20170723

Kebaktian Umum, Minggu 23 Juli 2017 Pdt. Bernard Legontu

Salam sejahtera di dalam kasih Tuhan Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-2,5-6
3:1 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Sardis: Inilah firman Dia, yang memiliki ketujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu: Aku tahu segala pekerjaanmu: engkau dikatakan hidup, padahal engkau mati!
3:2 Bangunlah, dan kuatkanlah apa yang masih tinggal yang sudah hampir mati, sebab tidak satu pun dari pekerjaanmu Aku dapati sempurna di hadapan Allah-Ku.
3:5 Barangsiapa menang, ia akan dikenakan pakaian putih yang demikian; Aku tidak akan menghapus namanya dari kitab kehidupan, melainkan Aku akan mengaku namanya di hadapan Bapa-Ku dan di hadapan para malaikat-Nya.
3:6 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat."

Kita telah mengikuti bagaimana asal dari surat yang ditujukan kepada jemaat Sardis yaitu Dia yang memiliki tujuh Roh Allah dan ketujuh bintang itu. Kenapa Tuhan mengatakan asal surat itu dari Dia yang memiliki tujuh Roh Allah dan tujuh bintang? Karena Tuhan menginginkan jemaat Sardis berada dalam suasana angka tujuh. Utamanya gembala harus memahami dan membawa diri pada suasana angka tujuh. Pertama dia tidak boleh main-main karena dia sudah ada pada ujung akhir zaman. Angka tujuh adalah angka akhir zaman, angka sabat dan angka kesempurnaan.

Dapat dikatakan jemaat ini jauh panggang dari api. Bagaimana mau matang apa yang dimasak kalau apinya jauh dari belanganya. Itu sebabnya Tuhan mau mendorong mereka agar pekerjaan mereka jangan jauh dari api, harus dekat dengan api bahkan ada di wilayah api yang berkobar-kobar.

Tujuh Roh Allah ini juga api, disebut juga obor. Jemaat ini melayani-melayani tetapi tanpa dorongan Roh Kudus yang mengakibatkan pekerjaan mereka di hadapan Tuhan tidak ada yang didapati sempurna, semua hanya setengah-setengah. 

Kita bicara tentang tujuh roh dan sudah tiga yang telah dibicarakan yaitu hikmat, pengertian dan nasihat. Kali ini kita akan berbicara tentang roh keperkasaan.

4.      Keperkasaan
Keperkasaan ini adalah bagian dari bentuk pelayanan Tuhan. Jadi jemaat ini didorong untuk memiliki roh keperkasaan sehingga pekerjaan mereka tidak hanya setengah-setengah tetapi meneladani cara Tuhan memberikan pelayanan. Warna pelayanan Tuhan adalah roh keperkasaan.

Bagaimana kita melayani pekerjaan Tuhan kalau hanya didorong pikiran kita sendiri. Tanpa roh keperkasaan maka pelayanan kita hanya didorong oleh pikiran kita sendiri. Kita rasa itu sudah bagus sudah mencapai kesempurnaan. Ternyata bila diukur dengan keperkasaan Tuhan, itu jauh dari apa yang diinginkan Tuhan.

Ulangan 3:24
3:24 Ya, Tuhan ALLAH, Engkau telah mulai memperlihatkan kepada hamba-Mu ini kebesaran-Mu dan tangan-Mu yang kuat; sebab allah manakah di langit dan di bumi, yang dapat melakukan perbuatan perkasa seperti Engkau?

Ini pelayanan Tuhan dan telah diperlihatkan kepada Musa bagaimana kebesarannya dan tangan Tuhan yang kuat. Ini kita ambil di sini agar kita juga melayani dan mengerjakan segala sesuatu dengan memohon kepada Tuhan roh perkasa. Bagi sidang jemaat Sardis, tanpa mereka mohon itu sudah ditawari. Berarti kita yang hidup di akhir zaman yang sisa ini, kita didorong oleh Tuhan untuk mengambil teladan supaya kita melayani dengan roh keperkasaan.

Keperkasaan ini identik dengan kata “bagaikan laki-laki”. Tidak ada orang perkasa dan dikatakan “itu baru perempuan”. Kalau melihat orang yang melakukan pekerjaan yang kadang kita pikir tidak bisa dilakukan maka orang mengatakan “itu baru laki-laki”. Kepada sidang jemaat Korintus, Tuhan dorong supaya mereka seperti laki-laki. Dalam sidang jemaat Korintus bukan hanya ada laki-laki, mereka terdiri juga dari perempuan dan juga anak-anak. Tetapi Tuhan ingin mereka tampil perkasa seperti laki-laki.

Jemaat ini adalah jemaat sok jago tetapi paling brengsek sebab ada 12 kelemahan dalam jemaat Korintus. Salah satunya adalah iman yang tidak pernah tumbuh. Itu sebabnya didorong oleh Tuhan melalui rasul Paulus supaya iman mereka tampil seperti laki-laki yaitu perkasa.
I Korintus 16:13
16:13 Berjaga-jagalah! Berdirilah dengan teguh dalam iman! Bersikaplah sebagai laki-laki! Dan tetap kuat!

Iman harus perkasa di dalam pelayanan yang didorong oleh Firman untuk memiliki iman yang perkasa (sebagai laki-laki).

Ada perempuan di situ tetapi yang disuruh bersikap seperti laki-laki adalah semua komponen jemaat di dalamnya supaya iman mereka perkasa seperti laki-laki. Ada orang yang salah menginterprestasikan ayat ini dan mengatakan dalam ibadah perempuan harus tampil seperti laki-laki, makanya kalau laki-laki jadi gembala, perempuanpun bisa jadi gembala. Itu salah, itu berarti memperkosa Firman! Karena syarat gembala harus seorang suami (laki-laki).
1 Timotius 3:1-2
3:1 Benarlah perkataan ini: "Orang yang menghendaki jabatan penilik jemaat menginginkan pekerjaan yang indah."
3:2 Karena itu penilik jemaat haruslah seorang yang tak bercacat, suami dari satu isteri, dapat menahan diri, bijaksana, sopan, suka memberi tumpangan, cakap mengajar orang,

Artinya di sini iman harus kuat perkasa seperti laki-laki. Makanya iman yang kuat dan perkasa selalu identik laki-laki. Sialnya kalau tampil laki-laki tetapi imannya seperti iman perempuan, artinya iman yang lemah. Itu yang ada pada jemaat Sardis sehingga pelayanan mereka didorong oleh perilaku yang lemah. Itulah sebabnya tidak ada pekerjaan mereka yang didapati Tuhan sempurna karena selalu menyerah pada kelemahan.

Jangan pakai ayat “roh berkehendak tetapi daging lemah, makanya saya lemah”. Kalau selalu ini jadi alasan tungguhlah aniaya antikristus. Ayat ini bukan untuk digunakan mengklaim kelemahan kita tetapi supaya kita bisa menggumuli daging kita yang lemah lewat doa penyembahan minimal 1 jam setiap hari.

Dari mana kita memperoleh keperkasaan?
Mazmur 112:1
112:1 Haleluya! Berbahagialah orang yang takut akan TUHAN, yang sangat suka kepada segala perintah-Nya.

Dalam perjanjian lama ada 23 kali kata “haleluya”. Pada perjajian baru ada 4 kali dan itu menjelang menggelar pesta nikah. Jadi kata haleluya ini adalah warna-warni dalam menggelar pesta nikah. Aneh sekali kalau orang yang mengaku pekabar mempelai yang mendorong jemaat untuk menjadi mempelai lalu melarang orang mengatakan “haleluya”. Ini adalah cara dan manuver iblis untuk menghalangi gereja Tuhan untuk satu logat dengan sorga. Haleluya artinya pujilah akan Tuhan, jadi itu ajakan dan sekaligus bahasa penyembahan.

Mazmur 112:2
112:2 Anak cucunya akan perkasa di bumi; angkatan orang benar akan diberkati.

Bukan ayah ibu yang disebut perkasa tetapi anak cucunya. Berarti ayah ibu sudah lebih dahulu perkasa karena dasarnya Firman, takut akan Tuhan. Jemaat Sardis bukan lagi seperti anak cucu yang diberkati karena mereka sudah mati. Apa yang terjadi di Sardis itu memberi pelajaran bagi kita agar kita tidak seperti itu.

Perkasa itu sejalan dengan pemberani, sejalan dengan laki-laki. Contohnya dalam Alkitab adalah Daud. Waktu itu tentara yang dipimpin oleh Saul, setiap pagi mengatur barisan. Ketika Goliat keluar mereka lari masuk dalam gua. Ketika pagi hari lagi mereka mengatur barisan, namun saat Goliat muncul mereka lari. Ini sudah tidak perkasa lagi. Ketika Daud hadir di sana dan mendengar cerita tentang Goliat maka dia berkata “aku akan memberikan daging orang yang tidak bersunat itu kepada burung. Mendengar perbincangan Daud dengan tentara Israel, Eliab menanggung malu karena dia sudah menjadi pasukan yang berperang tetapi dia takut. Akhirnya dia berbalik mempersalahkan Daud dengan perkataan “aku tahu keberanianmu dan kejahatan hatimu”.

I Samuel 17:28
17:28 Ketika Eliab, kakaknya yang tertua, mendengar perkataan Daud kepada orang-orang itu, bangkitlah amarah Eliab kepada Daud sambil berkata: "Mengapa engkau datang? Dan pada siapakah kautinggalkan kambing domba yang dua tiga ekor itu di padang gurun? Aku kenal sifat pemberanimu dan kejahatan hatimu: engkau datang ke mari dengan maksud melihat pertempuran."

Mestinya Eliab mendorong Daud, ada orang yang berani malah dimarahi. Padahal Daud datang karena perintah ayahnya. Isai yang memerintahkan dia untuk menengok saudara-saudaranya di medan peperangan.

I Samuel 17:29
17:29 Tetapi jawab Daud: "Apa yang telah kuperbuat? Hanya bertanya saja!"

Daud hanya bertanya kenapa kena semprot. Mengapa Daud perkasa, berani dan tampil sebagai laki-laki? Karena dia tidak pernah lepas dengan Tuhan, tidak pernah lepas dengan Firman, sebab lewat Firman inilah kita memperoleh keperkasaan. Tangan Tuhan adalah tangan yang perkasa dan di tangan kanan Tuhan ada kitab kecil, itulah Firman. Dari kitab itulah kita mendapatkan keperkasaan.

Kadang kita mengakui keperkasaan Tuhan tetapi kita tidak menerima keperkasaan Tuhan itu supaya turun kepada kita. Kita katakan dengan mulut lebar “Tuhan itu perkasa” tetapi ketika Tuhan mau memberi keperkasaan kepada kita, kita tidak mau menerima. Bagaimana cara Tuhan memberi? Lewat Firman, tetapi banyak orang menolak Firman, menolak kitab suci.

Roh keperkasaan perlu tampil kepada jemaat Sardis agar mereka tidak menjadi kristen banci. Jangan hanya karena flu sedikit saja kita sudah tidak datang beribadah dan berkata “saya dilanda percobaan besar”. Seringkali kita membesar-besarkan pencobaan dan mengecilkan janji Tuhan. Sekarang kita sudah cerdas maka harus ditambah dengan perkasa.

Dari sisi ini kita menemuka Daud adalah pribadi perkasa karena dia belajar cara Tuhan bekerja seperti dalam Ulangan 3:24. Janji Tuhan tadi sampai kepada anak cucu, betapa eloknya kalau sampai anak cucu perkasa karena dia meneladani ayah dan ibu yang perkasa.
1 Tesalonika 2:7,11
2:7 Tetapi kami berlaku ramah di antara kamu, sama seperti seorang ibu mengasuh dan merawati anaknya.
2:11 Kamu tahu, betapa kami, seperti bapa terhadap anak-anaknya, telah menasihati kamu dan menguatkan hatimu seorang demi seorang,

I Samuel 17:45
17:45 Tetapi Daud berkata kepada orang Filistin itu: "Engkau mendatangi aku dengan pedang dan tombak dan lembing, tetapi aku mendatangi engkau dengan nama TUHAN semesta alam, Allah segala barisan Israel yang kautantang itu.

Hari-hari terakhir ini keadaan Israel dengan Filistin dalam suasana genting. Jangan sampai ada orang yang ikut-ikut mengutuk bangsa Israel karena mereka bangsa yang diberkati.
Kejadian 12:3
12:3 Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau, dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau, dan olehmu semua kaum di muka bumi akan mendapat berkat."

Jangan kita kutuk keturunan Abraham. Sebab kalau kita mengutuk maka dikembalikan kepada kita kutuknya. Kalau ikut mengutuk maka sekalipun berdoa, doanya tidak akan Tuhan dengarkan sebab dia sudah menjadi orang fasik. Doa orang fasik adalah kekejian bagi Tuhan.

I Samuel 17:46-47
17:46 Hari ini juga TUHAN akan menyerahkan engkau ke dalam tanganku dan aku akan mengalahkan engkau dan memenggal kepalamu dari tubuhmu; hari ini juga aku akan memberikan mayatmu dan mayat tentara orang Filistin kepada burung-burung di udara dan kepada binatang-binatang liar, supaya seluruh bumi tahu, bahwa Israel mempunyai Allah,
17:47 dan supaya segenap jemaah ini tahu, bahwa TUHAN menyelamatkan bukan dengan pedang dan bukan dengan lembing. Sebab di tangan TUHANlah pertempuran dan Ia pun menyerahkan kamu ke dalam tangan kami."

Perang itu Tuhan yang punya.
I Samuel 17:47 (Terjemahan Lama)
17:47 dan segenap perhimpunan ini mengetahui kelak akan hal Tuhan menolong bukan dengan pedang dan bukan pula dengan tumbak, melainkan perang itu Tuhan punya, dan Iapun menyerahkan kamu kelak kepada tangan kami.

Roh keperkasaan mendorong kita supaya berada pada naungan nama Tuhan. Untuk mengerti itu kita harus belajar siapa Tuhan itu lewat roh pengenalan.

5.      Pengenalan
Ini harus kita tekankan mulai dari guru-guru sekolah minggu memperkenalkan kepada anak-anak siapa Yesus. Yesus adalah Juruselamat. Kalau tidak percaya Yesus adalah Tuhan maka orang itu tidak selamat. Orang yang tidak percaya Yesus Anak Allah adalah antikristus. Ini harus diajarkan kepada mereka supaya ketika besar tidak semudah itu mereka melepaskan Yesus karena mereka tahu di dalam Yesus ada keselamatan dan di luar Yesus tidak ada keselamatan.

Untuk mengenal Yesus, kita akan melihat dari 10 penampilan Yesus.
Ibrani 1:1-5
1:1 Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi,
1:2 maka pada zaman akhir ini Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.
1:3 Ia adalah cahaya kemuliaan Allah dan gambar wujud Allah dan menopang segala yang ada dengan firman-Nya yang penuh kekuasaan. Dan setelah Ia selesai mengadakan penyucian dosa, Ia duduk di sebelah kanan Yang Mahabesar, di tempat yang tinggi,
1:4 jauh lebih tinggi dari pada malaikat-malaikat, sama seperti nama yang dikaruniakan kepada-Nya jauh lebih indah dari pada nama mereka.
1:5 Karena kepada siapakah di antara malaikat-malaikat itu pernah Ia katakan: "Anak-Ku Engkau! Engkau telah Kuperanakkan pada hari ini?" dan "Aku akan menjadi Bapa-Nya, dan Ia akan menjadi Anak-Ku?"

Yesus adalah Anak Allah. Ajarkan kepada anak sekolah minggu barang siapa tidak menerima Yesus sebagai Anak Allah maka dia akan masuk neraka.

Ada 10 penampilan Yesus:
1)      Dia adalah pewaris segala sesuatu
Kalau Dia adalah pewaris segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah Bapa, kemudian ada orang yang mencerca dan menista Dia, bagaimana orang itu bisa memiliki segala sesuatu karena segala sesuatu itu adalah punyanya Yesus.

Itu sudah dikatakan dalam kitab Daniel dan hal itu diangkat oleh Yesus saat Dia akan terangkat ke Sorga.
Daniel 7:13-14
7:13 Aku terus melihat dalam penglihatan malam itu, tampak datang dengan awan-awan dari langit seorang seperti anak manusia; datanglah ia kepada Yang Lanjut Usianya itu, dan ia dibawa ke hadapan-Nya. 
7:14 Lalu diberikan kepadanya kekuasaan dan kemuliaan dan kekuasaan sebagai raja, maka orang-orang dari segala bangsa, suku bangsa dan bahasa mengabdi kepadanya. Kekuasaannya ialah kekuasaan yang kekal, yang tidak akan lenyap, dan kerajaannya ialah kerajaan yang tidak akan musnah.

Yang Dia wariskan adalah kekuasaan kemudian kemuliaan. Rasul mana, nabi mana, manusia mana yang seperti ini. Terlalu bodoh kalau kita akhirnya menolak Dia, sudah di dalam lalu akhirnya meninggalkan Dia.

Yesus kembali mengangkat ayat ini.
Matius 28:18
28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.

Inilah yang telah dilihat oleh Daniel yaitu penampilan Yesus, Dialah pewaris. Kalau saudara meyakini Yesus adalah Pewaris, gandolilah Dia. Selanjutnya tadi Daniel mengatakan semua suku dan bangsa akan mengabdi kepadaNya, termasuk saya dan saudara juga harus mengabdi kepada Tuhan. Itu bukti orang yang mengakui bahwa Yesus adalah pewaris segala sesuatu baik di sorga maupun di bumi.

Dikatakan semua suku bangsa bukan berarti semua orang dari bangsa itu yang mengabdi. Maksudnya dari suku dan bangsa manapun ada yang mengabdi kepada Tuhan. Ada orang-orang pilihan yang mengakui bahwa Yesus adalah pewaris segala sesuatu. Ini roh pengenalan yang bekerja untuk membawa kita mengenal Yesus sebagai pewaris segala sesuatu baik yang di sorga, di bumi dan di bawah bumi, apa lagi yang kita sangsikan.

Jangan esok lusa karena datang orang dengan mobil mercedez benz lalu dengan itu mengajakmu untuk meningalkan Yesus sebagai pewaris. Mau ke mana kehidupan seperti itu pada akhirnya.

Galatia 4:2-3
4:2 tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya. 
4:3 Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita takluk juga kepada roh-roh dunia.

Kalau masih takluk pada roh-roh dunia, orang itu masih kanak-kanak rohaninya, biarpun dia pendeta besar yang kesohor.

Galatia 4:4-7
4:4 Tetapi setelah genap waktunya, maka Allah mengutus Anak-Nya, yang lahir dari seorang perempuan dan takluk kepada hukum Taurat. 
4:5 Ia diutus untuk menebus mereka, yang takluk kepada hukum Taurat, supaya kita diterima menjadi anak. 
4:6 Dan karena kamu adalah anak, maka Allah telah menyuruh Roh Anak-Nya ke dalam hati kita, yang berseru: "ya Abba, ya Bapa!"
4:7 Jadi kamu bukan lagi hamba, melainkan anak; jikalau kamu anak, maka kamu juga adalah ahli-ahli waris, oleh Allah.
Jadi Yesus ahli waris kemudian kita juga akan menjadi ahli waris. Sangat disayangkan pendeta dan pelayanan Tuhan akan gigit jari karena tidak menjadi ahli waris. Mengapa kita harus mengurangi penyembahan dan pelayanan kita kepada Pewaris segala sesuatu yang akan mewariskan juga hal itu kepada kita. Itulah Yesus kekasih kita.

2)      Oleh Dia, Tuhan telah menjadikan alam semesta
Jadi alam semesta ini semua ada karena Yesus. Malu deh kalau alam semesta kita nikmati lalu yang menjadikan alam semesta itu kita tolak. Padahal alam semesta ini ada karena Dia. Misalnya seorang ayah sudah menyediakan segala sesuatu untuk anaknya kemudian anaknya menjadi brutal kepada ayahnya dan hanya mau dengan apa yang disediakan oleh ayahnya.

Roh pengenalan kita harus sampai di sini:
Kolose 1:16
1:16 karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada di sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, baik singgasana, maupun kerajaan, baik pemerintah, maupun penguasa; segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia.

Status apapun yang kita miliki di dunia ini, kalau kita adalah miliknya Tuhan dan kita percaya Dia adalah Pencipta langit dan bumi, Ingat itu dari Dia dan untuk Dia.
Roma 11:36
11:36 Sebab segala sesuatu adalah dari Dia, dan oleh Dia, dan kepada Dia: Bagi Dialah kemuliaan sampai selama-lamanya!

Maksudnya supaya kita tidak lupa diri. Pengkhotbah mengatakan yang tidak kelihatan itu tidak bisa kita hitung banyaknya namun itu juga disediakan untuk saya dan saudara.

Kolose 1:17-18
1:17 Ia ada terlebih dahulu dari segala sesuatu dan segala sesuatu ada di dalam Dia.
1:18 Ialah kepala tubuh, yaitu jemaat. Ialah yang sulung, yang pertama bangkit dari antara orang mati, sehingga Ia yang lebih utama dalam segala sesuatu.

Kalau kita mengatakan “segala-galanya yang ada pada diriku itu dari Dia” status sosial, kedudukan dan pangkat itu dari dia maka jangan lupakan Dia, kita jadikan Dia yang utama dari segala-galanya. Kalau roh pengenalan mendorong kita sampai pada titik itu maka tidak ada umat Tuhan yang loyo, pasti dia kuat, perkasa dan pemberani, pasti dia seperti laki-laki sebab imannya kuat.

Yesaya 54:5
54:5 Sebab yang menjadi suamimu ialah Dia yang menjadikan engkau, TUHAN semesta alam nama-Nya; yang menjadi Penebusmu ialah Yang Mahakudus, Allah Israel, Ia disebut Allah seluruh bumi.

Manusia yang menikmati ciptaan Tuhan tetapi tidak mengaku bahwa Tuhan Yesus adalah PenciptaNya yang menciptakan serwa sekalian alam, dia adalah manusia yang tidak tahu malu! menikmati ciptaanNya, menggunakan hakNya tetapi tidak mau mengagungkan Sang Pencipta. Bagaimana bisa berkata anggota tubuhNya, Mempelai Laki-laki Sorga, Kepala gereja?.

Kalau kita minum air, makan nasi, makan ubi goreng, kangkung cah, ayam panggang, sate kambing, sate babi jangan kita berkata “itu jerih lelah saya”. Jangan lupa itu semua dari Tuhan. Kalau kita punya kedudukan dan tingkat sosial mapan, jangan kita lupa kalau itu semua juga dari Tuhan, kembalikan semua kepada Tuhan. Orang seperti ini akan mewarisi bersama dengan Tuhan dan akan bertemu dengan Pewaris segala sesuatu itu ketika Dia datang kembali.

Kita diberi sedikit demi sedikit apa yang telah Dia wariskan kepada kita. Kenapa tidak langsung diberikan semua? Tuhan berkata kepada orang Israel “jangan kamu binasakan penduduk negeri itu sekaligus tetapi binasakan sedikit demi sedikit. Sebab kalau langsung dibinasakan semuanya maka nanti binatang buas akan lebih banyak dari kamu dan merobek-robek kamu”. Jadi warisan itu diberikan sedikit demi sedikit sampai kita mengalahkan segala-alanya. Untuk menerima warisan itu tidak sekaligus dicurah tetapi sedikit demi sedikit, itu sesuai dengan pengikutan kita. Olehnya itu kita harus selalu ada hubungan dengan Pewaris segala sesuatu (Yesus Kristus), jangan sampai putus hubungan.

3)      Cahaya kemuliaan Allah
Ketika Tuhan mempromosikan kepada Petrus, Yohanes dan Yakobus di atas gunug,  bagaimana kemuliaan turun ke atasNya maka Petrus Yakobus dan Yohanes tidak dapat memandang, mereka tersungkur seperti orang mati. Mereka mendengar suara “inilah AnakKU yang Ku kasihi, dengarlah olehmu akan Dia”. Jadi Dia adalah cahaya kemuliaan Allah dan kemuliaan ini jugalah yang akan diberikan kepada kita. Untuk itu harus ada landasannya. Landasannya adalah “dengarlah olehmu akan Dia”.

Kenapa ketika Dia dibaptis hanya dikatakan “inilah AnakKu yang Kukasihi, kepadaNyalah Aku berkenan”. Lalu kata “dengarlah olehmu akan Dia” diperdengarkan setelah Dia dipermuliakan di atas gunung. Berarti kalau kita mau dipermuliakan bersama Yesus maka kita harus mendengarkan Yesus Anak Allah.

Kolose 1:27
1:27 Kepada mereka Allah mau memberitahukan, betapa kaya dan mulianya rahasia itu di antara bangsa-bangsa lain, yaitu: Kristus ada di tengah-tengah kamu, Kristus yang adalah pengharapan akan kemuliaan!

Kristus ada di tengah-tengah kita, Dialah pengharapan kemuliaan kita. Sehingga tidak ada alasan kita kecewa ikut Tuhan dan lemas ikut Tuhan. Ada pengharapan dan kemuliaan yang Tuhan sediakan bagiku dan bagimu di dalam Kristus Yesus, bukan di dalam orang lain.

4)      Yesus adalah gambar atau wujud Allah
Gereja mau dibawa segambar dengan Dia. Manusia fana yang penuh dosa cacat cela mau dibawa segambar dengan Dia.
Kolose 1:19
1:19 Karena seluruh kepenuhan Allah berkenan diam di dalam Dia,

Kolose 2:9 (Terjemahan Lama)
2:9 karena di dalam Dialah terhimpun segala kelimpahan wujud Allah berlembaga,

Yesus adalah gambar wujud Allah yang berlembaga. Dari semua 10 penampilan Tuhan Yesus ini, kita juga mendapat bagian. Maukah saudara mendapatkan bagian itu?
II Korintus 3:18
3:18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

Terima kasih Tuhan, manusia yang jelek ini mau diubah serupa dengan gambar Tuhan. Oleh sebab itu jangan kita lupa untuk bercermin.
I Korintus 13:12
13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

Cermin itu Firman. Coba kita sering bercermin, maka gambar kita semakin berubah. Belajarlah untuk selalu melihat rupamu dengan cermin Firman Tuhan. Aduh ini masih kotor, bersihkan lagi Tuhan. Mataku masih nakal, operasilah Tuhan. Telingaku masih suka mendengar yang jelek, operasilah Tuhan. Lidah saya suka menjelekkan orang, operasilah Tuhan.

Begitu hebat Tuhan melukis dunia ini. Apakah kuasa Firman Tuhan tidak bisa menggambar saudara supaya satu gambar dengan Dia? Bisa! Lewat kita bercermin pada Firman.
5)      Menopang segala sesuatu dengan FirmanNya yang penuh kekuasaan
Di tangan kanan Tuhan ada Firman, itulah yang menopang kita. Saudara butuh topangan. Yang menopang kita supaya kita perkasa, berani dan memiliki iman seperti laki-laki adalah Firman pengajaran yang dibukakan rahasianya.

6)      Mengadakan penyucian dosa
Kalau membaca ini, saya melihat bagaimana karyaNya untuk membersihkan kita dari dosa. Apakah saya ini sehingga Tuhan menyucikan dosa-dosaku? Itu semua karena kasihNya.
Wahyu 1:5
1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya --

Siapa lagi yang mencucurkan darah dan ada kuasa menyucikan? Hanya Yesus. Paulus mati dibakar, Petrus mati disalib terbalik, Tomas mati ditombak di India, Yakobus dipenggal lehernya oleh Herodes. Tetapi darah mereka bukan untuk menyucikan kita. Hanya darah Yesus yang menyucikan kita. Mereka hanya alat Tuhan untuk mencapai kita supaya kita datang kepada Yesus sebab hanya darah Yesus yang menyucikan kita, tidak ada yang lain.

7)      Duduk di sebelah kanan Yang Maha Besar di tempat yang maha tinggi
Efesus 1:20
1:20 yang dikerjakan-Nya di dalam Kristus dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati dan mendudukkan Dia di sebelah kanan-Nya di sorga,

Kuasa kebangkitan yang memungkinkan Dia duduk disebelah kanan takhta Bapa di Sorga. Inilah yang Tuhan tawarkan kepada sidang jemaat akhir zaman yaitu jemaat Laodekia. Hanya Yesus yang duduk di tempat yang Maha tinggi dan gerejaNya juga mau di bawa ke sana. Jangan karena apa yang ditawarkan oleh dunia sehingga kita kehilangan kesempatan duduk bersama Yesus.

8)      Jauh lebih tinggi dari malaikat-malaikat
Efesus 1:21
1:21 jauh lebih tinggi dari segala pemerintah dan penguasa dan kekuasaan dan kerajaan dan tiap-tiap nama yang dapat disebut, bukan hanya di dunia ini saja, melainkan juga di dunia yang akan datang.

Tidak akan bisa kita mendapatkan kedudukan yang lebih tinggi jika tidak bersama dengan Tuhan Yesus.

9)      Dikaruniakan nama yang jauh lebih indah dari segala sesuatu
Nama itu yang akan membuat semua lutut bertelut dan semua lidah mengaku bahwa Yesus adalah Raja. Kalau sekarang ini banyak orang tidak mau mengaku dan bahkan mengolok dan menghujat Yesus, maka satu ketika mereka akan dipaksa berlutut dan mengaku tetapi pengakuannya tidak membuahkan keselamatan baginya.

10)  Yesus Anak Allah
I Yohanes 5:10
5:10 Barangsiapa percaya kepada Anak Allah, ia mempunyai kesaksian itu di dalam dirinya; barangsiapa tidak percaya kepada Allah, ia membuat Dia menjadi pendusta, karena ia tidak percaya akan kesaksian yang diberikan Allah tentang Anak-Nya.

Bukan pendeta atau orang Kristen yang mengatakan Yesus Anak Allah, sebab Tuhan yang di Sorga yang menciptakan langit dan bumi sendiri yang mengatakan. Karena saya percaya Tuhan maka saya mengakui Yesus adalah AnakNya. Bagi yang tidak percaya adalah antikristus.
I Yohanes 2:22
2:22 Siapakah pendusta itu? Bukankah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus? Dia itu adalah antikristus, yaitu dia yang menyangkal baik Bapa maupun Anak. 
2:23 Sebab barangsiapa menyangkal Anak, ia juga tidak memiliki Bapa. Barangsiapa mengaku Anak, ia juga memiliki Bapa.
Firman hari ini membuat kuat pondasi kita. Esok lusa kalau anak muda remaja ada yang suka pada saudara, jangan percaya orang itu kalau dia tidak percaya Yesus. Orang yang tidak percaya Yesus berarti ada roh antikristus.

Tuhan Yesus, Engkau kekasihku. Engkau Mempelai Laki-laki Sorga, Engkau Pencipta langit dan bumi. Segala kuasa di sorga, di bumi dan di bawah bumi ada padaNya. Apalagi yang kurang kalau kita ikut Yesus.

Tuhan Memberkati.

JADWAL IBADAH
Rabu   :          Ibadah Pendalaman Alkitab dan
Perjamuan Suci → Pk. 17.00
Sabtu    :         Ibadah Doa Penyembahan → Pk. 16.30
Minggu :         Ibadah Sekolah Minggu → Pk. 07.30
            Ibadah Raya → Pk. 09.00
            Ibadah Kaum Muda Remaja → Pk. 16.00
 













Tidak ada komentar:

Posting Komentar