20180311

Kebaktian Umum, Minggu 11 Maret 2018 Pdt. Bernard Legontu



Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Wahyu 5:1-4
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.
5:2 Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?"
5:3 Tetapi tidak ada seorang pun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.
5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorang pun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.

Sebuah gulungan kitab di tangan Dia yang duduk di atas takhta. Kitab suci itu menyaksikan tentang pribadi Yesus.
Yohanes 5:39-40
5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
5:40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

Gulungan kitab yang ditulis sebelah dalam dan luar ini menyaksikan tentang pribadi Yesus. Sehingga Tuhan Yesus berkata kepada orang yang menyelidik tentang kitab-kitab itu, mereka hanya mencari kehidupan kekal dari kitab itu. Padahal kitab itu menyaksikan tentang Tuhan Yesus. Jadi tidak ada dua yang disaksikan oleh kitab suci, hanya satu pribadi itulah Tuhan Yesus Kristus.

Itu sebabnya dalam II Korintus 11:2 dikatakan seorang laki-laki. Tidak dua Yesus. Hanya satu yang disaksikan oleh kitab-kitab itu. Yang satu ini memposisikan diri sebagai tunangan dari gereja Tuhan. Tidak dua tunangan kita, hanya satu. Sebagaimana kitab itu hanya menyaksikan tentang Yesus, begitu juga tidak ada dua Yesus, hanya satu.
II Korintus 11:2
11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

Satu kitab yang menyaksikan tentang satu laki-laki, itulah tunangan gereja. Jadi hanya satu gulungan kitab yang disebut kitab suci. Dulu kitab suci ditulis pada gulungan kitab dari daun papirus, kulit binatang. Itu sebabnya gulungan itu disebut gulungan kitab.
Satu gulungan kitab menyaksikan tentang satu laki-laki. Jadi saudara harus tahu, satu laki-laki yang disaksikan oleh kitab-kitab suci ini.
Yohanes 5:39-40
5:39 Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
5:40 namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.

Kitab-kitab suci menyaksikan tentang satu pribadi dan pribadi itu yang akan memberikan kehidupan bukan kebinasaan. Kebohongan itu menyelinap untuk mengempang saudara supaya saudara beralih dari laki-laki yang satu itu kepada yang lain. Beralih dari kitab yang satu itu kepada kitab yang lain yang tidak menyaksikan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga dan tidak memberi jaminan kehidupan kekal. Ini yang harus kita waspadai.

Olehnya jangan sampai kita berpegang pada banyak kitab, hanya satu gulungan kitab yang sudah jadi satu di tangan kanan Tuhan. Memang tadi dikatakan kitab-kitab suci itulah kitab-kitab Musa dan kitab nabi-nabi serta para rasul yang sudah menjadi satu dalam tangan Dia yang duduk di atas takhta itu. Kitab itu menyaksikan tentang satu pribadi, pribadi itu ialah Yesus.

Di era pertunangan ini di mana kita sedang bertunangan dengan yang satu yang disaksikan oleh kitab suci itu, makanya yang menjadi pokok permasalahan di sana adalah kesetiaan kita. Sebab ternyata ada yang menyodorkan Yesus yang lain, laki-laki lain, Injil yang lain, Roh yang lain. Itu akan lebih marak di akhir zaman ini. Banyak pemberita yang kelak akan menyodorkan yesus yang lain.

Berita yang harus kita terima hari-hari terakhir ini adalah berita untuk mempertahankan roh kesetiaan kita kepada satu laki-laki yaitu Mempelai Laki-laki Sorga. Jadi dengan kita mempertahankan roh kesetiaan kita kepada satu laki-laki itu maka yang menjadi sarananya adalah Firman pengajaran yang satu itu yang diangkat dari gulungan kitab yang satu itu.

Yesaya 42:21
42:21 TUHAN telah berkenan demi penyelamatan-Nya untuk memberi pengajaran-Nya yang besar dan mulia;

Kesetiaan ini pokok masalah yang mau diganggu dari kehidupan kita. Saudara sedang dipertunangkan dengan satu laki-laki yang disaksikan oleh kitab yang satu itu, Dialah Yesus kekasih saudara, Mempelai Laki-laki Sorga. Karena kita sedang dipertunangan maka yang diganggu adalah roh kesetiaan.
II Korintus 11:2-3
11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
Hawa tidak setia terhadap Firman. Ini menggambarkan gereja Tuhan yang tidak setia kepada Firman Allah, kehidupan kita banyak yang tidak setia kepada laki-laki, terhadap tunangan itu. Yang dipakai oleh iblis untuk menggoda Hawa adalah binatang yang cerdik. Kecerdikan inilah di hari-hari terakhir ini yang tidak disadari, karena merasa cerdik sehingga akhirnya Firman Tuhan dikelola dengan akal pikiran hasilnya jauh dari tujuan sebenarnya. Itu adalah siasat iblis untuk memutuskan pertunangan saudara dengan Mempelai Pria Sorga.

1.      Yang awal mau dikuasai oleh iblis adalah menangkap telinga saudara. Dia berusaha supaya yang kita dengar bukan lagi suara Mempelai Laki-laki Sorga yang disaksikan oleh kitab yang satu ini. Seringkali telinga kita sudah ditangkap oleh iblis sehingga kita mendengar pengajaran asing. Kalau mendengar pelajaran asing yang tidak membawa kita pada pertunangan dengan Yesus, yang tidak menjaga status pertunangan kita dengan Kristus sampai pada nikah yang rohani, berarti telinga sudah digigit oleh ular dengan pengajaran asing. Jangan kita mendengar suara asing yang tidak membawa kita pada kesatuan dengan kepala, tidak membawa kita pada pernikahan rohani dengan Kristus.
Yohanes 10:5
10:5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

Kalau sudah yesus lain yang diberitakan, bukan lagi Yesus yang adalah tunangan kita, bukan calon suami kita yang diberitakan, kalau yang diberitakan sudah hal-hal yang duniawi, itu sudah laki-laki yang lain, itu suara asing.

Jangan berkata “saya punya filter” apakah kita lebih hebat dari Salomo? Salomo terjebak, dia mendengar suara Tuhan lalu dengar juga suara isterinya, akhirnya dia ikut yang salah, ikut isterinya menyembah berhala. Banyak di dalam kehidupan Kekristenan tanpa sadar memasang telinga dari pemberita-pemberita yang sudah manipulasi Firman. Rasul Paulus berkata “kami tidak manipulasi Firman. Pertimbangkan kami di hadapan Allah dan manusia”. Karena dia tahu bahwa dia mempertunangkan gereja dengan Kristus. Dia bertanggung jawab agar rohani jemaat bertumbuh di dalam kesetiaan kepada Yesus Kristus, bukan kepada yang lain.

Kejadian 3:1
3:1 Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?"

Cerdik ini pintar tetapi tidak tulus. Ini yang bahaya hari-hari terakhir ini. Tidak lagi seperti Hawa dahulu, tidak ada lagi ular yang bercakap-cakap dengan kita, tetapi hati-hati dengan kepintaran kita. Kalau pintar tetapi tidak tulus maka hancur nanti orang itu.
Kejadian 3:2-3
3:2 Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan,
3:3 tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati."

Ular ini bicara Firman tetapi sudah dibalik. Tuhan berkata semua buah pohon dalam taman ini boleh kamu makan buahnya, tetapi iblis berkata “jangan kamu makan buahnya, bukan?”. Karena Hawa terpancing kecerdikan ular maka dia menambah dan mengurangi Firman.

Di dalam Alkitab ada 5 tempat yang mengatakan Firman Tuhan tidak boleh ditambah dan tidak boleh dikurangi. Antara lain:
Wahyu 22:18-19
22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Itu bukti Tuhan sangat menghargai FirmanNya. Hawa menambah dan mengurangi Firman itu tanda telinga sudah digigit oleh ular, sudah dikuasai, sudah ditangkap oleh iblis.

2.      Sesudah telinga ditangkap oleh iblis maka matanya ditangkap oleh iblis. Ini yang menyebabkan Hawa tidak setia.
Kejadian 3:5-6
3:5 tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat."
3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminya pun memakannya.

Dua indera telah ditangkap oleh iblis maka ketiga indera yang lain ikut hancur, sudah mudah dikuasai oleh iblis. Karena yang pegang peranan adalah telinga dan mata. Telinga dipakai untuk mendengarkan suara Firman, bukan mendengar suara asing. Mata dipagut oleh ular sehingga mengakibatkan ketidaksetiaan. Ini yang menyebabkan kehidupan itu menambah dan mengurang. Tanda tambah kurang (+) berarti kira-kira, tidak ada kepastian. Padahal berita yang harus kita dengar adalah berita yang pasti. Berita yang pasti itu mempertunangkan kita dengan Kristus Yesus, suatu kepastian untuk kita duduk bersanding bersama dengan Kristus. Kalau kita mendapatkan perhatian Tuhan yang luar biasa, di mana tanggapan saudara, bagaimana sikap kita.

Dari 5 indera, hanya dua indera ini yang dikatakan Tuhan “mata dan telinga yang keduanya diciptakan oleh Tuhan”.
Amsal 20:12
20:12 Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

Kalau matamu melihat yang benar dan telingamu mendengar yang benar, berarti engkau memiliki dua indera yang dicipta oleh Tuhan. Makanya manfaatkan telingamu untuk mendengar Firman sebab itu berarti telingamu sedang diciptakan oleh Tuhan.
Efesus 4:24
4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.

Kisah Para Rasul 2:2-3
2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;
2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

Yang pertama ditangkap oleh Roh Kudus dari 120 kehidupan yang hadir adalah telinga mereka mendengar suara yang keras, kemudian mata mereka melihat nyala api seperti lidah-lidah api di atas kepala mereka, berarti mata mereka ditangkap oleh Roh Kudus.

Ini tujuannya supaya pertunangan kita jangan sampai tidak setia, sebab ujung dari pertunangan adalan nikah yang rohani. Kalau kita gagal dalam pertunangan maka kita akan kehilangan segala-galanya! Adam dan Hawa, karena mereka gagal akhirnya mereka diusir dari taman Firdaus. Kita sedang dalam pertunangan dengan Kristus untuk dibawa dalam pernikahan dengan Kristus. Kalau gagal, maka gagal juga kita untuk dibawa ke Firdaus.

Inilah yang mau dikuasai oleh ular yaitu telinga dan mata. Ketika Roh Kudus turun dari sorga menguasai 120 murid di anjung Yerusalem, maka pertama telinga di tangkap oleh Roh Kudus, kemudian mata ditangkap oleh Roh Kudus, yang ketiga ditangkap adalah lidah mereka. Lidah ini juga mau dikuasai oleh ular.

3.      Yang ketiga yang dikuasai oleh ular adalah lidah.
Mazmur 140:1-4
140:1 Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud.
140:2 Luputkanlah aku, ya TUHAN, dari pada manusia jahat, jagalah aku terhadap orang yang melakukan kekerasan,
140:3 yang merancang kejahatan di dalam hati, dan setiap hari menghasut-hasut perang!
140:4 Mereka menajamkan lidahnya seperti ular, bisa ular senduk ada di bawah bibirnya. S e l a

Lidah yang ditangkap oleh ular adalah lidah yang suka menghasut-hasut. Dia menghasut untuk tidak percaya yang benar dan malah percaya yang tidak benar. Itu kerjanya iblis yaitu suka menghasut. Jangan kita tertipu!

Berjalannya waktu ada pelayan Tuhan yang lidahnya dipagut oleh ular. Kalau lidah pendeta sudah dipagut oleh ular, jangan saudara dengar, tidak usah saudara peduli. Cirinya lidah orang seperti itulah yang suka menghasut.

Hanya satu kitab yang dipegang dan kitab itu menceritakan tentang pribadi Yesus. Hanya satu Yesus itulah tunangan kita. Dan yang diganggu dalam pertunangan adalah kesetiaan. Kesetiaan ini yang harus kita jaga di dalam kehidupan kita hari-hari terakhir ini.

4.      Yang mau dikuasai oleh ular yang berikut adalah tangan kita, itu berbicara pelayanan kita.
Kisah Para Rasul 28:1-3
28:1 Setelah kami tiba dengan selamat di pantai, barulah kami tahu, bahwa daratan itu adalah pulau Malta.
28:2 Penduduk pulau itu sangat ramah terhadap kami. Mereka menyalakan api besar dan mengajak kami semua ke situ karena telah mulai hujan dan hawanya dingin.
28:3 Ketika Paulus memungut seberkas ranting-ranting dan meletakkannya di atas api, keluarlah seekor ular beludak karena panasnya api itu, lalu menggigit tangannya.

Tangan Paulus berarti pelayanan Paulus digigit. Padahal tangan ini adalah tangan yang menulis kitab. Jadi tangan yang ada hubungannya dengan Firman itulah yang mau dipagut oleh ular.
II Tesalonika 3:17
3:17 Salam dari padaku, Paulus. Salam ini kutulis dengan tanganku sendiri. Inilah tanda dalam setiap surat: beginilah tulisanku.

Tangan seorang pelayanan yang mempertunangkan kita dengan Kristus itulah yang mau digigit. Kalau kita mau bertunangan dengan Kristus jangan kaget kalau pelayanan kita mau digigit oleh ular beludak. Jangan kaget, jangan terkejut. Silahkan digigit, tetapi tidak akan mati.
Kisah Para Rasul 28:4
28:4 Ketika orang-orang itu melihat ular itu terpaut pada tangan Paulus, mereka berkata seorang kepada yang lain: "Orang ini sudah pasti seorang pembunuh, sebab, meskipun ia telah luput dari laut, ia tidak dibiarkan hidup oleh Dewi Keadilan."

Coba lihat di sini, muncul pembahasan-pembahasan yang menyudutkan Paulus. “kenapa orang itu seperti itu, pasti ada yang tidak beres dengan dia”.

Kisah Para Rasul 28:5-6
28:5 Tetapi Paulus mengibaskan ular itu ke dalam api, dan ia sama sekali tidak menderita sesuatu.
28:6 Namun mereka menyangka, bahwa ia akan bengkak atau akan mati rebah seketika itu juga. Tetapi sesudah lama menanti-nanti, mereka melihat, bahwa tidak ada apa-apa yang terjadi padanya, maka sebaliknya mereka berpendapat, bahwa ia seorang dewa.

Akhirnya berubah citra pandangan. Tadinya melihat dia sebagai seorang pembunuh, akhirnya berubah bahwa ia seorang dewa. Memang sekarang kini kita sedang digigit, mau diganggu kita, tetapi tidak akan membawa mati, kita pasti menang!

Kalau digigit ular maka tangan bengkak. Tangan bengkak berarti tangan sudah tidak wajar, namun tangan Paulus tidak bengkak. Tangan bengkak itu berarti sudah sulit digerakan, tetapi tidak terjadi apa-apa pada Paulus.

Kalau tangan hamba Tuhan ada hubungan dengan II Korintus 11:2 (pertunangan gereja dengan Kristus), silahkan ular menggigit, silahkan diganggu oleh setan, tetapi tidak akan mempan, tidak akan berhasil sebab tangan ini adalah tangan yang ada hubungannya dengan Firman Tuhan, ada hubungannya dengan Firman yang tertulis.

Kalau saudara benar orang yang bertunangan dengan Kristus dan ada roh kesetiaan dalam diri saudara, pasti akan ada bukti-bukti nyata. Kalau saya adalah tunangan Yesus, nikah dan buah nikahku adalah tunangan Yesus, sidang jemaat adalah tunangan Yesus maka akan ada bukti-bukti nyata. Kapan? Yaitu dalam ibadah pelayanan. Ibadah dan pelayanannya pasti ditandai dengan roh kesetiaan. Bukti bahwa kehidupan itu menyadari bahwa dia kekasihnya Yesus yang satu itu adalah setia. Kecuali kalau ada dua tunangannya maka lihat saja ibadahnya pasti mengambang. Kalau hanya satu maka akan tertampak dan tergambar dalam ibadah pelayanan. Saya beribadah dan melayani karena saya tunangannya Yesus. Kita harus mengupayakan sampai kita memiliki pribadiNya.

Benarkah saudara adalah tunangannya Yesus. Bila kita benar tunangan Yesus maka kita akan mengasihi kepada Yesus. Kalau kita mendengar suara tunangan kita dan ada bahasa Firman yang merupakan ancaman dan peringatan yang tajam menusuk hati kita atau ada perkataan Firman yang mengoreksi kehidupan kita, jangan kita tersandung dan kecewa seperti:
Matius 15:12
15:12 Maka datanglah murid-murid-Nya dan bertanya kepada-Nya: "Engkau tahu bahwa perkataan-Mu itu telah menjadi batu sandungan bagi orang-orang Farisi?"

Yohanes 6:60
6:60 Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"

Lukas 24:25
24:25 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Hai kamu orang bodoh, betapa lambannya hatimu, sehingga kamu tidak percaya segala sesuatu, yang telah dikatakan para nabi!

Andaikata mereka mendengar dikatakan “bodoh dan lamban” lalu mereka urung niat, bisa saja mereka meninggalkan Yesus yang berjalan bersama dengan mereka. Lamban ini diterjemahkan dari bahasa gerika yaitu huknos artinya tumpul. Kata tumpul ini benar-benar mengena untuk seluruh Israel.

Lukas 24:26-27
24:26 Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?"
24:27 Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci, mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.

Jadi kitab yang ada di tangan kanan Tuhan itu menceritakan tentang Yesus, kenapa kita mesti bodoh, mesti tumpul pikiran hati kita? Olehnya kalau sekarang ini kita melihat dan mengamati di atas permukaan kehidupan Kekristenan, terlalu banyak yang bodoh dan tumpul seperti ini. Padahal kitab itu menyaksikan tentang Kristus.

Banyak pemberita Firman tetapi tidak tahu tujuannya apa. Karena hanya berorientasi pada yang sifat-sifatnya duniawi dan bendawi, tidak membawa sidang jemaat pada status Mempelai Wanita Tuhan. Kalaupun dia bicara tentang itu hanya sekedar basa basi, tujuannya sudah lain.

Apa yang membuat tumpul?
II Korintus 3:14
3:14 Tetapi pikiran mereka telah menjadi tumpul, sebab sampai pada hari ini selubung itu masih tetap menyelubungi mereka, jika mereka membaca perjanjian lama itu tanpa disingkapkan, karena hanya Kristus saja yang dapat menyingkapkannya.

Makanya dalam Wahyu pasal 5 itu dikatakan hanya Yesus yang bisa membuka meterai. Sampai tiga kali Yohanes bicara bagian dalam. Apa yang disentuh bagian dalam? Itulah nikah Kristus dengan gerejaNya. Kenapa kita bisa tumpul dan bodoh. Beribadah dan melayani tetapi tidak mengerti sasaran rencana Tuhan lalu hanya fokus pada perkara-perkara duniawi serta menganggap ibadah itu hanya untuk upacara belaka. Tidak menjadikan ibadah itu sebagai arahan supaya berhasil memposisikan diri menjadi Mempelai Wanita Tuhan.

Yang bisa membuka meterai itu hanya Yesus. Apa guna Tuhan memegang kitab itu? Itu berarti Tuhan siap memberi. Apa guna diberikan kalau kitab itu tertutup. Walaupun ayat 2 dan 3 mengatakan tidak ada yang bisa membuka baik yang di sorga maupun yang di bumi, itu bahasa Firman Tuhan untuk meraba hati seseorang apakah dia punya minat, punya  niat, atau tidak ada. Apakah kita hanya lihat tetapi tidak punya niat untuk mengetahui apa yang di dalamnya. Syukur Yohanes menangis. Menangisnya Yohanes di sini bukan hanya sekedar menangis basa basi tetapi dia menangis karena ingin mengetahui apa yang sebenarnya. Dia ingin kasihnya lebih bertambah. Kasihnya akan bertambah kepada Tuhan kalau pengenalannya bertumbuh.

Yohanes adalah orang yang suka bersandar di dada Yesus.
Yohanes 21:20
21:20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"

Yohanes 21:20 (Terjemahan Lama)
21:20 Maka berpalinglah Petrus, lalu melihat murid yang dikasihi oleh Yesus itu mengikut, maka ialah yang tatkala perjamuan malam bersandar di dada Yesus sambil berkata, "Ya Tuhan, siapakah yang menyerahkan Tuhan?"

Dia tidak mau manja kepada Babel, dia mau manja kepada Yesus. Makanya dia rindu akan rahasia bagian dalam, bukan yang luar. Kalau yang luar dapat dibaca dan langsung dimengerti. Jangan kita berhenti pada luarnya, tetapi yang Tuhan ingin kita mengerti bagian dalamnya. Apakah saudara rindu mengetahui rahasia bagian dalam?
Tiga kali Yohanes berkata bagian dalam.
Wahyu 5:1,3-4
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi 1sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.
5:3 Tetapi tidak ada seorang pun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat 2sebelah dalamnya.
5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorang pun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat 3sebelah dalamnya.

Jadi pengenalan kita kepada Yesus akan meningkat kalau kita mengerti rahasia sebelah dalam. Kalau saudara bertamu ke rumah seseorang sahabat saudara, saudara disambut di ruang tamu, saudara bisa ke belakang, bisa ke ruanga-ruangan yang lain. Tetapi ada satu bilik yang saudara tidak boleh bebas masuk yaitu kamar pasangan suami isteri. Rahasia ini yang akan Tuhan buka kepada kita yaitu rahasia nikah Kristus dengan gereja. Itu yang ditangisi oleh Yohanes, kerinduan hati Yohanes mau mengetahui rahasia Tuhan yang paling dalam.

Ini yang harus ada pada saya dan sauadara. Kalau kita semua rindu dan menangis, utamanya saya hamba Tuhan menangis untuk mendapatkan rahasia Tuhan yang paling dalam, maka mulialah kehidupan gereja Tuhan yang dilawati oleh Tuhan dengan pembukakan rahasia yang paling dalam. Berarti kasih dan tahbisan kita akan meningkat pada kasih dan tahbisan mempelai, jika kita mengerti rahasia bagian dalam.

Tiga kali disebutkan rahasia bagian dalam. Yang bisa membuka adalah Anak Domba yang tersembelih. Ada tiga kali dikatakan Anak Domba Allah yang tersembelih.
Wahyu 5:6,9,12
5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor 1Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena 2Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
5:12 katanya dengan suara nyaring: "3Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!"

Kalau saudara sampai menanggapi miring tentang pembukaan rahasia Firman, tentang pernikahan Kristus dengan gereja di mana kita akan memuncak ke sana pada tahbisan mempelai, itu sama dengan saudara menghina Korban Kristus. Sebab Firman Tuhan yang dibukakan rahasia kepada kita itu seharga dengan Korban Kristus. Mengapa kita ragu/ bimbang?.

Kitab itu termeterai dan yang layak membuka adalah Dia yang tersembelih. Tiga kali disebut yang tersembelih dan tiga kali disebut bagian dalam. Jadi saudara lihat di sini tidak ada satu sisi yang disembunyikan oleh Tuhan, rahasia ini akan dibukakan Tuhan bagi kita, jika kita rindu akan pribadiNya.

Yohanes adalah pribadi yang mengasihi Tuhan.
Yohanes 21:20-21
21:20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
21:21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"

Dia adalah rasul yang dipercaya untuk menerima pembukaan rahasia itu. Rahasia ini dibuka oleh Yesus dan diterima oleh Yohanes. Dan Yohanes meneruskan kepada kita.
Yeremia 33:3
33:3 Berserulah kepada-Ku, maka Aku akan menjawab engkau dan akan memberitahukan kepadamu hal-hal yang besar dan yang tidak terpahami, yakni hal-hal yang tidak kauketahui.

Jadi yang tidak kita pahami dan tidak kita mengerti itu dibuka oleh Anak Domba Allah. Itulah hasil seruan Yohanes. Ini posisi saya sebagai hamba Tuhan. Rahasia Alkitab itu Tuhan sendiri yang buka, tinggal kita mau menerima atau tidak. Rahasia sebelah dalam ini adalah rahasia nikah dan rahasia ibadah. Itu sebabnya kesetiaan kita harus kita jaga, jangan sampai kita terpikat dengan laki-laki yang lain, pada roh yang lain atau pada injil yang lain.
2 Korintus 11:4
11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Dalam Wahyu pasal 5 ini pembukaannya begitu dalam dan kena mengena dengan nikah jasmani. Pengalaman hidup nikah rumah tangga kita yang tidak baik kita lempar jauh dan kita damai dengan Tuhan supaya kita diarahkan oleh Tuhan pada nikah yang rohani.

Walaupun Tuhan sudah siap memberi dan Tuhan sudah tahu bahwa seseorang itu berminat atau tidak, namun harus orang itu nampakkan minatnya itu ke permukaan.
Yohanes 5:6
5:6 Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"

Otomatis tanpa orang itu berucap, kehadirannya itu di serambi Betesda itu karena dia ingin sembuh.

Yohanes 5:7
5:7 Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku."

38 tahun orang itu sudah lumpuh. Itu sama dengan perjalanan orang Israel dari Kadesy Barnea sampai menyeberang ke sungai Zered.
Ulangan 2:14
2:14 Lamanya kita berjalan sejak dari Kadesh-Barnea sampai kita ada di seberang sungai Zered, ada tiga puluh delapan tahun, sampai seluruh angkatan itu, yakni prajurit, habis binasa dari perkemahan, seperti yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada mereka;

38 Yobel gereja sakit. Yobel pertama gereja Tuhan sehat di zaman para rasul, masuk pada Yobel ke dua gereja Tuhan mulai sakit. Tetapi puji Tuhan masuk pada Yobel ke-40, Yobel yang terakhir tampil Yesus Mempelai Laki-laki Sorga. Untuk kita sekarang tampilnya Kabar Mempelai yang memberitakan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga.

Ketika Yesus bertanya maukah engkau sembuh, dia menjawab tidak ada yang menuntunnya ke kolam. Selama 38 yobel gereja sakit, gereja kehilangan pemimpin yang bisa mengarahkan gereja untuk mencapai sasaran yang jelas untuk menjadi Mempelai Wanita Tuhan. Memang ada pelayan tetapi penekanan untuk menjadi Mempelai Wanita Tuhan belum ada. Nanti pada Yobel yang terakhir baru muncul kabar ini.

Yohanes 5:8
5:8 Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."

Sekarang Yesus tampil, Mempelai Laki-laki Sorga ada di depan “bangun, angkatlah tilammu” berarti hargailah nikahmu dan berjalan maju. Kalau kita melihat Wahyu pasal 5 tadi, rahasia bagian dalam itu adalah nikah yang rohani (Kristus dengan gerejaNya).
Tadinya dia tidur berarti horizontal, disuruh bangun berarti vetikal. Artinya yang bisa menolong dan mengarahkan nikah kita kepada kesempurnaan hanya salib Yesus, hanya salib Golgota. Dia tersembelih, itu tiga kali disebutkan dalam Wahyu pasal 5. Sebab kalau rahasia Firman terbuka hari-hari terakhir ini kepada kita, itu harganya seharga korban Kristus. Jangan lagi saudara permainkan nikah yang anda miliki. Anak muda jangan permainkan nikah. Tunangan kita hanya satu itulah Yesus. Kalau anak muda bertunangan, bertunanganlah yang sungguh-sungguh. Kalau mau bertunangan, datanglah kepada gembala supaya didoakan dan jangan ganti-ganti pasangan!

Jangan sampai digigit ular mata, telinga dan lidah kita. Kalau tiga hal ini tidak dikuasai oleh Roh Kudus maka hancurlah kesetiaan kita kepada Kristus. Untuk kita memacu diri kita lebih setia maka Tuhan dari tempat ketinggiannya membuka rahasia Firman kepada kita. Dan pembukaan rahasia Firman itu Dia bayar dengan diriNya sendiri yang tersalib di Joljuta.

Wahyu 5:9
5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
Ingat, kita ini dibeli oleh Yesus dengan darahnya. Kalau kita adalah orang yang dibeli oleh darah Yesus maka setan tidak akan berdaya.

Wahyu 5:12
5:12 katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!"

Kita ini adalah orang yang dibeli oleh Tuhan. Dan dibuktikan lebih dalam lagi, kepada orang yang sudah dibeli dengan darahNya, Dia buka rahasia isi hatiNya. Masakan Dia akan menelantarkan kita. Yesus, Engkau sudah membeli kami, Engkau tidak akan menelantarkan kami.

Tuhan Memberkati.












Tidak ada komentar:

Posting Komentar