20161106

Kebaktian Umum, Minggu 6 November 2016 Pdt. Bernard Legontu

Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.


Wahyu 1:16
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.

Kita akan melihat poin tentang tangan Tuhan yang memegang tujuh bintang. Bintang itu adalah Malaikat sidang jemaat atau gembala-gembala di dalam sidang jemaat.
Wahyu 1:20
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Malaikat diambil dari bahasa asli yaitu angelos yang artinya pemberita baik. Jadi kami para gembala harus menjadi pemberita baik di dalam sidang jemaat. Ini saya gumuli secara pribadi, apakah saya pemberita baik dalam sidang jemaat atau tidak.

Dikatakan pemberita baik bukan karena hamba Tuhan itu fasih berkata-kata atau mahir beberapa bahasa atau pengetahuannya selangit. Sebentar akan kita ikuti sejauh mana gembala itu memiliki tanda dalam hidupnya sebagai pemberita baik.

Di situlah kami hamba Tuhan berada yaitu di tangan kanan Tuhan. Dengan tampilnya ayat 16 bagian a ini, sebenarnya memberikan suatu kepastian kepada seorang gembala bahwa dia ada di tangan kanan Tuhan. Olehnya saya tidak harus meragukan pemeliharaan Tuhan. Ciri pemberita yang baik, dia tidak meragukan pemeliharaan Tuhan.

Jadi bukan karena dia fasih berkata-kata atau dia pandai dalam segala ilmu dunia. Ciri pertama adalah dia tidak ragu akan siapa Yang dia layani. Karena dia yakin dia ada di tangan Yang Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi. Dia tidak ragu soal persoalan jasmani dan lebih lagi pemeliharaan Tuhan dalam persoalan rohani. Tetapi kalau dia mengatakan dirinya gembala tetapi sangsi akan pemeliharaan Tuhan maka dia bukan pemberita yang baik dalam sidang jemaat.

Jangan saudara jatuh di tangan pelayan yang bukan pemberita baik karena dia meragukan peliharaan Tuhan sehingga dia mencari upaya yang lain untuk memenuhi dompetnya. Kalau yang melayani saudara adalah pelayanan yang seperti itu, maka saudara sebagai jemaat yang rugi.

Gembala sebagai pemberita Kabar Baik tidak akan ragu sebab hidupnya ada dalam tangan Tuhan. Kalau saya ada di sebelah kanannya Gubernur secara kasat mata maka saya tidak ragu akan kebutuhan saya, apalagi kalau ada disebelah kanan Presiden, pasti saya dipelihara. Lebih dari semua itu saya sebagai gembala ada di tangan kanan Tuhan, apalagi yang harus saya ragukan. Sekarang saya ada di tangan yang lebih dari mereka yang saya sebutkan tadi, itulah tangan Tuhan Pencipta langit dan bumi, mengapa saya sebagai hamba Tuhan harus ragu akan pemeliharaan Tuhan ?

Mazmur 31:16
31:16 Masa hidupku ada dalam tangan-Mu, lepaskanlah aku dari tangan musuh-musuhku dan orang-orang yang mengejar aku!

Musuh sekalipun mengupayakan menyerang dia, tetapi keyakinannya dia akan dilepaskan. Jadi sesungguhnya di tangan kanan Tuhan itu adalah tempat yang paling aman. Mulai dari kami gembala atau malaikat sidang, karena nanti ukuran pelayanan kami akan menghentar sidang jemaat berada di tempat yang sama yaitu di tangan kanan Tuhan. Bukti pemberita yang baik, dia akan menghentar jemaat ada di tangan kanan Tuhan.

Malaikat sidang jemaat dari 5 sidang jemaat di Asia Kecil seharusnya menjadi pemberita yang baik tetapi mengapa mereka mengizinkan pelajaran Izebel masuk, pelajaran Nikolaus dan Bileam masuk.

Memang gonjang-ganjing itu tidak dapat dielakkan tetapi di dalamnya ada kemenangan-kemenangan yang pasti kami raih.

Ada di tangan kanan Tuhan berarti:
1.      Menjadi orang kepercayaan Tuhan
Harus ada bukti bahwa saya dipercayai Tuhan.
I Korintus 4:1-2
4:1 Demikianlah hendaknya orang memandang kami: sebagai hamba-hamba Kristus, yang kepadanya dipercayakan rahasia Allah.
4:2 Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.

Dipercaya rahasia Allah berarti kepadanya dipercayakan rahasia nikah Kristus dan gereja serta rahasia ibadah. Sebab kelak mereka akan menghentar umat Tuhan yang digembalakan, tampil pada posisi yang sama dengan Kristus.

“hendaknya orang memandang kami”artinya sekalipun pemberita itu sudah dikatakan pemberita baik dalam sidang jemaat, tetapi Yesaya mengatakan dan diangkat kembali oleh rasul Paulus dalam surat Roma bahwa belum tentu semua orang menerima. Dalam sidang jemaat Efesus tidak semua menerima, dalam sidang jemaat Laodekia dan yang lainnya belum tentu semua sepakat.
Roma 10:16
10:16 Tetapi tidak semua orang telah menerima kabar baik itu. Yesaya sendiri berkata: "Tuhan, siapakah yang percaya kepada pemberitaan kami?"

Itu sebabnya dalam I Korintus 4:1 digugah dulu hati jemaat supaya menerima secara utuh. Pemberita itu memberitakan berita baik sebab nanti mereka akan membawa sidang jemaat yang menerima itu menjadi kehidupan yang ada di sebelah kanan Tuhan Yesus. Posisi isteri itu ada di sebelah kanan, berarti isteri itu harus dipercaya oleh suami.

Itu sebabnya posisi gembala itu sudah ada di sebelah kanan. Dia tahu itu adalah tempat yang dipercaya dan dia akan menghentar sidang jemaat ada di sebelah kanan Mempelai Laki-laki sorga. Bagaimana saya mau menghentar saudara ada di sebelah kanan Tuhan Yesus kalau Tuhan Yesus tidak percaya kepada saudara dan saya. Mulai dari saya sebagai gembala meragukan, karena saya adalah suami bayangan dari jemaat.

Kalau isteri tidak bisa dipercaya maka hati suami tidak akan sejahtera. Kalau isteri tidak dipercaya, maka ketika suaminya pergi, suami itu akan sangsi dengan isterinya. Tetapi kalau yang ada di sebelahnya yakni isteri yang dia percaya maka sekalipun suaminya pergi jauh karena tugas dia tidak akan ragu. Begitu juga sebaliknya, suami harus bisa dipercaya oleh isteri.

Gembala yang ada di sebelah kanan Tuhan itu, lebih dahulu dia dipercaya oleh Tuhan untuk menanamkan roh percaya itu pada sidang jemaat, mulai dari dalam nikah rumah tangga. Sandiwara yang usang di masa lalu, selesaikan semua dan buka lembaran baru. Yang lama sudah dihapus oleh darah Yesus dan sekarang tampil yang baru karena saudara digembalakan oleh hamba Tuhan yang percaya bahwa dia ada di tangan kanannya Tuhan.

Bagi yang menyambut pemberita yang baik ini pasti ada tanda-tanda dalam dirinya.
Kisah Para Rasul 13:48
13:48 Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah untuk hidup yang kekal, menjadi percaya.

Jadi ciri orang yang menyambut berita baik yang diberitakan oleh pemberita baik:
Ø  Dia bersukacita. Sekarang periksa apakah saudara mendengar Firman dengan muka murung dan muram atau sukacita.
Ø  Memuliakan Firman Tuhan
Titus 2:10
2:10 jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.

Pemberita yang baik memberitakan yang baik dan disambut oleh umat dengan sukacita dan dilanjut dengan memuliakan Firman, berarti mereka masuk dalam praktek-praktek Firman, itu tanda dia memuliakan Firman.

2.      Dihormati oleh Tuhan
Mestinya kita menghormati Tuhan tetapi pemberita yang baik dihormati oleh Tuhan. Apalagi yang kurang bagi seorang hamba Tuhan yang dipercayakan Tuhan untuk menggembalakan umat Tuhan yang sudah dibeli dengan harga yang mahal yaitu dengan darahNya yang mahal di Golgota. Alangkah ironisnya kalau saya mengganti kehormatan dari Tuhan dengan mengejar kehormatan manusia.

Dihormati oleh Tuhan berarti sudah ada pada tingkat keempat dari seorang pelayan Tuhan.
Yohanes 12:26
12:26 Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situ pun pelayan-Ku akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

a).        Melayani Aku
Hamba Tuhan bertugas untuk melayani Tuhan dan melayani pekerjaanNya. Kalau saya melayani saudara dan saudara suka makan kue cucur lalu saya menyajikan kue yang tidak sesuai selera saudara berarti saya melayani siapa? Jadi saya sebagai hamba Tuhan harus melayani sesuai selera Tuhan Yesus bukan selera organisasi atau seleraku sendiri.

Malaikat sidang jemaat ini ditaruh di tangan kanan Tuhan sebab Tuhan tahu mereka ini menyenangkan hati Tuhan, dengan kata lain mereka melayani sesuai dengan selera Tuhan.

Kita harus memperhatikan pelayan Tuhan yang melayani kita apakah melayani sesuai selera Tuhan atau mengikuti seleranya sendiri. Kalau mengikuti selera saya sendiri sudah cukup saya melayani 3 macam ibadah penggembalaan dan tidak perlu lagi melayani keluar. Tetapi bukan seperti itu seleranya Tuhan.

Kalau gelas itu sudah penuh maka dia meluber keluar, kalau ditahan maka nantinya akan pecah. Kalau Firman itu sudah melimpah di dalam penggembalaan harus dibawa keluar. Apa arti Firman Tuhan melimpah tetapi kita egois dan makan sendiri, tidak mau membagikan dengan orang lain.

Tanggung jawab hamba Tuhan adalah melayani Tuhan. Tujuannya hamba Tuhan melayani Tuhan dan melayani jemaat agar sidang jemaat itu diberikan pemahaman supaya satu ketika mereka juga melayani Tuhan pekerjaan Tuhan sesuai selera Tuhan. Kalau saya sebagai hamba Tuhan tidak paham selera Tuhan bagaimana mau mengajar sidang jemaat untuk melayani sesuai selera Tuhan.

Melayani sesuai selera Tuhan berarti diterima dan dimakan oleh Tuhan, berarti diterima dalam persekutuan Tubuh Kristus. Berarti kita bersekutu dengan Dia sebagai Mempelai Laki-laki Sorga dan kita adalah Mempelai WanitaNya. Pada kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang kedua, orang-orang seperti ini yang akan Dia himpun, yaitu orang yang melayani Tuhan.
Matius 25:32
25:32 Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,

Dipisahkan seorang dari pada seorang berarti tidak akan keliru. Tuhan akan melihat “orang ini suka melayani Aku”. Mengapa orang itu bisa suka melayani Tuhan? Karena dia dilayani oleh gembala yang juga suka melayani Tuhan.

Matius 25:33
25:33 dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.

Ternyata Tuhan memperhatikan pelayanan mereka selama ini dan mereka terperanjat sehingga bertanya “bagaimana ini bisa terjadi?” dan Tuhan menjawab “sebagaimana yang engkau lakukan kepada mereka yang kecil ini, demikianlah kamu telah melayani Aku”. Itu pertanda bahwa pelayanan kita, mulai dari saya dites/dideteksi (dipantau) oleh Tuhan. Arah pelayanan saya untuk membawa sidang jemaat juga ikut melayani Tuhan ternyata dipantau oleh Tuhan dan hal itu mengejutkan.
Matius 25:34
25:34 Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

Ini kedudukan Mempelai Wanita bersama dengan Mempelai Laki-laki Sorga yang berkuasa atas kerajaanNya.

Matius 25:35-40
25:35 Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
25:36 ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
25:37 Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
25:38 Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
25:39 Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
25:40 Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.

Mereka tidak menyangka bahwa apa yang mereka lakukan ini membuahkan mereka berada di sebelah kanan Tuhan.

Ø  Memberi makan pada orang lapar dan haus artinya kita harus bisa memberikan asupan-asupan Firman pada orang itu. Kalau kita tidak bisa menjabarkan Fiman secara pribadi pada orang yang lapar ini, kita bisa mengajak orang itu untuk datang mendengarkan Firman. Itu berarti sudah memberikan makan serta memberikan minum dan hal itu dipantau oleh Tuhan.

Tetapi kalau anak muda malah ikut terkekeh-kekeh dan tidak memberitakan Firman, berarti membiarkan orang itu tetap lapar dan tetap haus. Itu berarti posisi di sebelah kiri, berarti tidak melayani Tuhan.

Ø  Pada orang sakit diberikan obat artinya pada orang yang rohaninya sakit diberikan pengajaran yang sehat. Itu vitamin, itu asupan yang menyehatkan. Tetapi kalau ketemu seseorang dan ada yang berkata “sama saja” lalu kita mengiyakan bahwa semua pengajaran sama saja, berarti kita ikut bodoh seperti dia dan tidak mengerti pengajaran yang sehat. Kalau memang benar sama saja maka Tuhan tidak akan memberikan perbedaan ada yang di kiri dan ada yang di kanan.

Olehnya itu mulai dari kami gembala harus mengerti posisi di sebelah kanan untuk menghentar jemaat di posisi sebelah kanan.

Ø  Memberikan tumpangan kepada orang asing. Artinya memberikan pelayanan cuma-cuma. Yang seringkali kita tidak bisa memberikan pelayanan cuma-cuma karena kita merasa kita akan kehabisan stok/ kikir/ pentingkan diri sendiri.

Ketika rasul Paulus berbicara gereja bertunangan dengan Kristus, berikutnya dia bicara tentang pelayanan cuma-cuma.

Matius 10:8
10:8 Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma.

Melayani Tuhan motivasinya jangan mencari perkara jasmani. Kalau kita melayani Tuhan sungguh-sungguh maka Tuhan akan buka cara lain karena kita ada di tangan kanan Tuhan.

Ø  Kalau telanjang berikan dia pelajaran tentang tahbisan yang benar, itu adalah pakaian pelayanan.

Ø  Kalau ada dalam penjara berikan pengampunan jangan ada kebencian, dendam, sakit hati, dll.

Satu waktu kita akan berhadapan dengan Pemilik kita, apakah Dia akan mengatakan “engkau di kananKu”. Jangan sampai kita ada di kiri, mengerikan kalau ada di kiri. Tempat di kiri ini mencelakakan.
Matius 25:41
25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Ngeri ayat ini, bukankah kita ini melayani supaya ada di sorga dan yang utama supaya menjadi Mempelai Wanita Tuhan.

b)      Mengikuti Aku
Artinya rela menyandang salib. Tidak mencari enaknya tetapi rela menanggung sengsara.
Roma 8:18
8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Jangan sampai kita kehilangan kemuliaan yang akan datang. Mengapa kehilangan? Karena sekarang ini tidak mau memikul salibnya dan mengikut Aku.
                   
Matius 16:24
16:24 Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.

Galatia 5:24-25
5:24 Barangsiapa menjadi milik Kristus Yesus, ia telah menyalibkan daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
5:25 Jikalau kita hidup oleh Roh, baiklah hidup kita juga dipimpin oleh Roh,

Memikul salib berarti menaklukkan keinginan-keinginan daging mulai dari diriku. Seandainya saya mengejar keinginan manusia, maka saya tidak akan dipercayakan rahasia Firman Tuhan.

c)      Di mana Aku berada, di situ pun pelayanKu berada
Artinya harus ditandai persekutuan dengan Tuhan yang berkesinambungan, persekutuan terus menerus. Sekalipun berat bagi daging kita tetapi kalau Yesus ada a maka kita harus sedia karena kemuliaan sudah menanti kita.

d)      Dihormati oleh Bapa
Sementara Stefanus merasakan batu menghujam sekujur tubuhnya, tetapi dia berkata “Aku melihat Yesus berdiri di Sorga”. Itu berarti Tuhan Yesus menghormati Stefanus.

Saya sebagai hamba Tuhan harus mengerti posisiku benar untuk bisa menghentar sidang jemaat pada posisi yang sama. Apakah kita tidak mengindamkan di mana Yesus berada di situ juga kita berada.

3.      Memiliki roh mempelai
Amsal 3:16
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.

Umur panjang di sini kena mengena dengan Yerusalem Baru. Berarti orang yang ada di posisi sebelah kanan, dia memiliki roh Mempelai.

Kalau mau posisimu di sebelah kanan, upayakan supaya engkau dipercaya oleh Tuhan. Caranya terima Firman pengajaran yang dibukakan rahasianya oleh Tuhan lewat pelayanan hamba Tuhan yang dipercaya oleh Tuhan. Bukti hamba Tuhan itu dipercaya oleh Tuhan, dia mempunyai pembukaan rahasia Firman. Kalau sidang jemaat mempercayai, maka kita akan bareng berada di sebelah kanan Tuhan berarti dipercaya oleh Tuhan, dihormati oleh Tuhan dan memiliki roh Mempelai.

Mazmur 137:5
137:5 Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku!

Tangan menunjuk pelayanan. Kalau pelayanan kita ada hubungannya dengan roh Mempelai maka kita tidak bakal kering.

4.      Posisi sebelah kanan adalah posisi umat Tuhan yang suka melayani
Hasil dari pemberita baik adalah memposisikan domba-dombanya Tuhan ada di sebelah kanan. Kalau ini kami hamba Tuhan pahami, tujuan pelayanan kami adalah menghentar umat Tuhan ada di sebelah kanan Tuhan. Begitu beruntungnya kita kalau seperti itu.

Wahyu 1:16,20
1:16 Dan di tangan kanan-Nya Ia memegang tujuh bintang dan dari mulut-Nya keluar sebilah pedang tajam bermata dua, dan wajah-Nya bersinar-sinar bagaikan matahari yang terik.
1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

Tuhan merindukan agar pemberita kabar baik pada jemaat Efesus bangkitlah, begitu juga pemberita kabar bai pada sidang jemaat Pergamus dan yang lainnya. Karena Tuhan menaruh perhatian yang serius pada sidang jemaat yang sudah Dia beli. Bangkitlah karena peranmu akan membuat sidang jemaat itu juga bangkit dan terlibat dalam pelayanan.

Siang ini Tuhan ingatkan kepada saya lebih dahulu untuk bangkit, kepada isteriku bangkitlah dampingi suamimu. Untuk anak-anakku bangkitlah. Saya berdoa jangan sampai ada dari mereka yang menjadi batu sandungan dalam pekerjaan Tuhan.

Ternyata pelayanan pemberita baik itu menentukan posisi jemaat ada di sebelah kanan atau di sebelah kiri. Kalau salah, awas, jemaat bisa berada di sebelah kiri.

Jemaat di Listra dan jemaat di Derbe bersukacita mendengar berita baik yang diberitakan oleh pemberita baik. Ayo kita pelan dan pasti berjalan ke posisi sebelah kanan sehingga kita tidak terkejut ketika Tuhan menyapa kita “ayo masuk di sebelah kanan karena ketika Aku lapar engkau memberikan Aku makanan, ketika Aku haus engkau beri Aku minum, ketika Aku telanjang engkau beri pakaian, ketika sakit engkau lawati, ketika Aku orang asing engkau berikan penampungan, ketika Aku dalam penjara engkau berikan kebebasan”. Kita tidak akan terkejut lagi karena dari sekarang kita tahu pasti posisi kita di mana.

Saya sebagai hamba Tuhan lebih dahulu harus berada di tangan kanan Tuhan dan di tangan kanan Tuhan itu juga ada kitab yang kecil. Jadi saya yang harus lebih dahulu bersekutu dengan kitab kecil yang terbuka itu yaitu Firman Allah. Agar Firman Tuhan itu saya sampaikan kepada sidang jemaat yang dikasihi dan dirindui oleh Tuhan.

Tuhan sangat rindu kepada kita, itu bukan mengada-ada. Pahamilah ke mana saudara mengayunkan langkah . Tentu dengan peran gembala kita bisa mengayunkan langkah di sebelah kanan Tuhan.

Jangan ragu ikut Tuhan, karena yang melayani dan kita yang dilayani sama-sama dibawa di sebelah kanan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga.


Tuhan Memberkati,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar