20131222

Kebaktian PA Yehezkiel, Minggu 22 Desember 2013 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Yehezkiel 45:9-12 (Tugas umat Tuhan dan tanggung jawab raja)
45:9 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
45:10 Neraca yang betul, efa yang betul dan bat yang betullah patut ada padamu.
45:11 Sepatutnyalah efa dan bat mempunyai ukuran yang sama yang ditera, sehingga satu bat isinya sepersepuluh homer, dan satu efa ialah sepersepuluh homer juga; jadi menurut homerlah ukuran-ukuran itu ditera.
45:12 Bagi kamu satu syikal sepatutnya sama dengan dua puluh gera, lima syikal, ya lima syikal dan sepuluh syikal, ya sepuluh syikal, dan lima puluh syikal adalah satu mina.

Ada tiga poin yang Tuhan nyatakan kepada kita di akhir zaman ini.
1.       Menegur tindakan raja yang tidak terpuji
Tuhan menggunakan dua kata untuk menghentikan tindakan raja yang tidak terpuji:
a)      Cukuplah
b)      Hentikanlah
Yehezkiel 45:9
45:9 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

Artinya Tuhan telah melihat laju gerakan raja ini menghasilkan bencana yang bertambah-tambah dan nantinya banyak umat Tuhan yang terlepas dari negerinya. Itulah bahasa dari Tuhan tetapi tepergantung dari raja itu, apakah dia benar merasa cukup lalu berhenti atau masih mau meneruskan. Ternyata karena ulah pemimpin atau raja bisa membuat umat Tuhan tidak terkait dengan negeri yang dijanjikan oleh Tuhan. Secara rohani kita sudah ada di negeri yang dijanji oleh Tuhan, sudah ada di Yerusalem Sorgawi. Tetapi tidak menutup kemungkinan karena ulah pemimpin, saudara bisa terlepas dari situ.
Ibrani 12:22-23
12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,
12:23 dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,

Sesungguhnya apa yang dikatakan dalam Yehezkiel 45 ini telah menubuatkan kepada kita apa yang sedang terjadi di permukaan pada hari-hari terakhir ini. Banyak anak Tuhan yang jatuh di tangan pemimpin seperti dalam Yehezkiel 45, mereka berpikir ada dalam pelayanan ibadah ternyata mereka telah terusir dari negeri ini secara rohani. Ini adalah himbauan Allah kepada saya lebih dahulu yang bertanggung jawab atas keselamatan umat Tuhan ke depan ini. Agar jangan sampai oleh ulah pemimpin akhirnya umat Tuhan terusir dari negeri itu, artinya terlepas dari persekutuan yang kekal dengan Tubuh Kristus, Mempelai Wanita Tuhan.

Jalur yang paling tepat untuk membelokkan umat Tuhan adalah mulai dari gaya memuji Tuhan. Kalau mulai memasukan gaya dunia masuk dalam gereja maka itu adalah tanda pengajarannya mulai berubah. Tidak perlu meniru gaya artis dalam memuji Tuhan, Tuhan tidak terpukau melihat kita seperti itu. Biarlah kita tampil seadanya yang hati kita digarap oleh Firman Tuhan sehingga kita bisa berada di Yerusalem Sorgawi di mana suasananya adalah Firman pengajaran.

Umat terusir dari tanahnya Tuhan karena raja ini melakukan kekerasan, artinya tindakan sewenang-wenang sehingga tidak ada lagi nuansa Firman Pengajaran. Jangan sampai saya menyampaikan Firman pengajaran untuk membuat saudara tetap kuat berada di dalam lingkup Firman pengajaran tetapi malah terpental keluar karena saya mengadopsi pengajaran dari luar sehingga menjadi pengajaran campur. Ini bagaikan bom waktu yang suatu saat akan meledak.

Ibrani 12:22
12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,
Akan ada bukti kita menyambut Firman Allah yang hidup, akan ada perubahan dalam diri kita. Seperti yang kita lihat dalam Wahyu pasal 12, wanita (yang menunjuk gereja Tuhan) menerima benih Firman dan dia dalam keadaan sakit bersalin. Ibu yang hamil terlihat ada perubahan dan gerakkannya menjadi terbatas. Begitu juga bila kita menerima benih Firman pengajaran maka kita akan mengalami keubahan dan gerakan daging kita sudah dibatasi oleh pekerjaan benih Firman yang ada dalam diri kita. Suasana Firman Pengajaran memang dukacita. Ketika kita berduka cita dunia bersukacita tetapi Tuhan akan merubah ketika gereja Tuhan melahirkan, kita bersukacita dan dunia menderita. Lebih baik sekarang kita menderita karena Tuhan, karena benih Firman tetapi berubah menjadi sukacita.

Raja dalam Yehezkiel ini melakukan kekerasan, berbeda dengan Raja yang kita rayakan kelahiranNya pada bulan desember ini. Yesus bukannya melakukan kekerasan tetapi Yesus yang menerima kekerasan dan aniaya.
Yehezkiel 45:9
45:9 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Cukuplah itu, hai raja-raja Israel, jauhkanlah kekerasan dan aniaya, tetapi lakukanlah keadilan dan kebenaran; hentikanlah kekerasanmu yang mengusir umat-Ku dari tanah miliknya, demikianlah firman Tuhan ALLAH.

Kalau menjauhkan kekerasan serta aniaya dan melakukan keadilan serta kebenaran berarti bersuasana mempelai sebab keadilan dan kebenaran adalah suasana mempelai.
Hosea 2:18
2:18 Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadikan engkau isteri-Ku dalam keadilan dan kebenaran, dalam kasih setia dan kasih sayang.

Tuhan adalah raja segala abad.
Mazmur 145:13
145:13 Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Tuhan Yesus yang adalah Raja segala abad rela menerima diperlakukan dengan kekerasan dan menderita aniaya supaya umat Tuhan jangan terusir dari negerinya.
Mazmur 145:13
145:13 Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Ibrani 12:22
12:22 Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,

Ada perlawanan arah antara sikap Tuhan Yesus dengan raja-raja yang ditegur dalam Yehezkiel pasal 45.  Seandainya saya sebagai hamba Tuhan berseberangan dengan Tuhan maka bencana bagi umat Tuhan. Tuhan Yesus rela menderita kekerasan dan aniaya, kalau saya berusaha menghindar dari derita sengsara dan malah berbalik melakukan kekerasan berarti saya berseberangan dengan Tuhan Yesus. Biarlah saya tetap bersama dengan Tuhan Yesus sekalipun banyak menerima tindakan kekerasan, makian, fitnaan dan aniaya batin yang penting tetap mempertahankan kemurnian pengajaran agar umat Tuhan tetap berada di gunung Sion dan Yerusalem Sorgawi.

Ibrani 11:10,16
11:10 Sebab ia menanti-nantikan kota yang mempunyai dasar, yang direncanakan dan dibangun oleh Allah.
11:16 Tetapi sekarang mereka merindukan tanah air yang lebih baik yaitu satu tanah air sorgawi. Sebab itu Allah tidak malu disebut Allah mereka, karena Ia telah mempersiapkan sebuah kota bagi mereka.

Secara jasmani kita belum ke sana tetapi secara rohani kita sudah ada di sana. Kalau secara rohani saja kita sudah terpisah, maka otomatis secara jasmani juga akan terpisah. Jangan kita berangan-angan berada di situ lagi.

2.       Tuhan menampilkan takaran atau timbangan
Ini mengingatkan kepada kita bahwa bila kita salah menjabarkan maka itu menjadi kekejian bagi Tuhan. Artinya tindakan raja yang penuh kekerasan dan aniaya ini bagaikan neraca yang tidak benar lagi. Kalau sudah demikian maka kebenaran dan keadilan sudah menjauh. Inilah yang akan merusak anak Tuhan secara rohani. Anak Tuhan yang ada di luar kebenaran yang ada hanyalah kacau balau. Mengapa anak Tuhan musti keluar dari bukit Sion? Karena ulah pemimpin.

Kalau sudah tahu ulah pemimpin sudah seperti itu kita harus mendoakan atau kita menjauh dari penggembalaan seperti itu. Kita diberi wewenang oleh Tuhan untuk memilih dan menentukan hidup kemana kita harus digembalakan. Ibadah tanpa mengerti rencana Allah adalah ibadah yang menjadi penghalang kehidupan tersebut untuk ketemu dengan Tuhan.

Ada satu raja yang ditimbang oleh Tuhan dan justru raja dari bangsa kafir. Mengapa dia ditimbang? Karena dia mengambil perkakas-perkakas rumah Tuhan bukan untuk memuliakan nama Tuhan tetapi untuk memuliakan dirinya dan dewa-dewanya serta menghina Allah Israel.
Daniel 5:1-2,24-28
5:1 Raja Belsyazar mengadakan perjamuan yang besar untuk para pembesarnya, seribu orang jumlahnya; dan di hadapan seribu orang itu ia minum-minum anggur.
5:2 Dalam kemabukan anggur, Belsyazar menitahkan orang membawa perkakas dari emas dan perak yang telah diambil oleh Nebukadnezar, ayahnya, dari dalam Bait Suci di Yerusalem, supaya raja dan para pembesarnya, para isteri dan para gundik mereka minum dari perkakas itu.
5:24 Sebab itu Ia menyuruh punggung tangan itu dan dituliskanlah tulisan ini.
5:25 Maka inilah tulisan yang tertulis itu: Mené, mené, tekél ufarsin.
5:26 Dan inilah makna perkataan itu: Mené: masa pemerintahan tuanku dihitung oleh Allah dan telah diakhiri;
5:27 Tekél: tuanku ditimbang dengan neraca dan didapati terlalu ringan;
5:28 Peres: kerajaan tuanku dipecah dan diberikan kepada orang Media dan Persia."

Raja Belsyazar ini didorong untuk melihat bahwa Allah menimbang pribadinya. Jangan berpikir Allah tidak menimbang rohani kita. Kalau kita bermain-main terhadap penekanan untuk mengisi bobot rohani kita dan kita  biarkan begitu saja maka di hadapan Tuhan itu adalah kekejian dan kita tidak akan umur panjang sebab curang di hadapan Tuhan.
Ulangan 25:13-16
25:13 "Janganlah ada di dalam pundi-pundimu dua macam batu timbangan, yang besar dan yang kecil.
25:14 Janganlah ada di dalam rumahmu dua macam efa, yang besar dan yang kecil.
25:15 Haruslah ada padamu batu timbangan yang utuh dan tepat; haruslah ada padamu efa yang utuh dan tepat -- supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.
25:16 Sebab setiap orang yang melakukan hal yang demikian, setiap orang yang berbuat curang, adalah kekejian bagi TUHAN, Allahmu."

Kalau timbangan ini pas maka jaminan dari Tuhan adalah umur panjang dan umur panjang kaitannya dengan Yerusalem Baru. Mengapa kita harus ada di Sion? Sebab di Sion ada Firman pengajaran. Tujuannya supaya bobot rohani kita akhirnya kelak sama dengan Guru kita. Inilah yang harus kita pacu. Tuhan sudah memberi mahar kepada kita, Dia tidak tega melihat kita terhuyung-huyung menderita dalam masa 3,5 tahun aniaya antikristus.

Amsal 20:23
20:23 Dua macam batu timbangan adalah kekejian bagi TUHAN, dan neraca serong itu tidak baik.

Bagaimana cara Tuhan menimbang kita.
Matius 3:12
3:12 Alat penampi sudah ditangan-Nya. Ia akan membersihkan tempat pengirikan-Nya dan mengumpulkan gandum-Nya ke dalam lumbung, tetapi debu jerami itu akan dibakar-Nya dalam api yang tidak terpadamkan."

Sebelum Tuhan menampi sebenarnya tanpa sadar di akar kita sudah ada kapak yang siap menebang. Kalau pemilik kampak mengambilnya dan diayunkan pada pohon yang tidak berbuah maka apa yang akan terjadi.
Matius 3:10
3:10 Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.

Di manapun saudara berjalan ingat, ada kampak di bawah saudara. Berarti setiap saat kita terancam, kalau kita tidak waspada dan berhati-hati kapak itu akan difungsikan. Kapak itu tidak akan digunakan kalau ditemukan kehidupan itu berbobot/ berbuah-buah yang baik.

Matius 13:29-30
13:29 Tetapi ia berkata: Jangan, sebab mungkin gandum itu ikut tercabut pada waktu kamu mencabut lalang itu.
13:30 Biarkanlah keduanya tumbuh bersama sampai waktu menuai. Pada waktu itu aku akan berkata kepada para penuai: Kumpulkanlah dahulu lalang itu dan ikatlah berberkas-berkas untuk dibakar; kemudian kumpulkanlah gandum itu ke dalam lumbungku."

Lalang yang lebih dahulu dikumpulkan. Artinya penyucian berjalan lebih dahulu sesudah itu kita akan dibawa ke lumbungnya Tuhan.

Ada banyak ukuran yang disebutkan dalam Yehezkiel pasal 45 yaitu Efa, Bat, Homer, Syikal, Gera, Mina. Yang dinyatakan pada bagian atas adalah homer.
Yehezkiel 45:11
45:11 Sepatutnyalah efa dan bat mempunyai ukuran yang sama yang ditera, sehingga satu bat isinya sepersepuluh homer, dan satu efa ialah sepersepuluh homer juga; jadi menurut homerlah ukuran-ukuran itu ditera.

1 efa =  1 bat = 1/10 homer; 1 homer = 10 efa = 10 bat.

Angka 10 menunjuk 10 hukum. Inilah yang tidak dijiwai oleh pemimpin dalam Yehezkiel pasal 45. Ketika Tuhan Yesus ditanya mana hukum yang paling utama maka Tuhan Yesus mengangkat kasih kepada Tuhan (4 hukum pertama) dan kasih kepada manusia (6 hukum yang terakhir). Ini menunjukkan bahwa segala Firman sudah tersimpul di situ.
Matius 22:36-40
22:36 "Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"
22:37 Jawab Yesus kepadanya: "Kasihilah Tuhan, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap akal budimu.
22:38 Itulah hukum yang terutama dan yang pertama.
22:39 Dan hukum yang kedua, yang sama dengan itu, ialah: Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri.
22:40 Pada kedua hukum inilah tergantung seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi."

Tuhan menginginkan kita ada pemahaman:
a)      1/10 adalah angka milik Tuhan. Apakah kita ini miliknya Tuhan. Kita harus mengakui bahwa kita adalah miliknya Tuhan. Bagaimana kita bisa menjadi miliknya Tuhan?
I Korintus 3:23; 7:23
3:23 Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.
7:23 Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

b)      10 adalah angka Firman sepenuh. Karena kita adalah miliknya Tuhan maka FirmanNya akan diisi dalam diri kita. Tuhan mau mengisi kita dengan diriNya, diisi dengan sifat karakter Ilahi. Karena kita sudah diisi dengan karakter Tuhan maka kita akan ada roh ketenangan sebab kita dikecup oleh Tuhan. Ketika kita menyembah Tuhan kita merasakan kecupan Tuhan. Ketika kita ada kemauan untuk hidup dalam keadilan dan kebenaran maka tidak ada alasan untuk Tuhan tidak mengecup kita.

Kejadian 26:7-9
26:7 Ketika orang-orang di tempat itu bertanya tentang isterinya, berkatalah ia: "Dia saudaraku," sebab ia takut mengatakan: "Ia isteriku," karena pikirnya: "Jangan-jangan aku dibunuh oleh penduduk tempat ini karena Ribka, sebab elok parasnya."
26:8 Setelah beberapa lama ia ada di sana, pada suatu kali menjenguklah Abimelekh, raja orang Filistin itu dari jendela, maka dilihatnya Ishak sedang bercumbu-cumbuan dengan Ribka, isterinya.
26:9 Lalu Abimelekh memanggil Ishak dan berkata: "Sesungguhnya dia isterimu, masakan engkau berkata: Dia saudaraku?" Jawab Ishak kepadanya: "Karena pikirku: Jangan-jangan aku mati karena dia."

Mulai dari sekarang gereja Tuhan harus ada roh kemesraan dengan Tuhan. Bagaimana bisa layak mesra dengan Tuhan kalau bobot rohani terlalu ringan. Sudah lama Tuhan merindukan tubuhNya, apakah kita tega membiarkan Tuhan terus berkata “tidak ada tempat untuk meletakkan kepalaKu”. Gereja Tuhan yang sempurna berani untuk berkata “datanglah Tuhan Yesus”, ini adalah gereja yang sudah dibenarkan, disucikan dan disempurnakan dan siap jadi tubuhNya.
Wahyu 22:20
22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

3.       Ada penyerahan mahar atau mas kawin
Yehezkiel 45:12
45:12 Bagi kamu satu syikal sepatutnya sama dengan dua puluh gera, lima syikal, ya lima syikal dan sepuluh syikal, ya sepuluh syikal, dan lima puluh syikal adalah satu mina.

Umat Israel harus mempersembahkan ½ syikal kepada Tuhan. Jadi 5 syikal adalah untuk 10 orang, 10 syikal 20 orang dan 50 syikal adalah untuk 100 orang. 100 adalah angka nikah.

50 adalah angka mas kawin.
Keluaran 22:16-17
22:16 Apabila seseorang membujuk seorang anak perawan yang belum bertunangan, dan tidur dengan dia, maka haruslah ia mengambilnya menjadi isterinya dengan membayar mas kawin.
22:17 Jika ayah perempuan itu sungguh-sungguh menolak memberikannya kepadanya, maka ia harus juga membayar perak itu sepenuhnya, sebanyak mas kawin anak perawan."

Ulangan 22:28-29
22:28 Apabila seseorang bertemu dengan seorang gadis, yang masih perawan dan belum bertunangan, memaksa gadis itu tidur dengan dia, dan keduanya kedapatan --
22:29 maka haruslah laki-laki yang sudah tidur dengan gadis itu memberikan lima puluh syikal perak kepada ayah gadis itu, dan gadis itu haruslah menjadi isterinya, sebab laki-laki itu telah memperkosa dia; selama hidupnya tidak boleh laki-laki itu menyuruh dia pergi.

50 adalah angka Roh Kudus. Roh Kudus sudah Tuhan curahkan, tergantung kita mau menerima atau tidak. Jadi mas kawin itu sebenarnya sudah ada.

1 mina atau 50 syikal ini adalah pemberian seorang bangsawan sebelum dia pergi untuk dilantik sebagai raja. Setelah dilantik menjadi raja, sudah berhak untuk duduk sebagai raja maka dikatakan siap untuk menikah. Sebab sebelum itu calon istrinya sudah diberikan mahar.
Wahyu 19:6-7
19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

Ketika Tuhan duduk memangku jabatan Raja maka istriNya sudah siap. IstriNya ini adalah kehidupan yang menerima 1 mina, menerima 50 syikal yang ada bukti dengar-dengaran/ taat berarti menerima mahar atau mas kawin.
Wahyu 11:17-18
11:17 sambil berkata: "Kami mengucap syukur kepada-Mu, ya Tuhan, Allah, Yang Mahakuasa, yang ada dan yang sudah ada, karena Engkau telah memangku kuasa-Mu yang besar dan telah mulai memerintah sebagai raja
11:18 dan semua bangsa telah marah, tetapi amarah-Mu telah datang dan saat bagi orang-orang mati untuk dihakimi dan untuk memberi upah kepada hamba-hamba-Mu, nabi-nabi dan orang-orang kudus dan kepada mereka yang takut akan nama-Mu, kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar dan untuk membinasakan barangsiapa yang membinasakan bumi."

Ketika Tuhan Yesus memangku jabatan raja maka ada yang marah. Siapa yang marah ini? Itulah kehidupan sebangsanya yang tidak mau Tuhan Yesus menjadi raja. Akhirnya Tuhan murka dan membunuh orang-orang itu. Jangan sampai kita menjadi orang-orang yang keluar dari negeri itu.

Lukas 19:12-15
19:12 Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.
19:13 Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.
19:14 Akan tetapi orang-orang sebangsanya membenci dia, lalu mengirimkan utusan menyusul dia untuk mengatakan: Kami tidak mau orang ini menjadi raja atas kami.
19:15 Dan terjadilah, ketika ia kembali, setelah ia dinobatkan menjadi raja, ia menyuruh memanggil hamba-hambanya, yang telah diberinya uang itu, untuk mengetahui berapa hasil dagang mereka masing-masing.

Menerima 1 mina sama dengan menerima 50 syikal, itu adalah mahar. Mahar yang diberikan kepada saudara adalah curahan kasih Tuhan. Angka 50 adalah angka pencurahan Roh Kudus.
Roma 5:5
5:5 Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

Kita punya tanggung jawab untuk menjaga mas kawin yang diberikan oleh Tuhan. Roh Kudus yang kita terima itu bergerak di wilayah Firman. Roh Kudus ini bekerja mengangkat rahasia Firman. Itu tanda kasih Tuhan. Apakah ketika mendengarkan pembukaan rahasia Firman kita bisa berterima kasih kepada Tuhan atau menganggap itu hanya alegori?.

Bukti kita menerima Tuhan Yesus dalam curahan kasihNya yang ditransfer melalaui Roh Kudus adalah kita memiliki penyerahan.
Wahyu 12:1-2
12:1 Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
12:2 Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.

Ketika kita mau mewujudkan Firman yang kita terima memang sakit rasanya. Tetapi lebih baik kita menderita hal ini dari pada harus menderita 3,5 tahun dalam aniaya antirkris. Penderitaan ini adalah penderitaan ringan yang tidak sebanding dengan kemuliaan yang akan kita terima.
Roma 8:18
8:18 Sebab aku yakin, bahwa penderitaan zaman sekarang ini tidak dapat dibandingkan dengan kemuliaan yang akan dinyatakan kepada kita.

Tuhan Yesus segera akan datang sebagai Raja dan dunia akan marah tetapi kita akan ada dalam sukacita bersama Tuhan, mesra dengan Tuhan. Dari sekarang biarlah setiap subuh ketika kita berlutut menyembah Tuhan, mesra bersama Tuhan.
Kidung Agung 7:10-11
7:10 Kepunyaan kekasihku aku, kepadaku gairahnya tertuju.
7:11 Mari, kekasihku, kita pergi ke padang, bermalam di antara bunga-bunga pacar!

Bunga pacar ini menghasilkan celupan berwarna merah jingga. Itu tanda keceriaan. Tuhan mau menghentar kita pada suasana ceria dan bukannya bersungut dan mengomel.



Kidung Agung 7:12-13
7:12 Mari, kita pergi pagi-pagi ke kebun anggur dan melihat apakah pohon anggur sudah berkuncup, apakah sudah mekar bunganya, apakah pohon-pohon delima sudah berbunga! Di sanalah aku akan memberikan cintaku kepadamu!
7:13 Semerbak bau buah dudaim; dekat pintu kita ada pelbagai buah-buah yang lezat, yang telah lama dan yang baru saja dipetik. Itu telah kusimpan bagimu, kekasihku!

Yang lama itulah perjanjian lama dan yang baru itulah perjanjian baru. Firman inilah yang disimpan untuk diberikan kepada kita supaya kita hidup di dalamnya.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar