20160320

Kebaktian Kaum Muda Remaja Minggu 20 Maret 2016 Pdt. Handri Legontu


Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Keluaran 8:16-19 Tulah ketiga: Nyamuk
8:16 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Katakanlah kepada Harun: Ulurkanlah tongkatmu dan pukulkanlah itu ke debu tanah, maka debu itu akan menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir."
8:17 Lalu mereka berbuat demikian; Harun mengulurkan tangannya dengan tongkatnya dan memukulkannya ke debu tanah, maka nyamuk-nyamuk itu hinggap pada manusia dan pada binatang. Segala debu tanah menjadi nyamuk di seluruh tanah Mesir.
8:18 Para ahli itu pun membuat yang demikian juga dengan ilmu-ilmu manteranya untuk mengadakan nyamuk-nyamuk, tetapi mereka tidak dapat. Demikianlah nyamuk-nyamuk itu hinggap pada manusia dan pada binatang.
8:19 Lalu berkatalah para ahli itu kepada Firaun: "Inilah tangan Allah." Tetapi hati Firaun berkeras, dan ia tidak mau mendengarkan mereka -- seperti yang telah difirmankan TUHAN.

Nyamuk keluar dari debu tanah menunjuk binatang yang keluar dari dalam bumi= nabi palsu/ guru palsu.
Wahyu 13:11-14 → Binatang yang keluar dari dalam bumi
13:11 Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
13:12 Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
13:13 Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
13:14 Ia menyesatkan mereka yang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatang yang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.

Penampilannya seperti anak domba tetapi suaranya seperti naga ini menunjuk ajaran-ajaran palsu/ sesat.

Tugas nabi palsu: menyesatkan orang kristen/ gereja Tuhan dengan ajaran-ajaran sesatnya sehingga binasa.
2 Petrus 2:1
2:1 Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

Jadi jangan pandang enteng soal ibadah. Kalau beribadah kemudian yang mengajar guru palsu dengan ajaran palsunya maka kita akan binasa. Tetapi kalau yang menyampaikan Firman adalah utusan Tuhan, hamba Tuhan yang benar tahbisannya maka kita akan dituntun menuju ke Yerusalem baru.

Ada 3 macam yang disesatkan:
1.      Pikiran
2.      Perjalanan hidup
3.      Pergaulan

2 Korintus 11:2-4
11:2 Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
11:3 Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.
11:4 Sebab kamu sabar saja, jika ada seorang datang memberitakan Yesus yang lain dari pada yang telah kami beritakan, atau memberikan kepada kamu roh yang lain dari pada yang telah kamu terima atau Injil yang lain dari pada yang telah kamu terima.

Sebenarnya kita gereja Tuhan sedang dipertunangkan dengan Yesus untuk kelak menjadi mempelai wanita Tuhan. Ini rencana Allah yang besar di dalam hidup kita. Tetapi iblis berupaya mau menggagalkan gereja Tuhan dengan cara menyesatkan pikiran gereja Tuhan dengan ajaran-ajaran palsu. Sehingga banyak orang kristen/ gereja Tuhan yang sabar saja, dalam arti tidak tegas untuk menolak ajaran yang lain/ ajaran palsu.

Kita harus berupaya untuk tegas, jangan sembarang menerima pengajaran atau ikut persekutuan. Termasuk jangan baca buku-buku rohani yang tidak sesuai dengan Firman Pengajaran, tidak sesuai dengan alkitab/ pola tabernakel.

Kalau pikiran sudah disesatkan maka pasti akan menerima 3 hal:
a)      Menerima Yesus yang lain= Yesus tanpa salib
Prakteknya hanya mencari yang enak bagi daging. Sekarang di gereja banyak diajarkan tidak perlu menderita, cukup Yesus yang menderita. Sampaikan Firman cuma berkat-berkat, mendengar Firman yang enak bagi daging, pujiannya menyenangkan daging. Semua yang enak bagi daging, tidak ada penyucian.

Contohnya Petrus, hanya mencari yang enak bagi daging/ menolak salib= pikirannya daging, pikiran yang sudah disesatkan.
Markus 8:31-33
8:31 Kemudian mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka, bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari.
8:32 Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia.
8:33 Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: "Enyahlah Iblis, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

Ia berani menarik dan menegor Yesus, sebab ia takut kalau Yesus ditangkap pasti murid-murid juga akan ditangkap. Dalam Markus 14:66-72 akhirnya Petrus menyangkal Yesus.

Kalau kita menerima Yesus yang lain, akibatnya: menjadi sama dengan iblis.

b)      Menerima roh yang lain= roh antikrist yaitu roh yang tidak mengaku Yesus datang sebagai manusia untuk menyelesaikan dosa.
1 Yohanes 4:2-3
4:2 Demikianlah kita mengenal Roh Allah: setiap roh yang mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia, berasal dari Allah,
4:3 dan setiap roh, yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar, bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.

Prakteknya: tidak mau menyelesaikan dosa/ mempertahankan dosa.
Kalau Tuhan masih sayang, Firman keras menunjuk dosa. Kalau tetap keras hati mempertahankan dosa, maka Tuhan hajar. Tetapi kalau sudah dihajar, tetap keras hati maka akan dibiarkan oleh Tuhan.

Kalau ada roh yang lain, akibatnya menjadi sama dengan antikrist.

c)      Menerima injil yang lain yaitu Firman yang diputarbalikkan/ Firman yang ditambah, dikurang, Firman yang hanya menyukakan hati manusia.
Galatia 1:6-10
1:6 Aku heran, bahwa kamu begitu lekas berbalik dari pada Dia, yang oleh kasih karunia Kristus telah memanggil kamu, dan mengikuti suatu injil lain,
1:7 yang sebenarnya bukan Injil. Hanya ada orang yang mengacaukan kamu dan yang bermaksud untuk memutarbalikkan Injil Kristus.
1:8 Tetapi sekalipun kami atau seorang malaikat dari sorga yang memberitakan kepada kamu suatu injil yang berbeda dengan Injil yang telah kami beritakan kepadamu, terkutuklah dia.
1:9 Seperti yang telah kami katakan dahulu, sekarang kukatakan sekali lagi: jikalau ada orang yang memberitakan kepadamu suatu injil, yang berbeda dengan apa yang telah kamu terima, terkutuklah dia.
1:10 Jadi bagaimana sekarang: adakah kucari kesukaan manusia atau kesukaan Allah? Adakah kucoba berkenan kepada manusia? Sekiranya aku masih mau mencoba berkenan kepada manusia, maka aku bukanlah hamba Kristus.

Akibatnya menjadi sama dengan nabi palsu (binatang yang keluar dari dalam bumi).

Kalau pikiran sudah disesatkan maka akan menjadi sama dengan binatang buas, menjadi liar, semakin jahat, semakin najis, semakin tidak bisa ditegor, semakin tidak bisa diatur/ tidak mau dinasehati.
2 Petrus 2:12-14 (Nabi-nabi dan guru-guru yang palsu)
2:12 Tetapi mereka itu sama dengan hewan yang tidak berakal, sama dengan binatang yang hanya dilahirkan untuk ditangkap dan dimusnahkan. Mereka menghujat apa yang tidak mereka ketahui, sehingga oleh perbuatan mereka yang jahat mereka sendiri akan binasa seperti binatang liar,
2:13 dan akan mengalami nasib yang buruk sebagai upah kejahatan mereka. Berfoya-foya pada siang hari, mereka anggap kenikmatan. Mereka adalah kotoran dan noda, yang mabuk dalam hawa nafsu mereka kalau mereka duduk makan minum bersama-sama dengan kamu.
2:14 Mata mereka penuh nafsu zinah dan mereka tidak pernah jemu berbuat dosa. Mereka memikat orang-orang yang lemah. Hati mereka telah terlatih dalam keserakahan. Mereka adalah orang-orang yang terkutuk!

Kaum muda kalau pikirannya sudah disesatkan kemudian tampil seperti binatang buas maka hidupnya akan penuh suasana kutukan, menderita, sengsara, tidak ada masa depan, hanya duri-duri yang dihasilkan. Nasibnya hanya untuk ditangkap dan dimusnahkan. Sekalipun mempunyai pendidikan yang tinggi, punya ijasah, harta, kekayaan, semuanya ada tetapi jika pikiran sudah disesatkan, hanya mencari enak bagi daging, tidak pernah menyelesaikan dosa maka akan dibinasakan bersama dengan setan dibuang ke dalam api neraka.
Wahyu 20:10,15
20:10 dan Iblis, yang menyesatkan mereka, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang, yaitu tempat binatang dan nabi palsu itu, dan mereka disiksa siang malam sampai selama-lamanya.
20:15 Dan setiap orang yang tidak ditemukan namanya tertulis di dalam kitab kehidupan itu, ia dilemparkan ke dalam lautan api itu.

Pikiran dan perasaan tidak bisa dipisahkan. Kalau pikiran sudah disesatkan maka perasaan/ hati pasti disesatkan.

Supaya pikiran, hati/ perasaan tidak disesatkan, jalan keluarnya: Pikiran dan perasaan kita harus ditawan/ ditaklukkan kepada Kristus= Pikiran dan perasaan harus dikuasai oleh urapan Roh Kudus.
2 Korintus 10:5
10:5 Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,

Proses supaya dikuasai oleh urapan Roh Kudus:
1)      Masuk kandang penggembalaan (Ruangan Suci) = harus tekun dalam 3 macam ibadah pokok. Apapun masalah rintangan harus berupaya diterobos, jangan hanya karena hal sepeleh sudah tidak mau datang beribadah.
Imamat 21:12
21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

2)      Pikiran dan perasaan/ hati, harus ditusuk dengan pedang Firman= harus disucikan oleh Firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua/ Firman Pengajaran yang benar.
Ibrani 4:12-13
4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua mana pun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
4:13 Dan tidak ada suatu makhluk pun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Kalau sudah tekun tergembala, harus mendengar Firman dengan sungguh-sungguh. Jangan dengar Firman hanya keluar masuk, hanya menghayal, ingat main game, pikiran dan hati tidak tertuju pada Firman. Makanya dalam penggembalaan harus ada Firman Pengajaran yang benar, jangan sembarang tergembala tanpa Firman.

3)      Tekun dalam doa penyembahan
Matius 17:2
17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

Ketika Yesus naik ke gunung untuk berdoa menyembah, yang berubah selain pakaianNya adalah wajahNya menjadi bercahaya seperti matahari. Wajah itu di kepala, pikiran juga di kepala. Jadi doa penyembahan itu merupakan proses menaklukkan pikiran dan perasaan kepada Kristus, supaya dikuasai oleh Roh Kudus. Wajah adalah cermin hati kita. Jadi kalau hatinya takut, wajahnya pucat, kalau marah, wajah menjadi merah.

Firman dan penyembahan tidak bisa dipisahkan.
Imamat 24:7
24:7 Engkau harus membubuh kemenyan tulen di atas tiap-tiap susun; kemenyan itulah yang harus menjadi bagian ingat-ingatan roti itu, yakni suatu korban api-apian bagi TUHAN.

Di atas roti sajian (Firman Pengajaran yang benar) ada kemenyan (doa penyembahan). Setelah kita mendengar Firman Pengajaran yang benar, disucikan maka harus naikkan doa penyembahan. Semakin meningkat kesucian, semakin meningkat doa penyembahan. Supaya pikiran dan perasaan kita ditaklukkan kepada Kristus, jadi tidak gampang tersinggung/ baper, pikiran-pikiran yang kotor. Ayo tekun doa penyembahan, mengucapkan haleluya, di rumah, di mana saja kita belajar untuk menyembah Tuhan.
Kalau pikiran dan perasaan sudah dikuasai oleh urapan Roh Kudus maka hasilnya:
a)      Menjadi kristen khusus= kehidupan yang dipakai oleh Tuhan secara khusus dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

Posisinya Kristen khusus= menjadi biji mata Tuhan. Kita dilindungi secara khusus oleh Tuhan seperti biji mata, di tengah-tengah padang gurun dunia ini.
Yesaya 14:17
14:17 yang telah membuat dunia seperti padang gurun, dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak melepaskan orang-orangnya yang terkurung pulang ke rumah?

Pelayanan dalam pembangunan tubuh Kristus harus dikerjakan dengan sungguh-sungguh.

Biji mata itu kecil bagaikan kehidupan yang tidak berdaya. Jangan kecil hati jika kita sudah tidak berdaya, tidak mampu berbuat apa-apa. Tetapi kalau Kristen khusus, Tuhan tidak biarkan dijamah oleh siapapun. Kita diperhadapkan dengan masalah-masalah yang tidak pernah selesai, seperti debu pasir tetapi Tuhan melindungi, memelihara kita secara khusus.
Zakharia 2:8
2:8 Sebab beginilah firman TUHAN semesta alam, yang dalam kemuliaan-Nya telah mengutus aku, mengenai bangsa-bangsa yang telah menjarah kamu -- sebab siapa yang menjamah kamu, berarti menjamah biji mata-Nya --:

Kita dinaungi oleh sayap Tuhan.
Mazmur 17:8
17:8 Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

b)      Memiliki pikiran dan perasaan Yesus yaitu taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib= taat dengar-dengaran pada Firman Tuhan apapun resikonya sampai daging tidak bersuara lagi.
Filipi 2:5-8
2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
2:6 yang walaupun dalam rupa Allah, tidak menganggap kesetaraan dengan Allah itu sebagai milik yang harus dipertahankan,
2:7 melainkan telah mengosongkan diri-Nya sendiri, dan mengambil rupa seorang hamba, dan menjadi sama dengan manusia.
2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.

Banyak orang kristen taat pada Firman yang hanya cocok bagi daging, tapi kalau sudah bertentangan dengan dagingnya, sudah tidak mau taat. Kaum muda kalau sudah bicara soal jodoh, susah untuk taat.

Ketika Yesus taat sampai mati di kayu salib, Dia dikaruniakan Nama di atas segala nama.
Filipi 2:9-11
2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,
2:11 dan segala lidah mengaku: "Yesus Kristus adalah Tuhan," bagi kemuliaan Allah, Bapa!

Nama Tuhan dimeterai/ dilekatkan kepada kita= kita disucikan/ diubahkan sampai sempurna menjadi mempelai wanita Tuhan, menjadi milik Tuhan untuk selama-lamanya.
Wahyu 22:4 (Yerusalem yang baru)
22:4 dan mereka akan melihat wajah-Nya, dan nama-Nya akan tertulis di dahi mereka.


Tuhan memberkati.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar