20111202

Kebaktian Natal di Maranda, Jumat 2 Desember 2011 Pdt. Bernard Legontu



Kisah natal telah sering kita dengarkan setiap tahunnya dalam perayaan natal dan tentunya banyak hal yang perlu kita sikapi dan pelajari. Pelajaran dan pengajaran yang kita terima dalam pemberitaan Firman Tuhan merupakan titipan dari Tuhan sesuai dengan apa yang dikatakan dalam kitab nabi Yesaya.

Yesaya 42:21
TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia;
Disebut pengajaran yang besar sebab lewat pengajaran ini rahasia Tuhan yang besar yaitu rahasia nikah Kristus dan GerejaNya dipaparkan. Disebut pengajaran yang mulia sebab pengajaran ini membawa kita untuk masuk kepada kemuliaan sama seperti Tuhan Yesus. Tidak ada perkara yang lebih mulia bila dibandingkan dengan kemuliaan yang kita terima saat duduk bersanding dengan Tuhan Yesus Mempelai Pria Sorga dan kita menjadi mempelai wanitaNya.

Lukas 1:17
dan ia akan berjalan mendahului Tuhan dalam roh dan kuasa Elia untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar dan dengan demikian menyiapkan bagi Tuhan suatu umat yang layak bagi-Nya."

Ini adalah ucapan malaikat kepada seorang bapa yang sudah lanjut usia namun sekian lama di dalam nikah belum juga mempunyai anak. Ini ada ucapan malaikat Gabriel kepada Zakharia, ayah Yohanes pembaptis.

Yohanes 3:28-29
28 Kamu sendiri dapat memberi kesaksian, bahwa aku telah berkata: Aku bukan Mesias, tetapi aku diutus untuk mendahului-Nya.
29 Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.
Di sini Yohanes kembali mengutip perkataan malaikat kepada bapanya yang berbicara tentang pribadinya. Itu berarti bahwa Yohanes paham benar akan panggilan Tuhan. Ia tahu dengan jelas apa tugas dari Tuhan yang harus dia jalani sebagai seorang hamba Tuhan.

Khusus untuk kehidupan yang mengaku hamba Tuhan yaitu pemberita-pemberita Firman Tuhan biarlah benar-benar memahami apa sebenarnya tugas panggilan Tuhan atas kehidupannya. Amat terlebih bahasa Tuhan di dalam Lukas 1:17 bagian yang terakhir dan Yohanes 3:28-29 menyentuh dua hal yaitu umat yang layak dan Tuhan Yesus mempelai Pria sorga yang menunjukan tujuan akhir dari pelayanan seorang hamba Tuhan. Tugas tanggung jawab seorang hamba Tuhan bukan hanya sekedar menyelenggarakan ibadah sebagai upacara biasa yang kemudian diisi dengan khotbah. Mungkin khotbah itu disampaikan dengan menggebu tetapi ke mana arah dari pemberitaan tersebut? Apakah hanya sekedar mendemonstrasikan kuasa Tuhan? Yohanes pembaptis tidak pernah membuat tanda tetapi apa yang ia ucapkan tentang Tuhan Yesus adalah benar. Yohanes Pembaptis menampilkan pribadi Tuhan lewat pemberitaan Firman yang berisi Firman Pengajaran yang benar dan inilah yang menarik banyak orang datang kepada Tuhan Yesus.
Yohanes 10:41-42
41 Dan banyak orang datang kepada-Nya dan berkata: "Yohanes memang tidak membuat satu tanda pun, tetapi semua yang pernah dikatakan Yohanes tentang orang ini adalah benar."
10:42 Dan banyak orang di situ percaya kepada-Nya.

Apakah pelayanan Yohanes Pembaptis telah mencapai apa yang dituliskan dalam Lukas 1:17 yaitu menyiapkan suatu umat yang layak bagi Tuhan? Ini sebenarnya adalah nubuatan yang ditunjukkan pada zaman di mana kita berada pada sekarang ini, saat-saat terakhir inilah saat di mana gereja Tuhan ditampilkan untuk layak duduk bersanding dengan Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria Sorga.

Berbicara umat yang layak itu menunjuk pada keadaan mempelai Tuhan yang tampil tanpa cacat cela dan kerut. Hal ini telah banyak dinubuatkan dalam perjanjian baru.
I Korintus 1:8
Ia juga akan meneguhkan kamu sampai kepada kesudahannya, sehingga kamu tak bercacat pada hari Tuhan kita Yesus Kristus.
Filipi 1:10
sehingga kamu dapat memilih apa yang baik, supaya kamu suci dan tak bercacat menjelang hari Kristus,
Kolose 1:22
sekarang diperdamaikan-Nya, di dalam tubuh jasmani Kristus oleh kematian-Nya, untuk menempatkan kamu kudus dan tak bercela dan tak bercacat di hadapan-Nya.
I Tesalonika 3:13
Kiranya Dia menguatkan hatimu, supaya tak bercacat dan kudus, di hadapan Allah dan Bapa kita pada waktu kedatangan Yesus, Tuhan kita, dengan semua orang kudus-Nya.
I Tesalonika 5:23
Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

Berarti apa yang diungkap dalam Lukas 1:17 dan diulangi kembali oleh Yohanes pembaptis dalam Yohanes 3:28-29 mengenai umat yang layak sebenarnya menyentuh ruas jalan akhir perjalanan gereja Tuhan. Kita sekarang berada di ruas jalan akhir perjalanan gereja Tuhan. Sudah cukup lama gereja Tuhan mengembara di muka bumi ini, dapat dikatakan sudah 40 tahun Yobel, seperti bangsa Israel mengembara 40 tahun sebelum mereka masuk ke negeri yang permai. Kita sekarang berada pada Yobel yang terakhir, di mana gereja akan tampil layak tanpa cacat dan cela yang akan bersanding dengan Mempelai Laki-laki Sorga.

Jangan kita mengikuti ibadah hanya secara formalitas seperti mengikuti suatu upacara. Kita beribadah harus sampai memperoleh mujizat terbesar yaitu Firman Tuhan yang menjadi daging, mengalami keubahan hidup. Pribadi Tuhan Yesus yang lahir ke dunia adalah Firman yang menjadi daging dan nanti juga akan menjadi kenyataan dalam gereja Tuhan Firman itu menjadi daging.

Yohanes pembaptis lahir dari keluarga Lewi yang tulen. Zakharia dan Elizabeth berasal dari suku Lewi. Alkitab mengatakan suku Lewi dikhususkan menjadi pelayan Tuhan dan mereka tidak boleh memiliki milik pusaka selain Tuhan. Aturan dari Tuhan tentang suku lewi atau imam-imam yang menjadi pelayan Tuhan tidak pernah berubah.
Yeremia 33:19-21
19 Firman TUHAN datang kepada Yeremia, bunyinya:
20 "Beginilah firman TUHAN: Jika kamu dapat mengingkari perjanjian-Ku dengan siang dan perjanjian-Ku dengan malam, sehingga siang dan malam tidak datang lagi pada waktunya,
21 maka juga perjanjian-Ku dengan hamba-Ku Daud dapat diingkari, sehingga ia tidak mempunyai anak lagi yang memerintah di atas takhtanya; begitu juga perjanjian-Ku dengan orang-orang Lewi, yakni imam-imam yang menjadi pelayan-Ku.

Kriteria Tuhan terhadap seorang hamba Tuhan tidak pernah berubah, hamba Tuhan harus benar-benar hanya bersandar kepada Tuhan. Hidupnya harus bergantung sepenuhnya kepada Tuhan. Dari suku Lewi inilah lahir Yohanes Pembaptis yang mana di atas pundaknya Tuhan percayakan tugas untuk menampilkan gereja Tuhan tanpa cacat dan cela. Di atas pundak gembala-gembala telah Tuhan percayakan tanggung jawab untuk menggiring sidang jemaat untuk duduk bersanding dengan Tuhan Yesus lewat pekerjaan Firman pengajaran yang disampaikan. Lewat bibir mulut seorang imam disampaikan Firman pengajaran dan banyak orang dibuat berbalik dari kesalahan.
Maleakhi 2:6-7
6 Pengajaran yang benar ada dalam mulutnya dan kecurangan tidak terdapat pada bibirnya. Dalam damai sejahtera dan kejujuran ia mengikuti Aku dan banyak orang dibuatnya berbalik dari pada kesalahan.
7 Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.

Dalam Lukas 1:17 ada dua keadaan hati yang akan berbalik :

Hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya

Maleakhi 4:6
Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.
Mengapa disebutkan bapa-bapa dan bukannya bapa ibu? Bahasa ini bukan menunjuk pada orang tua lahiriah sebab tidak disebutkan ibu dan bapa.

Bapa-bapa yang dimaksud di sini memiliki dua pengertian :
1.      Bapa Sorgawi
Benarkah kita adalah anak Tuhan? Bila benar maka kita harus segera kembali kepada Bapa di sorga. Hati Bapa surgawi selalu rindu untuk kita kembali kepadaNya.

Maleakhi 1:6
Seorang anak menghormati bapanya dan seorang hamba menghormati tuannya. Jika Aku ini bapa, di manakah hormat yang kepada-Ku itu? Jika Aku ini tuan, di manakah takut yang kepada-Ku itu? firman TUHAN semesta alam kepada kamu, hai para imam yang menghina nama-Ku. Tetapi kamu berkata: "Dengan cara bagaimanakah kami menghina nama-Mu?"


Lukas 15:20
Maka bangkitlah ia dan pergi kepada bapanya. Ketika ia masih jauh, ayahnya telah melihatnya, lalu tergeraklah hatinya oleh belas kasihan. Ayahnya itu berlari mendapatkan dia lalu merangkul dan mencium dia.

Sekalipun kita telah terhilang namun hati Bapa di sorga selalu merindu kapan anakNya akan berbalik kembali. Ketika Bapa melihat kita ingin kembali kepadaNya maka segera Ia akan datang menyongsong kita. Sehancur-hancurnya kehidupan kita tetapi bila ingin kembali kepada Bapa maka Bapa kita di sorga pasti siap menerima. Jangan tinggal dalam keadaan yang jauh dari Tuhan, dalam keadaan meninggalkan Bapa di sorga. Tuhan rindu kita kembali oleh sebab itu Ia berikan Yesus PutraNya yang tunggal supaya ada jalan untuk kita kembali.

Masa di mana masih ada harapan dan harapan ini harapan yang pasti
Ayub 14:7-9
14:7 Karena bagi pohon masih ada harapan: apabila ditebang, ia bertunas kembali, dan tunasnya tidak berhenti tumbuh.
14:8 Apabila akarnya menjadi tua di dalam tanah, dan tunggulnya mati di dalam debu,
14:9 maka bersemilah ia, setelah diciumnya air, dan dikeluarkannyalah ranting seperti semai.

Ibrani 6:11, 18-20
6:11 Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,
6:18 supaya oleh dua kenyataan yang tidak berubah-ubah, tentang mana Allah tidak mungkin berdusta, kita yang mencari perlindungan, beroleh dorongan yang kuat untuk menjangkau pengharapan yang terletak di depan kita.
6:19 Pengharapan itu adalah sauh yang kuat dan aman bagi jiwa kita, yang telah dilabuhkan sampai ke belakang tabir,
6:20 di mana Yesus telah masuk sebagai Perintis bagi kita, ketika Ia, menurut peraturan Melkisedek, menjadi Imam Besar sampai selama-lamanya.

2.      Bapa di dalam sidang jemaat
Setiap sidang jemaat memiliki seorang bapa itulah gembala.
I Korintus 4:15
Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.

Seorang gembala sidang jemaat harus memiliki hati bapa, hati yang penuh belas kasihan. Kadangkala gembala-gembala yang adalah bapa di dalam sidang jemaat masih jauh dari karakter seorang bapa yang penuh belas kasihan, lebih sering gembala tampil kejam terhadap jemaat terlebih kepada yang suka melawan dan suka memberontak. Bahkan tidak jarang gembala pilih kasih di dalam penggembalaan. Jemaat yang berkantong tebal lebih diperhatikan dari pada yang lain.

Dalam kitab nabi Maleakhi dikatakan hati anak-anak juga kembali kepada bapa.
Maleakhi 4:6
Maka ia akan membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Aku datang memukul bumi sehingga musnah.

Jemaat jangan merasa kuat, harus kembali kepada Bapa di Sorga dan juga kembali kepada bapa yang dapat kita lihat di tengah sidang jemaat itulah gembala. Di luar penggembalaan kita tidak dapat berbuat apa-apa. Bila kita kembali maka Bapa telah menyiapkan sajian menu yang lezat yang bisa menyehatkan kerohanian kita yaitu pembukaan rahasia Firman Tuhan.
Yesaya 55:2
Mengapakah kamu belanjakan uang untuk sesuatu yang bukan roti, dan upah jerih payahmu untuk sesuatu yang tidak mengenyangkan? Dengarkanlah Aku maka kamu akan memakan yang baik dan kamu akan menikmati sajian yang paling lezat.


Hati orang-orang durhaka kepada pikiran orang-orang benar

II Tesalonika 2:3
Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,

Matius 24:12
Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Bila orang durhaka ini tidak mau berbalik maka akan mengarah pada persekutuan dengan antikristus dan berakhir dalam kebinasaan bersama antikristus.
Roh pendurhakaan ini akan muncul lebih hebat di penghujung akhir zaman ini. Sebenarnya suara inilah yang didengungkan Tuhan di akhir zaman, dahulu dalam bentuk Firman Nubuatan namun penggenapannya segera akan terjadi di penghujung akhir zaman ini.
Lewat pelayanan hamba-hamba Tuhan telah disampaikan himbauan agar orang-orang yang hatinya mendurhaka ini berbalik kepada kebenaran sebab bila tidak berbalik mereka akan berada pada rangkulan antikristus yang akan tampil dengan siksaan yang hebat. Saat hal itu datang maka baru mendengarkan beritanya saja manusia sudah terkencing ketakutan.
Yehezkiel 7:17, 26
17 Semua tangan terkulai dan semua orang terkencing ketakutan.
26 Bencana demi bencana akan datang, kabar demi kabar akan tersiar. Mereka akan menginginkan suatu penglihatan dari nabi, pengajaran hilang lenyap dari imam, dan nasihat dari tua-tua.

Dulu ayat ini digenapi terhadap bangsa Israel tetapi di depan ini akan digenapi secara global di seluruh dunia.
Apa yang menjadi penyebab mereka harus bertemu dengan antikristus? Sebab menolak nabi sama dengan menolak Firman nubuatan, menolak imam berarti menolak Firman pengajaran dan menolak nasihat dari tua-tua. Itulah yang dikerjakan oleh manusia durhaka.

II Tesalonika 2:7-12
7 Karena secara rahasia kedurhakaan telah mulai bekerja, tetapi sekarang masih ada yang menahan. Kalau yang menahannya itu telah disingkirkan,
8 pada waktu itulah si pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.
9 Kedatangan si pendurhaka itu adalah pekerjaan Iblis, dan akan disertai rupa-rupa perbuatan ajaib, tanda-tanda dan mujizat-mujizat palsu,
10 dengan rupa-rupa tipu daya jahat terhadap orang-orang yang harus binasa karena mereka tidak menerima dan mengasihi kebenaran yang dapat menyelamatkan mereka.
11 Dan itulah sebabnya Allah mendatangkan kesesatan atas mereka, yang menyebabkan mereka percaya akan dusta,
12 supaya dihukum semua orang yang tidak percaya akan kebenaran dan yang suka kejahatan.

Dalam ayat 10-12 ada tiga cara untuk kita menghadapi roh pendurhakaan ini sesuai dengan pengajaran Tabernakel :
a.       Mengasihi kebenaran dengan cara bersekutu dengan meja roti sajian. Prakteknya sekarang dengan tekun dalam ibadah pendalaman Alkitab, bersekutu dengan Firman pengajaran dan perjamuan kudus.
b.      Persekutuan dengan kaki dian emas. Prakteknya sekarang dengan tekun dalam ibadah raya, bersekutu dengan Roh Kudus dan karunia-karunia Roh.
c.       Bersekutu dengan mezbah dupa emas. Prakteknya sekarang dengan tekun dalam ibadah doa penyembahan, kita bersekutu dengan kasih Allah Bapa.

Ini adalah tindakan orang yang mau kembali pada pikiran yang benar dan berbalik dari pikiran orang durhaka yaitu dengan tekun dalam tiga macam ibadah penggembalaan. Jangan menganggap ibadah yang digelar sebagai suatu rutinitas belaka. Ibadah adalah moment bagi kita untuk mempersiapkan diri agar bisa tampil layak di hadapan Tuhan.

Lukas 9:62
Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

Yohanes pembaptis tampil dengan teladan yang indah sebagai seorang hamba Tuhan.
Arti nama Yohanes adalah suka mengampuni, inilah sikap yang harus kita teladani.
Bila ada orang yang datang mengaku salah segera ulurkan tangan untuk mengampuni.
Bila kita dikata-katai dan dibenci oleh orang lain kita harus bisa mengampuni.
Efesus 4:32
Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

Status Yohanes pembaptis dalam hubungannya dengan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga begitu indah, dia memposisikan dirinya sebagai sahabat Mempelai.

Yohanes 15:15
Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku.

Mazmur 25:14
TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.
Dalam pergaulan dengan Tuhan kita harus sampai pada hubungan sebagai sahabat karib dari Tuhan. Bila kita menjadi sahabat Tuhan maka tidak ada rahasia yang akan disembunyikan oleh sahabat kita ini, Tuhan pasti mengungkapkan rahasia FirmanNya kepada kita. Baik sebagai seorang gembala dipercayakan pembukaan rahasia Firman, juga kepada sidang jemaat diberikan Roh hikmat dan pengertian untuk mengerti pembukaan rahasia Firman Tuhan yang disampaikan.

Ada 2 rahasia yang besar di dalam Alkitab :
a.       I Timotius 3:16 (Rahasia Ibadah)
Dan sesungguhnya agunglah rahasia ibadah kita: "Dia, yang telah menyatakan diri-Nya dalam rupa manusia, dibenarkan dalam Roh; yang menampakkan diri-Nya kepada malaikat-malaikat, diberitakan di antara bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah; yang dipercayai di dalam dunia, diangkat dalam kemuliaan."
b.      Efesus 5:32 (Rahasia Nikah)
Rahasia ini besar, tetapi yang aku maksudkan ialah hubungan Kristus dan jemaat.

Abraham adalah sahabat Tuhan dan kepadanya tidak ada hal yang Tuhan sembunyikan.
Kepadanya Tuhan nyatakan dua perkara :
a.       Nasib sodom dan gomora yang akan dibinasakan diberitahukan kepadanya. Untuk kita sekarang ini menunjuk pada nasib dunia ini.
b.      Datangnya Ishak di tahun depan telah dikatakan kepadanya. Ishak ini menunjuk kepada Tuhan Yesus, anak tunggal Allah.

Kejadian 18:17
Berpikirlah TUHAN: "Apakah Aku akan menyembunyikan kepada Abraham apa yang hendak Kulakukan ini?

2 Tawarikh 20:7
Bukankah Engkau Allah kami yang menghalau penduduk tanah ini dari depan umat-Mu Israel, dan memberikannya kepada keturunan Abraham, sahabat-Mu itu, untuk selama-lamanya?

Yakobus 2:23
Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: "Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran." Karena itu Abraham disebut: "Sahabat Allah."

Tuhan memberi tanda-tanda dan tanda khusus bagi sahabatNya adalah pembukaan Rahasia Firman Allah
Efesus 1:8-10
1:8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
1:9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus
1:10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.

Bila kita menjadi sahabat Tuhan maka kepada kita dinyatakan tentang kedatangan Tuhan Yesus kedua kali dan juga tentang nasib dunia ini yang akan dibinasakan sehingga kita tidak akan merangkul dunia ini dengan erat. Bila kita merangkul dunia ini dengan erat maka kita akan ikut terseret kepada kebinasaan, oleh sebab itu peganglah dunia ini dengan tangan terlepas.

Yakobus 4:4
Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
(Terjemahan Lama)
Hai kamu yang disifatkan seperti orang berzinah, tiadakah kamu ketahui bahwa persahabatan dengan dunia ini, ialah perseteruan dengan Allah? Sebab itu barangsiapa yang mau bersahabat dengan dunia ini, ia itulah menjadi seteru Allah.

Imamat 10:3
Berkatalah Musa kepada Harun: "Inilah yang difirmankan TUHAN: Kepada orang yang karib kepada-Ku Kunyatakan kekudusan-Ku, dan di muka seluruh bangsa itu akan Kuperlihatkan kemuliaan-Ku." Dan Harun berdiam diri.

Kepada orang yang bergaul karib dengan Tuhan maka Tuhan nyatakan kekudusanNya, artinya Tuhan akan memaparkan kepadanya Firman pengajaran. Sebab lewat pengajaran kita bisa beroleh bagian dalam kekudusan Tuhan.

Ibrani 12:10-11
10 Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.
11 Memang tiap-tiap ganjaran pada waktu ia diberikan tidak mendatangkan sukacita, tetapi dukacita. Tetapi kemudian ia menghasilkan buah kebenaran yang memberikan damai kepada mereka yang dilatih olehnya.
Dan bukan hanya Tuhan menyatakan kekudusanNya tetapi juga memperlihatkan kemuliaanNya. Shekina glory atau terang kemuliaan Tuhan ini dinyatakan di dalam ruangan maha kudus. Tuhan memperlihatkan kemuliaanNya berarti Tuhan mau membawa kita sampai berjumpa dengan Tuhan Yesus Kristus Mempelai Pria sorga dan kita sebagai mempelai wanitaNya, di Ruang Maha Suci gambarannya Yerusalem Baru.

Mazmur 91:14
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Hati Yohanes Pembaptis begitu melekat kepada Tuhan Yesus dan hal ini dibuktikannya dengan pengenalannya kepada Tuhan Yesus yang terus bertumbuh.

1.      Mengenal Yesus adalah Tuhan
Yohanes 1:15, 30
15 Yohanes memberi kesaksian tentang Dia dan berseru, katanya: "Inilah Dia, yang kumaksudkan ketika aku berkata: Kemudian dari padaku akan datang Dia yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku."
30 Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.

Yohanes pembaptis lahir 6 bulan lebih dahulu dibandingkan Tuhan Yesus namun dia berkata bahwa Tuhan Yesus telah ada sebelum dia ada. Di sini Yohanes berbicara tentang keberadaan Tuhan Yesus secara Ilahi, yang telah ada sebelum dia ada.

Dalam terang Tabernakel pengenalan ini terkena pada Pintu Gerbang dengan tiga pintu yang diapit oleh empat tiang. Tiga pintu tersebut menunjuk pada Allah Bapa, Putra dan Roh Kudus yaitu Tuhan Yesus Kristus. Keempat tiang ini menunjuk pada empat injil yaitu Matius, Markus, Lukas dan Yohanes yang menampilkan empat warna yaitu empat penampilan Tuhan Yesus. Injil Matius menampilkan warna ungu, Tuhan Yesus adalah Raja. Injil Markus menampilkan warna biru, Tuhan Yesus adalah hamba. Injil Lukas menampilkan warna merah, Tuhan Yesus adalah manusia. Injil Yohanes menampilan warna putih, Tuhan Yesus adalah Anak Allah.Ini adalah langkah pertama pengenalan kita tentang Tuhan Yesus. Jangan berhenti pada pengenalan ini, kita harus melanjutkan pengenalan kita.

I Korintus 12:3
Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.

Kita dapat mengaku Yesus adalah Tuhan oleh karena pekerjaan Roh Kudus di dalam kita. Ada juga roh yang lain yang tidak mengakui Yesus adalah Tuhan, tidak mengakui Yesus adalah Anak Allah, tidak mengakui Firman itu menjadi daging, itulah roh antikristus.

I Yohanes 4:3-4
3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.
4 Kamu berasal dari Allah, anak-anakku, dan kamu telah mengalahkan nabi-nabi palsu itu; sebab Roh yang ada di dalam kamu, lebih besar dari pada roh yang ada di dalam dunia.

2.      Mengenal Tuhan Yesus sebagai Anak domba Allah
Yohanes 1:29
Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Yohanes pembaptis mengenal karya kedatangan Tuhan Yesus di dunia adalah sebagai Anak domba Allah untuk mengerjakan pekerjaan penebusan. Dalam terang Tabernakel pengenalan ini menunjuk pada Mezbah Korban Bakaran yaitu tempat korban sembelihan dibakar. Tuhan Yesus datang sebagai korban tebusan. Namun ada pribadi yang malah mencemooh korban tebusan, itulah orang bodoh.

Amsal 14:9a
Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan,

Ketika seseorang tidak menghargai Kristus Yesus Anak domba Allah yang mengerjakan pekerjaan penebusan maka dia disebut oleh Firman Tuhan sebagai orang bodoh. Jangan kita menambah barisan orang bodoh dengan prilaku tidak menghargai korban tebusan, korban Kristus. Jangan kita mencemooh Firman, menolak Firman Tuhan. Sebab Firman Tuhan dibukakan rahasianya karena adanya korban tebusan yaitu korban Kristus. Berarti mencemooh pembukaan rahasia Firman sama dengan mencemooh korban Kristus.

Yang seharusnya kita lakukan adalah memuliakan ajaran Tuhan dengan mempraktekkan Firman Tuhan dengan tulus dan setia.
Titus 2:10
jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.

Pengkhotbah 10:2
Hati orang berhikmat menuju ke kanan, tetapi hati orang bodoh ke kiri.
Orang bodoh mengarah ke kiri. Ke mana akhir perjalanan dari yang disebelah kiri ini?

Matius 25:32-33, 41
32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
Akhir dari orang yang di sebelah kiri ini adalah di dalam api neraka yang kekal bersama iblis dan pengikut. Karena itu jangan mencemooh korban Kristus, karena tidak ada yang bisa menebus kita selain korban Kristus.

3.      Mengenal Tuhan Yesus sebagai pembaptis Roh Kudus
Yohanes 1:33
Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

Dalam terang Tabernakel pengenalan ini terkena pada pintu kemah yang memisahkan daerah halaman dan ruangan suci. Halaman adalah wilayah taurat yang sudah digenapi oleh Tuhan Yesus. Jangan kita tetap tinggal di sana, kita harus masuk ke dalam ruangan suci dengan melewati pintu kemah, kita menerima Tuhan Yesus pembaptis Roh Kudus. Bila kita dipenuhkan oleh Roh Kudus maka tandanya telinga kita akan dikuasai oleh Tuhan sehingga senang mendengarkan Firman Tuhan, mata kita dikuasai oleh Tuhan sehingga bisa memandang kemuliaan Tuhan dan lidah kita ditangkap oleh Tuhan sehingga bisa bercerita tentang kebesaran Tuhan.

Kisah para rasul 2:1-4
1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.
2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi F(hubungannya dengan telinga) seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
3 dan tampaklah F(hubungannya dengan mata) kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.
4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata F(hubungannya dengan lidah) dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

Setelah tiga panca indra ini dikuasai oleh Roh Kudus maka akhirnya perasaan mereka juga ditangkap oleh Roh Kudus. Hati mereka dikuasai oleh Roh Kudus. Betapa bahagianya kehidupan yang disebut layak dihadapan Tuhan sebab hidupnya dikuasai dan dipengaruhi oleh suasana sorga sepenuhnya.

Kisah para rasul 2:37-38
37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.

4.      Mengenal Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki
Yohanes 3:29
Yang empunya mempelai perempuan, ialah mempelai laki-laki; tetapi sahabat mempelai laki-laki, yang berdiri dekat dia dan yang mendengarkannya, sangat bersukacita mendengar suara mempelai laki-laki itu. Itulah sukacitaku, dan sekarang sukacitaku itu penuh.

Pengenalan Yohanes pembaptis mencapai pengenalan puncak yaitu mengenal Tuhan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga. Bagaimana hamba Tuhan mau memperkenalkan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki sorga bila pengenalannya hanya sebatas mengenal Yesus sebagai Tuhan? Bila pengenalan hamba Tuhan meningkat maka pengenalan jemaat juga akan meningkat. Pengenalan jemaat tentang pribadi Tuhan Yesus dipengaruhi oleh pengenalan gembala.
Bila gembala mencapai pengenalan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga maka sidang jemaat juga bisa sampai pada pengenalan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga. Inilah kehidupan yang mengenal Tuhan dengan tepat dan hatinya melekat kepada Tuhan sehingga Tuhan pasti memberikan perlindungan sesuai dengan Mazmur 91:14.

Mazmur 91:14
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.

Jangan kita menghalangi pengenalan akan Tuhan. Ada satu sifat yang menghalangi pengenalan kita akan Tuhan yaitu keangkuhan.
II Korintus 10:5
Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

Yeremia 48:29
Kami telah mendengar tentang keangkuhan Moab, alangkah angkuhnya dia, tentang kesombongannya, keangkuhannya dan kecongkakannya, tentang tinggi hatinya.
Keangkuhan ini bersinonim dengan kesombongan, kecongkakan dan tinggi hati. Tuhan telah menetapkan suatu hari untuk menghukum orang yang congkak, angkuh dan tinggi hati ini. Sebab orang yang demikianlah yang menghalangi pengenalan akan Tuhan.
Yesaya 2:12
Sebab TUHAN semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang congkak dan angkuh serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan;

Amsal 16:18
Kecongkakan mendahului kehancuran, dan tinggi hati mendahului kejatuhan.
Akibat dari kehidupan yang menghalangi pengenalan akan Tuhan karena mempertahankan sifat congkak adalah :
a.       Kejatuhan
b.      Kehancuran

Tuhan menginginkan supaya pengenalan kita kepada Tuhan Yesus tidak stagnan (tinggal di tempat) namun semakin bertumbuh sampai pada pengenalan puncak.
II Petrus 3:18
Tetapi bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi-Nya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya.
Hosea 6:3
Marilah kita mengenal dan berusaha sungguh-sungguh mengenal TUHAN; Ia pasti muncul seperti fajar, Ia akan datang kepada kita seperti hujan, seperti hujan pada akhir musim yang mengairi bumi."

Pengenalan kita yang makin bertambah akan membuat kita tampil berbeda dibandingkan dengan yang lain, namun bila pengenalan itu tidak bertumbuh maka akan berkata bahwa semua pengajaran sama saja. Bila seseorang berkata seperti itu berarti ada keangkuhan dalam dirinya, ada roh Moab.
Moab menyamakan suku Yehuda dengan semua bangsa lain.

Yehezkiel 25:8
Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Oleh karena Moab berkata: Sungguh, kaum Yehuda adalah sama dengan semua bangsa lain,

Sekarang roh Moab ini masuk ke dalam gereja sehingga tampillah kehidupan yang menganggap bahwa semua pengajaran itu sama saja. Kehidupan yang seperti ini akan seperti moab yang sekalipun beribadah namun tidak mendapatkan apa-apa, ibadahnya menjadi sia-sia.
Yesaya 16:12
Maka sekalipun Moab pergi beribadah dan bersusah payah di atas bukit pengorbanan dan masuk ke tempat kudusnya untuk berdoa, ia tidak akan mencapai apa-apa.

Perkembangan pengenalan ini akan membuat kita ada perbedaan dengan orang yang pengenalannya terhadap Tuhan tidak bertambah. Merupakan tanggung jawab seorang gembala untuk membawa sidang jemaat pada pengenalan puncak di mana Tuhan Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga. Sebagai bapa di dalam sidang jemaat seorang gembala bertugas menyiapkan suatu umat yang layak untuk dipertunangkan dengan Tuhan Yesus yang kelak akan masuk pada pesta perjamuan kawin Anak Domba Allah.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar