20161110

Kebaktian PA Kitab Yunus, Kamis 10 November 2016 Pdt. Bernard Legontu



Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.


Yunus 3:1-10
3:1 Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian:
3:2 "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu."
3:3 Bersiaplah Yunus, lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.
3:4 Mulailah Yunus masuk ke dalam kota itu sehari perjalanan jauhnya, lalu berseru: "Empat puluh hari lagi, maka Niniwe akan ditunggangbalikkan."
3:5 Orang Niniwe percaya kepada Allah, lalu mereka mengumumkan puasa dan mereka, baik orang dewasa maupun anak-anak, mengenakan kain kabung.
3:6 Setelah sampai kabar itu kepada raja kota Niniwe, turunlah ia dari singgasananya, ditanggalkannya jubahnya, diselubungkannya kain kabung, lalu duduklah ia di abu.
3:7 Lalu atas perintah raja dan para pembesarnya orang memaklumkan dan mengatakan di Niniwe demikian: "Manusia dan ternak, lembu sapi dan kambing domba tidak boleh makan apa-apa, tidak boleh makan rumput dan tidak boleh minum air.
3:8 Haruslah semuanya, manusia dan ternak, berselubung kain kabung dan berseru dengan keras kepada Allah serta haruslah masing-masing berbalik dari tingkah lakunya yang jahat dan dari kekerasan yang dilakukannya.
3:9 Siapa tahu, mungkin Allah akan berbalik dan menyesal serta berpaling dari murka-Nya yang bernyala-nyala itu, sehingga kita tidak binasa."
3:10 Ketika Allah melihat perbuatan mereka itu, yakni bagaimana mereka berbalik dari tingkah lakunya yang jahat, maka menyesallah Allah karena malapetaka yang telah dirancangkan-Nya terhadap mereka, dan Ia pun tidak jadi melakukannya.

Memang dalam kitab nabi Yunus tidak jadi Tuhan menghukum Niniwe. Tetapi ±150 tahun lebih kemudian ternyata benar Tuhan menunggangbalikan kota Niniwe yaitu pada zaman nabi Nahum.

Sebetulnya rencana Tuhan adalah untuk menyatukan bangsa kafir dengan bangsa Israel. Ini ada dalam hati Tuhan. Alat yang Tuhan mau pakai dalam cerita ini adalah Yunus. Walaupun Yunus secara lahiriah nampak patuh, tetapi hati nuraninya sesungguhnya bertolak belakang dengan gerakannya. Sebab ternyata dalam Yunus 4:1 dia menyesal melihat orang Niniwe tidak dihukum oleh Tuhan. Padahal Yunus diutus Tuhan untuk memberitakan Firman agar orang Niniwe bertobat. Tujuan ini tercapai tetapi alat Tuhan ini bersikap lain.

Memang dia berhasil membawa orang-orang Niniwe bertobat secara tubuh lahiriah terlihat patuh tetapi batinnya tidak berubah. Ini karakter hamba Tuhan yang tidak boleh ada pada kami. Kami hamba Tuhan luar dalam harus sama dan itu harus ditularkan kepada umat Tuhan.

Dalam pasal 4 Yunus marah kepada Tuhan karena dia berpikir tujuan dia mengingatkan orang Niniwe tanpa mengharapkan mereka bertobat tetapi agar ancaman itu 40 hari kemudian menjadi kenyataan. Dengan demikian kita melihat hamba Tuhan ini memiliki roh bangsa Amon, ini tidak baik.

Yehezkiel 25:3
25:3 Katakanlah kepada bani Amon: Dengarlah firman Tuhan ALLAH: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau menyerukan: Syukur! mengenai tempat kudus-Ku, waktu kekudusannya dilanggar, dan mengenai tanah Israel, waktu itu dijadikan sunyi sepi, dan mengenai kaum Yehuda, waktu mereka harus pergi ke dalam pembuangan,

Bani Amon ini malah bersyukur melihat umat Tuhan dimurkai oleh Tuhan. Kami hamba Tuhan hadir di sini tujuannya supaya umat Tuhan jangan dihukum. Bukan sebaliknya supaya umat Tuhan dihukum oleh Tuhan. Yunus ingin supaya orang Niniwe dihukum. Orang Amon malah bersyukur ketika umat Tuhan dihukum oleh Tuhan. Mereka senang ketika petaka menimpa orang lain.

Yehezkiel 25:6
25:6 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau bertepuk tangan dan mengentakkan kakimu ke tanah, dan bergembira dalam hatimu atas kecelakaan tanah Israel,

Ketika melihat umat Tuhan ada dalam kecelakaan dan bencana, dia malah bersyukur. Ini bukan tujuan panggilan Tuhan kepada kami hamba-hamba Tuhan. Tujuan Tuhan kepada kami adalah untuk mendrop Firman pengajaran yang menampilkan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga sehingga umat Tuhan didamaikan dengan Tuhan dan mereka tidak dihukum.

Yunus malah marah karena orang Niniwe tidak dihukum oleh Tuhan. Tuhan tidak menghukum orang Niniwe yang 120.000 orang itu karena mereka bertobat.

Tujuan pelayanan kami hamba Tuhan adalah menyampaikan Firman pengajaran dan menampilkan Yesus sebagai Imam Besar agar umat Tuhan dikaitkan dengan Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga. Bukannya kami senang orang lain ditimpa bencana. Yunus ternyata orang Yahudi tetapi hatinya hati Amon. Ini yang tidak boleh ada pada kita.

Jadi orang yang mendapat panggilan Sorgawi memandang Yesus sebagai Rasul berarti menampilkan Firman pengajaran dan memandang Yesus sebagai Imam Besar untuk mendamaikan umat Tuhan dengan Tuhan.
Ibrani 3:1
3:1 Sebab itu, hai saudara-saudara yang kudus, yang mendapat bagian dalam panggilan sorgawi, pandanglah kepada Rasul dan Imam Besar yang kita akui, yaitu Yesus,

Kita harus memanfaatkan waktu dan kesempatan yang ada sekarang ini. Satu waktu akan ada waktu tetapi tidak ada kesempatan untuk orang beribadah pada zaman antikristus. Ini yang harus kita waspadai di hari-hari terakhir ini.

Kehadiran figur hamba Tuhan adalah untuk meneruskan Firman pengajaran kepada umat Tuhan agar umat Tuhan mengalami proses penyucian dan dia damaikan dengan Tuhan sehingga terhindar dari penghukuman.

Yehezkiel 25:6
25:6 Sebab beginilah firman Tuhan ALLAH: Oleh karena engkau bertepuk tangan dan mengentakkan kakimu ke tanah, dan bergembira dalam hatimu atas kecelakaan tanah Israel,

Obaja 1:12
1:12 Janganlah memandang rendah saudaramu, pada hari kemalangannya, dan janganlah bersukacita atas keturunan Yehuda pada hari kebinasaannya; dan janganlah membual pada hari kesusahannya.

Yunus malah menginginkan seperti ayat di atas ini terjadi pada orang Niniwe karena mereka bangsa kafir. Tetapi Tuhan menginginkan bangsa kafir juga menyembah Tuhan seperti bangsa Israel.

Mikha 7:8
7:8 Janganlah bersukacita atas aku, hai musuhku! Sekalipun aku jatuh, aku akan bangun pula, sekalipun aku duduk dalam gelap, TUHAN akan menjadi terangku.

Ternyata ada orang yang memposisikan diri sebagai musuh. Tandanya mereka selalu bersukacita melihat orang lain jatuh dalam kesusahan.

Orang Niniwe ini butuh ditolong. Sama dengan kita, bukankah kita butuh pertolongan. Sehebat-hebatnya orang di dunia ini, tanpa pertolongan Tuhan tidak bisa berbuat apa-apa.

Rencana Tuhan menyatukan bangsa kafir kepada orang Israel tidak pernah berubah. Olehnya  kita harus menyikapi dengan berterima kasih kepada Tuhan. Sebab bagi orang Israel, pantang untuk duduk bersama dan makan bersama orang kafir. Puji nama Tuhan diberikan kita kesempatan sehidangan, olehnya itu manfaatkan kesempatan ini.

Orang Niniwe benar-benar memanfaatkan lawatan Tuhan kepada orang Niniwe lewat nabi Yunus. Walaupun  Yunus hanya secara lahiriah, tetapi secara batinnya dia menunggu orang Niniwe dihukum. Tetapi orang Niniwe menanggapi dengan positif pemberitaan Firman yang disampaikan oleh Yunus sehingga terjadi kegerakan rohani. Kita liha bagaimana mereka berpaling dari berhala mereka dan bertobat benar-benar.

Kegerakan pada zaman rasul-rasul yang terjadi di Tesalonika dan ini dikaitkan dengan kedatangan Tuhan pada kali yang kedua.
I Tesalonika 1:9
1:9 Sebab mereka sendiri berceritera tentang kami, bagaimana kami kamu sambut dan bagaimana kamu berbalik dari berhala-berhala kepada Allah untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar,

Ini bukti lawatan Tuhan lewat hamba-hamba Tuhan mereka sambut. Dan sebagai bukti mereka menerima lawatan Tuhan adalah mereka berpaling dari berhala-berhala. Ini bukti kegerakan.

Kalau kita ada dalam kegerakan atau kebangunan rohani berarti kita melepaskan diri dari segala berhala. Berhala itu adalah segala sesuatu yang menghalangi kita untuk datang kepada Tuhan. Apa saya yang bisa menghalang-halangi kita untuk kita datang kepada Tuhan, itu ada muatan iblis dan itu adalah berhala. Hal itu selalu ditekankan oleh pendahulu-pendahulu kita. Bisa saja karena pot bunga pecah kita marah-marah sehingga tidak datang beribadah.

Mereka berbalik dari berhala untuk melayani Allah yang hidup dan yang benar. Ada lima ciri melayani Allah yang hidup dan benar.
I Tesalonika 1:10
1:10 dan untuk menantikan kedatangan Anak-Nya dari sorga, yang telah dibangkitkan-Nya dari antara orang mati, yaitu Yesus, yang menyelamatkan kita dari murka yang akan datang.

Berpaling dari berhala kepada Allah yang hidup dan yang benar dikaitkan dengan kedatangan Tuhan Yesus kedua kali. Kedatangan Yesus yang kita harapkan bukan sebagai Hakim bagi kita tetapi sebagai Mempelai Laki-l.aki Sorga. Tuhan Yesus adalah belahan jiwa kita, berarti menanti kedatanganNya kedua kali sama dengan menanti kedatangan belahan hati kita. Kenapa mau menyambut kedatangan Tuhan Yesus yang adalah belahan jiwa kita tetapi tidak ada persiapan. Jangan sampai ketika Tuhan datang kita malah diusir. Jangan sampai kami hamba Tuhan justru dienyah oleh Tuhan. Bangga dipakai Tuhan mengusir setan, membangkitkan orang mati, orang buta dicelikkan tetapi ditolak Tuhan karena tidak memiliki tahbisan yang benar.

Belahan jiwa kita akan segera datang, kalau saudara merasakan keintiman dengan Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga maka tidak ada berhala yang dapat menghalangi hubungan kita dengan Tuhan.

Kedatangan hamba Tuhan bukan supaya umat Tuhan dihukum. Jangan seperti Yunus yang memberitakan berita pertobatan tetapi mengharapkan orang Niniwe dihukum. Dia menunggu sampai 40 hari tetapi orang Niniwe tidak dihukum dan dia menjadi marah. Akhirnya Tuhan membuat peragaan dengan pohon jarak yang tumbuh dan menjadi tempat Yunus berteduh. Namun kemudian pohon itu mati dan Yunus marah. Yunus sayang kepada pohon jarak yang untuknya dia tidak pernah bersusah-susah, apalagi Tuhan sayang kepada 120.000 orang Niniwe.

Kita menantikan kedatangan Yesus yang adalah Anak Allah. Dikatakan Anak itu menunjukan penampilanNya sebagai Mempelai Laki-laki Sorga sebab yang akan menikah adalah Anak Allah. Itu sebabnya diberikan perumpamaan bahwa Raja itu menggelar pesta pernikahan untuk anaknya. Itulah gambaran Allah Bapa menggelar pesta untuk Tuhan Yesus AnakNya.
Matius 22:2
22:2 "Hal Kerajaan Sorga seumpama seorang raja, yang mengadakan perjamuan kawin untuk anaknya.

Terlalu indah sebenarnya rencana Tuhan yang justru dibukakan kepada kita bangsa kafir.

Tujuan Tuhan adalah menyelamatkan kita dari murka yang akan datang. Jadi kita terhindar dari peristiwa 3,5 tahun antikristus dan kita terhindar dari api belerang.

Ada 5 poin tanda orang yang terlibat melayani Allah yang hidup dan yang benar:
1.      Taat dengar-dengaran kepada Tuhan Yesus
Efesus 6:8
6:8 Kamu tahu, bahwa setiap orang, baik hamba, maupun orang merdeka, kalau ia telah berbuat sesuatu yang baik, ia akan menerima balasannya dari Tuhan.

Berarti hamba atau orang merdeka ini memiliki roh ketaatan kepada majikannya. Kita harus taat kepada Tuhan Yesus.

Kolose 3:24-25
3:24 Kamu tahu, bahwa dari Tuhanlah kamu akan menerima bagian yang ditentukan bagimu sebagai upah. Kristus adalah tuan dan kamu hamba-Nya.
3:25 Barangsiapa berbuat kesalahan, ia akan menanggung kesalahannya itu, karena Tuhan tidak memandang orang.

Kesimpulannya, saya sebagai hamba Tuhan dan sidang jemaat, kita semua terlibat dalam pelayanan dalam menanti kedatangan Tuhan, harus memiliki roh ketaatan kepada Tuhan.

2.      Otomatis kalau pelayan ini taat kepada majikannya, dia pasti tidak akan punya roh suka membantah.
Filipi 2:13-14
2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,

Semuanya datang dari Tuhan. Coba kita raba, apakah kita menikmati pemberiaan Tuhan ini. Begitu kita mendapatkan kemauan dari Tuhan maka lihat aksi dari iblis, dia akan menghalang-halangi kemauan yang dari Tuhan ini. Tuhan berikan yang baik namun iblis berusaha membelokkan. Jangan kita takluk kepada iblis, kita terima pemberiaan dari Tuhan ini.

Iblis tidak akan diam, dia akan menggangu dan mengusik terus sehingga muncul persungutan dan perbantahan sehingga pemberian Tuhan kepadanya menjadi hancur. Makanya jangan suka membantah, jangan lawan Tuhan, iblislah yang harus kita lawan.

3.      Kita harus melakukan dengan tulus dan ikhlas, jangan terpaksa
Yunus pergi karena terpaksa, Yunus pergi tidak tulus. Inilah kegagalan Yunus. Makanya pada pasal 4 dia membantah dan marah kepada Tuhan. Tuhan katakan “layakkah engkau marah” dan Yunus malah menjawab “layak aku marah sampai mati!”. Keterlaluan Yunus ini, manusia hanya dari debu tanah tetapi dia mau melawan Sang Pencipta.

Biarlah kita melakukan pelayanan dengan tulus ikhlas dan tidak ada kecurangan-kecurangan di dalamnya. Biarlah kita dengan tulus ikhlas dalam pelayanan baik korban waktu, tenaga dan harta, jangan dengan kecurangan.

4.      Siap sedia
Matius 24:44
24:44 Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu duga."

Ini adalah peristiwa pharusia Yesus datang dengan kuasaNya untuk merebut GerejaNya  menjelang kedatangan antikristus. Apakah kalau Tuhan datang kita sudah siap. Untuk mempersiapkan kita maka ada hamba Tuhan yang selalu mengingatkan kita.

Matius 24:45-47
24:45 "Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya?
24:46 Berbahagialah hamba, yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya itu datang.
24:47 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya.

Jadi bertambah penghormatan Tuhan kepada orang yang setia dan taat, sebab Tuhan juga setia.
Mazmur 33:4
33:4 Sebab firman TUHAN itu benar, segala sesuatu dikerjakan-Nya dengan kesetiaan.

Itulah Mempelai Laki-laki Sorga yang setia kepada kita.
II Timotius 2:13
2:13 jika kita tidak setia, Dia tetap setia, karena Dia tidak dapat menyangkal diri-Nya."

Itu sebabnya Tuhan mengutus Yunus ke Niniwe sebab Tuhan ingin dari mulut bangsa kafir mereka menyembah Tuhan. Tuhan tidak bisa menyembah diriNya sendiri. Itu sebabnya Dia menebus umat manusia baik dari bangsa Yahudi maupun dari bangsa kafir untuk menyembah Dia.

5.      Pelayan Tuhan dipercaya oleh Tuhan
Apa artinya kita percaya kepada Tuhan tetapi Tuhan tidak percaya kepada kita.
I Korintus 4:2
4:2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

Melayani dalam hal ini adalah membangun Tubuh Kristus menjadi Mempelai Wanita Tuhan. Tetapi orang-orang yang terlibat dalam pembangunan Tubuh Kristus adalah orang yang dipercaya oleh Tuhan.

Terjadi kebangunan rohani di Niniwe. Kebangunan rohani ini juga harus ada pada kita. Ada 7 ciri kebangunan rohani mulai dari dalam diri seseorang, dalam nikah dan sampai pada seluruh sidang jemaat. Ini yang terjadi di Niniwe, dari raja sampai rakyat jelata.

Ada 7 ciri kegerakan yang terjadi dalam diri kita. Kalau ciri ini ada berarti kita adalah kehidupan yang rohaninya terbangun.
1.      Umat itu buka hati kepada Tuhan
Ciri ada kegerakan rohani adalah buka hati terhadap Firman Tuhan. Walaupun Firman yang diterima oleh orang Niniwe adalah berita penghukuman tetapi mereka membuka hati terhadap Firman Tuhan sehingga Tuhan menyesal dan terjadi kegerakan.

Markus 4:22
4:22 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.

Orang yang membuka hati berarti dia mengizinkan tangan Tuhan membersihkan hatinya. Ini tanda orang yang ada kegerakan. Orang seperti ini bila hadir dalam ibadah dia membuka hati sehingga tangan Tuhan bebas untuk membersihkan hatinya, tidak ada rahasia di hadapan Tuhan.

Jangan tutup hati, izinkan jari Tuhan meraba kehidupan saudara. Itu adalah ciri kehidupan ada di dalam kegerakan.

Pada zaman rasul-rasul ketika gereja hujan awal, Petrus berkhotbah dan orang yang mendengar membuka hati. Ketika mereka membuka hati benar-benar mereka melibatkan diri dalam pelayanan. Dikatakan mereka bertekun dalam pengajaran, dalam persekutuan, dalam pemecahan roti dan dalam doa. Akhirnya mereka selalu ada dalam pengaruh Bait suci.
Kisah Para Rasul 2:37
2:37 Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"

Tidak mungkin hati mereka tersentuh dan terharu kalau mereka tidak membuka hati.

Kisah Para Rasul 2:42,45-47
2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
2:45 dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
2:46 Dengan bertekun dan dengan sehati mereka berkumpul tiap-tiap hari dalam Bait Allah. Mereka memecahkan roti di rumah masing-masing secara bergilir dan makan bersama-sama dengan gembira dan dengan tulus hati,
2:47 sambil memuji Allah. Dan mereka disukai semua orang. Dan tiap-tiap hari Tuhan menambah jumlah mereka dengan orang yang diselamatkan.

Inilah kehidupan yang ada dalam kegerakan rohani untuk menyatukan Tubuh Kristus. Mereka sangat memperhatikan sesama baik secara jasmani apa lagi rohani. Selalu ada di Bait Allah berarti mereka selalu ada dalam pengaruh pembangunan Tubuh Kristus, berarti mengutamakan Tuhan lebih dari segala-galanya.

2.      Menerima koreksi Firman Tuhan
Markus 4:22b
4:22b dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.

Jangan seperti ini:
Hosea 13:13
13:12 Kesalahan Efraim dibungkus, dosanya disimpan.

Efraim ini tidak mau dikoreksi. Kalau raja di Niniwe ini membuka hati, terjadi kegerakan dan segala-galanya tercipta.

Sekalipun Efraim ini ibadahnya sudah banyak, tetapi Tuhan mengatakan bahwa mereka tidak siap menyambut Tuhan. Ketika disampaikan Firman Tuhan mereka mengatakan “itu sesuatu yang asing, aku tidak butuh”.
Hosea 8:11-12
8:11 Sungguh, Efraim telah memperbanyak mezbah; mezbah-mezbah itu menjadikan mereka berdosa.
8:12 Sekalipun Kutuliskan baginya banyak pengajaran-Ku, itu akan dianggap mereka sebagai sesuatu yang asing.

Padahal pelayanan kita terhadap Tuhan itu seperti kita memberi makan Tuhan. Tetapi Efraim itu seperti roti yang dibawahnya sudah gosong dan diatasnya tidak matang. Bagaimana bisa dimakan oleh Tuhan.
Hosea 7:8
7:8 Efraim mencampurkan dirinya di antara bangsa-bangsa, Efraim telah menjadi roti bundar yang tidak dibalik.

Inilah orang Efraim yang menyembunyikan dosa dan membungkus kesalahan. Makanya kita harus membuka hati kalau kita mau menikmati kebangunan rohani. Kegerakan itu dimulai dari diri kita dan ditularkan kepada orang lain sehingga dalam sidang jemaat terjadi kegerakan. Kegerakan itu bukan hanya karena musiknya menggelegar atau tariannya.

3.      Ada rasa takut akan Tuhan
Apakah kita mendengar Firman selama ini bahwa Kristus Yesus akan datang dan sebelum Dia secara nyata di awan-awan akan datang lebih dahulu antikristus dan itu membuat kita takut?

Mazmur 89:8
89:8 Allah disegani dalam kalangan orang-orang kudus, dan sangat ditakuti melebihi semua yang ada di sekeliling-Nya.

Kita ini adalah himpunan orang-orang kudus, mestinya ada rasa takut  akan Tuhan. Ini ciri orang yang ada dalam kebangunan rohani.
Mazmur 119:120
119:120 Badanku gemetar karena ketakutan terhadap Engkau, aku takut kepada penghukuman-Mu.

4.      Ada sukacita dalam ibadah dan pelayanan
Mengapa? Sebab ibadahnya dibayar mahal oleh Tuhan.
I Timotius 4:8
4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Ibrani 9:14,24
9:14 betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat, akan menyucikan hati nurani kita dari perbuatan-perbuatan yang sia-sia, supaya kita dapat beribadah kepada Allah yang hidup.
9:24 Sebab Kristus bukan masuk ke dalam tempat kudus buatan tangan manusia yang hanya merupakan gambaran saja dari yang sebenarnya, tetapi ke dalam sorga sendiri untuk menghadap hadirat Allah guna kepentingan kita.

Di sini Tuhan sudah bayar dan di Sorga Dia masih beraktivitas untuk ibadah dan pelayanan kita. Makanya kita harus bersukacita.

5.      Kehidupan itu benar-benar menikmati kepastian keselamatan.
Dia tidak ragu, dia yakin dengan keselamatan itu.
Ibrani 6:11
6:11 Tetapi kami ingin, supaya kamu masing-masing menunjukkan kesungguhan yang sama untuk menjadikan pengharapanmu suatu milik yang pasti, sampai pada akhirnya,

Roma 5:9
5:9 Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Allah.
5:10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Makanya hargai Korban Kristus. Mahal ibadah saudara! Kita bisa beribadah karena dibayar mahal oleh Tuhan Yesus. Dan olehnya itu ada kepastian keselamatan. Apa lagi yang kita ragukan.

6.      Kita mengalami dibebaskan dari ikatan-ikatan mamon sehingga kita luput dari pengaruh antikristus.
II Korintus 4:3-4
4:3 Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4 yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

Ilah sekarang adalah mamon. Mamon ini sangat kuat daya tariknya kepada kita. Ini sangat berbahaya. Jangan sampai kita menjadi umat Tuhan yang dibelenggu oleh mamon. Mamon atau uang itu membuat kita tidak bisa bergerak karena diikat. Orang yang diikat oleh mamon berat untuk berkorban dan tidak bisa mengembalikan milik Tuhan yaitu perpuluhan dan persembahan khusus. Ini adalah orang yang tidak bisa melihat kemuliaan Kristus.

Kegerakan itu termasuk melepaskan kita dari ikatan mamon sehingga kita luput dari antikristus. Antikristus ini akan mengusai seluruh dunia dan dia akan mengusai semua bank. Tetapi orang yang dibebaskan dari ikatan mamon ini akan disingkirkan oleh Tuhan. Orang yang tertinggal rumahnya disita, uangnya disita dan dia disiksa antikristus.

7.      Ada pembukaan rahasia Firman
Datangnya Yunus ke Niniwe sebenarnya itu berarti Tuhan buka hati kepada orang Niniwe. Datangnya hamba Tuhan yang diutus oleh Tuhan yang bagaikan awan yang ada air, berarti yang ada pembukaan rahasia Firman Tuhan memungkinkan terjadi kegerakan rohani. Pembukaan rahasia Firman itu bukan hanya supaya enak kita dengar tetapi supaya kita bangkit dan bangun dari tidur. Itu sebabnya kita butuh pembukaan rahasia Firman.
Efesus 1:8-10
1:8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
1:9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus
1:10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.

Selama ini Tuhan menutup hatiNya, rahasiaNya Dia sembunyi, tetapi Dia bukakan kepada orang Niniwe dan kepada kita bangsa kafir. Jadi adanya pembukaan rahasia Firman itu adalah pemberian isi hati Tuhan dengan kerelaanNya kepada kita.

Ternyata muara dari kegerakan rohani ini adalah untuk menyatukan saudara sebagai Tubuh kepada Yesus sebagai Kepala. Jangan sampai hukuman yang diancamkan kepada Niniwe yang tidak terjadi malah itu terjadi pada saudara. Saya berdoa bukan untuk datang menghukum saudara tetapi supaya kita siap menerima Tuhan Yesus sebagai Kepala dan kita sebagai tubuh. Ujungnya kita mau dihentar pada kegenapan rencana Tuhan di mana kita sebagai Tubuh Kristus dan Kristus sebagai Kepala, kita menjadi belahan jiwaNya.

Waktu sudah mau habis. Kesempatan dan waktu yang Tuhan berikan jangan kita buang-buang. Satu waktu kita mau mencari kesempatan tetapi kesempatan tidak ada lagi, kita mau cari waktu tetapi waktu sudah tidak ada lagi. Jangan sampai kita tergeletak, sekarang adalah waktunya kita bangkit dari ketiduran kita.

Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar