20130630

Kebaktian Umum, Minggu 30 Juni 2013 Pdt. Bernard Legontu


Saya sampaikan salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus kekasih jiwa kita sekalian.

Zakharia 3:1-3,8-10
1 Kemudian ia memperlihatkan kepadaku imam besar Yosua berdiri di hadapan Malaikat TUHAN sedang Iblis berdiri di sebelah kanannya untuk mendakwa dia.
2 Lalu berkatalah Malaikat TUHAN kepada Iblis itu: "TUHAN kiranya menghardik engkau, hai Iblis! TUHAN, yang memilih Yerusalem, kiranya menghardik engkau! Bukankah dia ini puntung yang telah ditarik dari api?"
3 Adapun Yosua mengenakan pakaian yang kotor, waktu dia berdiri di hadapan Malaikat itu,
8 Dengarkanlah, hai imam besar Yosua! Engkau dan teman-temanmu yang duduk di hadapanmu -- sungguh kamu merupakan suatu lambang. Sebab, sesungguhnya Aku akan mendatangkan hamba-Ku, yakni Sang Tunas.
9 Sebab sesungguhnya permata yang telah Kuserahkan kepada Yosua -- satu permata yang bermata tujuh -- sesungguhnya Aku akan mengukirkan ukiran di atasnya, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan Aku akan menghapuskan kesalahan negeri ini dalam satu hari saja.
10 Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, setiap orang dari padamu akan mengundang temannya duduk di bawah pohon anggur dan di bawah pohon ara."

Kita melihat di sini Yosua mendapat pembelaan Tuhan. Mengapa Yosua mendapat pembelaan Tuhan? Ada dua pokok besar mengapa Yosua dibela oleh Tuhan:
1.      Dia adalah imam besar atau orang pilihan Tuhan yang sudah ditahbiskan di dalam pelayanan
Kalau mau dibela oleh Tuhan kita harus menjadi kehidupan yang dipilih oleh Tuhan.
Matius 24:22
Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang pilihan waktu itu akan dipersingkat.

Jadi orang pilihan adalah yang menjadi penentu waktu. Orang pilihan adalah orang yang akan dibela oleh Tuhan sehingga Tuhan bergerak untuk mempersingkat waktu. Siapa yang dapat dikategorikan pilihan Tuhan? Itulah orang-orang yang ditahbiskan, artinya orang yang melibatkan diri dalam pelayanan, bukan kehidupan yang berpangku tangan. Itu sebabnya siapapun kita biarlah kita terlibat dalam pembangunan Tubuh Kristus. Begitu sel itu mati dia akan keluar dari Tubuh tetapi semua sel yang hidup dia akan aktif bergerak. Orang yang aktif dalam pelayanan akan dibela oleh Tuhan.

Efesus 4:11-12
11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Tuhan memfasilitasi orang pilihan-Nya lewat 5 jabatan. Tujuan akhir kita adalah menjadi Tubuh Kristus, menjadi Mempelai Wanita Tuhan. Untuk sampai di sana kita difasilitasi oleh Tuhan, lewat 5 jabatan kita diperlengkapi untuk terlibat dalam suatu pelayanan. Kita harus ada dalam gairah untuk beribadah dan melayani sebab kalau tidak kita akan terlepas dari pembangunan tubuh Kristus.

Jangan kita berangan-angan akan datang person rasul atau nabi yang datang berbicara di dalam sidang jemaat. Rasul ada hubungannya dengan Firman pengajaran dan nabi ada hubungannya dnegan Firman nubuatan. Jadi ketika dipaparkan Firman pengajaran yang isinya untuk menyucikan kita maka roh rasul ada di tengah-tengah kita. Ketika kepada kita dipaparkan tentang hal-hal yang akan terjadi di depan oleh hamba Tuhan berarti roh nabi ada di tengah-tengah kita.

Yang diberi penekanan pertama adalah rasul.
Kisah Para Rasul 2:42a
Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul

Kalau pengajaran rasul ada di tengah-tengah kita berarti rasul itu ada di tengah-tengah kita. Itu sebabnya kita harus paham. Pribadi yang harus ada di dalam sidang jemaat adalah gembala. Dan dalam diri gembala harus ada jabatan guru, gembala harus cakap mengajar. Kalau jabatan penginjil pasti diperlengkapi dengan kuasa.

Jabatan yang kedua disebutkan adalah nabi yang tampil dengan Firman nubuatan.
II Petrus 1:19
Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.
Penampilan rasul dan nabi yaitu Firman pengajaran dan Firman nubuatan tujuannya sama untuk membawa kita jumpa dengan Bintang Timur, membawa kita jumpa dengan Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria Sorga.

Yesaya 8:20
"Carilah pengajaran dan kesaksian!" Siapa yang tidak berbicara sesuai dengan perkataan itu, maka baginya tidak terbit fajar.

Hosea 6:3
Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."

Kenapa mesti diperlengkapi? Supaya pelayanan jangan tumpang tindih, supaya masing-masing tahu tempatnya dan tidak salah arah. Memperlengkapi di sini artinya menempatkan seseorang pada tempat yang benar. Silahkan melayani tetapi harus paham posisinya yang benar menurut Firman pengajaran yang benar. Dalam nikah suami sebagai kepala, istri sebagai tubuh, anak-anak sebagai anggota tubuh di dalam keluarga Allah.

Orang yang dibela oleh Tuhan adalah yang terlibat dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus yang akhirnya disebut Istri Anak Domba Allah, itulah Mempelai Wanita. Inilah nama yang melekat pada gereja Tuhan sampai di Sorga kekal selama-lamanya.

2.      Imam besar Yosua berada pada jalur rencana Allah yaitu datangnya Sang Tunas
Zakharia 3:8
Dengarkanlah, hai imam besar Yosua! Engkau dan teman-temanmu yang duduk di hadapanmu -- sungguh kamu merupakan suatu lambang. Sebab, sesungguhnya Aku akan mendatangkan hamba-Ku, yakni Sang Tunas.

Siapa Sang Tunas ini? Itulah Tuhan Yesus dalam injil Markus.
Markus 10:42-45
42 Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
43 Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
44 dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
45 Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."

Tuhan Yesus sang Tunas sebagai hamba dalam pelayanan-Nya menyerahkan nyawa artinya pelayanan yang tidak mementingkan diri sendiri. Orang yang berada dalam jalur rencana Tuhan pelayanannya bukan mengarah pada dirinya tetapi kepada orang lain supaya orang lain juga tertolong masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus.

Dalam Zakharia 3:10 dikatakan sampai bisa mengundang orang lain bernaung di bawah pokok anggur dan di bawah pokok ara. Bagaimana kita bisa mengundang orang lain kalau kita sendiri tidak memiliki pokok anggur dan pokok ara?

Pokok anggur menunjuk suasana nikah yang indah. Bagaimana mau mengajak orang lain bernaung di bawah pokok anggur kalau tidak pernah mengalami kuasa penyucian dari perkataan Tuhan. Sebab pokok anggur dikaitkan dengan ucapan Yesus “kamu suci karena perkataan-Ku”.
Yohanes 15:3
Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Untuk bisa mengundang orang lain bernaung di bawah pokok anggur terlebih dahulu kita harus menerima penyucian terutama dalam kehidupan nikah.

Pokok ara memberi kemanisan dan sekaligus digunakan sebagai penyembuh.
2 Raja-raja 20:7 (Terjemahan lama)
Maka kata Yesaya: Hendaklah kamu mengambil buah ara segumpal. Maka diambilnyalah, dibubuhnya pada bisul baginda, lalu bagindapun sembuhlah.

Raja Hizkia hampir mati karena sakit bisul yang besar dan nabi Yesaya diperintahkan Tuhan untuk menyampaikan bahwa dia segera akan mati. Tetapi mendengar bahasa ini raja Hizkia memalingkan wajahnya ke dinding dan berkata: “Tuhan dengarlah suaraku dan lihatlah air mataku”. Tuhan memang mendengar suaranya dan melihat air matanya sehingga menyuruh Yesaya mengatakan bahwa usianya akan ditambahkan 15 tahun. Dengan kue ara yang ditempel pada bisulnya maka bisulnya itu sembuh. Bagaimana kita memberi penyembuh pada hati yang lara kalau kita tidak memiliki pohon ara.

Dalam Zakharia pasal 3 ini ada 5 tanda bahwa seseorang berada pada jalur rencana Allah.
a)      Mau melepaskan pakaian kotor
Kelakuan yang tidak baik dan sifat yang tidak bagus itulah pakaian kotor yang Tuhan perintahkan untuk ditanggalkan. Dengan kata lain Allah berkepentingan untuk membersihkan kita. Maukah kita dibersihkan? Maukah kita mengakui kekotoran kita?
Amsal 28:13
Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

Begitu kita berani menyembunyikan pakaian kotor (dosa) kita tidak akan beruntung, malah kita rugi dan menguntungkan iblis. Lebih baik kita buka apapun resikonya. Kalau pakaian suami kotor buka pada istri, kalau pakaian istri yang kotor buka pada suami, kalau pakaian anak yang kotor buka pada orang tua. Lebih baik sekarang kita menelanjangi diri daripada nanti di pengadilan Tuhan kita ditelanjangi dan tidak ada kesempatan untuk diganti dengan pakaian pesta.
Efesus 5:11
Janganlah turut mengambil bagian dalam perbuatan-perbuatan kegelapan yang tidak berbuahkan apa-apa, tetapi sebaliknya telanjangilah perbuatan-perbuatan itu.

Kalau mau berada pada jalur rencana Allah maka kita tidak akan keberatan menanggalkan pakaian yang kotor, jangan sudah berbuat salah tetapi berpura-pura tidak melakukan. Jangankan di hadapan Tuhan, di hadapan gembala saja jangan coba menutup-nutupi sesuatu. Gembala dilengkapi Tuhan dengan roh penimbang.

Contoh konkrit yang menyembunyikan dosa akhirnya tidak beruntung adalah Gehazi.
II Raja-raja 5:20-26
20 berpikirlah Gehazi, bujang Elisa, abdi Allah: "Sesungguhnya tuanku terlalu menyegani Naaman, orang Aram ini, dengan tidak menerima persembahan yang dibawanya. Demi TUHAN yang hidup, sesungguhnya aku akan berlari mengejar dia dan akan menerima sesuatu dari padanya."
21 Lalu Gehazi mengejar Naaman dari belakang. Ketika Naaman melihat ada orang berlari-lari mengejarnya, turunlah ia dengan segera dari atas kereta untuk mendapatkan dia dan berkata: "Selamat!"
22 Jawabnya: "Selamat! Tuanku Elisa menyuruh aku mengatakan: Baru saja datang kepadaku dua orang muda dari pegunungan Efraim dari antara rombongan nabi. Baiklah berikan kepada mereka setalenta perak dan dua potong pakaian."
23 Naaman berkata: "Silakan, ambillah dua talenta." Naaman mendesak dia, dan membungkus dua talenta perak dalam dua pundi-pundi dan dua potong pakaian, lalu memberikannya kepada dua bujangnya; mereka ini mengangkut semuanya di depan Gehazi.
24 Setelah mereka sampai ke bukit, disambutnyalah dari tangan mereka, disimpannya di rumah, dan disuruhnya kedua orang itu pergi, maka pergilah mereka.
25 Baru saja Gehazi masuk dan tampil ke depan tuannya, berkatalah Elisa kepadanya: "Dari mana, Gehazi?" Jawabnya: "Hambamu ini tidak pergi ke mana-mana!"
26 Tetapi kata Elisa kepadanya: "Bukankah hatiku ikut pergi, ketika orang itu turun dari atas keretanya mendapatkan engkau? Maka sekarang, engkau telah menerima perak dan dengan itu dapat memperoleh kebun-kebun, kebun zaitun, kebun anggur, kambing domba, lembu sapi, budak laki-laki dan budak perempuan,

Ketika Gehazi menyembunyikan pelanggaran ada keuntungan secara lahiriah tetapi hancur rohaninya. Yang mana yang kekal yang jasmani atau yang rohani? Kalau Tuhan Yesus datang ke dunia hanya untuk memberkati jasmani kita atau hanya untuk menyembuhkan penyakit tidak perlu Tuhan Yesus datang ke dunia. Tetapi Tuhan Yesus datang ke dunia untuk mengkatrol rohani kita karena itu begitu penting. Tuhan mau memindahkan kita dari dunia yang fana kepada kehidupan yang kekal. Untuk itu Tuhan Yesus rela membayar dengan pengorbanan tubuh, jiwa dan rohNya.

Akibat menyembunyikan dosa akhirnya Gehazi  kena kusta dan bukan hanya dia tetapi keturunannya juga. Kalau menyembunyikan dosa maka garis keturunannya juga akan bertabiatkan dosa tersebut.
II Raja-raja 5:27
tetapi penyakit kusta Naaman akan melekat kepadamu dan kepada anak cucumu untuk selama-lamanya." Maka keluarlah Gehazi dari depannya dengan kena kusta, putih seperti salju.

Resiko akhir menyembunyikan dosa adalah dia harus keluar dari pembangunan Tubuh Kristus. Jangan kita berusaha menyembunyikan dosa sebab sekalipun rapi disembunyikan di mata Tuhan dan di mata hamba Tuhan itu jelas terlihat.
Akibat menyembunyikan dosa Gehazi kena kusta.
Imamat 13:45
Orang yang sakit kusta harus 1berpakaian yang cabik-cabik, 2rambutnya terurai dan lagi ia harus 3menutupi mukanya sambil 4berseru-seru: Najis! Najis!

Ada 4 ciri orang yang kena kusta:
Ø  Berpakaian cabik-cabik artinya dagingnya yang ditonjolkan.
Ø  Rambutnya terurai artinya tidak ada roh penundukan (tidak ada ketaatan).
Ø  Menutupi mukanya artinya memalukan, mendatangkan malu.
Roma 6:21
Dan buah apakah yang kamu petik dari padanya? Semuanya itu menyebabkan kamu merasa malu sekarang, karena kesudahan semuanya itu ialah kematian.
Ø  Berseru: Najis! Artinya dari kata-katanya selalu terucap bahasa yang najis termasuk bahasa caci maki, dan sebagainya.
Efesus 4:29
Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, di mana perlu, supaya mereka yang mendengarnya, beroleh kasih karunia.

Ada 4 pintu masuknya kuasa kegelapan untuk menghancurkan kerohanian kita dan semua berangkat dari ilmu.
Ø  Lewat ilmu kesehatan. Contohnya melalui praktek aborsi (pengguguran bayi).
Ø  Lewat ilmu pertanian. Contohnya menanam kokain, ganja dan, membuat minuman keras
Yesaya 5:22
Celakalah mereka yang menjadi jago minum dan juara dalam mencampur minuman keras;
Ø  Lewat ilmu pendidikan. Akibatnya antara lain manusia bertuhankan logika sebab mengutamakan rasionya dan ilmu filsafat.
Ø  Lewat teknologi. Begitu canggihnya dunia sekarang, tanpa sadar itu bisa ditunggangi oleh iblis untuk membuat pakaian kita kotor sehingga kita seperti orang kusta, tayangan- tayangan pornografi .

Tuhan menyuruh orang untuk menanggalkan pakaian Imam Yosua yang kotor. Dalam sidang jemaat ada hamba Tuhan yaitu gembala yang diperintahkan untuk menanggalkan pakaian kita yang kotor.

b)      Mengenakan pakaian pesta.
Ini dikaitkan dengan tunas hamba. Berarti kita harus melayani dengan suasana pesta, suasana sukacita, jangan melayani dengan mengomel, bersungut-sungut, berbantah-bantah.
Nehemia 12:44-45
44 Pada masa itu beberapa orang diangkat untuk mengawasi bilik-bilik perbendaharaan, bilik-bilik untuk persembahan khusus, untuk hasil pertama dan untuk persembahan persepuluhan, supaya sumbangan yang menurut hukum menjadi bagian para imam dan orang-orang Lewi dikumpulkan di bilik-bilik itu sesuai dengan ladang setiap kota. Sebab Yehuda bersukacita karena para imam dan orang-orang Lewi yang bertugas.
45 Karena merekalah yang melakukan tugas pelayanan bagi Allah mereka dan tugas pentahiran, demikian juga para penyanyi dan para penunggu pintu gerbang, sesuai dengan perintah Daud dan Salomo, anaknya.

Bukan hanya yang dilayani yang bersukacita tetapi yang melayani juga bersukacita. Tidak mungkin yang dilayani akan mendapat sukacita kalau yang melayani tidak dengan sukacita.

c)      Memakai Serban yang bertuliskan “Kudus bagi Tuhan”
Keluaran 28:36
Juga haruslah engkau membuat patam dari emas murni dan pada patam itu kauukirkanlah, diukirkan seperti meterai: Kudus bagi TUHAN.

Artinya selalu memikirkan perkara-perkara yang kudus.
I Petrus 3:15
Tetapi kuduskanlah Kristus di dalam hatimu sebagai Tuhan! Dan siap sedialah pada segala waktu untuk memberi pertanggungan jawab kepada tiap-tiap orang yang meminta pertanggungan jawab dari kamu tentang pengharapan yang ada padamu, tetapi haruslah dengan lemah lembut dan hormat,

Filipi 4:7-9
7 Damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal, akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
8 Jadi akhirnya, saudara-saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.
9 Dan apa yang telah kamu pelajari dan apa yang telah kamu terima, dan apa yang telah kamu dengar dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu. Maka Allah sumber damai sejahtera akan menyertai kamu.

Pakaian untuk tubuh dan serban untuk kepala. Tuhan Yesus sebagai Kepala memang suci dan kita tubuh-Nya diberikan pakaian pesta berarti juga untuk disucikan sama seperti Tuhan.

d)      Diberikan batu permata bermata 7
Ada 3 hal penentu seseorang bisa menerima batu permata ini:
Ø  Diberikan kepada orang yang setelah diperiksa ternyata tidak bersalah.
Artinya dia mengakui segala kekurangan dan kesalahannya. Kalau sudah mengaku maka Tuhan melihat kita adalah orang yang tidak bersalah.

Ø  Diberikan kepada orang yang pulang dari peperangan dengan tanda kemenangan.
Berarti bukan orang yang kalah melulu dalam menghadapi peperangan. Itu sebabnya dalam setiap akhir surat yang ditujukan kepada tujuh sidang jemaat di asia kecil selalu diakhiri “barangsiapa menang”. Berarti hidup ini selalu berada di dalam kancah peperangan.
Ayub 7:1
"Bukankah manusia harus bergumul di bumi, dan hari-harinya seperti hari-hari orang upahan?

Ayub 7:1 (Terjemahan lama)
Bahwasanya hal manusia di atas bumi ini seperti orang perang adanya dan hari hidupnyapun seperti hari orang upahan.

Kidung Agung 6:13
Kembalilah, kembalilah, ya gadis Sulam, kembalilah, kembalilah, supaya kami dapat melihat engkau! Mengapa kamu senang melihat gadis Sulam itu seperti melihat tari-tarian perang?

Jangan kita kalah. Kalau sudah kalah cepat berdamai dengan Tuhan dan mohon kekuatan dari Allah supaya kita benar-benar memiliki permata bermata tujuh. Di sini membuktikan bahwa Tuhan tidak menginginkan kita memiliki mata yang kabur. Tuhan menginginkan kita melihat dengan sempurna apa yang terjadi di dunia dan apa yang Tuhan sediakan bagi kita sebab Tuhan juga memiliki mata tujuh.

Ø  Diberikan kepada orang yang sah menjadi warga negara.
Kisah Para Rasul 22:25-28
25 Tetapi ketika Paulus ditelentangkan untuk disesah, berkatalah ia kepada perwira yang bertugas: "Bolehkah kamu menyesah seorang warganegara Rum, apalagi tanpa diadili?"
26 Mendengar perkataan itu perwira itu melaporkannya kepada kepala pasukan, katanya: "Apakah yang hendak engkau perbuat? Orang itu warganegara Rum."
27 Maka datanglah kepala pasukan itu kepada Paulus dan berkata: "Katakanlah, benarkah engkau warganegara Rum?" Jawab Paulus: "Benar."
28 Lalu kata kepala pasukan itu: "Kewarganegaraan itu kubeli dengan harga yang mahal." Jawab Paulus: "Tetapi aku mempunyai hak itu karena kelahiranku."

Kita menjadi warga kerajaan Sorga karena telah dibayar mahal oleh Tuhan Yesus di atas kayu salib. Buktikan kita adalah warga kerajaan Sorga dengan kelahiran baru kita lewat baptisan air.

e)      Tinggal di bawah Pohon anggur dan Pohon ara
Berarti kita harus ada dalam pengalaman suasana dibasuh oleh perkataan Allah.

Kalau pelayanan tidak mengganti pakaian kotor maka yang dirugikan bukan hanya dirinya tetapi juga dilayani. Ciri orang  yang berpakaian kotor
Ø  Tidak akan tenang dan selalu gelisah
Selama tidak mengganti pakaian kotor orang tersebut akan selalu gelisah karena takut kesalahannya akan ketahuan oleh orang lain. Hatinya tidak akan tenang selama kesalahannya belum dibereskan.
Ø  Selalu kuatir
Amsal 25:26
Seperti mata air yang keruh dan sumber yang kotor, demikianlah orang benar yang kuatir di hadapan orang fasik.

Kita ini orang yang sudah dibenarkan oleh Tuhan itu sebabnya jangan kita selalu mengumandangkan melalui bibir mulut kita dan melalui gerak gerik kita bahwa kita ditandai kekuatiran sebab ini sifat kafir.

Matius 6:31-33
31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

Zakharia 3:10,9
10 Pada hari itu, demikianlah firman TUHAN semesta alam, setiap orang dari padamu akan mengundang temannya duduk di bawah pohon anggur dan di bawah pohon ara."
9 Sebab sesungguhnya permata yang telah Kuserahkan kepada Yosua -- satu permata yang bermata tujuh -- sesungguhnya Aku akan mengukirkan ukiran di atasnya, demikianlah firman TUHAN semesta alam, dan Aku akan menghapuskan kesalahan negeri ini dalam satu hari saja.

Tuhan mengukir bukan mengukir dosa tetapi ukiran yang indah yang kena mengena dengan penghapusan cacat cela dalam tempo satu hari saja, artinya disempurnakan oleh Tuhan. Kehidupan yang berada pada jalur kehendak Allah akan berakhir pada kesempurnaan. Jangan sampai malah dosa yang terukir.
Yeremia 17:1
"Dosa Yehuda telah tertulis dengan pena besi, yang matanya dari intan, terukir pada loh hati mereka dan pada tanduk-tanduk mezbah mereka

Pelayanan yang dikehendaki oleh Tuhan dihubung-hubungkan dengan Yerusalem. Karena tujuannya Yerusalem maka pelayanan kita harus dibersihkan.
Zakharia 3:2
Lalu berkatalah Malaikat TUHAN kepada Iblis itu: "TUHAN kiranya menghardik engkau, hai Iblis! TUHAN, yang memilih Yerusalem, kiranya menghardik engkau! Bukankah dia ini puntung yang telah ditarik dari api?"

Kita dipilih oleh Tuhan dan direbut dari tengah-tengah api dihubung-hubungkan dengan Yerusalem Baru. Kita yang berpakaian kotor mau Tuhan bersihkan dan membawa kita ke Yerusalem Baru.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar