulus yang diteruskan oleh hamba-hamba Tuhan secara estafet sampai hari ini, untuk beribadah dan melayani Tuhan yang kudus. Kita dipanggil oleh Tuhan untuk dikuduskan.
I Petrus 1:15-16
15 tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,
16 sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.

Harus memiliki pemahaman dan kesadaran bahwa kita melayani Tuhan yang kudus. Tuhan yang kudus ini menebus kita dengan darahNya dengan maksud mau menguduskan kita.
I Petrus 1:18-19
18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Kita mengalami penebusan oleh darah yang mahal, darah Tuhan Yesus yang adalah pribadi yang menyebut dirinya suami.
Yesaya 54:5
Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

Di atas kayu salib Tuhan menunjukkan kasihNya sebagai suami terhadap gereja Tuhan yang adalah istriNya. Kita ditebus, dibeli dengan darahNya, bukan untuk dijual lagi tetapi untuk dijadikan istriNya (TubuhNya).

Penebusan Tuhan Yesus kepada kita bangsa kafir ini digambarkan dalam kisah Boas yang menebus Rut. Boas menebus Rut yang adalah bangsa kafir. Rut adalah orang yang telah gagal pada pernikahannya yang pertama. Namun Rut ditebus oleh Boas untuk dijadikan istrinya.

Penebus kita adalah suami kita dan Ia adalah Tuhan serwa sekalian alam, sebab itu tidak ada alasan untuk kita kuatir akan perkara-perkara jasmani. Bila kita menyenangkan hati Suami kita yaitu Tuhan maka tidak mungkin Suami kita itu membiarkan kita.

Keluaran 28:1,3,4,41; 29:1,44
28:1 "Engkau harus menyuruh abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya datang kepadamu, dari tengah-tengah orang Israel, untuk 1memegang jabatan imam bagi-Ku -- Harun dan anak-anak Harun, yakni Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
28:3 Haruslah engkau mengatakan kepada semua orang yang ahli, yang telah Kupenuhi dengan roh keahlian, membuat pakaian Harun, untuk menguduskan dia, supaya 2dipegangnya jabatan imam bagi-Ku.
4 Inilah pakaian yang harus dibuat mereka: tutup dada, baju efod, gamis, kemeja yang ada raginya, serban dan ikat pinggang. Demikianlah mereka harus membuat pakaian kudus bagi Harun, abangmu, dan bagi anak-anaknya, supaya ia 3memegang jabatan imam bagi-Ku.
41 Maka semuanya itu haruslah kaukenakan kepada abangmu Harun bersama-sama dengan anak-anaknya, kemudian engkau harus mengurapi, mentahbiskan dan menguduskan mereka, sehingga mereka dapat 4memegang jabatan imam bagi-Ku.
29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka 5memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,
29:44 Aku akan menguduskan Kemah Pertemuan dan mezbah itu, lalu Harun dan anak-anaknya akan Kukuduskan supaya mereka 6memegang jabatan imam bagi-Ku.

6 kali Tuhan menyebutkan bahwa Ia mengangkat manusia untuk melayaniNya. Angka 6 menunjuk pada angka manusia. Tuhan tidak mencari dan mengangkat malaikat atau makhluk yang lain untuk melayaniNya. Tuhan yang kudus itu mencari kita manusia yang kotor dan banyak kekurangan untuk melayani diriNya. Untuk itu Tuhan mau memproses kita supaya bisa tampil kudus dan layak melayaniNya. Tuhan sudah menemukan kita sebab itu marilah kita melayani Tuhan dan jangan menolak proses Tuhan untuk menguduskan kita.

2.      Ada  bukti-bukti kelahiran baru

I Petrus 1:3
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus, yang karena rahmat-Nya yang besar telah melahirkan kita kembali oleh kebangkitan Yesus Kristus dari antara orang mati, kepada suatu hidup yang penuh pengharapan,

Banyak orang yang mengaku telah mengalami kelahiran baru namun yang Tuhan inginkan tidak hanya sampai di sana namun kita harus memiliki bukti-bukti kelahiran baru.
I Petrus 2:2
Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

Bukti bahwa kita adalah orang yang telah mengalami kelahiran baru adalah kita selalu rindu kepada Tuhan Yesus yang tampil lewat Firman pengajaran yang murni, pengajaran yang benar.
Yohanes 1:1-2
1 Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah Allah.
2 Ia pada mulanya bersama-sama dengan Allah.

Tujuan kita menerima Firman Tuhan adalah supaya kita bertumbuh dan beroleh keselamatan. Keselamatan yang dimaksud adalah keselamatan yang akan datang dimana kita luput dari masa 3.5 tahun siksaan antikristus.

Tuhan selalu menyiapkan bagi kita susu yang murni. Seorang bayi membutuhkan susu yang murni dan yang baru. Secara rohani Tuhan juga selalu menyediakan bagi kita sesuatu yang baru, itulah pembukaan rahasia Firman yang selalu dinyatakan kepada kita. Tujuan Tuhan selalu memberikan kita pembukaan rahasia Firman yang baru adalah untuk menggairahkan kita agar semakin mengasihiNya.
Ratapan 3:22-23
22 Tak berkesudahan kasih setia TUHAN, tak habis-habisnya rahmat-Nya,
23 selalu baru tiap pagi; besar kesetiaan-Mu!

Zefanya 3:5
Tetapi TUHAN adil di tengah-tengahnya, tidak berbuat kelaliman. Pagi demi pagi Ia memberi hukum-Nya; itu tidak pernah ketinggalan pada waktu fajar. Tetapi orang lalim tidak kenal malu!
Tuhan selalu memberikan pembukaan rahasia FirmanNya yang baru untuk menarik perhatian kita namun ada orang yang tidak mau berubah. Mereka tidak tertarik dengan pembukaan rahasia Firman dan malah terus berbuat kelaliman.
Bila di dalam gereja tidak ada pembukaan rahasia Firman Tuhan yang selalu baru maka itu sama dengan ibadah dan pelayanan yang tidak mengalami kemajuan. Ketika Musa menggembalakan kambing domba Yitro ia tidak hanya diam di satu tempat saja namun ia berusaha untuk memberikan rumput yang selalu baru sehingga ia menggiring kambing domba tersebut sampai akhirnya tiba di gunung Horeb. Bila ia hanya berputar-putar di satu tempat maka akhirnya rumputnya habis dan tidak ada makanan lagi.
Keluaran 3:1
Adapun Musa, ia biasa menggembalakan kambing domba Yitro, mertuanya, imam di Midian. Sekali, ketika ia menggiring kambing domba itu ke seberang padang gurun, sampailah ia ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.

Tuhan selalu membukakan rahasia Firman Tuhan yang baru kepada kita, Tuhan selalu menyediakan rumput yang baru di dalam penggembalaan untuk menggiring kita ke gunung Horeb, untuk bertemu dengan Tuhan. Jangan stagnan atau diam di tempat sebab tidak ada pembukaan rahasia Firman atau sebab tidak tertarik pada pembukaan rahasia Firman, berita yang hanya berputar-putar pada pelajaran dasar tetapi harus diteruskan pada kesempurnaan.
Ibrani 6:1-3 (Terjemahan lama)
1 Sebab itu baiklah kita berhenti daripada menerangkan pengajaran Kristus yang mula-mula itu, langsungkanlah kepada kesempurnaan: Janganlah lagi kita membubuh alas, yaitu dengan pengajaran hal tobat daripada perbuatan yang membawa kepada mati, dan iman kepada Allah,
2 dan pengajaran dari hal baptisan, dan dari hal meletakkan tangan atas orang, dan dari hal orang mati bangkit pula, dan hukuman yang kekal.
3 Demikianlah kita berbuat kelak, jikalau diizinkan Allah.

Kehidupan yang lahir baru dan memiliki bukti selalu rindu akan Firman pengajaran yang murni, kepadanya Tuhan berikan kekuatan untuk menang terhadap musuh.
Mazmur 8:3
Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu telah Kauletakkan dasar kekuatan karena lawan-Mu, untuk membungkamkan musuh dan pendendam.

Dari mulut kehidupan yang lahir baru selalu mengalir pujian kepada Tuhan.

Matius 21:16
lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

3.      Tiada dosa yang disembunyikan ataupun tersamar

Amsal 28:13
Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

Raja Daud membuka semua kesalahan dan dosanya kepada Tuhan dan Tuhan mengampuninya.
Mazmur 32:5
Dosaku kuberitahukan kepada-Mu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan; aku berkata: "Aku akan mengaku kepada TUHAN pelanggaran-pelanggaranku," dan Engkau mengampuni kesalahan karena dosaku. S e l a

Seharusnya Daud diganjar dengan hukuman yang berat sebab ia melakukan pembunuhan yang terencana. Daud terlebih dahulu telah mempunyai rencana untuk membunuh Uria dengan maksud mengambil istrinya. Dan sebelum itu Daud juga telah menggagahi istri Uria yaitu Batsyeba sehingga Batsyeba mengandung anak dari Daud. Kesalahan Daud begitu besar namun saat ia menyesal maka Tuhan menghapuskan semua dosanya. Memang anak yang dikandung Batsyeba akhirnya mati namun setelah itu ia mengandung dan melahirkan Salomo. Apapun dosa yang telah kita perbuat bila kita mau mengakui semuanya kepada Tuhan maka kita bisa melihat wujud Salomo dalam hidup kita.

Salomo adalah gambaran Kristus dalam kemuliaan.
Daud adalah gambaran Kristus dalam penderitaan.

Hosea 14:2-3
2 Bertobatlah, hai Israel, kepada TUHAN, Allahmu, sebab engkau telah tergelincir karena kesalahanmu.
3 Bawalah sertamu kata-kata penyesalan, dan bertobatlah kepada TUHAN! katakanlah kepada-Nya: "Ampunilah segala kesalahan, sehingga kami mendapat yang baik, maka kami akan mempersembahkan pengakuan kami.

Ketika kita menyesal dan sungguh-sungguh bertobat maka kita menerima pengampunan Tuhan. Bila kita diampuni berarti kita dibenarkan oleh Tuhan.

II Korintus 5:21
Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.
Roma 4:25
yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

4.      Memiliki roh ketaatan/dengar-dengaran.

Taat dan dengar-dengaran ini ada hubungannya dengan penggembalaan.
Yohanes 10:3-4,15-16
3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.
16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

Bila ada roh ketaatan/dengar-dengaran di dalam penggembalaan maka jaminan Tuhan kepada orang tersebut adalah tidak satu pribadipun yang dapat merampas kita dari tangan Tuhan Yesus Gembala Agung.
Yohanes 10:27-28
27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorang pun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

5.      Selalu mengutamakan Tuhan dan pekerjaanNya

Bila selalu mengutamakan Tuhan dan pekerjaanNya maka usaha kita pasti berhasil. Jika yang kita kerjakan tidak berhasil itu berarti kita tidak mengutamakan Tuhan.
II Tawarikh 31:21
Dalam setiap usaha yang dimulainya untuk pelayanannya terhadap rumah Allah, dan untuk pelaksanaan Taurat dan perintah Allah, ia mencari Allahnya. Semuanya dilakukannya dengan segenap hati, sehingga segala usahanya berhasil.

Khotbah di atas bukit Tuhan mengajar supaya kita mengutamakan untuk mencari Kerajaan Allah.
Matius 6:33
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Ketika Tuhan Yesus turun dari bukit ia bertemu dengan orang yang sakit kusta dan orang kusta yang mencari Tuhan ini berhasil disembuhkan.
Matius 8:1-3
1 Setelah Yesus turun dari bukit, orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia.
2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.

Tuhan buktikan bahwa Ia mau dan Ia dapat menolong kita. Di mana bukti Tuhan mau menolong kita? Tuhan buktikan dengan mau naik ke gunung golgota untuk mati bagi kita. Di mana bukti Tuhan dapat menolong kita? Bukti bahwa Tuhan dapat menolong kita adalah Ia bangkit dari antara orang mati. Sebab itu utamakan Tuhan, utamakan pembangunan Bait Allah, utamakan pembangunan Tubuh Kristus, maka apapun yang kita perbuat pasti Tuhan mau dan sanggup untuk membuat kita berhasil.

6.      Tidak mencari pujian dari manusia
II Korintus 10:18
Sebab bukan orang yang memuji diri yang tahan uji, melainkan orang yang dipuji Tuhan.

Bila kita ingin dipuji oleh Tuhan maka bertahanlah ketika kita mengalami ujian. Justru di saat kita mengalami ujian, menghadapi berbagai macam masalah dan persoalan, di saat itulah kesempatan kita dipuji oleh Tuhan bila kita tetap bertahan. Namun bila saat menghadapi berbagai macam masalah kita malah makin menjauh dari Tuhan maka bagaimana kita bisa memperoleh pujian dari Tuhan? Bila terus menjauh dari Tuhan maka masalah itu tidak akan terselesaikan malah akan semakin bertambah sebab yang dapat menolong kita hanyalah Tuhan.

Yohanes 7:18; 12:24
7:18 Barangsiapa berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya.
12:24 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah.

7.      Mengetahui bahaya dari mamon
Lukas 16:12-14
12 Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
13 Seorang hamba tidak dapat mengabdi kepada dua tuan. Karena jika demikian ia akan membenci yang seorang dan mengasihi yang lain, atau ia akan setia kepada yang seorang dan tidak mengindahkan yang lain. Kamu tidak dapat mengabdi kepada Allah dan kepada Mamon."
14 Semuanya itu didengar oleh orang-orang Farisi, hamba-hamba uang itu, dan mereka mencemoohkan Dia.

Mamon atau uang akan sangat berbahaya kalau kita tidak tahu menggunakannya. Sebab banyak orang kristen terjebak dengan mamon sehingga meninggalkan ibadah pelayanan.
I Timotius 6:10-11
10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.
11 Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan.

8.      Tangan harus selalu diisi
Ulangan 16:16
Tiga kali setahun setiap orang laki-laki di antaramu harus menghadap hadirat TUHAN, Allahmu, ke tempat yang akan dipilih-Nya, yakni pada hari raya Roti Tidak Beragi, pada hari raya Tujuh Minggu dan pada hari raya Pondok Daun. Janganlah ia menghadap hadirat TUHAN dengan tangan hampa,

Jangan sampai tangan kita kosong saat menghadap Tuhan. Apa yang harus ada di tangan kita ketika menghadap Tuhan?
a)      Bokor berisi darah, artinya harus memiliki roh perdamaian
b)      Pedupaan, artinya harus memiliki roh penyembahan/penyerahan sepenuhnya,
berarti kehidupan itu dapat memberi bahkan bukan saja harta, waktu, tetapi dirinya ia persembahkan kepada Tuhan inilah orang yang disebut tangan ada isi.

Lukas 6:38
Berilah dan kamu akan diberi: suatu takaran yang baik, yang dipadatkan, yang digoncang dan yang tumpah ke luar akan dicurahkan ke dalam ribaanmu. Sebab ukuran yang kamu pakai untuk mengukur, akan diukurkan kepadamu."
Bila tangan kita bisa memberi maka Tuhan yang akan memberi kepada kita sampai melimpah. Bagaimana mungkin Tuhan mau memberi dengan limpah bila perpuluhan yang menjadi milik Tuhan tidak dikembalikan.

Amsal 11:17, 24-25
17 Bahwa orang yang murah hati itu berbuat baik akan jiwanya, tetapi orang yang bengis itu menyusahkan dirinya sendiri.
24 Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.
25 Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.

9.      Memiliki roh ketertiban/disiplin
II Timotius 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.

Pelayan Tuhan yang berhalangan untuk hadir melayani harus melapor terlebih dahulu. Kita harus tertib di dalam pelayanan supaya bisa menyenangkan hati Tuhan.
II Timotius 2:3-4
3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.

Tuhan Yesus sendiri memberi contoh kepada kita bahwa Ia melaporkan kepada Bapa tentang apa yang Ia kerjakan.
Yohanes 17:4-5
4 Aku telah mempermuliakan Engkau di bumi dengan jalan menyelesaikan pekerjaan yang Engkau berikan kepada-Ku untuk melakukannya.
5 Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.

Sebelum kita mengerjakan apapun juga terlebih dahulu kita harus menyampaikan kepada Tuhan apa yang akan kita perbuat agar semua terlaksana sesuai kehendak Tuhan.
Yakobus 4:13-15
13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung",
14 sedang kamu tidak tahu apa yang akan terjadi besok. Apakah arti hidupmu? Hidupmu itu sama seperti uap yang sebentar saja kelihatan lalu lenyap.
15 Sebenarnya kamu harus berkata: "Jika Tuhan menghendakinya, kami akan hidup dan berbuat ini dan itu."

Saat akan berpergian jemaat juga harus menyampaikan kepada gembala supaya gembala menopang di dalam doa, sebab seorang gembala adalah kawan sekerja Allah. Di bumi ada gembala yang menopang sidang jemaat dan dari Sorga tangan Tuhan terulur untuk menyambut/memegang kita.
I Korintus 3:9
Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

10.  Harus tahu menggunakan waktu
Yohanes 9:4
Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.

Efesus 5:16
dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Yohanes 12:35-36
35 Kata Yesus kepada mereka: "Hanya sedikit waktu lagi terang ada di antara kamu. Selama terang itu ada padamu, percayalah kepadanya, supaya kegelapan jangan menguasai kamu; barangsiapa berjalan dalam kegelapan, ia tidak tahu ke mana ia pergi.
36 Percayalah kepada terang itu, selama terang itu ada padamu, supaya kamu menjadi anak-anak terang." Sesudah berkata demikian, Yesus pergi bersembunyi dari antara mereka.

Saat masih ada terang itu adalah kesempatan kita untuk bekerja melayani Tuhan. Jangan tunggu terang itu hilang, karena akan sulit untuk melayani sebab berada di dalam kegelapan, sebaliknya kehidupan tersebut akan dipakai oleh iblis untuk dijadikan alatnya dalam kejahatan dan kenajisan.

11.  Selalu berupaya untuk meningkatkan kerohanian
Kolose 2:6-7
6 Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia.
7 Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.

Pribadi seperti ini tidak akan tinggal diam, selalu ada kerinduan hati untuk meningkatkan kerohanian lewat memberi diri menjadi murid (ingin diajar sehingga ada kesaksian yang indah).
Yesaya 8:16
Aku harus menyimpan kesaksian ini dan memeteraikan pengajaran ini di antara murid-muridku.

12.  Memiliki roh penyembahan dan penyerahan
Contoh pemazmur seperti dalam:
Mazmur 119:164
Tujuh kali dalam sehari aku memuji-muji Engkau, karena hukum-hukum-Mu yang adil. (TB)
Maka tujuh kali dalam sehari memujilah aku akan Dikau, karena sebab segala hukum kebenaran-Mu itu. (TL)

Daniel 6:11
11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya. (TB)
11 Tetapi akan Daniel, jikalau diketahuinya akan hal surat itu sudah dimeteraikan oleh baginda sekalipun, masuklah juga ia ke dalam rumahnya, yang pada alayatnya adalah tingkap-tingkap terbuka ke kiblat Yeruzalem dan pada sehari tiga kali bertelutlah ia dan meminta doa dan mengucap syukur kepada Allahnya, seperti biasa dibuatnya dahulu. (TL)

Kisah Para Rasul 3:1
Maka Petrus dan Yahya pun pergi naik ke Bait Allah pada waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang.

13.  Mengasihi atau mencintai Tuhan

Kita harus membuktikan bahwa kita mencintai Tuhan. Minimal dibuktikan dengan ketekunan kita di dalam ibadah dan pelayanan. Kita harus membuktikan bahwa kita mengasihi Tuhan sebab Tuhan telah terlebih dahulu mengasihi kita. Ketika anak Tuhan tidak datang beribadah sebab ada unsur kesengajaan maka Tuhan pasti tidak akan membawanya masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus. Tinggal menunggu kehidupan tersebut untuk masuk dalam siksaan antikristus sebab ia menolak uluran kasih sayang Tuhan, menolak cintanya Tuhan.

Amsal 1:25-26
25 bahkan, kamu mengabaikan nasihatku, dan tidak mau menerima teguranku,
26 maka aku juga akan menertawakan celakamu; aku akan berolok-olok, apabila kedahsyatan datang ke atasmu,

Jangan sampai kita mengabaikan cintanya Tuhan. Tuhan buktikan cintaNya dengan rela mati bagi kita. Minimal kita membalas cintanya Tuhan dengan tekun beribadah. Ibadah yang benar sesuai dengan pola Sorga ada 3 macam yaitu ibadah pendalaman Alkitab, ibadah kesaksian dan ibadah doa penyembahan. Jangan kita mengabaikan salah satu dari ibadah ini. Mungkin sekarang orang yang tidak beribadah merasa tidak apa-apa namun bila tiba waktunya maka Tuhan akan mengolok-olok orang tersebut apabila kedahsyatan datang menimpanya.

Yohanes 10:11
Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
Ketika kita hadir di dalam ibadah maka Tuhan menempatkan diri sebagai Gembala. Ini teladan dari Gembala Agung untuk para gembala supaya bisa rela melepaskan hak-haknya, melepaskan kepentingan diri sendiri.

14.  Memiliki kerendahan hati
Tuhan Yesus sebagai anak Domba Allah memberikan contoh kerendahan hati. Sebab Tuhan memiliki kerendahan hati maka Ia rela untuk disembelih dan darahNya digunakan untuk memperdamaikan segala dosa-dosa kita.

Anak Tuhan yang memiliki roh kerendahan hati akan mudah untuk menerima teguran, nasihat dan didikan Firman Tuhan. Orang yang rendah hati tidak akan berat hatinya ketika ia dinasihati, ketika ia ditegur dan ketika ia dididik, sekalipun teguran itu keras.
2 Timotius 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.
Titus 1:13
Kesaksian itu benar. Karena itu tegorlah mereka dengan tegas supaya mereka menjadi sehat dalam iman,

Jangan sampai kita memiliki sikap orang yang sombong yang menolak Firman Tuhan. Saat nasihat, teguran dan didikan ini ditolak bahkan menyerang orang yang menyampaikan hal itu maka orang tersebut tidak akan bisa masuk di dalam pembentukan Tubuh Kristus.
Amos 5:10
Mereka benci kepada yang memberi teguran di pintu gerbang, dan mereka keji kepada yang berkata dengan tulus ikhlas.
Yesaya 29:21
yaitu mereka yang begitu saja menyatakan seseorang berdosa di dalam suatu perkara, dan yang memasang jerat terhadap orang yang menegor mereka di pintu gerbang, dan yang mendesak orang benar dengan alasan yang tidak-tidak.

Tujuan dari nasihat adalah untuk mengarahkan kita kepada kesempurnaan Tubuh Kristus.
Kolose 1:27-28
27 Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!
28 Dialah yang kami beritakan, apabila tiap-tiap orang kami nasihati dan tiap-tiap orang kami ajari dalam segala hikmat, untuk memimpin tiap-tiap orang kepada kesempurnaan dalam Kristus.
Mari kita sambut curahan kasih Tuhan lewat pembukaan rahasia FirmanNya yang justru dinyatakan kepada kita bangsa kafir.

15.  Berpakaian tampil beda dengan dunia
Roma 12:1-2
1 Karena itu, saudara-saudara, demi kemurahan Allah aku menasihatkan kamu, supaya kamu mempersembahkan tubuhmu sebagai persembahan yang hidup, yang kudus dan yang berkenan kepada Allah: itu adalah ibadahmu yang sejati.
2 Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
Berpakaianlah yang wajar sebagai anak Tuhan baik di dalam gereja maupun di luar. Pakaian seragam pelayan Tuhan jangan dipakai saat melakukan hal yang lain selain dari pada saat melayani Tuhan.

Biarlah kita  menerima dan mempraktekkan langkah-langkah yang Tuhan tunjukkan supaya kita bisa menjaga harta berharga yang telah Tuhan berikan. Mari kita sambut curahan kasih sayang Tuhan lewat pembukaan rahasia FirmanNya yang justru dinyatakan kepada kita bangsa kafir.


Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar