20160306

Kebaktian Umum, Minggu 6 Maret 2016 Pdt. Bernard Legontu


Penyerahan anak

Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.


Usia 12 tahun ke bawah adalah usia untuk diserahkan. Ukurannya adalah ketika Yesus berusia 12 tahun di Bait Allah, Ia masih dalam pengawasan orang tuanya.

Ini adalah pengalaman raja Daud sekaligus menubuatkan tentang pribadi Yesus.
Mazmur 22:10-11
22:10 Ya, Engkau yang mengeluarkan aku dari kandungan; Engkau yang membuat aku aman pada dada ibuku.
22:11 Kepada-Mu aku diserahkan sejak aku lahir, sejak dalam kandungan ibuku Engkaulah Allahku.

Ayat 2 adalah ucapan Yesus ketika di salib dan dalam suasana gelap. Ayat 17 dan 19 juga berbicara tentang Yesus disalibkan di mana pakaiannya dibagi dan jubahnya diundi.
Mazmur 22:2,17,19
22:2 Allahku, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku? Aku berseru, tetapi Engkau tetap jauh dan tidak menolong aku.
22:17 Sebab anjing-anjing mengerumuni aku, gerombolan penjahat mengepung aku, mereka menusuk tangan dan kakiku.
22:19 Mereka membagi-bagi pakaianku di antara mereka, dan mereka membuang undi atas jubahku.

Bila ibu hamil biasakan ada dialog dengan bayi dalam kandungan. Secara batin bayi itu akan mengerti sebab komunikasi itu adalah komunikasi dalam Firman. Lewat Firman ada kontak antara ibu dan bayi. Ibu hamil jangan memaki-maki, nanti anak yang lahir itu akan seperti itu dan itu tanggung jawabmu! Ibu hamil biasakanlah membawa suasana yang nyaman di dalam rumah tangga.

Mazmur 22:12
22:12 Janganlah jauh dari padaku, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong.

Ketika isteri (ibu) mau melahirkan, jangan sering dihantui kekuatiran, jika kuatir, serahkan kepada Tuhan. Mengapa? Sebab Tuhan yang bertanggung jawab di situ. Dia yang menciptakan kandungan, Dia yang mengisi kandungan dan Dia yang akan membuka kandungan asalkan komunikasi nikah itu harmonis dengan Tuhan. Kalau korslate hubungan dengan Tuhan maka itu masalah, itu sebabnya harus rekonsiliasi dengan Tuhan.

Kalau kelak kaum muda menikah dan diberikan Tuhan buah nikah, dengarkan Firman Tuhan ini. Pengaruh suasana nikahmu mempengaruhi kandungan isterimu. Pengaruh suasana hati dan ucapan ibu itu mempengaruhi anak dalam kandungannya.

Penyerahan anak itu adalah tanggung jawab orang tua, bukannya anak itu dipercik air lalu dikatakan itu dibaptis. Di dalam Matius pasal 19 dan Markus pasal 10, diceritakan tentang penyerahan. Jangan kita coba menambah dan mengurangi Firman Tuhan! Dalam Alkitab ada 5 tempat dikatakan jangan menambah dan mengurangi Firman Tuhan. Itu membuktikan bahwa Allah itu menghormati dan menghargai FirmanNya. Ada resikonya menambah dan mengurangi Firman Allah.
Wahyu 22:18-19
22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Firman Tuhan itu murni dan sudah teruji, tidak usah ditambah dan dikurangi lagi.
Amsal 30:5-6
30:5 Semua firman Allah adalah murni. Ia adalah perisai bagi orang-orang yang berlindung pada-Nya.
30:6 Jangan menambahi firman-Nya, supaya engkau tidak ditegur-Nya dan dianggap pendusta.

Kalau kita jauh dari Allah maka kita lepas dari perlindunganNya karena hanya Tuhan yang bisa menolong.
Mazmur 22:12
22:12 Janganlah jauh dari padaku, sebab kesusahan telah dekat, dan tidak ada yang menolong.

Kita ini sudah mau masuk pada masa remang-remang, di depan ada sesuatu yang akan muncul yaitu aniaya antikristus selama 3,5 tahun, siapa yang mau menolong kita selain Tuhan Yesus. Oleh sebab itu orang tua harus bertanggung jawab, jangan mendorong anakmu masuk dalam aniaya antikristus karena saudara yang tidak mengerti Firman.

Biarlah kita semua terbebas dari bencana dan kita disingkirkan jauh dari mata ular. Itu tujuan kita yaitu menjadi mempelai wanita isteri Anak Domba Allah. Tidak mungkin Tuhan Yesus menjadi suami kita lalu membiarkan kita isteriNya untuk dicincang oleh antikristus. Itu sebabnya Tuhan Yesus akan menyingkirkan gerejaNya yang sempurna pada peristiwa Pharusia.

Kebaktian Umum

Zakharia 14:6-11
14:6 Maka pada waktu itu tidak akan ada lagi udara dingin atau keadaan beku,
14:7 tetapi akan ada satu hari -- hari itu diketahui oleh TUHAN -- dengan tidak ada pergantian siang dan malam, dan malampun menjadi siang.
14:8 Pada waktu itu akan mengalir air kehidupan dari Yerusalem; setengahnya mengalir ke laut timur, dan setengah lagi mengalir ke laut barat; hal itu akan terus berlangsung dalam musim panas dan dalam musim dingin.
14:9 Maka TUHAN akan menjadi Raja atas seluruh bumi; pada waktu itu TUHAN adalah satu-satunya dan nama-Nya satu-satunya.
14:10 Seluruh negeri ini akan berubah menjadi seperti Araba-Yordan, dari Geba sampai ke Rimon di sebelah selatan Yerusalem. Tetapi kota itu akan menjulang tinggi dan tetap tinggal di tempatnya, dari pintu gerbang Benyamin sampai ke tempat pintu gerbang yang dahulu, yakni sampai ke pintu gerbang Sudut, dan dari menara Hananeel sampai ke tempat pemerasan anggur raja.
14:11 Orang akan menetap di dalamnya, sebab penumpasan tidak akan ada lagi, dan Yerusalem akan tetap aman.

Dalam susunan Tabernakel, kitab nabi Zakharia terkena papan-papan jenang. Lebar papan jenang 1,5 hasta dan tinggi 10 hasta. Papan jenang berdiri sejajar baik di utara, di selatan dan di barat. Di sebelah timur tidak ada papan sebab di situ ada pintu kemah. Ini menubuatkan kepada kita bahwa gereja Tuhan adalah umat Tuhan yang disatukan oleh palang. Papan jenang ini berdiri kuat dan melekat satu dengan yang lain karena ada palang, itulah salib Tuhan Yesus.

Zakharia pasal 14 ini terkena Mezbah Dupa Emas. Ini adalah pasal terakhir di mana kita melihat hasil dari orang yang menghargai Korban Kristus dan memberi pelayanan kepada Tuhan dengan serius. Orang ini ditandai dengan roh penyerahan sepenuh (penyembahan). Penyembahan atau roh penyerahan sepenuh adalah sifat seorang isteri terhadap suaminya.

Dalam terjemahan aslinya penyembahan ini adalah Proskoneho yang artinya:
Ø  Seperti anjing menjilat kaki tuannya
Ø  Seperti seorang isteri menyerah penuh kepada suaminya

Jadi gereja Tuhan akan sampai pada titik ini di mana gereja Tuhan akan benar-benar menikmati pengayoman dari suami atau Mempelai Laki-laki Sorga. Mereka adalah anak-anak Tuhan, umat Tuhan yang diangkat dari status anak menjadi Mempelai Wanita. Tujuan kita beribadah adalah untuk mencapai predikat ini yaitu menjadi isteri Anak Domba Allah.

Gereja Tuhan belum ada yang sempurna tetapi Tuhan sudah menyebut diriNya “Aku Suamimu yang telah menebus engkau”.
Yesaya 54:5
54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.
Dikatakan Tuhan Yesus ini adalah pencipta langit dan bumi. Tuhan tidak membalik, yang disebut langit dulu baru bumi. Jadi kita harus mengutamakan dulu yang langit berarti yang rohani baru yang bumi itulah yang jasmani. Kalau kita umat Tuhan, utamanya kami hamba Tuhan, yakin status Tuhan seperti itu dan kita menempatkan diri pada status yang dikehendaki maka kita tidak usah kuatir di dunia yang fana ini, apa yang mau kita makan dan yang mau kita minum sebab Dia adalah Pencipta langit dan bumi.

Kalau saya memberitakan “Yehova Jireh, Allah yang mengadakan dari yang tidak ada menjadi ada” lalu saya dijumpai menggarap sawah dan ladang itu berarti saya mengatakan lain dan mempraktekkan yang lain, itu adalah karakter pelayan Tuhan yang tidak benar. Sidang jemaat memang harus bekerja tetapi tempatkan yang rohani lebih dari segala-galanya sehingga yang jasmani itu diberkati dan diikut sertakan oleh Tuhan.

Dikatakan Tuhan menebus kita. Dalam terjemahan aslinya ada 3 kata menebus:
Ø  Agurazo artinya ditebus dari dalam pasar bukan untuk dijual lagi.
Ø  Exagurazo artinya ditebus dari luar pasar bukan untuk dijual lagi.
Ø  Lutro artinya budak ditebus untuk diangkat menjadi anak

Pembagian ayat-ayat dalam Zakharia pasal 14:
1.      Ayat 1,3-5: Tuhan mempertontonkan kemurahanNya.
Kemurahan Tuhan ini tersimpul dalam:
Zakharia 1:14
1:14 Berkatalah kepadaku malaikat yang berbicara dengan aku itu: Serukanlah ini: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sangat besar usaha-Ku untuk Yerusalem dan Sion,

Yerusalem ini Tuhan pungut untuk menjadi isteriNya. Itu sebabnya Tuhan mempunyai gairah yang besar untuk mendapatkan Yerusalem. Ini kemurahan Tuhan.

2.      Ayat 2,12-15: Tuhan memperlihatkan murkaNya.
Jadi Tuhan menyatakan kemurahanNya dulu baru murkaNya. Kalau menolak kemurahan maka murka Tuhan akan datang. Murka Tuhan ini disimpulkan dalam:
Zakharia 1:15
1:15 tetapi sangat besar murka-Ku terhadap bangsa-bangsa yang merasa dirinya aman, yang, sementara Aku murka sedikit, telah membantu menimbulkan kejahatan.

Kalau sidang jemaat mendapatkan pelayanan Tuhan lewat pembukaan Firman Allah berarti Tuhan menaruh perhatian pada jemaat. Tetapi kalau tidak ada pembukaan rahasia Firman Allah berarti tidak jelas perhatian Tuhan di situ. Tuhan membuka isi hatiNya kepada gereja Tuhan di penghujung akhir zaman ini kepada yang dapat dipercayai asal menerima dan mengerti status kita sebagai umat Tuhan.

3.      Ayat 16-19: diberi kesempatan untuk memilih.
Kita diberikan kesempatan karena Tuhan tidak pernah menjadikan kita manusia robot yang tinggal tindis tombol maka berbuat seperti yang Tuhan mau. Tuhan adalah pribadi yang bebas. Kita diciptakan menurut peta dan teladanNya maka kita diberi kesempatan untuk memilih dengan bebas.

Pada waktu Hawa sudah mengulurkan tangan memetik buah terlarang itu, Tuhan tidak datang pegang tangan Hawa, itu terserah Hawa sebab Tuhan menciptakan Adam dan Hawa menurut peta dan teladanNya. Kita bebas, tetapi jangan salah memilih!

Kalau kita datang ke Yerusalem maka ada hujan turun. Kalau tidak mau ke Yerusalem maka tidak akan turun hujan. Artinya kalau tidak mau masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus maka tidak akan turun hujan (Firman pengajaran). Tetapi kalau mau masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus itulah Yerusalem Baru yang dipungut menjadi isteriNya, maka hujan (Firman pengajaran) akan turun.

4.      Ayat 6-11,20-21: hasil orang yang menerima kemurahan itu yaitu suasana Yerusalem Baru.
Kita akan melihat hasilnya ini, kalau ini ada di tangan saudara berarti saudara tidak salah pilih.
a)      Tidak akan ada lagi udara dingin dan keadaan beku
Waktu Tuhan menghukum orang Mesir, Tuhan mengirim hujan es yang beku melanda tanaman mereka dan manusia yang ada di luar rumah karena tidak mau patuh kepada Tuhan. Sebelum Tuhan menurunkan hujan es, Dia telah berkata “jangan tinggal di padang, larilah dan masuk ke dalam rumah”. Di luar ada hujan es tetapi di dalam rumah terlindung. Untuk menghindarkan diri kita supaya tidak kena hujan es maka kita harus masuk dalam rumah, artinya perhatikan nikahmu. Untuk masuk dalam Yerusalem Baru maka nikah perlu terbenahi, jangan sampai salah.

Keluaran 9:26
9:26 Hanya di tanah Gosyen, tempat kediaman orang Israel, tidak ada turun hujan es.

Ketika di Mesir turun hujan es, di Gosyen tidak turun hujan es. Gosyen artinya:
Ø  daerah penggembalaan
Ø  daerah segi empat, ini menunjuk Yerusalem Baru yang bentuknya segi empat.
Wahyu 21:16
21:16 Kota itu bentuknya empat persegi, panjangnya sama dengan lebarnya. Dan ia mengukur kota itu dengan tongkat itu: dua belas ribu stadia; panjangnya dan lebarnya dan tingginya sama.

Orang yang mau masuk Yerusalem Baru jangan sampai hati dan pikirannya beku secara rohani. Akhir zaman ini manusia akan ada dalam kebekuan rohani.
Matius 24:12
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Supaya kita terhindar dari suasana kebekuan rohani maka bawa diri kita dalam penggembalaan yang menyentuh persoalan nikah sehingga nikah kita terbenahi. Bukan malah nikah diceraikan kemudian dinikahkan lagi, itu seperti mempermainkan Tuhan! Kalau saya seperti itu maka saya adalah pendeta pendusta di hadapan Tuhan, saya tidak mengarahkan jemaat ke Yerusalem Baru, kalau seperti itu celaka saya di hadapan Tuhan!

Kalau ada yang mengadu pada saudara tentang nikahnya jangan saudara setujui untuk bercerai, sampaikan nasihat yang berangkat dari Firman Allah. Benci pakaiannya tetapi sayangi jiwanya.

b)      Tidak ada lagi malam, tetapi siang terus.
Itu adalah kondisi Yerusalem Baru. Kita dipungut oleh Tuhan untuk dikondisikan oleh Tuhan lewat Firman, Roh dan KasihNya seperti ini.

Apa itu gelap?
Wahyu 21:8
21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

Inilah gelap yang tidak bakal masuk di tempat terang (Yerusalem baru). Itu sebabnya dari sekarang roh ini harus dipangkas dari dalam gereja Tuhan kalau kita mau masuk dalam Yerusalem Baru menjadi Mempelai WanitaNya.

Wahyu 21:27
21:27 Tetapi tidak akan masuk ke dalamnya sesuatu yang najis, atau orang yang melakukan kekejian atau dusta, tetapi hanya mereka yang namanya tertulis di dalam kitab kehidupan Anak Domba itu.

Orang yang tertulis namanya dalam kitab kehidupan adalah orang yang berjuang memisahkan dirinya dari kegelapan. Itu sebabnya rasul Paulus menasihati orang di Filipi untuk mengingat orang-orang yang berjuang yang namanya tertulis dalam kitab Anak Domba Allah.

Kita harus berjuang melepaskan diri dari kegelapan lewat sarana yang sudah Tuhan berikan yaitu Firman pengajaran di dalam penggembalaan. Jangan berjuang buta-buta, kita harus berjuang di dalam kemurahan Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 22:15
22:15 Tetapi anjing-anjing dan tukang-tukang sihir, orang-orang sundal, orang-orang pembunuh, penyembah-penyembah berhala dan setiap orang yang mencintai dusta dan yang melakukannya, tinggal di luar.

Kalau hal ini ada pada kita maka kita tidak akan ada di Yerusalem Baru. Kekuatan Firman pengajaran di dalam gereja inilah yang memangkas hal-hal seperti ini dari kehidupan kita. Mungkin saudara mengatakan “orang tidak akan suka Firman pengajarann yang keras dan tajam”, tetapi Alkitab mengatakan satu saat orang akan menyerbu di mana ada Firman pengajaran!
Yesaya 2:3
2:3 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya, dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran dan firman TUHAN dari Yerusalem."

Mikha 4:2
4:2 dan banyak suku bangsa akan pergi serta berkata: "Mari, kita naik ke gunung TUHAN, ke rumah Allah Yakub, supaya Ia mengajar kita tentang jalan-jalan-Nya dan supaya kita berjalan menempuhnya; sebab dari Sion akan keluar pengajaran, dan firman TUHAN dari Yerusalem."

Saya tidak kaget dengan sikap orang terhadap pemberitaan Firman dan saya tidak akan surut langkah dalam memberitakan Firman. Mengapa? Sebab saya menyampaikan Firman tidak memikirkan supaya saya ada makanan tetapi pikiran Tuhan ditransfer dalam diriku bagaimana supaya jemaat bisa masuk di dalam Tubuh Kristus. Inilah pikiran kami hamba Tuhan yaitu bagaimana supaya jemaat berhasil menjadi kehidupan yang siap menerima Tuhan Yesus sebagai Kepala.

Yang dimaksud anjing-anjing dalam Wahyu 22:15 bukan anjing-anjing yang ada di luar sana yang memang harus kita waspadai sebab rabies. Tetapi yang dimaksud Firman Tuhan sebagai anjing-anjing adalah:
Filip 3:1b-2
3:1b Menuliskan hal ini lagi kepadamu tidaklah berat bagiku dan memberi kepastian kepadamu.
3:2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,

Saya takut, jangan saya mengkondisikan diri seperti itu.
Yesaya 56:9-10
56:9 Hai segala binatang di padang, hai segala binatang di hutan, datanglah untuk makan!
56:10 Sebab pengawal-pengawal umat-Ku adalah orang-orang buta, mereka semua tidak tahu apa-apa; mereka semua adalah anjing-anjing bisu, tidak tahu menyalak; mereka berbaring melamun dan suka tidur saja;
Jangan sampai saya seperti anjing bisu, sudah tahu-tahu jemaat sedang digerayangi oleh dosa kemudian saya menjadi anjing bisu yang tidak berani menggonggong sehingga kita semua tidak bisa masuk dalam Yerusalem Baru. Kalau dari belakang mimbar ini saya sebagai hamba Tuhan berani menggonggong sebenarnya berbahagia sidang jemaat. Kalau berita dari belakang mimbar ini hanya soal berkat-berkat sementara saya membiarkan dosa di dalam sidang jemaat berarti saya anjing-anjing bisu di hadapan Tuhan!

Kalau anda pergi dalam satu ibadah kemudian mendengar Firman yang keras dan tajam, jangan saudara surut langkah. Justru saudara harus berkata “terima kasih banyak Tuhan. Ini yang saya butuh, ini yang saya cari”.

Mungkin ada orang beranggapan kalau menyampaikan Firman pengajaran yang keras dan tajam jangan harap ada jiwa yang akan datang. Tetapi Alkitab sudah bernubuat bahwa orang akan berbondong-bondong mencari Firman pengajaran. Yang ada di dalam Yerusalem.

Zakharia 14:7
14:7 tetapi akan ada satu hari -- hari itu diketahui oleh TUHAN -- dengan tidak ada pergantian siang dan malam, dan malampun menjadi siang.

Berbahagia kalau kita dulu kita hidup dalam keadaan malam, dalam suasana gelap yang suasananya mati kemudian kita masuk dalam suasana terang yang suasananya hidup.
Wahyu 21:25; 22:5
21:25 dan pintu-pintu gerbangnya tidak akan ditutup pada siang hari, sebab malam tidak akan ada lagi di sana;
22:5 Dan malam tidak akan ada lagi di sana, dan mereka tidak memerlukan cahaya lampu dan cahaya matahari, sebab Tuhan Allah akan menerangi mereka, dan mereka akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya.

Luar bisa kemuliaan yang Tuhan karuniakan kepada kita.

c)      Mengalir air kehidupan.
Zakharia 14:8
14:8 Pada waktu itu akan mengalir air kehidupan dari Yerusalem; setengahnya mengalir ke laut timur, dan setengah lagi mengalir ke laut barat; hal itu akan terus berlangsung dalam musim panas dan dalam musim dingin.

Apa pentingnya air kehidupan itu untuk kita gereja Tuhan?
Wahyu 7:17
7:17 Sebab Anak Domba yang di tengah-tengah takhta itu, akan menggembalakan mereka dan akan menuntun mereka ke mata air kehidupan. Dan Allah akan menghapus segala air mata dari mata mereka."

Ternyata itu adalah suasana penggembalaan Anak Domba. Siapa Anak Domba? Itulah Yesus. Itulah warna penggembalaan Tuhan kita Yesus Kristus. Saya berbahagia kalau memahami nilai penggembalaan Tuhan Yesus ini.

Tuhan Yesus menghapus air mata. Bukan hanya nanti di sana Tuhan menghapus air mata tetapi mulai dari sekarang. Setiap tantangan dan cobaan yang kita temui, kita harus merasa ada tangan Tuhan yang menghapus tantangan itu dan memberikan kesegaran. Ketika kita menghadapi tantangan yang begitu kuat pasti ada tetesan air mata, tetapi dalam penggembalaan hal itu dihapus. Di dalam penggembalaan ada tangan Tuhan yang mengkuatkan kita. Saya sebagai seorang gembala juga banyak menangis tetapi saya melihat tangan Tuhan menggembalakan saya, Dia menghapus air mata saya.

Gembala itu julukkannya Anak Domba. Anak Domba ini ada muatannya bahwa Dialah yang tersembelih, Dialah yang tersalib di Golgota, Dia sudah mengalami cobaan yang paling berat.

Sebelum Tuhan Yesus mati dan bangkit, tidak pernah Dia mengangkat jabatan gembala. Tetapi setelah Tuhan Yesus mati dan bangkit baru Dia mengangkat jabatan gembala. Jadi jabatan gembala senilai Korban Kristus. Kenapa Tuhan mengangkat gembala sesudah pengalaman mati dan bangkit? Sebab mau menggembalakan umat Tuhan yang sudah lahir baru, yang dulu mati dan sekarang sudah hidup di dalam Kristus.
Efesus 2:1,5
2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
2:5 telah menghidupkan kita bersama-sama dengan Kristus, sekalipun kita telah mati oleh kesalahan-kesalahan kita -- oleh kasih karunia kamu diselamatkan --

Kolose 2:13
2:13 Kamu juga, meskipun dahulu mati oleh pelanggaranmu dan oleh karena tidak disunat secara lahiriah, telah dihidupkan Allah bersama-sama dengan Dia, sesudah Ia mengampuni segala pelanggaran kita,

Syaratnya:
Kolose 2:12
2:12 karena dengan Dia kamu dikuburkan dalam baptisan, dan di dalam Dia kamu turut dibangkitkan juga oleh kepercayaanmu kepada kerja kuasa Allah, yang telah membangkitkan Dia dari orang mati.

Dulu kita mati lalu bertemu Tuhan Yesus maka kita dikuburkan dan bangkit bersama Yesus. Inilah praktek baptisan air yang membuat kita tampil sebagai manusia baru. Kehidupan baru saudara mahal harganya karena dibayar oleh darah Yesus. Makanya tidak sembarang Dia mempercayakan orang yang mahal Dia beli ini, Tuhan Yesus mempercayakan orang ini pada gembala yang menghargai Korban Kristus.
I Petrus 1:18-19
1:18 Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas,
1:19 melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat.

Setiap pribadi, kita dibayar oleh Tuhan dengan mahal, seharga Korban Kristus. Tuhan tidak akan menyia-nyiakan saudara. Dia akan menyatakan kepada saudara penggembalaan yang seharga Korban Kristus. Bagaimana bukti menghargai Korban Kristus kalau nanti mau berkhotbah baru dilepaskan botol minuman keras atau baru matikan rokok di asbak atau melakukan kecemaran (selingkuh).

Itu sebabnya sebagai gembala tidak boleh main-main! Jiwa ini mahal harganya. Saudara harus tahu bahwa saudara mahal harganya karena dibeli oleh darah yang mahal. Jangan saudara sia-siakan hidup saudara dan seorang gembala tidak boleh menyia-nyiakan saudara!

Tuhan memberi pemahaman bahwa seorang gembala berhadapan dengan sidang jemaat yang harganya mahal, tidak boleh disia-siakan. Itu sebabnya kami harus bergumul di dalam penggembalaan. Kami harus benar-benar mendapatkan makanan Firman Allah dalam pengertian Firman pengajaran yang deras dan lebat. Itu tanggung jawab kami sebagai gembala.

Sulamit yang adalah tunangan Salomo merasa penasaran, dia ingin tahu di mana Salomo menggembalakan domba-domba.
Kidung Agung 1:7
1:7 Ceriterakanlah kepadaku, jantung hatiku, di mana kakanda menggembalakan domba, di mana kakanda membiarkan domba-domba berbaring pada petang hari. Karena mengapa aku akan jadi serupa pengembara dekat kawanan-kawanan domba teman-temanmu?

Sekarang sudah suasana petang. Domba kalau sudah datang malam tidak tahu pulang sendiri dan siap menjadi mangsa empuk dari serigala. Di sini ada penggembalaan tetapi hanya penggembalaan teman-teman Salomo dan Sulamit tidak mau penggembalaan seperti itu.
Kidung Agung 1:8
1:8 -- Jika engkau tak tahu, hai jelita di antara wanita, ikutilah jejak-jejak domba, dan gembalakanlah anak-anak kambingmu dekat perkemahan para gembala.
Dombanya hanya satu tetapi jejaknya yang banyak. Siapa domba itu?
Yohanes 1:29
1:29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.

Inilah jejak awal yaitu di sungai Yordan di mana Tuhan Yesus masuk dalam baptisan air. Ini adalah garis start. Antara garis start sampai garis finish, banyak jejak-jejak yang harus kita tapaki.

Ini adalah garis finishnya:
Wahyu 19:6-7
19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

Pengantinnya sudah siap sedia berarti sudah mencapai garis finish, sudah siap menjadi kehidupan yang bersanding dengan Anak Domba. Tadinya kita sudah melalui garis start yaitu baptisan air. Kita sudah melalui garis start, apakah kita mau melaju mencapai garis finish? Atau kita hanya mau sampai di garis start saja atau separuh jalan? Kalau berlomba kita harus mencapai garis finish. Untuk mencapai garis finish, di sinilah kita ada binaan dan tuntunan dari Anak Domba di dalam penggembalaanNya itu.

Tadinya kita hanya penonton, secara rohani kita mati, lalu kita ditarik dan ditaruh di garis start untuk berlomba dan berjalan maju sampai mencapai garis finish untuk menjadi isteri Anak Domba Allah.
Wahyu 21:9
21:9 Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."

Pengantin perempuan mempelai Anak Domba ini seharga Anak Domba karena dibeli oleh Darah Anak Domba.

Wahyu 21:10
21:10 Lalu, di dalam roh ia membawa aku ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

Ternyata isteri Anak Domba Allah ini seirama dengan Yerusalem Baru. Berbicara Yerusalem Baru, muatannya adalah pengantin perempuan, isteri Anak Domba Allah. Ini bagaikan dua mata rantai yang tidak bisa dipisahkan.
Zakharia 14:14
14:14 Juga Yehuda akan berperang melawan Yerusalem itu; dan dikumpulkanlah harta benda segala bangsa di sekeliling, yaitu emas, perak dan pakaian dalam jumlah yang sangat besar.

Yehuda akan berperang melawan Yerusalem maksudnya Yerusalem akan dibersihkan, Tubuh Kristus akan dibersihkan.

Zakharia 14:15
14:15 Tulah seperti itu juga akan menimpa kuda, bagal, unta, keledai dan segala hewan yang ada dalam perkemahan-perkemahan itu.

Sebelum Tuhan menyambar dengan tulah, mereka ini tampil dulu:
ü  Kuda dan bagal itu adalah kendaraan perang. Gerakan kuda dan bagal ini adalah gerakan roh peperangan, siapa yang bisa menolong kita kalau bukan kekasih kita yang luar biasa yaitu Tuhan Yesus.
ü  Unta dan keledai ini adalah pemikiran kafir/pemikiran kotor yang menopang dan menyokong sehingga peperangan tidak pernah sirna. Itu sebabnya bawa dirimu dalam pelukan kasih sayangNya dan ikuti jejaknya.
ü  Hewan di kemah ini adalah penyuplai daging. Kenikmatan daging ada di kemah, selalu siap saji.

Memang pada semuanya itu akan Tuhan kenakan tulah tetapi sebelum itu mereka mendapat kesempatan. Oleh sebab itu bawa dirimu dalam perlindungan Tuhan. Dalam pergulatan yang berat Tuhan janji menghapus air mata kita. Dia penghibur yang luar biasa.
Zakharia 1:14,12-13
1:14 Berkatalah kepadaku malaikat yang berbicara dengan aku itu: Serukanlah ini: Beginilah firman TUHAN semesta alam: Sangat besar usaha-Ku untuk Yerusalem dan Sion,
1:12 Berbicaralah Malaikat TUHAN itu, katanya: Ya TUHAN semesta alam, berapa lama lagi Engkau tidak menyayangi Yerusalem dan kota-kota Yehuda yang telah tujuh puluh tahun lamanya Kaumurkai itu?
1:13 Lalu kepada malaikat, yang berbicara dengan aku itu, TUHAN menjawab dengan kata-kata yang ramah dan yang menghiburkan.

Yerusalem menangis, merintih, menderita tetapi Tuhan datang menghibur dan menghapus air matanya. Saya rindu saat saya bergulat dalam pergumulan yang sangat berat saya merasa tangan Tuhan ada di atas kepala saya. Tangan yang sama juga terulur bagi saudara. Itu sebabnya dekatkan dirimu kepada Tuhan, Dia datang dan menghibur saudara. Dia menghapus air matamu. Saya berbahagia memiliki Tuhan yang penuh kasih sayang. 


Zakharia 14:16-19
14:16 Maka semua orang yang tinggal dari segala bangsa yang telah menyerang Yerusalem, akan datang tahun demi tahun untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, dan untuk merayakan hari raya Pondok Daun.
14:17 Tetapi bila mereka dari kaum-kaum di bumi tidak datang ke Yerusalem untuk sujud menyembah kepada Raja, TUHAN semesta alam, maka kepada mereka tidak akan turun hujan.
14:18 Dan jika kaum Mesir tidak datang dan tidak masuk menghadap, maka kepada mereka akan turun tulah yang ditimpakan TUHAN kepada bangsa-bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun.
14:19 Itulah hukuman dosa Mesir dan hukuman dosa segala bangsa yang tidak datang untuk merayakan hari raya Pondok Daun.

Kalau kita tidak mau ke Yerusalem maka hujan akan ditahan dan tidak akan menikmati pesta pondok daun-daunan yang menunjuk penyingkiran gereja Tuhan. Jangan hal itu terjadi bagi saudara dan saya. Saya mau menikmati derasnya hujan Firman pengajaran turun di dalam sidang jemaat. Gembala sudah dibeli oleh Tuhan dengan harga mahal. Jabatan gembala juga dibayar oleh darahNya. Jadi double harga dari gembala.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar