20130210

Kebaktian Umum, Minggu 10 Februari 2013 Pdt. Bernard Legontu


Puji bagi nama Tuhan, bersama istri saya sampaikan salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria Sorga yang kita nanti-nantikan.

Zakharia 1:7-17
7 Pada hari yang kedua puluh empat dari bulan yang kesebelas -- itulah bulan Syebat -- pada tahun yang kedua zaman Darius datanglah firman TUHAN kepada nabi Zakharia bin Berekhya bin Ido, bunyinya:
8 "Tadi malam aku mendapat suatu penglihatan: tampak seorang yang menunggang kuda merah! Dia sedang berdiri di antara pohon-pohon murad yang di dalam jurang; dan di belakangnya ada kuda-kuda yang merah, yang merah jambu dan yang putih.
9 Maka aku bertanya: Apakah arti semuanya ini, ya tuanku? Lalu malaikat yang berbicara dengan aku itu menjawab: Aku ini akan memperlihatkan kepadamu apa arti semuanya ini!
10 Orang yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu mulai berbicara, katanya: Inilah mereka semua yang diutus TUHAN untuk menjelajahi bumi!
11 Berbicaralah mereka kepada Malaikat TUHAN yang berdiri di antara pohon-pohon murad itu, katanya: Kami telah menjelajahi bumi, dan sesungguhnya seluruh bumi itu tenang dan aman.
12 Berbicaralah Malaikat TUHAN itu, katanya: Ya TUHAN semesta alam, berapa lama lagi Engkau tidak menyayangi Yerusalem dan kota-kota Yehuda yang telah tujuh puluh tahun lamanya Kaumurkai itu?
13 Lalu kepada malaikat, yang berbicara dengan aku itu, TUHAN menjawab dengan kata-kata yang ramah dan yang menghiburkan.
14 Berkatalah kepadaku malaikat yang berbicara dengan aku itu: Serukanlah ini: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sangat besar usaha-Ku untuk Yerusalem dan Sion,
15 tetapi sangat besar murka-Ku terhadap bangsa-bangsa yang merasa dirinya aman, yang, sementara Aku murka sedikit, telah membantu menimbulkan kejahatan.
16 Sebab itu, beginilah firman TUHAN, Aku kembali lagi kepada Yerusalem dengan kasih sayang. Rumah-Ku akan didirikan pula di sana, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan tali pengukur akan direntangkan lagi di atas Yerusalem.
17 Serukanlah ini selanjutnya: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Kota-kota-Ku akan berlimpah-limpah pula dengan kebajikan, dan TUHAN akan menghiburkan Sion dan akan memilih Yerusalem pula."

Ada Firman yang didengar dan ada Firman yang dilihat. Ini sangat menguntungkan kalau kita memperhatikan dua hal ini sebab jauh-jauh hari Tuhan telah menunjukkan kepada kita hukuman yaitu sepak terjang kuda yang akan melanda dunia. Di mana saat hukuman Tuhan diturunkan maka 1/3 dari manusia itu binasa. Ini adalah hukuman Tuhan kepada manusia yang tidak menaruh perhatian kepada kasih karunia Tuhan yang dilimpahkan kepada gereja Tuhan.

Kasih karunia Tuhan diberikan kepada hambaNya dan hambaNya membagikan kepada umat Tuhan. Jadi tidak secara langsung diterima oleh umat Tuhan namun Tuhan memakai saluran di mana sasaran akhir adalah umat Tuhan. Itu sebabnya kalau kita bisa mendengar dan melihat Firman itu adalah kasih karunia.
Filipi 1:7
Memang sudahlah sepatutnya aku berpikir demikian akan kamu semua, sebab kamu ada di dalam hatiku, oleh karena kamu semua turut mendapat bagian dalam kasih karunia yang diberikan kepadaku, baik pada waktu aku dipenjarakan, maupun pada waktu aku membela dan meneguhkan Berita Injil.

2 Korintus 1:15
Berdasarkan keyakinan ini aku pernah merencanakan untuk mengunjungi kamu dahulu, supaya kamu boleh menerima kasih karunia untuk kedua kalinya.

1 Tesalonika 3:10
Siang malam kami berdoa sungguh-sungguh, supaya kita bertemu muka dengan muka dan menambahkan apa yang masih kurang pada imanmu.

Roma 1:11
Sebab aku ingin melihat kamu untuk memberikan karunia rohani kepadamu guna menguatkan kamu,

Ayat di atas mengingatkan jemaat Filipi untuk tidak melupakan Firman yang mereka terima yang adalah kasih karunia Tuhan dan juga untuk tidak melupakan Paulus yang adalah hamba Tuhan yang menjadi saluran kasih karunia Tuhan kepada mereka. Jemaat Filipi adalah satu-satunya sidang jemaat yang tidak pernah lupa akan pelayanan Paulus sehingga mereka ibarat orang yang berhutang kepada Paulus.
Filipi 4:15
Kamu sendiri tahu juga, hai orang-orang Filipi; pada waktu aku baru mulai mengabarkan Injil, ketika aku berangkat dari Makedonia, tidak ada satu jemaat pun yang mengadakan perhitungan hutang dan piutang dengan aku selain dari pada kamu.

Apakah Paulus berkata demikian karena menghendaki sesuatu dari jemaat Filipi? Tidak, Paulus mengangkat ini untuk menunjukkan bahwa jemaat Filipi berada di dalam praktek Firman untuk menjadi rangsangan bagi jemaat yang lain.

Umat Tuhan harus paham bahwa mendapat kasih karunia tidak langsung diterima dari Tuhan tetapi melalui pemberita-pemberita Firman. Tentu ada kriteria hamba Tuhan yang mendapat kasih karunia. Contoh kehidupan yang mendapat kasih karunia.
1.      Nuh
Nuh mendapat kasih karunia dan yang menonjol dalam dirinya adalah dia membangun bahtera. Artinya orang yang mendapat kasih karunia tidak akan keluar dari apa yang diberi oleh Tuhan yaitu gambar atau patron dari sorga, dengan kata lain kepadanya dipercayakan pola keselamatan.
Kejadian 6:8
Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

Kasus-kasus yang terjadi pada zaman Nuh akan terulang lagi di akhir zaman bahkan lebih hebat lagi.. Itu sebabnya di akhir zaman ini Tuhan memberikan kepada kita pola ibadah itulah pola Tabenakel yang diberikan Tuhan kepada pdt. Van Gessel. Umat Tuhan membutuhkan pola ibadah supaya mereka terhindar dari kekacauan ibadah akhir zaman ini. Sekarang ini dunia Kristen kacau dalam soal ibadah.

2.      Yusuf
Kisah Para Rasul 7:9-10
9 Karena iri hati, bapa-bapa leluhur kita menjual Yusuf ke tanah Mesir, tetapi Allah menyertai dia,
10 dan melepaskannya dari segala penindasan serta menganugerahkan kepadanya kasih karunia dan hikmat, ketika ia menghadap Firaun, raja Mesir. Firaun mengangkatnya menjadi kuasa atas tanah Mesir dan atas seluruh istananya.

Yusuf mendapat kasih karunia dan kepadanya dipercayakan kelimpahan gandum yang sekarang berbicara kelimpahan Firman. Yusuf akhirnya membagikan kasih karunia yang ia terima kepada orang tua dan saudara-saudaranya. Dari 12 bersaudara hanya Yusuf yang mendapat kasih karunia dan dari yang 1 ini dipakai oleh Tuhan untuk memelihara seluruh bangsa Israel. Kepada Yusuf Tuhan bukakan rahasia kelimpahan Firman dan rahasia datangnya kelaparan.

Jadi Hamba Tuhan yang benar mendapat kash karunia Tuhan kepadanya dipercayakan rahasia kelimpahan Firman dan bencana yang akan terjadi di depan.

Yusuf mendapat pembukaan Firman dan menjaga kekudusan sehingga dia dapat menguasai seluruh Mesir (dunia). Bukan dunia yang menguasai dia tetapi dia yang menguasai dunia. Namun sekarang ini hamba Tuhan bukannya demikian malah sebaliknya ditekan oleh dunia sehingga menghalalkan segala sesuatu hanya untuk sekerat roti dan sekeping uang perak.

Itu pelayan dari jalur Eli yang tahbisannya tidak benar. Roti seharusnya satu ketul tetapi dia hanya memiliki sekerat (sepenggal) berarti berita Firman yang dia sampaikan sudah tidak penuh.

1 Samuel 2:36
Kemudian siapa yang masih tinggal hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah kepadanya meminta sekeping uang perak atau sepotong roti, dan akan berkata: Tempatkanlah kiranya aku dalam salah satu golongan imam itu, supaya aku dapat makan sekerat roti."
Ini model hamba Tuhan duniawi

3.      Musa
Keluaran 33:16
Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?"

Bukti hamba Tuhan mendapat kasih karunia adalah dia tampil beda dengan yang lain
Keluaran 33:16-17
16 Dari manakah gerangan akan diketahui, bahwa aku telah mendapat kasih karunia di hadapan-Mu, yakni aku dengan umat-Mu ini? Bukankah karena Engkau berjalan bersama-sama dengan kami, sehingga kami, aku dengan umat-Mu ini, dibedakan dari segala bangsa yang ada di muka bumi ini?"
17 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Juga hal yang telah kaukatakan ini akan Kulakukan, karena engkau telah mendapat kasih karunia di hadapan-Ku dan Aku mengenal engkau."

dan jangan dibawa arus oleh kebanyakan orang yang melakukan kejahatan.
Keluaran 23:2
Janganlah engkau turut-turut kebanyakan orang melakukan kejahatan, dan dalam memberikan kesaksian mengenai sesuatu perkara janganlah engkau turut-turut kebanyakan orang membelokkan hukum.

Jadi ada upaya-upaya kebanyakan orang untuk membelokkan Firman dan Tuhan mengatakan itulah pelaku kejahatan. Itu sebabnya jangan kita mengubah ilham yang telah diterima oleh para pendahulu.
Matius 7:23
Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

Hamba Tuhan harus tampil beda dan hal itu harus ditularkan kepada sidang jemaat. Tampillah berperangai yang beda, jangan malah berperangai yang memalukan. Kita harus berani tampil beda dengan orang kebanyakan. Jangan suka berhutang. Lebih baik tidak makan dari pada berhutang.

4.      Daud
Kisah Para Rasul 7:46
Daud telah mendapat kasih karunia di hadapan Allah dan ia memohon, supaya ia diperkenankan untuk mendirikan suatu tempat kediaman bagi Allah Yakub.

Orang yang mendapat kasih karunia memiliki kerinduan hati yang sangat besar untuk membangun Bait Allah yaitu Tubuh Kristus.

Dalam Zakharia pasal 1 begitu Tuhan menyatakan gairahNya yang besar untuk membangun Yerusalem dan Sion maka ditampilkan bahwa murka Tuhan besar terhadap dunia. Orang yang menanggapi gairah Tuhan untuk memulihkan Yerusalem tandanya ada minat yang besar untuk membangun Yerusalem minat yang besar inilah yang membuat kita tampil beda. Doa kerinduan hati saya adalah supaya Tuhan memberikan hati yang peka terhadap rencana Allah.

Di depan kita ada penghukuman yang digambarkan seperti derap langkah kuda.
Zakharia 1:8
"Tadi malam aku mendapat suatu penglihatan: tampak seorang yang menunggang kuda merah! Dia sedang berdiri di antara pohon-pohon murad yang di dalam jurang; dan di belakangnya ada kuda-kuda yang merah, yang merah jambu dan yang putih.

Bagian-bagian murka Tuhan ini adalah Tuhan melepas kuda.
Wahyu 9:17-19
17 Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
18 Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.
19 Sebab kuasa kuda-kuda itu terdapat di dalam mulutnya dan di dalam ekornya. Sebab ekornya sama seperti ular; mereka berkepala dan dengan kepala mereka itu mereka mendatangkan kerusakan.

Yang dituliskan dalam ayat 17 adalah penampilan militer dengan pakaian loreng. Sekarang ini negara-negara sedang mengusahakan senjata pemusnah masal. Kalau suatu saat Tuhan mencabut damai maka dunia ini hanya dipenuhi dengan orang militer berpakaian loreng yang dijejali dengan doktrin kekejaman yang ditujukan kepada orang Kristen. Itu sebabnya sekarang ini kita harus menyikapi diri kita dengan perkara rohani dan bersekutu dengan hamba Tuhan yang dipercayakan kasih karunia dengan tanda yang telah disebutkan di atas. Tujuan berita Firman tampil dengan keras adalah karena Tuhan mau memisahkan kita dan Tuhan rindu untuk melindungi kita dari sepak terjang kuda (bencana yang mengerikan).

Zakharia pasal 1 isinya adalah undangan dan yang namanya undangan tidak dalam bentuk paksaan. Namun orang yang menolak undangan akan ada resikonya. Firman Tuhan itu bersifat undangan. Orang yang menolak Firman adalah orang yang menganggap Firman itu adalah sandungan. Ini penyakit kronisnya umat Tuhan yaitu menganggap undangan / Firman Tuhan adalah seruan perang, ditanggapi dengan perlawanan inilah orang yang runtuh.
Lukas 2:34
Lalu Simeon memberkati mereka dan berkata kepada Maria, ibu Anak itu: "Sesungguhnya Anak ini ditentukan untuk menjatuhkan atau membangkitkan banyak orang di Israel dan untuk menjadi suatu tanda yang menimbulkan perbantahan

Yesaya 8:13-15
13 Tetapi TUHAN semesta alam, Dialah yang harus kamu akui sebagai Yang Kudus; kepada-Nyalah harus kamu takut dan terhadap Dialah harus kamu gentar.
14 Ia akan menjadi tempat kudus, tetapi juga menjadi batu sentuhan dan batu sandungan bagi kedua kaum Israel itu, serta menjadi jerat dan perangkap bagi penduduk Yerusalem.
15 Dan banyak di antara mereka akan tersandung, jatuh dan luka parah, tertangkap dan tertawan."

Yesus Putra Allah yang tunggal yang ditampilkan sebagai Firman yang menjadi manusia di mana sasaran akhirnya Dia adalah Mempelai Laki-laki sorga dan sekarang tampil lewat Kabar Mempelai, Kabar Kepala. Kabar Mempelai inilah yang menjadi sandungan bagi orang yang akan binasa. Kabar Mempelai ini adalah undangan yang mau membawa kita untuk ditaruh pada posisi sebagai Mempelai Wanita Tuhan.

Yohanes 6:60,66-68
60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
66 Mulai dari waktu itu banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.
67 Maka kata Yesus kepada kedua belas murid-Nya: "Apakah kamu tidak mau pergi juga?"
68 Jawab Simon Petrus kepada-Nya: "Tuhan, kepada siapakah kami akan pergi? Perkataan-Mu adalah perkataan hidup yang kekal;
69 dan kami telah percaya dan tahu, bahwa Engkau adalah Yang Kudus dari Allah."

Pada Yohanes 6:66 ini dikatakan banyak murid yang mundur. Maksudnya orang yang menganggap Firman pengajaran itu keras dan menjadi sandungan, orang itulah yang nantinya akan di cap 666! Gerakan antikristus dengan 666 sudah dan sedang bekerja pada hari-hari terakhir ini.

Zakharia 1:16
Sebab itu, beginilah firman TUHAN, Aku kembali lagi kepada Yerusalem dengan kasih sayang. Rumah-Ku akan didirikan pula di sana, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan tali pengukur akan direntangkan lagi di atas Yerusalem.
Pembangunan bait Allah yaitu pembangunan Tubuh Kristus akan segera terwujud dan tidak dibangun dengan sembarang namun akan diukur oleh Tuhan. Ada 5 ayat di mana Tuhan mengukur dan antara lain adalah ayat di atas dan juga dalam Wahyu 11:1

Wahyu 11:1
Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

Yang berkepentingan mengukur dalam ayat di atas adalah Yohanes (hamba Allah). Berarti yang terlebih dahulu harus kena ukuran adalah hamba Tuhan. Kalau hamba Tuhan tidak kena ukuran maka otomatis sidang jemaat juga tidak akan kena ukuran. Ukurannya di sini adalah sebatang buluh, maksudnya harus ada pengalaman dengan sebatang buluh. Pengalaman sebatang buluh ini adalah pengalaman Yesus saat berada dalam pengadilan Pilatus.
Matius 27:27-31
27 Kemudian serdadu-serdadu wali negeri membawa Yesus ke gedung pengadilan, lalu memanggil seluruh pasukan berkumpul sekeliling Yesus.
28 Mereka menanggalkan pakaian-Nya dan mengenakan jubah ungu kepada-Nya.
29 Mereka menganyam sebuah mahkota duri dan menaruhnya di atas kepala-Nya, lalu memberikan Dia sebatang buluh di tangan kanan-Nya. Kemudian mereka berlutut di hadapan-Nya dan mengolok-olokkan Dia, katanya: "Salam, hai raja orang Yahudi!"
30 Mereka meludahi-Nya dan mengambil buluh itu dan memukulkannya ke kepala-Nya.
31 Sesudah mengolok-olokkan Dia mereka menanggalkan jubah itu dari pada-Nya dan mengenakan pula pakaian-Nya kepada-Nya. Kemudian mereka membawa Dia ke luar untuk disalibkan.

Jadi hamba Tuhan yang terlebih dahulu harus punya pengalaman seperti Yesus, yaitu ketika dicaci maki tetap diam dan tidak membalas. Hamba Tuhan yang sudah melalui inilah yang dapat dipercaya dan dipakai oleh Tuhan sebab sudah masuk dalam ukuran Tuhan. Apakah Yesus salah sehingga harus diludahi, apakah Yesus berpikir salah sehingga harus dimahkotai duri, apakah Yesus melakukan pelanggaran sehingga Dia harus dipukul dengan sebatang buluh? Kita yang memang banyak salah, kalau dipukul kenapa tidak bisa terima. Bagaimana kalau kita merasa tidak bersalah lalu dicaci maki. Suka atau tidak suka pasti kita akan diukur.
1 Petrus 2:21-23; 3:8-9
21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristus pun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya.
22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya.
23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.
8 Dan akhirnya, hendaklah kamu semua seia sekata, seperasaan, mengasihi saudara-saudara, penyayang dan rendah hati,
9 dan janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki, tetapi sebaliknya, hendaklah kamu memberkati, karena untuk itulah kamu dipanggil, yaitu untuk memperoleh berkat. Sebab:


Kerinduan hati Tuhan supaya kita tidak berada di dalam apa yang dikatakan dalam ayat ini di mana 1/3 manusia binasa.
Wahyu 9:17-18,13-15
17 Maka demikianlah aku melihat dalam penglihatan ini kuda-kuda dan orang-orang yang menungganginya; mereka memakai baju zirah, merah api dan biru dan kuning belerang warnanya; kepala kuda-kuda itu sama seperti kepala singa, dan dari mulutnya keluar api, dan asap dan belerang.
18 Oleh ketiga malapetaka ini dibunuh sepertiga dari umat manusia, yaitu oleh api, dan asap dan belerang, yang keluar dari mulutnya.
13 Lalu malaikat yang keenam meniup sangkakalanya, dan aku mendengar suatu suara keluar dari keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah,
14 dan berkata kepada malaikat yang keenam yang memegang sangkakala itu: "Lepaskanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu."
15 Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.

Suara itu keluar dari tanduk mezbah emas artinya orang yang tahu menyembah tidak dihukum tetapi malah akan menghukum dunia ini (dipercayakan).
1Korintus 6:2
Atau tidak tahukah kamu, bahwa orang-orang kudus akan menghakimi dunia? Dan jika penghakiman dunia berada dalam tangan kamu, tidakkah kamu sanggup untuk mengurus perkara-perkara yang tidak berarti?

2 Korintus 10:6
dan kami siap sedia juga untuk menghukum setiap kedurhakaan, bila ketaatan kamu telah menjadi sempurna.

Wahyu 8:1-5
1 Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
2 Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.
3 Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
4 Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
5 Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.

Angka setengah adalah angka penyerahan penuh. Penghuni Sorga diam selama setengah jam melihat penyerahan sepenuh Mempelai Wanita terhadap Yesus Mempelai Pria Sorga.

Jadilah anak Tuhan yang suka menyembah Tuhan karena kita pasti akan ditangani oleh seorang malaikat. Di sini ada dua hal yang berlawanan yang terjadi yaitu gereja yang menyerah penuh pada Kristus dibawa pada persekutuan nikah dengan Kristus tetapi dunia mendapat hukuman yang dahsyat.

Terimalah Firman, jangan jadikan Firman itu sandungan.
Matius 15:12-13
12 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?"
13 Jawab Yesus: "Setiap tanaman yang tidak ditanam oleh Bapa-Ku yang di sorga akan dicabut dengan akar-akarnya.

Ketika Yesus berbicara tentang ibadah sinkritisme yaitu pencampuran Firman dengan adat istiadat maka itu menjadi sandungan namun Yesus semakin tajam untuk berbicara.
Tuhan mengangkat secara special seorang rasul untuk kita bangsa Kafir itulah rasul Paulus. Dan dia sungguh-sungguh mengikuti derap langkah Kristus sehingga dia berani berbicara ikutilah teladanku. Paulus mau masuk dalam sengsara.
Kolose 1:24
Sekarang aku bersukacita bahwa aku boleh menderita karena kamu, dan menggenapkan dalam dagingku apa yang kurang pada penderitaan Kristus, untuk tubuh-Nya, yaitu jemaat.

Paulus berkata (bersaksi) sebelum bertemu dengan Kristus,
Galatia 1:13-14
13 Sebab kamu telah mendengar tentang hidupku dahulu dalam agama Yahudi: tanpa batas aku menganiaya jemaat Allah dan berusaha membinasakannya.
14 Dan di dalam agama Yahudi aku jauh lebih maju dari banyak teman yang sebaya dengan aku di antara bangsaku, sebagai orang yang sangat rajin memelihara adat istiadat nenek moyangku.


dan Paulus tidak akan membangun lagi apa yang telah ia rombak,
Galatia 2:18
Karena, jikalau aku membangun kembali apa yang telah kurombak, aku menyatakan diriku sebagai pelanggar hukum Taurat.

Maksud ayat di atas bukan berarti penderitaan Yesus itu kurang/tidak sempurna tetapi yang dimaksud dengan kurang adalah tujuan dari penderitaan Yesus yaitu Tubuh Kristus yang sempurna belum terwujud. Demi terwujudnya Tubuh Kristus yang sempurna inilah rasul Paulus rela menderita. Demi terwujudnya Mempelai Wanita Tuhan yang sempurna hamba-hamba Tuhan harus rela menderita dan tetap bersukacita.

Mari kita siapkan diri untuk masuk dalam penyingkiran gereja. Tujuan Tuhan hanya satu, Dia ingin merangkul kita sebab dunia ini akan berada dalam kekacauan dan akan tampil antikris selama 3,5 tahun di mana orang Kristen yang tertinggal itu yang akan menderita dianiaya.


Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar