20180114

Kebaktian Kaum Muda Remaja, Minggu 14 Januari 2018 Pdt. Handri Legontu




Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.
­­
Keluaran 12:37-42

Dampak dari berita paskah:
4.Ayat 37-42 → Bangsa Israel keluar dari Mesir

Ini menubuatkan keluarnya gereja Tuhan dari dunia terangkat ke awan-awan permai bertemu Yesus Mempelai Pria Sorga, kemudian masuk kerajaan 1000 tahun damai dan masuk Yerusalem baru. Juga menunjukkan kegerakan rohani.

Bangsa Israel yang keluar terdiri dari 3 kelompok :
1)      Bangsa Israel asli 600 ribu orang laki-laki, yaitu orang yang merayakan paskah, artinya :
a)      Orang yang bertobat = mati terhadap dosa = membuang ragi dosa sehingga bisa hidup dalam kebenaran dan kemurnian.
1 Korintus 5:7-8
5:7 Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
5:8 Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

b)      Orang yang hidup dalam kesucian dan penyembahan
1 Timotius 2:8
2:8 Oleh karena itu aku ingin, supaya di mana-mana orang laki-laki berdoa dengan menadahkan tangan yang suci, tanpa marah dan tanpa perselisihan.

c)      Tidak termasuk anak-anak = dewasa rohani yaitu orang yang berpegang teguh pada satu Firman pengajaran yang benar sampai sempurna.
Efesus 4:13-15
4:13 sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,
4:15 tetapi dengan teguh berpegang kepada kebenaran di dalam kasih kita bertumbuh di dalam segala hal ke arah Dia, Kristus, yang adalah Kepala.

2)      Bangsa-bangsa lain yang tidak merayakan paskah sehingga disebut bangsa kacauan/ bajingan. Artinya:
a)      Tidak bertobat, orang yang tidak lepas dari dosa
b)      Muak terhadap manna/ Firman penggembalaan

Bilangan 11:4-6
11:4 Orang-orang bajingan yang ada di antara mereka kemasukan nafsu rakus; dan orang Israel pun menangislah pula serta berkata: "Siapakah yang akan memberi kita makan daging?
11:5 Kita teringat kepada ikan yang kita makan di Mesir dengan tidak bayar apa-apa, kepada mentimun dan semangka, bawang prei, bawang merah dan bawang putih.
11:6 Tetapi sekarang kita kurus kering, tidak ada sesuatu apa pun, kecuali manna ini saja yang kita lihat."
11:4 Maka bangsa kacauan, yang di antara mereka itu, beringin-inginlah lalu pulang, maka pada masa itu menangislah bani Israel, katanya: Siapa gerangan akan memberi kita makan daging?

Mereka ini selalu menghasut bangsa Israel untuk kembali ke Mesir = orang-orang yang menghambat kegerakan rohani, pengacau di dalam penggembalaan. Akibatnya: seluruh hidupnya kacau.

Kaum muda kalau tidak bertobat hanya bikin kacau dalam nikah, dalam penggembalaan.
Kalau dengar Firman hanya ngantuk-ngantuk, hanya bikin kacau disekitarnya, jadi tidak fokus dengar Firman.

Jadi, sikap terhadap Firman penggembalaan menentukan nasib hidup kita. Kalau kita bisa memamah biak = mendengar Firman sungguh-sungguh, merenungkan Firman sampai praktek, hidup kita justru tertata rapi.
Efesus 2:20-22
2:20 yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.
2:21 Di dalam Dia tumbuh seluruh bangunan, rapi tersusun, menjadi bait Allah yang kudus, di dalam Tuhan.
2:22 Di dalam Dia kamu juga turut dibangunkan menjadi tempat kediaman Allah, di dalam Roh.

Tugas gembala untuk menyediakan makanan rohani yang sehat bagi domba-domba. Apa itu? Firman nubuatan (nabi) dan Firman pengajaran (rasul) = Firman penyucian atau disebut Firman pengajaran yang benar, kabar mempelai.

Musa gambaran gembala, masih saja dilawan oleh bangsa kacauan. Jadi, tidak semua jemaat menyukai gembala, tapi gembala tidak boleh membenci jemaat, apalagi mengutuk.

Hati-hati, dalam kegerakan rohani ada penyelusup (bangsa kacauan)!.
  
3)      Binatang ternak, artinya
( - ) hamba Tuhan, pelayan Tuhan, anak Tuhan yang hanya berpakaian/ bertabiat daging yaitu tidak mau salib. Contoh dalam perjanjian baru : Petrus.
Markus 8:31-33
8:31 Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
8:32 Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.
8:33 Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

( + ) harta benda yang terutama digunakan untuk korban persembahan atau dikorbankan untuk pembentukan tubuh Kristus.

Kegerakan rohani = pelayanan pembentukan tubuh Kristus. Dibutuhkan pengorbanan-pengorbanan. Tuhan memberkati kita bukan hanya untuk memperkaya diri, tapi untuk pelayanan pembentukan tubuh Kristus.         

Biarlah dalam kegerakan rohani ini kita berada pada kelompok 1 dan 3 (+).
Selain itu dalam kegerakan rohani soal waktu harus kita perhatikan yaitu tidak boleh berlambat-lambat.
Keluaran 12:39b
karena mereka diusir dari Mesir dan tidak dapat berlambat-lambat, dan mereka tidak pula menyediakan bekal baginya.

Berlambat-lambat = keras hati.
Ibrani 3:7-8
3:7 Sebab itu, seperti yang dikatakan Roh Kudus: "Pada hari ini, jika kamu mendengar suara-Nya,
3:8 janganlah keraskan hatimu seperti dalam kegeraman pada waktu pencobaan di padang gurun,

Jadi, manfaatkan waktu semaksimal mungkin dan sesegera mungkin untuk perkara rohani, terutama untuk praktek Firman. Kalau berlambat-lambat nanti binasa seperti istri Lot.
Kejadian 19:16, 26
19:16 Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
19:26 Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Berlambat-lambat itu tanda masih ada ikatan (dosa, dunia, uang). Orang seperti ini pasti ketinggalan saat Yesus datang kembali, sebab kedatangan Yesus digambarkan seperti kilat.
Matius 24:27
24:27 Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

Sebaliknya kalau kita bersegera untuk perkara rohani, maka hasilnya :
1 Korintus 15:50-52
15:50 Saudara-saudara, inilah yang hendak kukatakan kepadamu, yaitu bahwa daging dan darah tidak mendapat bagian dalam Kerajaan Allah dan bahwa yang binasa tidak mendapat bagian dalam apa yang tidak binasa.
15:51 Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
15:52 dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

Saat Yesus datang kembali, saat bunyi nafiri/ sangkakala terakhir, kita akan diubahkan dalam “sekejab mata” menjadi sempurna seperti Yesus dan diangkat dalam awan-awan permai bertemu Yesus Mempelai Pria Sorga.
Sekejab mata = atoma, yaitu satuan waktu yang tidak bisa diperkecil lagi.

Bunyi nafiri/sangkakala = Firman pengajaran yang benar yang keras menyucikan.
Firman pengajaran yang benar dan urapan Roh Kudus = 2 sayap burung nazar yang besar yang mendorong kita bisa bersegera dalam pelayanan/ perkara rohani, mendorong kita dengan cepat untuk masuk penyingkiran dan naik ke awan-awan permai untuk bertemu Yesus Mempelai Pria Sorga.

Dinubuatkan dalam Keluaran 12:39, bekal bangsa Israel keluar dari Mesir adalah adonan yang tidak beragi.

Sebelum sangkakala terakhir dibunyikan, mulai sekarang kita sudah harus biasa mendengar bunyi sangkakala = Firman pengajaran yang benar. Berarti sudah ada tanda-tanda keubahan hidup dimulai dari tidak ada dusta. Kaum muda jangan suka mendustai orang tua. Dusta itu dosa otomatis, dosa yang paling cepat keluar. Segera berubah, buang dusta!.
Efesus 4:23-25
4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

Hasil secara jasmani: Tuhan juga bersegera untuk menolong kita dari segala masalah.
Ayo kaum muda berkobar-kobar, jadi yaspis, segera praktek Firman, segera mau disucikan. Saat Tuhan datang kita diubahkan dalam sekejab mata jadi mempelai wanita Tuhan.

Tuhan Memberkati.
GPT “Kristus Penebus”
Jl. Langgadopi No.4 Tentena
Kec. Pamona Puselemba, Kab. Poso, 94663
HP: 085241270477
 



Tidak ada komentar:

Posting Komentar