20240302

Kebaktian Doa Penyembahan, Sabtu 2 Maret 2024 Pdt. Handri Otniel Legontu


Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Yohanes 12:1-8

12:1 Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati.

12:2 Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.

12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

12:4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:

12:5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"

12:6 Hal itu dikatakannya bukan karena ia memperhatikan nasib orang-orang miskin, melainkan karena ia adalah seorang pencuri; ia sering mengambil uang yang disimpan dalam kas yang dipegangnya.

12:7 Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.

12:8 Karena orang-orang miskin selalu ada pada kamu, tetapi Aku tidak akan selalu ada pada kamu."

 

Dalam Tabernakel ayat-ayat ini terkena pada 7 percikan darah di depan Tabut Perjanjian, menunjukan sengsara daging tanpa dosa yang harus dialami oleh gereja Tuhan sampai daging mati atau tidak bersuara lagi. Juga ada 7 percikan darah di atas tutup pendamaian, itu sengsara yang dialami oleh Yesus dari taman getsemani sampai mati di kayu salib.

 

Cerita ini mengenai minyak urapan, ada minyak yang dicurahkan di kaki Yesus, menunjuk minyak urapan Roh Kudus. Semakin luar biasa sengsaranya, semakin luar biasa urapannya. Berarti semakin luar biasa dipakai Tuhan dan semakin luar biasa berkatnya. Jadi jangan tolak percikan darah, itu harus dialami gereja Tuhan untuk mengalami urapan Roh Kudus dan kemuliaan Tuhan.

 

Dalam Yohanes pasal 11 orang-orang Farisi dan imam-imam kepala telah memberikan perintah supaya yang tahu di mana Yesus berada melaporkan kepada mereka supaya mereka bisa menangkap dan membunuh Yesus.

Yohanes 11:57

11:57 Sementara itu imam-imam kepala dan orang-orang Farisi telah memberikan perintah supaya setiap orang yang tahu di mana Dia berada memberitahukannya, agar mereka dapat menangkap Dia.

 

Di ayat yang kita baca tadi, keluarga Betania yaitu Maria, Marta dan Lazarus ada melayani Yesus sekalipun beresiko. Kalau Yesus mau ditangkap berarti orang yang dekat denganNya juga kena resiko. Keluarga Betania mengalami peningkatan pelayanan sekalipun resikonya harus mengalami sengsara karena Yesus. Untuk mengalami peningkatan pelayanan maka kita harus mengalami percikan darah, sengsara daging tanpa dosa bersama Yesus, itu harus rela kita terima.

 

Kita pelajari peningkatan pelayanan dari Lazarus, Marta dan Maria.

1.      Lazarus

Yohanes 12:2

12:2 Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.

 

Di sini terjadi peningkatan pelayanan. Sebelumnya Yesus pernah singgah di rumah mereka. Di situ Maria ada mendengarkan Firman, Marta melayani dan Lazarus tidak ada di situ, entah dia ke mana. Setelah Lazarus sakit, mati lalu dibangkitkan, Lazarus mau melayani Yesus, duduk makan dengan Yesus.

 

Jadi peningkatan pelayanan Lazarus adalah tadinya dia tidak ada di rumah, sekarang ada di rumah duduk makan bersama dengan Yesus. Pengertian rohaninya bagi kita, banyak orang Kristen seperti Lazarus, beribadah melayani Tuhan tetapi beredar-edar, mengembara, tidak ada di tempat = tidak tergembala. Tandanya hanya mengejar perkara daging, hanya untuk memuaskan keinginan daging. Seperti Esau, beredar-edar mengembara mencari daging, berburu daging. Keinginan daging itu menjadi mangsa yang empuk bagi trio setan. Setan digambarkan seperti binatang buas. Setan di udara itu naga. Nabi palsu itu binatang buas yang keluar dari bumi. Antikristus itu binatang buas yang keluar dari dalam laut.

Yakobus 1:13-15

1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapa pun.

1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.

1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

 

Jadi keinginan daging ini mengundang setan datang dengan pencobaan-pencobaan, dengan dosa-dosa dan juga dengan ajaran palsu yang hanya membinasakan. Makanya keinginan daging harus dimatikan, perlu percikan darah supaya dagingnya mati.

 

Puji Tuhan keluarga Betania diizinkan Tuhan untuk mengalami percikan darah sehingga mengalami peningkatan pelayanan. Khususnya Lazarus, dia diizinkan sakit keras dan dia mati. Dia sudah busuk 4 hari tetapi dia dibangkitkan. Lewat percikan darah ini Lazarus bisa tinggal di rumah, tidak lagi mengembara, dia duduk makan bersama Yesus. Arti rohani duduk makan bersama Yesus adalah beribadah melayani Tuhan dalam sistem penggembalaan. Tandanya yaitu beribadah melayani Tuhan untuk memenuhi kebutuhan rohani.

 

Kebutuhan rohani yaitu bisa makan Firman penggembalaan. Jadikanlah ibadah pelayanan itu sebagai kebutuhan, maka kita tidak akan bosan beribadah melayani karena itu sudah menjadi suatu kebutuhan, bukan menjadi kebiasaan. Sehingga bisa berupaya, berjuang untuk beribadah melayani Tuhan. Saya nonton di televisi orang antri berjam-jam untuk membeli beras murah. Antrinya bukan di bawah pohon tetapi berdiri di bawah teriknya matahari. Mereka rela antri berjam-jam untuk mendapat beras. Begitu juga ibadah, jadikanlah ibadah itu sebagai kebutuhan, kita mau beribadah, mau makan Firman, seperti bayi yang selalu ingin air susu ibu. Biar dikasih apapun dia tidak mau, yang dia inginkan air susu ibu.

I Petrus 2:1

2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

 

Hasilnya kalau menjadikan ibadah pelayanan itu suatu kebutuhan dan kita mau beribadah melayani dalam sistem penggembalaan:

a)      Markus 16:14

16:14 Akhirnya Ia menampakkan diri kepada kesebelas orang itu ketika mereka sedang makan, dan Ia mencela ketidakpercayaan dan kedegilan hati mereka, oleh karena mereka tidak percaya kepada orang-orang yang telah melihat Dia sesudah kebangkitan-Nya.

 

Hasil pertama mengalami kuasa pertolongan Tuhan dari segala kekurangan dan dosa kita. Murid-murid itu hebat, dipakai oleh Tuhan luar biasa, tetapi kekurangan mereka tidak percaya kebangkitan Yesus. Padahal hebat, sudah dipakai Tuhan, diutus berdua-dua, diberikan kuasa mengusir setan dan melakukan mujizat. Mereka kembali dan melaporkan apa yang sudah mereka kerjakan, luar biasa. Tetapi kekurangan mereka tidak tidak percaya akan kebangkitan Yesus. Lewat makan bersama mereka bisa ditolong.

 

Pelajaran bagi kita, apapun kekurangan kita, apapun dosa kita, sampai yang paling hina dan paling kotor sekalipun tetapi kalau bisa makan Firman penggembalaan maka masih ada harapan untuk ditolong dan dipulihkan oleh Tuhan. Jangan bertahan pada kekurangan kita!

Saya juga orang yang banyak kekurangan, saya orang paling hina, paling berdosa, tetapi masih bisa ditolong Tuhan. Kalau ingat yang sudah saya perbuat di masa lalu benar-benar memuakkan. Tetapi kalau masih mau makan Firman ada harapan ditolong dan dipulihkan Tuhan.

 

b)      Yohanes 12:10-11

12:10 Lalu imam-imam kepala bermupakat untuk membunuh Lazarus juga,

12:11 sebab karena dia banyak orang Yahudi meninggalkan mereka dan percaya kepada Yesus.

 

Karena Lazarus, banyak orang percaya kepada Yesus. Jadi hasil kedua kita mengalami kuasa pemakaian Tuhan. Lazarus bisa bersaksi kepada banyak orang dan banyak orang percaya kepada Yesus. Kesaksian yang utama dan hidup adalah tentang keubahan hidup kita yang dikerjakan oleh Firman. Itu kesaksian yang utama dan kuat. Dulu kita mati dan busuk, sekarang hidup untuk memuliakan Tuhan. Bukan berarti tidak boleh bersaksi yang jasmani, silahkan. Bersaksi ditolong pekerjaan atau sekolahnya. Tetapi kesaksian yang utama, yang hidup dan yang kuat adalah keubahan hidup. Dulu kita mati dan busuk, sekarang kita hidup untuk memuliakan Tuhan. Itu yang membawa banyak orang menerima Yesus, menerima pengajaran.

 

2.      Peningkatan pelayanan Marta.

Yohanes 12:2

12:2 Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.

 

Bandingkan:

Lukas 10:40-41

10:40 sedang Marta sibuk sekali melayani. Ia mendekati Yesus dan berkata: "Tuhan, tidakkah Engkau peduli, bahwa saudaraku membiarkan aku melayani seorang diri? Suruhlah dia membantu aku."

10:41 Tetapi Tuhan menjawabnya: "Marta, Marta, engkau kuatir dan menyusahkan diri dengan banyak perkara,

 

Sebelumnya Marta sudah melayani, tetapi pelayanan Marta ditandai dengan banyak omelan, bersungut-sungut dan kuatir, serta mau menjadi kepala. Perempuan mau menjadi kepala di dalam nikah dan dalam ibadah pelayanan. Marta berkata suruhlah Maria menolong aku. Perempuan atau isteri itu diciptakan sebagai penolong bagi suami, laki-laki, kepala. Berarti Marta menempatkan dirinya sebagai kepala. Sudah melayani tetapi banyak mengomel, bersungut dan kuatir, berarti dia tidak menempatkan Yesus sebagai Kepala. Karena kedudukan dalam nikah mulai dari Allah lalu Yesus kemudian suami baru isteri. Kalau isteri sudah jadi kepala, Yesus tidak ada di situ sebagai kepala.

 

Di sini Marta tidak menempatkan Yesus sebagai kepala, ini menunjukan pelayanan yang tidak mengutamakan Firman pengajaran, pelayanan tanpa komando Firman pengajaran yang benar. Yesus kepala, Yesus itulah Firman pengajaran, Firman yang lahir menjadi manusia dan kita lihat kemuliaannya. Banyak orang hebat melayani tetapi tanpa komando pengajaran.

Amsal 7:2

7:2 Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.

 

Tanpa kepala = tanpa biji mata, pelayanan tanpa pengajaran itu pelayanan yang buta. Pikirannya sudah betul padahal hantam sana hantam sini, tabrak sana tabrak sini. Makanya tadi Yesus katakan kepada Marta ‘engkau menyusahkan diri’. Pelayanan seperti itu ditandai banyak omelan, menyusahkan diri  dan ditandai banyak kekuatiran. Suasana kesusahan itu suasana kutukan. Jadi pelayanannya dalam suasana kutukan. Tabiat kafir masih dia pertahankan sebab kuatir itu tabiat kafir.

Matius 6:31-32

6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

 

Biarlah kita melayani Tuhan bukan seperti pelayanan Marta masa lampau tetapi pelayanan Marta masa sekarang.

 

Lewat percikan darah, pelayanan Marta ditingkatkan. Tidak ada lagi omelan, tidak ada kekuatiran, dia bisa menempatkan Yesus sebagai kepala. Ini pelayanan yang dikomando oleh Firman pengajaran yang benar, tanda-tandanya:

a)      Mencari kerajaan Allah = mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari segala perkara di bumi = setia dan tekun, tidak bisa dihalangi oleh apapun. Tentu mereka sudah dengar perintah dari imam-imam kepala dan orang farisi ‘siapa yang tahu dimana Yesus beritahukan supaya bisa ditangkap’. Tetapi Marta tidak takut mendengar perintah itu, dia mau melayani, mau mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari apapun, setia dan tekun di dalam melayani Tuhan, tidak bisa dihalangi oleh apapun. Pelayanan yang dulu sudah dia kerjakan, tetap dia kerjakan sampai sekarang tetapi ada peningkatan.

 

b)      Mencari kebenarannya = hidup benar. Yang sekarang banyak ditekankan dalam gereja, kerajaan Allah itu kekayaan dan kemuliaan secara jasmani, kalau diberkati secara jasmani berarti ada kerajaan sorga di situ. Lupa Yesus yang empunya kerajaan sorga datang ke bumi, Dia tidak punya kamar, lahirnya di kandang. Tidak punya baju, hanya dibungkus kain lampin. Waktu mau khotbah di danau Dia tidak punya perahu, hanya menumpang perahu orang. Waktu mau masuk ke Yerusalem tidak punya keledai, keledai orang yang dipakai. Dikuburpun tidak punya kubur, kubur baru yang dimiliki Yusuf Arimatea. Sekarang hanya ditekankan kaya, diberkati secara jasmani. Lupa Alkitab katakan carilah dahulu kerajaan Allah dan kebenarannya. Benar, bukan kayanya.

 

Jadi tanda kedua adalah melayani dengan hidup benar, semua benar! Banyak kali yang penting melayani padahal tidak benar.

 

Kalau digabungkan melayani dengan setia dan benar. Kalau sudah mencari Kerajaan Allah dan kebenarannya maka semua ditambahkan kepadamu. Tanda tambah itu bicara salib. Artinya kita hidup dari salib Kristus, kita hidup dari kemurahan Tuhan. Kapanpun, dimanapun, dalam situasi kondisi apapun bisa hidup! Karena kita bukan hidup dari apa yang ada di dunia ini, namun hidup dari salib, dari kemurahan Tuhan. Dan tidak akan pernah minus, selalu surplus. Pelayanan yang Tuhan percayakan kami kerjakan, dalam menggelar ibadah persekutuan, Tuhan tidak pernah membiarkan kami minus, selalu surplus.

 

3.      Kita belajar tentang Maria

Yohanes 12:3

12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

 

Pelayanan sebelumnya, dia duduk di dekat kaki Yesus mendengarkan Firman. Ini sudah merupakan pelayanan yang benar, sudah dipuji oleh Tuhan. Bahkan Tuhan katakan itu yang terbaik yang tidak akan diambil dari padanya. Tetapi setelah Maria mengalami percikan darah, saudaranya Lazarus mati dan akhirnya dibangkitkan, ada aktivitas dari Maria. Bukan hanya duduk mendengar tetapi Maria bisa meminyaki kaki Yesus sebagai persiapan penguburan Yesus.

Yohanes 12:7

12:7 Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.

 

Artinya:

a)      Aktif dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus. Mendengar Firman = makan makanan rohani, setelah mendengar Firman kita harus ada gerakan, harus aktif di dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus. Kita berada di penghujung zaman akhir, jadi pelayanan kita, sekarang adalah pelayanan terakhir di bumi ini, setelah itu tidak ada lagi pelayanan sebab Tubuh Kristus sudah terbentuk. Siapa tahu ini ibadah KKR yang terakhir untuk kita gelar, aktiflah dalam pelayanan pembangunan Tubuh Kristus yang terakhir di bumi ini. Kalau Yesus sudah dikubur, sudah tidak dilihat lagi tubuhNya, itu pelayanan yang terakhir.

 

Memang tantangannya ada, banyak tantangannya. Sampai tinggal bawa menangis di kaki Tuhan. Pelayanan ini bukan pekerjaan kita tetapi pekerjaan Tuhan, tidak ada yang bisa menghalangi, Tabut Perjanjian tidak bisa dihalangi, kilat tidak bisa dihalangi.

 

b)      Mengalami minyak urapan Roh Kudus. Ayo kita aktif melayani tetapi bukan dengan kekuatan daging kita, tetapi dengan kekuatan Roh Kudus.

 

Dibalik percikan darah ada urapan, ada Shekina Glori, ada roh kemuliaan, Roh Kudus. Kegunaan Roh Kudus:

a)      Roma 8:11

8:11 Dan jika Roh Dia, yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati, diam di dalam kamu, maka Ia, yang telah membangkitkan Kristus Yesus dari antara orang mati, akan menghidupkan juga tubuhmu yang fana itu oleh Roh-Nya, yang diam di dalam kamu.

 

Kegunaan pertama memberi hidup, secara jasmani yang mati menjadi hidup, yang mustahil menjadi tidak mustahil. Dalam kegerakan hujan akhir ini kita banyak menghadapi hal-hal yang mustahil. Tetapi kalau ada Roh Kudus dihapus semua kemustahilan itu. Juga memberi hidup secara rohani. Kita menghadapi keadaan dunia yang semakin cemar, tetapi kita bisa hidup benar dan suci, itu pekerjaan Roh Kudus. Betapa banyak hamba Tuhan pelayan Tuhan yang dihantam oleh dosa-dosa sampai puncaknya dosa. Banyak yang tidak kuat, tumbang, berguguran. Tetapi kalau ada Roh Kudus, dosa sudah menguasai dunia ini, kita tetap hidup benar dan suci, tidak ikut cemar. Akan ada 2 kegerakan yang berlawanan, yang cemar tambah cemar, yang najis tambah najis, tetapi yang benar dan suci bertambah benar dan suci. Kita berada di mana? Kalau ada Roh Kudus kita ada pada kegerakan yang benar semakin benar, suci semakin suci.

 

Kaum muda dikepung dengan kecanggihan teknologi, kalau tidak ada Roh Kudus kita diseret oleh dosa, arus kejahatan, arus kecemaran. Tetapi kalau ada Roh Kudus kita dibawa pada arus benar dan suci semakin bertambah benar dan suci.

 

b)      Titus 3:5

3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

 

Roh Kudus mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani sampai sempurna seperti Yesus. Tanda manusia rohani kita lihat dari Maria. Bukti padanya ada urapan apa yang Maria lakukan?

Yohanes 12:4-5

12:4 Tetapi Yudas Iskariot, seorang dari murid-murid Yesus, yang akan segera menyerahkan Dia, berkata:

12:5 "Mengapa minyak narwastu ini tidak dijual tiga ratus dinar dan uangnya diberikan kepada orang-orang miskin?"

 

Pelayanan Maria dicela tetapi apakah ada reaksi daging dari Maria, apakah ada suara Maria membela diri? Tidak! Dia diam saja. Jadi tanda manusia rohani kita diam saja saat dicela, tidak usah kita bereaksi. Firman ini untuk memberikan kekuatan nomor 1 kepada saya dan untuk kita semuanya.

 

Sekarang undangan pesta disebar, ada yang beralasan. Orang yang menolak undangan pesta nanti yang menerima pedang penghukuman. Memang beresiko saat kita menyebarkan undangan pesta Kabar Mempelai ini, orang hina, orang cela. Tetapi manusia rohani diam saja, tidak usah tanggapi = kuat teguh hati, nanti Tuhan yang bela, Yesus yang membela kita.

Yohanes 12:7

12:7 Maka kata Yesus: "Biarkanlah dia melakukan hal ini mengingat hari penguburan-Ku.

 

Yudas gambaran antikristus. Sekarang antikristus-antikristus kecil sudah bermunculan dengan roh kebenciannya, dengan roh permusuhannya, kekejamannya. Karena dia punya kekuasaan, kedudukan, kekayaan, dia mau halangi pekerjaan Firman tetapi tidak bisa, ada Yesus pembela kita. Imam Besar Agung menjadi pembela.

 

Sikap kita selalu berada di bawah kaki Yesus, tinggal curhat di bawah kaki Tuhan. Sore ini kita mau sujud di kaki Tuhan, curahkan hati kepada Tuhan semuanya.

 

GPT “Kristus Penebus”

Jl. Langgadopi No.4 Tentena

Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663

HP: 081334496911

Email: imamat_raja@yahoo.com

www.gptkp.blogspot.com

Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar