20160320

Kebaktian Umum, Minggu 20 Maret 2016 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Zakharia 14:9-11
14:9 Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya.
14:10 Seluruh negeri ini akan berubah menjadi seperti Araba-Yordan, dari Geba sampai ke Rimon di sebelah selatan Yerusalem. Tetapi kota itu akan menjulang tinggi dan tetap tinggal di tempatnya, dari pintu gerbang Benyamin sampai ke tempat pintu gerbang yang dahulu, yakni sampai ke pintu gerbang Sudut, dan dari menara Hananeel sampai ke tempat pemerasan anggur raja.
14:11 Orang akan menetap di dalamnya, sebab penumpasan tidak akan ada lagi, dan Yerusalem akan tetap aman.

Kita telah berada di ujung hari yang keenam minggu ketebusan. Bukan baru pagi hari tetapi sudah petang hari. Dalam minggu kejadian di ujung hari yang keenam, Tuhan menciptakan sepasang nikah. Di ujung hari keenam minggu ketebusan, Tuhan juga menciptakan sepasang nikah. Kalau dulu diciptakan nikah Adam dan Hawa, sekarang diciptakan nikah antara Adam yang akhir itulah Tuhan Yesus dan gereja Tuhan yang adalah Hawa yang akhir.

Kita sedang dibangun oleh Tuhan untuk tampil bagaikan Hawa yang akhir. Bila gereja Tuhan berada pada jalur ini dan pengajaran menekankan soal ini maka itulah yang dikatakan pengajaran yang sehat, pengajaran yang mengarahkan kita pada nikah yang sempurna. Nikah Adam dan Hawa hancur, tetapi nikah Tuhan Yesus dan gerejaNya kekal selamanya.

Bangsa Israel pada hari yang keenam memungut roti manna sebanyak 2 gomer untuk satu orang. Dua menjadi satu ini adalah berita yang harus kita terima di penghujung akhir zaman ini, hal ini jangan kita abaikan. Sementara Tuhan menyatakan niat hati dan seleraNya kepada kita, jangan sampai kita berada di luar rencana Tuhan.

Dalam Zakharia 14:9 ini dikatakan bahwa Tuhanlah Raja satu-satunya yang akan menguasai seluruh dunia. Penampilan Yesus sebagai Raja harus dipahami oleh gereja Tuhan. Sekarang kita dikoreksi oleh Tuhan. Apakah benar bahwa Yesus yang adalah Raja satu-satunya ini telah kita terima. Harus ada pembuktian dari kita bahwa kita telah menerima Yesus sebagai satu-satunya Raja.

Kesempatan ini kita akan berbicara tiga pembuktian bahwa kita telah menjadikan Tuhan Yesus sebagai Raja kita satu-satunya.
1.      Cara kita menghadap Dia
Di dunia ini ada banyak pemimpin pemerintahan, bagaimana cara rakyatnya menghadap raja itu. Kitapun tidak boleh sembarang dan asal menghadap Tuhan termasuk dalam berbusana. Menghadap Tuhan jangan dengan busana seperti mau piknik atau hendak ke pasar. Paling tidak Alkitab mengatakan kita ini datang pada pesta siang, dalam ibadah kita menghadiri pesta siang Anak Domba.

Pesta siang ada dalam Matius 22:1-14
Pesta malam ada dalam Wahyu 19:9

Pada pesta siang, Tuhan sudah menggelar makanan di atas meja. Rahasia meja Tuhan dibukakan oleh Tuhan. Kalau kembali pada Tabernakel, di atas meja roti sajian ada roti yang dibuat dari dua gomer tepung yang terbaik per ketul. Tepung yang terbaik ini sangat halus karena dia ditumbuk dan diayak. Roti ini menjadi makanan imam-imam. Dalam pengertian di dalam penggembalaan itu menjadi makanan Lembu (itu bangsa Israel) dan untuk makanan Keledai (itu bangsa kafir).

Untuk masuk dalam pesta Raja yang sedang digelar, pertama kita harus memperhatikan penampilan kita. Saat menghadap Tuhan, biarlah kita hadir dengan santun dan sopan. Sekarang ini mayoritas orang menghadap Tuhan dengan tidak sopan, mereka hadir dengan pakaian urakan. Inikah orang yang mengakui Yesus Raja satu-satunya?

Tentu itu berawal dari dalam hati. Kalau dia menghadap Tuhan dengan mengakui bahwa Yesus adalah Raja satu-satunya maka prakteknya seperti ini:
Ibrani 10:20-22
10:20 karena Ia telah membuka jalan yang baru dan yang hidup bagi kita melalui tabir, yaitu diri-Nya sendiri,
10:21 dan kita mempunyai seorang Imam Besar sebagai kepala Rumah Allah.
10:22 Karena itu marilah kita menghadap Allah dengan hati yang tulus ikhlas dan keyakinan iman yang teguh, oleh karena hati kita telah dibersihkan dari hati nurani yang jahat dan tubuh kita telah dibasuh dengan air yang murni.

Oleh kemurahan Tuhan kita dibukakan jalan untuk menghadap Raja ke mahligai takhtaNya.

Raja ini ditangani oleh Imam Besar yang sekaligus adalah Raja itu.
Ibrani 10:20-22 (Terjemahan Lama)
10:20 dengan jalan yang baharu dan hidup, yang dibukakan-Nya bagi kita menerusi tirai, yaitu tubuh-Nya;
10:21 dan sedang kita ada seorang Imam yang Mulia, yang berkuasa atas isi Rumah Allah;
10:22 maka biarlah kita menghampiri Dia dengan hati yang tulus dan dengan sepenuh-penuh iman, sedang hati kita terpercik sehingga suci daripada perasaan hati yang jahat, dan tubuh kita dibasuh dengan air yang bersih,
Ibrani 4:16
4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

Takhta itu adalah tempatnya raja. Bukti kita menghadap takhta kasih karunia adalah menghadap dengan tulus ikhlas. Itu bukti bahwa orang itu mengakui bahwa Tuhan Yesus adalah satu-satunya Raja. Kalau menghadap Tuhan tidak dengan hati tulus iklas maka itu sama dengan berbusana urakan.

Dia telah ditetapkan oleh Bapa Sorgawi untuk memerintah seluruh dunia.
Zakharia 14:9
14:9 Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya.

Mungkin secara lahiriah kita sudah berbusana yang sopan tetapi bagaimana dengan hati kita? Menghadaplah Tuhan dengan hati yang tulus ikhlas. Jangan menghadap Tuhan dengan hati tercabik-cabik yaitu dengan hati tidak tulus dan tidak ikhlas. Jangan menghadap Tuhan dengan komentar/ kata-kata yang miring (kritikan).

Terbukanya jalan menuju takhta kasih karunia karena ada Imam yang berkorban. Yesus menghadap Bapa di sorga mengorbankan diriNya sendiri sebagai Imam Besar dan Dia juga sebagai Raja satu-satunya. Kalau dikatakan satu-satunya maka kita harus benar-benar mengenal siapa Dia. Tidak ada yang lain.

Kidung Agung 5:9 (Mempelai Perempuan memuji Mempelai Laki-laki di hadapan puteri-puteri Yerusalem)
5:9 -- Apakah kelebihan kekasihmu dari pada kekasih yang lain, hai jelita di antara wanita? Apakah kelebihan kekasihmu dari pada kekasih yang lain, sehingga kausumpahi kami begini?

Jadi Mempelai Wanita ini sangat mengenal karakteristik Mempelai Laki-laki. Gereja Tuhan harus mengenal siapa Tuhan Yesus yang adalah Mempelai Laki-laki Sorga itu.

Ternyata ada kekasih-kekasih yang lain, raja-raja yang lain selain Salomo. Puteri-puteri Yerusalem sangat cemburu pada puteri yang satu ini. Mereka cemburu sebab Sulamit sangat mencintai Salomo dan menyumpai puteri-puteri yang lain. Ini posisi gereja Tuhan yang sangat menggandoli Raja yang adalah satu-satunya bagi dia.

Sulamit memusatkan segala kekuatan, kemampuan dan kasihnya kepada kekasihnya. Sampai dia menyumpahi yang lainnya. Akhirnya puteri-puteri Yerusalem menyuruh untuk memaparkan apa kelebihan kekasihnya ini.

Sulamit sangat paham kelebihan kekasihnya. Kenapa umat Tuhan cepat sekali beralih pada yang lain? Sebab dia tidak mengerti tentang kekasihnya dan tidak paham posisinya sebagai umat Tuhan.

Kalau benar kita adalah kekasihnya Tuhan yang paham betul tentang Tuhan, maka dia tidak akan goyah dan mudah berpaling apalagi menjual Tuhan Yesus. Jangan sampai menjual Tuhan Yesus hanya karena persoalan daging! Kalau dulu Yudas Iskariot menjual Yesus karena persoalan perut, tetapi yang tergambar sekarang ini adalah menjual Yesus karena persoalan daging! Dia melepaskan Tuhan Yesus karena menikah dengan orang yang tidak mengenal Tuhan Yesus atau yang tidak mengenal pengajaran. Orang seperti itu menilai Tuhan Yesus begitu murah, jangan kita tambah barisan orang seperti itu! Orang seperti itu akan mengalami bencana baru dia kaget tetapi sudah terlambat.

Hadapkanlah dirimu kepada Raja di atas segala raja itu. Jangan menghadap ke samping melihat kekurangan orang lain. Coba kalau ada raja berbicara lalu ada orang yang hanya menghadap sana sini, tentu raja itu murka. Orang tua saja kalau berbicara lalu anaknya hanya melihat sana sini tidak memandang orang tuanya maka anak itu bisa kena marah.

Hadapkanlah diri kita kepada Raja. Jangan sampai kita sudah mendapat kasih karunia, sudah dibuka jalan ke ruangan maha kudus tetapi tidak mau memandang tujuh percikkan darah di atas Tabut Perjanjian dan tujuh percikkan darah di depan Tabut Perjanjian. Itu sebabnya ada Imam Besar yang membawa darah, Imam Besar inilah yang membuka jalan bagiku dan bagimu sehingga kita bisa menghadap takhta kasih karunia.

Banyak kali kita salah karena tampil asal di hadapan Tuhan. Kita memang sudah berbusana yang secara lahiriah bagus datang beribadah tetapi belum datang dengan hati yang tulus ikhlas. Atau sudah datang dengan hati yang tulus ikhlas tetapi dengan busana yang kurang pas. Alkitab mengajar untuk kita berbusana sesuai dengan selera Tuhan.

Kidung Agung 5:10
5:10 -- Putih bersih dan merah cerah kekasihku, menyolok mata di antara selaksa orang.

a)      Putih bersih, berarti kesuciannya luar biasa.
Begitu kita memandang Yesus yang putih bersih, yang benar dan kudus, kiranya itu mempengaruhi penampilan kita. Itu sebabnya setiap kita menghadap Dia, maka kita akan menikmati pengaruhNya. Makin banyak kita menghadap, makin terasa pengaruhnya.

Itu sebabnya ketika Musa 40 hari menghadap Tuhan di atas gunung Torsina, saat turun wajahnya bercahaya sehingga bangsa Israel tidak bisa menatap wajahnya yang bercahaya, terpaksa Musa harus menutup wajahnya.
Keluaran 34:29
34:29 Ketika Musa turun dari gunung Sinai -- kedua loh hukum Allah ada di tangan Musa ketika ia turun dari gunung itu -- tidaklah ia tahu, bahwa kulit mukanya bercahaya oleh karena ia telah berbicara dengan TUHAN.

2 Korintus 3:7
3:7 Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian

40 adalah angka penghabisan daging. Kita menghadap Tuhan sampai suara daging kita tidak terdengar maka kemuliaan Tuhan nampak pada diri kita secara penuh. Makin kita menghadap Tuhan maka daging kita makin ditindas sampai habis dan Roh Kudus diberi kesempatan sehingga kemuliaan Tuhan yang luar biasa terlihat pada diri kita. Tetapi kalau saat kita menghadap Tuhan belum dengan hati yang tulus ikhlas maka tidak akan terasa pengaruh Tuhan pada diri kita.

Itu sebabnya kita diminta oleh Tuhan untuk menghadap dengan tulus ikhlas agar terasa pengaruhnya. Ibadah kita bukan hanya sekedar menjalankan syariah ibadah. Tujuan beribadah supaya kita menikmati indahnya hadirat Tuhan. Jangan hanya tulisan di dalam gereja “indah hadirat Tuhan” tetapi yang dipraktekkan di situ hanya daging.

Lukas 19:27
19:27 Akan tetapi semua seteruku ini, yang tidak suka aku menjadi rajanya, bawalah mereka ke mari dan bunuhlah mereka di depan mataku."

Coba bayangkan, betapa hebatnya pembalasan Tuhan kepada musuhNya. Itu sebabnya jangan kita hanya mengatakan “Allah itu kasih” tetapi Allah itu kejam kalau membalas. Buktinya pada zaman Nuh apakah tidak kejam hampir semua manusia di dunia ini mati. Begitu juga zaman Lot, kita melihat kejamnya pembalasan Tuhan terhadap Sodom dan Gomora. Kalau Tuhan membalas itu tidak tanggung-tanggung. Sekarang ini zaman kemurahan sehingga kita belum melihat murka Tuhan yang luar biasa. Tetapi begitu Tuhan mencurahkan murkaNya, baru manusia terkejut.

Kemurahan Tuhan kepada kita dibukakan jalan sehingga kita bisa menghadap hadiratNya dan kita merasakan pengaruh yang luar biasa dari penampilan Tuhan di mana kita datang menghadap kepadaNya.

b)      Merah cerah, berarti menyenangkan
Bukan tampil merah padam, itu penampilan naga atau si iblis. Merah padam itu menakutkan. Kalau isteri melihat suami wajahnya sudah merah padam, jangan malah dibuat tambah merah. Oleh sebab itu ketika suami isteri bercakap-cakap, angkat cerita yang menyejukkan, jangan malah memancing satu dengan yang lain jadi merah padam. Kalau berbicara perhatikan intonasi supaya jangan malah jadi merah padam (marah), itu berarti sudah kesusupan iblis.
Wahyu 12:3
12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.

Ini bukan Mempelai Laki-laki Sorga, Mempelai Laki-laki Sorga itu menyenangkan sebab ada penebusan.

c)      Menyolok mata di antara selaksa orang, berarti benar-benar hanya satu.
Kata selaksa atau sepuluh ribu ini dihubungakan dengan Firman pengajaran.
I Korintus 4:15-16
4:15 Sebab sekalipun kamu mempunyai beribu-ribu pendidik dalam Kristus, kamu tidak mempunyai banyak bapa. Karena akulah yang dalam Kristus Yesus telah menjadi bapamu oleh Injil yang kuberitakan kepadamu.
4:16 Sebab itu aku menasihatkan kamu: turutilah teladanku!

I Korintus 4:15-16 (Terjemahan Lama)
4:15 Karena meskipun kamu ada sepuluh ribu guru di dalam Kristus, tetapi kamu tiada banyak Bapa; karena di dalam Kristus Yesus aku ini telah memperanakkan kamu dengan Injil itu.
4:16 Sebab itu aku mintalah kamu: Turutlah teladanku.

Walaupun pengajaran itu tampil banyak macam tetapi pengajaran yang benar hanya satu. Pengajaran yang satu itu adalah penampilan Tuhan Yesus Mempelai Laki-laki Sorga yang menampilkan dua menjadi satu, itu yang harus kita miliki. Pengenalan ini patut tumbuh dalam diri kita. Kalau pengajaran itu menghentar kita dua menjadi satu, nikah dengan Kristus itulah yang satu itu. Tidak ada dua, hanya satu. Apa yang kita dengar sekarang ini adalah berita dua menjadi satu, jangan lagi kita macam-macam.

Jangan kita menjadi gereja Moab. Moab ini berprinsip semua sama saja. Kalau ada orang yang juga berprinsip semua sama saja, berarti bukan roh Mempelai yang ada dalam dirinya tetapi roh Moab dan orang itu adalah orang yang tidak berpengalaman.

Yehezkiel 25:8
25:8 Beginilah firman Tuhan ALLAH: "Oleh karena Moab berkata: Sungguh, kaum Yehuda adalah sama dengan semua bangsa lain,

Amsal 14:15
14:15 Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.

Kalau ada di sini yang mengatakan semua sama saja maka orang itu dangkal! Tuhan Yesus tidak dua, hanya ada satu Tuhan Yesus. Jangan macam-macam pengajaran dalam gereja. Pengajaran yang benar menampilkan Tuhan Yesus sebagai Mempelai Laki-laki Sorga untuk menjadikan gereja Tuhan dua menjadi satu (mempelai wanitaNya).

2.      Mengabdi kepada Tuhan
Daniel 7:9-11
7:9 Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;
7:10 suatu sungai api timbul dan mengalir dari hadapan-Nya; seribu kali beribu-ribu melayani Dia, dan selaksa kali berlaksa-laksa berdiri di hadapan-Nya. Lalu duduklah Majelis Pengadilan dan dibukalah Kitab-kitab.
7:11 Aku terus melihatnya, karena perkataan sombong yang diucapkan tanduk itu; aku terus melihatnya, sampai binatang itu dibunuh, tubuhnya dibinasakan dan diserahkan ke dalam api yang membakar.

Ayat 11 ini kena mengena dengan Wahyu 13:1-6 yaitu tentang antikristus.

Daniel 7:12-14
7:12 Juga kekuasaan binatang-binatang yang lain dicabut, dan jangka hidup mereka ditentukan sampai pada waktu dan saatnya.
7:13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya.
7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

Orang yang mengakui bahwa Yesus adalah Raja satu-satunya maka dia pasti ada gairah untuk mengabdi.

Mazmur 28:5
28:5 Karena mereka tidak mengindahkan pekerjaan TUHAN dan perbuatan tangan-Nya; Ia akan menjatuhkan mereka dan tidak membangunkan mereka lagi.
Kalau kita tidak mau mengabdi maka akan Tuhan jatuhkan dan tidak diberi kesempatan dia untuk bangun lagi. Ketika ada kesempatan dan Tuhan buka ruang untuk kita bekerja dan melayani, mari kita libatkan diri melayani Tuhan.

Anak muda remaja jangan hanya panas-panas tahi ayam dalam melayani Tuhan. Melayani itu bukan permainan, melayani bukan menurut selera kita. Jangan hanya kalau kita suka lalu kita melayani, kalau sudah tidak mau tidak melayani. Celaka kalau seperti itu!

Yesaya 60:12
60:12 Sungguh, bangsa dan kerajaan yang tidak mau mengabdi kepadamu akan lenyap; bangsa-bangsa itu akan dirusakbinasakan.

Kalau kita mengaku Yesus adalah satu-satunya Raja kita maka kita tempatkan diri kita sebagai hambaNya dan Dia sebagai Majikan kita sehingga kita akan rela melakukan apapun untuk Dia. Tidak ada kesempatan untuk kita dibangun kalau kita membangkang atau melawan.

Kaum Meros dihancurkan oleh Tuhan karena tidak mau ikut membantu Tuhan. Untuk apa Tuhan dibantu, Dia bisa melakukan segala perkara. Sebenarnya Tuhan tidak perlu dibantu, tetapi Tuhan beri kesempatan untuk terlibat melayani Tuhan, itu maksudnya kita membantu Tuhan.
Hakim-hakim 5:23
5:23 "Kutukilah kota Meros!" firman Malaikat TUHAN, "kutukilah habis-habisan penduduknya, karena mereka tidak datang membantu TUHAN, membantu TUHAN sebagai pahlawan."

Pasal 5 ini dekat dengan Harmagedon. Magido artinya pusat tentara. Harmagedon itu adalah pusat mobilisasi tentara untuk melawan Tuhan. Sekarang kita melihat keadaan dunia semakin runyam, Iblis sekarang ini berupaya memusatkan kekuatan untuk melawan Tuhan.

Orang Meros tidak mau membantu Tuhan. Meros artinya mengungsi, kalau kita tidak mau melayani Tuhan maka sekalipun mengungsi kemanapun tetap kena kutuk oleh Tuhan. Saya tidak mau jemaat Tuhan kena kutuk, yakni masuk 3,5 tahun aniaya antikristus.

Mari kita melayani Tuhan, menyapu gereja jangan kita anggap enteng. Apapun yang kita kerjakan untuk pelayanan Tuhan itu indah di mataNya. Inilah tanda kita mengabdi. Kita harus mencari-cari apa yang kita kerjakan untuk Tuhan.

Seringkali umat Tuhan terbentur untuk melayani Tuhan dan mengurungkan niatnya sebab hanya melihat pribadi manusia, melihat gembala dan isteri gembala. Orang itu tidak melihat Siapa Pribadi yang dilayani oleh gembala itu.
Buktikan bahwa kita ini adalah orang yang mengabdi pada Tuhan Yesus satu-satunya Raja kita. Bukan hanya sebagai Raja tetapi juga Mempelai Laki-laki Sorga dan kita adalah calon Mempelai WanitaNya. Masih pacaran saja karena cintanya maka apa saja yang diminta oleh pacarnya pasti dia buatkan. Kenapa kita tidak cinta kepada Tuhan. Lakukanlah ini semua sebagai bukti bahwa Yesus adalah Raja kita. Dia bukan hanya Raja yang akan datang tetapi sejak dari purbakala Dia adalah Raja.

Mazmur 145:13
145:13 Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Zakharia 14:10
14:10 Seluruh negeri ini akan berubah menjadi seperti Araba-Yordan, dari Geba sampai ke Rimon di sebelah selatan Yerusalem. Tetapi kota itu akan menjulang tinggi dan tetap tinggal di tempatnya, dari pintu gerbang Benyamin sampai ke tempat pintu gerbang yang dahulu, yakni sampai ke pintu gerbang Sudut, dan dari menara Hananeel sampai ke tempat pemerasan anggur raja.

Di sini kita melihat kekuasaan Ilahi yang bisa merubah panorama yang hancur (rusak) menjadi indah kembali. Disebutkan Araba Yordan, itulah lembah Yordan yang dirubah oleh Tuhan. Kalau bumi ini, gunung, lembah dan panorama bisa Tuhan rubah, masakan kita tidak bisa Dia rubah. Bagi Tuhan tidak ada yang mustahil asal kita mau datang kepada Dia.

Apa yang disebutkan dalam Zakharia 14:10 sudah dinubuatkan oleh Yeremia.
Yeremia 33:9
33:9 Dan kota ini akan menjadi pokok kegirangan: ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku di depan segala bangsa di bumi yang telah mendengar tentang segala kebajikan yang Kulakukan kepadanya; mereka akan terkejut dan gemetar karena segala kebajikan dan segala kesejahteraan yang Kulakukan kepadanya.

Ini sudah digagas oleh Tuhan jauh-jauh hari kepada orang Israel tetapi orang Israel gagal. Ini adalah gagasan Tuhan atau program Tuhan untuk kita.
Yeremia 13:11
13:11 Sebab seperti ikat pinggang melekat pada pinggang seseorang, demikianlah tadinya segenap kaum Israel dan segenap kaum Yehuda Kulekatkan kepada-Ku, demikianlah firman TUHAN, supaya mereka itu menjadi umat, menjadi ternama, terpuji dan terhormat bagi-Ku. Tetapi mereka itu tidak mau mendengar."

Ini yang Tuhan mau lakukan pada orang Israel, namun umat Israel gagal. Dalam Yeremia pasal 33 ini dipulihkan oleh Tuhan. Tuhan menggarap kita semua untuk hormat bagiNya.

Ketika belum menikah, ketika duduk kita biasa-biasa saja. Tetapi setelah menikah maka suami yang duduk di samping isteri itu adalah kebanggaannya. Kita ini mau menjadi isteri Anak Domba Allah, kenapa kita tidak bergirang. Dalam Yeremia 13:11 orang Israel tidak mau dijadikan terhormat, berarti roh ini bergentayangan sampai hari ini. Semoga saudara tidak dihinggapi roh seperti ini dan saudara mau. Kalau tadinya kita melanggar karena kita tidak mengerti, sekarang Tuhan mau memulihkan kita.

Yeremia 33:10
33:10 Beginilah firman TUHAN: Di tempat ini, yang kamu katakan telah menjadi reruntuhan tanpa manusia dan tanpa hewan, di kota-kota Yehuda dan di jalan-jalan Yerusalem yang sunyi sepi itu tanpa manusia, tanpa penduduk dan tanpa hewan,

Hewan itu adalah sarana untuk ibadah orang Israel. Tanpa manusia dan tanpa hewan itu menggambarkan manusia sudah tidak suka beribadah.

Yeremia 33:11
33:11 akan terdengar lagi suara kegirangan dan suara sukacita, suara pengantin laki-laki dan suara pengantin perempuan, suara orang-orang yang mengatakan: Bersyukurlah kepada TUHAN semesta alam, sebab TUHAN itu baik, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!, sambil mempersembahkan korban syukur di rumah TUHAN. Sebab Aku akan memulihkan keadaan negeri ini seperti dahulu, firman TUHAN.

Jangan tunggu kapan, sekarang ini suara itu diperdengarkan. Kita berbahagia, kita bersyukur kepada Tuhan kalau kita bisa mendengar suara Pengantin Laki-laki Sorga dan suara pengantin perempuan yang disuarakan dari belakang mimbar, itulah Kabar Mempelai. Suara inilah yang kita dengar dan akan memuncak di Yerusalem Baru.

Kota itu menjulang tinggi, di Yerusalem ada gunung yang menjulang tinggi.
Mikha 4:1-2
4:1 Akan terjadi pada hari-hari yang terakhir: gunung rumah TUHAN akan berdiri tegak mengatasi gunung-gunung dan menjulang tinggi di atas bukit-bukit; bangsa-bangsa akan berduyun-duyun ke sana,
4:2 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."

Yeremia 33:12-13
33:12 Beginilah firman TUHAN semesta alam: Di daerah ini, yang sudah menjadi reruntuhan, tanpa manusia dan tanpa hewan, dan di segala kotanya akan ada lagi padang rumput bagi gembala-gembala yang membaringkan kambing domba di situ.
33:13 Di kota-kota Pegunungan, di kota-kota Daerah Bukit, di kota-kota Tanah Negeb, di daerah Benyamin, di sekitar Yerusalem dan di kota-kota Yehuda, kambing domba akan lewat lagi dari bawah tangan orang yang menghitungnya, demikianlah firman TUHAN."

Ketika suara Mempelai Laki-laki dan suara Mempelai Perempuan diperdengarkan, suasananya puji syukur maka disitulah nikmatnya penggembalaan dan umat Tuhan mulai dihitung Tuhan. Yang masuk hitungan adalah orang pilihan Tuhan.
Ketika itu lembah Yordan akan dirubah oleh Tuhan seperti taman Eden. Dalam Kejadian pasal 13 Lot melihat ke Araba Yordan. Dia tidak tahu orang yang berdomisili di sana adalah orang-orang yang jahat lalu Lot tinggal di sana. Saudara melihat kelakuan orang Sodom, Gomora dan Seboim serta yang ada di sekitarnya itu jahat tetapi Tuhan mengatakan “Aku akan merubah”. Sejahat apappun kita di masa lampau, kalau kita mau datang kepada Tuhan maka Tuhan akan merubah kita.

Jangan sampai kita menjadikan Yesus orang kedua atau orang ketiga, tetapi jadikan Dia sebagai satu-satunya yang ada dalam hatimu. Kalau Yesus satu-satunya sebagai Raja kita maka itu bisa dirasakan oleh suami, oleh isteri dan anak-anak kita.

Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar