20111220

Kebaktian Natal di Kelei, Selasa 20 Desember 2011 Pdt. Bernard Legontu


Lukas 1:17
dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya."

Apakah umat pada waktu itu adalah umat yang tidak layak, sehingga harus dipersiapkan suatu umat yang layak bagi Tuhan? Padahal mereka adalah umat Tuhan yang tekun menantikan juruselamat dan tekun dalam ibadah yang mereka selenggarakan dalam Sinagoge dan Bait Allah di Yerusalem, bila dinilai dari sisi ini sepertinya mereka benar (layak) tetapi ternyata yang ada hanyalah ibadah menurut kebenaran mereka sendiri, di sinilah letak kesalahan mereka.
Roma 10:1-3
10:1 Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.
10:2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
10:3 Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Dalam Lukas 1:17 dikatakan bahwa kepada Yohanes pembaptis dipercayakan oleh Tuhan tugas untuk mempersiapkan suatu umat yang layak. Berarti umat Tuhan pada waktu itu belum layak bagi Tuhan. Demikian juga di zaman rasul Paulus, belum ada umat Tuhan yang bisa tampil layak di hadapan Tuhan.
Roma 15:16
yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

Bila berbicara umat yang layak bagi Tuhan itu sebenarnya menunjuk ruas jalan akhir dari gereja Tuhan, sebab umat yang layak bagi Tuhan adalah umat yang tanpa cacat cela dan kerut yang akan tampil sebagai Mempelai Wanita Tuhan pada hari kedatangan Tuhan Yesus Kristus.

I Korintus 1:8
Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.
Filipi 1:10
sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus,
Kolose 1:22
sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
I Tesalonika 3:13
Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.
I Tesalonika 5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Supaya bisa tampil sebagai umat yang layak, kita harus melalui proses yang ditangani oleh utusan dari Tuhan. Utusan Tuhan yang tampil mendahului kedatangan Tuhan ini akan berjalan dalam roh dan kuasa Elia. Berbicara roh dan kuasa Elia mengingatkan kita akan Ahab dan Izebel yang memusuhi Elia. Ahab adalah seorang raja namun yang sebenarnya berkuasa adalah istrinya Izebel. Jadi nikah mereka adalah nikah yang terbalik dimana istri yang menjadi kepala dan suami menjadi tubuh. Menjelang kedatangan Tuhan kedua kali gereja Tuhan juga akan diperhadapkan dengan roh Izebel ini, oleh sebab itu Tuhan merasa perlu untuk mengutus hamba-hambaNya yang berani berbicara untuk menghadapai roh Izebel ini.

Untuk menghadapi Izebel Tuhan memerintahkan Elia untuk mengurapi tiga pribadi yaitu Hazael, Yehu dan Elisa.
1 Raja-raja 19:15-17
19:15 Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.
19:16 Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.
19:17 Maka siapa yang terluput dari pedang Hazael akan dibunuh oleh Yehu; dan siapa yang terluput dari pedang Yehu akan dibunuh oleh Elisa.

Yang berhasil membunuh Izebel adalah Yehu yang berada pada urutan kedua sebagai pribadi yang harus diurapi. Artinya untuk dapat mengalahkan Izebel kita membutuhkan pengurapan yang berganda.

Urapan ganda artinya jangan hanya urapan secara luar tetapi urapan itu sudah merasuk ke dalam hati, sama seperti roti bukan hanya dioles dengan minyak tetapi diolah dengan minyak sehingga tepung dan minyak sudah menjadi satu.

Saat malaikat Gabriel berjumpa dengan Zakharia dia tidak langsung mengatakan bahwa ia diutus oleh Tuhan namun saat Gabriel berjumpa dengan Maria pada ayat sebelumnya ada perkataan bahwa Tuhanlah yang mengutus Gabriel kepada Maria. Zakharia adalah pelayan Tuhan dan saat itu sedang melayani, posisinya sama seperti malaikat Gabriel yang adalah pelayan Tuhan. Artinya di dalam pelayanan bukan pelayan yang dipuja dan dipuji, bukan pelayan yang harus dibesar-besarkan tetapi hanya Tuhan yang patut untuk dibesarkan. Memuja pelayan Tuhan adalah suatu kekeliruan besar dan hal ini pernah dilakukan oleh rasul Yohanes. Dua kali dia sujud menyembah kepada malaikat Tuhan yang datang menyampaikan Firman dan malaikat itu tidak menjadi besar kepala namun mengarahkan penyembahan itu kepada Tuhan.
Wahyu 19:10; 22:8-9
19:10 Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara-saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat."
22:8 Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk menyembahnya.
22:9 Tetapi ia berkata kepadaku: "Jangan berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama seperti engkau dan saudara-saudaramu, para nabi dan semua mereka yang menuruti segala perkataan kitab ini. Sembahlah Allah!"

Jadi bagaimana sikap kita yang seharusnya kepada hamba Tuhan, imam yang menyelenggarakan kebaktian?
Sikap yang benar adalah kita harus menghormati mereka meskipun mereka menegor kita dengan keras. Sikap yang kedua adalah kita harus menjunjung mereka dalam kasih, mendukung pelayanan seorang gembala. Jangan kita malah memberatkan pelayanan seorang gembala. Salah satu bukti jemaat yang mendukung pelayanan gembala adalah bila sidang jemaat hidup damai seorang dengan yang lain, mulai dari dalam rumah tangga.

I Tesalonika 5:12-13
12 Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu;
13 dan supaya kamu sungguh-sungguh menjunjung mereka dalam kasih karena pekerjaan mereka. Hiduplah selalu dalam damai seorang dengan yang lain.


Bila Tuhan berbicara umat yang layak berarti ada umat yang tidak layak.
Ada dua kategori umat yang dikatakan tidak layak :

1.      Orang yang menoleh ke belakang
Lukas 9:62
Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

Jangan pernah kita berpikir untuk meninggalkan pelayanan yang telah Tuhan percayakan. Bila meletakkan jabatan pelayanan yang Tuhan berikan, undur dari pelayanan yang Tuhan percayakan, berarti itu sama dengan menutup kesempatan pada dirinya sendiri untuk masuk ke dalam kerajaan Allah.
Ibrani 10:38-39
38 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya."
39 Tetapi kita bukanlah orang-orang yang mengundurkan diri dan binasa, tetapi orang-orang yang percaya dan yang beroleh hidup.

2.      Orang yang menolak undangan
Matius 22:8
Sesudah itu ia berkata kepada hamba-hambanya: Perjamuan kawin telah tersedia, tetapi orang-orang yang diundang tadi tidak layak untuk itu.

Orang-orang yang diundang ini diajak untuk menikmati suasana pesta anak raja, itulah pesta nikah Anak Domba Allah, namun mereka menolak. Jangan kita menolak bila mendengar berita mempelai, berita yang membuka kesempatan untuk masuk pada pesta nikah Anak Domba Allah.
Wahyu 19:9
Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Apa praktek dari orang yang menolak ini?
Kisah Para Rasul 13:45-46
45 Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.
46 Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.

a.       Menghujat
Menghujat dalam bahasa aslinya adalah blasfonia yang memiliki tiga pengertian :
Ø  Mengatakan hal-hal yang tidak benar tentang kebenaran Firman Tuhan atau mempersalahkan kebenaran Tuhan.
Ø  Merugikan pekerjaan Tuhan.
Ø  Menyakiti hati Tuhan.
Bahasa hujat ini dikumandangkan oleh binatang buas (Therion = kebiadaban) yang keluar dari dalam Laut itulah antikristus. Dia menghujat kemah kediaman Tuhan yaitu Tabernakel.
Orang yang menghujat kebenaran Firman Tuhan berarti memiliki bagian dari roh antikristus.
Wahyu 13:1, 6
1 Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.
6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

b.      Membantah
Membantah bukanlah kebiasaan jemaat Tuhan. Orang yang membantah kebenaran Firman Tuhan bukanlah umat Tuhan.
I Korintus 11:16
Tetapi jika ada orang yang mau membantah, kami maupun Jemaat-jemaat Allah tidak mempunyai kebiasaan yang demikian.

Sebab ditemukan di dalam gereja Tuhan adanya sifat membantah justru ketika Tuhan berfirman melalui hambaNya untuk mengatur susunan keluarga Allah sesuai dengan apa yang ditetapkan di dalam 1 Korintus 11:3-7, 14
11:3 Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu Kepala dari tiap-tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah laki-laki dan Kepala dari Kristus ialah Allah.
11:4 Tiap-tiap laki-laki yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang bertudung, menghina kepalanya.
11:5 Tetapi tiap-tiap perempuan yang berdoa atau bernubuat dengan kepala yang tidak bertudung, menghina kepalanya, sebab ia sama dengan perempuan yang dicukur rambutnya.
11:6 Sebab jika perempuan tidak mau menudungi kepalanya, maka haruslah ia juga menggunting rambutnya. Tetapi jika bagi perempuan adalah penghinaan, bahwa rambutnya digunting atau dicukur, maka haruslah ia menudungi kepalanya.
11:7 Sebab laki-laki tidak perlu menudungi kepalanya: ia menyinarkan gambaran dan kemuliaan Allah. Tetapi perempuan menyinarkan kemuliaan laki-laki.

Ulangan 32:42
Aku akan memabukkan anak panah-Ku dengan darah, dan pedang-Ku akan memakan daging: darah orang-orang yang mati tertikam dan orang-orang yang tertawan, dari kepala-kepala musuh yang berambut panjang.

Kita mau dibawa oleh Tuhan untuk menjadi umat yang layak bagi Tuhan. Untuk itu Tuhan Yesus telah datang ke dunia dan mati untuk kita.
Efesus 5:25
Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya

Sekarang ini adalah waktu di mana Tuhan memandikan kita dengan air Firman Tuhan. Yang sedang dimandikan adalah sidang jemaat sebab itu hamba Tuhan harus sungguh-sungguh bertanggung jawab untuk memberitakan Firman Tuhan sehingga sidang jemaat mengalami penyucian / keubahan hidup.
Efesus 5:26
untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,

Sehingga Kolose 3:10
dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;
Tujuan akhir dari semuanya supaya kita tampil sebagai umat yang layak, tanpa cacat dan kerut di hadapan Tuhan.
Efesus 5: 27
supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

Setelah kelahiran Yohanes pembaptis maka terbukalah mulut Zakharia dan dalam urapan Roh Kudus ia bernubuat.
Lukas 1:67-68
67 Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
68 "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,

Nubuat yang diucapkan oleh Zakharia adalah tentang lawatan Tuhan terhadap umatNya.
Di dalam injil Lukas ada tiga kali disebutkan Tuhan melawat umatNya :

1.      Lawatan pertama Tuhan tampil menangani kelahiran baru kita
Lukas 1:68
"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,

Apa yang dikerjakan Tuhan dalam lawatan yang pertama?
Yehezkiel 16:1-7 (Allah memungut Yerusalem untuk menjadi istriNya)
1 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
2 "Hai anak manusia, beritahukanlah kepada Yerusalem perbuatan-perbuatannya yang keji
3 dan katakanlah: Beginilah firman Tuhan ALLAH kepada Yerusalem: Asalmu dan kelahiranmu ialah dari tanah Kanaan; ayahmu ialah orang Amori dan ibumu orang Heti.
4 Kelahiranmu begini: Waktu engkau dilahirkan, pusatmu tidak dipotong dan engkau tidak dibasuh dengan air supaya bersih; juga dengan garampun engkau tidak digosok atau dibedungi dengan lampin.
5 Tidak seorang pun merasa sayang kepadamu sehingga diperbuatnya hal-hal itu kepadamu dari rasa belas kasihan; malahan engkau dibuang ke ladang, oleh karena orang pandang enteng kepadamu pada hari lahirmu.
6 Maka Aku lalu dari situ dan Kulihat engkau menendang-nendang dengan kakimu sambil berlumuran darah dan Aku berkata kepadamu dalam keadaan berlumuran darah itu: Engkau harus hidup
7 dan jadilah besar seperti tumbuh-tumbuhan di ladang! Engkau menjadi besar dan sudah cukup umur, bahkan sudah sampai pada masa mudamu. Maka buah dadamu sudah montok, rambutmu sudah tumbuh, tetapi engkau dalam keadaan telanjang bugil.

Dalam lawatan pertama ini Tuhan menangani kelahiran baru kita. Dikatakan pusatnya tidak dipotong artinya adalah telah masuk dalam proses kelahiran baru namun kehidupan lama masih terbawa-bawa dalam kehidupannya sehari-hari. Sekarang ini banyak orang yang mengentengkan proses kelahiran baru sehingga proses kelahiran baru ini dilakukan dengan cara-cara manusia bukan dengan caranya Tuhan. Akibatnya banyak bayi-bayi rohani yang mati. Banyak orang Kristen yang baru sampai pada proses kelahiran tetapi rohaninya sudah mati. Namun Tuhan datang melawat untuk menangani kelahiran baru kita. Saat kehidupan kita ditangani oleh Tuhan lewat FirmanNya maka walaupun rohani kita berada dalam kondisi sekarat pasti ditolong oleh Tuhan untuk hidup dan mengalami proses pertumbuhan rohani selanjutnya.

2.      Lawatan kedua Tuhan tampil dengan kuasa kebangkitan
Lukas 7:16
16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."

Pada lawatan kedua ini Tuhan tampil dengan kuasa kebangkitan. Kuasa kebangkitan itu bisa kita alami lewat Roh Kudus yang telah membangkitkan Tuhan Yesus.
Roma 8:11
Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

Yehezkiel 16:8
8 Maka Aku lalu dari situ dan Aku melihat engkau, sungguh, engkau sudah sampai pada masa cinta berahi. Aku menghamparkan kain-Ku kepadamu dan menutupi auratmu. Dengan sumpah Aku mengadakan perjanjian dengan engkau, demikianlah firman Tuhan ALLAH, dan dengan itu engkau Aku punya.

Kidung Agung 6:3
Aku kepunyaan kekasihku, dan kepunyaanku kekasihku, yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.
Kita dibawa pada pemeliharaan (penggembalaan).


Setelah Tuhan menangani proses kelahiran baru dan kita mengalami pertumbuhan rohani maka Tuhan menyiapkan gereja Tuhan yang telah beranjak dewasa ini untuk menjadi pengantin perempuannya. Tuhan mau membawa kita untuk satu dengan Tuhan, satu jubah dengan Tuhan, itulah jubah kebenaran Firman Tuhan.

Yesaya 61:10
Aku bersukaria di dalam TUHAN, jiwaku bersorak-sorai di dalam Allahku, sebab Ia mengenakan pakaian keselamatan kepadaku dan menyelubungi aku dengan jubah kebenaran, seperti pengantin laki-laki yang mengenakan perhiasan kepala dan seperti pengantin perempuan yang memakai perhiasannya.

Yehezkiel 16:9
9 Aku membasuh engkau dengan air untuk membersihkan darahmu dari padamu dan Aku mengurapi engkau dengan minyak.
Dalam proses untuk menjadi mempelai Tuhan kita di mandikan dengan air Firman Tuhan dan setelah itu dihiasi dengan perhiasan. Perhiasan ini berbicara karunia-karunia Roh Kudus. Sekarang ini banyak umat Tuhan yang ingin berhias namun tidak mau dimandikan. Banyak yang ingin menonjolkan karunia Roh Kudus namun saat Firman Tuhan disampaikan mereka menolak, mereka hanya senang dengan karunia-karunia roh tetapi menolak bila dimandikan / diajar lewat firman pengajaran yang menegur, menasehati serta menyatakan kesalahannya.

Yehezkiel 16:10-13
10 Aku mengenakan pakaian berwarna-warna kepadamu dan memberikan engkau sandal-sandal dari kulit lumba-lumba dan tutup kepala dari lenan halus dan selendang dari sutera.
11 Dan Aku menghiasi engkau dengan perhiasan-perhiasan dan mengenakan gelang pada tanganmu dan kalung pada lehermu.
12 Dan Aku mengenakan anting-anting pada hidungmu dan anting-anting pada telingamu dan mahkota kemuliaan di atas kepalamu.
13 Dengan demikian engkau menghias dirimu dengan emas dan perak, pakaianmu lenan halus dan sutera dan kain berwarna-warna; makananmu ialah tepung yang terbaik, madu dan minyak dan engkau menjadi sangat cantik, sehingga layak menjadi ratu.

Tujuan Tuhan memungut kita adalah untuk tampil layak menjadi ratu, menjadi istriNya. Untuk itulah Tuhan tampil melawat kita sampai dua kali. Namun dalam kitab Yehezkiel terjadi perubahan drastis dari kehidupan yang telah siap untuk tampil sebagai ratu berubah menjadi kehidupan yang rusak bagaikan perempuan sundal.

Yehezkiel 16:25-26
25 Pada setiap persimpangan jalan engkau membangun bukit pengorbanan dan menjual kecantikanmu menjadi kekejian dengan merenggangkan kedua pahamu bagi setiap orang yang lewat, sehingga persundalanmu bertambah-tambah.
26 Engkau bersundal dengan orang Mesir, tetanggamu, si aurat besar itu, sehingga persundalanmu bertambah-tambah, yang menimbulkan sakit hati-Ku.

Mereka membiarkan Mesir untuk menajiskan kehidupannya. Mesir berbicara dunia ini. Nafsu dunia untuk menajiskan gereja Tuhan begitu besar. Jangan biarkan dunia ini menajiskan kehidupan kita.

3.      Lawatan ketiga Tuhan tampil dengan penghukuman
Lukas 19:41-44
41 Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,
42 kata-Nya: "Wahai, betapa baiknya jika pada hari ini juga engkau mengerti apa yang perlu untuk damai sejahteramu! Tetapi sekarang hal itu tersembunyi bagi matamu.
43 Sebab akan datang harinya, bahwa musuhmu akan mengelilingi engkau dengan kubu, lalu mengepung engkau dan menghimpit engkau dari segala jurusan,
44 dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batu pun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."

Tuhan menangis dengan meraung sebab melihat Yerusalem yaitu gereja Tuhan yang telah disiapkan untuk menjadi mempelaiNya namun berbalik melawanNya. Saat Tuhan datang kedua kali untuk menjemput mempelaiNya yang telah siap sedia maka di saat yang sama akan ada penghukuman terhadap orang-orang yang telah menolak undangan dari Tuhan untuk masuk ke pesta nikah Anak Domba Allah.

Ezra 9:2-3
2 Karena mereka telah mengambil isteri dari antara anak perempuan orang-orang itu untuk diri sendiri dan untuk anak-anak mereka, sehingga bercampurlah benih yang kudus dengan penduduk negeri, bahkan para pemuka dan penguasalah yang lebih dahulu melakukan perbuatan tidak setia itu."
3 Ketika aku mendengar perkataan itu, maka aku mengoyakkan pakaianku dan jubahku dan aku mencabut rambut kepalaku dan janggutku dan duduklah aku tertegun.
Ezra menjadi sedih melihat umat Tuhan yang bercampur dengan bangsa kafir sehingga menajiskan benih yang kudus. Bila dahulu ini terjadi secara jasmani maka sekarang ini hal tersebut terjadi secara rohani. Banyak kehidupan yang telah disiapkan untuk menjadi mempelai Tuhan akhirnya menajiskan benih Firman yang kudus yang ada dalam dirinya.

I Petrus 1:23
Karena kamu telah dilahirkan kembali bukan dari benih yang fana, tetapi dari benih yang tidak fana, oleh firman Allah, yang hidup dan yang kekal.

Pemuka dan penguasa yang lebih dahulu menajiskan benih yang kudus. Di saat sekarang ini pemimpin-pemimpin umat yang menjadi pelaku utama untuk menajiskan benih Firman. Melihat hal itu apa yang dilakukan oleh Ezra?

Ø  Mencabut rambut dari kepala
Di dalam Yehezkiel pasal 5 umat Tuhan digambarkan seperti rambut. Tuhan adalah kepala.
Berarti rambut yang dicabut dari kepala adalah umat yang terlepas dari Tuhan.
Selemah-lemahnya rambut tetapi bila masih melekat pada kepala maka ia akan dirawat. Selemah-lemahnya kehidupan kita tetapi bila masih mau melekat pada Firman, pada Tuhan Yesus kepala gereja, maka Dia pasti melindungi dan merawat kita.

Mengapa sampai rambut bisa tercabut dari kepala? Sebab benih Firman itu telah dicampur. Bila di dalam sidang jemaat menerima pengajaran yang telah dicampur, kekudusan Firman pengajaran telah dicemari maka pasti seluruh sidang jemaat itu akan terlepas dari kepala yaitu Tuhan Yesus. Oleh sebab itu gembala sidang bertanggung jawab untuk menjaga kemurnian pengajaran supaya sidang jemaat tetap melekat dengan Tuhan Yesus sebagai kepala dan tidak binasa.

Ø  Mencabut janggut
Janggut ada hubungannya dengan pelayanan Imam Besar
Mazmur 133:2
Seperti minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.

Bila kekudusan itu telah dicemari maka pelayanan Imam Besar tidak ada lagi dalam kehidupannya. Artinya tidak akan ada damai dalam kehidupannya dan tidak akan mengalami pengudusan.

Tuhan Yesus tampil sebagai Imam Besar untuk melayani umatNya. Jangan sampai kita terlepas dari pelayanan imam besar akibat dari mencemarkan kekudusan Firman Pengajaran yang benar dengan tidak berpegang teguh pada ajaran Firman Tuhan yang telah kita peroleh.


Jangan kita sia-siakan ibadah pelayanan kita selama ini dan hanya berakhir dengan penghukuman sebab berbalik melawan kebenaran Firman Tuhan. Biarlah kita menerima pekerjaan Firman Tuhan yang menyucikan, walaupun sakit bagi daging namun membawa kita untuk tampil layak di hadapanNya, menjadi Mempelai Wanita Tuhan yang sempurna.


Tuhan Memberkati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar