20141011

Kebaktian Doa, Sabtu 11 Oktober 2014 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Amos 7:1-3
7:1 Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak Ia membentuk kawanan belalang, pada waktu rumput akhir mulai tumbuh, yaitu rumput akhir sesudah yang dipotong bagi raja.
7:2 Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: "Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?"
7:3 Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Itu tidak akan terjadi," firman TUHAN.

Dalam terang Tabernakel Amos pasal 7 terkena pada Mezbah Dupa Emas yang menunjuk penyembahan. Dari pasal 7 sampai pasal 9 ada 5 penglihatan yang diperlihatkan kepada Amos. Ini artinya Firman yang dilihat. Ada Firman yang didengar ada Firman yang dilihat. Ini perlu bagi gereja Tuhan sebab kita tidak hanya mendengar Firman tetapi biarlah Firman bisa kita lihat. Sebab telinga yang mendengar dan mata yang melihat kedua-duanya diciptakan oleh Tuhan.
Amsal 20:12
20:12 Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

Jadi telinga yang mendengar Firman dan mata yang melihat Firman adalah kehidupan yang diciptakan oleh Tuhan. Telinga yang mendengar adalah telinga yang sedang diciptakan oleh Tuhan supaya fokus terhadap Firman Tuhan. Mata yang melihat adalah mata yang sedang ditangani oleh Tuhan supaya pandangan mata itu fokus kepada Tuhan. Kalau telinga dan mata tidak fokus kepada Firman Tuhan berarti melepaskan hidup itu dari tangan Tuhan. Kalau hidup lepas dari tangan Tuhan kita tidak bisa berbuat apa-apa?

Kalau mata saudara tidak fokus terhadap Tuhan itu sangat berbahaya karena kita berada pada suatu wilayah atau suatu kondisi di mana Tuhan sedang mencipta. Kalau kita tidak mau mendengar Firman Tuhan maka suatu saat Tuhan akan lepaskan saudara. Kalau pandangan saudara tidak serius terhadap Firman maka suatu saat Tuhan akan melepaskan saudara sampai saudara menjadi sama dengan kehidupan Kristen umum yang tidak mengerti kehendak Tuhan.

Kita harus memiliki mata yang melihat dan telinga yang mendengar. Itu sebabnya ada lima penglihatan yang diterima oleh nabi Amos dari pasal 7 sampai 9. Pasal 1 sampai pasal 6 Firman yang didengar. Pasal 7 sampai pasal 9 Firman yang dilihat. Bagaimana Firman yang didengar dan Firman yang dilihat itu?
II Petrus 1:16-18
1:16 Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.
1:17 Kami menyaksikan, bagaimana Ia menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
1:18 Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan Dia di atas gunung yang kudus.

Firman yang didengar itu terdengar ketika Tuhan Yesus dipermuliakan di atas gunung. Mereka juga melihat Firman. Petrus bersaksi mendengar dan melihat di sini dihubungkan dengan kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang kedua. Jadi anak Tuhan yang memiliki mata yang melihat Tuhan Yesus dan memiliki telinga rohani untuk mendengar suara Firman maka anak Tuhan itu sedang ditangani oleh tangan cipta daripada Tuhan untuk siap bertemu dengan Tuhan Yesus Raja di atas segala raja, dalam kemuliaanNya bagaikan Mempelai Laki-laki Sorga dan jemaat yang diciptakan itulah Mempelai Wanitanya.

Kita diharapkan oleh Tuhan untuk menyerah kepada Tuhan agar Tuhan tangani supaya kita bisa mendengar Firman dan melihat Firman. Melihat Firman bukan berarti melihat Tuhan Yesus datang tetapi melihat Firman itu pada diri saudara sehingga ketika saudara bergerak dan bertindak, saudara merasakan ada Firman dalam diri saudara. Saudara ada dalam praktek Firman, itulah namanya melihat Firman.
I Yohanes 1:1-4
1:1 Apa yang telah ada sejak semula, yang telah kami dengar, yang telah kami lihat dengan mata kami, yang telah kami saksikan dan yang telah kami raba dengan tangan kami tentang Firman hidup -- itulah yang kami tuliskan kepada kamu.
1:2 Hidup itu telah dinyatakan, dan kami telah melihatnya dan sekarang kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama-sama dengan Bapa dan yang telah dinyatakan kepada kami.
1:3 Apa yang telah kami lihat dan yang telah kami dengar itu, kami beritakan kepada kamu juga, supaya kamu pun beroleh persekutuan dengan kami. Dan persekutuan kami adalah persekutuan dengan Bapa dan dengan Anak-Nya, Yesus Kristus.
1:4 Dan semuanya ini kami tuliskan kepada kamu, supaya sukacita kami menjadi sempurna.

Dari 12 rasul hanya rasul Yohanes yang mati secara wajar, tidak melalui penganiayaan. Dia meninggal karena usia lanjut. Jadi dari kesaksian Yohanes tersimpul penekanannya Firman yang didengar dan dilihat serta diraba itu untuk mengarahkan pada persekutuan yang bernuansa sukacita. Jadi ada persekutuan tetapi tidak bernuansa sukacita, hanya sukacita yang dibuat-buat. Persekutuan yang bersuasana sukacita adalah persekutuan di mana Firman yang didengar dan dilihat.

Rasul Petrus lebih dahulu mengemukakan bahwa Firman yang dia sampaikan bukan dongeng isapan jempol sebab ada pemberita seperti itu yang menyampaikan hal-hal yang tidak real dan yang tidak dilihat, yang didengar tetapi bukan yang benar.

Kalau saudara mendengar Firman dan melihat Firman (berarti ada dalam praktek Firman) berarti saudara adalah kehidupan yang sedang ditangani oleh Tuhan.

Amos pasal 1 sampai 6 adalah Firman yang didengar, pasal 7 sampai 9 adalah Firman yang dilihat. Yang dilihat ini terbagi 5:
1.      Amos 7:1-3 Ancaman terhadap rumput penggembalaan (Firman penggembalaan).
2.      Amos 7:4-6 Api memakan habis samudera dan tanah ladang.
3.      Amos 7:7-9 Batu duga (unting-unting).
4.      Amos 8:1-3 Buah-buahan musim panas.
5.      Amos 9:1-6 Amos melihat Tuhan yang ada hubungannya dengan Mezbah.

Yang akan kita bicarakan adalah penglihatan yang pertama yaitu belalang dalam penggembalaan. Ada kawanan belalang yang akan merusak rumput penggembalaan. Kalau belalang dalam penggembalaan ini diizinkan Tuhan masuk dalam gereja Tuhan maka gawatlah nasib gereja Tuhan. Syukur nabi Amos maju ke depan memohon belas kasihan Tuhan.

Mengapa Tuhan mengirimkan belalang untuk memakan rumput penggembalaan? Sebab Tuhan sudah tidak tahan melihat Israel. Ulang berulang Tuhan berusaha merajut hubungan dengan orang Israel supaya mereka bertobat dan kembali hidup dengan Tuhan tetapi Tuhan melihat kekerasan hati mereka yang tidak mau bertobat. Bahkan hamba Tuhan yang menyampaikan isi hati Tuhan kepada mereka malah mereka usir. Berarti mereka lebih suka pelayan yang menyenangkan telinga mereka dan tidak suka hamba Tuhan yang menyampaikan isi hati Tuhan.

Umat Israel ini suka mendengar pendeta yang suka mendongeng yang menyampaikan isapan jempol. Sekarang ini banyak gereja Tuhan yang suka dengan pemberita yang mendongeng dan tidak suka kalau diarahkan untuk berjumpa dengan Tuhan Yesus Raja segala raja Mempelai Laki-laki Sorga yang akan datang kembali. Oleh karena itu Tuhan mengirimkan belalang untuk menghabiskan rumput penggembalaan. Kalau dalam gereja Tuhan sudah tidak ada rumput penggembalaan kita mau apa.

Yang menebas rumput penggembalaan ini sebenarnya bukan Tuhan. Kalau ada kehidupan di dalam jemaat yang tidak suka mendengarkan Firman Tuhan apalagi yang disampaikan dalam waktu yang panjang itulah belalang-belalang di dalam gereja Tuhan. Ada 4 macam belalang yang berusaha untuk mematikan kerohanian gereja Tuhan. Kita harus mewaspadai belalang ini yang muncul di akhir zaman.
Yoel 1:4
1:4 Apa yang ditinggalkan belalang pengerip telah dimakan belalang pindahan, apa yang ditinggalkan belalang pindahan telah dimakan belalang pelompat, dan apa yang ditinggalkan belalang pelompat telah dimakan belalang pelahap.

Empat macam belalang
1.      Belalang pengerip (ulat sentadu)
2.      Belalang pindahan (belalang)
3.      Belalang pelompat (keridik)
4.      Belalang pelahap (riang-riang)

Setelah rumput untuk raja sudah dipotong maka yang sisa untuk umat itu yang diancam dengan empat jenis belalang. Kalau dalam penggembalaan belalang ini bergerak apakah kita bisa menanggulangi dengan kekuatan kita sendiri? Tidak akan bisa sebab ini datang dari Tuhan.
Amos 7:1-2
7:1 Inilah yang diperlihatkan Tuhan ALLAH kepadaku: Tampak Ia membentuk kawanan belalang, pada waktu rumput akhir mulai tumbuh, yaitu rumput akhir sesudah yang dipotong bagi raja.
7:2 Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: "Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?"

Belalang ini sudah mulai bergerak di dalam gereja. Belalang pengerip atau ulat sentadu ini memakan buah. Mungkin saudara berkata sudah bertobat tetapi buah pertobatan itu akan hilang, mungkin saudara berkata memiliki buah-buah roh tetapi buah-buah roh itu akan lenyap, mungkin saudara mengatakan memiliki kasih tetapi buah-buah kasih itu akan hilang. Ini terjadi pada waktu rumput akhir, pada waktu penggembalaan akhir, itu menunjuk waktu kita sekarang ini.
Sesudah belalang pengerip ini memakan buah maka akan datang belalang pindahan yang akan memakan daun. Daun ini berbicara kegiatan atau aktifitas. Jangan izinkan belalang pindahan memakan kegiatan saudara. Begitu hati saudara tidak ada minat untuk melayani dan melakukan pekerjaan Tuhan itu berarti belalang pindahan sedang memakan saudara. Begitu rohani saudara mulai diam, tidak mau aktif, tidak mau bekerja dan mencueki pekerjaan Tuhan itu pertanda saudara membuka diri untuk dimakan oleh belalang pindahan.

Sebetulnya tanpa komando dari mimbar saudara harus memiliki ikhtiar, memiliki kerinduan hati untuk bekerja. Seperti murid-murid Elisa yang memiliki ikhtiar untuk membangun tempat tinggal mereka tanpa dikomando oleh Elisa. Ketika Elisa mendengar dia mempersilahkan mereka yang mau bekerja tanpa menunggu komandol.

Karena Firman telah didengar maka Firman itu bisa dilihat, bisa dipraktekkan. Kehidupan seperti itu berarti ada di tangan Tuhan.

Jangan izinkan belalang pindahan memakan daun, artinya memakan kegiatan rohani saudara. Kalau belalang pelahap itu sudah memakan daun bukan berarti akan berhenti. Tetapi akan datang belalang pelompat yang akan memakan batang pohon. Batang pohon ini menunjuk pendirian kita terhadap Firman Tuhan. Kalau pendirian dimakan maka pendirian kita akan pengajaran yang benar akan goyah dan akan ditiup oleh angin pengajaran permainan palsu manusia.
II Timotius 1:14,13
1:14 Peliharalah harta yang indah, yang telah dipercayakan-Nya kepada kita, oleh Roh Kudus yang diam di dalam kita.
1:13 Peganglah segala sesuatu yang telah engkau dengar dari padaku sebagai contoh ajaran yang sehat dan lakukanlah itu dalam iman dan kasih dalam Kristus Yesus.

Harta yang indah itu adalah ajaran sehat. Kalau disebut ajaran sehat berarti ada ajaran yang tidak sehat, ajaran palsu.
Efesus 4:14
4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

Ini yang akan mengombang ambingkan dengan rupa-rupa angin pengjaran, permainan palsu manusia. Ini adalah belalang pelompat yang akan merusak pendirian saudara terhadap kebenaran Firman. Hamba Tuhan tidak boleh lari dari kebenaran Firman, harus berada di sana.
II Korintus 13:8
13:8 Karena kami tidak dapat berbuat apa-apa melawan kebenaran; yang dapat kami perbuat ialah untuk kebenaran.

Di akhir zaman aliran gnostik itu semakin hebat. Percampuran Injil dengan aliran stoa dan epikuros melahirkan aliran gnostik. Itu yang lebih hebat di hari-hari terakhir ini. Dulu di zaman rasul Paulus mereka berusaha memasukan aliran ini tetapi tidak bisa. Setelah rasul-rasul tiada mereka mencoba masuk sehingga injil dan filsafat yang datang dari aliran sto dan epikuris digabung sehingga melahirkan aliran gnostik. Ini yang sekarang ini muncul di mana-mana. Jangan kita lari dari apa yang dikatakan oleh Firman Tuhan. Ini bukan ilmu manusia tetapi Ilham Allah yang benar.

Kalau tidak cepat berdamai dengan Tuhan maka akan datang belalang keempat yaitu belalang pelahap (riang-riang) yang akan memakan akar. Tidak sedikit orang Kristen sekarang imannya hancur dan menjual Tuhan Yesus. Itu berarti sudah dimakan belalang pengerip, belalang pindahan, belalang pelompat, dan belalang pelahap. Kalau belalang pelahap sudah memakan maka habislah riwayat kehidupan orang itu dan tinggal menunggu dilempar ke neraka.

Inilah yang dilihat oleh nabi Amos dan syukur kepada Tuhan Amos datang kepada Tuhan dan memohon kepada Tuhan supaya jangan diteruskan. Tuhan mendengar permohonan nabi Amos.
Amos 7:2-3
7:2 Ketika belalang mulai menghabisi tumbuh-tumbuhan di tanah, berkatalah aku: "Tuhan ALLAH, berikanlah kiranya pengampunan! Bagaimanakah Yakub dapat bertahan? Bukankah ia kecil?"
7:3 Maka menyesallah TUHAN karena hal itu. "Itu tidak akan terjadi," firman TUHAN.

Ada hamba Tuhan yang pasang badan. Seburuk-buruknya jemaat kalau masih ada hamba Tuhan yang menjadi penengah maka syukur kepada Tuhan. Tetapi bagaimana kalau hamba Tuhan juga sudah dimakan oleh belalang pengerip, belalang pindahan, belalang pelompat, dan belalang pelahap bagaimana bisa menjadi penengah? Hamba Tuhan itu hanya berpikir perkara yang jasmani, tidak lagi memikirkan bagaimana supaya jemaat bertumbuh rohaninya dan bisa bertemu dengan Tuhan Yesus karena memang dia tidak tahu tentang itu. Syukurlah kalau ada hamba Tuhan yang paham tentang ini dan melihat jemaat yang ada dalam bahaya sehingga dia meratap di kaki Tuhan.

Amos sebagai hamba Tuhan di sini sudah tahu bagaimana akibatnya kalau kawanan belalang ini Tuhan lepas. Yang sangat menyedihkan kalau hamba Tuhan setuju saja dengan belalang pengerip, setuju saja kalau dilarang untuk menyampaikan Firman Tuhan dalam waktu yang panjang.

Lukas 18:6-8
18:6 Kata Tuhan: "Camkanlah apa yang dikatakan hakim yang lalim itu!
18:7 Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya? Dan adakah Ia mengulur-ulur waktu sebelum menolong mereka?
18:8 Aku berkata kepadamu: Ia akan segera membenarkan mereka. Akan tetapi, jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?"

Apakah Tuhan masih mendapatkan iman di bumi. Apakah Tuhan masih mendapatkan iman di dalam diri saudara ketika Dia datang? Ini adalah tugas belalang pelahap untuk memakan iman. Jangan sampai kita kena belalang pelahap. Olehnya itu biarlah kita datang kepada Tuhan. Syukur kalau hamba Tuhan bisa menjadi pendoa di hadapan Tuhan untuk menangisi sidang jemaat. Itu sebabnya jangan mengentengkan kedudukan hamba Tuhan.
Ibrani 13:7,17
13:7 Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.
13:17 Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

Kalau hamba Tuhan berkeluh kesah itu tidak menguntungkan sidang jemaat. Tetapi kalau jemaat menyambut itu menjadi keuntungan bagi jemaat. Kalaupun jemaat tidak menyambut hamba Tuhan harus tetap harus berdoa kepada Tuhan dan memasang badan untuk menahan ancaman Tuhan yang mau mengirim belalang-belalang itu. Lewat permohonan dari Amos maka belalang itu ditahan oleh Tuhan. Kalau Tuhan memberikan seseorang yang dipercayakan untuk menangani saudara dan dengan serius dia menangani saudara maka mari kita meresponi dengan sifat yang sangat positif sehingga saudara tidak mengalami kehancuran. Yang dimakan oleh belalang di sini adalah rumput penggembalaan, Firman penggembalaan.

Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar