20111225

Kebaktian Natal di Saemba Walati, Minggu 25 Desember 2011 Pdt. Bernard Legontu


Lukas 1:17
dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya."

Apakah umat Israel dahulu bukan umat Tuhan? Mereka adalah umat Tuhan. Namun mengapa Tuhan masih mencari umat yang layak? Bila Tuhan berbicara umat yang layak berarti yang menjadi prioritas Tuhan bukanlah jumlah dari umat tersebut namun kualitas kerohanianlah yang Tuhan inginkan. Tuhan menginginkan umat yang layak sebab Tuhan rindu supaya kita tampil sebagai MempelaiNya yang sempurna.

Wahyu 12:1-2
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.

Yang menyampaikan berita kelahiran Yohanes adalah malaikat Gabriel. Malaikat Gabriel ini pernah bertemu dengan Daniel dan yang dibicarakan oleh Gabriel adalah tentang akhir zaman.
Daniel 8:17,19; 9:
17 Lalu datanglah ia ke tempat aku berdiri, dan ketika ia datang, terkejutlah aku dan jatuh tertelungkup, lalu ia berkata kepadaku: "Pahamilah, anak manusia, bahwa penglihatan itu mengenai akhir masa!"
19 Lalu berkatalah ia: "Kuberitahukan kepadamu apa yang akan terjadi pada akhir murka ini, sebab hal itu mengenai akhir zaman.

Setiap penampilan Gabriel selalu dikaitkan dengan akhir zaman. Demikian juga saat Gabriel tampil kepada Zakharia dan Maria, apa yang dia sampaikan adalah bernubuat tentang apa yang akan diwujudkan pada akhir zaman.
Ø  Kepada Zakharia, malaikat Gabriel berbicara tentang umat yang layak yang akan ditangani oleh hamba Tuhan yang saat itu adalah Yohanes Pembaptis. Ini merupakan nubuatan yang akan digenapi di akhir zaman dan sekarang ini sidang jemaat sedang dipersiapkan untuk tampil sebagai umat yang layak yaitu mempelai wanita Tuhan lewat pelayanan hamba-hamba Tuhan yang tahbisannya benar (tahbisan Lewi).

Ø  Kepada Maria dibicarakan tentang kedatangan Tuhan Yesus. Hal ini akan digenapkan kembali saat kedatangan Tuhan Yesus kedua kali sebagai Mempelai Laki-laki Sorga.

Wahyu 22:20
Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!
Yang berani berseru “Amin, datanglah Tuhan Yesus” adalah kehidupan yang telah siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali sebab sudah disiapkan lewat pelayanan hamba-hamba Tuhan kepercayaan Tuhan.
1 Korintus 4:1-2
4:1 Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.
4:2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

Bagaimana ciri dari orang kepercayaan Tuhan yang ditugaskan untuk menangani umat Tuhan supaya bisa tampil layak di hadapan Tuhan? Cirinya harus seperti Yohanes pembaptis, imam bersuasana Lewi yang berani menghadapi roh Izebel.

Yohanes sebagai utusan kepercayaan Tuhan mempersiapkan umat untuk tampil layak di hadapan Tuhan yaitu tampil sebagai mempelai wanita Tuhan.
Yohanes 3:29
Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Sejak dari zaman nabi-nabi di perjanjian lama Tuhan telah menyatakan kerinduannya untuk menjadikan kita istriNya. Itu sebabnya Tuhan sangat serius dengan utusan-utusanNya yaitu hamba Tuhan yang diberi tanggung jawab untuk menangani umat agar bisa tampil sebagai mempelai wanitaNya yang sempurna.
Tuhan sudah menempatkan diriNya sebagai suami sekalipun gerejaNya belum sedia,


Yesaya 54:5
Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

dan Ia menyatakan kegirangan hatiNya.
Yesaya 62:4-5
62:4 Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami.
62:5 Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

Tanggung jawab seorang hamba Tuhan terhadap sidang jemaat yang ia gembalakan amatlah besar. Itu sebabnya Tuhan lewat rasul Paulus mengingatkan gembala sidang jemaat untuk berpegang teguh pada ajaran yang benar dan jangan menyimpang sebab ketekunan dalam pengajaran yang benar inilah yang membawa pribadi hamba Tuhan dan sidang jemaat yang ia layani untuk selamat, untuk jumpa dengan Tuhan Yesus Kristus Mempelai Laki-laki Sorga.

I Timotius 4:16
Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat demikian engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.

Yohanes tampil sebagai pemimpin umat Tuhan dan sebagai pemimpin dia memberi teladan. Sama seperti rasul Paulus yang sebagai pemimpin umat berani tampil untuk diteladani oleh jemaat.
I Korintus 11:1
Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.
I Korintus 4:16
Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!
Sehingga Paulus berani berkata:
2 Korintus 4:1-2
4:1 Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.
4:2 Tetapi kami menolak segala perbuatan tersembunyi yang memalukan; kami tidak berlaku licik dan tidak memalsukan firman Allah. Sebaliknya kami menyatakan kebenaran dan dengan demikian kami menyerahkan diri kami untuk dipertimbangkan oleh semua orang di hadapan Allah.

Penampilan dari Yohanes pembaptis juga harus menjadi ciri dari hamba-hamba Tuhan untuk diteladankan kepada sidang jemaat. Bagaimana penampilan dari Yohanes pembaptis?
Matius 3:4
4 Yohanes 1memakai jubah bulu unta dan 2ikat pinggang kulit, dan 3makanannya belalang dan madu hutan.

1.      Memakai jubah bulu unta = gambaran perilaku hidup hamba Tuhan.
Jubah yang dipakai berasal dari bulu unta. Unta memiliki sifat yang indah terutama bila telah diternak dan sering dipakai oleh tuannya.

a)      Siap bekerja sejak dari pagi hari
            Bila unta telah diternak maka dia mengerti apabila matahari telah terbit berarti itulah waktu dia harus bekerja dan dia pergi pada pintu rumah majikannya. Dia berlutut sambil menunggu majikannya memberikan beban pada pundaknya. Jadi unta ini mengerti bahwa saat hari siang dia harus siap untuk kerja, dia tidak membuang-buang waktu di siang hari.

Yohanes 9:4
Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia yang mengutus Aku, selama masih siang; akan datang malam, di mana tidak ada seorang pun yang dapat bekerja.
Pada hari siang itulah waktu untuk bekerja sebab akan tiba malam hari di mana orang tidak dapat bekerja lagi. Inilah sifat unta yang harus dimiliki oleh hamba Tuhan dan ditularkan kepada sidang jemaat supaya jemaat juga terlibat di dalam pelayanan. Harus selalu siap untuk bekerja melayani Tuhan baik atau tidak baik waktunya.

2 Timotius 4:2
Beritakanlah firman, siap sedialah baik atau tidak baik waktunya, nyatakanlah apa yang salah, tegorlah dan nasihatilah dengan segala kesabaran dan pengajaran.

Efesus 4:12; 5:16
4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.


Sekalipun harus beresiko tinggi, diaibkan, dibenci, dinista, diumpat dan difitnah.
Yesaya 51:7
Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengetahui apa yang benar, hai bangsa yang menyimpan pengajaran-Ku dalam hatimu! Janganlah takut jika diaibkan oleh manusia dan janganlah terkejut jika dinista oleh mereka.

b)      Pada sore hari kembali ke tempat yang sama untuk melepas beban
Di saat petang unta ini kembali ke tempatnya dan kembali berlutut supaya bebannya bisa diturunkan. Selanjutnya ia diberi makan dan siap untuk beristirahat sebab hari telah malam dan bukan saat untuk bekerja lagi sebab hari telah gelap. Kesempatan untuk kita melayani Tuhan adalah sekarang ini. Jangan tunggu kegelapan itu datang yaitu di masa antikristus berkuasa, saat itu kita tidak bisa lagi melayani Tuhan.

Biarlah sekarang ini kita memiliki rasa lapar akan Firman Tuhan, selagi Tuhan masih mencurahkan makanan rohani bagi kita. Melakukan kehendak Tuhan itulah makanan kita.
Yohanes 4:31-34
4:31 Sementara itu murid-murid-Nya mengajak Dia, katanya: "Rabi, makanlah."
4:32 Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Pada-Ku ada makanan yang tidak kamu kenal."
4:33 Maka murid-murid itu berkata seorang kepada yang lain: "Adakah orang yang telah membawa sesuatu kepada-Nya untuk dimakan?"
4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

Sebab orang yang di saat sekarang ini tidak memiliki rasa lapar untuk mendengarkan Firman Tuhan adalah orang yang memiliki ciri-ciri murtad dan pasti tertinggal pada masa penyingkiran gereja.
Amsal 14:14
Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya, dan orang yang baik dengan apa yang ada padanya.
Matius 24:12
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Di saat kegelapan itu datang maka Firman Tuhan tidak ada lagi dan orang-orang yang tadinya menolak roti Firman Tuhan akan menjadi lapar. Mereka akan mencari namun tidak menemukan.

Amos 8:11-12
8:11 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.
8:12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.

Dalam pelajaran Tabernakel, alat yang berada di sebelah utara adalah meja roti sajian yang berbicara Firman Tuhan. Posisi sebelah timur adalah posisi dari pelataran Tabernakel yang terus mengarah ke pintu gerbang yang ada di sebelah timur. Orang yang tertinggal saat penyingkiran gereja akan mencari Firman namun tidak menemukan dan akhirnya mereka hanya akan bertemu dengan antikristus yang kepadanya telah diserahkan daerah pelataran sebelah timur.
Wahyu 11:2
Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

Daniel 9:27
Raja itu akan membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama satu kali tujuh masa. Pada pertengahan tujuh masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu."

Di zaman antikristus tidak ada lagi kesempatan untuk melayani Tuhan dan tidak boleh untuk beribadah. Tidak akan ada lagi lahan atau tempat untuk melayani yang ada hanya siap untuk disiksa/dianiaya.

Ketika hari menjelang petang, majikannya menyiapkan makan untuk unta yang telah bekerja sepanjang hari. Tuhanlah yang memelihara kehidupan yang telah tekun dan setia dalam ibadah dan pelayanan kepadaNya. Oleh karena itu tidak ada alasan untuk kita menjadi kuatir tentang perkara-perkara jasmani selama kita mau tekun dan setia di dalam ibadah pelayanan.
Yesaya 33:16
dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin.
c)      Dapat memantau apa yang akan terjadi di depan
Unta memiliki bulu mata yang bisa merasakan sesuatu bagaikan radar, bila akan ada badai yang datang dia akan segera berlutut dan menjadi tempat perlindungan bagi tuannya terhadap badai yang akan datang.

Yesaya 32:1-2
1 Sesungguhnya, seorang raja akan memerintah menurut kebenaran, dan pemimpin-pemimpin akan memimpin menurut keadilan,
2 dan mereka masing-masing akan seperti tempat perteduhan terhadap angin dan tempat perlindungan terhadap angin ribut, seperti aliran-aliran air di tempat kering, seperti naungan batu yang besar, di tanah yang tandus.
Seorang hamba Tuhan harus mengerti rencana Tuhan dalam dirinya dan sidang jemaat, serta harus bisa menjadi tempat perteduhan bagi sidang jemaat.

Efesus 4:14
sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
Hamba Tuhan harus menjadi tempat perlindungan sidang jemaat terhadap angin pengajaran palsu. Itu sebabnya ibadah yang diselenggarakan janganlah hanya sekedar ritual atau prosesi ibadah namun harus membawa sidang jemaat pada pengenalan puncak yaitu mengenal Tuhan Yesus Kristus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga.

Bila kita telah sampai pada pengenalan puncak ini maka pelan dan pasti akan mengalami keubahan hidup. Sebab kehidupan yang telah mengenal Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga pasti terpikat oleh pribadi Tuhan sehingga dalam kehidupannya selalu berusaha untuk berbuat sesuai dengan apa yang diinginkan oleh Tuhan. Sama seperti orang yang sedang bertunangan secara jasmani, selalu ingin untuk melakukan apa yang sesuai dengan selera pasangannya. Kita sekarang ini sedang bertunangan dengan Tuhan Yesus.
II Korintus 11:2
Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

Bagaimana gereja Tuhan bisa terpesona dengan pribadi Tuhan Yesus bila tidak ada pembukaan rahasia Firman? Tuhan membukakan rahasia FirmanNya untuk kita supaya kita terpikat dan terikat pada Tuhan.
1 Korintus 6:17
Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.

Amos 3:7
Sungguh, Tuhan ALLAH tidak berbuat sesuatu tanpa menyatakan keputusan-Nya kepada hamba-hamba-Nya, para nabi.
Tuhan menyatakan kepada hambaNya apa yang akan terjadi di depan, ini sama seperti unta yang bisa mendeteksi apa yang akan terjadi dihadapannya. Hamba Tuhan diberitahu oleh Tuhan tentang hal-hal yang akan datang lewat pembukaan rahasia Firman Tuhan. Sidang jemaat yang mendengarkan Firman Tuhan juga menjadi mengerti tentang hal yang akan datang.

Daniel 8:17, 19
17 Lalu datanglah ia ke tempat aku berdiri, dan ketika ia datang, terkejutlah aku dan jatuh tertelungkup, lalu ia berkata kepadaku: "Pahamilah, anak manusia, bahwa penglihatan itu mengenai akhir masa!"
19 Lalu berkatalah ia: "Kuberitahukan kepadamu apa yang akan terjadi pada akhir murka ini, sebab hal itu mengenai akhir zaman.

Daniel 9:23
Ketika engkau mulai menyampaikan permohonan keluarlah suatu firman, maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab engkau sangat dikasihi. Jadi camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu!
Daniel bergaul karib dengan Tuhan dan kepadanya diberitahukan tentang apa yang akan terjadi di depan. Seorang hamba Tuhan harus memiliki hubungan yang erat dengan Tuhan agar Tuhan menyatakan tentang perkara-perkara di depan terutama yang berhubungan dengan akhir zaman.

Hanya satu yang tidak diberitahukan ialah:
Matius 24:36
Tetapi tentang hari dan saat itu tidak seorang pun yang tahu, malaikat-malaikat di sorga tidak, dan Anak pun tidak, hanya Bapa sendiri."

tetapi Tuhan menganjurkan supaya kita:
1 Timotius 6:14-15
14 Turutilah perintah ini, dengan tidak bercacat dan tidak bercela, hingga pada saat Tuhan kita Yesus Kristus menyatakan diri-Nya,
15 yaitu saat yang akan ditentukan oleh Penguasa yang satu-satunya dan yang penuh bahagia, Raja di atas segala raja dan Tuan di atas segala tuan.

d)      Minum air sebanyak-banyaknya
Unta meminum air sebanyak-banyaknya sebab dia mengerti bahwa air inilah kebutuhannya yang mutlak. Tanpa air dia pasti mati.
Yohanes 4:6-7
6 Di situ terdapat sumur Yakub. Yesus sangat letih oleh perjalanan, karena itu Ia duduk di pinggir sumur itu. Hari kira-kira pukul dua belas.
7 Maka datanglah seorang perempuan Samaria hendak menimba air. Kata Yesus kepadanya: "Berilah Aku minum."

Perempuan Samaria ini datang menimba air sekitar pukul 12 siang. Di saat itulah matahari bersinar dengan teriknya tepat di atas kepala kita sehingga tidak ada lagi bagian yang gelap.
           
Mazmur 84:12a
Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai;

Matahari menunjuk pribadi Tuhan. Kita membutuhkan sorotan kebenaran Firman Tuhan untuk menyinari kita sehingga tidak ada lagi bagian yang gelap di dalam diri kita.

Yohanes 4:14
tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."
Air yang Tuhan maksud di sini adalah air Firman Tuhan. Apa tujuan kita menimba air Firman Tuhan? Untuk membawa kepada keselamatan.

Yesaya 12:3
Maka kamu akan menimba air dengan kegirangan dari mata air keselamatan.
Kita harus memiliki rasa girang, rasa sukacita saat datang mendengarkan Firman Tuhan sebab dengan air Firman ini kita dibawa kepada keselamatan. Firman Pengajaran bagaikan air yang segarkan kita.

Yesaya 42:21
TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia;

Unta meminum air yang banyak sebab ia tahu akan menempuh perjalanan yang panjang di padang gurun. Sekarang kita sedang menapaki perjalanan di padang gurun dunia ini, menembusi suasana yang gersang dan panas. Kita tidak akan berhasil bila tanpa air Firman Allah.

Yesaya 35:7
tanah pasir yang hangat akan menjadi kolam, dan tanah kersang menjadi sumber-sumber air; di tempat serigala berbaring akan tumbuh tebu dan pandan.

e)      Tahan menghadapi panasnya padang gurun

Walaupun bekerja di siang hari pada suhu yang panas di padang gurun unta tetap bisa bertahan, sebab dari pori-porinya akan keluar cairan yang dingin. Artinya adalah anak Tuhan harus mampu meredam gejolak yang panas dan tidak mudah untuk terpancing emosi di saat menghadapi hal-hal yang membuat hati panas. Biarlah di dalam suasana natal ini kita menghadirkan kesejukan dimulai dari dalam nikah rumah tangga.

Musa adalah orang yang paling lembut namun disaat menghadapi tekanan dari bangsa israel yang kehausan, sementara ia berada di dalam suasana duka sebab kematian saudaranya yaitu Miryam maka ia tidak bisa menahan emosinya sehingga membuat ia gagal masuk ke tanah kanaan. Sekarang ini kita sedang menuju kota Yerusalem Baru, jangan sampai kita gagal tiba di sana sebab tidak dapat mendinginkan hati kita.

Orang yang  à dapat menahan diri    
                   à dapat menahan kata      = Sospronismos
                   à dapat menahan sikap

Amsal 17:27
Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin.

Maksud dari segala pencobaan dan ujian yang kita alami bukan untuk membuat kita emosi sehingga gagal masuk dalam rencana Tuhan, namun tujuan dari ujian dan pencobaan tersebut adalah untuk mendorong kita masuk pada kesempurnaan, menjadi Tubuh Kristus yang sempurna.
Yakobus 1:2-4, 12
2 Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan,
3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apa pun.
12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

f)       Memiliki sifat sederhana dan rendah hati
Matius 19:23-24
23 Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya sukar sekali bagi seorang kaya untuk masuk ke dalam Kerajaan Sorga.
24 Sekali lagi Aku berkata kepadamu, lebih mudah seekor unta masuk melalui lobang jarum dari pada seorang kaya masuk ke dalam Kerajaan Allah."

Unta masuk ke lobang jarum menunjuk pada kerendahan hati dan kerendahan hati inilah yang dibutuhkan oleh hamba Tuhan (gereja Tuhan). Sebab orang yang merendahkan diri inilah yang akan ditinggikan oleh Tuhan.
Matius 23:12
Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.

Lukas 1:48a
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya.
Tuhan memperhatikan apakah kita merendahkan diri atau meninggikan diri. Siapakah kita ini sehingga tampil meninggikan diri saat datang beribadah kepada Tuhan dengan praktek tidak mau menerima dan menuruti Firman Tuhan?

Lukas 1:43-44
43 Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku?
44 Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan.

Yohanes pembaptis sejak dari dalam kandungan telah melonjak kegirangan saat mendengarkan suara Maria yang sedang mengandung Yesus dan saat di dalam pelayanan dia sangat bersukacita mendengarkan suara Mempelai Laki-laki itulah Tuhan Yesus.
Yohanes 3:29
Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Sekarang ini kita juga harus mulai merasakan kebahagiaan itu disaat kita mendengarkan Tuhan yang diperdengarkan lewat pelayanan gembala.
Yeremia 15:16
Apabila aku bertemu dengan perkataan-perkataan-Mu, maka aku menikmatinya; firman-Mu itu menjadi kegirangan bagiku, dan menjadi kesukaan hatiku, sebab nama-Mu telah diserukan atasku, ya TUHAN, Allah semesta alam.

      Lukas 1:48
sebab Ia telah memperhatikan kerendahan hamba-Nya. Sesungguhnya, mulai dari sekarang segala keturunan akan menyebut aku berbahagia,
            Orang yang rendah hati akan memperoleh pujian dan orang yang sombong akan direndahkan.

            Jangan menuduh firman itu hanya membebankan diri kita, ini tanggapan yang salah.
            Yeremia 23:34, 38-40
            23:34 Adapun nabi atau imam atau rakyat yang masih berbicara tentang Sabda yang dibebankan oleh     TUHAN, kepada orang itu dan kepada keluarganya akan Kulakukan pembalasan.
                23:38 Tetapi jika kamu masih berbicara tentang Sabda yang dibebankan oleh TUHAN, maka beginilah
                firman TUHAN: Oleh karena kamu masih memakai ungkapan Sabda yang dibebankan oleh TUHAN itu,     sekalipun Aku mengutus orang kepadamu mengatakan: Janganlah kamu berbicara tentang Sabda yang              dibebankan oleh TUHAN,
                23:39 maka sesungguhnya, Aku akan menangkap kamu dan membuang kamu dari hadapan-Ku, kamu        serta kota yang telah Kuberikan kepadamu dan kepada nenek moyangmu itu.
                23:40 Aku akan menimpakan kepadamu aib yang kekal dan noda yang kekal yang tidak akan terlupakan."


2.      Ikat pinggang kulit
Yeremia 2:32
Dapatkah seorang dara melupakan perhiasannya, atau seorang pengantin perempuan melupakan ikat pinggangnya? Tetapi umat-Ku melupakan Aku, sejak waktu yang tidak terbilang lamanya.
Ikat pinggang ini merupakan salah satu perhiasan pengantin perempuan, itulah kesetiaan.

Yesaya 11:5
Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.
Orang yang menjadi mempelai wanita Tuhan adalah orang yang tetap berpegang teguh pada kebenaran Firman Tuhan dan setia.

Hosea 2:18
Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.

3.      Makanannya belalang dan madu hutan
Madu rasanya manis dan belalang rasanya pahit. Yohanes pembaptis menerima yang manis dan juga yang pahit. Kita harus bisa menerima apapun dari Tuhan baik itu manis atau pahit bagi kita.

Amsal 25:27
25:27 Tidaklah baik makan banyak madu; sebab itu biarlah jarang kata-kata pujianmu.
27:2 Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.

Madu ada hubungannya dengan pujian. Jangan sampai kita merasa senang untuk dipuji. Terutama untuk hamba-hamba Tuhan jangan sampai ingin dipuji oleh sebab pembukaan rahasia Firman Tuhan yang disampaikan.

I Korintus 4:7
Sebab siapakah yang menganggap engkau begitu penting? Dan apakah yang engkau punyai, yang tidak engkau terima? Dan jika engkau memang menerimanya, mengapakah engkau memegahkan diri, seolah-olah engkau tidak menerimanya?

Yohanes 7:18a
Barangsiapa berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri,

Amsal 30:27
belalang yang tidak mempunyai raja, namun semuanya berbaris dengan teratur,
Belalang bisa berbaris dengan teratur berarti bisa berkumpul, bisa menyatu. Bagaimana supaya kita bisa benar-benar menjadi satu?

I Korintus 6:17
Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
Orang yang mengikatkan diri kepada Tuhan, orang yang terpesona dengan Tuhan menjadi satu roh dengan Tuhan. Bila ada dua pribadi yang mengikatkan diri kepada Tuhan maka keduanya menjadi satu roh dengan Tuhan dan berarti keduanya juga menjadi satu. Di saat kita menerima Firman pengajaran yang sama yang membawa kita untuk mengikatkan diri pada Tuhan di saat itulah kita bisa menjadi satu, masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus yang sempurna.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar