20130615

Kebaktian Doa, Sabtu 15 Juni 2013 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Amos 2:1-3
1 Beginilah firman TUHAN: "Karena tiga perbuatan jahat Moab, bahkan empat, Aku tidak akan menarik kembali keputusan-Ku: Oleh karena ia telah membakar tulang-tulang raja Edom menjadi kapur,
2 Aku akan melepas api ke dalam Moab, sehingga puri Keriot dimakan habis; Moab akan mati di dalam kegaduhan, diiringi sorak-sorai pada saat sangkakala berbunyi;
3 Aku akan melenyapkan penguasa dari antaranya dan membunuh segala pembesarnya bersama-sama dengan dia," firman TUHAN.

Perbuatan jahat Moab yang ketiga adalah menganggap semua pengajaran sama saja. Ini sama dengan perbuatan orang yang tidak berpengalaman.
Amsal 14:15
Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.

Perkataan di sini bukan hanya sekedar perkataan dalam perbincangan tetapi yang dimaksud adalah Firman Tuhan.
Yesaya 8:20
"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Itu sebabnya dalam bagian ini kembali kita memeriksa bagaimana gembala harus menjadi teladan di dalam perkataan. Maksudnya menjadi teladan untuk berpegang pada satu pengajaran yang benar.
I Timotius 4:12
Jangan seorang pun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

Pengertian teladan dalam perkataan:
1.      Dapat membedakan antara yang benar dan yang tidak benar, yang sehat dengan yang tidak, yang murni dan yang palsu.
Yehezkiel 22:26; 44:23
22:26 Imam-imamnya memperkosa hukum Taurat-Ku dan menajiskan hal-hal yang kudus bagi-Ku, mereka tidak membedakan antara yang kudus dengan yang tidak kudus, tidak mengajarkan perbedaan yang najis dengan yang tahir, mereka menutup mata terhadap hari-hari Sabat-Ku. Demikianlah Aku dinajiskan di tengah-tengah mereka.
44:23 Mereka harus mengajar umat-Ku tentang perbedaan antara yang kudus dengan yang tidak kudus dan memberitahukan kepada mereka perbedaan antara yang najis dengan yang tahir.

2.      Mengenal dengan benar serta mengatur.
Hamba Tuhan harus mengenal dengan benar baru bisa mengatur. Mengatur mulai dari dirinya, nikah rumah tangga dan setelah mengatur jemaat bagaimana berperilaku sebagai anggota keluarga Allah. Saat hamba Tuhan menyampaikan ini biasanya ada yang tidak mau diatur, tidak mau memposisikan dirinya pada tempat yang sebenarnya sebagai anggota keluarga Allah.

Suami sebagai kepala harus bertanggung jawab dalam segala hal dalam kebutuhan rumah tangga dan secara rohani harus menjadi saluran kasih. Istri harus tunduk kepada suami. Kalau tidak memposisikan diri pada tempat yang benar maka itu yang sering menghadirkan masalah di dalam rumah tangga sebab Allah jauh dari nikah tersebut. Tuhan tidak mau beraksi di dalam rumah tangga yang tidak mau diatur oleh Tuhan / tidak menurut aturan Firman Allah.

3.      Mengetahui dengan tepat
I Timotius 6:19-21
19 dan dengan demikian mengumpulkan suatu harta sebagai dasar yang baik bagi dirinya di waktu yang akan datang untuk mencapai hidup yang sebenarnya.
20 Hai Timotius, peliharalah apa yang telah dipercayakan kepadamu. Hindarilah omongan yang kosong dan yang tidak suci dan pertentangan-pertentangan yang berasal dari apa yang disebut pengetahuan,
21 karena ada beberapa orang yang mengajarkannya dan dengan demikian telah menyimpang dari iman. Kasih karunia menyertai kamu!

Hamba Tuhan harus mengetahui dengan tepat apa yang ia miliki untuk disampaikan kepada sidang jemaat, apakah itu hanya sebatas ilmiah atau adalah ilham dari Tuhan. Kalau berangkat dari pengetahuan bercirikan 4 hal yang negatif dan tidak mempunyai nilai yang rohani. Sekalipun terdengar indah tetapi rugi besar baik bagi yang menyampaikan maupun yang menerima, sebab:
a)      Omongan yang kosong. Berarti hanya pengetahuan yang diisi tetapi tidak ada nilai rohaninya, rohani tidak bertumbuh.

b)      Tidak suci. Karena bukan dari perkataan Allah maka tidak ada kuasa untuk menyucikan,
hidup tetap cemar.

c)      Menimbulkan banyak pertentangan. Kalau ilham ditekuni itu justru menyatukan, tetapi kalau ilmiah malah menimbulkan banyak pertentangan.

d)      Imannya kandas

Akibat pengetahuan akhirnya mereka menyimpang dari iman. Hal ini justru terjadi di penghujung akhir zaman. Menjelang kedatangan Tuhan banyak ilmu yang akhirnya menggeser iman.
Lukas 18:8
Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Hamba Tuhan harus tahu dengan pasti dia melayani Tuhan dengan iman.
I Timotius 6:21
karena ada beberapa orang yang mengajarkannya dan dengan demikian telah menyimpang dari iman. Kasih karunia menyertai kamu!

4.      Ada saatnya untuk berdiam dan ada saatnya untuk berbicara
Kalau hamba Tuhan berbicara, itu yang kita tunggu. Tetapi kalau sampai berdiam itu berbahaya. Diam bukan dalam pengertian bisu tetapi Tuhan sudah tidak mempercayakan pembukaan rahasia Firman. Ada 6 perkara yang akan hilang kalau tidak ada pembukaan rahasia Firman.
Yehezkiel 24:24-27
24 Demikianlah Yehezkiel menjadi lambang bagimu; tepat seperti yang dilakukannya kamu akan lakukan. Kalau itu sudah terjadi maka kamu akan mengetahui, bahwa Akulah Tuhan ALLAH.
25 Dan engkau, anak manusia, bukankah begini akan terjadi? Pada hari Aku mengambil dari mereka benteng mereka, perhiasannya yang menggirangkan hatinya, kenikmatan matanya dan yang dirindukan jiwanya, anak-anak mereka lelaki dan perempuan,
26 pada hari itu juga akan datang seorang yang terluput membawa berita kepadamu.
27 Pada hari itu mulutmu akan terbuka dan engkau akan berbicara kepada orang yang terluput itu dan tidak lagi tetap bisu. Dengan demikian engkau menjadi lambang bagi mereka dan mereka akan mengetahui, bahwa Akulah TUHAN."

Ketika Yehezkiel bisu ada 6 hal yang hilang, kalau gereja tidak ada pembukaan Firman maka ada 6 hal yang hilang. Tetapi ketika dia bisa berkata-kata maka yang luput itu mendapat berkat. Dengan kata lain kalau ada pembukaan rahasia Firman kita masuk dalam kategori yang luput, umat yang luput dari aniaya 3.5 tahun.
a)      Benteng diambil oleh Tuhan
Tanpa pembukaan rahasia Firman jemaat telanjang di hadapan Tuhan. Tidak ada benteng berarti tidak mempunyai perlindungan.

b)      Perhiasan yang menggirangkan hati diambil
Perhiasan atau permata ini dipakai oleh imam besar di atas pundak dan di dada. Kalau jemaat tidak mendapatkan pembukaan rahasia Firman berarti Imam Besar tidak melayani di situ. Kalau tidak mendapat pelayanan Imam besar berarti putus hubungan dengan Yerusalem Baru dan hidup tidak ada penyucian.
Keluaran 28:9-10
9 Haruslah kauambil dua permata krisopras dan mengukirkan nama para anak Israel pada permata itu,
10 enam dari nama mereka itu pada permata yang pertama dan keenam nama lagi pada permata yang kedua, menurut urutan kelahirannya.

Ini menunjukkan begitu kita dilahirkan dalam keluarga Allah, kita sudah ada dipundaknya Yesus sebagai Imam Besar, Ia bertanggung jawab atas kita.

Permata itu ada di atas dada Imam Besar artinya kalau dilayani oleh Imam Besar kita dekat dengan Tuhan dan dikasihi oleh Tuhan. Kalau tidak ada pembukaan rahasia Firman kita jauh dari Tuhan.

Kalau ada di atas bahu dan di atas dada maka tidak jauh dari mata Tuhan, kita diawasi dan di dijaga. Kalau kita sudah dilahirkan dalam keluarga Allah jangan kita berbuat yang tidak-tidak sebab kita ini dekat dengan mata Tuhan.

c)      Kenikmatan diambil
Apa itu yang nikmat? Itulah Firman.
Mazmur 16:11
Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

Wahyu 5:1
Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Yesaya 55:1-2
1 Ayo, hai semua orang yang haus, marilah dan minumlah air, dan hai orang yang tidak mempunyai uang, marilah! Terimalah gandum tanpa uang pembeli dan makanlah, juga anggur dan susu tanpa bayaran!
2 Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat.

Kalau di dalam sidang jemaat tidak ada pembukaan rahasia Firman berarti jemaat tidak akan menikmati lezatnya makanan Sorga, dengan kata lain kita tidak terpaut dengan rencana Allah. Pembukaan rahasia Firman Allah itu bagaikan tangan Tuhan yang menyajikan makanan yang lezat, kenapa anak Tuhan malah menolak?

d)      Apa yang kita rindukan diambil
Bukankah kita merindukan Tuhan Yesus datang kembali. Kalau kita tidak menemukan pembukaan rahasia Firman Allah maka hidup kita jadi sia-sia.

e)      Anak laki-laki diambil
Artinya kita tidak mendapatkan harta warisan.

f)       Anak perempuan diambil
Artinya kesenangan diambil.
Yesaya 60:4
Angkatlah mukamu dan lihatlah ke sekeliling, mereka semua datang berhimpun kepadamu; anak-anakmu laki-laki datang dari jauh, dan anak-anakmu perempuan digendong.

Jangan biarkan dalam gereja Tuhan tanpa pembukaan rahasia Firman. Itu sama dengan gembala bisu.


Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar