20111222

Kebaktian Natal di Kawende, Kamis 22 Desember 2011 Pdt. Bernard Legontu


Lukas 1:17
dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya."

Kelahiran Yohanes pembaptis mendahului kelahiran Tuhan Yesus. Kedua kelahiran ini merupakan hal yang mustahil bagi manusia. Yohanes lahir dari kandungan ibu yang mandul dan Tuhan Yesus lahir dari kandungan seorang perawan. Tidak ada ilmu pengetahuan dari manusia yang bisa menjelaskan bagaimana kelahiran mereka ini bisa terjadi. Di sini Tuhan mau menunjukkan bahwa hikmat dan pikiran manusia tidak bisa menjangkau hikmat dari Tuhan. Sepandai-pandainya seseorang, dia tidak dapat menyamai hikmat Tuhan yang telah menciptakan dunia dan segala isinya.
Roma 1:20
Sebab apa yang tidak nampak dari pada-Nya, yaitu kekuatan-Nya yang kekal dan keilahian-Nya, dapat nampak kepada pikiran dari karya-Nya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.

1 Korintus 1:24-25
1:24 tetapi untuk mereka yang dipanggil, baik orang Yahudi, maupun orang bukan Yahudi, Kristus adalah kekuatan Allah dan hikmat Allah.
1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.

Amsal 21:30
Tidak ada hikmat dan pengertian, dan tidak ada pertimbangan yang dapat menandingi TUHAN.
Hikmat Tuhan inilah yang dikaruniakan kepada gereja Tuhan, khususnya kepada hamba Tuhan yang bergaul karib dengan Tuhan. Hikmat dari Tuhan yang dikaruniakan kepada hambaNya tidak ditentukan dari pendidikan yang telah ia terima namun tergantung dari hubungannya dengan Tuhan apakah benar-benar bergaul karib atau tidak.

I Korintus 2:6
Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan.
Hikmat dari dunia tidak dapat memahami rencana dari Tuhan. Apakah rencana Tuhan?

I Korintus 2:7
Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.
Rencana Tuhan adalah untuk membawa kita sama mulia dengan Dia, menjadi mempelai Wanita Tuhan.

Gabriel artinya Hamba Allah/Pelayan Allah.
Lokasi perjumpaan Gabriel dengan Zakharia adalah di bait Allah dan pertemuan Gabriel dengan Maria terjadi di rumah. Gabriel yang adalah pelayan Tuhan bertemu dengan Zakharia yang juga adalah pelayan Tuhan dan saat itu ia sedang menjalankan tugas pelayanan. Pertemuan mereka membicarakan tentang kelahiran seorang anak yaitu Yohanes pembaptis yang dipercayakan oleh Tuhan suatu tanggung jawab untuk menangani umat Tuhan agar tampil layak di hadapan Tuhan. Jadi umat Tuhan yang layak bagi Tuhan tidak bisa lepas dari pelayanan hamba Tuhan yang memiliki tahbisan yang benar. Untuk menjadi umat yang layak, yang tidak bercacat cela adalah suatu hal yang mustahil bagi kita namun itulah yang ingin dilakukan oleh Tuhan.

Roma 15:16
 yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.
Kita bangsa kafir tidak bisa tampil berkenan kepada Tuhan bila tidak mendapat pelayanan dari hamba Tuhan yang memiliki tahbisan yang benar.

Roma 15:18
 Sebab aku tidak akan berani berkata-kata tentang sesuatu yang lain, kecuali tentang apa yang telah dikerjakan Kristus olehku, yaitu untuk memimpin bangsa-bangsa lain kepada ketaatan, oleh perkataan dan perbuatan,

Pelayan Tuhan harus terlebih dahulu mengalami pekerjaan Firman dalam dirinya maka setelah itu dia bisa melayani sidang jemaat lewat penyampaian Firman Tuhan tersebut. Rasul Paulus dulunya adalah seorang yang jahat, dia membunuh dan menganiaya umat Tuhan. Namun dia mengalami keajaiban dari kuasa Firman Tuhan yang mengubahkan hidupnya.

Untuk mempersembahkan umat yang layak bagi Tuhan tidak bisa lepas dari tangan hamba Tuhan yang memiliki Tahbisan yang benar. Di dalam keluaran 29 dibicarakan tentang tiga korban sembelihan dan tiga korban makanan untuk mentahbisakan seorang pelayan Tuhan. Ketiga korban binatang ini menunjuk pada pribadi Tuhan Yesus yang telah mati di kayu salib.
1.      Lembu jantan berbicara tentang korban pendamaian.
Tuhan Yesus datang ke dunia ini untuk mendamaikan manusia dengan Allah lewat korbanNya di Joljuta. Alangkah ironisnya bila seorang hamba Tuhan tidak memiliki roh perdamaian dan mempertahankan roh permusuhan. Bagaimana dia bisa mengarahkan sidang jemaat untuk berkenan kepada Tuhan bila tidak menghargai lembu jantan atau korban pendamaian ini.

2 Korintus 5:16-20
5:16 Sebab itu kami tidak lagi menilai seorang juga pun menurut ukuran manusia. Dan jika kami pernah menilai Kristus menurut ukuran manusia, sekarang kami tidak lagi menilai-Nya demikian.
5:17 Jadi siapa yang ada di dalam Kristus, ia adalah ciptaan baru: yang lama sudah berlalu, sesungguhnya yang baru sudah datang.
5:18 Dan semuanya ini dari Allah, yang dengan perantaraan Kristus telah mendamaikan kita dengan diri-Nya dan yang telah mempercayakan pelayanan pendamaian itu kepada kami.
5:19 Sebab Allah mendamaikan dunia dengan diri-Nya oleh Kristus dengan tidak memperhitungkan pelanggaran mereka. Ia telah mempercayakan berita pendamaian itu kepada kami.
5:20 Jadi kami ini adalah utusan-utusan Kristus, seakan-akan Allah menasihati kamu dengan perantaraan kami; dalam nama Kristus kami meminta kepadamu: berilah dirimu didamaikan dengan Allah.

2.      Domba jantan pertama menunjuk pada penyerahan sepenuh.
Seorang hamba Tuhan harus memiliki penyerahan sepenuh kepada Tuhan, jangan bergantung pada perkara-perkara lain. Hamba Tuhan tidak boleh memiliki pekerjaan lain selain melayani Tuhan.

Kisah Para Rasul 18:5
Ketika Silas dan Timotius datang dari Makedonia, Paulus dengan sepenuhnya dapat memberitakan firman, di mana ia memberi kesaksian kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesus adalah Mesias.

Kolose 1:25
Aku telah menjadi pelayan jemaat itu sesuai dengan tugas yang dipercayakan Allah kepadaku untuk meneruskan firman-Nya dengan sepenuhnya kepada kamu,

Ulangan 18:1-2
18:1 "Imam-imam orang Lewi, seluruh suku Lewi, janganlah mendapat bagian milik pusaka bersama-sama orang Israel; dari korban api-apian kepada TUHAN dan apa yang menjadi milik-Nya harus mereka mendapat rezeki.
18:2 Janganlah ia mempunyai milik pusaka di tengah-tengah saudara-saudaranya; TUHANlah milik pusakanya, seperti yang dijanjikan-Nya kepadanya.

3.      Domba jantan yang kedua yang berarti siap untuk masuk dalam pelayanan kepada Tuhan.


Selanjutnya ada korban makanan yaitu tiga jenis roti yang berada dalam satu bakul. Artinya hamba Tuhan harus menyampaikan satu pengajaran yang berasal dari Alkitab, jangan sampai ada pengajaran campur di dalam sidang jemaat.

Hati-hati terhadap ajaran Nikolaus dan ajaran Bileam
Wahyu 2:15, 20
2:15 Demikian juga ada padamu orang-orang yang berpegang kepada ajaran pengikut Nikolaus.
2:20 Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
Yudas 1:11
Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

Pengertian dari lokasi pertemuan Gabriel dengan Yohanes dan Maria adalah sebagai berikut:
1.      Pertemuan Gabriel dengan Yohanes terjadi di dalam Bait Suci.
Lukas 1:9
Sebab ketika diundi, sebagaimana lazimnya, untuk menentukan imam yang bertugas, dialah yang ditunjuk untuk masuk ke dalam Bait Suci dan membakar ukupan di situ.

Pertemuan ini terjadi di dalam Bait suci di saat Zakharia sedang melayani dan yang dibicarakan adalah kelahiran Yohanes pembaptis yang akan mempersiapkan umat yang layak. Pertemuan di Bait Allah ini menunjuk pada ibadah pelayanan di mana dalam ibadah yang di tangani oleh hamba Tuhan yang memiliki tahbisan yang benar, sidang jemaat sedang diproses untuk tampil sebagai umat yang layak bagi Tuhan. Yang ditampilkan di sini adalah Mempelai Wanita Tuhan.
Di dalam ibadah dan pelayanan ada rahasia Allah yang besar.
I Timotius 3:16
Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."

2.      Perjumpaan Gabriel dengan Maria terjadi di dalam rumah
Lukas 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."

Lukas 1:28 (Terjemahan Inggris)
And the angel came in unto her, and said, Hail, thou that art highly favoured, the Lord is with thee: blessed art thou among women. (diberkatilah engkau di antara  wanita / berbahagialah engkau di antara wanita).

Pertemuan ini terjadi di dalam rumah dan berbicara rumah berarti berbicara nikah. Maria menerima ucapan berbahagia ini di rumah. Sangat disayangkan bila nikah rumah tangga merayakan natal namun tidak memiliki kebahagiaan. Bukan kebahagiaan karena perkara-perkara jasmani tetapi kebahagiaan sebab menerima salam, menerima Firman pengajaran. Tuhan ingin kebahagiaan ini menjadi bagian dari rumah tangga.

Maria dilawat oleh Gabriel di dalam rumah adalah untuk memberitakan kelahiran Tuhan Yesus. Yang ditampilkan di sini adalah Tuhan Yesus itulah Mempelai Laki-laki Sorga.

Rahasia nikah antara Kristus dengan jemaat merupakan rahasia yang besar.
Efesus 5:32
Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

Wahyu 22:20
Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
Yang berani berbicara “ Amin, datanglah, Tuhan Yesus” adalah jemaat yang tampil layak sebab telah ditangani oleh Zakharia dan Gabriel di akhir jaman, pelayan-pelayan Tuhan dalam tahbisan yang benar. Posisi gereja Tuhan sekarang ini adalah sebagai tunangannya Tuhan.
II Korintus 11:2
Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

Tujuan akhir dari gereja Tuhan adalah untuk menjadi Mempelai Wanita yang bersanding dengan Tuhan Yesus Kristus Mempelai Laki-laki Sorga.

Wahyu 19:7-9
7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]
9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Wahyu 21:9-10
9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

II Timotius 2:8
Ingatlah ini: Yesus Kristus, yang telah bangkit dari antara orang mati, yang telah dilahirkan sebagai keturunan Daud, itulah yang kuberitakan dalam Injilku.
Tuhan Yesus yang adalah Mempelai Laki-laki Sorga inilah yang diberitakan oleh rasul Paulus dalam injil yang ia beritakan.

Pembicaraan malaikat Gabriel dengan Maria yang diceritakan dalam Lukas 1:26-38 berisi tentang enam hal:
1.      Berbahagia
Lukas 1:26-28
26 Dalam bulan yang keenam Allah menyuruh malaikat Gabriel pergi ke sebuah kota di Galilea bernama Nazaret,
27 kepada seorang perawan yang bertunangan dengan seorang bernama Yusuf dari keluarga Daud; nama perawan itu Maria.
28 Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."

Lukas 1:28 (Terjemahan Inggris)
And the angel came in unto her, and said, Hail, thou that art highly favoured, the Lord is with thee: blessed art thou among women. (diberkatilah engkau di antara  wanita / berbahagialah engkau di antara wanita).

Ada tiga pribadi yang menyebutkan bahwa Maria berbahagia:
a)      Malaikat Gabriel
Lukas 1:28
Ketika malaikat itu masuk ke rumah Maria, ia berkata: "Salam, hai engkau yang dikaruniai, Tuhan menyertai engkau."

b)      Elisabet
Lukas 1:45
Dan berbahagialah ia, yang telah percaya, sebab apa yang dikatakan kepadanya dari Tuhan, akan terlaksana."

c)      Maria sendiri
Lukas 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,

Maria berasal dari kata Ma dan Yah.
Ma artinya nyonya
Yah artinya Allah
Maria berarti nyonya Allah

Salam ini tidak bisa lepas dari pengajaran yang benar.
II Yohanes 1:9-10
9 Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.
10 Jikalau seorang datang kepadamu dan ia tidak membawa ajaran ini, janganlah kamu menerima dia di dalam rumahmu dan janganlah memberi salam kepadanya.

Kebahagiaan ini dirasakan oleh Maria ketika dia menerima salam. Berbahagialah orang yang menyampaikan dan mendengarkan serta melakukan pengajaran Firman Tuhan.
Wahyu 1:3
Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.
Wahyu 22:7
"Sesungguhnya Aku datang segera. Berbahagialah orang yang menuruti perkataan-perkataan nubuat kitab ini!"

Kebahagiaan itu ada pada salam, ada pada Firman pengajaran. Orang yang mendengarkan Firman pengajaran harus merasakan kebahagiaan sama seperti Yohanes pembaptis.
Yohanes 3:29
Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Ada tiga alasan kita berbahagia karena menerima salam, menerima Firman pengajaran.
a.       Membawa kita untuk duduk setakhta dengan Tuhan
Lukas 1:32
Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,

Wahyu 3:21
Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Aku pun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.
Lewat Firman Pengajaran kita dihentar untuk duduk setakhta dengan Tuhan, itu sebabnya mengapa kita harus berbahagia bila menerima Firman pengajaran.

I Samuel 10:3-4
3 Dari sana engkau akan berjalan terus lagi dan sampai ke pohon tarbantin Tabor, maka di sana engkau akan ditemui oleh tiga orang laki-laki yang naik menghadap Allah di Betel; seorang membawa tiga ekor anak kambing, seorang membawa tiga ketul roti dan yang lain lagi sebuyung anggur.
4 Mereka akan memberi salam kepadamu dan memberikan kepadamu dua ketul roti yang akan kauterima dari mereka.
dua ketul roti yang di bawa menunjuk pada pribadi Tuhan Yesus Kristus yang diberitakan di dalam Firman Tuhan. Salam yang dihubungkan dengan dua ketul roti ini artinya adalah Firman Pengajaran yang berasal dari Perjanjian Baru dan dan Perjanjian Lama. Inilah salam yang benar, Firman Pengajaran yang benar. Salam ini menghentar Saul untuk duduk di takhta yang telah Tuhan sediakan baginya. Salam atau ajaran yang benar menggiring kita menuju pada takhta kerajaannya Tuhan.

Jangan kita hanya menerima Firman penginjilan namun juga harus menerima Firman pengajaran untuk mendewasakan kerohaniaan kita sehingga bisa dibawa ke takhta Tuhan.
I Korintus 14:20
Saudara-saudara, janganlah sama seperti anak-anak dalam pemikiranmu. Jadilah anak-anak dalam kejahatan, tetapi orang dewasa dalam pemikiranmu!

b.      Menampilkan kita sebagai kehidupan yang menang atas maut
Matius 28:20
dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."
Kita berbahagia saat menerima salam atau Firman pengajaran sebab membuat kita menang saat menghadapi maut. Firman pengajaran yang membawa kita menang atas maut adalah yang sesuai dengan apa yang Tuhan Yesus ajarkan, sesuai dengan Alkitab. Jangan kita menerima pengajaran campur sebab hanya membuat kita tidak bisa menang melawan maut dan bahkan binasa.

c.       Membawa kita semakin merendahkan diri di hadapan Tuhan
2 Samuel 6:20-23
6:20 Ketika Daud pulang untuk memberi salam kepada seisi rumahnya, maka keluarlah Mikhal binti Saul mendapatkan Daud, katanya: "Betapa raja orang Israel, yang menelanjangi dirinya pada hari ini di depan mata budak-budak perempuan para hambanya, merasa dirinya terhormat pada hari ini, seperti orang hina dengan tidak malu-malu menelanjangi dirinya!"
6:21 Tetapi berkatalah Daud kepada Mikhal: "Di hadapan TUHAN, yang telah memilih aku dengan menyisihkan ayahmu dan segenap keluarganya untuk menunjuk aku menjadi raja atas umat TUHAN, yakni atas Israel, -- di hadapan TUHAN aku menari-nari,
6:22 bahkan aku akan menghinakan diriku lebih dari pada itu; engkau akan memandang aku rendah, tetapi bersama-sama budak-budak perempuan yang kaukatakan itu, bersama-sama merekalah aku mau dihormati."
6:23 Mikhal binti Saul tidak mendapat anak sampai hari matinya.

Salam ada hubungannya dengan kerendahan hati (tidak sombong), berarti menerima pengajaran yang benar (salam) dibuktikan dengan kerendahan hati yang menerimanya dan orang seperti ini akan ditinggikan. Justru orang terdekat Daud (istrinya) yang tidak mau merendah. Jangan sampai kita yang telah lama menerima Firman pengajaran yang berbalik tidak percaya dan mencela Firman.

Matius 23:12
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
Amsal 3:34b
tetapi orang yang rendah hati dikasihani-Nya.

2.      Mengejutkan Maria
Lukas 1:29-30
29 Maria terkejut mendengar perkataan itu, lalu bertanya di dalam hatinya, apakah arti salam itu.
30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
Mengapa Maria terkejut? Sebab apa yang disampaikan kepadanya adalah hal yang berada di luar logika manusia, suatu hal yang mustahil. Sama dengan gereja Tuhan bagaimana mungkin kita bisa jadi mempelai untuk Tuhan, hal ini mengejutkan kita. Kita bisa menerima dan mengerti Firman Tuhan hanya bila Tuhan yang mengaruniakan kepada kita.

Gabriel menyampaikan salam kepada Maria, sedangkan kepada Zakharia tidak. Mengapa tidak ada salam pada berita kelahiran Yohanes? Sebab Yohanes adalah pemberita yang akan memberitakan tentang pribadi Tuhan Yesus Kristus. Jadi salam atau Firman Pengajaran bukan berasal dari Yohanes, bukan berasal dari pemberita Firman. Bukan Yohanes yang diberitakan tetapi isi dari pemberitaan itu adalah Tuhan Yesus, ini yang menjadi isi dari salam/Firman Pengajaran.

Efesus 1:13 (Firman Penginjilan)
Di dalam Dia kamu juga -- karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu -- di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

Efesus 6:19 (Firman Pengajaran)
juga untuk aku, supaya kepadaku, jika aku membuka mulutku, dikaruniakan perkataan yang benar, agar dengan keberanian aku memberitakan rahasia Injil,

Pada penampilan Firman penginjilan tantangan muncul dari luar namun pada penampilan Firman pengajaran tantangan itu muncul dari luar dan juga dari dalam. Yang menentang dari dalam adalah orang yang tidak mau didewasakan rohaninya, hanya senang dengan Firman Penginjilan apalagi bila ada kuasa Allah nyata dalam penampilan pemberita Firman Penginjilan.

Bila kita bisa terbuka hati mendengarkan Firman pengajaran itu adalah kasih karunia Tuhan. Bila seorang hamba Tuhan dipercayakan Tuhan untuk menyampaikan pembukaan Firman tentang rahasia ibadah dan rahasia nikah Kristus dengan jemaat itu hanyalah kasih karunia Tuhan, bukan karena kepandaian atau hikmatnya secara manusia.

Malaikat Tuhan menjawab Maria yang terkejut dengan perkataan “jangan takut”. Perkataan “jangan takut” di dalam Alkitab disebutkan sebanyak 360X. Jumlah hari dalam penanggalan bangsa Israel adalah 360 hari setiap tahun. Setiap harinya Tuhan telah menyediakan jaminan agar kita jangan takut menghadapi apapun.

3.      KedudukanNya sebagai Raja dan takhtaNya
Lukas 1:30-33
30 Kata malaikat itu kepadanya: "Jangan takut, hai Maria, sebab engkau beroleh kasih karunia di hadapan Allah.
31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,
33 dan Ia akan menjadi raja atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya dan Kerajaan-Nya tidak akan berkesudahan."

Mazmur 145:13
Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.
Tuhan Yesus sebenarnya telah menjadi Raja sebelum Ia lahir ke dunia. Jangan sampai kita menolak Tuhan Yesus sebagai Raja dengan praktek menolak ketetapan dari Tuhan Yesus Kristus, Raja segala raja. Murka Tuhan besar terhadap orang yang menolak Dia yang tampil sebagai Raja.

Lukas 19:14, 27
14 Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.
27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku."

Apa yang disampaikan oleh Gabriel di dalam injil Lukas terlebih dahulu telah dinubuatkan oleh Daud.
Mazmur 2:6-7
6 "Akulah yang telah melantik raja-Ku di Sion, gunung-Ku yang kudus!"
7 Aku mau menceritakan tentang ketetapan TUHAN; Ia berkata kepadaku: "Anak-Ku engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini.

Kelahiran kita dari kandungan ibu adalah perbuatan Tuhan yang ajaib terlebih lagi kelahiran Tuhan Yesus lewat rahim Maria yang saat itu masih perawan (perbuatan Tuhan yang sangat ajaib).
Mazmur 139:13-14
13 Sebab Engkaulah yang membentuk buah pinggangku, menenun aku dalam kandungan ibuku.
14 Aku bersyukur kepada-Mu oleh karena kejadianku dahsyat dan ajaib; ajaib apa yang Kaubuat, dan jiwaku benar-benar menyadarinya.

4.      Sanggahan Maria dan jaminan Allah
Lukas 1:34
Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal itu mungkin terjadi, karena aku belum bersuami?"

Keraguan Maria muncul karena pikirannya diganggu oleh situasi dan kondisi. Seringkali kita menepis Firman Tuhan sebab melihat keadaan kita sendiri. Sikap yang benar bila mendengar Firman Tuhan tentang sesuatu yang tidak masuk akal adalah harus menerima dengan iman yang disertai penyerahan sepenuh kepada Tuhan. Maria berada pada satu titik di mana dia harus memilih untuk menolak atau menerima Firman Tuhan dan dia memutuskan untuk memilih yang benar.



Lukas 12:55-57
55 Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.
56 Hai orang-orang munafik, rupa bumi dan langit kamu tahu menilainya, mengapakah kamu tidak dapat menilai zaman ini?
57 Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?

Mari kita memilih “ya” atas Firman Allah dan katakan “tidak” atas dosa!!!

5.      Ada bukti awal (saksi)
Lukas 1:35-37
35 Jawab malaikat itu kepadanya: "Roh Kudus akan turun atasmu dan kuasa Allah Yang Mahatinggi akan menaungi engkau; sebab itu anak yang akan kaulahirkan itu akan disebut kudus, Anak Allah.
36 Dan sesungguhnya, Elisabet, sanakmu itu, ia pun sedang mengandung seorang anak laki-laki pada hari tuanya dan inilah bulan yang keenam bagi dia, yang disebut mandul itu.
37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Menjawab keraguan Maria Tuhan menunjukkan bukti di mana Tuhan sanggup melakukan hal yang mustahil bagi manusia namun tidak mustahil bagi Tuhan. Bukti yang ditunjukan oleh Tuhan adalah Elisabet yang mandul telah mengandung dan telah memasuki bulan yang keenam. Enam bulan ini adalah 2/3 dari masa kandungan.

Zakharia 13:8
Maka di seluruh negeri, demikianlah firman TUHAN, dua pertiga dari padanya akan dilenyapkan, mati binasa, tetapi sepertiga dari padanya akan tinggal hidup.
Bila kita tidak percaya pada perkataan Tuhan, tidak menghargai 2/3, meragukan kesaksian Tuhan maka pasti binasa. Tetapi bila kita yakin dengan perkataan Tuhan maka kita akan masuk dalam bilangan 1/3 yang akan diselamatkan.

Tuhan memberikan kita Roh Kudus sebagai jaminan dan Roh Kudus ini yang akan menyakinkan kita.
Yohanes 16:13
Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

1 Korintus 12:3
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.

II Korintus 1:22
memeteraikan tanda milik-Nya atas kita dan yang memberikan Roh Kudus di dalam hati kita sebagai jaminan dari semua yang telah disediakan untuk kita.

II Korintus 5:5
Tetapi Allahlah yang justru mempersiapkan kita untuk hal itu dan yang mengaruniakan Roh, kepada kita sebagai jaminan segala sesuatu yang telah disediakan bagi kita.

6.      Keyakinan sepenuh akan salam ditandai penyerahan diri sepenuhnya
Lukas 1:38
Kata Maria: "Sesungguhnya aku ini adalah hamba Tuhan; jadilah padaku menurut perkataanmu itu." Lalu malaikat itu meninggalkan dia.

Maria sangat yakin akan jaminan Tuhan dan dia mengambil keputusan untuk menyerah sepenuhnya kepada Tuhan.
Ibrani 7:22
demikian pula Yesus adalah jaminan dari suatu perjanjian yang lebih kuat.

Jangan kita menolak salam, jangan tolak perkataan Tuhan lewat pengajaran FirmanNya. Jangan pernah kita meragukan rencana Tuhan yang ingin mengubahkan kita menjadi Mempelai WanitaNya.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar