20240309

Kebaktian Doa Penyembahan, Sabtu 9 Maret 2024 Pdt. Handri Otniel Legontu


Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Yohanes 12:1-3

12:1 Enam hari sebelum Paskah Yesus datang ke Betania, tempat tinggal Lazarus yang dibangkitkan Yesus dari antara orang mati.

12:2 Di situ diadakan perjamuan untuk Dia dan Marta melayani, sedang salah seorang yang turut makan dengan Yesus adalah Lazarus.

12:3 Maka Maria mengambil setengah kati minyak narwastu murni yang mahal harganya, lalu meminyaki kaki Yesus dan menyekanya dengan rambutnya; dan bau minyak semerbak di seluruh rumah itu.

 

Maria meminyaki kaki Yesus, dalam Injil Matius dan Markus, Maria meminyaki kepala Yesus dengan minyak narwastu di dalam buli-buli pualam.

Markus 14:3

14:3 Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta, dan sedang duduk makan, datanglah seorang perempuan membawa suatu buli-buli pualam berisi minyak narwastu murni yang mahal harganya. Setelah dipecahkannya leher buli-buli itu, dicurahkannya minyak itu ke atas kepala Yesus.

 

Minyak itu harganya 300 dinar, itu upah kerja hampir 1 tahun, kalau dipakai membeli minyak tentu minyak yang didapatkan itu banyak. Minyak yang dicurahkan dari atas kepala, karena begitu banyaknya minyak itu sampai mengalir ke kaki Yesus. Tidak mungkin Maria mau menyeka kepala Yesus dengan rambutnya, pasti kakinya Yesus. Secara rohani ini menunjukan Roh Kudus yang meluap-luap.

 

Tadi disebutkan Maria membawa buli-buli pualam. Kita ini hanya seperti buli-buli tanah liat yang mudah rapuh dan hancur. Kalau diisi dengan perkara yang hebat dari dunia seperti kekayaan, kedudukan, kepandaian dan sebagainya, maka akan bernilai tinggi di mata manusia yaitu menjadi buli-buli pualam. Tetapi masih mudah rapuh dan hancur. Betapa banyak orang kaya, punya kedudukan, punya kepandaian yang masih korupsi, itu mudah rapuh dan mudah hancur. Sebab itu hidup kita harus diisi dengan perkara rohani yang kekal supaya bernilai tinggi di mata Tuhan. Jangan bangga hanya bernilai tinggi di mata manusia. Jangan kecewa dan putus asa kalau kita tidak punya nilai tinggi di mata manusia. Yang terutama kita bernilai tinggi di mata Tuhan.

 

Isilah hidup kita dengan perkara-perkara rohani yang kekal.

1.      I Petrus 1:24-25

1:24 Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur, 

1:25 tetapi firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

 

Yang pertama isilah hidup kita dengan Firman Tuhan = harus banyak makan Firman. Kalau kita hanya makan nasi, hidup kita hanya seperti rumput. Nasi itu dari padi, tanaman jenis rumput-rumputan. Jadi kalau kita hanya makan nasi maka kita hanya menjadi manusia rumput yang layu, kering dan binasa selamanya.

 

Bagaimana proses diisi Firman?

a)      Mendengar Firman dalam urapan Roh Kudus. Baik hamba Tuhan menyampaikan Firman dalam urapan, jemaat mendengar Firman dalam urapan sehingga kita bisa mendengar Firman dengan sungguh-sungguh, suatu kebutuhan, tanpa Firman kita hancur.

b)      Mengerti Firman, kalau sudah mendengar Firman dengan sungguh-sungguh pasti mengerti Firman, Firman diisi di pikiran akal budi kita.

c)      Percaya Firman, Firman diisi di hati kita.

d)      Praktekan Firman, Firman diisi pada seluruh hidup kita.

 

Kaum muda silahkan kuliah, sekolah setinggi-tingginya, tetapi jangan hanya diisi dengan perkara hebat di dunia, harus diisi dengan Firman. Hasilnya:

Yohanes 8:51

8:51 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."

 

Hasilnya ada jaminan untuk hidup kekal bersama Yesus. Bukan berarti tidak meninggal. Kalaupun diizinkan Tuhan meninggal dunia, waktu Yesus datang kedua kali, saat sangkakala terakhir dibunyikan dia akan dibangkitkan dalam tubuh kemuliaan untuk hidup kekal bersama Yesus.

 

2.      I Korintus 13:8

13:8 Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.

 

Kasih itu tidak berkesudahan = kekal. Bagaimana proses diisi dengan kasih Allah?

Amsal 28:13

28:13 Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

 

Yang mengakui dan meninggalkan dosa, disayangi. Jadi proses diisi kasih Allah kita mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Setelah diampuni oleh darah Yesus, jangan berbuat dosa lagi, stop berbuat dosa. Begitu dosa sudah disingkirkan, kasih Allah dicurahkan kepada kita. Dengan banyak kita mengaku dosa dan meninggalkan dosa maka kasih akan menutupi banyak dosa, sampai menutupi seluruh dosa. Kita bisa tampil tanpa cacat dan cela. Itulah manusia yang bisa hidup kekal bersama Yesus.

I Petrus 4:8

4:8 Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.

 

3.      Urapan Roh Kudus

Firman kekal, kasih kekal, Roh Kudus juga kekal.

Ibrani 9:14a

9:14a  betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat,

 

Maria mencurahkan minyak dari kepala meleleh sampai ke kaki. Jadi kita harus diurapi Roh Kudus, dipenuhi Roh Kudus, sampai Roh Kudus meluap-luap di dalam kita. Jadi jangan hanya puas diurapi atau sampai dipenuhi Roh Kudus namun harus sampai Roh Kudus meluap-luap di dalam kita. Kalau belum dipenuhi Roh Kudus, minta terus kepada Tuhan, tetapi jangan dipaksa. Roh Kudus itu kelahiran baru, seperti bayi bisa dipaksakan lahir tetapi tidak ada wujudnya, apalagi kalau baru 2-3 bulan cuma gumpalan darah. Jangan dipaksa, biarlah terjadi secara wajar. Setelah dipenuhi harus kita jaga, jangan padam Roh Kudus, jangan kita dukakan Roh Kudus, jangan kita hujat Roh Kudus. Biarlah Roh Kudus itu terus memenuhi sampai meluap-luap di dalam kita.

 

Proses menerima Roh Kudus:

a)      Kisah Para Rasul 1:4-5

1:4 Pada suatu hari ketika Ia makan bersama-sama dengan mereka, Ia melarang mereka meninggalkan Yerusalem, dan menyuruh mereka tinggal di situ menantikan janji Bapa, yang — demikian kata-Nya —"telah kamu dengar dari pada-Ku.

1:5 Sebab Yohanes membaptis dengan air, tetapi tidak lama lagi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus."

 

Kita harus tinggal di Yerusalem, artinya harus memiliki hati damai sejahtera. Yerusalem = kota damai. Bersihkan hati dari segala kekotoran dosa, dari kepahitan, iri, benci, dendam dan sebagainya. Bersihkan supaya Roh Kudus turun di situ.

 

Apa yang murid-murid lakukan di Yerusalem?

Kisah Para Rasul 1:13

1:13 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.

 

Di Yerusalem murid-murid naik ke ruang atas tempat Yesus makan Paskah bersama murid-muridNya.

Lukas 22:8,12

22:8 Lalu Yesus menyuruh Petrus dan Yohanes, kata-Nya: "Pergilah, persiapkanlah perjamuan Paskah bagi kita supaya kita makan."

22:12 Lalu orang itu akan menunjukkan kepadamu sebuah ruangan atas yang besar yang sudah lengkap, di situlah kamu harus mempersiapkannya."

 

Makan Paskah = makan Firman dan perjamuan suci. Jadi supaya kita memiliki hati damai sejahtera, maka kita harus bersekutu dengan Firman pengajaran yang benar dan Perjamuan suci. Kekuatan Firman Pengajaran menyucikan segala kotoran di hati kita sehingga hati menjadi damai sejahtera.

 

b)      Kisah Para Rasul 1:12-14

1:12 Maka kembalilah rasul-rasul itu ke Yerusalem dari bukit yang disebut Bukit Zaitun, yang hanya seperjalanan Sabat jauhnya dari Yerusalem.

1:13 Setelah mereka tiba di kota, naiklah mereka ke ruang atas, tempat mereka menumpang. Mereka itu ialah Petrus dan Yohanes, Yakobus dan Andreas, Filipus dan Tomas, Bartolomeus dan Matius, Yakobus bin Alfeus, dan Simon orang Zelot dan Yudas bin Yakobus.

1:14 Mereka semua bertekun dengan sehati dalam doa bersama-sama, dengan beberapa perempuan serta Maria, ibu Yesus, dan dengan saudara-saudara Yesus.

 

Kita harus bertekun dalam doa dengan sehati untuk memeras daging. Artinya:

1)      Berdoa dengan terus menerus, tidak bosan, tidak bisa dihalangi oleh apapun karena kita punya kerinduan akan Roh Kudus. Kalau belum dipenuhi jangan bosan, terus berdoa, terus minta kepada Tuhan. Mintalah maka kepadamu akan diberi, ketuklah maka pintu akan dibukakan, carilah maka kamu akan mendapatkan.

 

Kenapa orang mau dipenuhi Roh Kudus malah terpelanting sana sini? Karena dia pertahankan dagingnya yang keras, kalau dia lembutkan tidak akan dibanting sana dibanting sini.

 

2)      Merendahkan diri serendah-rendahnya di bawah kaki Tuhan sambil mengakui segala kelemahan daging kita. Tadi disebutkan siapa saja yang bertekun dalam doa  yaitu 11 murid Yesus di luar Yudas karena dia sudah mati, ada Maria ibu Yesus dan saudara-saudara Yesus. Mereka semua adalah orang-orang yang punya kelemahan. Petrus menyangkal Yesus, Tomas tidak percaya kebangkitan Yesus, waktu Yesus ditangkap semua muridNya lari meninggalkan Yesus. Maria dan saudara-saudara Yesus pernah ragu akan Yesus dan menganggap Yesus sudah tidak waras.

Markus 3:21,31

3:21 Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka datang hendak mengambil Dia, sebab kata mereka Ia tidak waras lagi.

3:31 Lalu datanglah ibu dan saudara-saudara Yesus. Sementara mereka berdiri di luar, mereka menyuruh orang memanggil Dia.

 

Yohanes 7:5

7:5  Sebab saudara-saudara-Nya sendiri pun tidak percaya kepada-Nya.

Dari sini kita lihat, tanpa Roh Kudus kita hanyalah manusia daging yang banyak kelemahan, tidak mampu apa-apa. Petrus sudah pernah berjalan di atas air, pernah diutus mengusir setan, mengadakan mujizat. Tetapi sebelum dipenuhi Roh Kudus, dia masih menyangkal Yesus. Setelah dia dipenuhi Roh Kudus, Petrus rela mati bagi Tuhan Yesus.

 

3)      Menyerah sepenuh kepada Tuhan. Tuhan lihat penyerahan kita, kalau kita ada penyerahan pasti Tuhan penuhi Roh Kudus.  

 

c)      Kisah Para Rasul 1:21-26

1:21 Jadi harus ditambahkan kepada kami seorang dari mereka yang senantiasa datang berkumpul dengan kami selama Tuhan Yesus bersama-sama dengan kami,

1:22 yaitu mulai dari baptisan Yohanes sampai hari Yesus terangkat ke sorga meninggalkan kami, untuk menjadi saksi dengan kami tentang kebangkitan-Nya."

1:23 Lalu mereka mengusulkan dua orang: Yusuf yang disebut Barsabas dan yang juga bernama Yustus, dan Matias.

1:24 Mereka semua berdoa dan berkata: "Ya Tuhan, Engkaulah yang mengenal hati semua orang, tunjukkanlah kiranya siapa yang Engkau pilih dari kedua orang ini,

1:25 untuk menerima jabatan pelayanan, yaitu kerasulan yang ditinggalkan Yudas yang telah jatuh ke tempat yang wajar baginya."

1:26 Lalu mereka membuang undi bagi kedua orang itu dan yang kena undi adalah Matias dan dengan demikian ia ditambahkan kepada bilangan kesebelas rasul itu.

 

Matias dipilih menggantikan Yudas supaya jabatan pelayanan tidak kosong. Perhatikan yah, jabatan di sorga tidak boleh kosong. Jabatan pelayanan kita di bumi ini tempat kita di sorga, tidak boleh kosong! Kalau kita tinggalkan, ada orang lain yang akan ganti. Tuhan tidak kekurangan orang. Dan kalau diganti baru kita mau kembali itu sudah terlambat, sudah ada yang isi, tidak bisa lagi kita kembali pada jabatan itu. Seperti Yudas yang akhirnya binasa.

 

Artinya tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir. Ingat selalu, jabatan pelayanan itu tempat kita di sorga, tempat kita dalam Tubuh Kristus, tidak boleh kosong. Kalau kita tinggalkan maka akan Tuhan ganti dengan orang lain. Begitu mau kembali, sudah tidak ada tempat lagi baginya. Sebab itu jangan main-main dengan jabatan pelayanan, kita bertanggung jawab kepada Tuhan. Saya hamba Tuhan hanya memberi penumpangan tangan, mendoakan. Tetapi yang memberikan jabatan adalah Yesus Anak Allah. Roh Kudus memberikan karunia-karunia, Allah Bapa memberikan kasih sebagai motor penggerak di dalam pelayanan.

 

Inilah 3 proses menerima Roh Kudus, jaga hati damai sejahtera lewat praktek mau menerima Firman dan perjamuan suci, bertekun dalam doa dengan sehati untuk memeras daging, tetap setia berkobar beribadah melayani Tuhan sampai garis akhir, tidak pernah membiarkan jabatannya kosong. Kalau 3 proses ini ada, maka Roh Kudus pasti dicurahkan memenuhi kita.

Kisah Para Rasul 2:1-4

2:1 Ketika tiba hari Pentakosta, semua orang percaya berkumpul di satu tempat.

2:2 Tiba-tiba turunlah dari langit suatu bunyi seperti tiupan angin keras yang memenuhi seluruh rumah, di mana mereka duduk;

2:3 dan tampaklah kepada mereka lidah-lidah seperti nyala api yang bertebaran dan hinggap pada mereka masing-masing.

2:4 Maka penuhlah mereka dengan Roh Kudus, lalu mereka mulai berkata-kata dalam bahasa-bahasa lain, seperti yang diberikan oleh Roh itu kepada mereka untuk mengatakannya.

 

Roh Kudus dicurahkan kepada kita, semoga semua menerima janji pencurahan Roh Kudus. Dalam kitab Yoel dikatakan Roh Kudus akan diberikan kepada siapa saja, kepada anak muda, kepada orang tua. Biarlah kita semua mengalami pencurahan Roh Kudus sampai Roh Kudus meluap-luap di dalam kita. Salah satu tanda kepenuhan Roh Kudus adalah berbahasa Roh seperti yang diajar oleh Roh Kudus, bukan diajarkan manusia. Kalau sekarang orang terlalu menggampangkan untuk menerima Roh Kudus. Tiga proses tadi kita penuhi maka Roh Kudus tercurah atas kita.

 

Kegunaan Roh Kudus.

a)      Yesaya 44:3-4

44:3 Sebab Aku akan mencurahkan air ke atas tanah yang haus, dan hujan lebat ke atas tempat yang kering. Aku akan mencurahkan Roh-Ku ke atas keturunanmu, dan berkat-Ku ke atas anak cucumu.

44:4 Mereka akan tumbuh seperti rumput di tengah-tengah air, seperti pohon-pohon gandarusa di tepi sungai.

 

Kalau Roh Tuhan dicurahkan maka orang Israel akan seperti rumput yang tumbuh di tengah-tengah air. Bicara rumput ada kaitannya dengan penggembalaan. Kalau rumput tumbuh di tengah-tengah air maka tidak akan pernah layu. Jadi kegunaan Roh Kudus yang pertama adalah menggairahkan kita untuk sungguh-sungguh tergembala, tidak pernah layu mengikut Tuhan. 3 macam ibadah ditekuni. Kalau ada ibadah doa puasa dan doa semalaman diikuti, bergairah untuk tergembala, tidak pernah layu mengikut Tuhan.

 

Kalau ikuti daging, kalau tidak ada Roh Kudus yah saya istirahat saja, jemaat tahu saya sakit. Tetapi Roh Kudus yang menggairahkan untuk bisa melayani.

 

b)      Roma 8:26-27

8:26 Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.

8:27 Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.

 

Yang kedua meningkatkan pelayanan kita sampai bergemar menyembah Tuhan. Sampai mencapai ukuran penyembahan, daging sudah tidak bersuara lagi.

Roma 8:28

8:28 Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.

 

Kalau sudah bisa menyembah maka Tuhan hadir dan turut bekerja mendatangkan kebaikan bagi kita.

 

c)      Titus 3:5

3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

 

Roh Kudus mengubahkan kita sampai sempurna seperti Yesus, kita layak menjadi Mempelai WanitaNya Tuhan. Roh Kudus itu panjar bagi kita untuk kita bisa menjadi Mempelai Wanita Tuhan, untuk bisa menerima penggenapan janji Allah yang terbesar dan termulia yaitu menjadi Mempelai Wanita Tuhan yang sempurna.

 

Semoga sore ini kita mengalami janji pencurahan Roh Kudus. Kalau belum, terus berdoa sampai Tuhan berikan kepada kita. Yang sudah dipenuhkan Roh Kudus harus dijaga, jangan sampai padam, jangan didukakan, biarlah Roh Kudus meluap-luap di dalam kita.

 

Tuhan Memberkati

Tidak ada komentar:

Posting Komentar