20170211

Kebaktian Doa Puasa, Sabtu 11 Februari 2017 Pdt. Bernard Legontu



SESI I

Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Keluaran 26:31-35
26:31 Haruslah kaubuat tabir dari kain ungu tua, dan kain ungu muda, kain kirmizi dan lenan halus yang dipintal benangnya; haruslah dibuat dengan ada kerubnya, buatan ahli tenun.
26:32 Haruslah engkau menggantungkannya pada empat tiang dari kayu penaga, yang disalut dengan emas, dengan ada kaitannya dari emas, berdasarkan empat alas perak.
26:33 Haruslah tabir itu kaugantungkan pada kaitan penyambung tenda itu dan haruslah kaubawa tabut hukum ke sana, ke belakang tabir itu, sehingga tabir itu menjadi pemisah bagimu antara tempat kudus dan tempat maha kudus.
26:34 Tutup pendamaian itu haruslah kauletakkan di atas tabut hukum di dalam tempat maha kudus.
26:35 Meja itu haruslah kautaruh di depan tabir itu, dan kandil itu berhadapan dengan meja itu pada sisi selatan dari Kemah Suci, dan meja itu haruslah kautempatkan pada sisi utara.

Ini perintah Tuhan kepada nabi Musa untuk membuat Tabir. Tabir artinya:
1.      Menyembunyikan. Berarti di belakang tabir itu ada sesuatu yang disembunyikan atau dirahasiakan oleh Tuhan.
2.      Menudungi

Tabir memisahkan ruangan suci dan ruangan maha suci. Yang disembunyikan atau yang ditudung adalah Peti Perjanjian.

Tabernakel itu dibuat oleh Musa adalah Sorga mini karena dia membangun itu menurut gambar Sorga. Artinya Tuhan mau menarik minat kita umat Tuhan untuk ingin mengetahui apa sebenarnya yang disembunyikan oleh Tuhan dan mengapa Tuhan rahasiakan.

Ternyata apa yang dirahasiakan atau disembunyikan oleh Tuhan itu, dengan datangnya Yesus pada kali yang pertama, ketika Dia disalib di Golgota maka tabir ini koyak. Jadi apa yang disembunyikan oleh Tuhan dibuka ketika Yesus di salib di Golgota. Jadi rahasia Tuhan bisa saudara ketahui asalkan percaya dan menerima pengorbanan Kristus. Kalau kita tidak percaya dan menerima pengorbanan Yesus maka sorga itu tetap rahasia bagimu.

Yang diajarkan di dalam gereja hanya bagaimana supaya kita diberkati secara lahiriah, tetapi apa rahasia dibalik tirai tidak dibukakan supaya mengerti.
Matius 27:45
27:45 Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.

Yesus di salib dari jam 9 sampai jam 3, jadi selama 6 jam. Dari jam 9 sampai 12 itu dalam keadaan terang dan dari jam 12 sampai jam 3, dunia dalam keadaan gelap.

Matius 27:46
27:46 Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?

Di sini Yesus memperlihatkan betapa ngerinya bila Tuhan meninggalkan manusia, apalagi kalau manusia itu sendiri cenderung meninggalkan Tuhan. Ini diawali ketika Adam dan Hawa jatuh dalam dosa, Tuhan meninggalkan mereka dan mereka menderita. Sampai sekarang kita keturunannya juga menderita. Untuk memulihkan semua ini dan supaya kita bisa kembali kepada Tuhan serta mengerti rencana Tuhan, maka Yesus rela disalibkan.

Saat itu mereka salah menanggapi ketika mendengarkan Yesus berseru seperti itu.
Matius 27:47-48
27:47 Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia."
27:48 Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.

Ini ada formula yang mereka berikan kepada Yesus untuk membuat rasa sakit reda. Sungguh suatu penderitaan jika kita ditinggalkan oleh Tuhan. Sengsara yang diderita itu bukan hanya sebatas hidup di dunia ini tetapi sampai menderita kekal di neraka.

Olehnya itu Tuhan tidak ingin manusia berjejal-jejal menuju penderitaan kekal. Apa yang Tuhan Yesus peragakan ini tujuannya supaya kita paham bahwa penderitaan kita di dunia ini jangan berkesinambungan sampai di dalam neraka. Yesuslah yang menyetop penderitaan kita supaya jangan berlanjut di neraka.

Matius 27:50-51
27:50 Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.
27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah,

Ketika Yesus menyelesaikan tugas penebusanNya maka tabir Bait Suci robek dari atas sampai ke bawah. Berarti apa yang menjadi rahasia Tuhan dibukakan kepada kita oleh pengorbanan Yesus di Golgota. Kita tidak akan mengerti rencana Tuhan, saudara tidak akan tahu maksud Tuhan menciptakan manusia dan hanya tahu sorga dan neraka kalau tabir tidak robek. Ada rahasia di balik tabir itu dan Yesus telah membuat tabir itu koyak sehingga rahasia dibalik tabir terbuka.

Dalam Ibrani pasal 10 dijelaskan tentang tabir yang koyak itu. Sebenarnya tabir yang koyak itu tujuannya supaya kita diperkenankan oleh Tuhan untuk mengetahui apa yang ditudung oleh Tuhan, dibalik tabir itu.
Ibrani 10:19-20
10:19 Jadi, saudara-saudara, oleh darah Yesus kita sekarang penuh keberanian dapat masuk ke dalam tempat kudus,
10:20 karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,

Jadi koyaknya tabir itu seiring dengan tubuh Yesus tersalib= dicemeti, dipaku, kena lembing dan mahkota duri. Itu bagaikan merobek tabir supaya kita mengerti rahasia Sorga. Kalau tidak ada itu maka kita hanya tahu Sorga tetapi tidak tahu rahasia dibalik itu.

Ibrani 10:21
10:21 dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah.

Yesus yang rela menderita dengan darah yang tercurah, mengambil posisi kepala rumah Tuhan, Dia kembali mengepalai saudara dan saya. Selain mengepalai, di dalam ibadah, Dia adalah Imam Besar. Jadi kalau di dunia ini ada yang mengatakan bahwa seseorang itu imam besar berarti menghina Sorga karena tidak ada lagi imam besar di dunia ini, kecuali Yesus. Dialah yang memimpin ibadah kita dan menyelenggarakan kebaktian. Kita tidak melihat Dia tetapi RohNya bekerja melalui hamba-hamba Tuhan.

Ibrani 10:22
10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Dulu kita orang yang ada dalam kejahatan sehingga Tuhan meninggalkan kita. Mengapa Allah Bapa meninggalkan Yesus? Karena segala kejahatan kita ditanggungkan kepada Yesus maka Allah Bapa tidak mau melihat kejahatan. Sekarang kejahatan kita sudah diampuni, marilah kita menghadap Tuhan dengan tulus ikhlas.

Mengapa persoalan tabir ini dikaitkan dengan dua alat di ruangan suci yaitu pelita emas dan meja roti pertunjukkan.
Keluaran 26:35
26:35 Meja itu haruslah kautaruh di depan tabir itu, dan kandil itu berhadapan dengan meja itu pada sisi selatan dari Kemah Suci, dan meja itu haruslah kautempatkan pada sisi utara.

Ø  Meja Roti Sajian
Kalau orang beribadah apa yang paling dia butuhkan? Firman Tuhan, firman pengajaran yang sehat (meja roti sajian). Di atas meja roti sajian ada dua tumpukan roti. Setiap roti dibuat dari dua gomer tepung yang terbaik. Jadi semuanya dua menjadi satu. Firman Tuhan ini mau menunjukkan rahasia dibalik tirai yang robek itu, di sana ada dua komponen yang menjadi satu yaitu peti dan tutup peti.

Dalam ibadah  kita ini, pandang dengan mata iman bahwa Yesus Imam Besar ada di sini, Dia mendorong kita untuk bersekutu dengan Firman. Dalam ibadah pendalaman Alkitab hati kita dibersihkan oleh Firman Tuhan disertai dengan perjamuan kudus. Dalam ibadah pendalaman Alkitab kita mau diarahkan oleh Tuhan untuk dua menjadi satu. Tetapi tidak ada artinya kita mendambakan untuk dua menjadi satu kalau Tuhan Yesus tidak membuka jalan. Itu sebabnya ada perjamuan suci yang menunjuk korban Kristus di Golgota, itulah daging Yesus makanan yang sesungguhnya dan darah Yesus minuman yang sesungguhnya.

Dengan kita mendalami Firman Tuhan, Tuhan membangkitkan gairah kita supaya punya minat menuju dua menjadi satu, artinya masuk dalam nikah yang rohani. Suami itulah Yesus sendiri dan gereja menjadi Mempelai WanitaNya. Inilah rahasia yang ditutup oleh tabir tadi.

Di balik tabir itu ada peti perjanjian. Peti perjanjian menunjuk persekutuan gereja Tuhan yang sempurna dengan Tuhan Yesus Kristus. Peti itu berisi:
ü  Dua loh batu, berarti kita diisi dengan kasih Tuhan.
ü  Tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah, berarti gereja Tuhan menerima Roh Kudus sehingga bisa bertunas, berbunga dan berbuah berarti bermanfaat bagi Tuhan dan bagi orang lain dan tahan hadapi tantangan.
ü  Buli-buli emas yang berisi roti manna, berarti gereja Tuhan memiliki Firman Tuhan yang permanent dalam dirinya.

Setelah itu peti menerima tutup. Tutup inilah Mempelai Laki-laki Sorga. Di atas tutup ini ada dua kerub yang menunjuk Allah Bapa dan Roh Kudus. Kedua kerub ini memandang darah di atas tutup pendamaian. Berarti Allah Bapa dan Roh Kudus memandang Yesus yang rela berkorban untuk mendapatkan gerejaNya (korban pendamaian).

Dalam ibadah pendalamah Alkitab, dikaitkan dengan perjamuan kudus.
I Korintus 11:26
11:26 Sebab setiap kali kamu makan roti ini dan minum cawan ini, kamu memberitakan kematian Tuhan sampai Ia datang.

Dalam perjamuan itu kita memberitakan kematian Yesus dan juga diarahkan menanti kedatanganNya pada kali yang kedua, berarti kita diarahkan untuk menjadi mempelai wanita Tuhan. Dalam pendalaman Alkitab kita diperkenalkan pribadi Tuhan Yesus itu. Kemudian kita merenungkan tujuan Yesus mati disalib yaitu supaya ada kesempatan kita masuk dalam ruangan maha suci. Untuk apa? Bukan lagi untuk menerima Yesus sebagai Juruselamat tetapi untuk menjadi Mempelai WanitaNya dan menghukum dunia yang tidak menerima Dia/ menghukum manusia yang menolak Dia. Umat Tuhan masuk dalam resepsi tetapi dunia mengalami derita sengdara yang tidak terkatakan. Sudah masuk dalam siksaan oleh antikristus dan hukuman atas dunia, kemudian masuk lagi dalam sengsara kekal di neraka.

Ø  Kandil
Keluaran 26:35
26:35 Meja itu haruslah kautaruh di depan tabir itu, dan kandil itu berhadapan dengan meja itu pada sisi selatan dari Kemah Suci, dan meja itu haruslah kautempatkan pada sisi utara.

Kandil dan meja roti itu berhadap-hadapan, berarti tidak boleh dipisahkan. Ini pengaturan Sorga, bukan pengaturan Musa, bukan pengaturan manusia. Maksudnya supaya kita mengerti rahasia Tuhan yaitu dua menjadi satu. Jadi kita menjadi orang Kristen bukan hanya sekedar percaya Yesus, tetapi ada tujuan Tuhan yang luar biasa dalam hidup kita. Itu sebabnya iblis melawan berita ini.

Kandil menunjuk keberadaan Roh Kudus dan karunia-karuniaNya. Ini membantu dan menolong kita. Dia berhadap-hadapan dengan meja roti berarti ikut berperan untuk memberikan kita pemahaman apa sebenarnya makanan yang kita makan dan minuman yang kita minum. Jadi Roh Kudus ini yang menyakinkan saya dan saudara.
1 Korintus 12:3
12:3 Karena itu aku mau meyakinkan kamu, bahwa tidak ada seorang pun yang berkata-kata oleh Roh Allah, dapat berkata: "Terkutuklah Yesus!" dan tidak ada seorang pun, yang dapat mengaku: "Yesus adalah Tuhan", selain oleh Roh Kudus.

Alkitab mengatakan agar jangan sampai kita mendukakan Roh Kudus.
Efesus 4:30
4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.

Roh Kudus sudah memeteraikan menjelang hari penyelamatan. Artinya menjelang hari penyingkiran gereja. Itu sebabnya Roh Kudus yang bagaikan api itu jangan sampai kita padamkan hanya karena persoalan yang sepeleh. Apapun persoalan yang saudara hadapi baik dalam pekerjaan, atau persoalan nikah, jangan mendukakan Roh Kudus. Maksudnya jangan belakangi Dia.

Roh Kudus itu satu Pribadi, Dia bisa merasa sedih dan berduka. Kalau Roh Kudus sampai berduka karena saudara mengabaikanNya, tidak peduli, mengikuti keinginan daging maka satu saat Roh Kudus itu padam, atau dengan kata lain Roh Kudus membelakangi kita. Kalau tetap dibiarkan maka satu saat orang itu akan menghujat Roh Kudus. Kalau sudah menghujat Roh Kudus maka tidak ada pengampunan lagi.
I Tesalonika 5:19
5:19 Janganlah padamkan Roh,
Mulai dari meninggalkan lalu memadamkan dan sampai menghujat.

Markus 3:28-29
3:28 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semua dosa dan hujat anak-anak manusia akan diampuni, ya, semua hujat yang mereka ucapkan.
3:29 Tetapi apabila seorang menghujat Roh Kudus, ia tidak mendapat ampun selama-lamanya, melainkan bersalah karena berbuat dosa kekal."

Dosa kekal ini adalah dosa tidak percaya. Sebab yang membuat kita jadi percaya adalah pekerjaan Roh Kudus. Yang membuat kita sadar akan dosa adalah Roh Kudus. Yang membuat kita sadar akan adanya hukuman adalah Roh Kudus. Kalau Roh Kudus sudah tidak dipercaya, kemudian menentang dan juga menghujat maka terimalah hukumannya di neraka. Tidak ada ampun lagi.

Mengapa hanya dua alat yang disebutkan dalam Keluaran 26:35 yaitu meja roti sajian dan pelita emas, mengapa mezbah dupa emas tidak disebut padahal tempatnya juga ada di ruangan suci.
Keluaran 40:26-27
40:26 Ditempatkannyalah mezbah emas di dalam Kemah Pertemuan di depan tabir itu.
40:27 Dibakarnyalah di atasnya ukupan dari wangi-wangian seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa.

Kenapa persekutuan dengan Mezbah dupa ini disembunyikan oleh Tuhan? Mengapa hal ini harus terjadi? Mezbah dupa emas ini menunjuk persekutuan kita dengan kasih Bapa di Sorga, itu menunjuk penyerahan sepenuh kita kepada Tuhan yang diisi dengan penyembahan. Kenapa ini dirahasiakan dan tidak ditulis dalam Keluaran 26:35, apakah penulisnya lupa? Sekali-kali tidak.

Anda dan saya dibina lewat Firman pengajaran serta perjamuan kudus dan diterangi oleh Roh Kudus atau kaki dian emas. Otomatis orang ini yang menikmati dua perkara ini karena merasa mendapatkan perhatian serius dari Tuhan, mendapatkan kasih Tuhan yang luar biasa kepadanya maka tanpa lagi ditunjuk, tanpa ada lagi dorongan, dia sendiri mengerti untuk datang menyembah karena merasa perhatian dan kasih Tuhan yang begitu besar kepadanya. Penyerahan diri inilah yang membuahkan kehidupannya ada dalam ruangan maha suci, dalam arti masuk dalam Tubuh Kristus yang sempurna.

Sebagai umat Tuhan, buktikan dan tunjukkan hal itu di hadapan Tuhan. Tuhan mengasihi saudara, Dia curahkan rahasia Firman kepada kita. Dia rela tubuhNya robek di Golgota dan seiring dengan itu tabir Bait Suci robek supaya saudara bisa masuk ke ruangan maha suci menjadi Mempelai Wanita Tuhan. Sebabnya, tanpa dorongan lagi saudara sendiri datang untuk menyembah dan mengagungkan Tuhan yang adalah kekasihmu dan kekasihku. Dialah yang memimpin kita dalam ibadah sebagai Imam Besar dan Dialah Kepala dari gereja. Kalau Dia menjadi Kepala di dalam rumah, masakan hanya persoalan vitsin saudara mau ribut. Kalau Yesus Kepala dalam rumahNya, pasti Tuhan menjamin kehidupan saudara dan saya.

Makanya ketika kita bersekutu dengan mezbah dupa emas berarti kita bersekutu dengan Dia, kita di dalam Dia dan Dia di dalam kita. Kalau seperti itu saat kita lapar apakah Dia tidak merasa kalau kita lapar. Saat saudara menderita, Dia juga rasa menderita sebab ada di dalam kita. Mana mungkin Tuhan ada di dalam kita kemudian membiarkan kita dipecundangi oleh kebuasan manusia di dunia akhir zaman ini.

Kalau persekutuanmu benar-benar erat melekat kepada Tuhan dan benar-benar menyatu, maka tidak ada yang bisa mengusik saudara. Itu yang menjadi pergumulanku sebagai hamba Tuhan. Rindu saya seperti itu. Mari kita sembah dan agungkan Dia. Jadikan Dia kepalamu, pemimpin ibadahmu, kekasihmu, bawalah hidupmu menjadi Mempelai Wanita Tuhan, belahan jiwanya Tuhan.

Tidak mungkin suami yang baik akan membiarkan isterinya digagahi orang lain. Apalagi Tuhan Yesus, Dia sudah menyatakan pengorbananNya, masakan kita menjadi Mempelai WanitaNya kemudian Tuhan biarkan. Tidak mungkin! Tuhan pasti tidak akan membiarkan kita Mempelai WanitaNya dipecundangi oleh siapapun, maka pasti Tuhan bela.

SESI II

Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Keluaran 26:35
26:35 Meja itu haruslah kautaruh di depan tabir itu, dan kandil itu berhadapan dengan meja itu pada sisi selatan dari Kemah Suci, dan meja itu haruslah kautempatkan pada sisi utara.

Iblis menggunakan apa yang ada di dunia ini untuk memikat kita sehingga banyak umat Tuhan dan tidak sedikit hamba Tuhan yang melalaikan ibadah pelayanan padahal di balik itu ada racun yang mematikan. Tuhan kita Yesus Kristus memikat kita dengan pembukaan rahasia FirmanNya karena di balik itu ada damai sejahtera dan hidup dalam kerajaanNya yang kekal selama-lamanya, namun manusia menolakNya dan lebih cenderung mengikuti daya pikat dunia ini.

Untuk melihat yang tersembunyi di balik tabir itu maka lebih dahulu Tuhan tarik kita untuk mengoreksi hubungan kita dengan 3 alat di ruangan suci. Itu sebabnya Keluaran 26:35 ini dihubungkan dengan pembuatan tabir. Keluaran 26:31-34 adalah perintah membuat tabir dan pada Keluaran pasal 36 adalah pelaksanaannya. Namun dalam pelaksanaannya tidak disebutkan lagi seperti dalam Keluaran 26:35

Tuhan menyuruh kita untuk menoleh kembali pada tiga alat di depan tabir ini. Itu berarti Tuhan ingin mengoreksi bagaimana persekutuan kita dengan tiga alat di ruangan suci.

1.      Meja roti ada di sebelah utara.
Satu saat manusia akan didorong oleh Tuhan untuk mencari Firman, hati mereka kosong, Firman Tuhan mengibaratkan seperti orang yang lapar. Karena dorongan lapar ini maka mereka mencari makan yaitu roti/ Firman. Mereka datang ke utara tetapi meja Tuhan sudah kosong. Artinya satu saat manusia akan didorong oleh rasa lapar, tidak peduli dari suku apapun, bangsa apapun. Dia akan ke utara ke posisi meja roti, berarti mencari roti tetapi kosong. Hal ini ulang-ulang ditekankan kepada saudara supaya jangan tunggu hal itu terjadi, semua sia-sia.
Amos 8:11
8:11 "Sesungguhnya, waktu akan datang," demikianlah firman Tuhan ALLAH, "Aku akan mengirimkan kelaparan ke negeri ini, bukan kelaparan akan makanan dan bukan kehausan akan air, melainkan akan mendengarkan firman TUHAN.

Ini bukan hanya nubuatan untuk zaman Amos, tetapi untuk seluruh manusia di dunia ini.
Amos 8:12
8:12 Mereka akan mengembara dari laut ke laut dan menjelajah dari utara ke timur untuk mencari firman TUHAN, tetapi tidak mendapatnya.

Kalau sekarang manusia tidak butuh Tuhan, tidak butuh Firman, tidak butuh Yesus, maka satu saat dia akan merasa butuh. Namun mereka mencari Firman tetapi tidak mendapatkan Firman Tuhan lagi. Berarti sudah tidak ada lagi kemurahan Tuhan bagi dunia saat itu/ tertutup kemurahan Tuhan. Akhirnya mereka ke timur. Dalam pola Tabernakel, sebelah timur adalah daerah halaman. Dalam Wahyu 11:2 daerah halaman ini tidak diukur dan dibiarkan untuk diinjak-injak oleh antikristus.
Wahyu 11:2
11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

Hal ini peringatan bagi kita untuk kita orang percaya supaya kita tidak mengabaikan kesempatan di hari-hari terakhir ini untuk mendapatkan roti, mendapatkan Firman. Mungkin sekarang terasa enak dan nyaman karena semua fasilitas dunia ada. Tetapi satu saat Tuhan akan mempermainkan manusia dan akan diisi dengan satu roh yaitu roh yang sangat lapar.

Ini yang harus kita perhatikan. Olehnya tadi kita menyanyi butuh Tuhan Yesus. Sekalipun fasilitas dunia saudara miliki, tetapi kalau tanpa Yesus, kosong semua. Ternyata yang memuaskan manusia bukan harta dunia. Tetapi yang memuaskan manusia adalah Firman, itulah Yesus. Itu yang memuaskan manusia.

Manusia dalam Amos pasal 8 itu menjelajah dari laut ke laut, berarti mereka bisa membuang biaya karena ada uang tetapi hatinya kosong. Kalau sekarang mempermainkan Firman maka satu saat Tuhan akan mencabut rasa kepuasan itu dan diganti dengan rasa lapar akan Firman tetapi sudah terlambat.

Sebelum tabir itu koyak dan apa yang ada di dalamnya bisa kita nikmati maka terlebih dahulu dikoreksi persekutuan kita dengan Firman pengajaran yang benar dan perjamuan kudus. Ini yang Tuhan mau benahi dari kita agar persekutuan dengan Firman pengajaran yang benar ini harus mantap. Tanpa persekutuan dengan Firman pengajaran yang benar dan Roh Kudus, itu sama dengan melecehkan Tuhan.

Perhatikan hari-hari terakhir ini, selama kesempatan untuk dapatkan Firman masih ada. Tuhan itu adalah Firman dan Firman itu menjadi manusia, itulah Yesus. Satu saat orang akan mencari Firman tetapi sudah tidak ada, dia bingung mencari dan pergi ke sudut dunia manapun berupaya tetapi hanya melelahkan dirinya dan hasilnya nihil. Akhirnya dia bertemu dengan algojonya dunia, penguasanya dunia, bertemu dengan manusia biadab, manusia tidak bermoral, yaitu antikristus atau si dajal.

Kalau menerima antikristus berarti rela tangan dan dahinya di cap 666. Tetapi begitu meterai iblis melekat pada dirinya berarti dia menjadi miliknya iblis. Ketika Yesus datang pada kali kedua maka dia tidak bisa bertemu dengan Tuhan sebab sudah bersama dengan iblis, antikristus dan nabi palsu, dia akan dilemparkan ke lautan api.

Sekarang ini kita masih ada kesempatan untuk mendapatkan Firman. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Coba lihat dalam kitab Wahyu, ada satu persekutuan yang besar di mana orang berhimpun dan semuanya dimanjakan oleh iblis yaitu binatang buas itu. Tetapi menjelang akhir Tuhan atur hati binatang itu lalu membenci dia lalu menyembelih persekutuan yang besar itu yang digambarkan perempuan Babel lalu dimakan dan sisanya dibakar.

Jadi Tuhan bisa mengatur hati orang dan ada saat Tuhan melakukan itu. Untuk kita datang kepada Tuhan Yesus, itu karena hembusan Roh Kudus menjamah hati lalu kita membuka hati dan percaya kepadaNya. Itu berarti kita lepas dari kelaparan dalam Amos pasal 8:11-12.

Akhirnya pada ayat 13 dikatakan mereka datang pada berhala dan dirangkul oleh iblis. Memang itu yang iblis cari. Iblis mencari manusia, mencari siapapun, mencari pendeta maupun jemaat, dia ingin menguasai saudara. Inilah waktunya, Tuhan sudah perlihatkan pada kita bahwa ketika manusia lapar dan tidak ada solusi lagi baginya maka dia jatuh dalam pelukan iblis. Ini yang jangan terjadi pada kita.

Makanya Tuhan kembali mengoreksi bagaimana persekutuan kita dengan tiga alat di ruangan suci. Pertama adalah Meja roti sajian. Itu ada ukurnnya. Panjang 2 hasta, lebar 1 hasta dan tinggi 1,5 hasta. Dulu ini dibuat dalam bentuk jasmani, sekarang meja itu adalah hatiku dan hatimu tempat Firman diletakkan oleh Tuhan. Itu sebabnya dalam Amsal diceritakan bahwa hati saudara bagaikan meja, tempat Firman.
Amsal 4:23; 3:3
4:23 Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.
3:3 Janganlah kiranya kasih dan setia meninggalkan engkau! Kalungkanlah itu pada lehermu, tuliskanlah itu pada loh hatimu,
Jadi Firman ditaruh di atas loh yaitu hati kita.

Amsal 7:1,3
7:1 Hai anakku, berpeganglah pada perkataanku, dan simpanlah perintahku dalam hatimu.
7:3 Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

Jadi pada hati kita ditaruh Firman Pengajaran yang benar. Kalau sekarang hati kita sementara diisi Firman berarti kita sedang diberi makan oleh Tuhan. Tetapi kalau Tuhan sudah tidak meletakkan Firman dalam hati saudara, ini berarti bencana baginya sebab dia sendiri menutup hati untuk itu, akhirnya dia terjebak pada Amos 8:11-14.

Itu sebabnya dikoreksi persekutuan kita dengan Firman pengajaran yang benar dan perjamuan kudus. Apakah pengajaran itu hidup dalam diri saudara, apakah Firman itu menjadi inga-ingatan bagi saudara? Itu semua dikoreksi.

Persekutuan kita lewat meja roti pertunjukkan adalah persekutuan dengan Tuhan Yesus yang ada darah dan daging. Ini harus ada pada kita. Meja roti yang ada isi itu menjadi ingat-ingatan bagi kita.
Imamat 24:5-6
24:5 "Engkau harus mengambil tepung yang terbaik dan membakar dua belas roti bundar dari padanya, setiap roti bundar harus dibuat dari dua persepuluh efa;
24:6 engkau harus mengaturnya menjadi dua susun, enam buah sesusun, di atas meja dari emas murni itu, di hadapan TUHAN.

Ketika kita datang beribadah berarti kita datang di hadirat Tuhan. Ketika kita datang di hadirat Tuhan bagaimana sikap kita terhadap Tuhan. Begitu kita datang menghadap Tuhan jangan datang dengan sikap tidak sopan. Kalau datang beribadah dengan celana puntung dan kaos biasa seperti mau pergi piknik itu tidak sopan karena kita datang di hadapan Tuhan. Apalagi kalau pelayannya sebelum melayani merokok dan minum minuman keras itu tidak sopan. Kalau perempuan datang beribadah dengan berpakaian yang minim itu tidak sopan. Itu sebabnya dicela oleh Tuhan akhirnya orang dunia mencela Tuhan karena perbuatan orang Kristen sendiri!
Roma 2:24
2:24 Seperti ada tertulis: "Sebab oleh karena kamulah nama Allah dihujat di antara bangsa-bangsa lain."

Imamat 24:7
24:7 Engkau harus membubuh kemenyan tulen di atas tiap-tiap susun; kemenyan itulah yang harus menjadi bagian ingat-ingatan roti itu, yakni suatu korban api-apian bagi TUHAN.

Jadi kalau kita bersekutu dengan Firman di dalam penyembahan maka itu sudah menjadi ingat-ingatan roti itu. Ini fungsi kebenaran (Firman Allah).
Yohanes 6:32-35
6:32 Maka kata Yesus kepada mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya bukan Musa yang memberikan kamu roti dari sorga, melainkan Bapa-Ku yang memberikan kamu roti yang benar dari sorga.
6:33 Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia."
6:34 Maka kata mereka kepada-Nya: "Tuhan, berikanlah kami roti itu senantiasa."
6:35 Kata Yesus kepada mereka: "Akulah roti hidup; barangsiapa datang kepada-Ku, ia tidak akan lapar lagi, dan barangsiapa percaya kepada-Ku, ia tidak akan haus lagi.

Roti itulah Yesus sendiri. Ketika kita dalam persekutuan dengan meja roti berarti dalam persekutuan dengan Firman pengajaran dan perjamuan kudus, datanglah dengan sopan dengan roh penyembahan. Ketika Firman datang kita katakan “amin, puji Tuhan”. Itu menjadi bagian ingat-ingatan buat roti itu, menjadi ingat-ingatan bagi Tuhan Yesus. Bukannya ketika mendengar Firman malah tidur bahkan bermimpi. Kalau datang mendengar Firman mengantuk-mengantuk itu juga tidak sopan! Makanya kalau dengar Firman tanggapi, katakan “amin, terima kasih Tuhan”. Begitu kena koreksi Firman katakan “puji Tuhan”. Makanya sebelum kita membuka tabir dan melihat isi dalamnya lebih dahulu dikoreksi persekutuan kita dengan meja roti sajian.

Yang anehnya orang yang tertidur saat mendengar Firman, ketika pemberitaan Firman selesai, dia langsung segar tidak mengantuk lagi. Kalau seperti itu berarti tidak menjadikan roti itu ingat-ingatan kita. Biarlah kita terkoreksi mendengarkan Firman ini.

Imamat 24:7
24:7 Engkau harus membubuh kemenyan tulen di atas tiap-tiap susun; kemenyan itulah yang harus menjadi bagian ingat-ingatan roti itu, yakni suatu korban api-apian bagi TUHAN.

Indah hubungan kita dengan Tuhan karena Tuhan ingat terus kita. Tuhan tidak pernah lupa manusia. Ingat-ingatan di sini berarti satu waktu Tuhan bisa tidak ingat orang itu dalam arti tidak mau tahu dengan orang itu lagi.

Yohanes 6:54-55
6:54 Barangsiapa makan daging-Ku dan minum darah-Ku, ia mempunyai hidup yang kekal dan Aku akan membangkitkan dia pada akhir zaman.
6:55 Sebab daging-Ku adalah benar-benar makanan dan darah-Ku adalah benar-benar minuman.

Seperti Israel dahulu di padang gurun makan roti dari Sorga. Yesus mengatakan “Akulah roti yang turun dari Sorga”.

Dalam persekutuan dengan meja roti sajian itulah kita makan tubuhNya itu makanan yang sesungguhnya dan minum darahNya itu minuman yang sesungguhnya. Di sana kita bersekutu dengan kehidupan sebab Yesus adalah pemberi hidup. Kalau kita bersekutu dengan roti yaitu Firman Tuhan lewat meja roti pertunjukkan dan perjamuan kudus, berarti kita menerima kehidupan.

2.      Alat yang kedua adalah kaki dian emas.
Ini menunjuk persekutuan kita dengan Roh Kudus. Bagaimana wujud persekutuan kita dengan Roh Kudus. Itupun dikoreksi oleh Tuhan. Artinya persekutuan kita dengan Roh Kudus itu harus mantap, jangan asal-asal. Bukti mantapnya kita bersekutu dengan Roh Kudus:
a)      Yohanes 15:25-26
15:25 Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.
15:26 Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.

Jadi Roh Kudus itu bersaksi tentang Firman menjadi daging. Persekutuan kita dengan Roh Kudus kita buktikan dengan bersaksi tentang Yesus kepada orang lain. Itu membuktikan bahwa persekutuan kita dengan Roh Kudus itu mantap.

b)      Saudara tidak akan mengabaikan penggembalaan. Sebab orang-orang yang ditebus oleh Tuhan dengan darahNya, diserahkan kepada gembala untuk menggembalakan dia. Sebab gembala ini diangkat oleh Roh Kudus untuk mengembalakan orang yang sudah ditebus oleh Tuhan Yesus dengan darahNya.
Kisah Para Rasul 20:28
20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.

Jadi ciri orang bersekutu dengan Roh Kudus adalah dia membawa dirinya digembalakan. Firman itu kebenaran, Roh Kudus itu juga kebenaran. Roh Kudus itu mau membawa kita pada penggembalaan di dalam kebenaran, bukan asal. Mungkin saudara mengatakan sudah digembalakan, tetapi uji apakah digembalakan dalam kebenaran atau tidak. Kalau digembalakan oleh gembala yang masih merokok, masih berbisnis atau beristeri lebih dari satu itu bukan gembala dalam kebenaran. Sekarang ini banyak gembala sudah punya isteri tetapi masih melirik perempuan lain. Bahkan yang dilirik itu isteri orang (selingkuh).

Dengan persekutuan kita benar dengan Roh Kudus akhirnya kita dengan Roh Kudus satu suara. Mengapa bisa satu suara? Karena selalu bersekutu dengan Roh Kudus dalam penggembalaan yang benar. Penggembalaan yang benar itu mengangkat 2 gomer tetapi satu ketul, artinya mengarahkan dua menjadi satu.

Wahyu 22:17
22:17 Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Persekutuan kita dengan Roh Kudus harus mantap sehingga menghasilkan gereja Tuhan dengan Roh Kudus 1 suara. Kita menghadapi tabir, ada yang disembunyikan di balik tabir yaitu pernikahan Kristus dengan gereja, sehingga kita tidak bisa terpisah lagi. Tuhan sebagai Kepala dan kita gereja Tuhan sebagai TubuhNya. Hal seperti ini tidak Tuhan umbar kepada semua orang, hanya kepada kekasihNya. Kalau saudara mendengar dan mengerti berarti saudara adalah kekasihNya Tuhan.

3.      Mezbah dupa emas
Mengapa dalam Keluaran pasal 26 tadi tidak disebutkan mezbah dupa emas? Sebab dua alat yang disebutkan itu adalah pemegang rahasia. Kita ini mau didorong supaya masuk dalam perobekan daging, berarti kita didorong untuk masuk pada satu rahasia yaitu penyerahan Mempelai. Dua alat yang pertama mengarahkan kita pada satu muara yaitu penyerahan Mempelai.

Ketika rasul Paulus naik ke tingkat ketiga dari Sorga, itulah ruangan maha suci, dia mendengar ucapan yang tidak layak di dengar oleh manusia. Itulah persekutuan Mempelai.

II Korintus 12:1
12:1 Aku harus bemegah, sekalipun memang hal itu tidak ada faedahnya, namun demikian aku hendak memberitakan penglihatan-penglihatan dan penyataan-penyataan yang kuterima dari Tuhan.

Ayat 1 dia sebutkan dirinya, ayat kedua, dia langsung menyembunyikan dirinya. Empat belas tahun yang lampau dia berada di Listra dan dilempar batu sampai mati. Tetapi murid-muridnya mengelilinginya dan berdoa dan Paulus bangkit kembali.
II Korintus 12:2
12:2 Aku tahu tentang seorang Kristen; empat belas tahun yang lampau -- entah di dalam tubuh, aku tidak tahu, entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya -- orang itu tiba-tiba diangkat ke tingkat yang ketiga dari sorga.

Tingkat ke tiga dari Sorga itulah ruangan maha kudus sebab Tabenakel dibuat dengan pola Sorga.

II Korintus 12:3-4
12:3 Aku juga tahu tentang orang itu, -- entah di dalam tubuh entah di luar tubuh, aku tidak tahu, Allah yang mengetahuinya --
12:4 ia tiba-tiba diangkat ke Firdaus dan ia mendengar kata-kata yang tak terkatakan, yang tidak boleh diucapkan manusia.

Kata-kata yang tak terkatakan dan tidak layak diucapkan manusia inilah persekutuan mempelai. Kita rindu ke sana.

II Korintus 12:5-6
12:5 Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan-kelemahanku.
12:6 Sebab sekiranya aku hendak bermegah juga, aku bukan orang bodoh lagi, karena aku mengatakan kebenaran. Tetapi aku menahan diriku, supaya jangan ada orang yang menghitungkan kepadaku lebih dari pada yang mereka lihat padaku atau yang mereka dengar dari padaku.

Maksudnya supaya jangan indah kabar dari rupa!

II Korintus 12:7
12:7 Dan supaya aku jangan meninggikan diri karena penyataan-penyataan yang luar biasa itu, maka aku diberi suatu duri di dalam dagingku, yaitu seorang utusan Iblis untuk menggocoh aku, supaya aku jangan meninggikan diri.

Penyataan-penyataan yang dia terima bukan untuk membuat dia menyombongkan diri tetapi semakin merendahkan diri. Ini utamanya pelajaran buat saya supaya saya makin merendahkan diri.

Sebelum Paulus menjadi rasul dia adalah pembunuh orang Kristen dan sangat membenci Yesus. Ketika Stefanus dibunuh, dialah komandannya untuk mengeksekusi yang merajam Stefanus dengan batu. Tetapi karena Stefanus utusan Sorga, menjelang dia mati, dia melihat Tuhan Yesus berdiri di Sorga. Lalu Stefanus berdoa “ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan”. Doa Stefanus ini dijawab oleh Tuhan maka pemimpin orang yang merajam dia dengan batu itu dimenangkan dan akhirnya menjadi rasul.

Sudah sejak dahulu orang Kristen dianiaya dan banyak mati sahid. Tetapi Tuhan Yesus tidak diam, Dia menghormati. Namun kita yang adalah Mempelai Wanita Tuhan tidak akan diizinkan oleh Tuhan dijamah oleh setan.
I Yohanes 5:18
5:18 Kita tahu, bahwa setiap orang yang lahir dari Allah, tidak berbuat dosa; tetapi Dia yang lahir dari Allah melindunginya, dan si jahat tidak dapat menjamahnya.

Kita sudah dilahirkan di dalam Allah tetapi masih melakukan dosa, itu sebabnya perlu penyucian terus menerus. Mempelai Wanita Tuhan yang satu suara dengan Roh Kudus tidak bisa dijamah oleh antikristus. Sekarang ini sudah banyak antikrist kecil dan tinggal menunggu bosnya yaitu antikristus.

I Yohanes 5:19
5:19 Kita tahu, bahwa kita berasal dari Allah dan seluruh dunia berada di bawah kuasa si jahat.

Waktunya nanti dalam 3,5 tahun aniaya antikristus, seluruh dunia ini benar-benar dikuasai oleh si jahat. Tetapi kalau sekarang kita setia dalam gemblengan Firman Pengajaran yang benar dan tetap bertahan maka kita masuk dalam pesta dan dipermuliakan bersama dengan Yesus.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar