20160317

Kebaktian PA Kitab Rut, Kamis 17 Maret 2016 Pdt. Bernard Legontu


Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Rut 3:8-18
3:8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.
3:9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."
3:10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
3:11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.
3:12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
3:13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi."
3:14 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."
3:15 Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu." Lalu ditadahkannya selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang itu. Sesudah itu pergilah Boas ke kota.
3:16 Setelah perempuan itu sampai kepada mertuanya, berkatalah mertuanya itu: "Bagaimana, anakku?" Lalu diceritakannyalah semua yang dilakukan orang itu kepadanya
3:17 serta berkata: "Yang enam takar jelai ini diberikannya kepadaku, sebab katanya: Engkau tidak boleh pulang kepada mertuamu dengan tangan hampa."
3:18 Lalu kata mertuanya itu: "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."

Apa yang kita baca ini bernubuat untuk kita. Ini sejarah riwayat hidup Rut, kisah Boas serta keluarga Naomi dan Elimelekh mengandung nubuatan dan pembelajaran untuk kita. Naomi sebagai seorang penganjur atau seorang pemimpin, sangat memegang peran untuk berhasilnya Rut masuk dalam perlindungan dan kebahagiaan.

Antara Naomi dan Rut hubungan mereka sebagai pemimpin dan yang dipimpin tetapi mereka satu keluarga. Kita ini di dalam keluarga Allah, ada orang yang ditetapkan sebagai pemimpin dan ada orang yang dipimpin dan kita ada pertalian darah. Dalam hal ini kita diikat oleh darah Yesus.
Peran dari pemimpin
1.      Mengerti kehendak Allah
Peran sebagai seorang pemimpin yang akan memimpin keluarga Allah, yang diperlihatkan di sini bahwa dia adalah seorang pemimpin yang paham membaca situasi, paham tentang waktu di mana kita berada. Untuk kita sekarang ini, pemimpin itu harus paham membaca situasi dunia saat ini, dikaitkan dengan Firman Allah.

Kami sebagai pemimpin atau penganjur harus bisa memahami keadaan dunia akhir zaman, kemudian direverensikan dengan Firman Allah. Kalau seorang pemimpin melihat situasi dunia ini lalu tidak bisa melihat nubuatan Firman Allah maka itu sangat berbahaya, baik untuk yang memimpin maupun yang dipimpin.

Sebagai orang yang dipercaya memimpin keluarga Allah, yang harus kami pahami adalah situasi kita sekarang dalam nubuatan Firman Allah. Bukan kebetulan kita berada pada zaman teknologi komunikasi yang begitu canggih.

Dulu Naomi dipercayakan memimpin Rut. Sekarang Rut menggambarkan gereja Tuhan, harus ada pemimpin-pemimpin gereja Tuhan yang berkarakteristik pemahaman seperti ini. Pemimpin menunjukkan apa yang harus dibuat dan apa yang harus ditanggalkan.

Rasul Paulus telah menulis ini, apalagi untuk kita yang telah ada pada fakta yang nyata.
Efesus 5:16
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Arti dari ayat ini untuk kita adalah agar jangan sampai kita terbuai dan terbawa arus dengan kejahatan. Kejahatan di dalam dunia akhir zaman ini yang paling terasa adalah di dalam nikah rumah tangga. Ini harus bisa kami baca sebagai pemimpin dan tidak boleh ditolerir. Harus diberi pembahasan kepada gereja Tuhan apa tujuan nikah yang dibangun oleh Tuhan.

Efesus 5:17
5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Ajaran dalam kitab Rut ini mengarahkan Rut masuk dalam nikah. Kehendak Allah adalah seperti kita masuk dalam nikah yang rohani. Ini harus dipahami oleh seorang penganjur untuk arahkan yang dipimpin.

Dalam Yohanes pasal 4, untuk membenahi nikah lebih panjang dibandingkan untuk membenahi ibadah. Kejahatan yang paling hebat di dunia ini yang tidak bisa dihitung secara statistik yaitu kehancurannya/ kejahatan di dalam nikah. Pembangunan istana Salomo selama 13 tahun, sedangkan pembangunan Bait Suci selama 7 tahun. Lebih banyak waktu untuk membenahi nikah daripada ibadah. Makanya jangan bermain-main soal nikah karena itu berkaitan dengan ibadah.
I Raja-raja 6:38; 7:1
6:38 dan dalam tahun yang kesebelas, dalam bulan Bul, yaitu bulan kedelapan, selesailah rumah itu dengan segala bagian-bagiannya dan sesuai dengan segala rancangannya; jadi tujuh tahun lamanya ia mendirikan rumah itu.
7:1 Salomo mendirikan istananya sampai tiga belas tahun lamanya, barulah selesai seluruh istananya itu.

Seorang pemimpin, seorang penganjur harus bisa membaca situasi dunia akhir zaman ini dan harus bisa mereferensikan dengan Firman Allah lalu ditunjukkan jalan keluarnya. Bukan hanya persekutuan di dalam nikah tetapi juga persekutuan kita dengan Tuhan harus dipahami, apa yang sedang bergerak mengganggu hati anak muda, mengganggu hati remaja, mengganggu hati suami, mengganggu hati isteri, mengganggu hati kakek dan nenek dan semuanya. Yang mengganggu itu adalah demon-demon yang mau menggagalkan kita masuk dalam nikah yang rohani.

Pelajaran dalam kitab Rut ini mengarahkan Rut masuk pada nikah yang rohani. Oleh penganjur/ pemimpin kita, mau mengarahkan kita pada nikah dengan Kristus. Kalau gembala tidak memahami ini maka Firman yang disampaikan biasa saja tetapi tidak jelas arahnya ke mana.

Lahir baru itu sudah bagus, itu adalah bagaikan garis start. Tetapi jangan berhenti di situ harus dibaharui terus menerus.
Kolose 3:10
3:10 dan telah mengenakan manusia baru yang terus-menerus diperbaharui untuk memperoleh pengetahuan yang benar menurut gambar Khaliknya;

Jangan karena pemimpin tidak tahu dan hanya puas di garis start. Dia tidak tahu mau ke mana mengarahkan. Oleh sebab itu jangan sampai jatuh di tangan pemimpin yang salah mengasuh.

Kami pemimpin bukan hanya asal khotbah dan berbicara tentang berkat-berkat. Untuk apa kami gembala mengadakan konfrontasi dengan jemaat, tetapi kalau Firman yang disampaikan terdengar keras tujuannya untuk mengarahkan Rut-Rut akhir zaman bertemu dengan Boas, untuk mengarahkan kita semua masuk dalam nikah yang rohani.

Efesus 5:16
5:16 dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat.

Ayat ini ditulis lebih 2000 tahun yang lampau, itu sudah disebutkan waktu yang jahat. Sekarang kita ada dalam situasi di mana dosa kejahatan makin membludak, kalau kita tidak mengerti kehendak Allah maka hancurlah kita sebab ikut digulung oleh suasana kejahatan. Kehendak Tuhan yang paling puncak adalah nikah yang sempurna antara Kristus dengan gereja. Sebab itu kejahatan yang paling puncak di akhir zaman ini adalah kejahatan di dalam nikah (rumah tangga).

Efesus 5:17
5:17 Sebab itu janganlah kamu bodoh, tetapi usahakanlah supaya kamu mengerti kehendak Tuhan.

Kehendak Tuhan yang puncak adalah membawa gereja Tuhan dengan Tuhan Yesus.

2.      Memberi arah
Setelah kita mengerti kehendak Tuhan maka yang kedua adalah memberi arah, di sini Naomi terhadap Rut. Seorang penganjur/ pemimpin bertujuan untuk menyatukan keluarga Allah dan menuntun pada sasaran yang tepat.

Yang memegang remote kontrol atas Rut adalah Naomi. Arah harus jelas di benak dan ucapan dari seorang pemimpin (Naomi).
Rut 3:4
3:4 Jika ia membaringkan diri tidur, haruslah engkau perhatikan baik-baik tempat ia berbaring; kemudian datanglah dekat, singkapkanlah selimut dari kakinya dan berbaringlah di sana. Maka ia akan memberitahukan kepadamu apa yang harus kaulakukan."

Langkah arahan yang diberikan oleh Naomi kepada Rut, ini bagaikan brifing seorang komandan kepada bawahannya.
a)      Perhatikan tempat berbaring artinya tempat yang ada ketenangan
b)      Datanglah dekat artinya bawa diri mendekat masuk pada suasana ketenangan.
c)      Singkapkanlah selimut artinya bila dalam ketenangan kita mendekat maka kita akan satu jubah, satu selimut dengan Tuhan Yesus (Boas).
Yesaya 6:1
6:1 Dalam tahun matinya raja Uzia aku melihat Tuhan duduk di atas takhta yang tinggi dan menjulang, dan ujung jubah-Nya memenuhi Bait Suci.

Raja yang duduk di atas takhta itu, kerajaanNya ada suasana ketenangan. JubahNya menutupi Bait Allah berarti umat Tuhan mendekat, sehingga menjadi satu jubah dengan Tuhan Yesus.

Jangan lain jubah, jubah Tuhan itu adalah kebenaran Allah. Jangan itu kita otak atik dan mendirikan kebenaran manusia. Ada orang yang membangun kebenaran manusia dan jubah Allah yaitu kebenaran Allah dia abaikan.
Roma 10:1-3
10:1 Saudara-saudara, keinginan hatiku dan doaku kepada Tuhan ialah, supaya mereka diselamatkan.
10:2 Sebab aku dapat memberi kesaksian tentang mereka, bahwa mereka sungguh-sungguh giat untuk Allah, tetapi tanpa pengertian yang benar.
10:3 Sebab, oleh karena mereka tidak mengenal kebenaran Allah dan oleh karena mereka berusaha untuk mendirikan kebenaran mereka sendiri, maka mereka tidak takluk kepada kebenaran Allah.

Ternyata ada orang yang beribadah mendirikan kebenaran dirinya sendiri (manusia) dan tidak takluk pada kebenaran Allah, berarti jubah Allah tidak dia pakai. Ini hal yang kita jaga, yang Tuhan percayakan kepada kita. Kebesaran Allah, kebenaran Allah, kesucian Allah, biarlah mengalir dalam kehidupan kita.

Tidak dapat disangkal bila kita melihat orang-orang yang mendirikan kebenaran diri mereka sendiri, mereka sangat giat. Apa bisa dibenarkan oleh Tuhan kalau seperti itu. Kalau kebenaran manusia yang kita dirikan dan kebenaran Allah kita sisihkan maka kegiatan kita sia-sia.

Kita harus giat tetapi didudukung oleh kebenaran Allah. Kalau sekarang kita sudah ada di dalam kebenaran Allah lalu tidak giat itu sama saja tidak ada dalam kebenaran Allah. Kegiatan kita harus ditopang oleh kebenaran Allah. Itu yang dikerjakan oleh Rut (gereja Tuhan).

Oleh pantauan Naomi dia tahu di mana Boas berbaring. Ternyata Boas berbaring di ujung timbunan jelai. Artinya dimana ada kelimpahan Firman maka di situ ada ketenangan, di situ ada jubah kebenaran, di situ ada Yesus (Boas).

Rut 3:5
3:5 Lalu kata Rut kepadanya: "Segala yang engkau katakan itu akan kulakukan."

Apa yang dianjurkan oleh Naomi ini, Rut tanggapi dengan sikap:
a.       Ketaatan
Komitmen Rut luar biasa dan ini adalah komitmen Mempelai. Jadi roh Mempelai dalam diri kita harus ada dalam suasana ini yaitu ada roh ketaatan. Gereja Tuhan yang dikasihi oleh Tuhan, calon Mempelai Wanita untuk Yesus (Boas) kita, di dalam dirinya ada tanda-tanda ketaatan, jangan roh membantah/ roh perlawanan. Orang seperti ini pasti dilindungi oleh Tuhan ketika antirkistus datang. Kalau tidak ada roh ketaatan maka tidak akan mendapat perlindungan.

Ketaatan ini adalah dasar. Ketika Tuhan Yesus datang untuk dibaptis oleh Yohanes ini awalnya adalah menuruti kehendak Allah (taat).
Matius 3:15
3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanes pun menuruti-Nya.

Baptisan air atau kelahiran baru ini adalah titik startnya ketaatan, tetapi jangan kita tinggal terus disitu. Kalau pemimpin matanya tidak terbuka maka dia akan diam terus disitu. Dia hanya mengejar jumlah banyak tetapi tidak tahu mau mengarahkan ke mana.
Kita taat karena kita lari kepada finish, lari pada garis akhir, benar di dalam perjalanan. Jangan kita menyimpang dan menyeleweng, arahnya tidak jelas sehingga tidak sampai di finish.
Roma 15:16
15:16 yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

Ini tanggung jawab penganjur, untuk mengarahkan umat Tuhan agar mereka berkenan ketika dipersembahkan kepada Tuhan.

Roma 15:17-18
15:17 Jadi dalam Kristus aku boleh bermegah tentang pelayananku bagi Allah.
15:18 Sebab aku tidak akan berani berkata-kata tentang sesuatu yang lain, kecuali tentang apa yang telah dikerjakan Kristus olehku, yaitu untuk memimpin bangsa-bangsa lain kepada ketaatan, oleh perkataan dan perbuatan,

Ini adalah arahan dari penganjur dan itu betul-betul ditaati oleh Rut. Kalau ada roh Mempelai pasti taat. Kalau tidak ada roh Mempelai maka hidup aras-arasan karena tidak ada ketaatan.

b.      Kerendahan hati
Rut 3:9
3:9 Bertanyalah ia: "Siapakah engkau ini?" Jawabnya: "Aku Rut, hambamu: kembangkanlah kiranya sayapmu melindungi hambamu ini, sebab engkaulah seorang kaum yang wajib menebus kami."

Rut merendahkan diri dan menempatkan diri sebagai hambanya Boas. Mendengar itu Boas malah mengangkat Rut dan menyebut dia “anakku” sampai dua kali, berarti dia ditinggikan luar biasa.
Rut 3:10-11
3:10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.
3:11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.

Orang yang merendahkan diri pasti ditinggikan dan orang yang meninggikan diri pasti direndahkan, itu adalah konsep Sorga.
Yakobus 4:6,10
4:6 Tetapi kasih karunia, yang dianugerahkan-Nya kepada kita, lebih besar dari pada itu. Karena itu Ia katakan: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
4:10 Rendahkanlah dirimu di hadapan Tuhan, dan Ia akan meninggikan kamu.
Ayo kita menghadap Tuhan, melayani Tuhan, beribadah Tuhan dengan sikap merendahkan diri, maka nanti kita akan ditinggikan oleh Tuhan.

c.       Memiliki kasih yang bertambah
Rut 3:10
3:10 Lalu katanya: "Diberkatilah kiranya engkau oleh TUHAN, ya anakku! Sekarang engkau menunjukkan kasihmu lebih nyata lagi dari pada yang pertama kali itu, karena engkau tidak mengejar-ngejar orang-orang muda, baik yang miskin maupun yang kaya.

Kasih Rut lebih lagi, berarti kasihnya bertambah-tambah. Kasih kita kepada Tuhan harus semakin bertambah-tambah. Jangan malah berkurang sehingga akhirnya sampai pada titik nol, kasih menjadi dingin.

Kasih manusia pada umumnya seperti kasih hewan yaitu kasih Eros (kasih hawa nafsu), itu harus ditanggalkan. Setelah di dalam Tuhan kasih itu meningkat menjadi kasih Fileo (kasih persahabatan). Namun itu harus ditingkatkan sampai pada kasih Agape yaitu kasih Allah, artinya bisa mengasihi Tuhan dan sesama walau bagaimanapun. Itulah kasih yang bertambah-tambah. Kasih suami kepada isteri, harus mengasihi walau bagaimanapun, kasih isteri kepada suami, harus mengasihi walau bagaimanapun. Harus timbal balik, jangan hanya menuntut sepihak.

Boas ini sudah lebih tua, ini menunjuk “kasih yang tua” yaitu kasih Agape. Rut tidak mengejar orang-orang muda berarti tidak tinggal pada kasih yang muda, tidak tinggal pada kasih Fileo apalagi kasih Eros, tetapi pada kasih tua itulah kasih Agape.

d.      Mempunyai perangai baik sehingga memukau orang-orang Betlehem.
Rut 3:11
3:11 Oleh sebab itu, anakku, janganlah takut; segala yang kaukatakan itu akan kulakukan kepadamu; sebab setiap orang dalam kota kami tahu, bahwa engkau seorang perempuan baik-baik.

Sekalipun Rut orang Moab (asing) tetapi orang rindu kepadanya sebab perangainya baik. Ini menjadi kesaksian bagi orang-orang Betlehem. Di mana kita berada, biarlah orang lain melihat perangai kita yang baik.
Filipi 4:5
4:5 Hendaklah kebaikan hatimu diketahui semua orang. Tuhan sudah dekat!

Jadi empat hal ini yang nyata pada diri Rut ketika dia menerima anjuran dari pemimpin itu. Karena Rut memiliki empat hal ini maka Rut mendapatkan 5 ganjaran/ menerima 5 berkat.
a)      Mendapat penebusan
Rut 3:12-13
3:12 Maka sekarang, memang aku seorang kaum yang wajib menebus, tetapi walaupun demikian masih ada lagi seorang penebus, yang lebih dekat dari padaku.
3:13 Tinggallah di sini malam ini; dan besok pagi, jika ia mau menebus engkau, baik, biarlah ia menebus; tetapi jika ia tidak suka menebus engkau, maka akulah yang akan menebus engkau, demi TUHAN yang hidup. Berbaring sajalah tidur sampai pagi."

Ayat 12 dan 13 ini menunjukkan penebusan kepada Rut. Kita sudah mendapatkan penebusan dari Kristus supaya kita yang sudah mati mendapatkan kehidupan, dari bangsa kafir menjadi umat Tuhan. Ini juga yang dirasakan oleh Rut. Pasal satu dan dua, Rut sudah ada pada keluarga Allah. Tetapi pada pasal tiga ini adalah pembahasan jaminan bahwa akhirnya penebusan terhadap Rut ini benar-benar sah. Bukan hanya dia sah sebagai umat Israel tetapi dia sah menjadi isteri Boas.

Jadi penebusan yang  kita nikmati bukan hanya sampai pada Yesus mati di Golgota untuk menebus kita orang berdosa. Kita harus ada pada hasil akhir (puncak). Banyak orang mengatakan sudah ditebus oleh Tuhan Yesus dan sudah lahir baru tetapi di mana wujud puncaknya nanti. Puncak nilai penebusan kita raih ketika kita duduk bersanding dengan Tuhan Yesus.

Yeremia 23:23
23:23 Masakan Aku ini hanya Allah yang dari dekat, demikianlah firman TUHAN, dan bukan Allah yang dari jauh juga?

Rut ini bangsa yang jauh tetapi memiliki Allahnya Boas dan Boas betul-betul menjadi suaminya. Allah Bapa Sorgawi yang mempunyai kehidupan kita mempunyai rencana untuk PuteraNya yang tunggal ini memiliki Mempelai Wanita. Biarlah saudara dan saya adalah orang yang memiliki ciri Mempelai untuk menjadi tubuh Tuhan Yesus Kristus.

b)      Mendapatkan pembukaan rahasia Allah.
Rut 3:14
3:14 Jadi berbaringlah ia tidur di sebelah kakinya sampai pagi; lalu bangunlah ia, sebelum orang dapat kenal-mengenal, sebab kata Boas: "Janganlah diketahui orang, bahwa seorang perempuan datang ke tempat pengirikan."

Artinya di sini Rut yang menunjuk kehidupan gereja Tuhan, diberi jaminan dalam pembukaan rahasia mempelai. Ini tidak dibukakan kepada orang secara umum.
Lukas 8:9-10
8:9 Murid-murid-Nya bertanya kepada-Nya, apa maksud perumpamaan itu.
8:10 Lalu Ia menjawab: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi kepada orang-orang lain hal itu diberitakan dalam perumpamaan, supaya sekalipun memandang, mereka tidak melihat dan sekalipun mendengar, mereka tidak mengerti.

Ada yang dibukakan rahasia Mempelai ada yang tidak. Kalau rahasia Mempelai dibukakan kepada kita maka itu harus kita hargai, harus kita syukuri dan berterima kasih kepada Tuhan setinggi-tingginya. Rahasia Mempelai hanya diketahui orang khusus. Kepada orang Israel saja tidak dibukakan rahasia Firman tetapi kepada kita bangsa kafir dibukakan rahasia Firman.
Roma 3:1-3
3:1 Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat?
3:2 Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama: sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah.
3:3 Jadi bagaimana, jika di antara mereka ada yang tidak setia, dapatkah ketidaksetiaan itu membatalkan kesetiaan Allah?

Kolose 1:27
1:27 Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!

c)      Dia berada pada naungan puncak penggembalaan Mempelai Laki-laki Sorga
Rut 3:8
3:8 Pada waktu tengah malam dengan terkejut terjagalah orang itu, lalu meraba-raba ke sekelilingnya, dan ternyata ada seorang perempuan berbaring di sebelah kakinya.

Rut berada satu jubah dengan Boas berarti dia membawa dirinya pada puncak penggembalaan yang bernuansa mempelai.

Rut 3:7
3:7 Setelah Boas habis makan dan minum dan hatinya gembira, datanglah ia untuk membaringkan diri tidur pada ujung timbunan jelai itu. Kemudian datanglah perempuan itu dekat dengan diam-diam, disingkapkannyalah selimut dari kaki Boas dan berbaringlah ia di situ.

d)      Selendang Rut diisi dengan 6 takar jelai
Rut 3:15
3:15 Lagi katanya: "Berikanlah selendang yang engkau pakai itu dan tadahkanlah itu." Lalu ditadahkannya selendang itu. Kemudian ditakarnyalah enam takar jelai ke dalam selendang itu. Sesudah itu pergilah Boas ke kota.

Tindakan Boas yang berikut terhadap Rut adalah mengisi selendang Rut dengan 6 takar jelai. Ini adalah bukti ikatan kepala dan tubuh.

Sekarang ini apa yang harus kita gumuli? Kita harus bergumul untuk meraih ikatan kepala dengan tubuh dan jangan sampai putus. Ini berbalik menjadi kesaksian bagi si penganjur.
Rut 3:16
3:16 Setelah perempuan itu sampai kepada mertuanya, berkatalah mertuanya itu: "Bagaimana, anakku?" Lalu diceritakannyalah semua yang dilakukan orang itu kepadanya
3:17 serta berkata: "Yang enam takar jelai ini diberikannya kepadaku, sebab katanya: Engkau tidak boleh pulang kepada mertuamu dengan tangan hampa."

Betapa riang gembiranya penganjur melihat keberhasilan siapa yang dia pimpin. Ternyata bertaut hubungannya dengan gembala dan ada bukti yang dia bawa pulang. Ini adalah bagian kesukaan dari gembala, dari pemimpin (penganjur), kalau dia melihat bahwa apa yang dia ajarkan itu berhasil. Itu adalah mahkota dari gembala.
I Tesalonika 2:19-20
2:19 Sebab siapakah pengharapan kami atau sukacita kami atau mahkota kemegahan kami di hadapan Yesus, Tuhan kita, pada waktu kedatangan-Nya, kalau bukan kamu?
2:20 Sungguh, kamulah kemuliaan kami dan sukacita kami.

Jadi Naomi bersuka cita melihat ada 6 takar di bawa oleh Rut, berarti dia berhasil. Pelayanan hamba Tuhan tidak sia-sia karena jemaat berhasil diarahkan untuk menjadi Tubuh Kristus Mempelai Wanita Tuhan, itulah sasaran kami.

Bapak Pdt. In Yuwono berseru dari mimbar “kita sebagai pemberita harus memberitakan berangkat dari II Korintus 11:2, jangan keluar dari situ”. Berarti tujuannya supaya kami sebagai pemberita mendorong jemaat untuk menjadi Mempelai Wanita. Itu kami gumuli dan upayakan lewat Firman, Roh dan Kasih Allah. Kalau tidak jelas mengarahkan maka tidak menjadi mahkota, tidak menjadi kemuliaan.

Rasul Paulus langsung melihat jauh ke depan bahwa hasil pelayanan dari hamba Tuhan adalah mahkota kemuliaan bagi hamba Tuhan itu sendiri.

e)      Mempelai Laki-laki Sorga beraktivitas untuk kepentingan kita
Rut 3:18
3:18 Lalu kata mertuanya itu: "Duduk sajalah menanti, anakku, sampai engkau mengetahui, bagaimana kesudahan perkara itu; sebab orang itu tidak akan berhenti, sebelum diselesaikannya perkara itu pada hari ini juga."

Kalau kita sudah mengkondisikan diri seperti 4 hal tadi maka Mempelai laki-laki sorga akan meningkatkan aktifitasNya untuk kita. Tuhan Yesus berjerih lelah untuk kepentingan kita dan pasti ada hasilnya.

Yesaya 62:11-12
62:11 Sebab inilah yang telah diperdengarkan TUHAN sampai ke ujung bumi! Katakanlah kepada puteri Sion: Sesungguhnya, keselamatanmu datang; sesungguhnya, mereka yang menjadi upah jerih payah-Nya ada bersama-sama Dia dan mereka yang diperoleh-Nya berjalan di hadapan-Nya.
62:12 Orang akan menyebutkan mereka "bangsa kudus", "orang-orang tebusan TUHAN", dan engkau akan disebutkan "yang dicari", "kota yang tidak ditinggalkan".

Sampai detik ini Tuhan Yesus tetap berjerih payah untuk kita. Dia tidak akan diam, artinya rencana Tuhan tidak akan mungkin digagalkan oleh siapapun.

Kalau orang Kristen tidak menghargai Firman itu sudah keterlaluan. Tuhan sudah membukakan rahasiaNya kepada kita, tanggapilah dengan serius. Dikatakan Rut tinggal berdiam diri, berarti kita menaruh pengharapan bahwa Boas berupaya untuk menebus dan mendapatkan dia. Itulah upaya Tuhan untuk kita gereja Tuhan yaitu memiliki kita untuk selama-lamanya.

Tuhan Memberkati.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar