20130831

Kebaktian Doa, Sabtu 31 Agustus 2013 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Amos 2:10-16
2:10 Padahal Akulah yang menuntun kamu keluar dari tanah Mesir dan memimpin kamu empat puluh tahun lamanya di padang gurun, supaya kamu menduduki negeri orang Amori;
2:11 Aku telah membangkitkan sebagian dari anak-anakmu menjadi nabi dan sebagian dari teruna-terunamu menjadi nazir. Bukankah betul-betul begitu, hai orang Israel?" demikianlah firman TUHAN.
2:12 "Tetapi kamu memberi orang nazir minum anggur dan memerintahkan kepada para nabi: Jangan kamu bernubuat!
2:13 Sesungguhnya, Aku akan mengguncangkan tempat kamu berpijak seperti goncangan kereta yang sarat dengan berkas gandum.
2:14 Orang cepat tidak mungkin lagi melarikan diri, orang kuat tidak dapat menggunakan kekuatannya, dan pahlawan tidak dapat melarikan diri.
2:15 Pemegang panah tidak dapat bertahan, orang yang cepat kaki tidak akan terluput dan penunggang kuda tidak dapat meluputkan diri.
2:16 Juga orang yang berhati berani di antara para pahlawan akan melarikan diri dengan telanjang pada hari itu," demikianlah firman TUHAN.

Bagi yang 10 suku ini Tuhan tampil sangat keras terhadap mereka. Kondisi yang 10 suku ini menunjuk betapa kerasnya kehidupan kalau sudah terbelit dengan persoalan yang duniawi. Sebab bangsa Israel yang 10 suku yang di utara ini padangan, pikiran dan perhatian mereka secara utuh hanya pada persoalan yang duniawi. Untuk Tuhan sama sekali tidak ada karena ketika berhadapan dengan nazir, mereka paksa minum anggur dan nabi-nabi mereka larang bernubuat, benar-benar mereka tidak mau tahu dengan Tuhan, tidak mau peduli dengan Firman Tuhan.

Namun demikian Tuhan ingin membangkitkan memori mereka bagaimana Tuhan telah membebaskan dan membawa mereka keluar dari Mesir lalu memimpin mereka 40 tahun di padang gurun untuk membawa mereka menduduki tanah orang Amori. Tuhan mengingatkan masa lampau mereka terutama keadaan nenek moyang mereka yang menderita di Mesir dan bagaimana Tuhan turun untuk membebaskan.
Keluaran 3:7-8
3:7 Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
3:8 Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.

Setelah mereka mewarisi negeri yang dijanji oleh Tuhan dan berkat-berkat Tuhan mulai mengalir dalam kehidupan mereka maka lambat laun Tuhan sumber dari segala berkat mulai mereka sisihkan. Inilah sikap tidak tahu berterima kasih dan sikap ini akan semakin mencuat di akhir zaman. Dosa tidak tahu berterima kasih masuk dalam daftar 18 dosa di akhir zaman dan masuk pada kelompok pertama dari 6 dosa yang melawan Allah Bapa. Jangan sampai kita kena dengan dosa tidak tahu berterima kasih karena tidak mau melihat bagaimana kehidupan kita dahulu di masa kita hidup dalam kegelapan.
Efesus 4:17-19
4:17 Sebab itu kukatakan dan kutegaskan ini kepadamu di dalam Tuhan: Jangan hidup lagi sama seperti orang-orang yang tidak mengenal Allah dengan pikirannya yang sia-sia
4:18 dan pengertiannya yang gelap, jauh dari hidup persekutuan dengan Allah, karena kebodohan yang ada di dalam mereka dan karena kedegilan hati mereka.
4:19 Perasaan mereka telah tumpul, sehingga mereka menyerahkan diri kepada hawa nafsu dan mengerjakan dengan serakah segala macam kecemaran.

II Timotius 3:1-2
3:1 Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
3:2 Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,

Dosa 1-6 melawan Allah Bapa
Dosa 7-12 melawan Allah Anak
Dosa 13-18 melawan Roh Kudus

Kita diingatkan oleh Tuhan lewat pelajaran yang diangkat dalam kitab nabi Amos ini agar kita selalu ingat dari mana kita berasal. Ketika raja Daud seperti mulai bertingkah di hadapan Tuhan maka Tuhan mengingatkan dari mana dia diangkat yaitu dari belakang kandang domba. Maksudnya supaya dia memahami keadaan bahwa tanpa Tuhan hidup ini bakal binasa dan tidak ada artinya.

Orang Israel yang 10 suku ini adalah kehidupan yang telah membanggakan keahlian dan otot mereka sehingga mereka mulai melupakan Tuhan. Setelah Tuhan menyentuh memori mereka maka Tuhan spesial mengangkat orang yang menjadi nazir yaitu orang yang disisihkan oleh Tuhan supaya hanya menjalin hubungan dengan Tuhan dan Tuhan ingin mereka menularkan hal ini pada umat Tuhan. Nazir adalah orang yang dikhususkan bagi Tuhan, syaratnya antara lain tidak boleh mencukur rambut dan minum anggur.

Contoh nazir di dalam Alkitab adalah Simson dan Samuel. Mereka tidak boleh bersentuhan dengan air anggur/minuman keras, tidak boleh bersentuhan dengan hal-hal yang najis. Rambut mereka tidak dipotong adalah tanda kesucian. Ini mempunyai pengertian yang besar yaitu kehadiran nazir yang hidup di dalam kesucian di tengah-tengah umat Tuhan adalah untuk membawa kesucian dan perlindungan bagi umat Tuhan. Rambut terkena tudung yang kedua dari Tabernakel.

Bagi orang Israel soal perlindungan yang Tuhan tawarkan tidaklah penting sebab mereka menganggap kekayaan yang telah mereka raup adalah perlindungan yang sudah kuat sehingga mereka menepis pemikiran dari sorga dan berpegang pada pemikirannya sendiri. Jangan sampai tawaran perlindungan Tuhan kita tolak karena merasa dengan otot dan kemampuan kita mampu memberikan perlindungan. Apapun keberhasilan kita jangan membuat kita busung dada sehingga sudah bersikap lain dengan Tuhan padahal kita harus mengerti bahwa keberadaan kita hanyalah kemurahan Tuhan.

Mereka melarang nabi-nabi untuk bernubuat, melarang untuk menyampaikan Firman.
Yeremia 11:21
11:21 Sebab itu beginilah firman TUHAN tentang orang-orang Anatot yang ingin mencabut nyawaku dengan mengatakan: "Janganlah bernubuat demi nama TUHAN, supaya jangan engkau mati oleh tangan kami!" --

Mereka bukan hanya melarang nabi untuk bernubuat tetapi berniat untuk membunuh. Jadi penyampaikan Firman Allah yang disampaikan oleh nabi taruhannya adalah nyawa nabi itu sendiri dan orang yang melarang ini sudah  punya komitmen untuk putus hubungan dengan Tuhan, tidak mau tahu dengan Tuhan.

Yeremia 11:22-23
11:22 Sebab itu beginilah firman TUHAN semesta alam: "Sesungguhnya, Aku akan menghukum mereka: pemuda-pemuda mereka akan mati oleh pedang, anak-anak mereka yang laki-laki dan perempuan akan habis mati kelaparan;
11:23 tidak ada yang tinggal hidup di antara mereka, sebab Aku akan mendatangkan malapetaka kepada orang-orang Anatot pada tahun hukuman mereka."

Padahal Anatot ini berjarak kurang lebih 18Km dari Yerusalem. Mereka dekat dengan pusat ibadah, berarti suasana Firman dan suasana penyembahan hampir setiap saat mereka hirup tetapi kenyataannya mereka begitu keras hati. Penyebabnya karena mereka terbuai dengan berkat-berkat jasmani. Mereka mau membunuh hamba Tuhan yang menyampaikan Firman Tuhan berarti mereka benar-benar tidak mau dikait-kaitkan dengan Tuhan.

Sebenarnya adanya nabi dan nazir di tengah-tengah mereka adalah perhatian Tuhan agar jalinan kasih antara Tuhan dan mereka tetap terjalin mesra dan suatu saat akan benar-benar duduk bersanding dengan Tuhan. Kepada kita sekarang sudah terlalu jelas Firman Tuhan dipaparkan dan Kabar Mempelai diungkapbukakan supaya jalinan kasih kita dengan Tuhan semakin mesra. Itu sebabnya iblis tidak pernah diam dan selalu menyelinap masuk untuk mengganggu hubungan kita dengan Tuhan.
Yesaya 62:4-5
62:4 Engkau tidak akan disebut lagi "yang ditinggalkan suami", dan negerimu tidak akan disebut lagi "yang sunyi", tetapi engkau akan dinamai "yang berkenan kepada-Ku" dan negerimu "yang bersuami", sebab TUHAN telah berkenan kepadamu, dan negerimu akan bersuami.
62:5 Sebab seperti seorang muda belia menjadi suami seorang anak dara, demikianlah Dia yang membangun engkau akan menjadi suamimu, dan seperti girang hatinya seorang mempelai melihat pengantin perempuan, demikianlah Allahmu akan girang hati atasmu.

Ini adalah dambaan hati Tuhan terhadap orang Israel. Dambaan hati ini bukan hanya untuk orang Israel tetapi ini adalah juga tawaran bagi kita. Begitu curahan kasih Tuhan dinyatakan kepada kita, kita harus menyambut dengan hati lapang dan dengan penuh kasih sayang serta melihat siapakah diri kita yang sebenarnya tidak layak tetapi curahan kasih Tuhan tertuju kepada kita. Mestinya kita harus berterima kasih dan bukannya menanggapi seperti orang Israel.
Yesaya 30:11
30:11 menyisihlah dari jalan dan ambillah jalan lain, janganlah susahi kami dengan Yang Mahakudus, Allah Israel."

Mereka menganggap Allah itu menyusahkan. Bukankah hal ini seringkali hadir dalam hati kita dan menggoda kita. Walaupun tidak terucap tetapi lewat ekspresi dan tindakan kita, kita merasa Tuhan itu menyusahkan. Kalau hal ini tidak pernah kita cabut maka volumenya akan makin besar sehingga ketika kita menyadari kehidupan kita sudah berada di luar tangan Tuhan.

Baik orang besar maupun orang kecil ternyata pandangannya sama saja sehingga menyedihkan hati Tuhan dan Yeremia sebagai hamba Tuhan.
Yeremia 5:3-5
5:3 Ya TUHAN, tidakkah mata-Mu terarah kepada kebenaran? Engkau memukul mereka, tetapi mereka tidak kesakitan; Engkau meremukkan mereka, tetapi mereka tidak mau menerima hajaran. Mereka mengeraskan kepalanya lebih dari pada batu, dan mereka tidak mau bertobat.
5:4 Lalu aku berpikir: "Itu hanya orang-orang kecil; mereka adalah orang-orang bodoh, sebab mereka tidak mengetahui jalan TUHAN, hukum Allah mereka.
5:5 Baiklah aku pergi kepada orang-orang besar, dan berbicara kepada mereka, sebab merekalah yang mengetahui jalan TUHAN, hukum Allah mereka." Tetapi mereka pun semuanya telah mematahkan kuk, telah memutuskan tali-tali pengikat.

Yeremia menemukan gelagat sikap perbuatan yang sama saja pada orang besar dan kecil. Dengan demikian berarti hati mereka saat itu 100% sudah dikuasai oleh mamon. Dalam Alkitab dikatakan di akhir zaman mamon ini akan membutakan mata manusia sehingga tidak dapat lagi melihat cahaya Injil Kemuliaan Kristus.

Jangan kita mengambil sikap seperti orang-orang Israel di zaman nabi Amos. Hal ini ditulis sebagai pembelajaran Allah kepada kita.
Roma 15:4
15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Orang Israel sampai berani mempersalahkan Tuhan.
Yeremia 44:16,18
44:16 "Mengenai apa yang kaukatakan demi nama Allah kepada kami itu, kami tidak akan mendengarkan engkau,
44:18 Tetapi sejak kami berhenti membakar korban dan mempersembahkan korban curahan kepada ratu sorga, maka kami kekurangan segala-galanya dan kami dihabiskan oleh pedang dan kelaparan."

Ratu sorga adalah perempuan-perempuan yang mengurusi atau menguasai penyembahan-penyembahan berhala.
Wahyu 17:1-6
17:1 Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
17:2 Dengan dia raja-raja di bumi telah berbuat cabul, dan penghuni-penghuni bumi telah mabuk oleh anggur percabulannya."
17:3 Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
17:4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
17:5 Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."
17:6 Dan aku melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan darah saksi-saksi Yesus. Dan ketika aku melihatnya, aku sangat heran.

Sadar atau tidak sadar kadang kita sudah membanding-bandingkan Tuhan dengan yang bukan Tuhan dan akhirnya mempersalahkan Tuhan. Ini adalah bahasa yang tidak boleh. Untung Asaf dan Ayub cepat menarik kata-kata mereka yang seperti itu kalau tidak hancurlah kehidupan mereka. Apapun yang kita alami dalam hidup ini janganlah kita sekali-kali mempersalahkan Tuhan sebab yang salah adalah kita. Adalah lebih baik kita memukul diri di hadapan Tuhan.

Yeremia 44:20-23
44:20 Sesudah itu berkatalah Yeremia kepada segenap rakyat itu, kepada laki-laki dan perempuan dan kepada semua orang yang telah memberi jawab kepadanya itu, katanya:
44:21 "Justru korban yang dibakar di kota-kota Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem oleh kamu sendiri, oleh nenek moyangmu, oleh raja-rajamu, oleh pemuka-pemukamu dan oleh rakyat negeri, tidakkah itu yang diingat TUHAN dan yang diperhatikan-Nya?
44:22 TUHAN tidak tahan lagi melihat perbuatan-perbuatanmu yang jahat dan kejijikan yang kamu lakukan; oleh karena itu negerimu pun telah menjadi reruntuhan, kengerian dan kutuk tanpa penduduk, seperti yang ternyata sekarang ini.
44:23 Kamu telah membakar korban dan kamu telah berdosa kepada TUHAN, tidak mendengarkan suara TUHAN dan tidak mengikuti Taurat-Nya, ketetapan-Nya dan peraturan-Nya, itulah sebabnya malapetaka ini menimpa kamu, seperti yang ternyata sekarang ini."

Berarti Tuhan kembali mengingatkan mereka supaya 10 hukum, hukum ibadah dan hukum perdata itu harus ditegakkan. Saya pribadi juga menikmati berkat-berkat Tuhan dan merasakan bagaimana lawatan Tuhan dan saya harus menjaga hubungan akrab saya dengan Tuhan. Kalau hubungan saya dengan Tuhan tidak karib maka Tuhan akan menutup hati untuk tidak mencurahkan berkat Firman dalam kehidupan ini.

Jangan memaksa orang nazir minum anggur. Artinya tawaran Tuhan untuk kita dicurahkan kesucian dan perlindungan Allah jangan kita anggap itu sesuatu yang biasa-biasa tetapi harus ditanggapi dengan serius karena kita membutuhkan perlindungan. Kedepan ini banyak bencana yang akan menimpa dunia ini sehingga kita butuh perlindungan, berarti kita butuh nazir, kita butuh orang-orang khusus yang menyuarakan kekudusan Allah dan perlindungan Tuhan kepada kita.

Jadi kalau suara dari belakang mimbar memberi penekanan tentang kesucian Allah dan tawaran perlindungan Tuhan kita harus menyambut dengan lapang hati dan penuh sukacita sebab itu berarti Tuhan mempunyai niat hati yang suci supaya kita tidak kacau balau. Ketika bencana datang kita memiliki perlindungan. Sebelum bencana datang terlebih dahulu ada goncangan-goncangan.
Amos 2:13
2:13 Sesungguhnya, Aku akan mengguncangkan tempat kamu berpijak seperti goncangan kereta yang sarat dengan berkas gandum.

Ayat 13 ini mendahului ayat 14 sampai 15 yang berisi penghukuman Tuhan. Artinya sebelum hukuman dijatuhkan, Tuhan mengingatkan mereka bahwa pernah ada nazirnya Tuhan dengan pengajaran Firman Allah yang membuat tanah bagaikan bergetar tetapi mereka tidak membuka hati. Akhirnya Tuhan melakukan pembalasan. Ada 6 pembalasan dari Tuhan yang diakhir dengan dipermalukan.
Amos 2:14
2:14 Orang cepat tidak mungkin lagi melarikan diri, orang kuat tidak dapat menggunakan kekuatannya, dan pahlawan tidak dapat melarikan diri.

1.      Orang cepat tidak mungkin lagi melarikan diri

2.      Orang kuat tidak dapat menggunakan kekuatannya.
Amos 8:13
8:13 Pada hari itu akan rebah lesu anak-anak dara yang cantik dan anak-anak teruna karena haus;

Sekuat apapun seseorang kalau dicabut kekuatannya oleh Tuhan maka tidak ada apa-apanya. Itu sebabnya kita harus bersikap manis di hadapan Tuhan. Hanya Roh Kudus dan Firman yang menjadi andalan kekuatan kita.
I Korintus 10:22
10:22 Atau maukah kita membangkitkan cemburu Tuhan? Apakah kita lebih kuat dari pada Dia?

3.      Pahlawan tidak dapat melarikan diri
Pahlawan ini terpaku tak berdaya sebab mereka menyisihkan pahlawan yang gagah perkasa itulah Tuhan.
Keluaran 15:3; 14:13-14
15:3 TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.
14:13 Tetapi berkatalah Musa kepada bangsa itu: "Janganlah takut, berdirilah tetap dan lihatlah keselamatan dari TUHAN, yang akan diberikan-Nya hari ini kepadamu; sebab orang Mesir yang kamu lihat hari ini, tidak akan kamu lihat lagi untuk selama-lamanya.
14:14 TUHAN akan berperang untuk kamu, dan kamu akan diam saja."

Pahlawan mengawal tempat tidur. Kalau pahlawan tidak berdaya berarti nikah sudah tidak terkawal maka nikah itu akan hancur.
Kidung Agung 3:7-8
3:7 Lihat, itulah joli Salomo, dikelilingi oleh enam puluh pahlawan dari antara pahlawan-pahlawan Israel.
3:8 Semua membawa pedang, terlatih dalam perang, masing-masing dengan pedang pada pinggang karena kedahsyatan malam.

Kedahsyatan malam ke depan ini akan semakin gelap, dosa semakin memuncak. Kalau pahlawan sudah terpaku tak berdaya siapa yang akan mengawal kita. Musuh silahkan mengambil sikap melawan saudara tetapi kalau Pahlawan kita itulah Tuhan ada di pihak kita dan kita berpihak kepadaNya maka musuh itu tidak ada arti apa-apa. Tetapi kalau Pahlawan yang gagah perkasa itu kita sisihkan dan kita merasa kita seperti pahlawan maka musuh hanya tertawa.

Amos 2:15-16
2:15 Pemegang panah tidak dapat bertahan, orang yang cepat kaki tidak akan terluput dan penunggang kuda tidak dapat meluputkan diri.
2:16 Juga orang yang berhati berani di antara para pahlawan akan melarikan diri dengan telanjang pada hari itu," demikianlah firman TUHAN.
4.      Pemegang panah tidak dapat bertahan
Berarti akan mengalami kekalahan terus menerus.
Ketika raja Yoas datang kepada Elisa yang sudah terbaring karena sakit dan dia menceritakan pergumulannya melihat raja Aram dan pasukannya yang datang mengepung mereka, Elisa tidak ada bahasa yang lain, dari tempat tidur dia hanya menyuruh Yoas memanah dan mengambil anak panah itu lalu memukul tanah. Yoas hanya memukul 3 kali dan membuat Elisa gusar. Memang Raja Yoas menang terhadap raja Aram tetapi hanya terbatas karena tidak mengikuti anjuran hamba Tuhan secara utuh.

5.      Orang yang cepat kaki tidak akan terluput dan penunggang kuda tidak dapat melarikan diri
Yesaya 30:16-17
30:16 kamu berkata: "Bukan, kami mau naik kuda dan lari cepat," maka kamu akan lari dan lenyap. Katamu pula: "Kami mau mengendarai kuda tangkas," maka para pengejarmu akan lebih tangkas lagi.
30:17 Seribu orang akan lari melihat ancaman satu orang, terhadap ancaman lima orang kamu akan lari, sampai kamu ditinggalkan seperti tonggak isyarat di atas puncak gunung dan seperti panji-panji di atas bukit.

6.      Lari dengan telanjang artinya hidup mereka dipermalukan oleh Tuhan.
Kalau dikatakan telanjang bagimana mau duduk bersanding dengan Kristus Mempelai Pria Sorga. Mempelai Wanita yang duduk dengan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga mempunyai busana yang luar biasa, berarti dipermuliakan bukannya dipermalukan.

Tuhan menggiring kita untuk dipermuliakan bukannya untuk dipermalukan, tetapi yang menolak para nabi dan nazir akan dipermalukan. Ini jangan terjadi di dalam diri kita.

Tuhan berencana untuk mempermuliakan kita bersama dengan Yesus. Yesus dalam doaNya berkata “Bapa berikanlah kemuliaan yang pernah Aku miliki sebelum dunia diciptakan” dan Tuhan berikan. Lalu dalam doaNya selanjutnya Yesus berkata “Bapa biarlah kemuliaan yang Aku miliki dimiliki juga oleh mereka”.
Yohanes 17:5,22,24
17:5 Oleh sebab itu, ya Bapa, permuliakanlah Aku pada-Mu sendiri dengan kemuliaan yang Kumiliki di hadirat-Mu sebelum dunia ada.
17:22 Dan Aku telah memberikan kepada mereka kemuliaan, yang Engkau berikan kepada-Ku, supaya mereka menjadi satu, sama seperti Kita adalah satu:
17:24 Ya Bapa, Aku mau supaya, di mana pun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.

Ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa mereka telanjang dan kemuliaan Tuhan dicopot tetapi oleh Kristus Yesus kemulian itu kembalikan. Tergantung dari kita menerima Firman atau kita masih juga bersikap merasa diri tahu dan tidak mau tahu. Semoga kita menanggapinya dengan serius karena Tuhan juga serius dengan kita.

Tuhan Memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar