20141019

Kebaktian Umum, Minggu 19 Oktober 2014 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Zakharia 9:13-15
9:13 Sebab Aku melentur Yehuda bagi-Ku, busur Kuisi dengan Efraim, dan Aku mengayunkan anak-anakmu, hai Sion, terhadap anak-anakmu, hai Yunani, dan Aku akan memakai engkau seperti pedang seorang pahlawan.
9:14 TUHAN akan menampakkan diri kepada mereka, dan anak panah-Nya akan melayang keluar seperti kilat. Dan Tuhan ALLAH akan meniup sangkakala dan akan berjalan maju dalam angin badai dari selatan.
9:15 TUHAN semesta alam akan melindungi mereka, dan mereka akan menghabisi dan menginjak-injak pengumban-pengumban. Mereka akan minum darah seperti minum anggur dan menjadi penuh seperti bokor penyiraman, seperti penjuru-penjuru mezbah.

Di dunia akhir zaman ini, tidaklah berlebih-lebihan bahkan dapat dikatakan keadaannya persis seperti zaman Israel dahulu yaitu yang justru digemari adalah pelayanan Tuhan yang tidak benar.
Yeremia 5:31
5:31 Para nabi bernubuat palsu dan para imam mengajar dengan sewenang-wenang, dan umat-Ku menyukai yang demikian! Tetapi apakah yang akan kamu perbuat, apabila datang kesudahannya?

Yang paling digemari adalah pelayan Tuhan yang membawa jemaat hidup dalam kedagingan. Pelayanan Tuhan yang berbicara tentang kesenangan daging dan kemulian dunia itulah yang paling diminati. Tetapi kalau hamba Tuhan berbicara tentang kondisi Sorga dan caranya untuk membawa kehidupan itu ke sana adalah segala sifat kedagingannya harus dipangkas, malah banyak orang Kristen yang tidak berminat. Tetapi berminat atau tidak berminat rencana Tuhan pasti terwujud lewat alur ini.

Betapa terkejutnya anak Tuhan seperti itu ketkika menemukan dirinya bukan jatuh pada pelukan Tuhan tetapi malah jatuh dalam pelukan iblis dalam bentuk manusia yang disebut antikistus. Itu sebabnya sebagai hamba Tuhan tidak ada yang bisa menutup mulut saya, apa yang meluap dari hati ini yang telah Tuhan berikan kepada saya itu adalah selera Tuhan dan harus saya sampaikan, dengan penuh pengharapan kiranya kita semua menerima karena kita akan digiring dan diarahkan oleh Tuhan pada satu situasi yang sangat mulia yaitu masuk pada pelaminan Sorgawi.

Kita melihat gebrakan Tuhan pada ayat 13, Tuhan menggunakan kegerakan yang serba cepat. Ada tiga kelompok yang disebutkan di situ:
1.      Yehuda mewakili kerajaan Yehuda (kerajaan selatan).
2.      Efraim mewakili kerajaan Israel (kerajaan utara).
3.      Yunani mewakili kita bangsa kafir.

Sesuatu yang mencengangkan di sini bahwa Tuhan juga mempedulikan kita bangsa kafir bahkan diperlengkapi yang luar biasa lebih dari pada bangsa Israel. Ini adalah kemurahan Tuhan yang musti kita tanggapi serius sebab apa yang dibicarakan dalam kitab nabi Zakharia ini berbicara tentang keadaan akhir zaman. Zakharia pasal 14 berbicara tentang gempa bumi yang pernah tejadi di zaman nabi Amos 400 tahun yang lampau sebelum zaman Zakharia dan gempa bumi itu yang akan terjadi di depan ini.

Jadi kitab Zakharia ini menunjukkan bagaimana Allah bekerja sangat cepat dengan kecepatan penuh untuk mengerjakan suatu rancangan yang luar biasa yaitu menghimpun Yehuda (mewakili kerajaan Israel yang 2 suku), Efraim (mewakili kerajaan Israel yang 10 suku) dan bangsa kafir yang menjadi satu dalam Tubuh Kristus. Ini semua terjadi dengan sangat cepat.
Zakharia 9:13
9:13 Sebab Aku melentur Yehuda bagi-Ku, busur Kuisi dengan Efraim, dan Aku mengayunkan anak-anakmu, hai Sion, terhadap anak-anakmu, hai Yunani, dan Aku akan memakai engkau seperti pedang seorang pahlawan.

Efesus 2:13-15
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Ini kegerakan yang menyentuh seluruh lini, seluruh sudut-sudut gereja Tuhan yang mau menanggapi dan menerima. Tidak berarti Tuhan tidak melirik semuanya tetapi tergantung pandangan masing-masing orang sehingga bisa menerima. Yang kedua tergantung pemahaman, ada yang memahami karena dibukakan rahasianya, ada yang tidak memahami karena tertutup sehingga gerakkannya begitu-begitu saja dan tidak siap masuk dalam kegerakan untuk menyambut kedatangan Mempelai Pria Sorga.

Kegerakan ini terjadi dengan cepat. Dengan kata lain Tuhan tidak membuang-buang waktu, Tuhan memanfaatkan waktu sedemikian rupa sebab garis akhir yang Tuhan tentukan sudah dekat. Namun banyak gereja Tuhan yang santai dan membuang-buang waktu. Dengan mendengarkan hal ini semoga saudara tergugah hati untuk memperhatikannya, sebab bila tidak waspada maka apa yang Tuhan akan lakukan ini saudara tidak akan terlibat di dalamnya.

Jangan kita membuang waktu sia-sia atau menunda-nunda waktu karena ini bukan sesuatu yang mengenakkan. Kalau menunda-nunda waktu itu tidak mengenakkan bagi diri orang itu sendiri tetapi tanpa dia sadar dia telah mengundang bencana dalam dirinya. Jangan kita seperti itu.

Persoalan mengulur-ulur waktu ini orang Israel adalah jagonya, semoga saudara jangan menjadi jago yang kedua dalam hal mengulur-ulur waktu sebab ini sangat berbahaya. Salah satu contohnya adalah:
Yehezkiel 12:24
12:24 Sebab tidak akan ada lagi penglihatan yang menipu ataupun tenungan yang menyesatkan di tengah-tengah kaum Israel,

Di sini Tuhan menunjukkan kalau kegerakan itu terjadi maka Tuhan akan membersihkan hati dan pikiran sehingga tidak akan ada lagi pikiran yang berhalusinasi dan benar-benar pikiran perasaannya akan dikuasai oleh alam Sorga, oleh urapan Roh Kudus.

Yehezkiel 12:25-28
12:25 sebab Aku, TUHAN, akan berfirman dan apa yang Kufirmankan akan terjadi, dan firman itu tidak akan ditunda-tunda lagi, sebab pada masa hidupmu, hai kaum pemberontak, Aku akan mengucapkan suatu firman dan Aku akan menggenapinya, demikianlah firman Tuhan ALLAH."
12:26 Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
12:27 "Hai anak manusia, lihatlah, kaum Israel berkata: Penglihatan yang dilihatnya itu, harinya masih jauh, nubuatan yang diucapkannya, waktunya masih lama.

Orang Israel ini tidak mau melibatkan diri dalam kegerakan, mereka mengulur-ulur waktu. Banyak orang Kristen yang mengulur-ulur waktu, mereka membuat dirinya terlalu santai sehingga tidak ada kesiapan batin, tidak ada kesiapan rohani, tidak ada kesiapan untuk kembali memiliki  peta dan teladan Ilahi. Makanya Tuhan tidak mau memberitahu kapan harinya Dia akan datang sebab kalau seperti itu orang akan lebih santai lagi.

Yehezkiel 12:28
12:28 Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Tidak satu pun dari firman-Ku akan ditunda-tunda. Apa yang Kufirmankan akan terjadi, demikianlah firman Tuhan ALLAH."

Itu sebabnya Tuhan lewat rasul Paulus mengatakan kepada jemaat Efesus bahwa hari-hari t ini adalah hari yang jahat.
Efesus 5:16
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Mari kita melihat contoh dalam Alkitab kehidupan yang memanfaatkan waktu yang begitu sempit dengan luar biasa sebab di depannya ada niat jahat untuk membunuh dia. Dia meneledani Sorga sehingga tidak membuang-buang waktu. Di depan kita ini ada orang yang berniat jahat untuk menyembelih saudara itulah antikristus. Sekarang antikristus masih menghimpun kekuatan. Akhir-akhir ini dikejutkan oleh pola hidup seperti itu yang sasarannya adalah orang Kristen. Suatu saat antikristus akan muncul dan menyatkukan orang-orang seperti itu dan sasarannya adalah orang Kristen yang tertinggal yang tidak masuk dalam penyingkiran. Itu sebabnya ada kegerakan Yehuda, Efraim dan Yunani supaya kegerakan ini menghimpun manusia yang dikatakan pilihan Tuhan, yang akan disingkirkan.

Yakub menggunakan waktu yang singkat menjelang dia bertemu dengan Esau yang mau membunuhnya. Yakub menghadapi ganasnya saudaranya yaitu Esau yang tampil dengan 400 orang pasukan. 400 adalah angka pembinasa. Niat Esau adalah menghilangkan Yakub dari muka bumi, tidak ada bahasa lain. Tetapi Yakub menggunakan kesempatan yang ada untuk mengkaitkan diri dengan Tuhan. Dia minta solusi kepada Tuhan dan dia lakukakan itu dan Tuhan memperhadapkan solusinya. Dia meniru dan selamat karena menggunakan waktu yang singkat itu.
Kejadian 32:1-2
32:1 Yakub melanjutkan perjalanannya, lalu bertemulah malaikat-malaikat Allah dengan dia.
32:2 Ketika Yakub melihat mereka, berkatalah ia: "Ini bala tentara Allah." Sebab itu dinamainyalah tempat itu Mahanaim.

Mahanaim artinya dua pasukan. Yakub mendapatkan hikmat dari sini sehingga dia juga membuat rombongannya menjadi dua pasukan. Dia meniru cara ini sebab ini adalah sistem yang paling jitu untuk dia menang menghadapi Esau. Ini adalah sistem yang paling jitu untuk kita menang menghadapi antikristus.

Kejadian 32:13
32:13 Lalu bermalamlah ia di sana pada malam itu. Kemudian diambilnyalah dari apa yang ada padanya suatu persembahan untuk Esau, kakaknya,

Saat itu adalah waktu malam, sama seperti keadaan kita sekarang yang sudah jauh malam, dunia ada dalam kegelapan dosa. Apakah kita mau mengulur waktu? Esau yang menunjuk antikristus ini sudah kemari dan dia tidak mengulur waktu.

Kejadian 32:13 (Terjemahan Lama)
32:13 Maka Yakubpun bermalamlah di sana pada malam itu juga, maka diambilnyalah dari pada barang yang dekat tangannya akan hadiah bagi Esaf, saudaranya,

Yakub mengambil apa yang dekat padanya untuk diberikan kepada Esau. Apa yang dekat pada kita? Saat ada dalam kegelapan malam kita sering tidak melihat apa yang dekat pada kita. Betul-betul pada waktu malam ini adalah waktu yang sangat membahayakan bagi dirinya.
Kejadian 32:6-7
32:6 Kemudian pulanglah para utusan itu kepada Yakub dan berkata: "Kami telah sampai kepada kakakmu, kepada Esau, dan ia pun sedang di jalan menemui engkau, diiringi oleh empat ratus orang."
32:7 Lalu sangat takutlah Yakub dan merasa sesak hati; maka dibaginyalah orang-orangnya yang bersama-sama dengan dia, kambing dombanya, lembu sapi dan untanya menjadi dua pasukan.

Di meja roti sajian ada dua tumpukkan roti, itu bagaikan dua pasukan. Menghadapi ganasnya antikristus maka kita harus menikmati persekutuan dengan dua pasukan, dua tumpuk roti di meja pertunjukkan. Roti di atas meja roti sajian itu terbuat dari dua gomer tepung menjadi satu roti. Jadi kita harus dibawa pada persekutuan yang ada hubungannya dengan Sorga, itulah persekutuan dua menjadi satu. Dua menjadi satu itu adalah bahasa mempelai.

Kejadian 32:10
32:10 sekali-kali aku tidak layak untuk menerima segala kasih dan kesetiaan yang Engkau tunjukkan kepada hamba-Mu ini, sebab aku membawa hanya tongkatku ini waktu aku menyeberangi sungai

Pasukan ini membawa 5 jenis binatang itu menunjuk angka kemurahan yang kita jumpai di Mezbah Korban Bakaran dan juga menunjuk 5 luka Tuhan Yesus di kayu Salib. Masing-masing pasukan itu satu suara, apa yang mereka katakan tidak berbeda. Jadi kalau kita menerima Firman yang membuat kita dua menjadi satu maka jangan suaramu berbeda dengan yang lain. Dalam nikah juga jangan sampai suami dan istri beda suara. Biarlah mulai dari dalam nikah satu suara, satu Firman pengajaran. Istri boleh memberi usulan tetapi keputusan tetap ada pada suami, jangan memaksakan keputusan. Walaupun suamimu bodoh, istri harus tetap menghargai.

Kejadian 32:18
32:18 jawablah: milik hambamu Yakub; inilah persembahan yang dikirim kepada tuanku Esau, dan Yakub sendiri pun ada di belakang kami."
32:19 Begitulah diperintahkannya baik kepada yang kedua maupun kepada yang ketiga dan kepada sekalian orang yang berjalan menggiring kumpulan hewan itu, katanya: "Seperti perkataanku tadilah kamu katakan kepada Esau, apabila kamu berjumpa dengan dia;

Yakub mengambil apa yang dekat dengannya. Apa yang dekat pada kita?
Roma 10:8
10:8 Tetapi apakah katanya? Ini: "Firman itu dekat kepadamu, yakni di dalam mulutmu dan di dalam hatimu." Itulah firman iman, yang kami beritakan.

Yakub mengkemas ini dengan iman karena dia mendengar Firman. Apakah kita juga ada Firman yang dekat dengan kita? Bagaimana Firman bisa dekat kalau kita malas mengikuti ibadah pendalaman Alkitab dan malas membaca Firman. Bagaimana Firman itu bisa menjadi iman kalau Firman yang didengar tidak dipercaya. Jangan sombong ketika mendengar Firman dan memandang enteng Firman yang disampaikan. Kalau seperti itu bagaimana bisa memiliki iman dan Firman itu tidak akan mungkin dekat dengannya.
Amsal 13:13
13:13 Siapa meremehkan firman, ia akan menanggung akibatnya, tetapi siapa taat kepada perintah, akan menerima balasan.

Firman itu adalah kepastian. Kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang pertama sudah menjadi fakta. Kedatangan Tuhan Yesus pada kali yang kedua juga sudah harus menjadi fakta. Tuhan Yesus sudah memperlihatkan bukti.
Kisah Para Rasul 1:11
1:11 dan berkata kepada mereka: "Hai orang-orang Galilea, mengapakah kamu berdiri melihat ke langit? Yesus ini, yang terangkat ke sorga meninggalkan kamu, akan datang kembali dengan cara yang sama seperti kamu melihat Dia naik ke sorga."

Ini fakta yang harus kita imani dan kita percaya. Kita harus memperhatikan hal ini supaya ibadah kita menjadi ibadah yang nyata bukan ibadah yang abstrak.

Yakub mengambil apa yang dekat padanya dan dia mengambil 5 jenis binatang. Orang yang membawa 5 jenis binatang ini menunjuk pemberita Firman dan orang yang bersaksi, mereka harus satu suara.

Yakub dan Esau bersaudara tetapi berbeda karakter. Esau pendendam tetapi Yakub tidak. Di depan kita juga ada antrikristus yang dikatakan “berasal dari antara kamu” berarti ada saudara dalam Kristus Yesus yang akan muncul sebagai antikristus.

Kejadian 32:20-21
32:20 dan kamu harus mengatakan juga: Hambamu Yakub sendiri ada di belakang kami." Sebab pikir Yakub: "Baiklah aku mendamaikan hatinya dengan persembahan yang diantarkan lebih dahulu, kemudian barulah aku akan melihat mukanya; mungkin ia akan menerima aku dengan baik."
32:21 Jadi persembahan itu diantarkan lebih dahulu, tetapi ia sendiri bermalam pada malam itu di tempat perkemahannya.

Sikap yang indah bisa kita lihat dari Yakub yang memanfaatkan waktu yang ada sekalipun tinggal sedikit. Mari kita memperhatikan baik-baik supaya di penghujung akhir zaman ini jangan sampai kita mengulur-ulur waktu. Orang Israel dahulu jago mengulur-ulur waktu. Orang Kristen sekarang ini juga banyak yang suka menunda-nunda waktu.

Kita ini tinggal mengambil apa yang ada dekat dengan kita, apalagi susahnya. Itu sebabnya jangan kita menunda-nunda waktu.
Wahyu 10:6
10:6 dan ia bersumpah demi Dia yang hidup sampai selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, dan bumi dan segala isinya, dan laut dan segala isinya, katanya: "Tidak akan ada penundaan lagi!

Yehuda, Israel dan bangasa kafir menjadi satu. Itu sebabnya mereka minum dari bokor darah yang sama. Berarti mereka menjadi satu dalam darah Yesus. Kalau seseorang itu menghargai korban Kristus maka pasti akan bisa jadi satu. Sekalipun mengatakan menghargai korban Kristus tetapi kalau masih membeda-bedakan suku itu berarti bohong. Sekalipun setiap hari mengatakan makan perjamuan kudus tetapi membeda-bedakan suku itu berarti penghina korban Kristus!

Tuhan tidak mau menunda waktu itu sebabnya Tuhan suruh mengambil. Bagi kita sekarang sudah disediakan, tetapi kadang kala tinggal untuk mengambilpun kita masih enggan/ alas-alasan.
Wahyu 10:8
10:8 Dan suara yang telah kudengar dari langit itu, berkata pula kepadaku, katanya: "Pergilah, ambillah gulungan kitab yang terbuka di tangan malaikat, yang berdiri di atas laut dan di atas bumi itu."

Kepada Yunani sudah Tuhan percayakan pedang pahlawan. Tuhan adalah pahlawan perang dan pedangNya sudah diserahkan kepada Yunani yaitu kepada kita bangsa kafir.
Keluaran 15:3
15:3 TUHAN itu pahlawan perang; TUHAN, itulah nama-Nya.

Pedang Tuhan ini dipercayakan Tuhan secara khusus kepada bangsa kafir. Itulah pedang Firman. Untuk apa Tuhan berikan? Untuk membersihkan kita bangsa kafir. Pedang Firman ini akan menyabet sana sini tetapi tidak akan membuat saudara binasa malah justru saudara akan menikmati kehidupan bersama dengan Kristus Yesus.

Wahyu 10:9
10:9 Lalu aku pergi kepada malaikat itu dan meminta kepadanya, supaya ia memberikan gulungan kitab itu kepadaku. Katanya kepadaku: "Ambillah dan makanlah dia; ia akan membuat perutmu terasa pahit, tetapi di dalam mulutmu ia akan terasa manis seperti madu."

Yohanes tidak ditahan, dia disuruh ambil dan makan, dia selalu berhadapan dengan kemurahan Tuhan dan melihat kelimpahan kemurahan Tuhan. Setelah memakan maka Yohanes seperasaan dengan Tuhan. Itu juga yang dialami oleh Yehezkiel, bagaimana perasaan Tuhan terhadap orang Israel, perasaan itu juga jatuh kepada Yehezkiel. Perasaan Tuhan terhadap gereja Tuhan, jatuh pada orang yang mau makan. Ada tiga kata kerja yang Tuhan suruh di sini: pergi, ambil dan makan”. Tiga hal ini tidak sulit. Kita berhadapan dengan Tuhan yang bekerja dengan cepat, kalau kita tidak mau terlibat dengan Dia maka kita akan terbuang untuk selama-lamanya.

Apa yang Tuhan bicarakan di sini kena-mengena dengan zaman akhir.
Roma 9:27
9:27 Dan Yesaya berseru tentang Israel: "Sekalipun jumlah anak Israel seperti pasir di laut, namun hanya sisanya akan diselamatkan.

Yang sisa ini menunjuk akhir zaman. Apakah kita mau masuk dalam golongan yang sisa yang akan diambil oleh Tuhan atau tidak. Apa yang akan Tuhan lakukan itu tidak ditunda-tunda lagi.
Roma 9:28
9:28 Sebab apa yang telah difirmankan-Nya, akan dilakukan Tuhan di atas bumi, sempurna dan segera."

Kita kembali pada kitab nabi Zakharia. Bangsa Yunani di sini dipercayakan Tuhan pedang pahlawan.
Ibrani 4:12
4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

Ada hal-hal yang harus kita perhatikan di sini.
1.      Pedang Tuhan itu hidup berarti kalau kita memengang pedang itu maka otomatis kita mengalami pembaharuan hidup oleh pedang itu. kita harus ada keubahan. Pada pedang itu ada kehidupan.

2.      Pedang Tuhan itu kuat, artinya tidak dapat terkalahkan. Orang yang dipercayakan pedang pahlawan tidak akan mudah menyerah dan dia akan maju terus. Kalau melihat yang salah dalam gereja saya tidak mau menyerah dengan yang salah, saya mau maju dengan yang benar.

Ada pedang yang lain. Di Babel juga ada pedang. Dalam gereja juga ada dua pedang yaitu pedang organisasi dan pedang Firman. Tetapi yang banyak digunakan justru pedang oraganisasi padahal pedang organisasi ini mati, bukan membawa pada kehidupan.

3.      Pedang itu tajam. Tajam berarti pedang itu mampu memberi pemisahan, cepat mengadakan pemisahan. Jangan menjadi orang Kristen yang maju mundur, kita harus cepat mengadakan pemisahan karena waktu sudah mau habis. Kita cepat mengambil keputusan sebab keputusan ada pada kita. Tuhan tidak memaksa.
Lukas 12:57
12:57 Dan mengapakah engkau juga tidak memutuskan sendiri apa yang benar?

Kita harus memutuskan dan ada putusan pilihan. Kita harus menjadi kehidupan yang cepat menimbang dan memilih sebab kita memiliki pedang yang tajam.

Mazmur 149:6
149:6 Biarlah pujian pengagungan Allah ada dalam kerongkongan mereka, dan pedang bermata dua di tangan mereka,

Jangan cuma pujian yang banyak dan pedang Firman disampaikan hanya sebentar. Lebih baik pedang yang menyambar-nyambar diberi waktu yang lama daripada cuma pujian. Karena hasil pekerjaan pedang yang menyucikan baru pujian itu naik tanda terima kasih kita kepada Tuhan sebab kita alami penyucian.

Tuhan tidak seperti manusia yang menerima pemberian tanpa melihat orang yang memberikan. Berbeda dengan Tuhan, Dia melihat dulu siapa yang memberi baru Tuhan menerima. Kalau hidup tidak disucikan tetapi memuji Tuhan maka malah Tuhan suruh hentikan sebab itu percuma. Di dalam gereja Tuhan sekarang seperti menyogok Tuhan, mereka memberi pujian tetapi tidak ada pedang Firman. Kalau Yunani maka ada pedang. Kalau saudara mengatakan diri bangsa kafir maka jangan tolak pemberian Tuhan ini yaitu pedang pahlawan, pedang Firman.

4.      Pedang itu tajam menusuk amat dalam. Sampai relung hati yang paling dalam ditusuk oleh pedang Firman. Jangan takut sebab maksudnya bukan untuk menyusahkan dan membinasakan saudara tetapi untuk mengeluarkan kendala-kendala yang ada pada saudara agar jangan sampai kita gagal bertemu dengan Tuhan.

Ketika kita hadir di hadapan Tuhan kita berhadapan dengan Tuhan Yesus. Izinkan mata Tuhan memperhatikan kita dan Tuhan tidak akan membiarkan kita, izinkan Tuhan bekerja sebab Tuhan mau membawa kita duduk setakhta dengan Dia.
5.      Tidak tersamar, berarti kita tidak akan bisa bersembunyi.

6.      Memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum. Sumsum adalah tempat menciptakan sel darah merah. Kalau Tuhan menyentuh sumsum berarti Tuhan mau menyucikan darah kita sehingga yang mengalir dalam tubuh kita adalah darah yang suci, darah Yesus.
Zakharia 9:15
9:15 TUHAN semesta alam akan melindungi mereka, dan mereka akan menghabisi dan menginjak-injak pengumban-pengumban. Mereka akan minum darah seperti minum anggur dan menjadi penuh seperti bokor penyiraman, seperti penjuru-penjuru mezbah.

Darah Yesus itulah kekuatan mereka untuk menginjak-injak musuh. Siapa mereka ini? Itulah Yehuda, Efraim dan Yunani yang menunjuk kita bangsa kafir. Bahkan kita bangsa kafir dipercayakan pedang pahlawan melebihi mereka untuk menginjak-injak musuh.

Pada bangsa Israel, Tuhan percayakan Firman.
Mazmur 147:19-20
147:19 Ia memberitakan firman-Nya kepada Yakub, ketetapan-ketetapan-Nya dan hukum-hukum-Nya kepada Israel.
147:20 Ia tidak berbuat demikian kepada segala bangsa, dan hukum-hukum-Nya tidak mereka kenal. Haleluya!

Roma 3:1-3
3:1 Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat?
3:2 Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah.
3:3 Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?

Tetapi rahasia Firman dibuka kepada kita bangsa kafir. Lewat apa Tuhan membuka rahasia Firman pada kita bangsa kafir? Lewat darah Tuhan Yesus yang mengucur di salib Golgota. Itu sebabnya hargai darah Yesus. Kita harus satu suara, betapa meledaknya kuasa Tuhan dalam sidang jemaat kalau kita satu suara, roh antikristus akan takluk dan tidak akan bisa mengalahkan saudara.

Zakharia 9:14
9:14 TUHAN akan menampakkan diri kepada mereka, dan anak panah-Nya akan melayang keluar seperti kilat. Dan Tuhan ALLAH akan meniup sangkakala dan akan berjalan maju dalam angin badai dari selatan.

Tuhan menampakkan diri berarti Tuhan membukakan FirmanNya.
I Samuel 3:21
3:21 Dan TUHAN selanjutnya menampakkan diri di Silo, sebab Ia menyatakan diri di Silo kepada Samuel dengan perantaraan firman-Nya.

Anak panah Tuhan itu adalah ayat-ayat Firman yang dibukakan rahasiaNya yang keluar seperti kilat untuk menusuk kita. Tuhan berjalan maju dalam angin badai dari selatan. Angin dari utara itu dingin dan angin dari selatan itu hangat. Dua angin ini akan bertiup dalam sidang jemaat.
Kidung Agung 4:16
4:16 -- Bangunlah, hai angin utara, dan marilah, hai angin selatan, bertiuplah dalam kebunku, supaya semerbaklah bau rempah-rempahnya! Semoga kekasihku datang ke kebunnya dan makan buah-buahnya yang lezat.

Angin selatan bertiup maka akan mengundang Mempelai Laki-laki datang dan Dia akan nyaman di sana.
Lukas 12:55
12:55 Dan apabila kamu melihat angin selatan bertiup, kamu berkata: Hari akan panas terik, dan hal itu memang terjadi.

Dalam pengertian hurufiah, ketika saudara panas itu berarti saudara bergerak. Jadi dengan bertiupnya angin selatan membuat saudara untuk bereaksi cepat. Untuk apa reaksi cepat ini? Untuk persiapan, bukan hanya persiapan yang asal.

Bukan hanya angin selatan yang bertiup tetapi dikatakan seperti angin badai. Kalau kita tidak bisa mengimbangi gerakan dari Tuhan maka kita bisa tercecer di tengah jalan. Biarlah kita terlibat dalam kegerakan yang besar, jangan sampai seorangpun tertinggal.

Ayub 37:17
37:17 hai engkau, yang pakaiannya menjadi panas, jika bumi terdiam karena panasnya angin selatan?

Jangan kita suam-suam kuku, kita harus panas supaya masuk pada kegerakan yang besar.

Mari kita melihat bagaimana kehidupan orang yang suka menunda-nunda waktu. Ketika itu Daud memerintahkan Amasa untuk mengejar Seba bin Bikri tetapi Amasa menunda-nunda waktu.
II Samuel 20:1,4-5
20:1 Kebetulan ada di sana seorang dursila, bernama Seba bin Bikri, orang Benyamin. Ia meniup sangkakala serta berkata: "Kita tidak memperoleh bagian dari pada Daud. Kita tidak memperoleh warisan dari anak Isai itu. Masing-masing ke kemahnya, hai orang Israel!"
20:4 Berkatalah raja kepada Amasa: "Kerahkanlah bagiku orang-orang Yehuda dalam tiga hari, kemudian menghadaplah lagi ke mari!"
20:5 Lalu pergilah Amasa mengerahkan orang Yehuda, tetapi ia menunda-nunda tugas itu sampai melewati waktu yang ditetapkan raja baginya.

Seba artinya manusia daging, Bikri artinya muda. Jadi Seba bin Bikri adalah manusia daging yang muda, ini adalah darah yang muda, tabiat muda. Kalau kita menunda-nunda waktu untuk membabat keinginan daging orang muda ini maka akan menjadi berbahaya. Ini dikaitkan dengan penyucian dan ini yang harus dibersikan dalam gereja Tuhan.
II Timotius 2:21-22
2:21 Jika seorang menyucikan dirinya dari hal-hal yang jahat, ia akan menjadi perabot rumah untuk maksud yang mulia, ia dikuduskan, dipandang layak untuk dipakai tuannya dan disediakan untuk setiap pekerjaan yang mulia.
2:22 Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama-sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni.

Penyucian ini dikaitkan dengan nafsu orang muda, ini nafsu rendah yang harus diganyang oleh pedang pahlawan. Rasul Yohanes padahal sudah mengangkat jempol kepada anak muda.
I Yohanes 2:13-14
2:13 Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu telah mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu telah mengalahkan yang jahat.
2:14 Aku menulis kepada kamu, hai anak-anak, karena kamu mengenal Bapa. Aku menulis kepada kamu, hai bapa-bapa, karena kamu mengenal Dia, yang ada dari mulanya. Aku menulis kepada kamu, hai orang-orang muda, karena kamu kuat dan firman Allah diam di dalam kamu dan kamu telah mengalahkan yang jahat.

Semoga tidak ada Seba bin Bikri di antara kita. Semoga kita bisa mengalahkan nafsu rendah kita sebab Tuhan sedang membentuk kehidupan kita dan kita ada dalam pembenahan Firman Allah sehingga kita tampil seperti ini.

Daud mengatakan Seba bin Bikri ini akan lebih jahat dari pada Absalom. Kalau kita tahu bahwa waktu-waktu ini adalah waktu yang jahat maka jangan kita menjadi jahat.
II Samuel 20:6
20:6 Lalu berkatalah Daud kepada Abisai: "Sekarang Seba bin Bikri lebih berbahaya bagi kita dari pada Absalom; jadi engkau, bawalah orang-orang tuanmu ini dan kejarlah dia, supaya jangan ia mencapai kota yang berkubu, dan dengan demikian ia luput dari pada kita."

Tuhan sendiri tidak menunda waktu untuk melakukan pembalasan.
Ulangan 7:10
7:10 tetapi terhadap diri setiap orang dari mereka yang membenci Dia, Ia melakukan pembalasan dengan membinasakan orang itu. Ia tidak bertangguh terhadap orang yang membenci Dia. Ia langsung mengadakan pembalasan terhadap orang itu.

Tuhan ternyata menaruh pilihan luar biasa kepada kita bangsa kafir, kita diperlengkapi lebih dari Yehuda dan Efraim, kita dilengkapi dengan pedang pahlawan. Itu sebabnya sekeras apapun Firman yang kita terima harus kita sambut karena itu kelengkapan bangsa kafir. Bangsa kafir dilengkapi dengan pedang dan itu bukan untuk menyayat orang tetapi diri kita sendiri. Hargai pedang yang diberi oleh Tuhan kepada kita bangsa kafir untuk membersihkan kita sehingga tampil tanpa cacat cela.

Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar