20141002

Kebaktian PA 7 Bangsa di sekitar bangsa Israel, Kamis 2 Oktober 2014 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Yehezkiel 4:1-4
4:1 "Engkau, anak manusia, ambillah sebuah batu bata, letakkan di hadapanmu dan ukirlah di atasnya sebuah kota, yaitu Yerusalem.
4:2 Ukirlah kota itu dalam keadaan terkepung: dirikan sebuah benteng pengepungan, timbun pula tanah menjadi tembok pengepungan, tempatkan perkemahan tentara dan susun alat-alat pendobrak sekeliling kota itu.
4:3 Lalu ambillah sebidang besi dan dirikanlah itu di antaramu dengan kota itu menjadi dinding besi, kemudian tujukanlah wajahmu ke arah kota itu, sehingga kota itu dalam keadaan terkepung, dan engkaulah yang mengepung dia. Inilah menjadi lambang bagi kaum Israel.
4:4 Berbaringlah engkau pada sisi kirimu dan Aku akan menanggungkan hukuman kaum Israel atasmu. Berapa hari engkau berbaring demikian, selama itulah engkau menanggung hukuman mereka.

Apa yang digambarkan dalam kehidupan bangsa Israel adalah pelajaran bagi kita dan waktunya juga disebutkan untuk kita di akhir zaman. Jadi ketika kita membaca kisah-kisah yang berkaitan dengan bangsa Israel itu ada hubungannya dengan kita di akhir zaman.
Roma 15:4
15:4 Sebab segala sesuatu yang ditulis dahulu, telah ditulis untuk menjadi pelajaran bagi kita, supaya kita teguh berpegang pada pengharapan oleh ketekunan dan penghiburan dari Kitab Suci.

Tulisan itu tidak sekedar ditulis apalagi kalau tulisan itu dinafasi oleh Allah. Kalau dinafasi oleh Tuhan berarti ada kehidupan. Kitab ini ada kehidupan di dalamnya.

I Korintus 10:6,11
10:6 Semuanya ini telah terjadi sebagai contoh bagi kita untuk memperingatkan kita, supaya jangan kita menginginkan hal-hal yang jahat seperti yang telah mereka perbuat,
10:11 Semuanya ini telah menimpa mereka sebagai contoh dan dituliskan untuk menjadi peringatan bagi kita yang hidup pada waktu, di mana zaman akhir telah tiba.

Ternyata kisah bangsa Israel ini selalu menyentuh tentang waktu yaitu waktu akhir zaman. Tentang waktu ini perlu kita pahami sebab kedatangan Tuhan Yesus sudah dekat. Kedatangan Tuhan Yesus sudah dekat dihubungkan dengan pohon Ara yang bertunas dan berbuah. Yang ditunjuk sebagai pohon ara ini adalah bangsa Israel. Pohon ara yang bertunas ini menunjuk kemerdekaan bangsa Israel pada tanggal 15 Mei 1948. Dikatakan angkatan pada waktu itu tidak akan berlalu dan Tuhan sudah datang. Berarti benar kita ada diujung persiapan untuk menyambut Tuhan Yesus.

Untuk menyambut Tuhan Yesus kita diarahkan oleh Firman Tuhan untuk memahami isi hati Tuhan, kerelaan hati Tuhan lewat hikmat Allah untuk mengerti rahasia. Jadi akhir zaman ini adalah kesempatan bagi gereja Tuhan untuk mendapatkan pembukaan rahasia Firman yang adalah isi hati Allah, itu adalah kerelaan hati Tuhan. Tujuan pembukaan Firman adalah untuk membawa kita masuk dalam kegenapan waktu kegenapan rencana Allah terbentuknya tubuh Kristus.

Ketika kita membaca Alkitab di dalamnya tersirat di dalamnya rahasia dan rahasia Firman ini justru dibukakan kepada kita bangsa kafir. Maksudnya untuk membangkitkan cemburu bangsa Israel terhadap kita supaya mereka percaya kepada Yesus yang adalah Mesias. Kita gereja Tuhan harus paham, setiap membaca Firman kita harus paham tentang persoalan waktu di dalamnya.
Efesus 1:8-10
1:8 yang dilimpahkan-Nya kepada kita dalam segala hikmat dan pengertian.
1:9 Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendak-Nya kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaan-Nya, yaitu rencana kerelaan yang dari semula telah ditetapkan-Nya di dalam Kristus
1:10 sebagai persiapan kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi.

Kalau dalam gereja Tuhan ada pembukaan rahasia firman itu pertanda bahwa sidang jemaat itu sedang didorong oleh Tuhan untuk masuk dalam persiapan waktu yang akhir. Sayang sekali kalau kita beribadah kemudian tidak ada pembukaan rahasia Firman Allah, kita membaca Alkitab hanya seperti membaca koran dan tidak tahu apa yang tersirat di dalamnya.

Tujuan pembukaan rahasia Firman untuk mempersatukan Tuhan Yesus sebagai Kepala dan gereja Tuhan yang adalah tubuh. Berarti masuk pada nikah yang rohani dimana gereja Tuhan bertunangan dengan Tuhan Yesus, Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga dan gereja Tuhan sebagai perawan yang suci. Tentu untuk mencapai kedudukan perawan yang suci kita perlu mendengar Firman supaya kita dibenarkan (daerah halaman Tabernakel) kemudian disucikan lewat tiga macam ibadah (masuk dalam ruangan suci) dan akhirnya sempurna di dalam ruangan maha suci.
Dalam Yehezkiel pasal 4 ada sesuatu yang mengerikan yang Tuhan temukan dalam kehidupan orang Israel dan menjadi pembelajaran bagi kita gereja Tuhan di akhir zaman. Yehezkiel disuruh untuk melukis ibu kota Israel yaitu Yerusalem. Dalam Yehezkiel pasal 16 Yerusalem itu mau dipungut menjadi istri. Tetapi dalam Yehezkiel pasal 4 Yerusalem tampil dalam keadaan terkepung, tidak bisa bergerak. Gereja Tuhan sekarang ini banyak dikepung. Apa yang sebenarnya mengepung? Seringkali yang mengepung adalah peraturan organisasi sehingga ruang gerak kita tidak bebas, bergerak sedikit saja langsung disorot dan dikatakan salah bahkan tidak sedikit dinista.

Pengepungan ini disertai dengan alat-alat pendobrak. Berarti Yerusalem ini tidak hanya dikepung tetapi juga akan dihancurkan. Jadi kehidupan yang terkepung dengan peraturan-peraturan yang bukan Firman Tuhan akan mengalami kehancuran. Padahal Tuhan mau menjadikan Yerusalem menjadi istriNya.
Perikop Yehezkiel 16: Allah memungut Yerusalem menjadi istriNya

Rencana Tuhan terhadap Yerusalem ini yang mau digagalkan. Yang melatarbelakangi tentu adalah iblis. Iblis tidak mau kita menjadi istri Anak Domba Allah.

Ada batas antara Yehezkiel dengan gambar tadi yaitu sebilah besi. Dengan kata lain roh yang ada di dalam Yerusalem dan hamba Tuhan tidak ada jalinan apa-apa. Gembala dan sidang jemaat sudah putus hubungan, ada sekat besi di antara mereka. Bagaimana mereka akan ditolong kalau lawatan Tuhan melalui abdi Allah sudah tidak bisa ke sana alias terjadi penolakan seperti contoh:
Amos 7:12
7:12 Lalu berkatalah Amazia kepada Amos: "Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana!

Apa yang terjadi di Yerusalem yang berkaitan dengan besi?
Mazmur 107:10-11,13
107:10 Ada orang-orang yang duduk di dalam gelap dan kelam, terkurung dalam sengsara dan besi.
107:11 Karena mereka memberontak terhadap perintah-perintah Allah, dan menista nasihat Yang Mahatinggi,
107:13 Maka berseru-serulah mereka kepada TUHAN dalam kesesakan mereka, dan diselamatkan-Nyalah mereka dari kecemasan mereka,

Inilah yang terjadi di Yerusalem, ada pemberontakan. Hubungan antara hamba Tuhan yang memberitakan kebenaran dengan umat yang dilayani tidak harmonis, seperti ada sekat bagaikan besi. Sehingga umat Tuhan merasa tidak membutuhkan penggembalaan dan mengangkat cara-cara di luar Firman.
Yehezkiel 12:9-10
12:9 "Hai anak manusia, bukankah ditanya oleh kaum Israel, kaum pemberontak itu kepadamu: Apakah yang kaulakukan ini?
12:10 Katakanlah kepada mereka: beginilah firman Tuhan ALLAH: Ucapan ilahi ini mengenai raja di Yerusalem dan seluruh kaum Israel yang tinggal di sana.

Artinya gaya hidup gereja Tuhan ada dalam pemberontakkan. Ada realisasi atau bentuk pemberontakkan mereka ini. Kita akan melihat hal ini supaya jangan terjadi dalam diri kita.

Yehezkiel 4:4-5
4:4 Berbaringlah engkau pada sisi kirimu dan Aku akan menanggungkan hukuman kaum Israel atasmu. Berapa hari engkau berbaring demikian, selama itulah engkau menanggung hukuman mereka.
4:5 Beginilah Aku tentukan bagimu: Berapa tahun hukuman kaum Israel, sekian harilah engkau menanggung hukuman mereka, yaitu tiga ratus sembilan puluh hari.

Gerakan ke sebelah kiri dihubungkan dengan hukuman atas Israel. 390 hari dijadikan tahun menjadi 390 tahun.

Yehezkiel 4:6
4:6 Kalau engkau sudah mengakhiri waktu ini, berbaringlah engkau untuk kedua kalinya, tetapi pada sisi kananmu dan tanggunglah hukuman kaum Yehuda empat puluh hari lamanya; Aku menentukan bagimu satu hari untuk satu tahun.

Yehezkiel berbaring ke sebelah kanan selama 40 hari. Bila dijumlahkan dengan lama berbaring ke sebelah kiri adalah 430 hari. Kalau dijadikan tahun menjadi 430 tahun. Itu adalah lamanya orang Israel di Mesir, di sana mereka tidak bisa beribadah dan hanya mengikuti/ tunduk pada aturan Mesir/ kafir. Sampai di saat-saat terakhir mereka di Mesir anak laki-laki mereka harus dibunuh.

Tuhan mengizinkan peragaan ini supaya mereka merenung bahwa nenek moyang mereka dahulu di Mesir sengsara. Sekarang orang Israel ini sudah ada di tanah Kanaan, mengapa mereka berulah seperti ini, di mana rasa terima kasih mereka kepada Tuhan yang telah menebus mereka dari Mesir. Sekarang mereka sudah ada di tanah Kanaan dan hidup menikmati segala-galanya tetapi kemudian terjadi pemberontakkan. Hal ini tidak baik di mata Tuhan. Pemberontakkan mereka ini dalam bentuk apa? Karena mereka lebih dominan pada persoalan yang kiri (390 hari) dibandingkan persoalan yang kanan (40 hari). Di hadapan Tuhan itu suatu pemberontakkan. Apa itu perkara kiri?
Amsal 3:16
3:16 Umur panjang ada di tangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan.
Yang kiri inilah yang seringkali kita kejar. Bukan salah mengejar kekayaan dan kehormatan tetapi kalau sampai mengejar kekayaan dan kehormatan dan mengabaikan umur panjang yaitu Yerusalem Baru, itu yang tidak Tuhan inginkan dan di hadapan Tuhan itu adalah pemberontakkan.
Mazmur 137:5
137:5 Jika aku melupakan engkau, hai Yerusalem, biarlah menjadi kering tangan kananku!

Tangan kanan yang kering ini dijumpai Tuhan Yesus di dalam gereja, di dalam rumah ibadah. Tuhan Yesus pernah melakukan 7 kali pelayanan melawan hari sabat salah satunya adalah menyembuhkan orang yang mati tangan kanannya di dalam Sinagoge. Berarti orang ini ada dalam gereja, ada dalam ibadah tetapi tidak ada kaitannya dengan mempelai wanita Tuhan. Bahkan kalau ada yang berbicara tentang mempelai dia menjadi bingung karena pikirannya daging, berpikir seperti nikah yang jasmani. Dia beribadah tetapi tidak membawa dirinya menjadi Mempelai Wanita Tuhan.
Lukas 6:6-7
6:6 Pada suatu hari Sabat lain, Yesus masuk ke rumah ibadat, lalu mengajar. Di situ ada seorang yang mati tangan kanannya.
6:7 Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang pada hari Sabat, supaya mereka dapat alasan untuk mempersalahkan Dia.

Ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi ini adalah orang yang terikat dengan perarturan.
Lukas 6:8
6:8 Tetapi Ia mengetahui pikiran mereka, lalu berkata kepada orang yang mati tangannya itu: "Bangunlah dan berdirilah di tengah!" Maka bangunlah orang itu dan berdiri.

Terlihat orang yang mati tangan kanannya ini dipermalukan, sebab dia datang beribadah tetapi tidak ada hubungan dengan Yerusalem. Sekaligus ini menunjukkan keadaan orang-orang yang mengkritik Tuhan Yesus bahwa mereka sama saja dengan orang yang mati tangan kanannya ini. Sekalipun seperti dipermalukan orang itu tidak sungkan dan tidak malu, dia bangkit berdiri walaupun harus ditunjukkan bahwa “inilah orang yang beribadah tetapi rohaninya tidak tumbuh untuk menjadi Mempelai Wanita Tuhan. sebab hubungan gereja Tuhan dan Tuhan diibaratkan seperti kepala dan tubuh, kepala itu suami dan tubuh itu istri.

Lukas 6:9-10
6:9 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Aku bertanya kepada kamu: Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membinasakannya?"
6:10 Sesudah itu Ia memandang keliling kepada mereka semua, lalu berkata kepada orang sakit itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Orang itu berbuat demikian dan sembuhlah tangannya.

Ketika ada satu pribadi yang diarahkan oleh Tuhan untuk mengenal diriNya dan supaya orang itu mengerti rencana Allah sehingga memposisikan diri sebagai Mempelai Wanita Tuhan maka akan ada orang yang tidak senang. Apalagi kalau yang diarahkan itu 10 orang atau 100 orang pasti akan ada orang yang mengamuk. Tetapi orang yang mengamuk itu sebenarnya hanyalah alat, iblislah yang sebenarnya mengamuk.
Lukas 6:11
6:11 Maka meluaplah amarah mereka, lalu mereka berunding, apakah yang akan mereka lakukan terhadap Yesus.

Jangan kaget ketika kita mulai diarahkan oleh Firman untuk mengenal diri kita, siapa sebenarnya kita di dalam rencana Allah kemudian ada yang malah marah. Tuhan kasihan melihat orang yang hanya mengejar perkara lahiriah dan melupakan persoalan Yerusalem Baru yaitu persoalan menjadi Mempelai Wanita Tuhan.

Kita perlu memperhatikan hal ini karena pembukaan rahasia Firman datang bukan karena imajinasi atau kepandaian manusia. Alkitab ini adalah kehendak Allah yang diberitahu kepada kita. Tidak bisa kita mengetahui rahasia Allah kalau bukan Dia sendiri yang menyingkapkan.
Markus 4:21-22
4:21 Lalu Yesus berkata kepada mereka: "Orang membawa pelita bukan supaya ditempatkan di bawah gantang atau di bawah tempat tidur, melainkan supaya ditaruh di atas kaki dian.
4:22 Sebab tidak ada sesuatu yang tersembunyi yang tidak akan dinyatakan, dan tidak ada sesuatu yang rahasia yang tidak akan tersingkap.

Tuhan sampai murka kepada bangsa Israel dan Tuhan memberi cap mereka pemberontak. Kalau seseorang tidak mengupayakan dirinya untuk masuk menjadi Mempelai Wanita maka di hadapan Tuhan orang itu adalah pemberontak. Sebab tujuan penyelamatan Tuhan adalah supaya kita menjadi Mempelai WanitaNya. Kalau tidak memahami tujuan penyelamatan Tuhan ini dan tidak membawa diri ke dalamnya maka Tuhan menganggap kehidupan itu adalah pemberontak.

Galatia 3:17
3:17 Maksudku ialah: Janji yang sebelumnya telah disahkan Allah, tidak dapat dibatalkan oleh hukum Taurat, yang baru terbit empat ratus tiga puluh tahun kemudian, sehingga janji itu hilang kekuatannya.

Bangsa Israel 430 tahun di Mesir dan berada dalam kesengsaraan.
Keluaran 12:40
12:40 Lamanya orang Israel diam di Mesir adalah empat ratus tiga puluh tahun.

Tuhan menyelamatkan kita yang sengsara dengan kesengsaraannya.
Ayub 36:15
36:15 Dengan sengsara Ia menyelamatkan orang sengsara, dengan penindasan Ia membuka telinga mereka.

Tuhan datang ke dunia ini mengalami sengsara untuk menyelamatkan kita yang sengsara. Setelah kita yang sengsara ini sudah diatur oleh Tuhan sedemikian rupa untuk diarahkan pada suatu kemuliaan yang menjadi tujuan akhir pada saat kedatanganNya yang kedua kali, ini malah mau disabotase oleh iblis.

Kenapa orang Israel bisa memberontak? Sebab pikirannya hanya terarah pada persoalan-persoalan yang lahiriah, yang horisontal. Kalau berbicara tangan kanan berarti berbicara Yerusalem, itu adalah yang vertikal. Karena pikiran manusia hanya melihat yang horisontal maka harus ditambah dengan yang vertikal supaya membentuk salib. Segala kekayaan dan kemuliaan ada di dalam Salib. Salib itulah sumbernya rahasia berkat Tuhan. Kalau orang Kristen mengerti sumbernya rahasia Tuhan ada pada salib maka kita harus memotong persoalan yang horisontal dengan garis yang vertikal.
Kolose 3:1
3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

Pandangan kita harus ke atas, mengarah menjadi Mempelai Wanita Tuhan.
Kolose 3:2-4
3:2 Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi.
3:3 Sebab kamu telah mati dan hidupmu tersembunyi bersama dengan Kristus di dalam Allah.
3:4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Kita ada tersembunyi dan terlindung dalam rencana Allah. Kalau gereja Tuhan paham bahwa dirinya tersembunyi dalam rencana Allah maka pasti dia akan menikmati kemuliaan Tuhan kelak. Gereja Tuhan yang memotong persoalan yang horisontal degan persoalan yang vertikal adalah kehidupan yang misteri bagi orang dunia. Orang dunia tidak akan paham tentang orang itu tetapi orang itu akan mengerti tentang orang dunia.
I Korintus 2:10-12
2:10 Karena kepada kita Allah telah menyatakannya oleh Roh, sebab Roh menyelidiki segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dalam diri Allah.
2:11 Siapa gerangan di antara manusia yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri manusia selain roh manusia sendiri yang ada di dalam dia? Demikian pulalah tidak ada orang yang tahu, apa yang terdapat di dalam diri Allah selain Roh Allah.
2:12 Kita tidak menerima roh dunia, tetapi roh yang berasal dari Allah, supaya kita tahu, apa yang dikaruniakan Allah kepada kita.

Karena kita disembunyikan oleh Tuhan maka sekalipun kita dikejar oleh ular, dia tidak bisa melihat di mana kita disembunyikan.

I Korintus 2:13
2:13 Dan karena kami menafsirkan hal-hal rohani kepada mereka yang mempunyai Roh, kami berkata-kata tentang karunia-karunia Allah dengan perkataan yang bukan diajarkan kepada kami oleh hikmat manusia, tetapi oleh Roh.

Kita tidak bisa mempelajari Allah seperti mempelajari riwayat hidup manusia. Secanggih bagaimanapun ilmu manusia, dia tidak dapat mempelajari hakekat Allah kecuali Tuhan yang menyatakan.

I Korintus 2:14
2:14 Tetapi manusia duniawi tidak menerima apa yang berasal dari Roh Allah, karena hal itu baginya adalah suatu kebodohan; dan ia tidak dapat memahaminya, sebab hal itu hanya dapat dinilai secara rohani.

Manusia duniawi tidak bisa menerima tentang perkara yang rohani sebab pikiran dan pandangannya hanya terbatas pada perkara yang horisontal, tidak pada perkara yang vertikal. Kalau Tuhan menyayangi kita maka Tuhan akan memukul kita. Kalau benar kita adalah orang yang tersembunyi dalam diri Allah yang sedang Tuhan garap untuk menjadikan kita mempelai wanitaNya maka pasti Tuhan akan beracara dengan cara apapun dan itu akan sakit bagi daging kita. Jangan kita tolak.


Wahyu 21:9-10
21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.
Inilah yang tersembunyi tadi yang akhirnya dipertontonkan oleh Allah yaitu Mempelai Wanita yang ditampilkan bagaikan kemuliaan Yerusalem Baru. Jadi berbicara Mempelai Wanita Tuhan identik dengan Yerusalem Baru. Itu yang sedang Tuhan kerjakan dalam diri saudara.

Salib ini adalah sumbernya segala rahasia berkat Tuhan. Tadinya kita ini bangsa kafir tidak ada hubungannya dengan Israel dan tidak ada hubungannya dengan pemilik Firman, pemilik janji, pemilik Allah.
Efesus 2:11-13
2:11 Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu -- sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, --
2:12 bahwa waktu itu kamu tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.

Oleh darah Kristus kita bangsa kafir ada kesempatan untuk menikmati indahnya janji-janji Allah terhadap bangsa Israel.
Efesus 2:14-16
2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,
2:16 dan untuk memperdamaikan keduanya, di dalam satu tubuh, dengan Allah oleh salib, dengan melenyapkan perseteruan pada salib itu.

Salib ini yang membawa kita bisa berada dalam kewargaan Israel dan memiliki pengharapan. Sumber rahasia ini sangat luar biasa. Rahasia apa? Rahasia sebelah dalam.
Wahyu 5:1-2
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.
5:2 Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?"

Kitab itu termeterai, rahasia sebelah dalam itu sulit untuk dibuka.
Wahyu 5:3-4
5:3 Tetapi tidak ada seorang pun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.
5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorang pun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.

Pandangan rasul Yohanes ini terhalang untuk melihat rahasia di dalam kitab itu sehingga dia menangis untuk mengetahuinya.
Wahyu 5:5
5:5 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."

Ternyata yang membuka rahasia itu adalah Anak Domba Allah yang rela masuk dalam pengalaman salib.
Wahyu 5:6,9-10
5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.
5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
5:10 Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

Di dunia ini ada dua pemerintahan. Dua pemerintahan ini dalam masa 3,5 tahun menjadi satu. Tetapi ada satu kerajaan yang tidak nampak tetapi sebenarnya adalah kongkrit, itulah kerajaan Allah di dalam gereja. Yang nampak adalah pemerintahan dunia yang silih berganti dan pemerintahan iblis yang tidak berganti. Di dalam masa 3,5 tahun aniaya antrikristus, pemerintahan dunia dan pemerintahan iblis ini menjadi satu. Yang akan dia libas adalah orang-orang yang ada dalam kerajaan Allah yang tertinggal.

Wahyu 12:17
12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.

Ternyata pembukaan rahasia yang termeterai itu adalah rahasia bagian dalam, yang menunjuk rahasia nikah. Sampai 3 kali disebutkan rahasia sebelah dalam.
Wahyu 5:1,3-4
5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi 1sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.
5:3 Tetapi tidak ada seorang pun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat 2sebelah dalamnya.
5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorang pun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat 3sebelah dalamnya.

Rahasia sebelah dalam itu adalah rahasia nikah dan kalau kita ada di sana maka kita tersembunyi dalam rahasia Allah. Kalau di dalam gereja tidak ada pembukaan rahasia Allah maka hidup orang itu tidak tersembunyi dalam diri Allah.

Korban Kristus itulah yang membuat kita bisa memiliki Allah yang benar, membuat kita memiliki pengharapan dan membuat kita ada hak untuk memiliki janji-janji. Setelah kita menerima itu sebenarnya lapangan kerja di Sorga terbuka untuk semua orang yang telah ditebus. Kita dipanggil sebab lapangan kerja terbuka bagi siapapun.
Wahyu 5:9
5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.

Bagi semua suku, bahasa dan bangsa terbuka kesempatan untuk dipanggil. Sesudah kita diselamatkan seharusnya kita terlibat sebab lapangan kerja ada di depan kita. Ada yang sepenuh waktu ada yang separuh waktu. Kalau kita tidak terlibat dalam gerakan pekerjaan Allah itu sama dengan kita menista korban Kristus.

Wahyu 5:10
5:10 Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

Jadi pelayan Tuhan tidak boleh lupa hubungan dengan Tuhan. Jangan malah melayani tetapi berhubungan dengan perutnya dan bukan bagi Tuhan. Kalau melayani bagi Tuhan berarti melakukan apa yang menjadi selera Tuhan. Apa yang menjadi selera Tuhan? Untuk membawa sidang jemaat menjadi istriNya, itu selera Tuhan. Kalau mendahulukan perut itulah yang disebut bertuhankan perutnya.
Roma 16:17-18
16:17 Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!
16:18 Sebab orang-orang demikian tidak melayani Kristus, Tuhan kita, tetapi melayani perut mereka sendiri. Dan dengan kata-kata mereka yang muluk-muluk dan bahasa mereka yang manis mereka menipu orang-orang yang tulus hatinya.

Kalau mengedepankan perut maka pasti menimbulkan sumber pertikaian. Dan yang terusik malah yang tidak mengedepankan perut tetapi kita harus rela menerima.

Kalau tidak ada pembukaan rahasia Firman Allah jemaat tidak tahu kalau dia dibodohi. Apalagi kalau hanya berbicara berkat-berkat terus itu berarti dibodohi karena tidak pernah diarahkan pada tangan kanan, tidak diarahkan menjadi Mempelai Wanita Tuhan.

Janji Tuhan terhadap pelayanNya itu luar biasa. Tuhan tidak akan menelantarkan hambaNya.
Yesaya 61:6-7
61:6 Tetapi kamu akan disebut imam TUHAN dan akan dinamai pelayan Allah kita. Kamu akan menikmati kekayaan bangsa-bangsa dan akan memegahkan diri dengan segala harta benda mereka.
61:7 Sebagai ganti bahwa kamu mendapat malu dua kali lipat, dan sebagai ganti noda dan ludah yang menjadi bagianmu, kamu akan mendapat warisan dua kali lipat di negerimu dan sukacita abadi akan menjadi kepunyaanmu.

Tuhan tidak memanggil kita untuk santai-santai tetapi ada pelayanan yang harus dilakukan. Zaman taurat dahulu pekerjaan imam itu berat, untuk persiapan beribadah saja itu memakan waktu berjam-jam sebab hewan korban itu harus diikat, disembelih, dikuliti, dipenggal-penggal, dibersihakan lalu dibakar dan baunya berbau harum bagi Tuhan. Semuanya itu adalah bayangan bagi kita dan sekarang kita melayani secara konkrit.

Kolose 2:16-17
2:16 Karena itu janganlah kamu biarkan orang menghukum kamu mengenai makanan dan minuman atau mengenai hari raya, bulan baru ataupun hari Sabat;
2:17 semuanya ini hanyalah bayangan dari apa yang harus datang, sedang wujudnya ialah Kristus.

Ayat di atas dikaitkan dengan:
Kolose 3:1,4
3:1 Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.
3:4 Apabila Kristus, yang adalah hidup kita, menyatakan diri kelak, kamu pun akan menyatakan diri bersama dengan Dia dalam kemuliaan.

Rencana Allah terlalu mulia bagai kita, jangan kita seperti orang Israel yang memberontak terhadap Tuhan. Pemberontakan orang Israel Tuhan lihat dari sisi kiri karena mereka terlalu dominan dengan tangan kiri dari pada tangan kanan. Itu Tuhan lihat sebagai suatu pemberontakan. Dalam ibadah yang ada pemberontakan di dalamnya, roti dan airnya dibatasi.
Yehezkiel 4:16,10
4:16 Sesudah itu Ia berfirman kepadaku: "Hai, anak manusia, sesungguhnya, Aku akan memusnahkan persediaan makanan di Yerusalem -- dan mereka akan memakan roti yang tertentu timbangannya dengan hati yang cemas; juga mereka akan meminum air dalam ukuran terbatas dengan hati yang gundah gulana --
4:10 Dan makananmu yang harus kaumakan akan ditentukan timbangannya, yakni dua puluh syikal satu hari; makanlah itu pada waktu-waktu tertentu.

Di sini menjadi gambaran bagi kita bahwa waktu pemberitaan Firman (roti) itu dibatasi. Bahkan roti yang mereka makan itu dibakar di atas kotoran manusia yang sudah kering. Yehezkiel mengajukan keberatan kepada Tuhan dan Tuhan mengganti dengan kotoran binatang. Artinya Firman yang disampaikan itu hanya dipanas-panasi dengan perkara-perkara yang sudah dibuang. Sekarang ini apa yang sudah dibuang itu malah dipungut untuk menghangat-hangatkan dan yang anehnya banyak jemaat yang senang dengan perkara yang begitu. Mengapa? Karena disertai dengan pemberitaan Firman yang dibatasi waktunya. Di akhir zaman aturan dalam gereja yang membatasi pemberitaan Firman Allah.

Roti itu akhirnya dibakar dengan kotoran binatang. Seharusnya kotoran binatang itu tidak ada sebab harus dibakar di luar perkemahan tetapi itu terjadi sebab ibadah mereka sudah merubah tatanan dari Tuhan. Jadi di satu sisi Firman itu tambah dan di sisi lain Firman itu dikurangi, ini ibadah yang berbahaya. Tuhan melihat itu suatu pemberontakan. Jangan ini terjadi dalam diri kita.

Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar