20170114

Kebaktian Doa, Sabtu 14 Januari 2017 Pdt. Bernard Legontu



Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.


Yohanes 1:29-34
1:29 Pada keesokan harinya Yohanes melihat Yesus datang kepadanya dan ia berkata: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia.
1:30 Dialah yang kumaksud ketika kukatakan: Kemudian dari padaku akan datang seorang, yang telah mendahului aku, sebab Dia telah ada sebelum aku.
1:31 Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel."
1:32 Dan Yohanes memberi kesaksian, katanya: "Aku telah melihat Roh turun dari langit seperti merpati, dan Ia tinggal di atas-Nya.
1:33 Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.
1:34 Dan aku telah melihat-Nya dan memberi kesaksian: Ia inilah Anak Allah."

Yohanes 1:1-18 adalah mukadimah. Yohanes 1:19-28 adalah hari yang pertama. Yohanes 1:29-34 adalah hari yang kedua. Hari yang ketiga ada dalam Yohanes 2:1.
Yohanes 2:1
2:1 Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;

Kalau hari ketiga menurut orang Yahudi mulai dihitung dari hari ini. Jadi kalau dikatakan hari kedua itu menunjuk besok. Firman ini diberi kepada orang Yahudi tetapi rahasia Firman dipercayakan kepada kita bangsa kafir. Walaupun Tuhan tidak pernah mempercayakan Firman kepada bangsa kafir dan hanya kepada bangsa Israel namun kepada kita dibukakan rahasia Firman.

Yohanes 1:29 ini berbicara penebusan. Mau beranjak pada hari-hari ke depan tanpa didasari penebusan, maka tiada arti langkah kita karena tetap memikul dosa. Tetapi karena pekerjaan penebusan Kristus maka kita dibebaskan dari belenggu dosa.
Mazmur 49:8-9
49:8 Tidak seorang pun dapat membebaskan dirinya, atau memberikan tebusan kepada Allah ganti nyawanya,
49:9 karena terlalu mahal harga pembebasan nyawanya, dan tidak memadai untuk selama-lamanya --

Mahal harga penebusan nyawa, tidak ada orang yang bisa menebus nyawanya kecuali pribadi Yesus Kristus. Pekerjaan penebusan ini bukan hanya menebus dosa dan salah kita tetapi juga membukakan rahasia Firman. Jadi perjalanan kita ke depan ini tanpa mengalami pekerjaan penebusan Kristus kemudian tanpa dipandu oleh pembukaan rahasia Firman maka pasti gugur, dalam arti tidak berhasil masuk dalam pembentukan Tubuh Kristus, amat terlebih untuk orang-orang yang tidak menghargai tuntunan Tuhan lewat pembukaan rahasia Firman.

Pekerjaan Korban Kristus itulah yang membukakan rahasia Firman.
Wahyu 5:9-10
5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.
5:10 Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

Orang tebusan Tuhan yang menuju pada kegenapan Firman, membutuhkan tuntunan Firman dalam bentuk pembukaan rahasia Firman. Rahasia Firman itu yang membimbing perjalanan kita. Kalau di dalam sidang jemaat ada Firman Tuhan yang diberitakan dalam tanda pembukaan rahasia Firman, maka patut itu kita hargai karena pembukaan rahasia Firman itu seharga Korban Kristus. Orang yang tidak menghargai bahkan tidak butuh pembukaan rahasia Firman, sama dengan tidak menghargai Korban Kristus. Walaupun nampak perilakunya jempolan tetapi itu hanya berangkat dari kemampuan diri sendiri, bukan dibawa arahan dan bimbingan Roh Kudus yang adalah hasil karya Golgota sehingga Roh Kudus itu datang menyatakan kepada kita rahasia-rahasia Firman. Semestinya kita harus meresponi dan mengapresiasi dengan menjunjung tinggi di mana Tuhan mencurah isi hatiNya.
Amsal 1:24
1:24 Oleh karena kamu menolak ketika aku memanggil, dan tidak ada orang yang menghiraukan ketika aku mengulurkan tanganku,

Apa yang mereka tolak?
Amsal 1:23
1:23 Berpalinglah kamu kepada teguranku! Sesungguhnya, aku hendak mencurahkan isi hatiku kepadamu dan memberitahukan perkataanku kepadamu.

Tuhan membuka rahasia hatiNya, namun lebih dahulu ada ajakan dan himbauan untuk berpaling kepada Tuhan. Berarti kepada teguran itu dasarnya penebusan. Tidak mungkin kita berpaling kepada Tuhan walaupun ada 1000 teguran tanpa ada penebusan Kristus. Jadi orang yang diajak berpaling ini adalah orang yang alami tebusan Tuhan.

Ini yang Tuhan nyatakan kepada kita dalam bentuk pembukaan rahasia Firman. Kalau tidak menghargai pembukaan rahasia Firman sama dengan tidak menghargai nilai Korban Kristus.

Jadi Yohanes 1:29 kena pekerjaan penebusan Kristus karena dalam susunan Tabernakel kena pada Mezbah Korban Bakaran dan sekaligus membuka rahasia Firman.
Wahyu 5:5-6
5:5 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."
5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

Anak Domba yang tersembelih inilah yang dalam Yohanes 1:29 diproklamasikan oleh Yohanes Pembaptis.

Yohanes 1:31
1:31 Dan aku sendiri pun mula-mula tidak mengenal Dia, tetapi untuk itulah aku datang dan membaptis dengan air, supaya Ia dinyatakan kepada Israel."

Pembaptisan air pada Yesus itu memproklamasikan diriNya kepada orang Israel. Yesus adalah kepala dan Israel adalah Tubuh. Jadi baptisan air itu adalah awal kita masuk menjadi warga kerajaan Sorga alias menjadi anggota Tubuh Kristus dan Kristus adalah Kepalanya. Kalau Kristus Yesus dikatakan Kepala, berarti inspirasi itu datang dari Kepala, yang mengatur gerakan tubuh. Yang mengatur kita untuk makan, untuk bekerja dan sebagainya itu datang dari kepala. Jadi kesimpulannya, siapapun yang mengaku sebagai anggota Tubuh Kristus, dia harus rela mempersembahkan dirinya untuk diatur oleh Kepala. Diawali dengan memberi diri dibaptis.

Pasal tentang baptisan air dalam Keluaran pasal 30 dalam susunan Tabernakel kena pada mezbah dupa emas. Mengapa kena mezbah dupa emas? Karena baptisan air itu adalah titik awal kita menyerah kepada Tuhan, berarti kita menyerahkan diri untuk diatur oleh Tuhan.
Keluaran 30:17
30:17 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
30:18 "Haruslah engkau membuat bejana dan juga alasnya dari tembaga, untuk pembasuhan, dan kautempatkanlah itu antara Kemah Pertemuan dan mezbah, dan kautaruhlah air ke dalamnya.

Jadi ketika Yesus dibaptis, Dia memproklamasikan diri sebagai Kepala dan gereja sebagai anggota Tubuh. Itu berarti Tuhan Yesus rindu kita sebagai tubuhNya rela diatur oleh kepala. Yang awal menjadi penyerahan diri kita adalah kita memberi diri untuk dibaptis. Orang yang berserah itu sama dengan orang yang mati, biarpun dia apa-apakan dia terima saja. Sebagai anggota tubuh Kristus, titik awalnya kita menyerah adalah lewat baptisan air dan sekaligus saat dibaptis itu kita terkait dengan Sorga.

Yohanes 1:33
1:33 Dan aku pun tidak mengenal-Nya, tetapi Dia, yang mengutus aku untuk membaptis dengan air, telah berfirman kepadaku: Jikalau engkau melihat Roh itu turun ke atas seseorang dan tinggal di atas-Nya, Dialah itu yang akan membaptis dengan Roh Kudus.

Yesus diproklamasikan sebagai Kepala saat Dia dibaptis. Saat itu Sorga terbuka dan yang turun dari Sorga adalah burung merpati. Mengapa bukan burung gagak, burung rajawali, burung elang atau burung hantu? Ini kaitan Sorga dengan kehidupan yang dibaptis. Jangan lupa kita ini identik dengan merpati. Berarti kita ini juga sudah terkait dengan Sorga karena kita gereja Tuhan diibaratkan seperti burung merpati.

1.      Kidung Agung 2:14
2:14 Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"

Kita gereja Tuhan diibaratkan merpati yang tempatnya di celah-celah gunung batu. Berarti dia tahu suasana hidupnya selalu merenungkan gunung batu di mana dia diambil.
Yesaya 51:1
51:1 Dengarkanlah Aku, hai kamu yang mengejar apa yang benar, hai kamu yang mencari TUHAN! Pandanglah gunung batu yang dari padanya kamu terpahat, dan kepada lobang penggalian batu yang dari padanya kamu tergali.

Jadi kalau umat Tuhan disebut merpati tanda dia selalu dekat dengan gunung batu itulah Yesus dan dia selalu merenungkan nilai Korban Kristus. Apalah guna kita disebut “merpatiKu” atau merpati Tuhan kalau tidak seperti itu.

Setelah kita dibaptis kita dikaitkan merpatinya Tuhan, berarti miliknya Sorga. Kita harus tahu tempat persembunyian kita, itulah tempat yang aman. Di tempat yang aman ini, sekian lama dia diam di situ ternyata ada yang merubahnya. Itu sebabnya suaranya dan wajahnya dirindukan karena suara dan wajahnya telah diubahkan oleh pengaruh Kristus (gunung batu).
Mazmur 19:15
19:15 Mudah-mudahan Engkau berkenan akan ucapan mulutku dan renungan hatiku, ya TUHAN, gunung batuku dan penebusku.

Kalau tadinya suara kita adalah suara umpatan, suara yang penuh persungutan dan dusta, kemudian saudara tahu tempat persembunyian saudara di cela gunung batu, biarlah gunung batu itu merubah suaramu sehingga suara yang keluar dari burung merpati itu adalah suara pujian penyembahan. Itu sebabnya pasal tentang bejana pembasuhan kena pada mezbah dupa emas yang menunjuk penyembahan atau penyerahan diri sepenuh.

Wajah itu mencerminkan hati.
Mazmur 104:15
104:15 dan anggur yang menyukakan hati manusia, yang membuat muka berseri karena minyak, dan makanan yang menyegarkan hati manusia.

Dibaptis itu adalah langkah pertama saudara menyerah kepada Tuhan. Bukan lagi saudara yang berkepentingan mengatur hidupmu tetapi biarlah Tuhan yang mengatur hidupmu.

2.      Kidung Agung 4:1
4:1 Lihatlah, cantik engkau, manisku, sungguh cantik engkau! Bagaikan merpati matamu di balik telekungmu. Rambutmu bagaikan kawanan kambing yang bergelombang turun dari pegunungan Gilead.

Mengapa mata mempelai wanita bagaikan mata merpati? Sebab tatapan matanya mengarah pada batang air.
Kidung Agung 5:12
5:12 Matanya bagaikan merpati pada batang air, bermandi dalam susu, duduk pada kolam yang penuh.

Lewat pelajaran Yehezkiel kita mengetahui bahwa batang air itu mulai dari En-Gedi sampai En-Eglaim.
Yehezkiel 47:10
47:10 Maka penangkap-penangkap ikan penuh sepanjang tepinya mulai dari En-Gedi sampai En-Eglaim; daerah itu menjadi penjemuran pukat dan di sungai itu ada berjenis-jenis ikan, seperti ikan-ikan di laut besar, sangat banyak.

En-Gedi artinya pancaran anak domba. En-Eglaim artinya pancaran anak lembu. Pancaran anak domba itulah yang ditampilkan dalam Yohanes 1:29, itulah korban Kristus. Pancaran anak lembu itu menunjuk kesempurnaan. Berarti pandangan kita mulai dari Korban Kristus sampai pada kesempurnaan. Jangan sampai salah lirik. Dunia begitu pandai memikat kita. Iblis menggunakan media dunia untuk menarik pandangan kita sehingga yang lebih dominan mata kita ke dunia dan tidak melihat Korban Kristus menebus saudara dan saya yang terus pada kesempurnaan.

Ibrani 9:13
9:13 Sebab, jika darah domba jantan dan darah lembu jantan dan percikan abu lembu muda menguduskan mereka yang najis, sehingga mereka disucikan secara lahiriah,

Kidung Agung 5:12
5:12 Matanya bagaikan merpati pada batang air, bermandi dalam susu, duduk pada kolam yang penuh.

Ini adalah mata Yesus, karena kita adalah merpatinya Tuhan maka mata kita harus seirama dengan itu. Ini teladan bagi kita sebagai merpatinya Tuhan. Ayo bagaimana tatapan mata saudara, apakah sudah lebih dominan pada hal ini atau pada dunia yang fana ini. Biarlah saudara merenungkan bahwa saudara ditebus oleh darah Anak Domba Allah yang diserukan oleh Yohanes “tengok Anak Domba Allah yang menghapus dosa isi dunia”. Kalau pandangan saudara ke sana maka tidak mudah untuk tergoda.

3.      Bukan hanya matanya tetapi langsung Tuhan menyebut kekasihNya.
Kidung Agung 5:2
5:2 Aku tidur, tetapi hatiku bangun. Dengarlah, kekasihku mengetuk. "Bukalah pintu, dinda, manisku, merpatiku, idam-idamanku, karena kepalaku penuh embun, dan rambutku penuh tetesan embun malam!"

Awalnya Dia menunjuk tempat kita, lalu tatapan mata dan sekarang secara penuh Dia mengatakan “manisku, merpatiku”.

Apakah benar saudara kekasihnya Tuhan. Kalau benar saudara adalah kekasihnya Tuhan, apakah saudara masih main mata dengan yang lain? Sebab ada tiga laki-laki lain yang menggoda kita.
1.      Laki-laki pertama adalah iblis, dia bisa memberikan kekayaan kepada saudara kalau mau dengan dia. Tetapi coba tanya apakah dia bisa memberikan sorga. Dia tidak akan bisa memberikan sorga malah membawa saudara ke neraka.
2.      Laki-laki kedua adalah dunia, dia bisa memberikan kekayaan, kedudukan dan kehormatan dunia, tetapi coba tanya ke mana dia mau membawa kita, apakah ke Sorga. Dia tidak bisa membawa kita ke Sorga.
3.      Laki-laki yang kepadanya sekarang kita ditunangkan adalah Tuhan Yesus. Bukan kekayaan jasmani tetapi yang rohani yang Dia prioritaskan, sorga sudah terbuka bagi saudara. Itu sebabnya setelah dibaptis ada burung merpati yang turun dari Sorga.

Jangan menjadi umat Tuhan yang tunangannya ganti-ganti. Katanya bertunangan dengan Tuhan Yesus tetapi kenapa ketika melihat minuman keras malah pergi bertunangan dengan iblis dan ikut minum minuman keras. Jangan ganti-ganti kekasih. Salah satu nama Tuhan adalah “cemburuan”.
Keluaran 34:14
34:14 Sebab janganlah engkau sujud menyembah kepada allah lain, karena TUHAN, yang nama-Nya Cemburuan, adalah Allah yang cemburu.

Amsal 6:34
6:34 Karena cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam;

Kita bertunangan dengan Tuhan dan Dia akui, masakan kita membuat Dia sakit hati. Geramnya seorang laki-laki ini menunjuk geramnya Kristus. Ini yang harus kita jaga.

Itu sebabnya saya berpesan, cintailah Dia. Katakan Yesus saja keperluanku. Hanya Yesus kebutuhan kita, tidak ada yang lain. Kalau Yesus pemilik langit dan bumi menjadi kebutuhan kita maka yang lainnya akan diberikan kepada kita. Dia adalah kekasih kita, masakan Dia akan membiarkan kita telanjang dan mati kelaparan.

I Timotius 4:7-8
4:7 Tetapi jauhilah takhayul dan dongeng nenek-nenek tua. Latihlah dirimu beribadah.
4:8 Latihan badani terbatas gunanya, tetapi ibadah itu berguna dalam segala hal, karena mengandung janji, baik untuk hidup ini maupun untuk hidup yang akan datang.

Itu yang Tunangan kita sediakan, belahan jiwa kita. Makanya jangan lirik yang lain. Tetapkan pandangan mata saudara pada batang sungai dari En-Gedi sampai ke Eglaim. Itu meneladani mata Yesus yang juga dikatakan mata burung merpati.


Tuhan Memberkati.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar