20130209

Kebaktian Doa, Sabtu 9 Februari 2013 Pdt. Bernard Legontu


Puji nama Tuhan, bersama istri saya sampaikan salam sejahtera kepada kita sekalian.

Amos 1:3-5
3 Beginilah firman TUHAN: "Karena tiga perbuatan jahat Damsyik, bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku: Oleh karena mereka telah mengirik Gilead dengan eretan pengirik dari besi,
4 Aku akan melepas api ke dalam istana Hazael, sehingga puri Benhadad dimakan habis;
5 Aku akan mematahkan palang pintu Damsyik dan melenyapkan penduduk dari Bikeat-Awen serta pemegang tongkat kerajaan dari Bet-Eden; dan rakyat Aram harus pergi sebagai orang buangan ke Kir," firman TUHAN.

Urutan awal yang Tuhan katakan yang akan menghambat kerohanian kita adalah Damsyik atau Damaskus. Damsyik artinya kegiatan dan ada empat kegiatan Damsyik yang ditujukan kepada umat Tuhan.

Amos pasal 1 dan 2 dalam susunan Tabernakel terkena Pelita Emas yang berbicara kesaksian. Dan kegiatan Damsyik ini mau memadamkan kesaksian.
II Raja-raja 8:12
Hazael berkata: "Mengapa tuanku menangis?" Jawab Elisa: "Sebab aku tahu bagaimana malapetaka yang akan kaulakukan kepada orang Israel: 1kotanya yang berkubu akan kaucampakkan ke dalam api, 2terunanya akan kaubunuh dengan pedang, 3bayinya akan kauremukkan dan 4perempuannya yang mengandung akan kaubelah."

Empat kegiatan (kejahatan) Damsyik:
1.      Kotanya yang berkubu akan kaucampakkan ke dalam api
Kota ini ada hubungannya dengan kesaksian kita.
Matius 5:13-14
13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.
14 Kamu adalah terang dunia. Kota yang terletak di atas gunung tidak mungkin tersembunyi.

Ketika kita disebut sebagai kota di atas gunung maka akan ada kegiatan yang mau memadamkan kesaksian kita. Ayat 13 berbicara tentang garam yang dapat rasa. Ayat 14 berbicara tentang terang yang dapat dilihat/pandang.

Jadi pandangan dan rasa ini adalah suatu mata rantai yang tidak bisa kita pungkiri. Kita akan dirasa oleh orang lain, kehadiran kita di dunia yang fana ini mulai dari dalam rumah tangga, bertetangga dan di dalam jemaat di rasa oleh orang lain. Kalau kita sudah dirasa hambar itu berarti Damsyik sudah berhasil membuat hambar. Kemudian kalau tidak tertampak lagi cahayanya itu berarti Damsyik berhasil menghancurkan kota kita yang berkubu. Kita harus berpikir bahwa kita tidak sendiri melainkan ada sesama yang seperti awan banyaknya yang melihat kita. Olehnya itu jangan sampai oleh tetangga, saudara, istri, anak, sesama keluarga dan sesama umat, kita  sudah tidak terasa asin, tidak terasa lagi sesuatu yang mengenakkan.

Kota di atas gunung ini dikatakan tidak mungkin tersembunyi. Sedangkan Damsyik ini suka menyembunyikan.
Kejadian 14:14-16
14 Ketika Abram mendengar, bahwa anak saudaranya tertawan, maka dikerahkannyalah orang-orangnya yang terlatih, yakni mereka yang lahir di rumahnya, tiga ratus delapan belas orang banyaknya, lalu mengejar musuh sampai ke Dan.
15 Dan pada waktu malam berbagilah mereka, ia dan hamba-hambanya itu, untuk melawan musuh; mereka mengalahkan dan mengejar musuh sampai ke Hoba di sebelah utara Damsyik.
16 Dibawanyalah kembali segala harta benda itu; juga Lot, anak saudaranya itu, serta harta bendanya dibawanya kembali, demikian juga perempuan-perempuan dan orang-orangnya.

Hoba artinya tempat bersembunyi.
Ciri keberhasilan Damsyik adalah menawan dan menyembunyikan tawanannya. Begitu pandainya Damsyik ini untuk menyembunyikan yang sebenarnya sama dengan kehidupan itu sudah tertawan.

Kita ini disebut kota.
Yesaya 60:14
Anak-anak orang-orang yang menindas engkau akan datang kepadamu dan tunduk, dan semua orang yang menista engkau akan sujud menyembah telapak kakimu; mereka akan menyebutkan engkau "kota TUHAN", "Sion, milik Yang Mahakudus, Allah Israel."

Sebagai kota di atas gunung tidak usah kita sembunyi. Harus terang benderang jangan ada yang disembunyikan. Kalau ada ugut-ugutan di dalam hati tidak perlu kita sembunyi dan harus dinyatakan. Kalau ada yang disembunyi itu tanda kegiatan Damsyik ini sudah menang atas kita dan kita sudah di tawan oleh Damsyik.

Abraham menyelamatkan Lot yang tertawan. Lot artinya topeng.
Kalau ada rasa tidak senang di dalam hati kepada seseorang langsung katakan saja, tidak usah kita bertopeng atau berkamuflase. Jangan sampai kesaksian kita padam karena ada kamuflase. Kalau hal ini terjadi sebenarnya kubu kita sudah dihancurkan. Kubu adalah benteng atau perlindungan, berarti perlindungan kita sudah porak poranda.

Kita mau dijadikan oleh Tuhan sebagai kota di atas gunung. Tuhan sedang menggiring kita untuk kelak benar-benar berada di atas gunung. Apa yang dikatakan dalam Matius 5:14 adalah nubuatan ganda, pertama untuk kehidupan kita yang sedang digenapi dan kedua kelak akan menjadi kenyataan sesuai dalam:
Wahyu 21:9-11
9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
11 Kota itu penuh dengan kemuliaan Allah dan cahayanya sama seperti permata yang paling indah, bagaikan permata yaspis, jernih seperti kristal.

Kalau dari sekarang kita tidak mengantisipasi, tidak mungkin kita berada pada suasana ayat di atas. Jangan sampai nubuatan yang kedua ini tidak menjadi kenyataan dalam diri kita karena berkamuflase. Dalam nikah rumah tangga tidak usah menutup-nutupi, kalau memang ada perasaan tidak senang katakan saja dan langsung minta maaf. Dari pada ditutup-tutupi padahal sudah tidak ada rasa! Ini berarti munafik dan tidak boleh kita pelihara.

Kegiatan Damsyik ini tidak berhenti dan terus berjalan sampai sekarang. Kegiatan orang Damsyik mau membunuh Saulus yang sudah bertobat. Kegiatan Damsyik ini bukan ditujukan kepada orang lain tetapi kepada kehidupan kita yang sudah bertobat.
Kisah Para Rasul 9:22-25
22 Akan tetapi Saulus semakin besar pengaruhnya dan ia membingungkan orang-orang Yahudi yang tinggal di Damsyik, karena ia membuktikan, bahwa Yesus adalah Mesias.
23 Beberapa hari kemudian orang Yahudi merundingkan suatu rencana untuk membunuh Saulus.
24 Tetapi maksud jahat itu diketahui oleh Saulus. Siang malam orang-orang Yahudi mengawal semua pintu gerbang kota, supaya dapat membunuh dia.
25 Sungguhpun demikian pada suatu malam murid-muridnya mengambilnya dan menurunkannya dari atas tembok kota dalam sebuah keranjang.

Amsal 19:2
Tanpa pengetahuan kerajinan pun tidak baik; orang yang tergesa-gesa akan salah langkah.
Kegiatan Damsyik mau membunuh kerohanian kita itu sebabnya kegiatan (kerajinan) kita harus dibarengi dengan pengetahuan.
Amsal 17:27
Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin.

Kegiatan kita harus disertai dengan menahan kata supaya perasaan orang lain tidak menjadi hambar terhadap kita. Kalau kita sudah praktekan ayat itu dan ada orang yang tidak senang dengan kita itu bukan salah kita lagi tetapi salahnya sendiri.

Kerinduan hati Tuhan adalah memiliki gerejaNya yang rajin berbuat baik dan orang yang demikian itulah yang disebut sebagai pilihan.
Titus 2:14
yang telah menyerahkan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan dan untuk menguduskan bagi diri-Nya suatu umat, kepunyaan-Nya sendiri, yang rajin berbuat baik.

2.      Terunanya akan kau bunuh dengan pedang
Teruna ini berdiri bersama dengan Anak Domba di gunung Sion.
Wahyu 14:4
Inilah orang yang belum menajiskan dirinya dengan perempuan, karena mereka itu teruna; dan inilah orang yang mengikut Anak domba itu barang ke mana Ia pergi. Maka orang ini sudah ditebus dari antara manusia menjadi buah sulung bagi Allah dan bagi Anak domba itu,

Tetapi teruna-teruna ini juga menjadi sasaran kegiatan Damsyik sehingga tidak bisa bertahan menantikan kedatangan Tuhan.
Yesaya 40:30-31
30 Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
31 tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.
Supaya kita tidak menjadi lesu dan jatuh tersandung maka kita harus menaruh pandangan kita pada Yesus yang akan datang kembali. Status teruna kalau tidak dihubungkan dengan kedatangan Tuhan pada kali yang kedua maka pasti bisa tersandung. Siapapun yang suka tersandung maka statusnya sebagai teruna bisa berbahaya.

Memang akan ada sandungan.
Yesaya 8:13-14
13 Tetapi TUHAN semesta alam, Dialah yang harus kamu akui sebagai Yang Kudus; kepada-Nyalah harus kamu takut dan terhadap Dialah harus kamu gentar.
14 Ia akan menjadi tempat kudus, tetapi juga menjadi batu sentuhan dan batu sandungan bagi kedua kaum Israel itu, serta menjadi jerat dan perangkap bagi penduduk Yerusalem.

Tetapi jangan kita tersandung. Bahkan Firman Tuhan yang didengar bisa menjadi sandungan kalau orang tersebut tidak menaruh perhatian serius terhadap Firman dan yang ada dalam perhatiannya adalah bagaimana supaya dagingnya senang. Ayat 14 ini membuktikan kehidupan kita sedang disaring, ditampi dan sedang dimurnikan.
Daniel 12:10
Banyak orang akan disucikan dan dimurnikan dan diuji, tetapi orang-orang fasik akan berlaku fasik; tidak seorang pun dari orang fasik itu akan memahaminya, tetapi orang-orang bijaksana akan memahaminya.

Teruna ini adalah kehidupan yang selalu mengiring Tuhan kemanapun Ia pergi. Artinya langkah-langkah hidupnya tidak pernah surut dan tetap menapaki langkah-langkah Anak Domba.
Wahyu 14:4
Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

Wahyu 14:4 (Terjemahan Lama)
Inilah orang yang belum menajiskan dirinya dengan perempuan, karena mereka itu teruna; dan inilah orang yang mengikut Anak domba itu barang ke mana Ia pergi. Maka orang ini sudah ditebus dari antara manusia menjadi buah sulung bagi Allah dan bagi Anak domba itu,

Langkah Anak Domba mulai dari langkah baptisan sampai masuk pada pesta kawin Anak Domba. Teruna ini berdiri di gunung Sion, gunung Sion menunjuk Firman pengajaran dan inilah yang memantau langkah-langkah mereka sehingga tidak pernah menyimpang dari langkah Anak Domba Allah. Teruna yang tampil di sini adalah orang yang ampuh/kebal terhadap serangan kegiatan Damsyik.

3.      Bayinya akan kau remukkan
Artinya kehidupan ini sudah lahir baru, menjadi manusia baru. Tetapi kalau kerohanian kita tetap kanak-kanak maka tetap akan diremukkan oleh kegiatan Damsyik ini. Kelak kegiatan Damsyik ini akan tampil dalam aliansi Babel beserta dengan bangsa-bangsa lain yang akan menghancurkan orang Kristen yang kanak-kanak.
Wahyu 12:17
Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

Kristen kanak-kanak ini menjadi sasaran empuk dari Damsyik. Ciri Kristen kanak-kanak adalah cengeng suka merengek karena ingin maunya yang diikuti.

4.      Perempuannya yang mengandung akan kaubelah
Arti rohani ibu hamil ini adalah Kristen yang banyak cita-cita/angan-angan tetapi tidak ada wujud.
Lukas 21:23
Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini,

Kita harus bercita-cita memenuhi kerinduan hati Tuhan ini. Kerinduan hati Tuhan adalah untuk mendapatkan gerejaNya sebagai Mempelai WanitaNya.
Yesaya 62:5
Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.


Tuhan mempunyai rencana yang sangat indah bagi kita gereja Tuhan. Mengapa rahasia Allah dibukakan secara penuh kepada bangsa kafir di Efesus? Karena Efesus artinya yang dirindui oleh Tuhan.

Tuhan membukakan rahasia FirmanNya kepada kita itu tanda kita dirindukan oleh Tuhan. Tetapi di mana ada pembukaan rahasia Firman pasti banyak yang akan memusuhi, antara lain yang tampil memusuhi adalah Damsyik yang akan berupaya menghancurkan kota yang berkubu, menggagalkan kita mengiring Yesus Anak Domba Allah, menghancurkan bayi dan ibu-ibu hamil.


Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar