20131208

Kebaktian Umum, Minggu 8 Desember 2013 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Zakharia 6:14-15
6:14 Dan mahkota itu akan tetap tinggal dalam bait TUHAN sebagai tanda peringatan akan Heldai, Tobia, Yedaya dan akan Yosia bin Zefanya.
6:15 Orang-orang dari jauh akan datang untuk turut membangun bait TUHAN; maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu. Dan hal ini akan terjadi, apabila kamu dengan baik-baik mendengarkan suara TUHAN Allahmu."

Dari bacaan ini kita melihat bahwa pengorbanan empat orang ini sungguh-sungguh berkenan di hadapan Tuhan. Empat orang ini adalah orang-orang yang pernah mengalami pembuangan. Penerapannya pada kita adalah kita ini keturunan Adam dan Hawa yang telah dibuang oleh Tuhan dari hadiratNya. Puji nama Tuhan empat orang ini tidak selamanya berada dalam pembuangan. 70 tahun mereka dibuang. Angka 70 adalah angka keberhasilan. Tuhan Yesus mengutus 70 murid dan setelah mereka kembali mereka mengkisahkan di depan Yesus apa yang telah mereka kerjakan. Yesus paham bahwa Tuhanlah yang menganugerahkan kuasa kepada 70 orang ini. Namun Tuhan masih memberikan sesuatu yang namanya kewaspadaan karena keberhasilan seseorang justru itu akan memicu amarah iblis.
Lukas 10:18, 20
10:18 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Aku melihat Iblis jatuh seperti kilat dari langit.
10:20 Namun demikian janganlah bersukacita karena roh-roh itu takluk kepadamu, tetapi bersukacitalah karena namamu ada terdaftar di sorga."

Iblis adalah pribadi yang selalu berseberangan dengan Tuhan. Dia mengupayakan supaya umat Tuhan, walaupun telah berhasil, iblis akan berusaha untuk menyeretnya agar berseberangan dengan Tuhan dan kembali berpihak kepada iblis. Dahulu kita adalah musuh Allah, kitalah yang memusuhi Allah di dalam hati.
Kolose 1:21
1:21 Juga kamu yang dahulu hidup jauh dari Allah dan yang memusuhi-Nya dalam hati dan pikiran seperti yang nyata dari perbuatanmu yang jahat,

Keempat orang ini mempersembahkan emas, artinya mempersembahkan hidup disucikan oleh Tuhan.
Ayub 23:10
23:10 Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.

Keempat orang itu memahami bahwa mereka pernah terbuang dan sekarang kembali ke hadirat Tuhan maka mereka tidak menolak dan kurang hati bila mereka menikmati pekerjaan Firman sekalipun keras dan tajam tetapi ujung-ujungnya adalah kebahagiaan karena nereka tampil bagaikan emas yang disucikan.

Banyak kali umat Tuhan ketika mendengar Firman yang bagaikan api dan godam malah memperlihatkan sikap tidak setuju padahal justru itulah yang akan memberi kesempatan kita mempersembahkan emas kepada Tuhan. Jadi jangan kita menolak kalau Firman tampil sekeras sebab kalau kita mampu masuk dalam peleburan ini maka kita menjadi kehidupan yang ditetapkan berada di Bait Allah.
Zakharia 6:14
6:14 Dan mahkota itu akan tetap tinggal dalam bait TUHAN sebagai tanda peringatan akan Heldai, Tobia, Yedaya dan akan Yosia bin Zefanya.

Dikatakan Allah itu bagaikan api yang menghanguskan. Apa yang dihanguskan? Jerami, kayu dan batu. Kalau kondisi rohani kita hanya seperti jerami, kayu dan batu maka akan dihanguskan tetapi kalau bagaikan emas dan perak maka sekalipun dibakar akan tetap keluar emas dan perak bahkan lebih murni lagi.

Dalam Zakharia 6:15 yang ditampilkan untuk membangun Bait Allah ini diikut sertakan bangsa kafir. Di sini Tuhan memperlihatkan untuk menggoda dan menarik simpati orang yang mau terlibat dalam pembangunan Tubuh Kristus. Saya merasa bangga karena justru bangsa kafir yang dipromosikan oleh Tuhan.
Zakharia 6:15
6:15 Orang-orang dari jauh akan datang untuk turut membangun bait TUHAN; maka kamu akan mengetahui bahwa TUHAN semesta alam yang mengutus aku kepadamu. Dan hal ini akan terjadi, apabila kamu dengan baik-baik mendengarkan suara TUHAN Allahmu."

Efesus 2:13-15
2:13 Tetapi sekarang di dalam Kristus Yesus kamu, yang dahulu "jauh", sudah menjadi "dekat" oleh darah Kristus.
2:14 Karena Dialah damai sejahtera kita, yang telah mempersatukan kedua pihak dan yang telah merubuhkan tembok pemisah, yaitu perseteruan,
2:15 sebab dengan mati-Nya sebagai manusia Ia telah membatalkan hukum Taurat dengan segala perintah dan ketentuannya, untuk menciptakan keduanya menjadi satu manusia baru di dalam diri-Nya, dan dengan itu mengadakan damai sejahtera,

Allah sedang berkarya di tengah bangsa kafir untuk membangkitkan cemburu bangsa Yahudi. Bila bangsa Yahudi kembali menerima Yesus sebagai Tuhan maka tertutuplah kesempatan bagi kita bangsa kafir. Selama kesempatan bagi kita bangsa kafir masih terbuka maka harus kita memanfaatkan.
Roma 10:19; 11:11,14
10:19 Tetapi aku bertanya: Adakah Israel menanggapnya? Pertama-tama Musa berkata: "Aku menjadikan kamu cemburu terhadap orang-orang yang bukan umat dan membangkitkan amarahmu terhadap bangsa yang bebal."
11:11 Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.
11:14 yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.

Perjuangan Paulus di tengah-tengah bangsa kafir tujuannya supaya bangsanya sendiri yaitu bangsa Yahudi bangkit cemburunya dan menerima Mesias.

Kehidupan yang mau digarap oleh Firman pengajaran yang seperti godam dan api, kehidupan seperti itulah yang bisa mempersembahkan hidupnya seperti emas (hidupnya yang disucikan) kepada Tuhan. Dalam kitab Ulangan pasal 16 disebutkan 3 kali setahun anak-anak Tuhan harus menghadap Tuhan yaitu pada pesta Paskah/ Roti Fatir serta pesta Pantekosta dan pesta Pondok Daun-daunan. Ketika kita menghadap Tuhan tidak boleh dengan tangan kosong. Kita tidak membawa sejumlah uang atau emas tetapi bawalah hidupmu yang digarap dan disucikan oleh Firman sehingga tampil bagaikan emas. Dikatakan dalam Zakharia 6 tadi persembahan emas yang menjadi mahkota itu disimpan dalam bait Allah dan menjadi peringatan bagi mereka untuk selama-lamanya. Jadi pelayanan kita kena mengena dengan kepala (Yesus).

Jangan hati menjadi gunda gulana, jangan marah, jangan tidak setuju dan tidak respon ketika mendengar Firman Tuhan yang tajam sebab itu akan membawa rohanimu bagaikan emas yang kekal di rumah Tuhan. Bahkan bukan hanya sekedar kekal tetapi menjadi mahkota bagi Sang Tunas. Siapakah Sang Tunas? Itulah Yesus. Siapakah mahkota Tuhan Yesus sebagai suami ini? Itulah gereja Tuhan yang menjadi istri Anak Domba Allah.
Amsal 12:4
12:4 Isteri yang cakap adalah mahkota suaminya, tetapi yang membuat malu adalah seperti penyakit yang membusukkan tulang suaminya.

Gereja yang seperti ini menjadi mahkotanya Yesus yang kekal abadi di Sorga. Kehidupan yang menjadi mahkotanya Tuhan tidak usah risau melihat kondisi dunia sekarang ini sebab Suami kita yang jempolan yaitu Tuhan Yesus pasti akan melindungi gerejaNya, kecuali kehidupan yang tidak mau disucikan akan dibiarkan diganyang oleh antikristus.

Emas harus disucikan demikian juga dengan perak.
Yeremia 6:29
6:29 Puputan sudah mengembus, tetapi yang keluar dari api hanya timah hitam, tembaga dan besi. Sia-sia orang melebur terus-menerus, tetapi orang-orang yang jahat tidak terpisahkan.

Yang Tuhan inginkan perak yang keluar. Kalau perak yang keluar berarti orang itu menghargai korban Kristus namun banyak orang mencemooh korban tebusan.
Amsal 14:9
14:9 Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan.

Yeremia 6:30
6:30 Sebutkanlah mereka perak yang ditolak, sebab TUHAN telah menolak mereka!

Perak yang ditolak artinya orang tebusan tidak menghargai pekerjaan penyucian Firman. Berarti mereka tidak menjadi mahkotaNya Tuhan Yesus, tidak menjadi TubuhNya Yesus, tidak menjadi mempelai wanitaNya, sementara di akhir zaman Firman dan Roh Kudus di dalam kuat kuasa pengajaranNya mau menggiring gereja untuk memposisikan diri menjadi Istri Anak Domba Allah. Nama yang disandang oleh gereja Tuhan kekal selamanya adalah Mempelai Wanita Tuhan, Istri Anak Domba Allah.

Adalah hal yang sulit untuk mendapatkan istri yang cakap tetapi Tuhan sedang menggarap kita untuk menjadi istriNya.
Amsal 31:10-11
31:10 Isteri yang cakap siapakah akan mendapatkannya? Ia lebih berharga dari pada permata.
31:11 Hati suaminya percaya kepadanya, suaminya tidak akan kekurangan keuntungan.

Apa gunanya kita percaya Yesus tetapi Tuhan Yesus tidak percaya kepada kita.
Yohanes 2:23-24
2:23 Dan sementara Ia di Yerusalem selama hari raya Paskah, banyak orang percaya dalam nama-Nya, karena mereka telah melihat tanda-tanda yang diadakan-Nya.
2:24 Tetapi Yesus sendiri tidak mempercayakan diri-Nya kepada mereka, karena Ia mengenal mereka semua,
Bagaimana Tuhan Yesus akan mengambil orang yang tidak Dia percaya untuk menjadi istrinya. Kita berada dalam lingkungan kerajaan Allah, jangan kita suka unjuk rasa. Orang seperti itu tidak akan masuk dalam kerajaan Sorga sebab Lucifer ketika mulai berulah di Sorga dia dilempar oleh Tuhan ke bumi.

Amsal 31:12
31:12 Ia berbuat baik kepada suaminya dan tidak berbuat jahat sepanjang umurnya.
Istri yang cakap tidak merorong suami tetapi menolong suami baik dalam perkara jasmani terlebih dalam perkara rohani. Itu sebabnya Roh Kudus dicurahkan kepada kita bukan untuk menolong Tuhan Yesus tetapi untuk menolong kita agar kita juga bisa menjadi penolong.

Amsal 31:13
31:13 Ia mencari bulu domba dan rami, dan senang bekerja dengan tangannya.
Mencari bulu domba berarti selalu kontak dengan domba, selalu kontak dengan Yesus, Anak Domba Allah. Rami ini digunakan pada baju jala-jala sebagai lapis ketiga dari pakaian imam besar. Selalu ada kontak dengan pelayanan imam besar.

Amsal 31:14
31:14 Ia serupa kapal-kapal saudagar, dari jauh ia mendatangkan makanannya.
Istri cakap serupa kapal saudagar bukannya kapal perang. Istri jangan angkat perang dan selalu menembaki suami. Seharusnya menjadi kapal saudagar berarti selalu membawa logistik.

Zakharia 6:15b
Dan hal ini akan terjadi, apabila kamu dengan baik-baik mendengarkan suara TUHAN Allahmu."
Artinya mereka menjadi penurut. Keempat orang tadi membuktikan dirinya sebagai penurut Firman sehingga apa yang mereka korbankan menjadi mahkota Yesus. Berarti hidup mereka yang menggambarkan gereja Tuhan, menjadi kehormatannya Tuhan Yesus.

Di dalam kitab Wahyu ada jemaat yang terus ada sampai sekarang di Turki itulah jemaat Filadelfia.
Wahyu 3:12
3:12 Barangsiapa menang, ia akan Kujadikan sokoguru di dalam Bait Suci Allah-Ku, dan ia tidak akan keluar lagi dari situ; dan padanya akan Kutuliskan nama Allah-Ku, nama kota Allah-Ku, yaitu Yerusalem baru, yang turun dari sorga dari Allah-Ku, dan nama-Ku yang baru.

Apa yang membuat jemaat ini bisa menjadi seperti ayat di atas?
Wahyu 3:8,10
3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorang pun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.
3:10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

Kata “menurut” dan “melindungi" dalam bahasa aslinya sama yaitu “Teireho
Ada 7 hal pengertian dari Teireho:
1.      Waspada dan berjaga-jaga
Dikatakan mereka menuruti Firman sambil menanti. Dalam menanti perlu kewaspadaan. Dalam menanti kedatangan Tuhan bukanlah hal yang enteng, iblis akan bergerak dengan segala daya upaya untuk menghadang kita. Di sinilah kita harus wasapada.
Wahyu 3:10
3:10 Karena engkau menuruti firman-Ku, untuk tekun menantikan Aku, maka Aku pun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi.

Bagaimana itu sikap waspada?
Lukas 12:35
12:35 "Hendaklah pinggangmu tetap berikat dan pelitamu tetap menyala.

Pinggang berikat berarti ada kebenaran Firman. Pelita menyala berarti pengajaran Firman Allah harus terang benderang dalam sidang jemaat.
Amsal 6:23
6:23 Karena perintah itu pelita, dan ajaran itu cahaya, dan teguran yang mendidik itu jalan kehidupan,

Lukas 12:36
12:36 Dan hendaklah kamu sama seperti orang-orang yang menanti-nantikan tuannya yang pulang dari perkawinan, supaya jika ia datang dan mengetok pintu, segera dibuka pintu baginya.

Kewaspadaan kita yang dibarengi dengan menanti harus ada pada suasana mempelai, harus ada pada suasana sukacita, jangan bertengkar.


Lukas 12:37
12:37 Berbahagialah hamba-hamba yang didapati tuannya berjaga-jaga ketika ia datang. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia akan mengikat pinggangnya dan mempersilakan mereka duduk makan, dan ia akan datang melayani mereka.
Sekarang kita melayani Tuhan namun satu saat Tuhan yang akan melayani kita oleh sebab itu mari kita melayani Tuhan. Banyak manan yang dilarang oleh Tuhan untuk kita makan tapi satu ketika akan Tuhan berikan kepada kita.

Lukas 12:38-40
12:38 Dan apabila ia datang pada tengah malam atau pada dinihari dan mendapati mereka berlaku demikian, maka berbahagialah mereka.
12:39 Tetapi ketahuilah ini: Jika tuan rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar.
12:40 Hendaklah kamu juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak kamu sangkakan."

Yang harus kita waspadai di sini adalah jangan kita ijinkan pencuri datang membongkar rumah. Artinya jangan sampai iblis datang memporak-porandakan nikah. Itu sebabnya kalau nikah kita ada gejala pertikaian harus segera diatasi, sebab kalau dibiarkan itu berarti tidak siap. Bukan berarti nikah itu tanpa pertikaian tetapi kalau ada harus segera dicabut dan diselesaikan jangan dibiarkan.

2.      Melihat atau memandang jauh ke depan
Berarti mata tidak buta. Melihat dapat dikatakan hanya terhadap hal-hal yang dekat tetapi memandang itu jauh ke depan. Yang sangat disayangkan justru gembalalah yang buta.
Yesaya 56:9-11
56:9 Hai segala binatang di padang, hai segala binatang di hutan, datanglah untuk makan!
56:10 Sebab pengawal-pengawal umat-Ku adalah orang-orang buta, mereka semua tidak tahu apa-apa; mereka semua adalah anjing-anjing bisu, tidak tahu menyalak; mereka berbaring melamun dan suka tidur saja;
56:11 anjing-anjing pelahap, yang tidak tahu kenyang. Dan orang-orang itulah gembala-gembala, yang tidak dapat mengerti! Mereka semua mengambil jalannya sendiri, masing-masing mengejar laba, tiada yang terkecuali.

Gembala buta ini tidak bisa melihat ke depan, tidak mendapatkan pembukaan rahasia Firman Tuhan. Kalau hamba Tuhan berani menggongong, berani menyampaikan Firman Allah sekalipun keras itu bukti dia bukanlah anjing bisu.

II Korintus 2:17
2:17 Sebab kami tidak sama dengan banyak orang lain yang mencari keuntungan dari firman Allah. Sebaliknya dalam Kristus kami berbicara sebagaimana mestinya dengan maksud-maksud murni atas perintah Allah dan di hadapan-Nya.
Apakah dengan perkataan Paulus di sini bisa dikatakan dia sombong? Tidak karena dia memberikan garis pemisah antara tahbisan yang benar dan tidak. Yang sombong, angkuh, congkak dan tinggi hati adalah orang yang menolak pengenalan akan Kristus.

II Korintus 10:5
10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

3.      Menjaga seperti biji mata
Tidak mungkin kita membiarkan biji mata kita dimasuki kotoran. Kita harus menjaga Firman Allah yang sudah kita terima ini seperti menjaga biji mata kita.

4.      Dicatat di dalam hati
Amsal 3:2-3
3:2 karena panjang umur dan lanjut usia serta sejahtera akan ditambahkannya kepadamu.
3:3 Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,

Dahulu Firman Allah dicatat pada loh batu. Ketika Musa membawa loh batu yang bertuliskan Firman Allah yang ditulis oleh jari Allah maka wajah Musa bercahaya penuh kemuliaan. Apalagi kalau Firman Tuhan ditulis di dalam hati maka wajah kita juga akan bercahaya di hadapan Tuhan.

Amsal 7:1
7:1 Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu.
7:3 Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

Orang yang menyimpan Firman dalam hatinya dijamin oleh Tuhan untuk dilindungi pada masa aniaya 3,5 tahun.
Mazmur 119:11
119:11 Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

Ayub 22:22
22:22 Terimalah apa yang diajarkan mulut-Nya, dan taruhlah firman-Nya dalam hatimu.

Bukti kita menerima Firman adalah kita menyimpan dalam hati. Apa tujuannya? Supaya ada rem untuk kita tidak berbuat dosa.

5.      Melaksanakan komando
Tujuannya adalah menyenangkan hati komandannya.
II Timotius 2:3-4
2:3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
2:4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.

6.      Menjaga kesucian seperti seorang gadis
II Korintus 11:2
11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.

Menjaga kesucian seperti seorang gadis artinya menjaga hubungan pertunangan kita dengan Yesus.

7.      Pegang Firman itu erat-erat
Amsal 19:16
19:16 Siapa berpegang pada perintah, memelihara nyawanya, tetapi siapa menghina firman, akan mati.

Tujuan kita memegang Firman adalah supaya nyawa kita terpelihara. Kita tidak bisa memelihara nyawa kita sendiri hanya Firman yang bisa. Jangan sampai tangan kita kosong. Supaya tidak kosong yang harus kita pegang adalah Firman.


Tuhan memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar