20111211

Kebaktian Umum, Minggu 11 Desember 2011 Pdt. Bernard Legontu



Yohanes 3:28-29
28 Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.
29 Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Yohanes Pembaptis menjadi tokoh kunci untuk suatu pelayanan mempersiapkan tampilnya Mempelai Perempuan untuk Mempelai Laki-laki Sorga.

Dalam Keluaran pasal 1 sampai 3 diperlihatkan seorang laki-laki yaitu Musa yang ditugaskan untuk membawa kelepasan bagi umat Israel dan untuk membawa bangsa Israel ke negeri yang permai yaitu Kanaan.
Keluaran 2:1-2
1 Seorang laki-laki dari keluarga Lewi kawin dengan seorang perempuan Lewi;
2 lalu mengandunglah ia dan melahirkan seorang anak laki-laki. Ketika dilihatnya, bahwa anak itu cantik, disembunyikannya tiga bulan lamanya.

Dalam Yohanes 3:28-29 juga diperlihatkan seorang laki-laki yaitu Tuhan Yesus yang juga adalah utusan Tuhan, utusan Sorgawi yang datang untuk membebaskan umat manusia dari maut dan membawa kita ke Kanaan semawi.

Sebab itu Ibrani 2:14-15
2:14 Karena anak-anak itu adalah anak-anak dari darah dan daging, maka Ia juga menjadi sama dengan mereka dan mendapat bagian dalam keadaan mereka, supaya oleh kematian-Nya Ia memusnahkan dia, yaitu Iblis, yang berkuasa atas maut;
2:15 dan supaya dengan jalan demikian Ia membebaskan mereka yang seumur hidupnya berada dalam perhambaan oleh karena takutnya kepada maut.

Lukas 1:31-32
1:31 Sesungguhnya engkau akan mengandung dan akan melahirkan seorang anak laki-laki dan hendaklah engkau menamai Dia Yesus.
1:32 Ia akan menjadi besar dan akan disebut Anak Allah Yang Mahatinggi. Dan Tuhan Allah akan mengaruniakan kepada-Nya takhta Daud, bapa leluhur-Nya,

Wahyu 12:5
Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.
Dalam ayat ini diceritakan tentang seorang anak laki-laki yang oleh kelahirannya membuat gereja Tuhan yang sempurna disingkirkan ke padang belantara, gereja mengalami kelepasan sepenuh-penuhnya.

Wahyu 12:14
Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Dari ketiga penampilan laki-laki ini kita bisa melihat bahwa ada tugas-tugas khusus bagi kehidupan yang dipakai oleh Tuhan dan selalu dikatakan laki-laki. Hal ini bukan karena Tuhan mengecilkan perempuan namun posisi dari perempuan adalah untuk menopang laki-laki terutama di dalam nikah.

Lukas 1:13
Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.
Dalam berita malaikat Gabriel kepada Zakharia dikatakan bahwa Zakharia akan memperoleh anak laki-laki itulah Yohanes. Zakharia tidak percaya akan janji Tuhan yang disampaikan oleh Gabriel oleh sebab dia melihat situasi dan kondisinya. Kadangkala ketika kita diperhadapkan dengan situasi dan kondisi yang menurut ukuran pikiran kita tidak mungkin maka hal itu membuat iman dan percaya kita sirna. Tetapi apakah perwujudan janji Tuhan itu tergantung dengan iman kita?

Tuhan tidak mengikat diri dengan seseorang apabila Ia mau mewujudkan janjiNya. Tuhan tidak mengikat diri dengan situasi dan kondisi serta tidak mengikat diri kepada manusia yang tidak percaya akan janji-janjiNya. Tuhan mengikat diri hanya kepada orang-orang yang memiliki kepercayaan sungguh-sungguh kepadaNya.

Karena Zakharia tidak percaya akan janji Tuhan maka ia menjadi bisu.
Bisu berarti tidak ada pembukaan mulut (pembukaan rahasia Firman).
Supaya kita tidak kehilangan pembukaan rahasia Firman maka Tuhan mau supaya kita percaya dan yakin akan janji Tuhan. Saat diperhadapkan dengan situasi dan kondisi yang terjadi di sekitar kehidupan kita maka di saat itulah dipertanyakan apakah masih ada iman. Zakharia mendengar bahasa malaikat Gabriel namun saat dia melihat situasi bahwa ia dan istrinya telah tua maka ia berpikir mana mungkin apa yang dikatakan oleh Gabriel itu terjadi. Itulah yang membuat banyak anak Tuhan gagal dalam pengikutannya kepada Tuhan sebab diganggu oleh situasi yang sedang dihadapi.

Ketika Zakharia mendengar Firman Tuhan yang disampaikan Malaikat Gabriel, ia menoleh pada dirinya lalu ia melihat kepada istrinya sehingga akhirnya ia tidak percaya akan janji Tuhan dan meminta tanda tetapi tanda yang diberikan adalah dia menjadi bisu.
Gereja Tuhan yang bisu artinya adalah gereja yang tanpa pembukaan rahasia Firman Tuhan, gereja yang tidak memiliki keyakinan akan tampilnya sidang Mempelai yang layak.
Di sini Tuhan memberikan dua tanda dan tanda itu juga yang terjadi sekarang ini :
o   Tanda pertama adalah adanya pembukaan rahasia Firman bagi gereja Tuhan yang yakin akan janji Tuhan, yang arahnya sidang mempelai.
o   Tanda kedua adalah tidak ada pembukaan rahasia Firman bagi orang yang tidak yakin dengan janji Tuhan dan lebih banyak orang yang mengalami tanda yang kedua, begitu nampak di kalangan gereja Tuhan di akhir zaman ini, yang hanya terbatas dengan mujizat-mujizat lahiriah.

Berbeda dengan Yohanes Pembabtis,
Yohanes 10:41-42
10:41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar."
10:42 Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

Mulut Zakharia terbuka saat Yohanes lahir. Yohanes lahir dari keluarga yang murni imam dan dia juga adalah nabi. Jadi Yohanes pembaptis tampil sebagai nabi yang memiliki Firman nubuatan (nabi).
2 Petrus1:19
Dengan demikian kami makin diteguhkan oleh firman yang telah disampaikan oleh para nabi. Alangkah baiknya kalau kamu memperhatikannya sama seperti memperhatikan pelita yang bercahaya di tempat yang gelap sampai fajar menyingsing dan bintang timur terbit bersinar di dalam hatimu.

dan imam yang memiliki Firman pengajaran dalam pembukaannya yang menunjuk pada puncak pembukaan rahasia Firman yaitu Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga.
Maleakhi 2:5-7
2:5 Perjanjian-Ku dengan dia pada satu pihak ialah kehidupan dan sejahtera dan itu Kuberikan kepadanya -- pada pihak lain ketakutan -- dan ia takut kepada-Ku dan gentar terhadap nama-Ku.
2:6 Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera dan kejujuran ia mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
2:7 Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.

Bila pembukaan puncak ini ditolak maka tidak ada lagi yang dapat menolong dan pasti menuju pada kebinasaan.
Jangan sampai kita mencurigai kebenaran Firman. Ini yang dilakukan ular yaitu mencurigai Firman Tuhan dan dia sodorkan kepada Hawa sehingga Hawa ikut mencurigai Firman Tuhan.
Firman Tuhan yang tadinya ya dan amin berubah menjadi tanda tanya dan membimbangkan Hawa sampai akhirnya jatuh dalam dosa.

Kejadian 3:1
3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"
(Terjemahan lama)
3:1 Sebermula, maka ular itu terlebih cerdik dari pada segala binatang di atas bumi yang telah dijadikan Tuhan Allah. Maka kata ular kepada perempuan itu: Barangkali firman Allah begini: Jangan kamu makan buah-buah segala pohon yang dalam taman ini?

Yohanes menjadi tokoh kunci untuk menampilkan sidang jemaat menjadi umat yang layak yaitu Mempelai Wanita Kristus yang akan bertemu dengan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga. Ciri tokoh kunci ini adalah kepadanya dipercayakan Firman pengajaran dan Firman nubuatan, ada pembukaan rahasia Firman.
1 Korintus 4:1-2
4:1 Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.
4:2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

Firman pengajaran menunjuk pada Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga, bintang fajar.
Firman nubuatan juga menunjuk pada Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga, bintang fajar.
Sangat disayangkan bila dalam gereja muncul nubuatan namun yang disampaikan hanya perkara-perkara yang dangkal dan tidak mengangkat tentang Tuhan Yesus yang akan datang kembali sebagai Mempelai Laki-laki Sorga. Juga bila pengajaran tidak memberi penekanan tentang Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga maka hal itu sangat memprihatinkan. Mengapa? Sebab bila tidak tandas menampilkan Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga maka pasti ada masalah atau kendala dalam pelayanan tersebut dan masalah tersebut menyebabkan Tuhan akan tampil sebagai musuh untuk memerangi kehidupan seperti itu.

Wahyu 2:16
Sebab itu bertobatlah! Jika tidak demikian, Aku akan segera datang kepadamu dan Aku akan memerangi mereka dengan pedang yang di mulut-Ku ini.
Filipi 3:18
Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
Roma 8:7
Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.
Lukas 1:5
Pada zaman Herodes, raja Yudea, adalah seorang imam yang bernama Zakharia dari rombongan Abia. Isterinya juga berasal dari keturunan Harun, namanya Elisabet.
I Tawarikh 24:1,3,10
1 Inilah rombongan-rombongan anak-anak Harun. Anak-anak Harun ialah Nadab, Abihu, Eleazar dan Itamar.
3 Daud, bersama-sama Zadok dari bani Eleazar dan Ahimelekh dari bani Itamar, membagi-bagi mereka menurut jabatan mereka dalam penyelenggaraan ibadah.
10 yang ketujuh pada Hakos; yang kedelapan pada Abia;

Zakharia adalah imam penyelenggara ibadah, jadi Yohanes juga adalah imam sesuai dengan garis keturunannya. Zakharia berjumpa dengan Malaikat Gabriel saat dia sedang menyelenggarakan ibadah dan ketika keluar dari bait suci dia sudah tidak bisa berbicara. Namun setelah Yohanes lahir mulutnya terbuka dan lidahnya terlepas sehingga dia dapat berkata-kata lagi.
Lukas 1:24-25, 64-66
24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:
25 "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."
64 Dan seketika itu juga terbukalah mulutnya dan terlepaslah lidahnya, lalu ia berkata-kata dan memuji Allah.
65 Maka ketakutanlah semua orang yang tinggal di sekitarnya, dan segala peristiwa itu menjadi buah tutur di seluruh pegunungan Yudea.
66 Dan semua orang, yang mendengarnya, merenungkannya dan berkata: "Menjadi apakah anak ini nanti?" Sebab tangan Tuhan menyertai dia.

Penampilan Yohanes Pembaptis disertai dengan pembukaan mulut Zakharia yang tadinya bisu. Penampilan hamba Tuhan yang menjadi pendahulu datangnya Tuhan Yesus harus disertai dengan pembukaan rahasia Firman. Ini adalah ciri hamba Tuhan yang dipercaya oleh Tuhan untuk menangani sidang jemaat supaya menjadi umat yang layak bagiNya. Ciri sidang jemaat yang mau diproses untuk menjadi umat yang layak adalah yang datang ke gereja untuk beribadah sebab ditarik oleh pembukaan rahasia Firman. Apa yang menarik kita untuk datang beribadah? Kalau bukan karena Firman Tuhan yang dibukakan rahasianya maka kerohanian kita tidak akan kuat. Bila kita beribadah karena tertarik dengan pembukaan rahasia Firman maka kita dijamin akan mampu bertahan sampai Tuhan datang.

Bila tidak ada pembukaan rahasia Firman itu pasti disebabkan adanya masalah di dalam pelayanan dan pelayanannya tidak akan berhasil untuk menampilkan umat yang layak bagi Tuhan.

Maleakhi 2:5-7
5 Perjanjian-Ku dengan dia pada satu pihak ialah kehidupan dan sejahtera dan itu Kuberikan kepadanya -- pada pihak lain ketakutan -- dan ia takut kepada-Ku dan gentar terhadap nama-Ku.
6 Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera dan kejujuran ia mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
7 Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.

Seorang imam harus memiliki roh takut dan gentar kepada Tuhan sehingga ia tidak akan menyentuh perkara-perkara yang berlawanan dengan Tuhan, apalagi sampai hidup dalam perzinahan.
Pada mulut seorang imam yang benar utusan Tuhan dipercayakan Firman pengajaran.

Maleakhi 2:8-9
8 Tetapi kamu ini menyimpang dari jalan; kamu membuat banyak orang tergelincir dengan pengajaranmu; kamu merusakkan perjanjian dengan Lewi, firman TUHAN semesta alam.
9 Maka Aku pun akan membuat kamu hina dan rendah bagi seluruh umat ini, oleh karena kamu tidak mengikuti jalan yang Kutunjukkan, tetapi memandang bulu dalam pengajaranmu.
Di sini tampil juga imam yang bertolak belakang dengan imam yang benar-benar sebagai utusan Tuhan. Inilah imam yang merusakkan perjanjian dengan Tuhan, mereka tidak berharap dan bergantung sepenuh kepada Tuhan, yang melanggar ketetapan Tuhan dalam Bilangan 18:19-20 sehingga Allah angkat perang.
Bilangan 18:19-20
18:19 Segala persembahan khusus, yakni persembahan kudus yang dipersembahkan orang Israel kepada TUHAN, Aku berikan kepadamu dan kepada anak-anakmu laki-laki dan perempuan bersama-sama dengan engkau; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya; itulah suatu perjanjian garam untuk selama-lamanya di hadapan TUHAN bagimu serta bagi keturunanmu."
18:20 TUHAN berfirman kepada Harun: "Di negeri mereka engkau tidak akan mendapat milik pusaka dan tidak akan beroleh bagian di tengah-tengah mereka; Akulah bagianmu dan milik pusakamu di tengah-tengah orang Israel.

Hosea 8:1-3
1 Tiuplah sangkakala! Serangan laksana rajawali atas rumah TUHAN! Oleh karena mereka telah melangkahi perjanjian-Ku dan telah mendurhaka terhadap pengajaran-Ku.
2 Kepada-Ku mereka berseru-seru: "Ya Allahku, kami, Israel mengenal Engkau!"
3 Israel telah menolak yang baik -- biarlah musuh mengejar dia!
Orang yang mengingkari perjanjian dengan Tuhan pasti menjadi musuh Tuhan walaupun dia menyandang status sebagai hamba Tuhan. Hamba Tuhan yang masih mempunyai pekerjaan lain untuk memenuhi kebutuhan jasmaninya adalah orang yang melangkahi perjanjian Tuhan dan memposisikan diri menjadi musuhnya Tuhan.

Tugas yang dipercayakan Tuhan kepada seorang hamba Tuhan adalah untuk menangani, untuk membangun rumah Tuhan. Dan Tuhan sendirilah yang menjadi mitra dari hamba Tuhan dalam pekerjaan pembangunan ini.
Bukti sebagai mitra Allah adalah dalam segala aktifitasnya selalu disesuaikan dengan Firman Allah
I Korintus 3:9
Karena kami adalah kawan sekerja Allah; kamu adalah ladang Allah, bangunan Allah.

Seorang hamba Tuhan harus menyadari bahwa dia bekerja sama dengan Allah. Jangan mengaku sebagai kawan sekerja Allah bila tidak bisa bergantung sepenuh kepadaNya. Apalagi bila mengaku hamba Tuhan namun hidup nikahnya najis. Seorang imam, seorang hamba Tuhan nikahnya harus kudus mulai dari permulaan nikah sampai masuk dalam kehidupan nikah.
Imamat 21:7
Janganlah mereka mengambil seorang perempuan sundal atau perempuan yang sudah dirusak kesuciannya atau seorang perempuan yang telah diceraikan oleh suaminya, karena imam itu kudus bagi Allahnya.

I Korintus 3:10
Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
Rasul Paulus yang menjadi pemegang kunci atau tokoh sentral dalam perjalanan gereja Tuhan di zamannya adalah seorang ahli bangunan yang cakap meletakkan dasar. Apa dasar yang ia letakkan?

Efesus 2:20
yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
Firman pengajaran dan Firman nubuatan yang harus menjadi dasar dari gereja Tuhan. Rasul Paulus cakap dalam hal menyampaikan Firman nubuatan dan Firman pengajaran. Selanjutnya rasul Paulus sebagai pemegang kunci ini meneruskan kepercayaan Tuhan ini kepada Timotius.

II Timotius 2:1-2
1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.

Pekerjaan pembangunan ini berkesinambungan. Kepercayaan Tuhan kepada rasul Paulus dilimpahkan kepada Timotius dan selanjutnya diteruskan kepada orang-orang yang dapat dipercaya (setia) dan cakap mengajar. Orang yang dipercaya adalah orang yang mengerti Firman pengajaran.

1 Korintus 4:1-2
4:1 Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.
4:2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.
I Korintus 3:11-12
11 Karena tidak ada seorang pun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,

Setelah dasar diletakkan hal yang harus diperhatikan adalah bahan untuk membangun.
Sekarang ini gereja Tuhan berada dalam dua kondisi dan yang membedakan adalah mutu dari bangunan rohaninya.
Ø  Umat Tuhan yang ditangani oleh hamba Tuhan dengan tahbisan yang benar seperti dalam Maleakhi 2:5-7 akan menghasilkan bangunan rohani dengan mutu emas, perak dan batu permata. Ini adalah kehidupan anak Tuhan yang tahan uji. Walaupun emas dan perak dibakar ia tidak akan hilang, artinya tahan uji.

Ø  Umat Tuhan yang ditangani oleh hamba Tuhan yang tidak bergantung sepenuh kepada Tuhan seperti dalam Maleakhi 2:8-9 akan menghasilkan bangunan rohani dengan mutu kayu, rumput kering dan jerami. Kayu itu berbicara kedagingan, rumput kering dan jerami berbicara kefanaan. Inilah kehidupan Kristen yang dikuasai oleh hawa nafsu daging sehingga praktek hidupnya ditandai dengan pikiran dan perbuatan daging. Kehidupan seperti ini hanya mengejar perkara-perkara jasmani yang fana sebab pemberitaan pelayan yang seperti ini hanya menekanan perkara-perkara jasmani / berkat-berkat jasmani.

Mungkin sekilas kita tidak dapat membedakan kedua mutu rohani ini namun akan tertampak jelas perbedaanya bila diperhadapkan dengan ujian.

Jangan kita menjadi marah atau berkecil hati bila Firman pengajaran datang mengoreksi kita sebab tujuannya untuk membangun rohani kita agar mencapai mutu rohani emas yang berarti mulia, perak berarti menghargai korban penebusan dan permata berarti memiliki hak untuk masuk ke kota Yerusalem Baru.

Lukas 7:26, 28-30
26 Jadi untuk apakah kamu pergi? Melihat nabi? Benar, dan Aku berkata kepadamu, bahkan lebih dari pada nabi.
28 Aku berkata kepadamu: Di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak ada seorang pun yang lebih besar dari pada Yohanes, namun yang terkecil dalam Kerajaan Allah lebih besar dari padanya."
29 Seluruh orang banyak yang mendengar perkataan-Nya, termasuk para pemungut cukai, mengakui kebenaran Allah, karena mereka telah memberi diri dibaptis oleh Yohanes.
30 Tetapi orang-orang Farisi dan ahli-ahli Taurat menolak maksud Allah terhadap diri mereka, karena mereka tidak mau dibaptis oleh Yohanes.

Yohanes pembaptis adalah nabi Tuhan yang terbesar dan dialah yang diutus mendahului untuk menampilkan Tuhan Yesus sebagai Mempelai laki-laki Sorga dan sekaligus untuk menangani jemaat untuk menjadi umat yang layak bagi Tuhan. Di zaman Yohanes umat yang layak ini belum terwujud dan inilah yang menjadi tanggung jawab dari hamba Tuhan di akhir zaman ini yaitu mewujudkan umat yang layak bagi Tuhan.

Kehidupan kita mau diubahkan Tuhan dari jerami, kayu kering dan rumput untuk menjadi emas, perak dan permata lewat penampilan Firman pengajaran yang keras, supaya tidak mengikut Tuhan hanya untuk mengejar perkara-perkara yang fana.
Yohanes 6:25-27
25 Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"
26 Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
27 Bekerjalah, bukan untuk makanan yang akan dapat binasa, melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal, yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu; sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa, Allah, dengan meterai-Nya."
I Korintus 3:12-13
12 Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
13 sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
Supaya jangan mutu rohani kita seperti kayu, rumput kering atau jerami maka jangan datang beribadah hanya untuk memuaskan keinginan daging dan mengejar perkara-perkara yang fana. Biarlah kita beribadah karena tertarik oleh Firman pengajaran yang mampu menyucikan dan mengubahkan kita sehingga tampil dengan mutu rohani emas, perak dan batu permata.

I Korintus 3:14
Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.
Bila mutu rohani kita emas, perak dan batu permata maka pasti tahan uji dan untuk itu Tuhan telah menjanjikan upah bagi kita.
II Yohanes 1:7-8
7 Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.
8 Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.
Hamba Tuhan telah menggarap sidang jemaat untuk tampil layak di hadapan Tuhan bagaikan emas, perak dan batu permata. Jangan sampai apa yang telah dikerjakan ini menjadi sia-sia. Tuhan telah menjanjikan upah bila bangunan rohani kita ternyata tahan terhadap ujian.

Yohanes 4:36-38
4:36 Sekarang juga penuai telah menerima upahnya dan ia mengumpulkan buah untuk hidup yang kekal, sehingga penabur dan penuai sama-sama bersukacita.
4:37 Sebab dalam hal ini benarlah peribahasa: Yang seorang menabur dan yang lain menuai.
4:38 Aku mengutus kamu untuk menuai apa yang tidak kamu usahakan; orang-orang lain berusaha dan kamu datang memetik hasil usaha mereka."
Yesaya 61:8
Sebab Aku, TUHAN, mencintai hukum, dan membenci perampasan dan kecurangan; Aku akan memberi upahmu dengan tepat, dan akan mengikat perjanjian abadi dengan kamu.
Yesaya 49:4
Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun, hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku."
I Korintus 3:15
Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.
Bila bangunan rohani yang dikerjakan itu terbakar berarti dibangun dari kayu, rumput kering dan jerami dan dikatakan akan menderita kerugian namun bisa diselamatkan tetapi seperti dari dalam api. Artinya kehidupan Kristen yang tetap hidup dalam kedagingan dan hanya mengejar perkara-perkara yang fana akan menderita kerugian yaitu tidak terangkat saat terjadi penyingkiran gereja sehingga harus menghadapi siksaan antikristus, bila dapat bertahan maka akan diselamatkan tetapi diibaratkan seperti dari dalam api. Tetapi apakah saudara bisa bertahan dalam masa tiga setengah tahun siksaan antikristus? Jangan sampai kita harus dimurnikan dalam api siksaan antikristus, jangan air mata kita tercurah sia-sia di masa itu. Lebih baik sekarang ini kita sungguh-sungguh menyesal dan menangis di kaki Tuhan.

I Korintus 3:16-17
16 Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
17 Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.

Kita inilah kayu dan jerami tetapi Tuhan mau mengubahkan kita menjadi emas, perak dan permata lewat Firman pengajaran untuk dibangun menjadi bait Allah yang kudus, umat yang layak bagiNya. Di dalam injil Lukas Tuhan Yesus sendiri mengatakan tentang kriteria orang yang tidak layak.
Lukas 9:62
Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

Biarlah kita yang sekarang ini sudah berada di dalam pengajaran Firman Tuhan dan dipercayakan Tuhan jabatan pelayanan tetap bertahan dan setia. Lebih baik sekarang kita menerima Firman pengajaran yang tampil mengoreksi kehidupan kita, walaupun terasa sakit bagi daging dan hati kita seperti tersayat-sayat, daripada nantinya Tuhan mengatakan kita tidak layak untuk berjumpa dengan Dia.

Efesus 2:19
Demikianlah kamu bukan lagi orang asing dan pendatang, melainkan kawan sewarga dari orang-orang kudus dan anggota-anggota keluarga Allah,
Tuhan mau membawa kita menjadi warga kerajaan Allah dan selanjutnya menjadi anak Allah yang adalah anggota keluarga Allah. Dan tidak berhenti sampai di situ Tuhan mau menjadikan kita Mempelai WanitaNya yang tanpa cacat dan kerut.

Efesus 2:20-22
20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Tuhan mau bangunan rohani kita rapi tersusun mulai dari dalam nikah.
Susunan nikah harus benar, yang menjadi kepala dalam rumah tangga haruslah suami dan bukan istri (istri adalah tubuh).

Jangan kita tetap tinggal dalam kerohanian kayu, rumput kering dan jerami. Jangan mengikut Tuhan hanya untuk mengejar barang yang fana. Tuhan telah menantikan kapan waktunya rohani kita mencapai mutu emas, perak dan batu permata. Biarlah kita mau menerima pekerjaan Firman pengajaran supaya kita layak masuk Kota Yerusalem Baru, bersama Tuhan selamanya.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar