20170218

Kebaktian Doa, Sabtu 18 Februari 2017 Pdt. Bernard Legontu



Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.


Yohanes 1:35-39
1:35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya.
1:36 Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"
1:37 Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.
1:38 Tetapi Yesus menoleh ke belakang. Ia melihat, bahwa mereka mengikut Dia lalu berkata kepada mereka: "Apakah yang kamu cari?" Kata mereka kepada-Nya: "Rabi (artinya: Guru), di manakah Engkau tinggal?"
1:39 Ia berkata kepada mereka: "Marilah dan kamu akan melihatnya." Mereka pun datang dan melihat di mana Ia tinggal, dan hari itu mereka tinggal bersama-sama dengan Dia; waktu itu kira-kira pukul empat.

Di sini kita lihat bagaimana pribadi Yohanes Pembaptis bersama dua muridnya. Salah satunya menyembunyikan diri dan tidak disebutkan, itulah penulis Injil Yohanes sendiri. Yang satunya adalah Andreas, Andreas artinya pemberani. Dialah saudara Simon Petrus.

Yohanes Pembaptis berdiri bersama dengan dua orang muridnya, hari sebelumnya dia telah membaptis orang banyak termasuk Anak Domba Allah ialah Yesus Kristus. Yohanes pembaptis tidak pernah meninggalkan tempat itu, besoknya dia datang lagi ke tempat yang sama. Ini mengajar kepada kita bahwa pelayanan nabi Yohanes Pembaptis ini adalah pelayanan dalam pendirian yang teguh.

Mengapa pada ayat 35 dikatakan “berdiri di situ pula”? Sebab di situlah pengalamannya yang indah berjumpa dengan Anak Domba Allah. Itu adalah pengalaman pelayanan yang sangat elok/ indah, itu dinyatakan dengan keteguhan pendirian. Artinya untuk kita, ketika awal kita bertemu dengan Anak Domba Allah yang disebut oleh Yohanes “Anak Domba Allah yang menghapus dosa isi dunia”, berarti kita harus mengklaim kita menikmati pekerjaan penebusan Anak Domba Allah. Kalau kita merasakan pekerjaan penebusan dari Anak Domba Allah ini yang menghapus segala dosa salah kita, maka wajarlah dan seharusnyalah kita memiliki pendirian yang teguh. Tidak ada yang bisa menghapus dosa saya dan saudara. Saudara bisa keliling dunia tetapi hanya satu yang bisa menebus dosa kita ialah Anak Domba Allah yaitu Tuhan Yesus Kristus.

Alangkah ironisnya kalau ada anak Tuhan yang berbalik imannya dan kembali menyangkal Tuhan. Inilah yang tanpa dia sadari akan mendapatkan hukuman ganda. Di dunia ini dia akan mengalami sengsara dan dilanjutkan dengan sengsara kekal selama-lamanya. Kita di ajar di sini agar kita masing-masing punya pengalaman jumpa dengan Anak Domba Allah. Kapan? Waktu saudara mengambil keputusan dibaptis. Itulah pertama kali kita jumpa dengan Anak Domba Allah, karena Yohanes Pembaptis memperkenalkan Yesus Anak Domba Allah pada suasana pembaptisan.

Kalau saudara sudah meyakini bahwa hidupmu yang lama engkau kuburkan bersama kematian Yesus dan menerima hidup baru bersama kebangkitan Kristus, kemudian berbalik menyangkali Yesus sebagai Tuhan, maka itulah yang namanya murtad! Tidak dapat dibaharui lagi.
Ibrani 6:5-6
6:5 dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,
6:6 namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

Ini pelajaran untuk kita. Bila saudara ada kenalan dan mengajak saudara untuk hidup berumah tangga, ingat! Jangan sampai saudara yang diseret. Padahal saudara sudah bertemu dengan Anak Domba Allah dalam pengalaman baptisan air, saudara sudah bertobat dan dibaptis. Jangan sampai berbalik untuk menyangkal Yesus sebagai Tuhan. Itu sama dengan menggali kuburmu kembali dan hidup dalam hidup yang lama. Orang seperti itu tidak ada pembaharuan lagi disebut murtad.

Waktu sekarang ini adalah waktu yang sudah mepet dengan kedatangan Tuhan, jangan kita bermain-main. Orang yang undur itu tidak berkenan kepada Tuhan.
Ibrani 10:38
10:38 Tetapi orang-Ku yang benar akan hidup oleh iman, dan apabila ia mengundurkan diri, maka Aku tidak berkenan kepadanya."

Saya ngeri melihat kalau ada anak Tuhan tega meninggalkan Tuhan hanya karena persoalan dunia, apalagi hanya karena sepotong daging. Yudas menjual Yesus karena persoalan perutnya. Lebih nistanya lagi yang menjual Yesus hanya karena sepotong daging, atau dengan bahasa yang lebih lugas menjual Yesus hanya karena persoalan seks! Mungkin saudara tidak melihat dengan kasat mata, tetapi dengan mata rohani saya melihat mengerikan yang akan terjadi di depan. Olehnya jangan kita bermain-main.

Mari kita memiliki pendirian seperti yang diteladannya oleh Yohanes Pembaptis. Pendirian Yohanes Pembaptis ini ditindak lanjuti. Besoknya Yesus datang lagi, tetapi bukan lagi seperti suasana kemarin. Saat itu Yesus lewat, artinya pendirian kita harus ditindak lanjuti mengikuti ke mana Anak Domba Allah itu pergi.

Lebih dahulu saya harus menyadari hal ini. Inti Tubuh Kristus yaitu Mempelai Wanita yang sempurna, ada 144.000 yang disebutkan dalam Wahyu pasal 14. Bagaimana keadaan mereka? Mereka mengikuti ke mana Anak Domba itu pergi. Jadi jangan putus, jangan longgar pengikutan kita kepada Anak Domba Allah. Bila renggang sedikit maka iblis bisa masuk dan dia akan membuat lebih renggang sehingga jarak semakin jauh dan putus hubungan dengan Anak Domba. Bila sudah putus, iblis akan mengempang supaya jangan kembali kepadaNya. Itu adalah perbuatan atau tipuannya iblis.

Yohanes 1:35-36
1:35 Pada keesokan harinya Yohanes berdiri di situ pula dengan dua orang muridnya.
1:36 Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"

Jadi mata Yohanes Pembaptis ini selalu dia arahkan bagaimana gerakan Anak Domba Allah. Kemarin Dia datang, hari ini Yohanes tetap mengikuti dengan matanya. Jadi kalau hari kemarin kita ikut, hari ini kita juga mengikut Anak Domba Allah, maka besoknya kita harus tetap melihat ke mana Dia mengarahkan kita, itu tidak akan salah.

Sekarang ini banyak orang meninggalkan Tuhan Yesus karena persoalan perut dan persoalan seks. Itu sebabnya orang-orang yang mengikuti Anak Domba ini lolos dari gangguan dua perempuan.
Wahyu 14:4
14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

Mereka lolos dari pencemaran perempuan-perempuan yang dicatat dalam Firman ini:
1.      Perempuan Izebel
2.      Perempuan Babel

Ini yang berupaya untuk menghadang agar kita tidak melekat dengan Anak Domba yaitu Tuhan Yesus. Akhir dari perjalanan Anak Domba, akhir dari mengembaranya Anak Domba adalah di takhta pernikahan, Anak Domba itu menikah. Dengan siapa? Dengan orang lengket terus, mengikuti terus Anak Domba sebab merasa hidupnya telah ditebus oleh Tuhan dari antara manusia dan dari bumi.
Wahyu 14:3
14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.

Berarti orang yang melekat pada Anak Domba ini, apapun yang terjadi di bumi ini, puting beliung, angin topan, bencana alam, tidak akan kena kepadanya sebab dia telah ditebus dari ganasnya bumi ini. Mereka juga akan aman dari manusia karena telah ditebus dari antara manusia. Makanya kita jangan mengikuti manusia duniawi kalau kita sudah ditebus dari antara manusia.
144.000 kalau dijadikan hari menjadi 144.000 hari = 400 tahun. Itu adalah lamanya Israel menderita di Mesir. Jadi orang-orang yang ditebus ini adalah orang yang betul-betul dikatakan oleh Firman Tuhan ada kesaksian. Mereka tidak menyayangkan nyawanya.
Wahyu 12:11
12:11 Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba,  dan oleh perkataan kesaksian mereka.  Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.

Makanya mereka tidak mau lepas dari darah Anak Domba Allah karena hanya darah Anak Domba Allah yang bisa mengalahkan setan. Ini terjadi setelah peperangan antara Mikhael beserta malaikatnya melawan iblis beserta malaikatnya. Kemudian iblis itu dilempar ke bumi dan tidak ada tempatnya di Sorga. Maka di bumi dia datang dengan geramnya. Tetapi orang yang ada besama dengan Anak Domba Allah tidak bisa dikalahkan.

Tidak mengasihi nyawanya artinya mereka tidak memanjakan daging. Bukan karena kebutuhan daging, bukan karena kebutuhan perut sehingga mereka mamanjakan diri. Mereka rela melekat kepada Anak Domba karena hanya darah Anak Domba ini yang menghapus dosa ini dunia.

Pada proklamasi pertama Yohanes Pembaptis tentang Yesus, dia berkata “tengoklah Anak Domba Allah yang menghapus dosa isi dunia”. Keesokan harinya Yesus lewat dan Yohanes berkata lagi “tengoklah Anak Domba Allah” tidak disebutkan lagi “yang menghapus dosa ini isi dunia”, tidak lagi berbicara penebusan sebab penebusan sudah terjadi.

Ini adalah saat-saat yang sangat genting, sangat rawan. Tetapi kalau saudara lolos maka saudara akan dipermuliakan bersama dengan Anak Domba di dalam pesta nikah Anak Domba Allah itu.

Ayo kita mengupayakan supaya teguh. Anak muda remaja yang sekolah, kejarlah ilmu selama orang tua sanggup menyekolahkan, tetapi jangan buang Yesus. Kalau membuang Yesus maka tidak ada yang menolong saudara. Mengerikan kalau saudara murtad.
Ibrani 6:4-5
6:4 Sebab mereka yang pernah diterangi hatinya, yang pernah mengecap karunia sorgawi, dan yang pernah mendapat bagian dalam Roh Kudus,
6:5 dan yang mengecap firman yang baik dari Allah dan karunia-karunia dunia yang akan datang,

Mengecap Firman yang baik itu menunjuk pembukaan rahasia Firman.

Ibrani 6:6
6:6 namun yang murtad lagi, tidak mungkin dibaharui sekali lagi sedemikian, hingga mereka bertobat, sebab mereka menyalibkan lagi Anak Allah bagi diri mereka dan menghina-Nya di muka umum.

Mereka sudah mempermalukan Anak Domba Allah, sudah menginjak-injak darah Anak Domba Allah.
Ibrani 10:29
10:29 Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?

Yang teguh akan seperti ini:
Ibrani 6:7
6:7 Sebab tanah yang menghisap air hujan yang sering turun ke atasnya, dan yang menghasilkan tumbuh-tumbuhan yang berguna bagi mereka yang mengerjakannya, menerima berkat dari Allah;

Yang murtad tinggal tunggu dibakar.
Ibrani 6:8
6:8 tetapi jikalau tanah itu menghasilkan semak duri dan rumput duri, tidaklah ia berguna dan sudah dekat pada kutuk, yang berakhir dengan pembakaran.

Wanita yang dijunjung oleh binatang dalam kitab Wahyu itu akhirnya disembelih oleh binatang itu dan dibakar. Kemudian binatang itu dibakar oleh Tuhan. Kita sebagai umat Tuhan waspadalah, jangan sampai kita meninggalkan Tuhan. Kalau ada yang meninggalkan Yesus, orang itu akan tambah jahat, menjadi kejam.

Biarlah kita berdiri teguh pada pendirian kita dan ikuti terus Anak Domba Allah.
Yohanes 1:36
1:36 Dan ketika ia melihat Yesus lewat, ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah!"

Hari sebelum itu Yohanes berkata:
Yohanes 1:29
1:29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Ini perjumpaan pertama pada suasana pembaptisan. Jadi perjumpaan awal saudara dengan Tuhan Yesus adalah pada waktu kita dibaptis. Karena Anak Domba Allah itu menghapus dosa lewat kematian dan kebangkitannya maka ketika saudara dibaptis saudara mati bersama Anak Domba dan bangkit bersama Anak Domba yaitu Tuhan Yesus. Pertemuan awal kita dengan Tuhan Yesus jangan sampai longgar. Keesokan harinya Yesus datang lagi, tetapi bukan lagi untuk dibaptis namun Dia lewat. Artinya ada tindak lanjut dari pertemuan pertama. Kadang ada orang-orang tertentu yang hanya puas pada pertemuan pertama (baptisan air).

Kalau kita sudah dibaptis dan menguburkan hidup lama kita lalu bangkit bersama Kristus, ingat besok kita ikuti arahnya, harus ada tindak lanjut. Karena kebanyakan anak Tuhan hanya puas sampai pada hidup baru. Tetapi Firman Tuhan mengatakan kesesokan harinya Yohanes berdiri di situ juga bersama dua muridnya lalu Yesus lewat. Berarti langkah kita harus lebih maju dari hari sebelumnya.

Perjalanan Anak Domba itu harus kita ikuti, sebab Dia lewat itu bukan tanpa maksud. Dia lewat untuk membawa yang sudah mati dan bangkit bersamaNya itu agar ada tanda kemajuan.
Wahyu 14:4
14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

Kalau tidak melekat kepada Yesus maka awas! Ada perempuan yang menggoda saudara yaitu Babel dan Izebel. Mereka ini mengikuti Anak Domba Allah ke mana saja Ia pergi, berarti melekat terus. Jadi kemarin, hari ini, besok, kita melekat terus kepada Anak Domba Allah sampai kita duduk bersama dengan Dia di takhta. Jangan jauh dari Anak Domba, jangan jauh dengan Yesus.

Ternyata mereka ini adalah buah sulung, berarti akan ada buah susulan. Buah sulung itu 144.000 dan buah susulan itu tidak terbilang banyaknya, itulah bangsa kafir. Semoga saudara adalah kehidupan yang bergabung pada yang 144.000 itu. Tuhan perlihatkan yang 144.000 sebagai teladan kepada kita bagaimana manusia itu mengikuti Yesus ke manapun Dia pergi. Artinya tidak mau lepas dengan Tuhan Yesus walaupun ada Babel dan Izebel.

Sekarang ini ada Izebel yang bekerja keras untuk menghancurkan rohani umat Tuhan. Rohani orang Israel saja menjadi hancur karena Ahab menikah dengan Izebel. Untung ada Elia utusan Tuhan yang berani melawan Ahab. Kalau tidak ada orang-orang khusus yang melawan Izebel maka hancurlah gereja. Kalau sekarang ini tidak ada orang-orang yang khusus untuk menentang Izebel di dalam gereja, maka hancur rohani kita semua. Kalau perempuan yang menjadi kepala maka hancurlah kita.

Syukur ada orang-orang yang teguh pendiriannya dan memang special Tuhan memakai mereka untuk bertahan dan mengungkapkan rahasia Firman Allah “ini bahaya Izebel”. Kemudian ada orang-orang tertentu yang dipakai oleh Tuhan untuk melihat dengan jeli bahayanya Babel. Ada orang-orang yang ditetapkan oleh Tuhan untuk seperti itu walaupun jumlahnya hanya sedikit.

Tuhan Yesus melihat tuaian banyak tetapi penuai sedikit. Sekarang ini kalau melihat jebolan-jebolan sekolah Alkitab dan sekolah seminari sudah banyak sekali, tetapi yang mengerti soal tahbisan untuk membawa sidang jemaat menjadi sempurna itu hanya sedikit.

Doakan saya supaya saya tetap bertahan menghadapi terjangan Izebel dan Babel walaupun berat taruhannya. Jangan kita tercemar dengan dua wanita ini. Supaya kita mampu, ayo kita melekat kepada Tuhan Yesus.
I Korintus 6:16-18
6:16 Atau tidak tahukah kamu, bahwa siapa yang mengikatkan dirinya pada perempuan cabul, menjadi satu tubuh dengan dia? Sebab, demikianlah kata nas: "Keduanya akan menjadi satu daging."
6:17 Tetapi siapa yang mengikatkan dirinya pada Tuhan, menjadi satu roh dengan Dia.
6:18 Jauhkanlah dirimu dari percabulan! Setiap dosa lain yang dilakukan manusia, terjadi di luar dirinya. Tetapi orang yang melakukan percabulan berdosa terhadap dirinya sendiri.

I Korintus 6:18 (Terjemahan Lama)
6:18 Larilah daripada zinah! Maka tiap-tiap dosa lain yang dilakukan orang, ia itu dari luar tubuh itu; tetapi orang yang bersundal itu, ialah berdosa kepada tubuhnya sendiri.

Yang akan mencemarkan gereja Tuhan disebutkan Babel dan Izebel. Babel ini memang siap dengan roh percabulan, cawannya memang cawan percabulan.
Wahyu 17:4
17:4 Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.

Dia mempunyai cawan emas. Kalau Yesus ada cawan tetapi cawan berkat. Setiap kita makan perjamuan, kita angkat cawan berkat. Tetapi Babel memiliki cawan percabulan. Makanya kita harus hati-hati. Kalau dulu Yudas menjual Yesus karena persoalan perut. Sekarang ini lebih banyak yang menjual Yesus bukan hanya persoalan perut dan persoalan daging sepotong. Akhir zaman ini lebih parah. Kita berada pada masa yang sangat genting sekarang ini. Sebaliknya ini adalah masa yang paling mulia kalau melekat terus dengan Tuhan Yesus Anak Domba Allah karena kemuliaan sudah diambang pintu.

Murid Yohanes tidak mau konyol, itu sebabnya mereka mengikuti Yesus.
Yohanes 1:37
1:37 Kedua murid itu mendengar apa yang dikatakannya itu, lalu mereka pergi mengikut Yesus.

Ternyata pengaruh perkataan Yohanes Pembaptis membuka mata kedua muridnya dan mereka berdua mengikuti Yesus.

Mereka bertanya “Rabi di manakah Engkau tinggal”. Perkataan mereka ini bukan perkataan yang kebetulan. Rabi adalah guru, ada hubungannya dengan pengajaran. Artinya kalau mau melekat dengan Anak Domba, buktikan bahwa kita melekat dengan Firman pengajaran. Kalau saudara melekat dengan Firman pengajaran maka saudara pasti akan melekat dengan Anak Domba Allah. Dan saudara akan menggenapi jumlah yang tidak terbilang banyaknya yang akan menggabung dengan yang 144.000 jiwa itu.
Roma 11:25
11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

Makanya jangan berhenti dengan perjumpaan awal dengan Tuhan Yesus, harus ada tindak lanjutnya. Jangan hanya puas dibaptis, harus ada tindak lanjutnya. Hamba Tuhan ada doa ekstra untuk orang-orang seperti itu.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar