20130821

Kebaktian PA Imamat, Rabu 21 Agustus 2013 Pdt. Bernard Legontu


Segala hormat dan puji kita persembahkan kepada Tuhan kita Yesus Kristus, salam sejahtera kepada kitas sekalian.

Imamat 6:8-13
6:8 TUHAN berfirman kepada Musa:
6:9 "Perintahkanlah kepada Harun dan anak-anaknya: Inilah hukum tentang korban bakaran. Korban bakaran itu haruslah tinggal di atas perapian di atas mezbah semalam-malaman sampai pagi, dan api mezbah haruslah dipelihara menyala di atasnya.
6:10 Imam haruslah mengenakan pakaian lenannya, dan mengenakan celana lenan untuk menutup auratnya. Lalu ia harus mengangkat abu yang ada di atas mezbah sesudah korban bakaran habis dimakan api, dan haruslah ia membuangnya di samping mezbah.
6:11 Kemudian haruslah ia menanggalkan pakaiannya dan mengenakan pakaian lain, lalu membawa abu itu ke luar perkemahan ke suatu tempat yang tahir.
6:12 Api yang di atas mezbah itu harus dijaga supaya terus menyala, jangan dibiarkan padam. Tiap-tiap pagi imam harus menaruh kayu di atas mezbah, mengatur korban bakaran di atasnya dan membakar segala lemak korban keselamatan di sana.
6:13 Harus dijaga supaya api tetap menyala di atas mezbah, janganlah dibiarkan padam."

Yang dibicarakan di sini adalah lanjutan dari pasal-pasal sebelumnya. Pada pasal 4 yang dibicarakan adalah korban karena dosa dan yang ditekankan adalah cara pelaksanaan korban. Orang yang mempersembahkan korban ini diberitahu dosanya, berarti ada upaya yang datang dari luar untuk memberi tahu dosanya. Pada pasal 5 dan 6 ini tidak diberitahu dosanya tetapi orang itu sendiri yang menyadari kesalahannya.
Imamat 4:23,28
4:23 makajikalaudosa yang telahdiperbuatnyaitudiberitahukankepadanya, haruslahiamembawasebagaipersembahannyaseekorkambingjantan yang tidakbercela.
4:28 makajikalaudosa yang telahdiperbuatnyaitudiberitahukankepadanya, haruslahiamembawasebagaipersembahannyakarenadosa yang telahdiperbuatnyaituseekorkambingbetina yang tidakbercela.

Belum tentu kehidupan yang diberitahu dosanya itu mau menerima, yang terjadi malah yang memberi tahu mendapat arus balik perlawanan. Kalau ada yang diberitahu lalu ternyata ada perlawanan maka kalau kehidupan itu dicintai Tuhan maka pasti akan Tuhan cambuk supaya dia sadar.

Tidak ada maksud gembala untuk mencari gara-gara atau menyakiti sidang jemaat. Dalam hati gembala ada beban untuk menyampaikan Firman agar sidang jemaat mengalami kelepasan sepenuh, bagaimana supaya umat Tuhan terbebas dari segala lini kehidupan sehingga rencana Tuhan dalam kehidupan orang itu menjadi kenyataan yaitu masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus, istriAnakDomba Allah.

Mutu rohani kehidupan pada pasal 5 dan6 lebih tinggi dibandingkan pada pasal 4. Untuk mempertahankan apa yang dibereskan pada pasal 4, 5 dan 6 maka dikunci ada pada ayat yang kita baca tadi. Dikatakan api harus terus menyala. Artinya untuk mempertahankan apa yang telah diselesaikan maka harus ditindaklanjuti dengan penyerahan terus menerus. Harus ada penyerahan terus menerus untuk menjaga jangan sampai dosa itu terulang. Ini sistemnya Tuhan (Sorga).

Ada 3 hal yang harus kita sikapi seperti yang telah ditunjukkan pada pasal 5 sampai pasal 6 ayat 7.
1.      Imamat 5:1-13Salah pada diri sendiri
Bila ditarik garis vertikal dan horisontal maka salah pada diri sendiri kena pada titik pertemuan garisnya. Penyelesaian salah pada diri sendiri ini ada pada salib. Salah pada diri sendiri mengganggu orang tersebutt untuk jumpa dengan Tuhan Yesus. Kalau membiarkan salah pada diri sendiri berarti tanpa sadar menarik diri dari program Allah, menarik diri untuk tidak masuk dalam persekutuan Tubuh Kristus. Kalau ada diluar Tubuh Kristus maka ada tangan antikristus yang siap merangkulnya. Jangan sampai kita berada di sini.

Itu sebabnya Tuhan berulang kali menyampaikan petaka dan bencana yang akan menimpat dunia ini. Kita hanya mendapat perlindungan kalau menjadi mempelai wanita Tuhan. Tuhan tidak akan membiarkan Mempelai WanitaNya untuk diusik oleh binatang yaitu antikristus ini.
Wahyu 12:14
12:14 Kepadaperempuanitudiberikankeduasayapdariburungnasar yang besar, supayaiaterbangketempatnya di padanggurun, di manaiadipeliharajauhdaritempatularituselamasatumasadanduamasadansetengahmasa.

Kesalahan diri sendiri dibenarkan oleh Salib.
Roma 3:26; 4:25; 5:9
3:26 Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini, supaya nyata, bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus.
4:25 yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.
5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.

II Korintus 5:21
5:21 Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah.

I Petrus 3:18
3:18 Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,

2.      Imamat 5:14-19 Salah kepada Kepala, kepada Tuhan Mempelai Laki-laki Sorga
Ada 3 hak Tuhan yang tidak boleh diganggu gugat. Kalau kita salah dalam 3 hal ini berarti kita salah kepada Yesus Mempelai Pria Sorga.
a)      Penyembahan
Tuhan tidak bisa menyembah diriNya sendiri. Yang harus menyembah Tuhan adalah umat tebusannya. Kalau tidak mau menyembah berarti salah kepada Kepala.Ada anak Tuhan yang malas menyembah dan terlalu banyak memberi waktu untuk dirinya sendiri. Kalau malas menyembah dan tidak memberi waktu untuk menyembah Tuhan berarti sudah mengambil haknya Tuhan. Jadilah kehidupan yang mengerti haknya Tuhan yaitu menjadi penyembah dalam roh dan kebenaran. Kalau roh penyembahan dalam diri kita mulai luntur maka sadar atau tidak sadar orang itu sudahmelangkah salah kepada kepalamakaperlupemberesan.

Tuhan mengajarkan minimal penyembahan itu 1jam sehari. Untuk menghadapi sengsara salib Tuhan mengajar murid-murid untuk menyembah 1 jam tetapi toh mereka tidak bisa, mereka tertidur.
Matius 26:40
26:40 SetelahituIakembalikepadamurid-murid-Nyaitudanmendapatimerekasedangtidur. Dan IaberkatakepadaPetrus: "Tidakkahkamusanggupberjaga-jagasatu jam denganAku?

Markus 14:37
14:37 SetelahituIadatangkembali, danmendapatiketiganyasedangtidur. Dan IaberkatakepadaPetrus: "Simon, sedangtidurkahengkau? Tidakkahengkausanggupberjaga-jagasatu jam?

Penyembahan itu kudus dan harus dipersembahkan kepada Tuhan.
Imamat 5:15
5:15 "Apabila seseorang berubah setia dan tidak sengaja berbuat dosa dalam sesuatu hal kudus yang dipersembahkan kepada TUHAN, maka haruslah ia mempersembahkan kepada TUHAN sebagai tebusan salahnya seekor domba jantan yang tidak bercela dari kambing domba, dinilai menurut syikal perak, yakni menurut syikal kudus, menjadi korban penebus salah.

b)      Perpuluhan, hulu hasil, bunga bungaran dan korban tatangan.
Ketika milik Tuhan ini kita ganggu gugat maka harus ditambah 1/5, ini sistem Sorga untuk memperbaiki hubungan kita dengan Kepala, hubungan vertikal sehingga kita sebagai Tubuh ada kontak dengan Kepala di Sorga sehingga suatu saat kita bisa menjadi Mempelai WanitaNya untuk menyambut Yesus Mempelai Pria Sorga. Hidup akan merana kalau hak Tuhan ini kita ganggu gugat.

c)      Mempelai Wanita Tuhan
Begitu ada yang mau mengusik mempelai wanita Tuhan maka Tuhan bawa ke padang belantara. Artinya tidak ada sesuatupun yang dapat menggangu Mempelai Wanita Tuhan. Tetapi ternyata Mempelai Wanita Tuhan ini pernah diusik bukan dari luar tetapi dari dalam itulah orang Israel dan Yehuda. 10 suku (Israel) disebut perempuan sundal dan 2 suku (Yehuda) disebut perempuan yang tidak setia. Karena Tuhan mengasihi orang Israel dan Yehuda maka Tuhan dengan bermurah hati memanggil mereka kembali. Untuk itu Tuhan mengangkat gembala yang luar biasa.
Yeremia 3:14
3:14 Kembalilah, hai anak-anak yang murtad, demikianlah firman TUHAN, karena Aku telah menjadi tuan atas kamu! Aku akan mengambil kamu, seorang dari setiap kota dan dua orang dari setiap keluarga, dan akan membawa kamu ke Sion.

TuhantelahbuktikanperlindunganNya
Yeremia 2:2-3
2:2 "PergilahmemberitahukankepadapendudukYerusalemdenganmengatakan: Beginilahfirman TUHAN: Akuteringatkepadakasihmupadamasamudamu, kepadacintamupadawaktuengkaumenjadipengantin, bagaimanaengkaumengikutiAku di padanggurun, di negeri yang tiadatetaburannya.
2:3 Ketikaitu Israel kudusbagi TUHAN, sebagaibuahbungarandarihasiltanah-Nya. Semua orang yang memakannyamenjadibersalah, malapetakamenimpamereka, demikianlahfirman TUHAN.

Di sini kita melihat apa rencana Tuhan kalau kita kembali.
Seorang dari setiap kota berarti Tuhan menginginkan kita ada dalam satu kesatuan Firman pengajaran, tidak boleh beda-beda.Dua orang dari setiap keluarga berbicara nikah.

Jadi yang ada dalam satu kesatuan itu sebenarnya mengarah pada nikah. Inilah yang digembalakan secara istimewa oleh Tuhan.
Yeremia 3:15
3:15 Aku akan mengangkat bagimu gembala-gembala yang sesuai dengan hati-Ku; mereka akan menggembalakan kamu dengan pengetahuan dan pengertian.

Gembala yang dipercayakan Tuhan adalah yang berpengetahuan dan berpengertian.
Amsal 9:10; 17:27
9:10 Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.
17:27 Orang yang berpengetahuan menahan perkataannya, orang yang berpengertian berkepala dingin.

Kalau ada dalam penggembalaan seperti ini sudah dapat dipastikan kehidupan tersebut tidak akan diganggu gugat oleh antikristus, dia akan disingkirkan oleh Tuhan. Tidak disebut lagi tabut perjanjian karena orang (gereja) itu sudah menjadi peti perjanjian (Mempelai Wanita Tuhan).
Yeremia 3:16
3:16 Apabila pada masa itu kamu bertambah banyak dan beranak cucu di negeri ini, demikianlah firman TUHAN, maka orang tidak lagi akan berbicara tentang tabut perjanjian TUHAN. Itu tidak lagi akan timbul dalam hati dan tidak lagi akan diingat orang; orang tidak lagi akan mencarinya atau membuatnya kembali.

Bawalah hidupmu untuk masuk dalam pembangunan Tubuh Kristus Mempelai Wanita Tuhan. Itu berarti saudara menghargai hak Tuhan atas kehidupanmu.SebabTuhansudahbelidengantunai
1 Korintus 3:23; 6:20
3:23 TetapikamuadalahmilikKristusdanKristusadalahmilik Allah.
6:20 Sebabkamutelahdibelidanharganyatelahlunasdibayar: Karenaitumuliakanlah Allah dengantubuhmu!

3.      Imamat 6:1-7 Salah kepada sesama
a)      Tidak menjaga kepercayaan sesama
Ada kepercayaan yang lebih dari itu yaitu kepercayaan yang datang dari Tuhan.
Lukas 16:10-11
16:10 "Barangsiapa setia dalam perkara-perkara kecil, ia setia juga dalam perkara-perkara besar. Dan barangsiapa tidak benar dalam perkara-perkara kecil, ia tidak benar juga dalam perkara-perkara besar.
16:11 Jadi, jikalau kamu tidak setia dalam hal Mamon yang tidak jujur, siapakah yang akan mempercayakan kepadamu harta yang sesungguhnya?

Sebetulnya Tuhan mau mempercayakan pada kita harta yang sesungguhnya tetapi ada ujian, kita harus setia dulu pada harta yang kecil.

Lukas 16:12
16:12 Dan jikalau kamu tidak setia dalam harta orang lain, siapakah yang akan menyerahkan hartamu sendiri kepadamu?
Ternyata untuk kita bisa dipercaya Tuhan harta untuk menjadi milik kita, terlebih dahulu kita harus setia kepada harta orang lain artinya setia terhadap kepercayaan orang lainterutamakepadaTuhan.

Lepas dengan harta dari sesama, apakah kita setia dengan kepercayaan Tuhan terhadap kita. Dalam Alkitab ada 2 kisah yang sama tetapi berbeda.
Matius 25:14-30 Tentang Talenta
Lukas 19:11-27 Tentang Mina

Hal ini dipercayakan Tuhan kepada kita tetapi seringkali kita ingkar.
Imamat 6:2
6:2 "Apabila seseorang berbuat dosa dan berubah setia terhadap TUHAN, dan memungkiri terhadap sesamanya barang yang dipercayakan kepadanya, atau barang yang diserahkan kepadanya atau barang yang dirampasnya, atau apabila ia telah melakukan pemerasan atas sesamanya,

Seringkali secara manusia kita mempercayakan sesuatu kepada teman demi menolong kehidupan tersebut tetapi kadang kehidupan yang dipercayakan itu tidak menghargai. Sadar atau tidak sadar dia membuka peluang petaka dalam dirinya. Apalagi kalau bersikap seperti itu terhadap kepercayaan dari Tuhan.
Dalam Matius 25:14-30 ada 3 orang hamba yang memperoleh talenta yang berbeda-beda. Kepercayaan Tuhan kelihata berbeda tetapi Tuhan tidak menilai itu dari jumlah. Yang Tuhan nilai orang itu menghargai kepercayaan Tuhan atau tidak. Itu sebabnya hamba yang mendapatkan 2 talenta dan 5 talenta keduanya mendapatkan kesukaan yang sama. Bukan persoalan jumlah tetapi penghargaan kita terhadap kepercayaan Tuhan itu yang Tuhan nilai.

Persoalan mina dan talenta ini terkait erat dengan kedatangan Tuhan pada kali yang kedua.Pada kisah tentang mina, setelah mempercayakan mina Tuhan datang kedua kali sebagai Raja yang sudah dinobatkan dan langsung menantang orang yang tidak menghargai kepercayaan Tuhan. Juga dalam kisah tentang talenta menyangkut kedatangan Tuhan pada kali yang kedua, yang menerima talenta harus mempertanggung jawabkan. Dalam kisah mina, orang yang tidak menghargai kepercayaan Tuhan membungkus minanya dalam sapu tangan.
Lukas 19:20
19:20 Dan hamba yang ketiga datang dan berkata: Tuan, inilah mina tuan, aku telah menyimpannya dalam sapu tangan.

Sapu tangan gunanya untung melap keringat, berkeringat karena aktif bekerja. Kalau sapu tangan digunakan membungkus mina berarti tidak mau aktif, tidak mau kerja dan tidak mau berbuat untuk Tuhan. Itu adalah orang yang tidak menghargai kepercayaan Allah. Jangan coba anda tidak berkeringat, dalam arti jangan coba anda hanya pangku tangan. Itu sama dengan tidak percaya kepercayaan Tuhan.

Kita percaya kepada Tuhan tetapi belum tentu Tuhan mempercayai kita. Alangkah indahnya kita percaya Tuhan dan Tuhan mempercayai kita. Ini namanya ketemu paham, Mempelai Laki-laki dan Mempelai Wanita saling percaya. Kalau sudah tidak setia dan sudah tidak mempercayai kepercayaan Tuhan dalam diri kita maka inilah yang berbahaya.
Yohanes 2:23-24
2:23 Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya.
2:24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua,
Kalau Tuhan tidak mempercayakan diriNya kepada kita artinya Tuhan tidak membuka hati kepada kita, Tuhan tidak membuka rahasia Firman kepada kita, berarti kita bukan calon MempelaiNya.

Dalam kisah tentang talenta, hamba yang tidak menghargai kepercayaan Tuhan menyembunyikan talenta di dalam tanah.
Matius 25:18
25:18 Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.

DalamhalinidiasamakankepercayaanTuhanitusenilaidengankotoran, inimerupakanpenghinaankepadaTuhan (majikan).
Ulangan 23:13
23:13 Di antaraperlengkapanmuharuslahadapadamusekopkecildanapabilaengkaujongkokkadahajat, haruslahengkaumenggalilobangdenganitudanmenimbunikotoranmu.

Dalam perumpamaan tentang talenta tuan itu memanggil 3 hambanya dan mempercayakan 5 talenta, 2 talenta dan 1 talenta. Diberi 1 talenta berarti masih dipercaya oleh tuan itu. Kalau tidak diberi berarti sudah tidak dipercaya. Tetapi hamba yang 1 ini tidak menghargai kepercayaan Tuhan.

Yang menerima 5 dan 2 langsung bergegas dan tidak membuang-buang waktu mengembangkan talenta mereka. Begitu Tuhan datang untuk meminta pertanggung jawaban maka datanglah hamba yang menerima 5 talenta yang sudah berkembang menjadi 10, Tuhan berkata engkau hamba yang baik masuklah dalam kebahagiaan tuanmu. Begitu juga kepada hamba yang menerima 2 talenta dan berkembang menjadi 4 Tuhan juga berkata yang sama. Jadi bukan persoalan jumlah. Yang Tuhan cari adalah apakah kita menghargai kepercayaan Tuhan kepada kita.

Hamba yang menerima 1 talenta tidak menghargai kepercayaan Tuhan.Tanda bahwa seseorang mulai luntur penghargaannya terhadap kepercayaan Tuhan kepadanya adalah dia mulai tidak setia. Hambainidisebutjahatdanmalasitusamadenganputushubungandenganmajikan (Tuhan).
Matius 25:26
25:26 Makajawabtuannyaitu: Haikamu, hamba yang jahatdanmalas, jadikamusudahtahu, bahwaakumenuai di tempat di manaakutidakmenaburdanmemungutdaritempat di manaakutidakmenanam?

b)      Merampas dan memeras
Ini juga dihubungkan dengan kedatangan Tuhan pada kali yang kedua. Ternyata menjelang kedatangan Tuhan pada kali yang kedua ada yang merampas dan memeras. Merampas dan memeras ini adalah tabiat iblis yang tidak boleh ada pada kita.
Matius 13:19
13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya, datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.

Ini yang Tuhan tekankan dalam Imamat 6:2 antara sesama jangan ada tabiat merampas dan memeras. Kepada Tuhan juga jangan kita lakukan. Tuhan mengajarkan bahwa Dia tidak pernah merampas dan memeras.
Imamat 19:13
19:13 Janganlah engkau memeras sesamamu manusia dan janganlah engkau merampas; janganlah kautahan upah seorang pekerja harian sampai besok harinya.

Ini dikaitkan dengan kedatangan Tuhan pada kali kedua untuk memberi upah pada yang bekerja di ladang.
Matius 20:8
20:8 Ketika hari malam tuan itu berkata kepada mandurnya: Panggillah pekerja-pekerja itu dan bayarkan upah mereka, mulai dengan mereka yang masuk terakhir hingga mereka yang masuk terdahulu.

Kalau dilihat disini waktu kerja para pekerja ini tidak sama tetapi semuanya sama-sama menerima 1 dinar. Yang masuk terdahulu bersungut-sungut tetapi Tuhan menjawab mengapa engkau iri hati kalau Aku murah hati. Tuhan tidak medustai mereka karena sudah ada perjanjian. Makanya kalau bekerja dengan Tuhan jangan pakai perjanjian. Bekerja dengan Tuhan tidak perlu dengan janji-janji, bekerjalah di dalam kemurahan karena kita sudah menerima kemurahan Tuhan dan kitatidakbisa membalaskebaikanTuhankepadakita. Orang yang bekerja dengan kemurahan tidak akan bersungut.

Orang yang tidak merampas dan memeras sudah dijamin oleh Tuhan.
Yesaya 33:15-16
33:15 Orang yang hidup dalam kebenaran, yang berbicara dengan jujur, yang menolak untung hasil pemerasan, yang mengebaskan tangannya, supaya jangan menerima suap, yang menutup telinganya, supaya jangan mendengarkan rencana penumpahan darah, yang menutup matanya, supaya jangan melihat kejahatan,
33:16 dialah seperti orang yang tinggal aman di tempat-tempat tinggi, bentengnya ialah kubu di atas bukit batu; rotinya disediakan air minumnya terjamin.

Menjelang kedatangan Tuhan kedua kali akan banyak orang yang kalang kabut, akan banyak orang  yang galau, risau dan mengalami dertia sengsara serta petaka oleh karena dia tidak menghargai kepercayaan Tuhan, merampas hak-haknya Tuhan dan salah kepada sesama. Jangan kita masuk ke sana. Layanilah Tuhan dengan sejahtera hati, dengan penuh kemurahan bukan dengan paksa, gunda gulana, persungutan, perbantahan dan omelan tetapi layanilah Tuhan dengan kemurahan karena kita sudah menerima kemurahan dari Tuhan.

Dalam penyerahan terus menerus dihubungkan dengan pakaian lenanMelayanidengantandakesucianluardandalam (nikah).
Imamat 6:10-11
6:10 Imam haruslah mengenakan pakaian lenannya, dan mengenakan celana lenan untuk menutup auratnya. Lalu ia harus mengangkat abu yang ada di atas mezbah sesudah korban bakaran habis dimakan api, dan haruslah ia membuangnya di samping mezbah.
6:11 Kemudian haruslah ia menanggalkan pakaiannya dan mengenakan pakaian lain, lalu membawa abu itu ke luar perkemahan ke suatu tempat yang tahir.

Ada 2 pakaian di sini, pakaian ke dalam (pelayanankedalam) dan pakaian keluar (pakaian pergaulan).
Galatia 1:10 (dalam pelayanan)
1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

1Tesalonika 2:4
2:4 Sebaliknya, karena Allah telahmenganggap kami layakuntukmempercayakanInjilkepada kami, karenaitulah kami berbicara, bukanuntukmenyukakanmanusia, melainkanuntukmenyukakan Allah yang mengujihatikita.

I Korintus 10:33 (dalam pergaulan)
10:33 Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat.

Pakaian pelayanan ini sekaligus busana yang dipakai untuk duduk bersama dengan Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga.
Wahyu 19:8
19:8 Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" [Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.]

Di sini ada pakaian lenan dan celana lenan. Pakaian lenan digunakan di luar (pakaian luar) dan celana lenan digunakan di dalam (pakaian dalam).

Hakim-hakim 14:12-13,19
14:12 Kata Simsonkepadamereka: "Akumaumengatakansuatuteka-tekikepadakamu. Jikakamudapatmemberijawabnya yang tepatkepadakudalamtujuhhariselamaperjamuaniniberlangsungdanmenebaknya, makaakuakanmemberikankepadamutigapuluhpakaianlenandantigapuluhpakaiankebesaran.
14:13 Tetapi jika kamu tidak dapat memberi jawabnya kepadaku, maka kamulah yang harus memberikan tiga puluh pakaian dalam dan tiga puluh pakaian kebesaran kepadaku." Kata mereka kepadanya: "Katakanlah teka-tekimu itu, supaya kami dengar."
14:17 Tetapiisterinyaitumenangis di sampingnyaselamaketujuhharimerekamengadakanperjamuanitu.Padahari yang ketujuhdiberitahukannyalahkepadanya, karenaiamerengek-rengekkepadanya, kemudianperempuanitumemberitahukanjawabteka-tekiitukepada orang-orang sebangsanya.
14:19 Maka berkuasalah Roh TUHAN atas dia, lalu pergilah ia ke Askelon dan dibunuhnya tiga puluh orang di sana, diambilnya pakaian mereka dan diberikannya pakaian-pakaian kebesaran itu kepada orang-orang yang dapat memberi jawab teka-teki itu. Tetapi amarahnya masih juga bernyala-nyala, lalu pulanglah ia ke rumah ayahnya.

Ketika Simson menggelar pesta pernikahannya selama 7 hari dia mengajukan teka-teki kepada 30 orang sahabatnya orang-orang Filistin. Kalau mereka tahu arti teka-teki yang ia sampaikan maka ia menawarkan 30 pakaian lenan dan 30 pakaian kebesaran. Tetapi kalau mereka tidak bisa maka mereka harus memberikan kepada Simson 30 pakaian dalam dan 30 pakaian kebesaran. Menjelang hari yang ketujuh Simson tidak bisa lagi menahan hati dan memberi tahu rahasia teka-teki itu kepada istrinya yang telah diancam oleh 30 orang ini. Akhirnya mereka mengetahui rahasia teka-teki itu. Amarah Simson menyala dan dia membunuh 30 orang Filistin lalu mengambil 30 pakaian kebesarannya tetapitidakadapakaiandalamdan diberikan kepada  30 orang yang bisa menjawab teka-tekinya.

Dia memberikan 30 pakaian kebesaran tetapi tidak memberikan pakaian dalam. Apalah arti pakaian kebesaran artinya memiliki nama kesohor tetapi pakaian dalam yang menunjuk nikah, tidak beres.

Dua rangkap pakaian itu harus ada. Biarlah kita memiliki pakaian kebesaran dan juga pakaian dalam artinya memiliki nikah yang tertata benar. Hal ini dikaitkan dengan api di mezbah yang tidak boleh padam. Inilah penyerahan terus menerus yang bagaikan memintal pakaian mempelai.
Imamat 6:12-13
6:12 Api yang di atas mezbah itu harus dijaga supaya terus menyala, jangan dibiarkan padam. Tiap-tiap pagi imam harus menaruh kayu di atas mezbah, mengatur korban bakaran di atasnya dan membakar segala lemak korban keselamatan di sana.
6:13 Harus dijaga supaya api tetap menyala di atas mezbah, janganlah dibiarkan padam."

Untuk menjaga supaya ketidaksetiaan kita jangan sampai terulang maka Tuhan meminta mezbah terus menyala, artinya penyerahan terus menerus. Dikatakan kayu itu harus ditaruh terus menerus.
Lukas 23:31
23:31 Sebab jikalau orang berbuat demikian dengan kayu hidup, apakah yang akan terjadi dengan kayu kering?"

Kayu ini menunjuk kemanusiaan kita. Supaya jangan sampai terulang daging kita harus dibakar terus menerus sampai korban itu habis, kedagingankitatidakbersuaralagi. Di dalam pembakaran ini derita sengsara harus kita terima tetapi itu adalah sistem Sorga supaya jangan sampai terulang apa yang telah kita selesaikan.
I Petrus 3:17
3:17 Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

Makin besar api sengasara dalam penyerahan maka makin besar juga kemuliaan yang Tuhan siapkan untuk kita.
I Petrus 4:12-13
4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

Ini ciri penyerahan terus menerus. Sekalipun dihempaskan dengan berbagai macam hal yang dia alami di dalam pelayanan namun dia rela terima untukmenjaga hubungan Tuhan dengan jemaatNya. Kalau api semakin besar maka mempercepat daging kita tidak bersuara.

I Petrus 4:14-16
4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.
4:15 Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.
4:16 Tetapi, jika ia menderita sebagai orang Kristen, maka janganlah ia malu, melainkan hendaklah ia memuliakan Allah dalam nama Kristus itu.

Tidak dapat kita elakkan derita sengsara pasti kita terima namun ketika kita menerima apakah kita menarik diri dan undur atau tidak? Kalau undur berarti tidak memiliki roh penyerahan terus menerus. Penyerahan terus menerus ini adalah untuk menjaga jangan sampai hal-hal yang telah kita koreksi dari diri kita dan kesalahan yang telah diberitahu oleh orang lain tidak lagi terulang. Berarti Imamat 6:8-13 adalah kunci, di mana kita sudah sampai pada langkah terakhir.

Keluaran 23:18
23:18 Janganlah kaupersembahkan darah korban sembelihan yang kepada-Ku beserta sesuatu yang beragi, dan janganlah lemak korban hari raya-Ku bermalam sampai pagi.
Tidak boleh bermalam berarti harus habis dibakar. Penyerahan terus menerus inilah adalah tesnya apakah muncul ragi dan sungutan atau tidakberartiharusdibakarhabissampaituntasjangansampaipagi (Tuhandatang) sebabjikamasihadadagingtidakmungkinterangkat.

Sampai pagi berarti sampai Tuhan datang. Ketika kita berada dalam suasana malam yaitu mengalami derita sengsara dan sepertinya dirundung malang, dihinggapi perasaan yang kurang sedap, itulah kesempatan kita membakar habis, jangan tunggu pagi. Jangan tunggu Tuhan Yesus sudah datang masih ada pembakaran. Bakarlah di kaki Tuhan, ada mezbah berarti kita melihat korban Kristus dan darahNya akan membersihkan kita kemudian kemuliaan yang Tuhan janji akan menjadi bagian kita.

Yang banyak terjadi ketika kita diperhadapkan dengan kegelapan malam bukan kita membakar supaya harum di hadapan Tuhan tetapi kita malah berbuat yang bertentangan. Inilah yang banyak kita temukan dalam diri kita masing-masing. Semoga setelah mendengar ini kita harus berhenti dari hal ini dan harus membakar ketika menghadapi sengsara daging. Itulah yang terbaik sebab Tuhan sudah menyiapkan paket kemuliaan yang luar biasa.
Roma 8:18
8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

I Korintus 2:6-7
2:6 Sungguhpun demikian kami memberitakan hikmat di kalangan mereka yang telah matang, yaitu hikmat yang bukan dari dunia ini, dan yang bukan dari penguasa-penguasa dunia ini, yaitu penguasa-penguasa yang akan ditiadakan.
2:7 Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.

Jadi sebetulnya paket kemuliaan yang Tuhan siapkan untuk kita telah Tuhan sediakan sebelum dunia diciptakan tinggal kita siap menerima atau tidak.

Rut memungut jelai-jelai yang sudah dibuang oleh penyabit-penyabit. Apa yang tidak dihiraukan orang itu yang dia pungut. Sekarang ini banyak orang yang membuang pengajaran, apakah saudara mau pungut? Sekarang ini banyak orang berbicara tentang Tabernakel padahal mereka sudah membuang pengajaran Tabernakel. Kalau Tuhan melihat saudara memungut maka mata Boas tertuju kepada saudara. Mata Boas tidak tertuju kepada penyabit-penyabit yang lebih dahulu namun sudah membuang tetapi kepada Rut yang memungut.
Rut 2:3,5-9
2:3 Pergilah ia, lalu sampai di ladang dan memungut jelai di belakang penyabit-penyabit; kebetulan ia berada di tanah milik Boas, yang berasal dari kaum Elimelekh.
2:5 Lalu kata Boas kepada bujangnya yang mengawasi penyabit-penyabit itu: "Dari manakah perempuan ini?"
2:6 Bujang yang mengawasi penyabit-penyabit itu menjawab: "Dia adalah seorang perempuan Moab, dia pulang bersama-sama dengan Naomi dari daerah Moab.
2:7 Tadi ia berkata: Izinkanlah kiranya aku memungut dan mengumpulkan jelai dari antara berkas-berkas jelai ini di belakang penyabit-penyabit. Begitulah ia datang dan terus sibuk dari pagi sampai sekarang dan seketika pun ia tidak berhenti."
2:8 Sesudah itu berkatalah Boas kepada Rut: "Dengarlah dahulu, anakku! Tidak usah engkau pergi memungut jelai ke ladang lain dan tidak usah juga engkau pergi dari sini, tetapi tetaplah dekat pengerja-pengerjaku perempuan.
2:9 Lihat saja ke ladang yang sedang disabit orang itu. Ikutilah perempuan-perempuan itu dari belakang. Sebab aku telah memesankan kepada pengerja-pengerja lelaki jangan mengganggu engkau. Jika engkau haus, pergilah ke tempayan-tempayan dan minumlah air yang dicedok oleh pengerja-pengerja itu."

Orang yang menghargai apa yang dibuang dia justru dilindungi oleh Tuhan. Jangan berniat membuang pengajaran karena tertarik dengan hal-hal yang lain. Kalau saya memungut yang dibuang maka mata Yesus akan tertuju kepadaku.
Di akhir zaman ini jangan kita bersikap seperti si jahat, jangan bersikap seperti orang yang tidak menghargai kepercayaan Tuhan. Karena melihat Rut menghargai apa yang dibuang maka mata Boas tertuju padanya dan akhirnya Rut menjadi istri Boas.Boas artinya di dalam dia ada kuat kuasa AllahgambaranYesusTuhankita.

Gereja Tuhan yang menghargai apa yang dibuang akhirnya menjadi istri “di dalam dia ada kuat kuasa Allah” Tuhan Yesus adalah kuat kuasa Allah, berarti kita akan menjadi istri Anak Domba Allah. Jangan kita lepaskan apa yang sudah kita terima. Kalau membuang maka mata Tuhan tidak akan tertuju pada orang itu lagi dan tidak akan dipercayakan pembukaan rahasia Firman.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar