20170219

Kebaktian Kaum Muda Remaja, Minggu 19 Februari 2017 Pdt. Handri Legontu



Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Keluaran 11:1-2 Tulah kesepuluh diberitahukan
11:1 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Aku akan mendatangkan satu tulah lagi atas Firaun dan atas Mesir, sesudah itu ia akan membiarkan kamu pergi dari sini; apabila ia membiarkan kamu pergi, ia akan benar-benar mengusir kamu dari sini.
11:2 Baiklah katakan kepada bangsa itu, supaya setiap laki-laki meminta barang-barang emas dan perak kepada tetangganya dan setiap perempuan kepada tetangganya pula."
                        
Ayat 1→ Berita kelepasan= kebenaran= Yesus= Firman penyucian/ Firman Pengajaran yang benar.
Yohanes 8:32,36; 17:17
8:32 dan kamu akan mengetahui kebenaran, dan kebenaran itu akan memerdekakan kamu."
8:36 Jadi apabila Anak itu memerdekakan kamu, kamu pun benar-benar merdeka."
17:17 Kuduskanlah mereka dalam kebenaran; firman-Mu adalah kebenaran.
Berita kelepasan disampaikan, bukan hanya sekedar didengar tetapi dipraktekkan.

Ada 2 macam pemberitaan Firman:
1)      Firman Penginjilan yaitu Firman yang memberitakan tentang Yesus yang datang pertama kali sebagai manusia untuk mati di kayu salib guna menyelamatkan orang berdosa, disampaikan untuk orang yang belum selamat sehingga mereka bisa menerima Yesus dan diselamatkan.

2)      Firman Pengajaran yaitu Firman yang memberitakan tentang Yesus yang akan datang kedua kali sebagai Raja segala raja, Mempelai Pria Sorga untuk menyucikan dan menyempurnakan gereja Tuhan sehingga nanti diangkat ke awan-awan permai bertemu dengan Yesus Mempelai Pria Sorga, masuk pesta nikah Anak Domba, kerajaan 1000 tahun damai, masuk kerajaan sorga kekal.

Ayat 2 → Bukti mengalami kelepasan:
v  Membawa perak
v  Membawa emas

v  Membawa perak → Mengalami penebusan/kelepasan oleh darah Yesus
1 Petrus 1:18-19
1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Praktek penebusan oleh darah Yesus:
a)      Mengalami penebusan dengan darah yang mahal= dilepaskan dari segala ikatan dosa sehingga menjadi kehidupan yang berharga di mata Tuhan.
Kalau tidak dijaga, bisa kembali murahan/ hina, jatuh lagi ke dalam dosa.

b)      Mengalami penebusan oleh darah Anak Domba= tergembala dengan benar. Berbicara Anak Domba itu erat kaitannya dengan penggembalaan.
Jangan lagi liar, kesana kemari, tetapi harus masuk dalam penggembalaan, tekun dalam 3 macam ibadah pokok.

c)      Mengalami penebusan oleh darah yang tak bernoda dan tak bercacat= mengalami penebusan/kelepasan sedikit demi sedikit, terus menerus sampai nanti sempurna, tanpa cacat cela, itulah yang digambarkan dengan mempelai wanita Tuhan.

Hubungan mempelai bagaikan hubungan yang paling dekat, tidak bisa dipisah seperti kepala dan tubuh. Demikian kita mau dijadikan tubuh Kristus secara rohani, yang tidak bisa lagi dipisahkan. Kalau kepala dan tubuh dipisah pasti mati.

Wahyu 14:1-5
14:1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.
14:2 Dan aku mendengar suatu suara dari langit bagaikan desau air bah dan bagaikan deru guruh yang dahsyat. Dan suara yang kudengar itu seperti bunyi pemain-pemain kecapi yang memetik kecapinya.
14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.
14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.
14:5 Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

144.000 orang adalah inti dari mempelai wanita Tuhan dari orang Israel asli.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.
7:5 Dari suku Yehuda dua belas ribu yang dimeteraikan, dari suku Ruben dua belas ribu, dari suku Gad dua belas ribu,
7:6 dari suku Asyer dua belas ribu, dari suku Naftali dua belas ribu, dari suku Manasye dua belas ribu,
7:7 dari suku Simeon dua belas ribu, dari suku Lewi dua belas ribu, dari suku Isakhar dua belas ribu,
7:8 dari suku Zebulon dua belas ribu, dari suku Yusuf dua belas ribu, dari suku Benyamin dua belas ribu.

Lalu bagaimana dengan kita bangsa kafir?
Wahyu 7:9
7:9 Kemudian dari pada itu aku melihat: sesungguhnya, suatu kumpulan besar orang banyak yang tidak dapat terhitung banyaknya, dari segala bangsa dan suku dan kaum dan bahasa, berdiri di hadapan takhta dan di hadapan Anak Domba, memakai jubah putih dan memegang daun-daun palem di tangan mereka.

Dari bangsa Israel jumlahnya sudah ditentukan, tetapi dari bangsa kafir belum diketahui jumlahnya (masih rahasia). Sebab itu kita yang sudah ditebus oleh darah Yesus, harus berjuang sampai masuk dalam bilangan mempelai wanita Tuhan.

Sebagaimana kualitas rohani bangsa Israel yang tidak bercela, maka kualitas rohani dari bangsa kafir juga harus tidak bercela. Ini yang harus kita perjuangkan.

144.000 menunjukkan 144.000 hari orang Israel dijajah di Mesir= 400 tahun.
144.000 hari (400 x 360 hari → menurut kalender Yahudi). Artinya kita harus berjuang supaya setiap hari kita mengalami penebusan/ kelepasan oleh darah Yesus.

Supaya mempunyai kualitas rohani maka kita harus lepas dari 3 hal:
1.      Lepas dari bumi= Wahyu 7:9 → bangsa = lepas dari pengaruh-pengaruh dunia
Wahyu 14:3
14:3 Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorangpun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu.

Bukti sudah terikat dengan dunia: sudah tidak setia dengan perkara rohani, tidak setia baca Firman, tidak pernah lagi menyembah Tuhan, tidak setia dalam ibadah pelayanan.
Yakobus 4:4
4:4 Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.
Kalau terikat dengan dunia maka nanti akan menjadi musuh Tuhan.
Setan selalu berupaya mempesona gereja Tuhan lewat media dunia ini. Tapi Tuhan mau mempesona gereja Tuhan lewat Firman Pengajaran yang benar/ pembukaan rahasia Firman.
Galatia 3:1
3:1 Hai orang-orang Galatia yang bodoh, siapakah yang telah mempesona kamu? Bukankah Yesus Kristus yang disalibkan itu telah dilukiskan dengan terang di depanmu?
Yesus dilukiskan dengan terang= ada pembukaan rahasia Firman Tuhan.

Kalau kita terpesona dengan Tuhan maka pasti menjadi mempelai wanita Tuhan. Buktinya: senang mendengar Firman Pengajaran yang benar.
Kalau kita terpesona dengan dunia arahnya menuju kebinasaan.
Buktinya: memulai dengan roh, mengakhirinya dengan daging.
Galatia 3:3
3:3 Adakah kamu sebodoh itu? Kamu telah mulai dengan Roh, maukah kamu sekarang mengakhirinya di dalam daging?
Artinya, tadinya setia beribadah melayani Tuhan, setia terhadap Firman Pengajaran yang benar, tapi akhirnya meninggalkannya karena pengaruh dunia, sehingga terhilang dari hadapan Tuhan dan binasa.

Contoh: gadis yang bijaksana tempatnya di dalam pesta, tapi gadis bodoh tempatnya di luar, binasa!

Jadi, jika mau menjadi mempelai wanita Tuhan, maka harus lepas dari pengaruh-pengaruh dunia= setia dan berkobar-kobar dalam perkara rohani.

2.      Lepas dari manusia= Wahyu 7:9 → suku dan kaum= lepas dari pengaruh daging.
Wahyu 14:4
14:4 Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

Daging ini membuat kita tidak bisa taat dengar-dengaran kepada Tuhan.
Roma 8:7
8:7 Sebab keinginan daging adalah perseteruan terhadap Allah, karena ia tidak takluk kepada hukum Allah; hal ini memang tidak mungkin baginya.

Contohnya: Saul tidak mau taat. Diperintahkan tumpas semua orang Amalek dan ternaknya tapi ia tidak mau tumpas raja Amalek.
1 Samuel 15:3,7-9,15
15:3 Jadi pergilah sekarang, kalahkanlah orang Amalek, tumpaslah segala yang ada padanya, dan janganlah ada belas kasihan kepadanya. Bunuhlah semuanya, laki-laki maupun perempuan, kanak-kanak maupun anak-anak yang menyusu, lembu maupun domba, unta maupun keledai."
15:7 Lalu Saul memukul kalah orang Amalek mulai dari Hawila sampai ke Syur, yang di sebelah timur Mesir.
15:8 Agag, raja orang Amalek, ditangkapnya hidup-hidup, tetapi segenap rakyatnya ditumpasnya dengan mata pedang.
15:9 Tetapi Saul dan rakyat itu menyelamatkan Agag dan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dan tambun, pula anak domba dan segala yang berharga: tidak mau mereka menumpas semuanya itu. Tetapi segala hewan yang tidak berharga dan yang buruk, itulah yang ditumpas mereka.
15:15 Jawab Saul: "Semuanya itu dibawa dari pada orang Amalek, sebab rakyat menyelamatkan kambing domba dan lembu-lembu yang terbaik dengan maksud untuk mempersembahkan korban kepada TUHAN, Allahmu; tetapi selebihnya telah kami tumpas."

Maksudnya baik tapi tidak sesuai selera Tuhan. Demikian maksud kita walaupun baik tapi kalau tidak sesuai kehendak Tuhan maka itu tidak taat.
Contoh: mau kuliah baik-baik, kemudian dapat pekerjaan, tujuannya untuk membantu orang tua, memang niatnya baik, tapi jika tinggalkan pengajaran maka itu tidak taat. Jadi, jangan ikuti kehendak kita tetapi ikuti kehendak Tuhan. Datang ke gereja tapi tidak pakai helm, kelihatan baik untuk ibadah tapi tidak sesuai dengan Firman. Ayo, mulailah dari yang kecil-kecil praktekkan Firman, supaya maksud baik kita sesuai dengan Firman.

Kalau tidak taat itu= suaranya kambing domba, suara lembu, suara binatang. Kita mau dijadikan mempelai wanita Tuhan, jangan ikuti suara daging.
1 Samuel 15:13-14
15:13 Ketika Samuel sampai kepada Saul, berkatalah Saul kepadanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN; aku telah melaksanakan firman TUHAN."
15:14 Tetapi kata Samuel: "Kalau begitu apakah bunyi kambing domba, yang sampai ke telingaku, dan bunyi lembu-lembu yang kudengar itu?"

Kalau suara daging diikuti, akhirnya berbuahkan dosa. Akibatnya: ditolak sebagai raja/ kehilangan jabatan raja= tidak bisa duduk di takhta kerajaan sorga, tidak bisa jadi mempelai Tuhan.
1 Samuel 15:24,28
15:24 Berkatalah Saul kepada Samuel: "Aku telah berdosa, sebab telah kulangkahi titah TUHAN dan perkataanmu; tetapi aku takut kepada rakyat, karena itu aku mengabulkan permintaan mereka.
15:28 Kemudian berkatalah Samuel kepadanya: "TUHAN telah mengoyakkan dari padamu jabatan raja atas Israel pada hari ini dan telah memberikannya kepada orang lain yang lebih baik dari padamu.

Jadi, jika mau menjadi mempelai wanita Tuhan maka kita harus lepas dari daging= taat dengar-dengaran pada Firman Pengajaran yang benar apapun resikonya sampai daging tidak bersuara lagi.

3.      Lepas dari dusta= Wahyu 7:9 → bahasa, (English: tongues)
Wahyu 14:5
14:5 Dan di dalam mulut mereka tidak terdapat dusta; mereka tidak bercela.

Permulaan keubahan hidup adalah membuang dusta.
Efesus 4:23-25
4:23 supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
4:24 dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
4:25 Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.

Kalau dusta dipertahankan, pasti malas untuk bertobat, sehingga dosanya bertimbun-timbun. Orang seperti ini menindas diri sendiri.
Yeremia 9:5-6
9:5 Yang seorang menipu yang lain, dan tidak seorang pun berkata benar; mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.
9:6 Penindasan ditimbuni penindasan, tipu ditimbuni tipu! Mereka enggan mengenal TUHAN.

Ingat! peristiwa Niniwe, dosanya bertimbun-timbun sudah sampai ke langit sehingga mengundang hukuman Tuhan.
Dusta itu otomatis, tanpa kita sadari sudah menimbun-nimbun dosa.

Sodom dan Gomora, dosanya sampai ke langit sehingga dihukum oleh Tuhan.

Kalau berdusta, pasti suka mengelak dari Firman
Yesaya 28:15
28:15 Karena kamu telah berkata: "Kami telah mengikat perjanjian dengan maut, dan dengan dunia maut kami telah mengadakan persetujuan; biarpun cemeti berdesik-desik dengan kerasnya, kami tidak akan kena; sebab kami telah membuat bohong sebagai perlindungan kami, dan dalam dusta kami menyembunyikan diri,"

Pendusta selalu mengelak dari Firman, tidak merasa kena Firman.

Jadi, jika mau menjadi mempelai wanita Tuhan, maka harus lepas dari dusta=
jujur, sampai tidak salah lagi dalam perkataan, berarti kita sudah sempurna, tak bernoda dan tak bercacat cela.
Yakobus 3:2
3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

Amsal 15:8
15:8 Korban orang fasik adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi doa orang jujur dikenan-Nya.
Kalau sudah jujur, kita bisa menjadi rumah doa, seruan doa kita didengar dan dijawab oleh Tuhan, Dia hanya sejauh doa. Berarti Tuhan menyelesaikan segala masalah kita sampai yang sudah mustahil.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar